Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGERAAN PROGRAM UNGGULAN SEKOLAH DIGITAL Syamsuddin; Dwi Nugroho Hidayanto; Mulawarman, Widyatmike Gede; Masruhim, Amir; Haryaka, Usfandi; Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34629

Abstract

This study examines the weak implementation of the Digital School Program at SMA Negeri 6 Samarinda, which was launched in 2023 as a response to the demands for educational transformation in the digital era. The study aims to describe the principal's managerial competencies in planning, organizing human resources, actuating, monitoring, and identifying obstacles in the program. This study used qualitative approaches, with data sources obtained through in-depth interviews with various stakeholders, field observations, and documentation studies. The analysis technique was based on Miles and Huberman's guidelines, which consist of condensation, data display, and conclusion drawing. The results showed that the failure of implementation was mainly due to the weakness of the principal's managerial competencies, especially technical and interpersonal competencies. In planning, the program lacked measurable long-term goals and had very limited stakeholder participation. The organization of the team suffered from a lack of clarity in its structure, division of tasks, and coordination mechanisms, which relied solely on WhatsApp without sufficient involvement from the principal. The actuating of the program was not supported by clear and detailed work guidelines or a motivation system that met the expectations of the Digital School Team, resulting in a drastic decline in the team's commitment. Monitoring was not carried out systematically without clear performance standards, structured monitoring mechanisms, or periodic evaluations. The main obstacles included effective leadership, uneven digital competence among teachers, and limitations in infrastructure and funding. The main reason for this is weak managerial and leadership skills. The study shows that the success of tech-based innovation programs isn't just about having a brilliant vision, but also depends a lot on the principal's technical and interpersonal skills in managing change.
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Daun Serai Wangi (Cymbopogon nardus) dan Daun Jambu Air (Syzygium samarangense) terhadap Intensitas Serangan Serangga Hama pada Tanaman Tomat Ceri (Solanum lycopersicum) Christin, Winda Agata; Lumowa, Sonja Vera Tineke; Akhmad; Nasution, Ruqoyyah
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.807-812

Abstract

Serangan serangga hama merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya produktivitas tomat ceri. Penggunaan pestisida sintetis memang efektif, namun memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi ekstrak daun serai wangi dan daun jambu air terhadap intensitas serangan serangga hama pada tanaman tomat ceri serta menentukan konsentrasi paling efektif. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan (kontrol, 30%, 45%, 60%, dan 75%) dan lima ulangan. Pengamatan dilakukan pada 12, 19, 26, 33, 40, dan 47 hari setelah tanam (HST). Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak kedua tanaman berpengaruh signifikan dalam menekan serangan hama. Perlakuan 75% merupakan konsentrasi paling efektif dengan intensitas serangan hama terendah pada seluruh periode pengamatan. Dengan demikian, kombinasi ekstrak daun serai wangi dan jambu air dapat digunakan sebagai alternatif pestisida nabati ramah lingkungan.
Habitus dan Krisis Transmisi Pengetahuan Tradisional: Analisis Sosiologis Regenerasi Pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone Akhmad, Muhammad Al-khahfi; Muhammad Syukur; Nursalam; Akhmad
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/tq50ex37

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika transmisi pengetahuan tradisional dalam konteks regenerasi pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone, Sulawesi Selatan. Menggunakan kerangka teoretis Pierre Bourdieu tentang habitus dan modal kultural, studi ini mengungkapkan bagaimana mekanisme pewarisan pengetahuan tradisional mengalami disrupsi signifikan akibat transformasi struktural masyarakat kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan wawancara mendalam terhadap 25 pengrajin dari tiga generasi berbeda, penelitian ini menemukan bahwa fragmentasi waktu interaksi intergenerasional, transformasi struktur keluarga, dan devaluasi pengetahuan tradisional dalam hierarki epistemik kontemporer menjadi faktor krusial dalam menurunnya minat generasi muda terhadap kerajinan tradisional. Temuan menunjukkan bahwa generasi muda mengalami "generation gap" tidak hanya pada dimensi teknologis dan ekonomis, tetapi juga epistemologis dan aksiologis. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus sosiologi pengetahuan dengan mendemonstrasikan bagaimana modal kultural tradisional mengalami devaluasi dalam konteks ekonomi kreatif kontemporer, sekaligus mengidentifikasi strategi adaptif yang dikembangkan pengrajin untuk mempertahankan relevansi pengetahuan tradisional.
Mengungkap Validitas Penafsiran Bi al-Ra’yi Tafsir al-Kasysyaf: Antara Retorika Bahasa dan Bias Teologi Akhmad Baihaqi; Akhmad; Alif Akbar Hidayatullah
Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Vol 2 No 1 (2025): Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir
Publisher : Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses the figure of al-Zamakhshari, a renowned exegete from the Mu’tazilite school, widely known for his monumental work of exegesis, al-Kasysyaf. The work is widely recognized for its deep linguistic and rhetorical approach, with a strong emphasis on the Balaghah (rhetoric) aspects of the Qur'an. The aim of this paper is to assess the validity of the Bi al-Ra’yi method in al-Kasysyaf, examining the interpretive methods used by al-Zamakhshari and the influence of Mu’tazilite theological thought on his interpretations. Using a qualitative and library research approach, this study finds that while al-Kasysyaf is highly regarded for its linguistic and literary qualities, readers should be cautious of the theological bias it contains. The paper concludes with a reflection on the contributions and controversies of al-Kasysyaf in the tradition of Islamic scholarship.
KRISIS KRISIS IDENTITAS PENDIDIKAN TINGGI INDONESIA: ANALISIS ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT Zahra, Alya Puspita Zahra; Indah; Wifa; Henny; Widyatmike Gede Mulawarman; Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36409

Abstract

Perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan tekanan globalisasi telah memicu krisis identitas pendidikan tinggi Indonesia, yang ditandai oleh disorientasi tujuan institusi, melemahnya budaya ilmiah, dan degradasi nilai moral. Penelitian ini menganalisis krisis tersebut melalui perspektif filsafat ilmu, khususnya dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta merumuskan pendekatan konseptual untuk memperkuat identitas pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur yaitu menelaah artikel nasional dan internasional melalui proses identifikasi, seleksi, pembacaan mendalam, dan sintesis tematik. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana serta diperkuat triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa krisis ontologis muncul akibat komersialisasi dan birokratisasi yang menyempitkan makna pendidikan menjadi aktivitas teknokratis. Krisis epistemologis tampak melalui rendahnya literasi akademik, melemahnya budaya riset, dan maraknya plagiarisme yang menggeser pendidikan dari pencarian kebenaran. Krisis aksiologis terlihat dalam menurunnya integritas moral, etika ilmiah, dan tanggung jawab sosial. Sintesis literatur merekomendasikan rekonstruksi ontologis berbasis pemanusiaan, reformasi epistemologis melalui penguatan budaya ilmiah dan integritas akademik, serta revitalisasi aksiologis melalui internalisasi nilai moral dan misi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa identitas pendidikan tinggi hanya dapat diperkuat melalui integrasi seimbang antara makna, pengetahuan, dan nilai dalam seluruh proses akademik Kata Kunci: Krisis Identitas Pendidikan Tinggi, Filsafat Ilmu, Ontologi, Epistemologi, Aksiologi
KEKUATAN DAN KELEMAHAN SUMBER DAYA MANUSIA (GURU) DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM DI SD NEGERI 005 SANGASANGA Arie Ekayudhistira; Syifa Hanum Budiawati; Winaryati; Syalma Faradila Nur; Friska Umi Puspita Sari; Widyatmike Gede Mulawarman; Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37512

Abstract

This study aims to analyze the strengths and weaknesses of human resources (teachers) in implementing deep learning at SD Negeri 005 Sangasanga. Deep learning is a key component of the Merdeka Curriculum, emphasizing the development of critical thinking, creativity, and collaboration skills. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The findings reveal that teachers possess several strengths that support the implementation of deep learning, including strong commitment to curriculum change, high motivation, extensive teaching experience, adequate basic pedagogical skills, and openness to new instructional approaches. However, the study also identifies several significant weaknesses, such as limited digital literacy, difficulties in designing inquiry- and project-based learning, insufficient application of authentic assessment, limited creativity in developing exploratory learning activities, and heavy administrative workloads. The conceptual model of findings indicates that the success of deep learning implementation is shaped by the interaction between teachers’ strengths and weaknesses. These results highlight the need for more targeted professional development programs and stronger institutional support to ensure the effective and sustainable implementation of deep learning practices.
Co-Authors Agussalim, A. Arifa Aulia Ahmadi, Amelia Hardiyanti Akhmad Baihaqi Akhmad, Muhammad Al-khahfi Alif Akbar Hidayatullah Anita, Erna Arie Ekayudhistira Arif Rahman Hakim Aulia Puspita Awaluddin Awaluddin Azainil Azainil Chipsy, Anggi Putri Yulia Christin, Winda Agata Cyndirela Daniel Della Puspita Sari Dewi Kartika Sari Dewi, Sulfiana Dianita, Feby Didimus Tanah Boleng Dwi Nugroho Hidayanto Dwiyono, Yudo Elhady, Aminullah Elsje Theodora Maasawet Fauzi, Khabib Friska Umi Puspita Sari Galuh Pradian Yanuar Gunandar Haeruddin Halimatus Saidah Hamini Handoko, Aloysius Haryaka, Usfandi Hasra Henny Herliani indah Jailani Kasman Kasman Komariah, Laili Laili Komariyah, Laili Lambang Subagiyo Lasih Lumowa, Sonja Vera Tineke Lumowa, Sonja Verra Tinneke Maasawet, Elsje T. Makrina Tindangen Manurung, Raja Pagarlan Masitah - Masruhim, Amir Muhammad Syukur Najwa, Siti Halimah Nasution, Ruqoyyah Ninthia, Devita Sindy Nurapiah Nurapiah, Nurapiah Nurhasanah Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nursalam Palenewen, Evi Pitriyani, Agustina Purnamasari, Eka Fitria Putri Wahyu Wigati Rahmatullah Rambitan, Vandalita Rambitan, Vandalita M. M Rambitan, Vandalita M. M. Rambitan, Vandalita M.M Rambitan, Vandalita M.M. Rudi Tri Prasetyo Rukhayati Santi, Arina Sari, Eadvin Rosrinda Awang Serena, Nelda A. Serena, Nelda Anasthasia Sinaga, Yuli Rian Andriyani Siti Nurhayati Sonja V. T. Lumowa Sri Lestari SRI LESTARI Sri Purwati, Sri Subari Sukartiningsih Susilowati , Eni Sutrisni Syafitrii, Nadia Syalma Faradila Nur Syamsuddin Syifa Hanum Budiawati Taseman Taufan Purwokusumaning Daru, Taufan Purwokusumaning Usman Widyatmike Gede Mulawarman Wifa Wigati, Putri Wahyu Winaryati Yahya, Masrur Yunitasari, Shinta Yusak Hudiyono, Yusak Zahra, Alya Puspita Zahra