p-Index From 2021 - 2026
12.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuakultur Indonesia Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Perikanan dan Kelautan BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Jurnal Harpodon Borneo GRADIEN OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Jurnal Akuatika Indonesia Science and Technology Indonesia Raheema JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal PROCESSOR Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Sistem Komputer Chemistry Indonesian Journal of Chemical Research Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Jurnal Teknologi dan Informasi INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Asian Journal of Agriculture Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara PAPALELE : Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan Jurnal Abdi Insani Jurnal Pari Journal of Coastal and Ocean Sciences Jurnal Media Akuakultur Indonesia Jurnal Kajian Pendidikan IPA Jurnal Kolaboratif Sains Journal of Indonesian Islamic Studies Pattimura International Journal of Mathematics (PIJMath) Journal of Fish Health Jurnal Pepadu Journal of Fish Nutrition Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Aceh Journal of Animal Science International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Farmers: Journal of Community Services Jurnal Pelita Sriwijaya Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Perikanan JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Al-kayyis: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN PAKAN IKAN: SEBUAH REVIEW Amelia, Fadilah; Andriani, Yuli; Haetami, Kiki
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.852 KB) | DOI: 10.29406/jr.v10i1.3360

Abstract

Budidaya perikanan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan yang cukup dalam jumlah dan kualitasnya untuk mendukung hasil produksi yang maksimal. Pakan menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam keberhasilan kegiatan budidaya karena menentukan pertumbuhan dan perkembangan ikan serta pakan juga merupakan komponen biaya produksi yang paling tinggi yaitu karena bisa mencapai 75% dari biaya operasional. Hal ini disebabkan karena tingginya harga bahan baku pakan yang masih impor. Maka penggunaan pakan dalam budidaya perlu diefisienkan untuk dapat mengoptimalkan hasil produksi budidaya. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menekan harga pakan guna mengurangi atau mengganti bahan baku, antara lain pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pakan ikan salah satunya adalah Lemna sp, Azolla sp, kiambang, eceng gondok, Indigofera Sp, dan sebagainya. Tumbuhan tersebut berpotensi digunakan sebagai bahan pakan ikan karena kandungan protein berkisar 27-35% dan terbukti berpengaruh terhadap peningkatan berat badan juga daya cerna sehingga dapat dijadikan sebagai pakan alternatif dan menjadi solusi dalam permasalahan biaya produksi budidaya.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA SISTEM KERAMBA JARING APUNG (KJA) MELALUI PENDEKATAN INTEGRATED MULTI TROPHIC AQUACULTURE (IMTA): TELAAHAN PUSTAKA Andriani, Yuli; Afisha, Fauziyah Nur; Sartikasari, Dewi Astuti; Yustiati, Ayi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6691

Abstract

Budidaya sistem Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan salah satu metode penting dalam industri perikanan. Namun, untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutannya, pendekatan Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA) telah diusulkan. IMTA mengintegrasikan beberapa spesies organisme dalam satu sistem, memanfaatkan hubungan simbiotik antara mereka untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Studi ini mengevaluasi efektivitas IMTA dalam meningkatkan produktivitas budidaya KJA melalui analisis pertumbuhan, kualitas air, dan manfaat ekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan IMTA secara signifikan meningkatkan produktivitas budidaya KJA dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan mengurangi dampak lingkungan negatif. Selain itu, IMTA juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan melalui diversifikasi produksi dan pemasaran produk tambahan. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dan penerapan luas IMTA dalam budidaya sistem KJA untuk mencapai keberlanjutan ekonomi dan lingkungan yang lebih baik dalam industri perikanan.
BERBAGAI TEKNIK PENGERINGAN CHLORELLA sp. SEBAGAI SUMBER PROTEIN PAKAN IKAN Andriani, Yuli; Yusmar, Fathan Ahmad; Ilhampradja, Habibi; Aldiansyah, Kevin; Aisyah, Aisyah
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v13i1.7525

Abstract

Chlorella sp. merupakan salah satu pakan alami ikan yang sangat berpotensi sebagai sumber gizi pakan ikan karena memiliki kandungan nutrisi tinggi. Biomassa Chlorella basah mengandung sekitar 80-90% air, yang membuatnya memerlukan ruang yang luas untuk penyimpanan dan sulit untuk diproses lebih lanjut menjadi pakan ikan. Salah satu upaya preservasi Chlorella adalah pengeringan. Pengeringan dapat dilakukan dengan beberapa metode, yaitu pengeringan matahari, pengeringan oven, pengeringan drum, liofilisasi (pengeringan beku) dan pengeringan semprot. Pengeringan oven merupakan metode terbaik dalam preservasi Chlorella sebagai bahan pakan ikan karena menghasilkan kadar air paling rendah dan mampu menjaga kandungan nutrisi. Aplikasi Chlorella kering sebagai sumber protein sebanyak 25%, substitusi pakan komersil 100%, substitusi tepung ikan 40-50 g/kg dan substitusi tepung ikan 20-40% memberikan hasil positif pada aspek pertumbuhan dan kesehatan beberapa jenis komoditas budidaya.
PRODUKTIVITAS BUDIDAYA IKAN NILA DALAM SISTEM IN-POND RACEWAY SYSTEM (IPRS): TELAAH PUSTAKA Andriani, Yuli; Novaliana, Rona Nieki
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v13i2.7738

Abstract

ABSTRAK Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan sebagai upaya pencapaian tujuan Zero Hunger dalam SDGs. In-Pond Raceway System (IPRS) merupakan inovasi sistem budidaya intensif yang menggabungkan berbagai metode akuakultur untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Keunggulan IPRS meliputi peningkatan kualitas air, efisiensi pakan, dan kontrol limbah nitrogen yang berdampak pada hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan sistem konvensional. Namun, penerapan padat tebar yang terlalu tinggi dapat memengaruhi fisiologi ikan, menurunkan laju pertumbuhan, dan meningkatkan stres. Tujuan review ini, yaitu untuk mengetahui padat tebar optimum ikan nila pada sistem IPRS guna mencapai produktivitas yang optimal. Metode yang digunakan pada riset ini adalah metode literature review. Review ini menghasilkan padat tebar optimum ikan nila sebesar 59–77 ikan/m³ yang dipelihara selama 171 hari dengan biomassa awal sebesar 1,77 kg/m³. Padat tebar ini menghasilkan nilai survival rate 99,85%; bobot akhir 819,70 g; pertambahan bobot 4,62 g/hari/ikan; dan FCR 1,26. Dapat disimpulkan bahwa 59–77 ikan/m³ merupakan padat tebar optimum untuk produktivitas ikan nila pada IPRS. Kata kunci: kelangsungan hidup, resirkulasi air, teknologi akuakultur, optimalisasi produksi ikan, manajemen biomassa ikan
EVALUASI PENGGUNAAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) SEBAGAI SUMBER PROTEIN HEWANI DALAM PAKAN IKAN Andriani, Yuli; Pratama, Rusky Intan
Journal of Fish Nutrition Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v4i1.4620

Abstract

Abundant organic waste has the potential to pollute the environment, so proper management is needed so that organic waste can become an economically valuable material. Bioconversion by maggot Hermetia illucens (Black Soldier Fly) is one of the effective methods to process organic waste into animal protein sources that can be used as fish and livestock feed. BSF maggot is able to reduce organic waste up to 78.9% per day and has a protein content of 30-45% and fat 24-30%. The maggot life cycle involves several phases from egg to adult, with temperature playing an important role in this process. Maggot also shows great potential in improving fish growth and health, and can be used as an efficient and highly nutritious alternative feed ingredient.
Peningkatan Kualitas Limbah Bulu Ayam Sebagai Bahan Pakan Ikan dengan Metode Fermentasi Menggunakan Bakteri: Peningkatan Kualitas Limbah Bulu Ayam Sebagai Bahan Pakan Ikan dengan Metode Fermentasi Menggunakan Bakteri Andriani, Yuli; Pratama, Rusky I.; Aisyah
Journal of Fish Nutrition Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v4i2.5335

Abstract

Limbah hasil peternakan salah satunya bulu ayam yang dapat digunakan sebagai pakan alternatif untuk meminimalisir biaya pengeluaran untuk pakan ikan. Pakan merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang pertumbuhan ikan sehingga butuh produksi yang sangat banyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efisiensi pemanfaatan bulu ayam sebagai pakan alternatif. Bulu ayam berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena memiliki kandungan protein yang tinggi, yaitu 80 - 90% dari bahan kering, melebihi kandungan protein kasar bungkil kedelai (42,5%) dan tepung ikan (66,5%). Potensi limbah bulu ayam di Indonesia kurang lebih sebanyak 167 ribu ton per tahun. Bulu ayam memiliki kandungan protein yang tinggi, tetapi protein bulu ayam merupakan jenis protein yang sulit dicerna oleh ikan karena tergolong protein keratin. Metode yang digunakan dalam mengolah limbah bulu ayam hingga menjadi pakan yaitu proses fermentasi yang melibatkan bakteri Bacillus yang dapat mendegradasi keratin. Fermentasi bulu ayam menggunakan bakteri dapat meningkatkan kadar protein kasar sebanyak 2-15%. Tepung bulu ayam fermentasi pada pakan dapat meningkatkan pertumbuhan ikan sebesar 2-5% lebih cepat.
Review Literature: Pengolahan Bahan Pakan Asal Crustacea Sebagai Kitin dan Kitosan: Literature Review: Processing of Feed Ingredients Derived from Crustaceans into Chitin and Chitosan Andriani, Yuli; Tubagus Aldi Lazuardi; Angga Dwi Cahya; Aisyah
Journal of Fish Nutrition Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v5i1.6861

Abstract

Chitin and chitosan are polysaccharides from the exoskeleton of crustaceans such as shrimp and crabs, chitin has several benefits if added to fish feed including functioning as a source of fiber that can improve digestion in fish, increase metabolism, and support the immune system of fish. However, with its high fiber content, chitin needs to be simplified into chitosan so that it is easier to process by the fish's digestive system, with the extraction method using chemical compounds, we can get pure chitosan that can be applied to fish feed. The purpose of this review is to determine the best dose of adding chitin or chitosan to fish feed, the method used is a descriptive method through a literature review study of various research journals. The effective dose obtained in this review is the addition of chitin around 0.04% - 8%, while for chitosan it ranges from 4% - 10%.
Sistem Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) dalam Kolam Terpal dengan Teknologi Nano Bubble Andriani, Yuli; Nurinsani, Rizka Amalia
Journal of Fish Nutrition Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v5i1.7534

Abstract

Catfish (Clarias sp.) farming is one of the fastest-growing aquaculture sectors in Indonesia. However, a major challenge in this industry is water quality deterioration, particularly low dissolved oxygen levels, which can cause stress, disease, and reduced fish productivity. Nano bubble technology offers an innovative solution to increase dissolved oxygen levels more efficiently than conventional aeration methods. This study employs a literature review method by analyzing various journals and scientific sources related to the application of nano bubble technology in catfish farming. The findings indicate that nano bubble technology can increase dissolved oxygen levels by up to 30% compared to conventional aeration, reduce toxic compounds such as ammonia and nitrite, and improve feed efficiency and fish growth. Additionally, nano bubbles enhance fish survival rates by up to 40% and reduce water pollution. Given these benefits, this technology has the potential to be an effective solution for improving the productivity and sustainability of catfish farming in Indonesia.
REVIEW OF SHRIMP CULTIVATION TECHNIQUES IN PLASTIC (BUSMETIC) PONDS Fatalattof. A, Ammar; Yustiati, Ayi; Andriani, Yuli
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1273

Abstract

Shrimp cultivation has always been a star in the world of Indonesian aquaculture and today it is still one of the national priority aquaculture commodities. The market needs of domestic and foreign shrimp cultivation can be met by the high economic value of shrimp. There are many models of cultivation designs and shrimp farming systems that have been developed and used by farmers ranging from traditional to modern. The development of cultivation technology by utilizing marginal land by using plastic as a container for cultivation maintenance is called "Busmetik" technology, relatively small container sizes between 600m2 - 1000m2 are used in order to encourage young entrepreneurs or those who are new to aquaculture. Shrimp cultivation requires large funds both in investment and operational costs in its activities so that young entrepreneurs become pessimistic in starting a shrimp farming business. The banking sector can be convinced by young entrepreneurs with Busmetik technology because it can provide mutually beneficial solutions between entrepreneurs and banks. There are several things behind this Busmetik technology, namely shrimp which is currently the main focus in the cultivation business, has a stable market, the quality of the environment continues to decline, it is difficult to manage ponds with an area of >2000m2, the types of soil used for pond plots to support the Director General of Aquaculture in the shrimp farming program.
HATCHERY TECHNIQUES OF CARP (Cyprinus carpio) IN UPTD BALAI BENIH IKAN (BBI) CIMAJA, SUKABUMI DISTRICT, WEST JAVA Fajarwati, Mayapada; Andriani, Yuli
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i2.1484

Abstract

Carp (Cyprinus carpio) is a widely cultivated consumable fish because of its high demand. This fieldwork practice aims to find out specifically about the hatchery techniques of carp. This fieldwork practice activity will be held on June 27-July 27, 2022 at the UPTD Balai Benih Ikan Cimaja Sukabumi. The data collection methods used are active participation, observation, and interviews. The data analysis used is descriptive. Carp hatchery activities start with brood rearing, selection of mature gonad broodstock, spawning, nursery, and water quality management. Spawning of carp is carried out naturally using 30 males and 6 females. The sex ratio of females and males was 5:1. The results of the number of fertilized eggs are around 70,535 eggs with a fertilization rate of 73.45%. The number of eggs that hatched was about 57,831 with a hatching rate of 81.98%. The number of seeds at the end of rearing was 40,521 seeds with a carp seed survival rate of 70.07%.
Co-Authors Abram, Arthur Henry Adinda Ayu Lestari, Adinda Ayu Afifah, Luthfiah Al Afisha, Fauziyah Nur Agung, Mochamad Untung Kurnia Agung, Mochamad Untung Kurnia Agung, Mochamad Untung Kurnia - Aisyah Aisyah . Aisyah Aisyah Al-Ariq, M Aldiansyah, Kevin Alfriani, Ranti Dwi Ali Amran Ali Syahbana Amelia, Fadilah Anando, Drian Alif Angga Dwi Cahya Anita Desiani Annisa Nabila, Annisa Ansori, Muhammad Rifat Apriana Vinasyiam Arhami, Muhammad Arief, Mochamad Candra W. Armadila, Armadila Asep Sahidin Askar, Agus Tri Askar, Agus Tri Atikah Nurhayati Aufa, Indrawan Aulia, Halyda Aulia, Renita Ayi Yustiati Bagus Firmansyah, Bagus Balqis, Rahma Bambang Suprihatin Bussalam, Rajib Chotimah, Liana Chusnul Dafrizal, Dafrizal Darmawan, Mochamad Reza Des Alwine Zayanti, Des Alwine Dewi, Deshinta Arrova Diana Chilmawati Dipatiguna, Siti Nisrina Ulfah Dwi Cahya, Muhammad Endro Setyo Cahyono, Endro Setyo Evi Yuliza, Evi Faddilah, Thallita Nasywa Faizal, Ibnu Fajarwati, Mayapada Fatalattof. A, Ammar Filardi, Tara Grandiosa Herman, Roffi Gumay, Nadia Purnamasari Gusmanedi, Randa Hafel, Aulia Putri Kapsari Handaka, Asep Agus Hariz, Shafwan Hasani, Fiza Jasmine Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Ibnu Dwi Buwono Iis Rostini Ilhampradja, Habibi In-In Hanidah Indra Maiyanti, Sri Indrawati Indrawati Ine Maulina Intan Pratama, Rusky Irmeilyana Irsyadi Yani Iskandar Iskandar Isni Nurruhwati Isya, Muhammad Filah Iwang Gumilar Juliwis Kardi JUNIANTO JUNIANTO Juwita, Indah Permata Khairul, Mohd. Kiki Haetami Kosasih, Henry Putra Kurnia, M Kahfi Aldi Kusumoputra, Rahmadi Lestari, Mega Cahaya Dwi Lestari, Vira Maharani, Annisa Nur Maharani, Zahra Egidita Marchelin, Shefia Maria Agustin Marselina, Nyanyu Chika Mastanora, Refika Maudy, Gitri Meyllianawaty Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty, Fittrie Mia Miranti Rustama Millatina, Nabilah Sani Mortara, Alda Amalia MS, Yuniarti Muhamad Fatah Wiyatna Mumtaz, Amalia Muzayyadah, Fathona Nur Nabila, Tiara Nurul Ning Eliyati Nofatari, Muhammad Filah Isya Nofatari, Nofatari Novaliana, Rona Nieki Nugraha, Yoga Nugraha, Zidan Fachriza Adya Nugroho, Agung Meidito NUNI GOFAR Nur Fauzy, Fahmy Nurinsani, Rizka Amalia Permatasari, Mitta Prameswari, Rhiana Prananda, Muhammad Rizky Prananda, Rizky Prasadi, Marsel Prasetiawan, Nanda Radhitia Pratama, Rusky I Pratiwi, Ananda Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Putra, Vito Dwisetia Putri, Ismi Nabila Ramadani, Diah Putri Rasyid, Raffael Muhammad Sabili Rasyiq, Arkan Naufal Ratih, Ai Ratu Safitri Resnawati Rihadatul Nabila, Shela Rita Rostika Rizki, Fatur Roffi Grandiosa Rusky I. Pratama Rusky Intan Pratama Rustiah, Wa Ode Salsabila, Aulia Salsabila, Putri Nadya Saputra, Arya Bayu Ega Sartikasari, Dewi Astuti Setyo Wati, Desy Shinta Shinta Shobihah, Hasna Nabila Silitonga, Hotmalina Silitonga, Hotmalina Sisca Octarina Subhan , Ujang Sugandhy, Rioaldi Sukmaya, Nabila Tia Sunendi, Sunendi Supani, Ahyar Surahman, Mohammad Badai Putra Suripto, Auliya Syamsuddin, Mega Laksmini Syarifuddin, Fauzi Yusuf Taufanputri, Melati Titin Herawati tri wahyuni Tubagus Aldi Lazuardi Ujang Subhan Victoria, Stephanie Marcelia Wanto, Anjar Wiyatna, Muhammad Fatah Wulandari, Deswita Khansa Yayat Dhahiyat Yulia Resti Yuliadi, Lintang Permatasari Yuliadi, Lintang Permatasari Yuliadi, Lintang Permatasari Yuliana Farahita Yuniar Mulyani Yusmar, Fathan Ahmad Yustianti, Ayi Zaelani, Akbar Zahidah - Zahidah Zahidah, Zahidah Zahidah, , Zidni, Irfan