Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Utami, Noviyani; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1716

Abstract

Perkembangan teknologi yang saling terintegrasi dan menyatu saat ini dibutuhkan seni media digital yang estetis dan inovatif untuk penerapan teknologi dengan memberikan dukungan bagi dunia teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempetakan terkait kebutuhan pendidik dalam penggunaan bahan ajar digital pembelajaran IPA. Penelitian ini berkontribusi guna merekomendasikan kepada seluruh pemangku kepentingan pendidik untuk mempetakan terkait kebutuhan penggunaan bahan ajar digital dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan sampel 24 guru kelas dari 10 sekolah dasar. pendidik dihadapkan masih menggunakan bahan ajar konvesional terkait media pembelajaran yang digunakan; kebutuhan materi bahan ajar digital yang beragam dan kompleks serta perlunya adanya dukungan dari seluruh stakeholder guna memenuhi kebutuhan pendidik di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki potensi kekurangan era digital dan menyadari akan kehadiran era reformasi teknologi.
Analisis Media Digital Video Pembelajaran Abad 21 Menggunakan Aplikasi Canva Pada Pembelajaran IPA Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1717

Abstract

Pendidikan di abad 21 berbeda dengan abad sebelumnya. Pendidikan abad 21 bersifat konstruksional dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Pembelajaran harus dapat mengembangkan keterampilan critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, collaboration. Oleh sebab itu, guru harus kreatif dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang menumbuhkan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik. Salah satunya dalam pemilihan media pembelajaran yang variatif dan berbasis digital sesuai dengan perkembangan pendidikan abad 21. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendeskripsikan  media pembelajaran yang inovatif dan kreatif berbasis digital yaitu berupa video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kajian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Hasil dari kajian ini yaitu video pembelajaran menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu media pembelajaran yang menarik dan inovatif sesuai dengan perkembangan Pendidikan abad 21 yaitu segala aspek memanfaatkan teknologi dalam kehidupan. Selain itu, akses dan pengoperasian aplikasi canva mudah dipahami dan ekonomis. Jadi video pembelajaran menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu solusi tepat sebagai penunjang guru dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital di abad 21. 
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital Interaktif untuk Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Abad 21 Yuliana, Yuliana; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1733

Abstract

Penelitian ini menjelaskan sejauh mana proses belajar mengajar dalam konteks sekolah dasar apakah telah telah memenuhi karakteristik pembelajaran abad 21, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian studi kasus ini mengumpulkan data 8 guru sekolah dasar dari 8 sekolah dasar. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, dianalisis dengan model interaktif dan disajikan secara deskriptif kuantitatif. Bukti empiris menunjukkan bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan oleh lebih dari separuh guru SD tidak menampilkan pembelajaran abad 21. Sebagian besar pembelajaran mengadopsi pembelajaran yang berpusat pada guru, penggunaan metode konvensional, tidak adanya penggunaan teknologi dalam pembelajaran (100 %), dan diskonfirmasi perkembangan belajar peserta didik di tingkat SD. Namun, guru ditemukan memiliki beberapa kekuatan dalam hal penguasaan konten yang dapat secara eksplisit dan lengkap menyampaikan materi di kelas. Ketiadaan infrastruktur digital di sekolah dan kurangnya pengetahuan pedagogis dan teknologi serta pemahaman tentang perkembangan peserta didik tetap menjadi tantangan dalam memenuhi karakteristik pembelajaran abad ke-21 di kelas. Implikasi dari kondisi ini adalah peserta didik di Indonesia tertinggal dari negara lain dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Etnosains Pasar Terapung Kalimantan Selatan dalam Materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Dasar Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1809

Abstract

Etnosains merupakan pendekatan pembelajaran dengan mengintegrasikan budaya dan sains sehingga memberikan pembelajaran yang bermakna bagi perserta didik. Belum semua guru atau sekolah yang mengkaitkan pembelajaran berbasis etnosais padahal melalui etnosains, akan menanamkan sikap ilmiah pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kearifan lokal pasar terapung di provinsi Kalimantan Selatan berbasis etnosains dengan mengintegrasikan pada materi pembelajaran IPA kelas IV Sekolah Dasar yaitu “Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia”. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka pada beberapa buku serta jurnal-jurnal relevan. Hasil dari kajian ini adalah pembelajaran berbasis etnosains menarik dan inovatif sebagai strategi dalam mengembangkan pembelajaran yang kontekstual berpusat pada siswa sehingga memberikan pengalaman bermakna. Kesimpulannya adalah pembelajaran etnosains dipercaya efektif digunakan dalam pembelajaran karena mengintegrasikan budaya lokal dengan materi-materi di sekolah sehingga peserta didik akan mudah memahami dan mampu berpikir secara ilmiah dalam kehidupan. Penelitian ini perlu dikembangkan kembali berupa bahan ajar pengintegrasian etnosains berbasis digital sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif pada peserta didik.
Media Digital dalam Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Abad 21 pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2124

Abstract

Keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar belum maksimal dikarenakan guru belum menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik maupun materi ajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian literature review dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan terkait buku, jurnal nasional, dan jurnal internasional sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data berupa teknik analisis isi. Keabsahan data diuji dengan meningkatkan ketekunan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar, antara lain: game edukasi digital, video, youtube, power point, macromedia/ adobe flash, komik digital, e-book, flipbook, augmented reality, virtual reality, website pendidikan, televisi pendidikan, dan aplikasi pendidikan, seperti ruang guru, quipper school, dan kelas pintar.
Pemanfaatan Tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dalam Mengembangkan Materi Ajar Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2202

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih sering dilaksanakan dengan sistem hafalan. Hal tersebut dapat menyebabkan anak kurang mendapatkan pengetahuan secara bermakna. Pendekatan Etnosains digunakan untuk memudahkan peserta didik menerima konsep IPA dengan mengaitkan permasalahan di kehidupan nyata mengenai kebudayaaan yang ada di masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dalam mengembangkan materi ajar pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian etnometodologi dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah warga dari kabupaten Boyolali yang memahami seluk beluk tradisi Padusan dan Kungkum. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa teknik analisis model Miles dan Huberman, yang meliputi data collection, reduction, display, dan verification. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dapat mengembangkan materi ajar pada pembelajaran IPA karena dalam pengintegrasian tradisi Padusan dan Kungkum terdapat beberapa konsep ilmiah yang berkaitan dengan materi IPA di sekolah dasar, yaitu: 1) wujud benda dan sifatnya; 2) sumber daya alam; 3) daur air; 4) cahaya dan sifatnya; dan 5) organ tubuh manusia.
Analysis of Students’ Sports Talent: The Correlation between Achievement Motivation and Self-efficacy of Elementary School Students Matsuri, Matsuri; Chumdari, Chumdari; Adi, Fadhil Purnama; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Saputri, Dwi Yuniasih; Ardiansyah, Roy
Mimbar Sekolah Dasar Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v10i2.60992

Abstract

This study aimed to describe: (1) achievement motivation, (2) self-efficacy, (3) student talent, (4) the correlation of achievement motivation with student talent (5) the correlation of self-efficacy with student talent, (6) the correlation of achievement motivation and self-efficacy with students' talents. This study used a quantitative approach with a descriptive method of correlation. While the population of this study was elementary school students in the Former Residency of Solo. The sampling technique was proportional stratified random sampling. The instrument used was a Likert scale model. Data were analyzed using simple linear regression and multiple regression. The results of the study showed that: (1) In general, the description of achievement motivation and self-efficacy of elementary school students in the Former Residency of Solo belonged to the high category; (2) There was a negative and significant relationship between self-efficacy and the talents of elementary school students in the Former Residency of Solo; (3) There was a significant relationship between achievement motivation and self-efficacy with the talent of elementary school students in the Former Residency of Solo simultaneously. 
The Effect of Self-Regulated Learning Modules on Academic Procrastination and Critical Thinking Skills of Primary School Teacher Education Students of UNS Atmojo, Idam Ragil Widianto; Ardiansyah, Roy; Lestari, Endah Yuliana
Mimbar Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v11i1.61178

Abstract

This research aims to determine the effect of the self-regulated learning module on academic procrastination and critical thinking abilities among college students in the PGSD (Primary School Teacher Education) program at Universitas Sebelas Maret (UNS). This study follows an experimental design with a quasi-experimental approach. The research population comprises students enrolled in the PGSD program at UNS, with a sample size of 67 students. The sample group was divided into an experimental class and a control class. The experimental class consisted of 34 students from class 2E, while the control class comprised 33 students from class 2F. Content validity assessment using Aiken’s V confirmed the validity of all research instruments were valid. The reliability of the instruments, as measured by Cronbach’s Alpha coefficient, indicated their reliability, with a coefficient value of 0.833 for the academic procrastination scale and 0.713 for the critical thinking test. The hypothesis testing employed a Manova Test for Multivariate Analysis. The results demonstrate a significant simultaneous effect of self-regulated learning modules on academic procrastination and critical thinking skills among PGSD students at UNS, with a significance value (Sig.) in the Multivariate Test of 0.000, which is less than 0.05. These research findings can positively impact students by enhancing their understanding and application of self-regulation in learning—a crucial skill to develop. Moreover, the outcomes of this experimental research can motivate students to invest more effort in improving the quality of their learning experiences, leading to a reduction in academic procrastination levels and an enhancement of critical thinking skills.
The Relationship between Self-Regulated Learning and Students' Critical Thinking Skills Atmojo, Idam Ragil Widianto; Ardiansyah, Roy; Adi, Fadhil Purnama; Chumdari, Chumdari; Saputri, Dwi Yuniasih; Wahyuningtyas, Maria
Mimbar Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v10i3.61151

Abstract

Self-regulated learning can provide self-reinforcement in gaining academic achievement which in this case is the ability to solve problems by using critical thinking skills. Students need to know their characteristics so they can plan learning strategies and self-regulation processes according to their characteristics so that their critical thinking skills can improve. The purpose of this research is to determine the level of conscientiousness and self-regulated learning (SRL) of university students in the elementary school teacher education study program at Sebelas Maret University. The research sample was 105 students from the class of 2022. The data collection technique used was a test. The data analysis used inferential statistical analysis. The results showed that the SRL of the students was 35% which was mostly in the medium category, while their critical thinking was 35% and mostly in the low category. Based on the Kendal Tau correlation test, the relationship between SRL and critical thinking skills was 0.000 0.05. The results of this research can be used as a reference to measure the correlation between SRL and the critical thinking of university students.
Misconceptions of science learning on force and motion material for elementary school Maryani, Widi Ika; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pendas.11.2.219-231

Abstract

One of the factors contributing to the low learning outcomes of physics students in school is the lack of concept mastery. The aim of carrying out this research is to provide insight to educators regarding identifying misconceptions about force and movement and to assist teachers in resolving these misconceptions. The research method uses a narrative literature review. The data obtained were 20 national and international journal articles randomly indexed by Sinta and Scopus regarding the concept of science learning on force and motion material in elementary education in 2012 - 2024. Data collection techniques were carried out through literature studies. Data analysis techniques from this research consist of research questions, conducting searches, identifying keywords, reviewing abstracts and articles, and resulting documents. The findings of this research show that there are still misconceptions in science learning regarding friction force, gravitational force, and free-fall motion. This misconception occurs among pupils and students (prospective teachers). The causes of these misconceptions are the students themselves, teaching materials, context, teachers, and teaching methods. The implication of this research provides an illustration that teachers must use interactive, innovative, and creative media with innovative learning models to minimize students' misconceptions in elementary schools so that learning is appropriate to students' cognitive development stages, namely concrete operations.
Co-Authors Adi, Fadhil Purnama Ajeng Tri Utami Akhmad Rizki Saputra Aldhira Kiswatul Jannah Alfianita Nur Fadhilah Alfitra Permata Dewi alifia khaerunnisa fajri Annisa Noor Baity Arrafat, Rahajeng Andriyani Noer Aryfien, Wahyu Noor Ashadi Ashadi Ashadi Ayu Nur Cahyani Baskoro Adi Prayitno Beni Solikin Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari, Chumdari Dewi, Metha Asmara Dian Kumalasari Dwi Oetomo Dwi Yuniasih Saputri Elvin Yusliana Ekawati Elysia, Sarah Masyitha Esti Kaeksi Evi Nur Fajri Wijaya Fadhil Purnama Adi Fadhilah, Alfianita Nur Faizatul Laili Farida Rahmawati Farikha Maghfiroh Fitriyani Fitriyani Fityatul Muharromah Fransiska Faberta Kencana Sari Fransiskus Kasse Gia Anggin Sambaranni Hadi Mulyono Hadi Mulyono Halimah Halimah Hania Nurbayti Hanifah Nur Heliza Hartono Hartono Hasan Mahfud Havita Rahmawati Hayuningtyas, Prestanti Hernanto, Muhdi Dendy Ilmi Amalia Indah Murti, Indah Isnantyo, Fajar Danur Izah Mukti Ferlina Jannah, Dewi Rahmawati Noer Joko Daryanto Karsono Karsono Kartika Chrysti Suryandari Kartono Kartono Lestari, Endah Yuliana Lestari, Eunike Dwi Lilia Halim, Lilia M. Sukarno Maryani, Widi Ika Matsuri Matsuri Matsuri, Matsuri Mohammad Masykuri Muhammad Ismail Sriyanto, Muhammad Ismail Muzzazinah Muzzazinah Natri Aulianingsih Ninda Rahmawati Novalia Yudha Aji Pamungkas Novi Rahmawati Peni Sesotejowati Pramesthi, Angel Dyah Putri Tri Buana Dewi Radjijo Radjijo Ramadian, Rizqi Karisma Ria Juhariyani Rini Triastuti, Rini Rini, Febi Sulistyo Ririn Wijayanti Riyadi Riyadi Rohmah Pangestu Suci Rohmatun, Isnaini Nur Roslan, Roslinawati Mohd Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah, Roy Rukayah Rukayah Safrilla Rahma Marshella Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Salsa Istya Cahya Puri Saputri, Dwi Yuniasih Siti Istiyati Siti Istiyati Siti Kamsiyati Slamet Riyadi Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Solikhati, Freida Amia Sri Marmoah Sri Yamtinah Sudiyanto Sudiyanto Sularmi Sularmi Sumayyah Sumayyah Toyib Nurcahyo Tuti Septiyani Utami, Noviyani Vifi Anggraini Septi Rahayu Wahyu Noor Aryfien Wahyu Widi Wijayanti Wahyuningtyas, Maria Widha Winarno Winarno, Widha Wulan Fabilla Wuri, Okvita Indras Yuliana Yuliana Yuliasari, Brigita Yulisetiani, Septi Yuningsih Yuningsih Yunita Fitri Anggraeni Yunita Sari