p-Index From 2021 - 2026
8.592
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pendidikan Sains Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Research and Advances in Mathematics Education Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AKSIOMA Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Al Ishlah Jurnal Pendidikan JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMA IndoMath: Indonesia Mathematics Education JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Tadris Matematika Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Humanities and Social Studies Math Educa Journal Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Karinov International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Research in Social Sciences and Technology Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology International Journal of Humanities and Innovation (IJHI) Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Nuris Journal of Education and Islamic Studies International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) Indonesian Journal of Science, Technology, and Humanities PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Tadris Matematika Journal on Mathematics Education Jurnal Didaktik Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Interferensi Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Deret Aritmetika dan Geometri Sigmamitha Aghni Izzananda; Susiswo Susiswo; Swasono Rahardjo
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.1979

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan interferensi berpikir siswa yang mengalami interferensi proaktif dan retroaktif dalam memecahkan masalah deret aritmetika dan geometri. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII MIPA-5 SMA Negeri 1 Kutorejo. Siswa menyelesaikan tes yang terdiri dari satu masalah deret aritmetika dan satu masalah deret geometri. Siswa yang terpilih menjadi subjek penelitian adalah siswa yang mengalami dua kategori interferensi yaitu interferensi proaktif dan interferensi retroaktif sekaligus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk memperoleh hasil yang dideskripsikan berdasarkan teori pemrosesan informasi dan struktur berpikir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya interferensi dikarenakan terdapat kemiripan antara masalah deret aritmetika dan geometri yaitu ketika siswa menentukan nilai beda ( ) dan rasio ( ). Interferensi proaktif terjadi ketika siswa memecahkan masalah deret geometri menggunakan konsep deret aritmetika. Dan sebaliknya, interferensi retroaktif terjadi ketika siswa memecahkan masalah aritmetika menggunakan konsep deret geometri. Interferensi proaktif dan retroaktif terjadi secara bersamaan dikarenakan konstruksi konsep deret aritmetika dan geometri yang masih samar-samar.
Berpikir Kreatif Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Gender Risaldi Risaldi; Susiswo Susiswo; Santi Irawati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2479

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan berpikir kreatif siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan gender. Aspek berpikir kreatif penelitian ini meliputi fluency (kelancaran), flexibility (keluwesan), dan novelty (kebaruan). Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif, data yang digunakan adalah jawaban tes tertulis siswa SMP dan transkrip wawancara. Subjek pada penelitian ini adalah dua siswa kelas VIII-M di MTsN 1 Kota Malang yaitu masing-masing satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan. Pemilihan subjek ini berdasarkan kelengkapan jawaban pada soal tes, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan rekomendasi guru Matematika kelas VIII-M. Analisis data yang dilakukan adalah jawaban tertulis satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan serta hasil jawaban wawancara kedua subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan proses berpikir kreatif yang berbeda-beda. Subjek laki-laki pada aspek fluency menjawab dengan tepat dan lancar yaitu menggunakan luas bangun datar lingkaran sedangkan pada aspek novelty subjek laki-laki membentuk bangun datar lingkaran dalam bentuk seperempat. Aspek flexibility belum muncul pada subjek laki-laki. Subjek perempuan pada aspek fluency menjawab dengan tepat menggunakan luas bangun datar persegi yang dibentuk sebanyak empat bangun sehingga sama dengan luas persegi panjang. Pada aspek flexibility, subjek perempuan mampu menggunakan cara lain dalam mencari luas bangun datar yaitu menggunakan luas bangun datar segitiga, persegi, persegi panjang, dan belah ketupat.
Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Open-Ended pada Materi Bangun Datar SMP Nursani Indah Pratiwi; Susiswo Susiswo; Rustanto Rahardi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2616

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah open-ended pada materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif pada metode kualitatif. Penelitian dilaksanakn di MTsN 1 Kota Malang pada kelas VII-M, dengan menyaring siswa menjadi tiga yang mewakili ketiga aspek berpikir kreatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes masalah open-ended bangun datar dan wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ketiga subyek dengan mampu menyelesaikan masalah open-ended bangun datar dengan baik dan berbagai kemampuan siswa dalam memenuhi aspek berpikir kreatif yaitu fluency, flexibility, dan novelty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kreatif siswa berbeda-beda. Subjek TBS, AFS, dan ABW pada aspek fluency dapat memecahkan masalah dengan menghasilkan jawaban yang benar dan tepat yaitu memecah bangun menjadi beberapa bangun datar untuk menentukan luas bangun yang dibentuk oleh Bima. Aspek flexibility TBS dan AFS dapat memecahkan masalah dengan cara yang bervariasi yaitu membuat dua cara berbeda untuk menentukan luas bangun Bima. Subjek ABW tidak dapat memunculkan aspek flexibility. Aspek novelty hanya terlihat pada subjek TBS, dapat membuat kombinasi berbagai macam bangun dengan cara yang unik, berbeda, dan tidak biasa yaitu memunculkan bangun jajar genjang. Subjek AFS dan ABW tidak dapat memunculkan aspek novelty karena AFS dan ABW membuat kombinasi bangun datar yang biasa digunakan oleh siswa lainnya.
Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Mila Sekar Ayu; Susiswo Susiswo; Cholis Sa'dijah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7508

Abstract

Berpikir kritis menjadi bagian penting dalam pendidikan matematika untuk memproses suatu penyelesaian masalah. Setiap individu memiliki perbedaan dalam proses memecahkan suatu masalah. Proses berpikir kritis yang dimiliki oleh setiap individu juga dapat berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek sebanyak 3 siswa kelas VIII I UPT SMPN 2 Wlingi yang mewakili kategori hasil belajar matematika tinggi, sedang dan rendah untuk dianalisis secara lebih mendalam. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti, soal SPLDV, serta pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kritis siswa dengan tingkatan hasil belajar matematika yang berbeda, memunculkan indikator berpikir kritis yang berbeda dalam memecahkan masalah matematika.Critical thinking is an important part of mathematics education to process problem solving. Every individual has differences in the process of solving a problem. The critical thinking process possessed by each individual can also be different. This research aims to describe students' critical thinking processes in solving mathematical problems. The approach and type of research used is descriptive qualitative research. The subjects were 3 students from class VIII I UPT SMPN 2 Wlingi representing the categories of high, medium and low mathematics learning outcomes to be analyzed in more depth. The instruments in this research were the researcher, SPLDV questions, and interview guidelines. The research results show that the critical thinking process of students with different levels of mathematics learning outcomes gives rise to different indicators of critical thinking in solving mathematics problems.
LITERASI MATEMATIS SISWA BERGAYA KOGNITIF IMPULSIF DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MODEL PISA DITINJAU DARI GENDER Henny Rismawatie Yusmarina; Erry Hidayanto; Susiswo Susiswo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7559

Abstract

AbstrakLiterasi matematis merupakan suatu kemampuan siswa dalam merumuskan, menggunakan, dan menginterpretasikan konsep matematika dalam berbagai konteks yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Adapun faktor yang berpengaruh pada literasi matematis yaitu gaya kognitif dan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematis siswa bergaya kognitif impulsif dalam menyelesaikan masalah model PISA pada konten quantity dan konten uncertainty and data berdasarkan gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Subjek yang dipilih sebanyak 10 siswa bergaya kognitif impulsif dari 30 siswa kelas IXE SMP Negeri 2 Talun. Pada penelitian ini, calon subjek diberi soal tes MFFT, untuk memperoleh subjek dengan gaya kognitif impulsif. Kemudian siswa yang menjadi subjek penelitian diberi masalah literasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi matematis siswa impulsif perempuan dan laki-laki yaitu dapat mengidentifikasi masalah, dapat menjelaskan model matematika, mampu merancang dan menerapkan strategi penyelesaian masalah. Namun, siswa impulsif perempuan lebih lengkap dan tepat dalam menerapkan strategi penyelesaian masalah dibandingkan dengan siswa impulsif laki-laki. Selanjutnya, literasi matematis siswa impulsif perempuan dan laki-laki dalam menyelesaikan masalah konten uncertainty and data yaitu hanya dapat mengidentifikasi masalah. Ketercapaian indikator literasi matematis dari siswa laki-laki dan perempuan adalah sama, hanya saja siswa perempuan sedikit lebih lengkap dalam menerapkan langkah-langkah penyelesaian masalah.AbstractMathematical literacy is a students' ability to formulate, use, and interpret mathematical concepts in various contexts related to everyday life. The factors that influence mathematical literacy are cognitive style and gender. This study aims to describe the mathematical literacy of students with impulsive cognitive styles in solving PISA model problems on quantity and uncertainty and data based on gender. The method used is qualitative-descriptive. The research subjects selected were 10 students with an impulsive cognitive style from 30 students in class IXE at SMP Negeri 2 Talun. In this study, prospective subjects will be given MFFT test questions, to get subjects with an impulsive cognitive style. Then students who become research subjects are given mathematical literacy problems. The results showed that the mathematical literacy of female and male impulsive students was able to identify problems, able to explain mathematical models, able to design and implement problem solving strategies. However, female impulsive students are more complete and precise in implementing problem solving strategies compared to male impulsive students. Furthermore, the mathematical literacy of female and male impulsive students in solving uncertainty and data content problems is only able to identify problems. The achievement of indicators of mathematical literacy of male and female students is the same, it's just that female students are slightly more complete in implementing problem solving steps
The cognitive alignment of mathematics teachers’ assessments and its curriculum Firdha Mahrifatul Zana; Cholis Sa'dijah; Susiswo Susiswo
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 3: June 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i3.26814

Abstract

This study aims to explore how the cognitive level alignment between the teachers’ assessments and Mathematics curriculum in Indonesia related to students’ higher order thinking skills (HOTS) development. The study adopted a descriptive exploratory design with a qualitative approach. The participants of this study were 15 high school mathematics teachers from Malang City and the Nganjuk district. Data were collected from the results of the assessments and indicators of the mathematics curriculum used by teachers. The data collected were analyzed using Anderson & Krathwohl’s Taxonomy to determine the alignment of the cognitive level from assessments and curriculum. In the semi-structured interview session, we recorded teachers’ responses who were able to construct HOTS-based assessments. Our findings showed: i) mathematics indicators primarily targeted students’ thinking skills at the low cognitive level, namely applying; ii) teachers’ assessments were more dominant at the low cognitive level, and there was no assessment at create level; and iii) the alignment of the cognitive level was relatively low for the HOTS category. The study findings can be used to improve curriculum and assessment in education. They can also be used as reflections for Mathematics teachers on the importance of aligning the cognitive level, especially that develop students’ HOTS.
Teachers' Multiple Representations on Teaching Fractions at Elementary School: A Commognitive Framework Ria Norfika Yuliandari; Cholis Sa'dijah; Susiswo Susiswo; Purnomo Purnomo
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.5048

Abstract

This research explores how teachers utilize verbal, symbolic, pictorial, and real-life representations using a commognitive framework to support student learning. This research uses a qualitative approach with an exploratory descriptive design. The selection of research subjects was carried out through purposive sampling which was modified to achieve the research objectives. The research focuses on elementary school teachers who have education diplomas and more than 15 years of teaching experience. In this research, our data is in the form of learning video recording data. The collected data was analyzed using the cognition framework and the Lesh Model of multiple representations. The results of this research show two representations that teachers always apply to each commognitive component, namely symbolic representation and real-life representation. Symbolic representations are often used by teachers to solve mathematical problems, especially word problems. Likewise, real life representations are often used because they apply events or occurrences in everyday life. The use of diverse representations has the potential to increase students' understanding and ability to apply fraction concepts in real life.
Students' Specializing Thinking in Solving Arithmetic Sequence and Series Problems Lorenza, Nella; Sudirman, Sudirman; Susiswo, Susiswo
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i1.3930

Abstract

Specializing thinking is a mathematical thinking process that is very important in the mathematics learning process. Specializing thinking is thinking by starting with special things. The application of specializing thinking can be an effective strategy for teachers to improve students' mathematical thinking abilities in dealing with various problems. This research aims to describe students' specializing forms of thinking in solving problems of arithmetic sequences and series. This research method is descriptive qualitative research with a case study approach. The subjects in this research were 2 class X high school students who successfully solved arithmetic sequence and series problems. The instruments used are tests and interviews. The data in this research are the results of the subject's work and the results of interview transcripts. The research results show that two forms of specializing thinking were found in solving arithmetic sequences and series problems, that is explicit schematic representation and implicit schematic representation. It is hoped that the results of this research can provide a valuable contribution to mathematics teachers in designing more meaningful learning.
Implementasi regresi komponen utama dan regresi stepwise terhadap faktor-faktor kepuasan nasabah (Studi Kasus di BPR Nusamba Wlingi) Surianastutiningtyas, Angela Maricilia; Susiswo, Susiswo
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i92022p5

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan terhadap kepuasan nasabah dapat ditentukan oleh analisis regresi, seperti analisis regresi komponen utama dan analisis regresi stepwise. Model yang diperoleh dari kedua metode tersebut kemudian dibandingkan dengan melihat nilai adjusted R2 karena kemungkinan perbedaan jumlah variabel yang dihasilkan. Analisis regresi komponen utama menghasilkan model Y = -1.013 + 0.1408X1 + 0.1638X2 + 0.1939X3 + 0.1665X4 + 0.1677X5 dengan nilai adjusted R2 sebesar 0,817 sedangkan analisis regresi stepwise menghasilkan model Y = -1,092 + 0,143X1 + 0,181X2 + 0,250X3 + 0,260X5 dengan nilai adjusted R2 0,811. Kesimpulannya adalah besar nilai adjusted R2 dari model regresi yang menggunakan metode regresi komponen utama tidak berbeda jauh dibandingkan dengan menggunakan metode regresi stepwise sehingga model regresi komponen utama dapat digunakan sebagai model alternatif dari regresi stepwise untuk melihat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikatnya.
Pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi angka kematian bayi di pulau Jawa menggunakan regresi terpotong Agung, Citra Amelia; Susiswo, Susiswo
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i102022p9

Abstract

Angka kematian bayi adalah rata-rata banyaknya bayi yang meninggal setiap seribu kelahiran hidup. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi angka kematian bayi (Y) antara lain angka melek huruf (X_1), berat badan bayi lahir rendah (X_2), kelahiran ditolong tenaga kesehatan (X_3), pemberian ASI eksklusif (X_4), pemberian imunisasi lengkap (X_5), jumlah rumah sakit (X_6), jumlah puskesmas (X_7), jumlah posyandu (X_8), jumlah dokter (X_9), jumlah bidan (X_10). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap angka kematian bayi. Angka kematian bayi dapat dikelompokkan menjadi angka kematian bayi per 1000 kelahiran hidup tergolong rendah apabila kematian bayi kurang dari 35 angka kematian, sedang apabila kematian bayi diantara 35 sampai 75 angka kematian, dan tinggi apabila kematian bayi lebih dari 75 angka kematian. Sehingga pemotongan untuk data angka kematian bayi ini menggunakan pengelompokkan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi terpotong. Analisis regresi terpotong adalah analisis regresi yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara variabel tak bebas dengan beberapa variabel bebas yang memuat data terpotong. Data terpotong adalah data dengan peubah tak bebas yang mengalami pembatasan atau pemotongan untuk tujuan tertentu. Adapun pembatasan yang dialami pada data ini yaitu kelompok rendah (0<AKB<35) dan kelompok sedang (35≤AKB≤75). Analisis regresi terpotong menghasilkan model y=-4,112431+0,354999X_3-0,046976X_9+0,004812X_10-3,624764(λ(□((35-(-4,112431+0,354999X_3-0,046976X_9+0,004812X_10 ))/3,624764))-λ(□((0-(-4,112431+0,354999X_3-0,046976X_9+0,004812X_10 ))/3,624764))), dengan nilai SIC 5,074748dan y=31,3868-1,098724X_1+0,646404X_7-0,011127X_8-7,551392(λ(□((75-(31,3868-1,098724X_1+0,646404X_7-0,011127X_8 ))/7,551392))-λ(□((35-(31,3868-1,098724X_1+0,646404X_7-0,011127X_8 ))/7,551392))), dengan nilai SIC 5,718472.Dari persamaan regresi yang diperoleh maka faktor dominan yang mempengaruhi angka kematian bayi pada kelompok rendah adalah kelahiran ditolong tenaga kesehatan, jumlah dokter, dan jumlah bidan. Sedangkan pada kelompok sedang adalah angka melek huruf, jumlah puskesmas, dan jumlah posyandu.
Co-Authors Abdillah, Rizka Abdur Rahman As’ari Adika Setyo Budi Lestari Adityawan, Tofan Agung, Citra Amelia Agus Alamsyah Akbar Sutawidjaja Alaiya, Syekha Vivi Alfiani Athma Putri Rosyadi Alkans Sofyawati Sutrisno Andika Setyo Budi Lestari Anies Fuady Anita Dewi Utami Annisa Andika Karisa Arilaksmi, Ni Putu Gita Ariyadi Wijaya Arlina Trie Cahyono As'ari, Aburrahman Azizah Azizah Azizah Azizah Barep Yohanes Bhakti Setya Budi Budi, Bhakti Setya Cholis Sa’dijah Dahliatul Hasanah Damayanti, Hanifah Devinta Reza Prasanti Dewi Astutik Dewi Astutik Dian Nastiti Utami Dian Putri Wulandari Diyo Kriswanto Dwi Rahmawati Utami Dyah Tri Wahyuningtyas Edy Bambang Irawan Edy Sutarto Eka Damayanti Eka Damayanti Eko Prasetyo Erika Arum Puspita Erry Hidayanto Ery Febrianto Falahi Nurmaulina Fatma Noordinar Rahma Firdha Mahrifatul Zana Firdha Mahrifatul Zana Firnanda Pradana Putra Firnanda, Ganis Irma Flavia Aurelia Hidajat, Flavia Aurelia Gatot Muhsetyo Hamidah, Dewi Harfin Lanya, Harfin Henny Rismawatie Yusmarina Hery Susanto Hery Susanto Hijriani, Lailin I Made Sulandra I Nengah Parta Iis Afidah Ikram, Muhammad Imam Rofiki Indrawatiningsih, Nonik Intan Ayu Maharani Intan Faraminda Putri Intan Syafitri Lathiful Anwar Latifah Mustofa Lestyanto Linda Ramadhanty Januar Lita Wulandari Aeli Lorenza, Nella Luluk Wahyu Nengsih Lydia Lia Prayitno Lydia Lia Prayitno, Lydia Lia Makbul Muksar Mamluatus Sa’adah Maulana, Hanief Maulidiyah Tutut Nurjanah Mila Sekar Ayu Mufidah, Wayan Indi Haidar Muhammad Ainur Rizqi Mujiyem Sapti Mujiyem Sapti Muliana Sari Nadia Nurudini Naela Nur Azizah Najwa, Wulida Arina Ni Putu Gita Arilaksmi Ninik Mutianingsih, Ninik Nursani Indah Pratiwi Nury Yuniasih, Nury Octavina Rizky Putri Utami Oktoviana, Lucky Tri Osman, Sharifah Pahrani, Andi Daniah Parameswari, Pradina Permadi, Hendra Permadi, Hendro Pradina Parameswari Prasanti, Devinta Reza Pratiwi, Enditiyas Pratiwi, Meira Indria Puguh Darmawan Purnomo, Purnomo Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puspitasari, Yesy Putri, Octavina Rizky Utami Putri, Reni Albertin Qohar, Abd. Ratna Titi Wulandari Ria Kurniawati Ria Norfika Yuliandari Rini Nurhakiki Risaldi Risaldi Risma Firda Diana Royyan Faradiba Rustanto Rahardi Samuntya, Fitri Sari, Ulum Rohma Sigmamitha Aghni Izzananda Sisworo Sitti Fithriani Saleh Subanji Subanji Sudirman Sudirman Suhartatik, Peni Surianastutiningtyas, Angela Maricilia Susilo, Claudya Zahrani Suwanti, Vivi Suwarman, Ramdhan F Swasono Rahardjo Syafitri, Intan Syaiful Hamzah Nasution Syamsul Hadi Tatik Retno Murniasih Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Trianingsih Eni Lestari Ulfa Ni'matil Hasanah umi faizah Wangguway, Yustinus Wasilatul Murtafiah Widi Candika Pakaya Wulida Arina Najwa Yesy Puspitasari Yrbayanti Putri Zaekhah Yundari, Yundari Zana, Firdha Mahrifatul Zuliati, Sulis Dwi Zulnaidi, Hutkemri