Claim Missing Document
Check
Articles

INTENSITAS KOMUNIKASI KEPALA MADRASAH, GURU, DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Denantia Fema Hernandeni; Ibrahim Bafadal; Maisyaroh Maisyaroh
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.142 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p150

Abstract

Abstract: The intensity of communication is exchange of information within the specified time. Improving the quality of education ini educational institutions is closely related to the communication of various parties that support the implementation of activities ini the institutions. Each institutions must understand the indicators of quality improvement. This study is used qualitative approach. The design of the study used a one-case study. The purpose of this study is to discribe the intensity of communication at MIN 1 Malang to improve the quality of education. Data was collected by interview, observation, and documentation. Implementation of the communication process that occurrs as result of the strategy used, such as approaching, does not have the distance between fellow subordinates, responsible communication, communication relax, maximize activities, communicative and intensive motivation. Support and inhibition in the implementation of communication also affect the result of communication that occurred. The existence of good communication intensity, smoothly and communication with improved the quality of education. Keywords: intensity of communication, the quality of educationAbstrak: Intensitas komunikasi adalah pertukaran informasi dalam kurun waktu tertentu. Peningkatan mutu pendidikan di lembaga pendidikan juga erat kaitannya dengan komunikasi yang dilakukan dalam berbagai pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan-kegiatan yang ada di lembaga. Setiap lembaga juga harus mengetahui indikator-indikator dalam peningkatan mutu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif mengenai intensitas komunikasi yang terjadi. Rancangan penelitian menggunakan studi kasus tunggal di MIN 1 Kota Malang. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi berperan serta dan dokumentasi ditemukan bahwa komunikasi yang dilakukan dengan cara komunikasi antarpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi masa. Pelaksanaan proses komunikasi yang terjadi juga tidak lepas dari strategi yang digunakan, seperti melakukan pendekatan, jangan ada jarak antara sesama pegawai, komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan, komunikasi yang dilakukan secara santai, memaksimalkan kegiatan yang ada, pemberian motivasi dan komunikatif dan intensif. Pendukung dan penghambatan dalam pelaksanaan komunikasi juga berpengaruh terhadap hasil komunikasi yang terjadi. Dengan adanya intensitas komunikasi yang baik, lancar dan komunikatif akan meningkatkan mutu pendidikan. Kata Kunci: intensitas komunikasi, mutu pendidikan
KOMUNIKASI KEPALA SEKOLAH DENGAN WARGA SEKOLAH UNTUK MEWUJUDKAN VISI DAN MISI SEKOLAH Zusniya Fatmawati; Ibrahim Bafadal; Ahmad Yusuf Sobri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.935 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p198

Abstract

Abstract: This study aims to describe the principal's communication process, the way the principal establishes communication, the principal obstacle in communication factor in realizing the school vision and mission, and the principal communication support factor in realizing the school's vision and mission. The method used by researchers in this research is qualitative mettode with descriptive research type. And, using various data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation. The result of this research are: (a) communication process used by Head of SMPK Kolese Santo Yusup 2 Malang that is direct communication (face to face) and media; (b) how the principal in building communication is by using verbal messages in the form of messages orally and written and non verbal form of action; (c) inhibiting factor of headmaster communication in realizing Vision, SMPK Kollese Santo Yusup 2 Malang Mission, ie human resources; and (d) Principal Communication Supporting Factors to realize Visii and Mission SMPK Kolese Santo Yusup Malang, including: (1) the openness of the principal; (2) a sense of kinship; (3) socialization of vision and also school mission; and (4) Mars Vision, the Mission of Kosayu.Keywords: Principal Communications, School Locals, Vision and Mission School. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi kepala sekolah, cara kepala sekolah membangun komunikasi, faktor penghambat komunikasi kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misii sekolah, dan faktor pendukung komunikasi kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yakni mettode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Serta, menggunakan berbagai teknik pengumpulan datta data yaitu wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (a) proses komunikasi yang digunakan Kepala SMPK Kolese Santo Yusup 2 Malang yaitu komunikasi secara langsung (tatap muka) dan bermedia; (b) cara kepala sekolah dalam membangun komunikasi yaitu dengan menggunakan pesan verbal berupa pesan secara lisan dan tulisan serta non verbal berupa tindakan; (c) faktor penghambat komunikasi kepala sekolah dalam mewujudkan Visi, Misi SMPK Kollese Santo Yusup 2 Malang, yaitu sumber daya manusia; dan (d) faktor pendukung komunikasi kepala sekolah untuk mewujudkan Visii dan Misi SMPK Kolese Santo Yusup  Malang, diantaranya: (1) keterbukaan kepala sekolah; (2) adanya rasa kekeluargaan; (3) sosialisasi visi dan juga misi sekolah; dan (4) Mars Visi, Misi Kosayu.Kata Kunci: Komunikasi Kepala Sekolah, Warga Sekolah, Visi dan Misi Sekolah.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH PADA JENJANG SMA DAN SMK Bayu Pramudya; Ibrahim Bafadal; Teguh Triwiyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.636 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i42018p388

Abstract

Abstrack: This study aims to, (1) find out the number of shool administration staff at Senior and Vocational High School in District of Ngawi; (2) Knowing how high the school administration staff needs are based on the ratio of students for the next ten years; (3) Knowing how high the percentage of the needs of school administration staff at Senior and Vocational High School in District of Ngawi. This study uses a quantitative approach with a descriptive projective research design. Instrument in this study uses documentation method by recruiting data in the field. The data analysis technique used is a comparison of the ratio of school administration staff to the ratio of student, method of trend of parabolic, attrition, and moderate needs. The results of this study indicate: (1) The existence the count of administration staff at senior and vocational high school in Ngawi Regency in 2018-2027 (2) Needs for senior and vocational high school administration staff in Ngawi Regency is based on the ratio of students (3) Percentage of need for administration staff of senior and vocational high school at Ngawi District in 2018-2027. Keywords: needs analyst, school administration staff Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk, (1) Mengetahui Jumlah Tenaga Administrasi Sekolah  Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kabupaten Ngawi; (2) Mengetahui seberapa tinggi kebutuhan TAS berdasarkan rasio peserta didik selama sepuluh tahun yang akan datang; (3) Mengetahui seberapa tinggi tingkat persentase kebutuhan tenaga administrasi sekolah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif proyektif. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan menyalin data yang ada di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah perbandingan rasio tenaga adinistrasi sekolah dengan rasio peserta didik, metode trend parabola, atrisi, dan kebutuhan moderat. Hasil penelitian ini menunjukan (1) Keberadaan jumlah tenaga administrasi sekolah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Ngawi pada Tahun 2018-2027; (2) Kebutuhan tenaga administrasi sekolah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Ngawi berdasarkan rasio peserta didik; (3) Persentase kebutuhan tenaga administrasi sekolah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Ngawi Tahun 2018-2027. Kata Kunci: analisis kebutuhan, tenaga administrasi sekolah
DEBAT MORAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS KEPALA SEKOLAH ibrahim bafadal; Juharyanto Juharyanto; Ahmad Nurabadi; Imam Gunawan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p272

Abstract

Abstrak: Integritas adalah tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas adalah kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai dan kode etik. Upaya penegakan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru penting dilakukan untuk mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi jamannya dengan terus mengupdate kompetensinya untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan integritas kepala sekolah. Berbagai hal terkait pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan merupakan hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada negara kepada pelajar. Kata kunci : integritas, prinsip, debat moral Abstrak: Integritas merupakan tingkat kejujuran dan kualitas moral yang dimiliki seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Integritas merupakan kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Upaya meneguhkan dedikasi dan integritas kepala sekolah dan guru menjadi hal penting untuk menyiapkan generasi Indonesia masuk ke zamannya dengan tetap memperbaharui kompetensi untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Debat moral digunakan sebagai pendekatan dalam meningkatkan intregitas kepala sekolah. Berbagai hal yang terkait dengan pendidikan dapat dijadikan topik dalam debat moral kepala sekolah. Semua topik tersebut harus tetap berada dalam koridor kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai kebangsaan menjadi hal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai cinta tanah air kepada siswa. Kata kunci : integritas, kepala sekolah, debat moral
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA, KOMPETENSI, DAN KINERJA GURU Ismaya Priska Kumala; Burhanuddin Burhanuddin; Ibrahim Bafadal
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.468 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i42018p400

Abstract

 Abstract: The purpose of the research was to describe relationships between job satisfaction, competencies, and teacher performance at Vocational High School in Batu City. The study was descriptive in nature employing multiple correlational design. The population of this study are all teachers at this school and a sample was selected using simple random sampling. Data were analyzed employing analytical descriptive technique and multiple correlation. Results of the study indicate that there is a relationship between job satisfaction and performance, and there is a multiple relationship between the components of competencies, job satisfaction, and performance.Keywords: Job satisfaction, competencies, performance. Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara kepuasan kerja, kompetensi, dan kinerja Guru di SMK Kota Batu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain korelasi ganda. Populasi penelitian ini adalah semua guru di SMK Batu. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja. Di samping itu ditemukan hubungan antar komponen variabel meliputi kompetensi, kepuasan kerja, dan kinerja Guru di SMK Kota Batu.Kata Kunci: Kepuasan kerja, kompetensi, kinerja.
PENGELOLAAN PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH Emilia Nur Chasanah Sholihin; Ibrahim Bafadal; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.513 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p171

Abstract

Abstract: The purposes of this research to describe: (1) the process of establishing school accreditation teams, (2) completing accreditation instruments and physical evidence, (3) inhibiting and supporting factors in preparation of school accreditation, (4) quality control of process completing accreditation instrument and physical evidence, (5) follow-up preparation of school accreditation, and (6) successful strategies in school accreditation. This research uses a qualitative approach, with a case study research design. Research location at SDN Ketawanggede Malang. Data collection techniques with interviews, observation, and documentation. The results of this research (1) the process of establishing the team through the appointment of the team leader by the principal, drafting SK, meeting and making SK team, (2) completing the accreditation instrument and physical evidence through attending socialization, checklist of accreditation instruments, preparation of accreditation data and fulfillment of physical evidence , (3) inhibiting factors such as time constraints, the existence of teacher mutation, pension and death, the document is irregular and printer is inadequate while the supporting factors are principal assistance and motivation, inter-team collaboration, and assistance of school stakeholders (4) control through checks and evaluation meetings, (5) follow-up preparations by familiarizing the completeness of school equipment, establishing school programs, and undertaking quality assurance through the SPMI team, and (6) success strategies in school accreditation there are strategies to get score A values and strategies for rapid done.Keyword: management, preparation, school accreditationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SDN Ketawanggede Malang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, membuat draft SK, rapat dan membuat SK tim, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan  pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu keterbatasan waktu, adanya guru mutasi, pensiun dan meninggal dunia, dokumen letaknya tidak beraturan dan printer kurang memadai sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan melakukan penjaminan mutu melalui tim SPMI, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.Kata Kunci: pengelolaan, persiapan, akreditasi sekolah
KEPRIBADIAN YANG BAIK UNTUK KEEFEKTIFAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Vonny Angeli Sudharta; Ibrahim Bafadal; Sultoni Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.531 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i42018p440

Abstract

Abstract: Personality is inherent in individuals who can then be influenced by the environment, in which personality leadership has various elements. In this study the aim is to find out (1) the character possessed by the principal, (2) the integrity of the principal's personality, (3) the desire of the principal in self-development, (4) openness to the implementation of duties and functions in carrying out the leadership of the principal, (5) Self-control of the principal in overcoming problems in SMPN 11 and SMPN 18 Malang. Where this is in order to determine the effectiveness of the principal's leadership. The method used in this study is qualitative descriptive using multi-site design. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The subject of this study was the Head of SMPN 11 and SMPN 18 Malang, with the source of the principal, vice principal, administration, teachers and students. Data analysis is done by reducing, presenting data, drawing conclusions and verification. The results of this study are, (1) The principal has good behavior in accordance with the indicators of the principal's personality competency. (2) The Head of SMPN 11 and 18 Malang has good personality integrity which is shown by the attitude of honesty, fairness, discipline, etc. (3) In achieving the goals of the principal make the program planned carefully and implemented as well as possible so that each goal is achieved. (4) The principal also shows openness in carrying out all the duties of the principal, both opinions and concerns for all school members. (5) The principal has good self-control in problem solving. Keywords: personality, effectiveness of leadership, headmaster Abstrak: Kepribadian merupakan sifat yang melekat pada individu yang kemudian dapat dipengaruhi oleh lingkungan, dimana dalam kepemimpinan kepribadian memiliki berbagai unsur. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Akhlak yang dimiliki kepala sekolah, (2) Integritas kepribadian kepala sekolah, (3) Keinginan kepala sekolah dalam pengembangan diri, (4) Keterbukaan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dalam pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah, (5) Pengendalian diri kepala sekolah dalam mengatasi permasalahan di SMPN 11 dan SMPN 18 Malang. Dimana hal tersebut guna mengetahui keefektifan kepemimpinan kepala sekolah. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan rancangan multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SMPN 11 dan SMPN 18 Malang, dengan sumber kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tata usaha, guru dan siswa. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah memiliki perilaku yang baik sesuai dengan indikator kompetensi kepribadian kepala sekolah. (2) Kepala SMPN 11 dan 18 Malang memiliki integritas kepribadian baik yang ditunjukkan dengan sikap kejujuran, keadilan, disiplin, dll. (3) Dalam pencapaian tujuan kepala sekolah membuat program yang sudah direncanakan matang-matang dan dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga tiap tujuan tercapai. (4) Kepala sekolah juga menunjukan keterbukaan dalam melaksanakan segala tupoksi kepala sekolah, baik pendapat maupun hal kepedulian terhadap semua anggota sekolah. (5) Kepala sekolah memiliki pengendalian diri yang baik dalam pemecahan masalah. Kata Kunci: kepribadian, keefektifan kepemimpinan, kepala sekolah
PELAKSANAAN SUPERVISI MANAJERIAL DALAM RANGKA IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Dhiyana Nur Auliya Sari; Ibrahim Bafadal; Bambang Budi Wiyono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.251 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p213

Abstract

Abstract: The qualitative study aimed at described as managerial target as a administration schools that serves as a supporter of learning, and asked the education to be relevant. Target managerial supervision includes two kinds of the principal as manager education, and the 8 national education standards in school. By function it known that the role of a superintendent as managerial supervisor is as a consultant, managing, fostering, and accompanies in dealing with common problems on managerial governance in school. School supervisor consultation and assistance to the school when any monitoring activities managerial school. Based on this research, writer expect related stakeholders of them the school principal the period next and the school committee in the development of Junior High Schools 1 Kanigoro as a school of the model inducing schools in areas Kanigoro and surrounding areas.Key words: managerial supervision, pengawasan, implementation, school-based management Abstrak: Penelitian kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan sasaran supervisi manajerial sebagai langkah pengelolaan administrasi sekolah yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran, dan bertujuan agar terciptanya pendidikan yang relevan. Sasaran supervisi manajerial meliputi dua macam yakni Kepala Sekolah selaku manager pendidikan, dan Pencapaian 8 Standar Nasional Pendidikan di sekolah. Hal ini berfungsi dalam mendukung efisiensi dan keefektifan supervisi manajerial maka diketahui bahwasanya peran pengawas adalah sebagai konsultan, pengarah, membina, dan mendampingi  dalam menangani permasalahan umum mengenai tata kelola manajerial yang ada di sekolah. Pengawas melakukan pendampingan kepada pihak sekolah ketika ada kegiatan pemantauan manajerial sekolah. Berdasarkan penelitian ini, penulis mengharapkan pihak-pihak yang terkait diantaranya kepala sekolah periode selanjutnya dan komite sekolah dalam perkembangan SMP Negeri 1 Kanigoro sebagai sekolah model yang mengimbas sekolah-sekolah lain di wilayah Kanigoro dan sekitarnya.Kata Kunci: supervisi manajerial, controlling, implementasi, manajemen berbasis sekolah
Kepemimpinan Inovatif Kepala Sekolah dalam Manajemen Pembelajaran Online Efektif Siti Amalia Thasbikha; Ibrahim Bafadal; Raden Bambang Sumarsono; Achmad Supriyanto
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12022p018

Abstract

Abstract: This study aims to describe effective online learning management and the implications of moral-based innovative leadership in the application of effective online learning . The research method used is qualitative research with a case study design. This research was carried out in schools that have the characteristics of being innovative leadership in implementing moral-based online learning. The data collected used observation techniques, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used through the process of data collection, data condensation, data presentation, inference or verification of data. The results showed that online learning management is effective, describing the process of online learning management starting from planning, implementing, and evaluating learning. The implications of moral-based innovative leadership in the application of effective online learning can be seen from the various efforts of school principals in improving the quality of learning. The resulting impact of innovative leadership can be seen from the fulfillment of the needs of facilities and infrastructure to facilitate online teaching and learning activities, increasing teaching abilities for teachers by holding and involving teachers in training activities for the development of various learning tools and media, and parents of students get facilities and opportunities to take part in socialization and short training related to the development of learning technology. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran online efektif dan implikasi kepemimpinan inovatif berbasis moral dalam penerapan pembelajaran online efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah yang memiliki karakteristik sebagai kepemimpinan inovatif dalam menerapkan pembelajaran online berbasis moral. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui proses pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manejemen pembelajaran online efektif, menggambarkan proses manajemen pembelajaran online mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Implikasi kepemimpinan inovatif berbasis moral dalam penerapan pembelajaran online efektif dapat dilihat dari berbagai upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dampak yang dihasilkan dari kepemimpinan inovatif dapat dilihat dari terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar online, peningkatan kemampuan mengajar bagi guru dengan mengadakan dan mengikutsertakan guru ke dalam kegiatan pelatihan pengembangan berbagai perangkat dan media pembelajaran, dan orang tua peserta didik mendapatkan fasilitas dan kesempatan untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan singkat terkait perkembangan teknologi pembelajaran.
Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Berbasis Moral pada Kepala Sekolah Dasar Unggul Ibrahim Bafadal; Ahmad Nurabadi; Dedi Prestiadi; Juharyanto Juharyanto; Teguh Triwiyanto; Endra Ubaidillah; Indra Lesmana; Anisa Maulinda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p317

Abstract

Abstract: The main task of education in the school system is learning. Improving the quality of school-based education does not occur without improving the quality of learning in schools. The effectiveness of a school in achieving its vision, carrying out its mission, meeting learning goals and targets, as well as in carrying out quality learning activities in a school, requires the existence of a principal who is able to display effective leadership, namely learning leadership. In addition, school principals need to improve their competence as learning leaders on an ongoing basis. The purpose of this activity is to increase the understanding of principals about: Principal leadership, learning leadership, religious leadership, and leadership change in superior schools in a sustainable, independent, and contextual way. The method used in this service activity is training and mentoring. Keywords: moral-based learning leadership, superior principal Abstrak: Tugas utama pendidikan di dalam sistem persekolahan yaitu pembelajaran. Peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah tidak terjadi, tanpa peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Keefektifan suatu sekolah dalam menggapai visi, mengemban misi, memenuhi tujuan dan target pembelajaran, demikian pula dalam menjalankan aktivitas pembelajaran yang bermutu di suatu sekolah, mempersyaratkan adanya seorang kepala sekolah yang mampu menampilkan kepemimpinan yang efektif, yaitu kepemimpinan pembelajaran. Selain itu, kepala sekolah perlu meningkatkan kompetensinya sebagai pemimpin pembelajaran secara berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini berupaya meningkatkan pemahaman kepada kepala sekolah tentang: Kepemimpinan kepala sekolah, kepemimpinan pembelajaran, kepemimpinan religius, dan kepemimpinan perubahan di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran berbasis moral, kepala sekolah unggul
Co-Authors A.R. Effendi Aan Fardani Ubaidillah Achmad Supriyanto Adi Atmoko Agus Timan Ahmad Furqon Akhbar Ahmad Sonhadji Ahmad Sonhadji K.H., Ahmad Sonhadji Ainur Rifqi, Ainur Ali Imron Ali Imron Alifia, Larasati Anis Kurliyatin Anisa Maulinda Annisa Rahmadita Anse, Frederikus M Kurniawan Ardian Maulana Arifin Arifin Ariga Bahrodin Arumia Fairuz Husna Asep Sunandar Bambang Budi Wiyono Bambang Setyadin Bayu Pramudya Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Chidayatiningsih, Rina Chintyawaty Dedi Prestiadi Denantia Fema Hernandeni Deny Setiawan Deny Setiawan Desi Eri Kusumaningrum Dhiyana Nur Auliya Sari Dyah Nur Septiana Edy Sucipto Emilia Nur Chasanah Sholihin Endra Ubaidillah Endrik Sugianto Enjelica, Lovina Kharisma Eva, Nur Febrina Evananda Firda Fitrotul Unsa Friska Fridiana Putri Gaib, Marlin Galuh Ratna Sumenggar Gazali, Nadien Irfatin Nuha Hakim, Athrusy Robiul Hendri Murti Susanto Ika Andrini Farida Imam Gunawan, Imam Imron Arifin Indra Lesmana Irianto, Jusuf Ismaya Priska Kumala Juharyanto Juharyanto Kartini, Dian Linda Afriani Lumungga, Mahda Iza Luthfia Amanda Sari Mada Sutapa Maisyaroh Marsono Marsono Maulana Amirul Adha Maulinda, Anisa Meila Hayudiyani Muhammad Ali Yafi Hidayatullah Muhammad Imran Qureshi Mustiningsih Mutmainnah Nasution, Annio Indah Lestari Niqma Chelia Paramudityas Nova Syafira Ariyanti Nurabadi, Ahmad Nursanjaya Nursanjaya, Nursanjaya Nurul Ulfatin P.A. Sahertian Paul Arjanto Payong, Yohanes Laga Purwatiningsih, Rini Putri, Dian Erika Raden Bambang Sumarsono Radeni Sukma Indra Dewi Raharja, Reza Mauldy recki ari wijaya Rida Amilia Cristanty Rida Amilia Cristanty Rochmawati, Wuni S Sunarni Sa'dun Akbar Santosa, Amalia Martha Setyawan, Jefri Nanang Shirly Rizki Kusumaningrum Sigit Budiyanto Siti Amalia Thasbikha Siti Mas’ula Sitti Roskina Mas Slamet Arifin Sri Untari Sultoni Sultoni Sunarni SUTRISNO Syam, Aldo Redho Syamsul Hadi Syamsul Hadi Teguh Triwiyanto Ulfa Muadhatin Qoriah utari, tria ina Utomo, Fajar Hendro Vindi Septianti Vindi Septianti Vonny Angeli Sudharta Wahyu Adi Setiawan Wahyu Adi Setiawan waziroh, iro Wildan Zulkarnain, Wildan Willem Mantja Wuni Rochmawati Yusuf Sobri, Ahmad Zusniya Fatmawati