Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Metode Resitasi dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Makassar (Studi pada Materi Pokok Termokimia) Arnida Yusnalaeni; Ratnawati Maming; Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.879 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i1.13617

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Makassar dalam model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (Studi pada materi pokok termokimia). Desain penelitian yang digunakan adalah “Pretest-Posttest Control Group Design”. Populasi adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMAN 1 Makassar yang terdiri dari enam kelas. Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukan dengan teknik class random sampling dengan asumsi bahwa kelas bersifat homogen dan terpilih kelas XI MIA 2 kelas eksperimen dan XI MIA 5 sebagai kelas kontrol. Penelitian terdiri dari dua variabel, yaitu pembelajaran kimia dengan metode resitasi dalam model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization dan tanpa metode resitasi dalam model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization sebagai variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest. Tes yang digunakan adalah tes objektif sebanyak 20 nomor yang telah divalidasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Nilai ketuntasan untuk mata pelajaran kimia di SMA Negeri 1 Makassar adalah 77. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 77,17 dan kelas kontrol 76,15 dengan standar deviasi berturut-turut adalah 10,11 dan 8,84 dan ketuntasan sebesar 58,97% dan 48,72%. Hasil pengujian hipotesis menggunakan ANACOVA melalui program SPSS for Windows 20, diperoleh nilai signifikan 0.000. Nilai signifikan 0.000 < α= 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa metode resitasi dalam model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas SMAN 1 Makassar pada materi pokok termokimia. Kata kunci: Metode resitasi, hasil belajar ABSTRACT This study is a quasy experimental that aimed to investigate the effect of recitation method on student achievement MIA class XI student of SMAN 1 Makassar in cooperative learning model Team Assisted Individualization (Studies in the subject matter thermochemical). The study design used is "pretest-posttest control group design". The population is all students of class XI SMAN 1 Makassar MIA consist of six classes. Determination of control class and experimental class conducted by random sampling technique class with the assumption that the class is homogeneous and was elected class XI MIA 2 as experimental class and XI MIA 5 as the control class. The study consisted of two variables, namely learning recitation chemical methods in cooperative learning model Team Assisted Individualization and without a recitation method in a cooperative learning model Team Assisted Individualization as independent variables and the student achievement as the dependent variable. Data were collected by administering a pretest and posttest. The test used is an objective test as many as 20 numbers that have been validated. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The value of completeness for chemical subjects in SMAN 1 Makassar is 77. The analysis showed the average value of the experimental class is 77,17 and control class 76,15 with a standard deviation of respectively 10,11 and 8,84 and completeness by 58,97% and 48,72%. The results of hypothesis test using ANACOVA through SPSS for Windows 20, obtained significant value 0.000. Significant value 0.000
Formulasi Kombinasi Tepung Sagu dan Jagung pada Pembuatan Mie Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.627 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v13i2.624

Abstract

Telah dilakukan penelitian formulasi bahan baku pembuatan mie sebagai alternatif ketergantungan terhadap tepung terigu sebagai bahan baku pembuatan mie. Bahan baku yang digunakan adalah tepung sagu dikombinasi dengan tepung jagung kuning dengan pertimbangan kedua tepung ini saling melengkapi untuk menyamai kandungan gizi tepung terigu. Mie yang dihasilkan disebut mie sagung yang selanjutnya diuji secara hedonik untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen. Di samping itu, mie sagung yang diterima konsumen juga diuji mutunya. Penelitian ini menghasilkan formula kombinasi tepung sagu dan jagung sebagai bahan baku pembuatan mie adalah 1 : 40 yang diterima konsumen dan memenuhi standar gizi mie.Kata Kunci: formulasi, mie sagung ABSTRACT It has done research of noodle-manufacturing raw material formulation as an alternative dependency on wheat flour as raw material for noodle manufacturing. The raw material was used sago palm combine with yellow corn flour considerate that two of these flour are complementary to match the nutrient content of wheat flour. The noodle result called sagung noodle were further on hedonic test to determine the level of consumer acceptance. In addition, consumers receive sagung noodle also tested quality. This research resulted a combination formula of sago palm and corn flour as a raw material for noodle manufacturing is 1 : 40 that consumers received and comply nutritional standards noodles. Keywords: formulation, sagung noodle
Lempung Aktif Sebagai Adsorben Ion Fosfat Dalam Air Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2009)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.43 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v10i2.424

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas adsorpsi Lempung aktif  terhadap ion fosfat. Penelitian ini  dilaksanakan di Laboratorium  Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar. Sampel lempung  diambil dari  Kabupaten Barru dan diaktivasi secara fisika pada suhu 350 oC selama 3 jam. Kapasitas Adsorpsi lempung aktif ditentukan berdasarkan penentuan waktu kontak optimum pada variasi waktu kontak 1, 3, 7, 8, 9, 10 dan 11 jam dengan variasi konsentrasi awal fosfat  10, 20, 30, 40, dan 50 ppm. Konsentrasi fosfat yang teradsorpsi  pada  lempung aktif  ditentukan dengan metode asam askorbat yang diukur dengan  spektrofotometer Uv-Vis pada  l  890 nm. Prinsip dasar  metode ini adalah  senyawa ortofosfat direaksikan dengan ammonium  molibdat dengan kalium antimonil tartrat dalam suasana asam. Asam fosfomolibdat yang dihasilkan kemudian direduksi  dengan  asam askorbat  menjadi kompleks molibdenium yang berwarna biru. Intensitas warna biru dari senyawa molibdenium ini sebanding dengan konsentrasi fosfat yang tidak teradsorpsi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi lempung aktif  0,8197  mg/g  yang mengikuti pola isoterm  Langmuir dengan nilai  R2 =  0,861. Kata Kunci:  Lempung Aktif, Kapasitas Adsorpsi, Ion Fosfat ABSTRACT The research of activated clay as adsorber on phosphate ions has done in chemistry  Laboratory of  Faculty of Mathematics  and Natural Sciences, State University of Makassar. This research is aimed to know  the adsorption capacity of activated clay to phosphate ions.  The clay sample  was taked from Barru regency and activated phisically at 350 oC during three hours. The capacity of activated clay  adsorption was determined based on the establish  of  optimum contact time at various time of 1, 3, 7, 8, 9, 10, and 11 hours with  the initial variations concentration of phosphate 10, 20, 30, 40, and 50 ppm.  The concentration  of phosphate  which adsorpted  in activeted  clay  was determined  by ascorbic acid method  which  measured  with UV-Vis  spectrophotometer of at l 890 nm.  The  principle  of this method  is the reaction of ortophosphate, ammonium molibdat and potassium antimonil tartrat in acid condition. The phosphomolibdat  acid was reduced  with ascorbic  acid to molibdenium complexes which blue color. The blue color intensity of molibdenium  compound is equal to phosphate concentration  tha is not adsorbed. The measuring result shown that the adsorption capacity of activeted clay is 0.8197 mg/g which  behaves like  the Langmuir  isoterm with R2 0.861. Key  word: Activated Clay,  The Adsorption Capacity,  and Phoshate Ion
Pengaruh Umur Terhadap Keragaman Kandungan Asam Amino Cacing Tanah Lumbricuss rubellus Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2008)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.295 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v9i2.417

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur terhadap keragaman kandungan asam amino cacing tanah Lumbricuss rubellus. Cacing tanah ini memiliki variasi umur (7), (8), (9), (10), (11), (12), dan (13) minggu. Cacing tersebut dikumpulkan dan dibersihkan dari kotoran, lalu ditimbang masing-masing sebanyak 100 gram dan dicuci.  Setelah itu dihaluskan dengan cara diblender, kemudian dikering-bekukan dalam freeze  dryer selama 24 jam sampai kering dan dihaluskan kembali. Analisis kandungan asam amino menggunakan instrumen Amino Acid Analyzer. Pengerjaan dengan alat ini meliputi hidrolisis asam amino. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada setiap umur diperoleh 17 jenis asam amino berupa 9 jenis asam amino esensial dan 8 jenis asam amino non esensial sedangkan kadar masing-masing asam amino tidak berbeda jauh di setiap umurnya. Hal ini menandakan bahwa umur tidak mempengaruhi keragaman dan kandungan asam amino cacing tanah Lumbricuss rubellus. Kata kunci: asam amino, Lumbricuss rubellus ABSTRACT The aim of this research is to know the influence of age to the content and various of amino acid of worm Lumbricus rubelus. The worm has the variation age (7), (8), (9), (10), (11), (12), and ( 13) weeks. The worm collected and cleaned of the dirty, then deliberated each as much 100 gram and cleaned. Afterwards attenuated, then freezed-dryed during 24 hours in  freeze dryer. Analysis of amino acid by amino acid analyzer which included amino acid hydrolisis. Result of this research indicate that there are 17 kinds of amino acid in every age that are 9 kinds of essential amino acid and 8 kinds of non essential  amino acid, wherever concentration of  its amino acid in every age almost constant. This matter show that the age doesnot influence the content and various of amino acid of worm of Lumbricuss rubellus. Keywords: amino acid, Lumbricuss Rubellus
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Hiperteks pada Materi Struktur Atom dan Sistim Periodik Army Auliah; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.674 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.355

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan merancang media pembelajaran berbasis hiperteks pada materi pokok Struktur Atom dan Sistim Periodik. Rancangan media yang telah dibuat divalidasi oleh tiga orang ahli dan diujicoba terbatas pada siswa kelas X1 SMAN I Bajeng. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis hiperteks berupa courseware pada materi struktur atom dan Sistim Periodik dalam bentuk compact disk (CD). Hasil uji coba dan validasi courseware menunjukkan bahwa media ini valid dan sangat diminati oleh siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran Kimia, hiperteks, Hasil belajar ABSTRACTThis study was development research that aimed to construct chemical instruction media based on hypertext on Structure Atom and Periodic System material. The construction of media that has been made is validated by three valuators and tried out on students’ class X1 of SMAN I Bajeng. This research produces instruction media based on hypertext as a courseware of Atomic Structure and Periodic System material in Compact Disk (CD). The try out and validation result shows that this media is valid and more interested by students.Key words: chemistry Learning Media, Hypertext, Learning Achievement
Pengaruh Mind Mapping di Akhir Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA SMAN 3 Makassar (Studi pada Materi Pokok Larutan Penyangga) Mutmainna Umar; Alimin Alimin; Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 21, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.873 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v21i1.14840

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bertujuan untuk mengetahui pengaruh mind mapping di akhir model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMAN 3 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah mind mapping di akhir pembelajaran menggunakan model discovery learning. Variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi pokok larutan penyangga. Populasi penelitian ini adalah terdiri dari enam kelas XI IPA SMA Negeri 3 Makassar. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPA3 sebagai kelompok eksperimen yang terdiri dari 36 peserta didik dan kelas XI IPA4 sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 36 peserta didik yang ditentukan dengan cara teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar pada materi pokok laju reaksi berupa post-test yang dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Pengujian hipotesis dengan uji Mann-Whitney menghasilkan Zhitung = 5,36, dan diperoleh Ztabel= 1,64 pada taraf signifikan α = 0.05. Oleh karena itu, Zhitung>Ztabel, maka hipotesisi pada penelitian ini diterima yang berarti terdapat pengaruh mind mapping di akhir model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 3 Makassar pada materi pokok larutan penyangga. Kata Kunci: Mind mapping, model discovery learning, hasil belajar ABSTRACT The research is a quasi-experimental that aimed to know the effect of mind mapping at the end of discovery learning toward student’s learning outcome in XI IPA class of SMA Negeri 3 Makassar on Buffer Solution Subject Matter. The independent variable in this experiment is mind mapping at the end of discovery learning. The dependent variable was the students’ learning outcome on the subject matter buffer solution. The population was XI IPA with six classes of SMA Negeri 3 Makassar and sample classes consisted of two group, namely XI IPA3 class as an experiment group with 36 students and XI IPA4 class as a control group with 36 students. Taking technique of sample was a simple random sampling. The research data was gathered by learning outcome test of reaction rate subject matter for post-test which was analyzed by using Mann-Whitney test. The result of hypothesis with Mann-Whitney test was Zcalculated = 5,36, Ztable = 1.64 at α = 0.05. Therefore, Zcalculated > Ztable, which the hypothesisi of this research was accepted so there is an effect positive of mind mapping at the end of discovery learning toward students’ learning outcome in XI IPA class of SMA Negeri 3 Makassar on buffer solution subject matter. Keywords: Mind mapping, discovery learning model, student’s learning outcome
Penguasaan Pengetahuan Deklaratif dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa Prodi. Pendidikan Kimia Tabrani Gani; Army Auliah; Sitti Faika
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.234 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v12i2.493

Abstract

Penguasaan pengetahuan deklaratif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan salah dua konsep kunci dalam mencapai keberhasilan dalam belajar, terutama di Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penguasaan pengetahuan deklaratif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa prodi Pendidikan Kimia. Penentuan  sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling, yaitu yang mengikuti perkuliahan Review Kurikulum. Data dikumpulkan melalui tes tertulis penguasaan pengetahuan deklaratif dan kemampuan berpikir kompleks kemudian dianalisis secara deskriptif dan infrensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa (i) penguasaan pengetahuan deklaratif hanya 65 % yang didominasi oleh penguasaan nama dan lambang unsur. (2) penguasaan nama dan lambang unsur tidak memberikan pengaruh terhadap penguasaan nama dan rumus senyawa (3) kemampuan berpikir tingkat tinggi termasuk kategori rendah hanya mencapai 12,61 persen untuk untuk soal yang lebih rumit (memerlukan 6 langkah), dan 48,65 persen untuk soal kurang rumit (memerlukan 4 langkah). Kata kunci : pengetahuan deklaratif, berpikir tingkat tinggi, ilmu kimia.ABSTRACT Mastery of declarative knowledge and higher-order thinking skills are key concepts in achieving success in learning, particularly in Higher Education. This study aims to determine the extent to which mastery of declarative knowledge and higher-order thinking skills of students Chemical Education. The sample study was conducted in purposive sampling, ie attending Curriculum Review. Data were collected through a written test of declarative knowledge and higher order thinking skills and then analyzed descriptively and infrensial. The analysis showed that (1) mastery of declarative knowledge only 65 % are dominated by the mastery of the element name and symbol (2) the mastery knowledge of the name and symbol of the element does not give effect toward mastery compound name and formula (3) higher-order thinking skills is low category only reached to about 12.61 percent for the more complicated (requires 6 steps), and 48.65 percent to matter less complicated (requires 4 steps) Keywords: declarative knowledge, higher-order thinking, chemistry.
Pengaruh Penambahan Rumput Laut (Eucheuma cottonii) terhadap Mutu (Daya Patah dan Organileptik) Mie Kering Dian Purnama Indah Syarifuddin; Iwan Dini; Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Chemica
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.085 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v22i1.21725

Abstract

ABSTRAKRumput Laut (Eucheuina cottonii) merupakan penghasil karaginan yang memiliki fungsi sebagai pembentuk gel pada makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio terbaik antara rumput laut dan terigu dalam pembuatan mie kering yang dibuat dari rumput laut yang dilihat dari daya patah dan mutu organoleptiknya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen meliputi preparasi sampel dan uji mutu mie kering. Pengujian mutu meliputi daya patah menggunakan tensil strenght, kadar air dan uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu terbaik mie kering rumput laut yaitu rasio rumput laut dan terigu 3:7 dengan daya patah 37095,2650 mgf, kadar air 9,7% dan nilai uji organoleptik warna 2,3; aroma 2,3; rasa 2,4 dan tekstur 3,4.Kata kunci: Eucheuma cottonii, Rumput Laut, Mie Kering, Daya Patah ABSTRACT Seaweed (Eucheuina cottonii) is a source of carrageenan which has a function acts a gelling agent in food. This research aimed to find the best ratio between seaweed and wheat flour in the production of dry noodles from seaweed, indicated from the fracture potency and the organoleptic quality. This research was an experimental research including sample preparation and the quality test of dried noodles. The Quality test including fracture potency test using tensile strenght, moisture content and the organoleptic test including color, aroma, flavor, and texture. The results showed that the best quality of dry seaweed noodles achieved in the ratio between seaweed and wheat flour of 3: 7 with the fracture capacity 37095.2650 mgf, the moisture content of  9.7% and the organoleptic test value : color of 2.3; aroma of 2.3; flavor of 3,4  and texture of 2,4.Keywords: Eucheuma cotonii, Seaweed, Dry Noodle, Fracture Potency
Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar melalui Pembelajaran Penemuan Terbimbing dengan Metode Ilmiah (Studi Materi Pokok Termokimia) Muhammad Fajar Marsuki; Army Auliah; Sulfikar Sulfikar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.843 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4605

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuannya adalah penerapan langkah-langkah pada setiap fase model pembelajaran penemuan terbimbing dengan metode ilmiah yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI MIA I SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pada setiap fase model pembelajaran tersebut yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah: (1) fase pendahuluan dengan menjelaskan pengetahuan awal mengenai materi dan tujuan pembelajaran, (2) fase penyajian masalah dengan menampilan media dan print out media yang dilihat oleh siswa (mengamati dan menanya), (3) fase diskusi dengan mengarahkan siswa untuk menemukan solusi dari masalah dengan merujuk pada buku paket dan materi dari internet (menalar dan mencoba), (4) fase pembimbingan dengan membimbing seluruh siswa untuk setiap masalah yang muncul (menalar), (5) fase evaluasi dengan memberikan kesempatan siswa untuk menyampaikan hasil penemuannya, tanggapan dan pertanyaan (mengkomunikasikan), (6) fase penghargaan dengan memberikan pujian dan hadiah bagi siswa yang giat melakukan penemuan, dan (7) fase kesimpulan dengan memaparkan kesimpulan dari solusi yang menjadi hasil kegiatan penemuan. Aktivitas belajar siswa meningkat sebanyak 22.74%.Kata kunci: Penemuan Terbimbing, Metode ilmiah, Aktivitas BelajarABSTRACTThis research is a classroom action research (CAR). The aim is to find out necessary stages in implementing the guide discovery learning that is coupled with scientific methods which can increase learning activities of students’ in Year XI MIA 1 SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar. This research was conducted in two cycles. The results showed that the steps in each stage of the learning model that can improve student learning activities were: (1) at the initial stage: to explain the background knowledge about the topic being studied and the learning’s aim, (2) at the problem presentation stage: to show power point presentation slides and distribute the print out of the slides to students (observing and asking), (3) at the discussion stage: to ask students to solve the problem given by finding information necessary from their textbooks and/or articles from internet (thinking and trying), (4) at the guide stage: to guide students when they find difficulties in solving the problem (thinking), (5) at the evaluation stage: to give opportunities to students to explain their discoveries, responses and questions (communicating), (6) at the appreciation stage: to give praise and present to students who actively involved during the discovery process invention, and (7) at the conclusion stage: to draw conclusion from the solution that the students invented. By implementing these stages, the students learning activities increased by 22.74%.Keywords: Guide Discovery, Scientific Method, Learning Activity
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numberead Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas Aktivitas Belajar Peserta Didik Kelas X6 SMA Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone Marwah Marwah; Maryono Maryono; Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.992 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i2.13636

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan aktivitas Belajar Peserta Didik kelas X6 SMA Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Data hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 54.36% dengan kategori kurang aktif dan siklus II sebesar 81.32% dengan kategori aktif. Berdasarkan data hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan pada model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik kelas X.6 SMA Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone. Adapun langkah-langkahnya, yaitu: (1) Fase penomoran (Numbering), Guru membagi peserta didik kedalam 6 kelompok secara heterogen berdasarkan jenis kelamin dan kemampuan akademik, membagikan nomor kepala peserta didik. Guru menyampaian tujuan pembelajaran dan apersepsi. Meminta peserta didik untuk menjawab pertanyaan yang diberikan guru dengan cara guru menunjuk langsung peserta didik yang akan menjawab pertanyaan .(2) Fase pengajuan pertanyaan (Questioning) dan penyajian informasi. Guru menyajikan materi pelajaran dan guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik, dengan menyebut nomor kepala peserta didik secara random untuk menjawab. Guru menyebut nomor kepala peserta didik secara acak untuk mengajuka pertanyaan tentang materi yang belum dipahami. (3) Fase berpikir bersama (Head Together). Guru membagikan LKPD kepada setiap kelompok untuk didiskusikan. Guru berkeliling melihat pekerjaan kelompok peserta didik dan membantu menjelaskan kepada peserta didik ketika ada yang tidak dimengerti. Menyebut langsung nomor kepala peserta didik untuk bertanya. (4) Fase pemberian jawaban (Answering). Guru menyebut secara random nomor kepala peserta didik untuk mengerjakan soal, menanggapi dan berpendapat. (5) Fase evauasi,guru menunjuk peserta didik secara random untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Kata kunci: N-Gain NHT, aktivitas belajar, reaksi reduksi dan oksidasi. ABSTRACT This research the classroom action the research, which is aims to determine how to implement steps of the cooperative learning Numbered Head Together (NHT) model to increase the activities of students in grade X6 of SMA Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone. This research was conducted for two cycles. The research data indicates that the average percentage of students learning activities in the first cycle is 54.36% with a less active categories and the second cycle is 81.32% in the active categories. Based on the data from these studies indicate that, the cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) can increase the activities learning of students in X6 class SMA Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone. The steps of NHT cooperative learning model are: (1) Phase numbering, teacher divides the students into six groups are heterogeneous by gender and academic ability, distributing the head a number of learners. Teacher communication of learning objectives and apperception. Ask learners to answer the questions given by the teacher with the teacher pointing directly learners who will answer the question, (2) Phase asking questions and presentation of information. The teacher presents the subject matter and the teacher asked a question to the students, citing the head a number of students as a random to answer. Teachers call numbers randomly head learners to submit questions about the subject that is not understood, (3) Phase thinking together. Teachers dividing LKPD to each group for discussion. Teachers the go around to see the work of groups of learners and help explain to students when there are not understood. Call the number direct learners to ask the head, (4) Phase giving answers, teachers call the random head learners numbers to answer the question, respond and argue, (5) Phase of evaluation, the teacher pointed the student as a random to concludes the subject learners have been studied. Keywords: N-Gain NHT, learning activities, reduction oxidation reactions.
Co-Authors Abbas, Nurul Mughniyah Achmad Romadin Agustina Agustina Agustina Agustinawati Agustinawati Ahmad Fudhail  Majid Aini, Miratun Al Baihaq, Muhammad Raihan Alimin Alimin Alimin Alimin Alimin Alimin Andi Khaerunnisa Hardyanti Arki Annisa Tiara Ayu Arfiani Babay Ariyaldi Ariyaldi Arnida Yusnalaeni Aryuni, Nita Asik, Andi Ria Indahsari Askar Askar, Askar Asriana Asriana, Asriana Asriani Haruna Aulia Annur BM, Theresia Hebrys Cahyani, Nilamsari Damayanti, Risdah Darminto Darminto Dewiyanti Fadly Dewiyanti Fadly Dian Purnama Indah Syarifuddin Diana Eka Pratiwi Diana Londong Salu Djangi, Jasri Eda Lolo Allo Fandi Ahmad Fauzia Yunsyahana Febrianti, Andi Evi Fikroh, Retno Aliyatul Fiqrah Apriani H. Halisah, Nur Hardin Hardin Hardin Hardin Hardin, Hardin Haryanti, Wa Ode Novi Hasan, Sri Wahyuni Hasri Hasri Hidayat, Andi Muhammad Ramadhan Idris, Ayu Lestari Iffah Nurfiati ilaa, Bi' Aqilah Amaliyah Indra Juandis Irham Irham Irham Irham Islawati Iwan Dini Iwan Dini Iwan Dini Iwan Dini IZZAH, NURUL Jusniar Jusniar, Jusniar Lukmanul Hakim Samada, Lukmanul Hakim Samada Maipha Deapati Arief Marwah Marwah Maryono Maryono Maryono Maryono Maya Maya Mohammad wijaya Muh Yunus Muh. Yunus Muhammad Anwar Muhammad Danial Muhammad Fajar Marsuki Muhammad Jasri Djangi Muhammad Wiharto Muhammad Wijaya Muhammad Yunus Muharram Muharram Muharram Muharram Muharram, Muharram Munawarah Munawarah Munawwarah Munawwarah, Munawwarah Mursalim, Syahraeni Mustafah, Rifa’atul Mahmudah Muthmainna Salam Mutmainna Umar Muzeliati Muzeliati Nasution, Sitti Hajar Nawi, Mohd Zulfakar Mohd Netti Herawati Ningsi, Surya Nita Aryuni Nur Afni Musir Nur Indah Sari Nurfadzillah, Nurfadzillah Nurhaliza Nurlinda Nurlinda, Nurlinda Nurul Anugrah Nurul Ilmi, Nurul Ilmi Nurul Izzah Nurul Utami Nurwijayanti Pince Salempa Pince Salempa putriani Rahmi Faradisya Ekapti, Rahmi Faradisya Ekapti Ramdani Ramdani Ramdani Ramlawati Ramlawati Ramlawati, Ramlawati Ratnawati Maming Riswandi Riswandi Riza Rahma, Riza Rosa Fitriana Ruslan, Fauziah Ruslan, Zuhrah Adminira Sarina Sarina Sarina Shoffan Fatkhulloh Sidar Sidar Siti Mustatiroh Sitti Faika Sitti Rahma Yunus Sitti Saenab St. Fatmah Hiola Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sugiarti Sugiarty Sulfikar Sulfikar Supriati . Suwarno Suwarno Syamsidah Tabrani Gani Tabrani Gani Taty Sulastri Vika Puji Cahyani Widyaningsih, Arrifah Tri Zubair, Sakinah