Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINASI PEMBERIAN MINYAK TRANS TERHADAP STRES OKSIDATIF PADA TIKUS GALUR WISTAR DENGAN MALONDIALDEHIDA PANKREAS SEBAGAI INDIKATOR Mawali, Maharja; Santoso, Koekoeh; Kusumorini, Nastiti; Satyaningtijas, Aryani Sismin; Supiyani, Atin
Bioma Vol. 11 No. 2 (2015): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.681 KB) | DOI: 10.21009/Bioma11(2).10

Abstract

ABSTRACT Trans fatty acids (TFAs) are the entire unsaturated fatty acids containing one or more double bonds isolated in trans configuration believed as predisposing factor of oxidative stress, excluding conjugated double bond fatty acids. Malondialdehyde (MDA) is a product of lipid peroxidation used as oxidative stress marker. The objective of this study was to see the correlation between TFAs containing-oil (consists of 3-6% TFAs) intake at various administration doses and pancreatic MDA levels in Wistar rats. Twelve rats were grouped according to administration doses (20%, 40%, 60% of given feed total energy and control group). TFAs containing-oil was administered orally once a day for 70 days at given doses by force feeding. Pancreatic MDA were measured using TBARS assay adapted from Singh et al. (2006). Increase of TFAs containing-oil administration dose caused insignificant increase of pancreatic MDA level. Keywords: trans fatty acids, oxidative stress, malondialdehyde, Wistar rats, palm oil
DETERMINASI PEMBERIAN SUKROSA TERHADAP KADAR SGPT DAN SGOT TIKUS GALUR WISTAR SEBAGAI INDIKATOR FUNGSI HATI: Determination of High Sucrose Intake to SGPT and SGOT Concentration in Wistar Rats As Indicator of Liver Function. Andayani, Prawita Lintang; Santoso, Koekoeh; Kusumorini, Nastiti; Satyaningtijas, Aryani Sismin; Supiyani, Atin
Bioma Vol. 12 No. 1 (2016): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.448 KB) | DOI: 10.21009/Bioma12(1).8

Abstract

The aim of the study was to determine the correlation between sucrose intake at various administration doses to SGPT and SGOT level in Wistar rats. SGPT and SGOT level in blood serum were used as parameter of liver function. Twelve rats were grouped according to administration doses (20%, 40%, 60% of given feed total energy and control group). Sucrose was administered orally once a day for 70 days at given doses by force feeding. SGPT dan SGOT level were measured using SGPT and SGOT Test Kit and read using spectrophotometer. The result indicated that increased administration dose caused a significant increase of SGPT and SGOT level.
Gambaran Eritrosit Ayam Broiler Dengan Waktu Tempuh Transportasi dan Level Pemberian ZnSO4 Berbeda Parwati, E. D.; Ulupi, N.; Afnan, R.; Satyaningtijas, A. S.
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol. 5 No. 3 (2017): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Department of Animal Production and Technology, Faculty of Animal Science, IPB University in associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jipthp.5.3.101-105

Abstract

Transportation of broiler chickens in Indonesia from cage to traditional slaughterhouse has the potential to cause stress because it does not heed the elements of animal welfare. Thus, this study aims to examine the impact of transport time to hematological value with ZnSO4 given in broiler chickens. The research design used was Randomized Block Design (RAK) of factorial with two treatment factors. Treatment factors are transport time (1, 2, and 3 hours) and supplementation of ZnSO4 (0, 80, and 160 ppm). Total of 144 male broiler chickens aged 4 weeks were the object of observation. Transportation performed in the early morning. Parameters studied were hematology value which are consists of erythrocyte count, hemoglobin level, hematocrit value, and erythrocyte index. The data analysis was done statistically using IBM SPSS version 20. Transport time proved to affect hematological value of birds seen from the changes, which are decrease of erythrocyte count and hematocrit values. Birds were indicated microcytic anemia based on low MCV value. Supplementation of ZnSO4through drinking water at 80 and 160 ppm for 7 days prior to slaughter was able to maintain hemoglobin and MCH as well as MCHC of birds up to 2 hours of transport time.
Efektivitas Infusa Getah Gambir (Uncaria gambir Roxb.) Sebagai Antidiare pada Mencit (Mus musculus) Alvina Gitacahyani Ardiana; Aulia Andri Mustika; Aryani Sismin Satyaningtijas; Lina Novianti Sutardi
Jurnal Veteriner dan Biomedis Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jvetbiomed.3.1.16-22.

Abstract

Getah gambir sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengatasi berbagai penyakit, salah satunya adalah diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas getah gambir sebagai antidiare dengan menggunakan metode proteksi intestinal yang dilihat dari parameter frekuensi, konsistensi, dan durasi. Penelitian ini juga bertujuan menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam memberikan efek antidiare pada mencit dan mengetahui metabolit sekunder yang terkandung dalam getah gambir dengan uji fitokimia. Hewan coba dalam penelitian ini menggunakan mencit sebanyak 30 ekor dengan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok perlakuan terdiri atas kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan tiga kelompok perlakuan yang diberi infusa getah gambir dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 100% secara oral. Parameter yang dinilai dalam metode proteksi intestinal adalah frekuensi defekasi, konsistensi feses, dan durasi diare. Hasil penelitian menunjukkan getah gambir memiliki metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antidiare seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin pada uji fitokimia. Hasil dari metode proteksi intestinal menunjukkan kelompok perlakuan infusa getah gambir konsentrasi 25%, 50%, dan 100% terbukti mampu menurunkan frekuensi defekasi, memperbaiki konsistensi, dan mempersingkat waktu diare. Kelompok konsentrasi 25% dan 50% menunjukkan aktivitas antidiare lebih baik daripada konsentrasi 100%
Dynamics of intraerythrocytic parasite infections in the Java common palm civet (Paradoxurus hermaphroditus) Putri, Maritrana; Cahyaningsih, Umi; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustamam, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Suprayogi, Agik; Maheshwari, Hera; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 4 (2024): ARSHI Veterinary Letters - November 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.4.93-94

Abstract

Selama tujuh minggu, penelitian ini menyelidiki infeksi parasit intraeritrosit pada musang Jawa (Paradoxurus hermaphroditus). Sampel darah dikumpulkan segera setelah musang dibawa dari habitat aslinya. Setelah periode adaptasi 30 hari, sampel tambahan dikumpulkan setiap minggu. Temuan kami mengungkapkan infeksi dengan Babesia sp., Theileria sp., dan Anaplasma sp., dengan tingkat infeksi tertinggi untuk Anaplasma sp. (0,35 ± 0,05)%, diikuti oleh Theileria sp. (0,12 ± 0,05)%, dan Babesia sp. (0,03 ± 0,02)%. Selama periode penelitian, tingkat infeksi Babesia sp. dan Anaplasma sp. menurun, sedangkan Theileria sp. menunjukkan tren peningkatan hingga akhir penelitian.
Profil eritrosit, hemoglobin, dan nilai hematokrit luwak Jawa (Paradoxurus hemaphroditus) pemakan dan tidak pemakan buah kopi Rahmadhani, Elsi; Wibawan, I Wayan Teguh; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Isdoni, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 1 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.1.15-16

Abstract

Luwak Jawa (Paradoxurus hemaphroditus) merupakan hewan yang memiliki kemampuan menghasilkan biji kopi yang berkualitas, sehingga status kesehatannya perlu untuk diperhatikan. Gambaran darah dapat dijadikan sebagai indikator status kesehatan luwak pada kondisi tertentu. Penelitian mengenai luwak telah banyak dilaporkan, namun belum ada penelitian mengenai parameter fisiologis khususnya profil eritrosit dari luwak yang sengaja diberikan buah kopi secara terus menerus selama 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung profil eritrosit pada luwak Jawa pemakan pemakan kopi dan tidak pemakan buah kopi. Gambaran darah luwak Jawa pada saat adaptasi dan pemeliharaan berfluktuasi. Rataan jumlah eritrosit luwak pemakan buah kopi dan tidak pemakan buah kopi adalah (8,24±2,40) x 106/mL dan (8,25±2,16) x 106/mL, kadar hemoglobin adalah (6,18±2,21) g/dL dan (6,40±2,21) g/dL dan nilai hematokrit adalah (16,50±2,21) % dan (16,00±2,14) %. Secara umum gambaran darah luwak Jawa pemakan buah kopi memiliki rataan yang lebih rendah dari pada luwak Jawa yang tidak diberi buah kopi.
Pemendekan waktu siklus estrus pada luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) terdeteksi melalui metode ulas vagina Zora, Nelda Fliza; Ulum, Mokhamad Fakhrul; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustaman, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Maheshwari, Hera; Suprayogi, Agik; Manalu, Wasmen; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 2 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Mei 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.2.35-36

Abstract

Luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) merupakan salah satu hewan liar yang dapat dimanfaatkan sebagai penyeleksi biji kopi untuk menghasilkan kopi berkualitas dan bernilai ekonomis tinggi. Pemeliharaan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kondisi fisiologis dan reproduksi luwak sehingga penting untuk diketahui sebagai dasar manajemen pemeliharaan dan kesehatan untuk optimalisasi produksi, pencegahan penyakit, dan konservasi luwak. Pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui panjang waktu total siklus estrus dan waktu dari setiap fase estrus yaitu fase proestrus, estrus, metestrus dan diestrus. Luwak Jawa dari diperoleh dari pasar hewan sebanyak 2 ekor berjenis kelamin betina dengan bobot badan sekitar 4 kg diambil data ulas vagina selama 21 hari pada pagi dan sore hari. Sel epitel vagina diperiksa di bawah mikroskop dan dianalisa secara kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan pemendekan siklus estrus dengan panjang total siklus estrus yaitu 121,5±7,5 jam (5 hari). Durasi waktu proestrus 12,0±0,0 jam, estrus 22,5±3,0 jam, metestrus 25,5±3,0 jam dan diestrus 61,5±3,0 jam.
Kadar kolesterol dan glukosa darah luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang didomestikasi Gandasari, Ira Agustina Dewi; Ekastuti, Damiana Rita; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustaman, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Maheshwari, Hera; Suprayogi, Agik; Manalu, Wasmen; Satyaningtijas, Aryani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 1 (2023): ARSHI Veterinary Letters - Februari 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.1.19-20

Abstract

Status kesehatan luwak yang pemanfaatannya cukup tinggi sebagai penghasil kopi belum banyak dipelajari secara lengkap. Informasi mengenai status fisiologis luwak Jawa (Paradoxurus hermaphroditus) yang telah didomestikasi masih terbatas dan sangat diperlukan untuk menilai aspek kesejahteran hewan di penangkaran. Studi ini melaporkan kadar kimia darah dan kolesterol luwak Jawa yang sudah didomestikasi. Luwak dalam penelitian ini diberi pakan berupa pisang, kepala ayam dan juga dog food. Pemeriksaan kimia darah berupa kadar glukosa dan kolesterol darah dilakukan terhadap 6 ekor luwak yang diberi pakan pisang, kepala ayam dan juga dog food. Hasil menunjukkan bahwa luwak Jawa jantan memiliki kadar glukosa sebesar 68,00±22,55 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 73,78±12,60 mg/dL. Kadar kolesterol darah pada luwak Jawa jantan yaitu sebesar 145,78±22,29 mg/dL dan luwak Jawa betina yaitu sebesar 142,00±12,44 mg/dL.
Penanganan spectacular dysecdysis pada seekor ular Boa constrictor di Lombok Wildlife Park, Nusa Tenggara Barat Satvika, Fadhila; Maulana, Gilang Kala; Satyaningtijas, Aryani Sismin; Ekastuti, Damiana Rita; Maheshwari, Hera; Santoso, Koekoeh; Tarigan, Ronald; Achmadi, Pudji; Bustamam, Isdoni
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 4 (2023): ARSHI Veterinary Letters - November 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.4.67-68

Abstract

Lombok Wildlife Park merupakan lembaga konservasi yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan salah satu satwa liar yang ditangani adalah ular. Tulisan ini melaporkan penanganan spectacular dysecdysis pada seekor ular boa (Boa constrictor). Ular bernama Boly, berumur sekitar 1.5 tahun dengan bobot badan 8 ons mengalami eye caps stuck atau spectacular dysecdysis setelah proses pergantian kulit yang tidak sempurna. Terjadi kebengkakan pada jaringan di kedua mata dan boa kehilangan nafsu makan. Pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik dan anti inflamasi untuk 3 hari pertama dan dilanjutkan dengan supplemen pendukung berupa zat besi dan vitamin B12 intramuskular selama 3 hari berikutnya. Jaringan bengkak pada mata kiri pecah dan menyebabkan kerusakan pada organ mata, sedangkan jaringan yang telah mengering pada mata kanan dikelupas secara manual. Nafsu makan ular sudah kembali membaik dan sudah mau makan dengan sendirinya.
Traumatic toenail wound in a Thai elephant (Elephas maximus indicus) : Toenail wound in elephant Ong Huey, Lynette; Suprayogi, Agik; Sismin Satyaningtijas, Aryani; Rita Ekastuti, Damiana; Maheshwari, Hera; Bustaman, Isdoni; Santoso, Koekoeh; Achmadi, Pudji; Manalu, Wasmen; Maneewong, Sattabongkoch; Tarigan, Ronald
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.3-4

Abstract

Elephant is Thailand’s national animal which represents three aspects: loyalty, longevity, and strength. Thai elephants are often used for deforestation and tourist activities, such as elephants, riding, and showering. This case report highlights a traumatic wound in the left foreleg nail of a showering Thai elephant. Nail wounds undergo infection and tissue necrosis. A bone fragment suspected to be part of the distal phalanges was found and confirmed by X-ray examination. However, a surgical approach is not recommended because of the high risk of sedation in elephants. Routine wound cleaning with antiseptics and topical antibiotics was performed on the traumatic wounds. The bone fragment was removed after necrosis of the surrounding tissues. The prognosis for this case was considered good based on the location and wound condition.
Co-Authors . andriyanto A. Suprayogi A. Wijaya Abadi Sutisna Abadi Sutisna Achmad Dinoto Achmad Dinoto Adam Kustiadi Nugraha Adi Winarto Adisti Dwijayanti Adkhilni Utami Adrien Jems Akiles Unitly Adrien Jems Akiles Unitly, Adrien Afnan, R. Agik Suprayogi Agus Wijaya Ahmad Tjahja Nugraha, Ahmad Tjahja Ainul Khadija Saleema Alif Iman Fitrianto Alvina Gitacahyani Ardiana Andayani, Prawita Lintang Andhika Yudha Prawira Andhika Yudha Prawira Andriyanto Andriyanto Andriyanto Andriyanto Anisa Rahma, Anisa Ardiansyah Nurdin Arief Boediono Arif Darmawan Armando Ramadhoni Athirah Rerana Fitrianthy Aulia Andri Mustika Bambang Kiranadi Bambang Kiranadi Bambang Kiranadi D. R. Ekastuti Dalia Sukmawati Damhuri Damhuri Damiana Rita Ekastuti Danang Dwi Cahyadi David Anwar Dede Sukandar Desrayni Hanadhita Desrayni Hanadhita Desrayni Hanadhita Desrayni Hanadhita Desrayni Hanadhita Dewi Prabuwati Dewi Ratih Agungpriyono Dewi, Fitriana Dirwan Rahman Divo Jondriatno Divo Jondriatno Dwi Nurhidayah Zubaidah Elok Budi Retnani Epi Taufik Eva Harlina Evalina E Evalina E, Evalina F. B. Harlimawan Fitriana Dewi Frans Dhyanagiri Suyatna Gandasari, Ira Agustina Dewi Gilang Kala Maulana, Gilang Kala Hadiyanti, Cresensia Rara Hanadhita, Desrayni HERA MAHESHWARI Hernomoadi Huminto Heru Setijanto Huda Salahuddin Darusman Huda Shalahudin Darusman I wayan Teguh Wibawan IETJE WIENTARSIH Ika Amalia, Ika Indra Bachtiar Irfan Nurhidayat, Irfan Irwan Oktoni Isdoni Bustaman Jefri Naldi Joko Pamungkas Julianto . Jumadin, La Kelvin Yaprianto Ketut Adnyane Mudite Khoirun Nisa koekoeh santoso Kusdiantoro Mohamad La Jumadin La Jumadin La Ode Sumarlin Lili Darlian Lili Darlian Lina Novianti Sutardi Madyastuti, Rini Maharani Salsabila Mahendra, Arindina Maheshwari2, Hera Maneewong, Sattabongkoch Maryce Agusthinus Walukou Mawali, Maharja Meta Levi Kurnia Moh. Mursyid Fachrudin Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad MUHAMMAD ADIB MUSTOFA Muhammad Ardiansyah Nurdin Muhammad Zhaahir MULYATI EFFENDI Mutia Rahmah N. Kusumorini Nastiti Kusumorini NASTITI KUSUMORINI Nastiti Kusumorini NASTITI KUSUMORINI Natalia, Ratna Delima Niken Ulupi Nugroho, Radhitya Aryo Nur Isnaini Ulfa Nurul Masyita, Nurul Ong Huey, Lynette P. Achmadi Parwati, E. D. Pudji Achmadi Purnomo . Putri, Fatimatus Sa’diyah Putri, Maritrana R. Tarigan Raden Yufiandri Rahma Anisa Rahmadhani, Elsi Rahminiwati, Min Ramadhoni, Armando Ratna Delima Natalia Regina Wulandari Resti Rahma Dianti Rita Dwi Rahayu Rita Dwi Rahayu Ronald Tarigan Rudi Afnan Sandra Hapsari Sandra Hapsari Santa Nova A Siburi Santoso, Hera Satvika, Fadhila Savitri Novelina Sa’diah, Siti Sri Estuningsih Srihadi Agungpriyono Suci, Yulia Sulistyana, Yanti Supiyani, Atin Supratikno . Sus Dherti Widhyari Tarigan, Ronald Thol’at Hamdi Trioso Purnawarman Ulupi, N. Umi Cahyaningsih Vinda Mulyetti Darwin W. Manalu Wahono Esthi Prasetyaningtyas Warysatul Ummah Wasmen Manalu Widhyari, Sus Dherti Wining Astini Wisnugroho Agung Pribadi Wisnugroho Agung Pribadi YENI KEZIA BEKALANI Yulia Suci Yulia Suci Rahmadani Yulvian Sani Zora, Nelda Fliza Zulvia Maika