Claim Missing Document
Check
Articles

Etnosains Pasar Terapung Kalimantan Selatan dalam Materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Dasar Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1809

Abstract

Etnosains merupakan pendekatan pembelajaran dengan mengintegrasikan budaya dan sains sehingga memberikan pembelajaran yang bermakna bagi perserta didik. Belum semua guru atau sekolah yang mengkaitkan pembelajaran berbasis etnosais padahal melalui etnosains, akan menanamkan sikap ilmiah pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kearifan lokal pasar terapung di provinsi Kalimantan Selatan berbasis etnosains dengan mengintegrasikan pada materi pembelajaran IPA kelas IV Sekolah Dasar yaitu “Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia”. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka pada beberapa buku serta jurnal-jurnal relevan. Hasil dari kajian ini adalah pembelajaran berbasis etnosains menarik dan inovatif sebagai strategi dalam mengembangkan pembelajaran yang kontekstual berpusat pada siswa sehingga memberikan pengalaman bermakna. Kesimpulannya adalah pembelajaran etnosains dipercaya efektif digunakan dalam pembelajaran karena mengintegrasikan budaya lokal dengan materi-materi di sekolah sehingga peserta didik akan mudah memahami dan mampu berpikir secara ilmiah dalam kehidupan. Penelitian ini perlu dikembangkan kembali berupa bahan ajar pengintegrasian etnosains berbasis digital sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif pada peserta didik.
Media Digital dalam Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Abad 21 pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2124

Abstract

Keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar belum maksimal dikarenakan guru belum menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik maupun materi ajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian literature review dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan terkait buku, jurnal nasional, dan jurnal internasional sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data berupa teknik analisis isi. Keabsahan data diuji dengan meningkatkan ketekunan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar, antara lain: game edukasi digital, video, youtube, power point, macromedia/ adobe flash, komik digital, e-book, flipbook, augmented reality, virtual reality, website pendidikan, televisi pendidikan, dan aplikasi pendidikan, seperti ruang guru, quipper school, dan kelas pintar.
Pemanfaatan Tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dalam Mengembangkan Materi Ajar Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2202

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih sering dilaksanakan dengan sistem hafalan. Hal tersebut dapat menyebabkan anak kurang mendapatkan pengetahuan secara bermakna. Pendekatan Etnosains digunakan untuk memudahkan peserta didik menerima konsep IPA dengan mengaitkan permasalahan di kehidupan nyata mengenai kebudayaaan yang ada di masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dalam mengembangkan materi ajar pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian etnometodologi dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah warga dari kabupaten Boyolali yang memahami seluk beluk tradisi Padusan dan Kungkum. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa teknik analisis model Miles dan Huberman, yang meliputi data collection, reduction, display, dan verification. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dapat mengembangkan materi ajar pada pembelajaran IPA karena dalam pengintegrasian tradisi Padusan dan Kungkum terdapat beberapa konsep ilmiah yang berkaitan dengan materi IPA di sekolah dasar, yaitu: 1) wujud benda dan sifatnya; 2) sumber daya alam; 3) daur air; 4) cahaya dan sifatnya; dan 5) organ tubuh manusia.
Misconceptions about Science Learning Materials of Class V in Elementary Schools using A Diagnostic Instrument of Four-Tier Multiple Choice Atmojo, Idam Ragil Widianto; Saputri, Dwi Yuniasih; Fadhilah, Alfianita Nur
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 57 No 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v57i3.73841

Abstract

The current Indonesian education system requires a comprehensive assessment of students which is summarized in three major aspects: cognitive, psychomotor, and affective. Assessments are carried out to measure the achievement of expected learning indicators and identify learning difficulties. Teachers must know their students' learning difficulties and misconceptions, so appropriate steps can be taken to overcome the problems. One of the solutions is carrying out diagnostic tests. This research aimed to analyze misconceptions about science learning materials in theme VI concerning heat and its transfer to class V of elementary schools. This research was conducted using a qualitative approach. The data collection method was a four-tier diagnostic test and interviews. The sampling technique used purposive sampling, namely all the fifth graders of public elementary school (SDN) 1 Krasak, Boyolali. The research results showed that the average misconception occurring among students was 29.33% which belonged to the low category. The lowest misconception with a percentage of 23.32% was in the sub-concept of conductors and insulators. The highest misconception was in the sub-concept of differences in temperature and heat with a percentage of 36.65%. Factors that caused misconceptions among students were wrong preconceptions, low interest in learning, and inappropriate reasoning.
Project-Based Learning Berbasis Entrepreneurship untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kemandirian Siswa Kelas X Safrilla Rahma Marshella; Sajidan; Dwi Oetomo; Idam Ragil Widianto Atmojo
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.84214

Abstract

Pembelajaran biologi yang dilakukan masih bersifat teoritis dengan menggunakan metode ceramah, siswa mendapatkan materi langsung dari guru sehingga siswa kurang inisiatif dalam belajar. Hasil persentase tingkat berpikir kreatif dan kemandirian siswa juga rendah yang ditunjukkan melalui penyebaran angket pada kegiatan prasiklus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Project-based learning  berbasis entrepreneurship pada materi pencemaran lingkungan di kelas X terhadap tingkat berpikir kreatif dan kemandirian siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian merupakan siswa kelas XE 5 berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan tes berupa pemberian lembar tes yang disesuaikan dengan aspek berpikir kreatif yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration dan non tes berupa lembar angket,  wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Teknik validitas instrumen dilakukan dengan uji validitas. Hasil penelitian, menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik. Hal ini dapat dibuktikan dengan kenaikan nilai dan persentase angket berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik dari mulai pratindakan atau prasiklus, kemudian siklus 1, dan siklus 2. Simpulan menunjukkan penerapan model pembelajaran project-based learning berbasis entrepreneurship pada pembelajaran biologi untuk materi pencemaran lingkungan berdampak pada kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik.
Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Dusun Demangan Kabupaten Sukoharjo Melalui UMKM Berbasis Bahan Dasar Bekatul untuk Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Sajidan, Sajidan; Adi, Fadhil Purnama; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Ardiansyah, Roy; Saputri, Dwi Yuniasih
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.348 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34394

Abstract

Penelitian ditujukan untuk memberikan pelatihan dan pengembangan usaha masyarakat non produktif melalui UMKM berbasis bahan dasar bekatul. Kegiatan pengabdian yaitu pemberian materi tentang kandungan bekatul, cara pengolahan bekatul sebagai pakan ternak berkualitas dan makanan bergizi, pengemasan dan pemasaran produk. Jumlah peserta yang diikutsertakan dalam program ini yakni sebanyak 35 masyarakat dengan teknik pengumpulan data penelitian dengan cara: observasi potensi, wawancara, analisis data sekunder, dan dokumentasi. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara pemaparan materi oleh ahli, fact finding (analisis kebutuhan), discussion (diskusi antara pemateri), asking and answering (tanya jawab dan diskusi), dan recitation (resitasi atau pembagian tugas), practice and experiment (praktik dan eksperimen). Hasil kegiatan ini berupa temuan bahwa saat ini masyarakat memiliki pemahaman pengolahan bekatul terbatas pada produk olahan untuk pakan ternak. Kegiatan diskusi memberikan paradigma baru terhadap masyarakat untuk mengolah berbagai macam produk makanan berbahan bekatul. Pelatihan ini memberikan bekal kepada masyarakat untuk menganalisis produk berbahan bekatul untuk dikembangkan menjadi produk olahan makanan sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Kegiatan pengabdian membekali masyarakat untuk memiliki pengetahuan dasar pengolahan makanan hingga ke tahap pemasaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Analysis of Student Misconceptions on the Solar System Material Using the Four-Tier Test Instrument Fitriyani, Fitriyani; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Yamtinah, Sri
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 17, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v17i1.69312

Abstract

Misconception is a misunderstanding or inaccurate understanding of a certain concept or information. Category misconceptions are still common in elementary school sixth grade students, the occurrence of misconception can be due to several factors. This research aims to identify and discredit misconceptions of elementary school sixth grade students in the eye of solar system material IPA lessons. Data collection method using four-tier test instruments. The approach used in the research is a quantitative approach. The research was carried out at the State SD 2 Nadi Bulukerto district. The population in the study was class VI students. The study sample is 16 students who have studied the material of the Solar System. Data from the research was analyzed using descriptive quantitative analysis. The results of the study showed that misconceptions that occurred in elementary school students belonged to the "Medium" misconception category with a percentage of 53,125%. Students experienced the highest misconcept on the following four concepts: 1) planetary arrangement in orbit; 2) planetary identification based on its characteristics; 3) elements on Saturn's planetary rings; and 4) celestial objects that include stars.
Interactive Learning Media for Better Learning Outcomes in Elementary School: A Systematic Literature Review Aryfien, Wahyu Noor; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Matsuri, Matsuri
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i1.82323

Abstract

The rapid development of digital technology is impacting the learning system in elementary schools and increasing students' screen time. Currently, teachers in Indonesia lack adequate digital competencies, which has become one of the factors affecting students' learning outcomes. This research aims to provide scientific evidence that learning through the use of interactive learning media can improve students' learning outcomes. This study employs the PRISMA method for a systematic literature review, utilizing internationally reputable databases such as Scopus, ScienceDirect, Springer, and ProQuest, covering publications from 2020 to 2024. A total of 21 articles met the research objectives based on the established inclusion and exclusion criteria. The study found a growing trend in the use of interactive learning media in elementary schools, with China emerging as the country with the highest number of relevant publications. Most of the research focuses on STEM subjects and utilizes online learning platforms. The study also revealed that the majority of interactive learning media are multimedia-based, making them engaging and enhancing student motivation. These findings serve as recommendations for future researchers to develop multimedia-based interactive learning media that accommodate various student learning styles. This report provides a scientific foundation for policymakers to establish best practices for the use of technology in education.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PjBL BERBANTUAN MEDIA CHROMEBOOK DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Yuningsih, Yuningsih; Yamtinah, Sri; Atmojo, Idam Ragil Widianto
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i1.7642

Abstract

This research aims to explore the impact of implementing a PjBl model assisted by Chromebook media on the critical thinking skills of elementary school students. Additionally, this study also aims to determine the role of learning motivation in supporting the improvement of critical thinking skills. The study also examines the combined effect of the PjBl model with Chromebook integration and learning motivation on the development of students' critical thinking abilities. Quasi-experimental with nonequivalent control group design is the method used in this study, which allows researchers to observe differences between groups without randomization. The results from the t-test indicated that the Chromebook -supported PjBl model significantly contributed to the improvement of students' critical thinking skills, with a calculated t-value of 4.670, which surpassed the table t-value of 1.691, and a significance level of 0.000, which was below the 0.05 threshold. Furthermore, the influence of learning motivation on critical thinking skills was also found to be significant, as indicated by a t-value of 3.137, which exceeded the table t-value (1.691), and a significance value of 0.004. Additionally, the two-way ANOVA analysis results demonstrated that the Chromebook -assisted PjBl model, learning motivation, and their interaction together had a substantial effect on enhancing students' critical thinking skills, as evidenced by the significance value (p) being below 0.05.
ANALISIS BIBLIOMETRIK DALAM IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DALAM MEMBANGUN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Lestari, Eunike Dwi; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Daryanto, Joko
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i1.7185

Abstract

This study aims to analyze the development of the implementation of Project based learning (PjBL) in building creative thinking skills through bibliometric analysis methods. The analysis focuses on three main aspects: (1) publication trends and identification of the most productive authors, (2) collaboration patterns between authors, institutions and countries, and (3) research topic trends based on keyword co-occurrence analysis. The study uses a bibliometric approach by analyzing 466 articles from the Scopus database for the 2014-2024 period. The data was analyzed using VOSviewer software for bibliometric network visualization and Mendeley for reference management. The results of the study revealed three main findings: First, there was a significant increase in the number of publications with the dominance of contributions from Indonesia (95 publications) and the United States (80 publications), with the State University of Malang as the most productive institution. Second, the collaboration pattern shows the formation of three implementation models: regional collaboration (especially in Southeast Asia), international (Asia-America-Europe), and interdisciplinary. Third, the keyword co-occurrence analysis reveals the evolution of the research focus from the development of the basic framework (2014-2016), to the integration of technology (2016-2018), to the holistic implementation with an emphasis on soft skills and psychological aspects of learning (2018-2020). These findings provide an empirical basis for the development of more effective PjBL implementation in building creative thinking skills.
Co-Authors Adi, Fadhil Purnama Adlia, Silva Mufti Afifah, Sekar Rana Ainun Nafisah, Ainun Alfianita Nur Fadhilah Aliyah, Cantika Oktaviana Rahmatul Anesa Surya Annisa Noor Baity Annisa Nur Fadhilah Ardhiani, Nur Rakhma Ardiansyah, Roy Ardiansyah Arrafat, Rahajeng Andriyani Noer Aryfien, Wahyu Noor Ashadi Ashadi, Ashadi Astuti, Risma Dwi Aulianingsih, Natri Ayu Nur Cahyani Baskoro Adi Prayitno Bekti, Akhirul Yunita Beni Solikin Cahya Puri, Salsa Istya Chasanah, Ana Nur Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari, Chumdari Citra, Wilis Erila Damayant, Mellissa Dewi Shinta Dewi, Alfitra Permata Dewi, Metha Asmara Dewi, Miranda Chintya Dewi, Putri Tri Buana Dian Kumalasari Dwi Oetomo Efendy, Alifia Fitria Elvi Elvi, Elvi Elvin Yusliana Ekawati Elysia, Sarah Masyitha Eryva Tri Anggraini Evi Nur Fajri Wijaya Fadhil Purnama Adi Fadhilah, Alfianita Nur Fajri, Alifia Khaerunnisa Fardha Aini Ikhtiana Farida Rahmawati Farikha Maghfiroh Fitriyani Fitriyani Fransiska Faberta Kencana Sari Fransiskus Kasse Galang Budi Prakoso Gia Anggin Sambaranni Gloria, Gloria Gloria, Gloria Gloria Gumelar, Agus Habibah, Kurnia Hadi Mulyono Hadi Mulyono Hadiyah, Hadiyah Halimah Halimah Hanifah Nur Heliza Hanifah, Muhammad Hanun Hanun Hanifaw Rahma Setyaningrum Hartono Hartono Hasan Mahfud Hayuningtyas, Prestanti Hernanto, Muhdi Dendy Hidayah, Fitri Hidayat, Alfin Nur Hidayat, Rizqi Satria Nur Hidayatullah, Dewi Istikomah Ilmi Amalia Indah Murti, Indah Ingati, Embun Seger Islami, Nadu Azizah Isnantyo, Fajar Danur Izah Mukti Ferlina Jannah, Aldhira Kiswatul Jannah, Dewi Rahmawati Noer Jenny Indrastoeti Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti Jimin Jimin, Jimin Joko Daryanto Joko Daryanto Kaeksi, Esti Karsono Karsono Kartika Chrysti Suryandari Kartono , Khasanah, Dyah Nur Kholifah, Cindy Nur Khusnawan, Muh Luthfi khusnul khotimah Kristyowening, Dewi Kurniasari, Latifah Kusuma, Niken Febriana Kusuma, Niken Indah Laili, Faizatul Lestari, Endah Yuliana Lestari, Eunike Dwi Lestari, Khilma Ayu Lilia Halim, Lilia M. Sukarno Maryam Faizah Maryani, Widi Ika Matsuri Matsuri Matsuri, Matsuri Moh Salimi Mohammad Masykuri Muhammad Ismail Sriyanto, Muhammad Ismail Muharromah, Fityatul Munawaroh, Desiyamti Murdiono, Adhi Tri Murtopo, Dwi Murwatiningsih Murwatiningsih, Murwatiningsih Muzzazinah Muzzazinah Nadhilla Andrianni Niagati, Anggit Novatona, Vivi Novi Rahmawati Nuraini, Khofifah nurbayti, Hania Nurhadi, Tri Pamungkas, Novalia Yudha Aji Parjiati, Parjiati Paryanto, Aris Pramesthi, Angel Dyah Prastiwi, Diah Eka Pratama, Riky Rivaldi Purbaningrum, Ainun Dyah Puspitasari, Septa Dwi Putra, David Bonaventura Helia Putri Manafe, Merliana Putri, Levita Nuraeni Rachmasari, Dewi Hary Radjijo, Radjijo Rahayu, Vifi Anggraini Septi Rahmadian, Rizqi Karisma Rahmawati, Galih Rahmawati, Havita Rahmawati, Ninda Ramadian, Rizqi Karisma Resty Kurnia Dewi Ria Juhariyani Rini Triastuti, Rini Rini, Febi Sulistyo Ririn Wijayanti Riyadi Riyadi Rohmah Pangestu Suci Rohmatun, Isnaini Nur Roslan, Roslinawati Mohd Rosyada, Muhammad Isna Rosyid, Haniifah Alyaa Azmiira Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah, Roy Rukayah Rukayah Safrilla Rahma Marshella Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Salma, Rafida Santoso, Della Alvionita Saputra, Akhmad Rizki Saputri, Dwi Yuniasih Saputri, Ilmy Sari, Dewi Artika Sari, Fifi Putri Huda Sarwanto Sarwanto Septianawati, Laili Khusnul Septiyani, Tuti Sesotejowati, Peni Shintawati, Aisyah Siti Aminah Nur hidayah Siti Fadhilah, Siti Siti Istiyati Siti Istiyati Siti Kamsiyati Siti Poerwanti, Jenny Indrastoeti Slamet Riyadi Sobah, Sauki Fadlillah Nurus Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Solikhati, Freida Amia Sri Marmoah Sri Yamtinah St. Y Slamet Subandi, Ira Wati Subekti, Rahmawati Dwi Sudiyanto Sudiyanto Sularmi Sularmi Sumayyah Sumayyah, Sumayyah Supianto Supianto, Supianto Tiana, Rista Toyib Nurcahyo Umi Latifah Utami, Ajeng Tri Utami, Dika Putri Utami, Noviyani Wahida, Aldiana Nuril Wahyu Noor Aryfien Wahyu Widi Wijayanti Wahyuni, Lin Wahyuningtyas, Maria Wati, Bondan Retno Wicaksana, Prinsa Damar Widha Winarno Widianto, Joko Tri Widiastuti, Titis Arum Widyarini, Tri Widyasari, Resti Wijayanti, Wahyu Widi Wijianto, Bakhtiar Winarno Winarno Winarno, Widha Wulan Fabilla Wulandari Wulandari Wulandari, Dwi Ayuk Wuri, Okvita Indras Yuliana Yuliana Yuliasari, Brigita Yulisetiani, Septi Yunianingrum, Shelta Yuningsih Yuningsih Yunita Fitri Anggraeni Yunita Sari Zulfa, Oktavia Nurhana