Claim Missing Document
Check
Articles

Influence Deep Learning Approach Framework Merdeka Curriculum towards Realization of Character Education Students at Amanah Nusantara High School Risal, Andi Alviadi Nur; Sriwahyuni, Sriwahyuni; Kasim, Hasanudin; Sujarwo, Sujarwo; Rosmayanti, Vivit; Akhiruddin, Akhiruddin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7378

Abstract

This study aims to analyze the influence of implementing a deep learning approach within the Merdeka Curriculum framework on the character development of students at Amanah Nusantara High School. The urgency of this research arises from the growing national demand for educational practices that not only strengthen students’ cognitive mastery but also cultivate character values aligned with the Profile of Pancasila Students an area where empirical evidence remains limited, particularly in digital era learning contexts. This study employs a mixed-methods design using a one-group pretest–posttest model. The research participants consist of 29 eleventh-grade students and two Sociology teachers. Quantitative data were collected through a character education questionnaire encompassing responsibility, honesty, care, social awareness, and work ethic, while qualitative data were obtained through in-depth interviews and observations of classroom activities. Descriptive analysis indicates an improvement in the mean character education score from 72.3 (SD = 8.9) in the pretest to 78.9 (SD = 7.4) in the posttest. The Shapiro–Wilk test confirmed normal data distribution (p > 0.05), and a paired-samples t-test showed a significant increase, t(28) = 4.12, p = 0.0003, with a medium-to-large effect size (Cohen’s d = 0.76). Qualitative findings further reveal that the deep learning approach enhances student participation, moral value reflection, and collaborative work, especially during activity-based learning. However, several challenges emerged, including time limitations and the absence of comprehensive character assessment instruments. Overall, the findings confirm that the deep learning approach is effective in cultivating students’ character through reflective, collaborative, and project-based activities aligned with the principles of the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile. The study highlights an urgent need for systematic teacher training and the development of character assessment frameworks to support sustainable deep learning practices in Indonesian schools.
Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM Getuk melalui Revitalisasi Mesin Pencetak Getuk di Desa Sukamandi Hilir Sitorus, Melvin Bismark Hamonangan; Salman, Aulia; Akhiruddin, Akhiruddin; Lubis, M. Arif Fadhillah; Netty, Netty
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.3.2025.1090

Abstract

Usaha pembuatan getuk di Dusun II Desa Sukamandi Hilir yang dikelola oleh Ibu Sugini memiliki potensi pasar yang luas, namun mengalami penurunan kapasitas produksi dari sekitar 400 kg/hari menjadi 100 kg/hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas dan kinerja mesin pencetak getuk yang sudah menurun, keterbatasan keterampilan teknis dalam pengoperasian dan perawatan mesin, serta belum adanya pendampingan terstruktur untuk penguatan kapasitas produksi. Program pengabdian ini bertujuan membantu mitra meningkatkan kapasitas dan efisiensi usaha melalui tiga bentuk kegiatan utama: (1) revitalisasi dan rancang bangun mesin pencetak getuk dengan kapasitas yang lebih sesuai kebutuhan usaha dan menggunakan material yang aman pangan, (2) pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin kepada mitra dan anggota keluarga yang terlibat dalam produksi, serta (3) pendampingan produksi untuk penataan alur kerja, pengaturan waktu proses, dan pemanfaatan mesin secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi survei dan analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan mesin, uji coba lapangan, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin baru mampu mempercepat proses penggilingan dan pencetakan, menghasilkan bentuk getuk yang lebih seragam, dan memudahkan mitra dalam memenuhi permintaan pasar. Di sisi lain, pelatihan dan pendampingan meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan dan merawat mesin, sekaligus memperbaiki pengelolaan alur produksi. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas usaha, efisiensi proses produksi, serta kepercayaan diri mitra dalam mengembangkan usaha getuk secara berkelanjutan.
Fenomena Sosial Masyarakat Desa Adat Legian Bali Sebagai Laboratorium Pendidikan Akhiruddin, Akhiruddin; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin; Ahmadin, Ahmadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7431

Abstract

Masyarakat desa adat di Bali memiliki berbagai praktik sosial dan budaya yang mencerminkan nilai solidaritas, partisipasi, dan integrasi sosial yang kuat. Praktik-praktik sosial tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam pendidikan sosiologi. Salah satu komunitas yang memperlihatkan dinamika sosial tersebut adalah masyarakat Desa Adat Legian yang dikenal sebagai kawasan pariwisata dengan kehidupan sosial budaya yang masih terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena sosial masyarakat Desa Adat Legian sebagai laboratorium pendidikan dalam pembelajaran sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam dinamika kehidupan sosial masyarakat desa adat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada februari 2026. Informan penelitian meliputi bendesa adat, tokoh masyarakat, pengurus banjar, pelaku pariwisata lokal, serta warga masyarakat yang terlibat dalam aktivitas sosial desa adat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa fenomena sosial utama dalam kehidupan masyarakat Desa Adat Legian, yaitu tradisi ngayah sebagai bentuk solidaritas sosial, keberadaan banjar sebagai ruang interaksi dan partisipasi masyarakat, ritual adat sebagai sarana integrasi sosial, serta perkembangan pariwisata yang mempengaruhi perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa berbagai praktik sosial tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai laboratorium pendidikan dalam pembelajaran sosiologi. Melalui pemanfaatan fenomena sosial masyarakat sebagai sumber belajar, peserta didik dapat memahami konsep-konsep sosiologi secara lebih kontekstual dan relevan dengan realitas kehidupan masyarakat.
Co-Authors Abdul Haliq, Abdul Abdul Malik Iskandar Adjani, Indira Najwa Ahmadin Ahmadin Amir, Arfenti Amir, Israwati Amrullah Amrullah Andi Alviadi Nur Risal Andi Karman Andi Muhammad Nur Hidayat Arlin Adam, Arlin Asdar Asdar Asri Ismail Bashori, Imam Bur, Eka Yulianti Dea Mita Deddy Chrismianto Dirgan, Viktorius Ebeneser Wacner Simamora Eko Sasmito Hadi H, M. HASRUL Hasanudin Kasim Hasnita, Ulfa Hestukoro, Soni Imnadir, Imnadir Irnayanti Irnayanti Iskandar, Abd. Malik Islami, Nisa Fadhila Jalal Jalal, Jalal Jenny Sari Tarigan Kamaruddin, Syamsu A Kamil, Idham Karo Karo, Rian Siswandy Kasim, Hasanudin Khaedar, Muh Khalis, Nur Koromat, Natalia Lampoliu, Evelin Lubis, M. Arif Fadhillah Malawat, Insum Mastomo, Mastomo Meidi Wani Lestari, Meidi Wani Melvin Bismark Hamonangan Sitorus - Mofu, Hengki Muhammad Syukur Naibaho, Penteris Rumissar P Netty Netty Nimbafu, Kurinano Rudolof Nur, Muhammad Khaerul Nurhikmah Nurhikmah Nurjannah Nurjannah Nursalam Nursalam Pangaribuan, Maya Ayu D . Pasiamping, Yuniati Pelawi, Zulfadli Rahim, Abd Ramli, Abdul Malik Ridwan Daud Mahande Ridwan, Ridwan Risaldi, Dedi Rismayanti Rismayanti Rustam Efendi Sabillah, Bellona Mardhatillah Salemuddin, Muh. Reski Salemuddin, Muh. Reski Salman, Aulia Soedarsono Soedarsono Sriwahyuni sriwahyuni Sriwahyuni Sugeng Santoso Suhaeb, Firdaus W suhartatik suhartatik Suharti Siradjuddin, Suharti Siradjuddin Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sukmawati Sukmawati Sulaiman Supardi, R Surya Darma SYAFAR, A. MUHAMMAD syaidah syaidah Syamsul Alam, Syamsul Taohi, Melda TRI ASMIRA DAMAYANTI Tumanggor, esto Vivit Rosmayanti Wahira Wahyu Muh Syata Wardihan, Wardihan Yunus, Muh.Yusri Yusmartato Yusmartato yuvina