Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of Health Education Videos on Knowledge and Attitudes of Teenage Pregnancy in Timor Leste Moniz, Maria de Fatima; Astuti, Andari Wuri; Purwati, Yuni
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.12736

Abstract

The high prevalence of adolescent pregnancy in Timor-Leste reflects vulnerabilities in adolescents’ reproductive health, particularly limited knowledge and unfavorable attitudes toward sexuality, which increase engagement in premarital sexual behavior and the risk of unintended pregnancy. However, empirical evidence explaining the role of reproductive health status in linking these outcomes, as well as the effectiveness of video-based reproductive health education in low-resource settings, remains limited. This study aimed to evaluate the effectiveness of video-based reproductive health education in improving knowledge and attitudes toward teenage pregnancy among female adolescents. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was conducted among 96 female students aged 17–18 years at ESGP de Suai, Covalima, Timor-Leste, selected through simple random sampling. The intervention consisted of a 15 minute reproductive health education video addressing adolescent pregnancy, related risks, and prevention strategies. Knowledge (20 items) and attitudes (10 items) were measured using a validated questionnaire (Cronbach’s α = 0.679 and 0.520, respectively). Effectiveness was defined as a statistically significant improvement in post-intervention knowledge and attitude scores. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test and the Mann–Whitney U test. Significant improvements were observed in knowledge (Z = −8.526; p < 0.001) and attitudes (Z = −8.532; p < 0.001) after the intervention. No significant difference was found between the magnitude of improvement in knowledge and attitudes (p = 0.850). Video based reproductive health education effectively improves adolescents’ knowledge and attitudes toward teenage pregnancy and represents a feasible intervention for adolescent reproductive health promotion in resource-limited settings.
PENGGUNAAN MOBILE TECHNOLOGY DAN PENELITIAN PARTISIPATORIS UNTUK PENCEGAHAN DROUP-OUT KB SELAMA PANDEMI COVID-19 Astuti, Andari Wuri; Mufdlillah, Mufdlillah; Anggraeni, Witriani Susasi; Sewoko, Ewang
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.422

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pada masa pandemi COVID-19, Pasangan Usia Subur (PUS) di Indonesia mengalami hambatan untuk melakukan kunjungan di fasilitas kesehatan dikarenakan pembatasa sosial, hal ini juga mempersulit PUS mengakses kontrasepsi. Data menunjukkan bahwa pada rentang Maret sd Mei 2020, terdapat peningkatan jumlah kehamilan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah drop out KB pada PUS selama masa pandemi COVID-19 dengan menggunakan mobile technology dan PAR serta menggali pengalaman stakeholder KB.Metode: Kegiatan yang dimplementasikan dalam penelitian ini ada 2 kegiatan besar yaitu dengan melakukan PAR dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang kontrasepsi dan KB. Blended online-offline method diterapkan dalam pendidikan kesehatan ini. Mobile technology dipilih sebagai media untuk memberikan pendidikan kesehatan, WhatsApp dan Youtube video digunakan untuk mengirimkan pesan dan informasi tentang kontrasepsi dan KB, serta memberikan informasi tentang akses kontrasepsi pada masa pandemi COVID-19. Study PAR ini dilaksanakan pada bulan Juni sd Agustus 2020, dan one to one interview dilakukan untuk menggali pengalaman stakeholder.Hasil: Data interview menunjukkan bahwa PUS merasakan bahwa penggunaan mobile technology memberikan manfaat bagi mereka untuk dalam memperoleh pengetahuan dan informasi tentang kontrasepsi dan KB.PAR juga memberikan kesempatan kepada PUS untuk bisa berkontribusi pada sebuah program intervensi kesehatan yang menyebabkan emreka lebih bisa berpartisipasi pada program tersebut. Kader, tokoh masyarakt dan bidan juga merasakan manfaat positif dari program yang dijalankan dalam memberdayakan masyarakat di daerah tersebut.pada masa pandemi COVID-19. Namun demikian, ketidakstabilan jaringan internet dibeberapa daerah dianggap senagai salah satu tantangan pada saat implementasi.Kesimpulan: Diperlukan scope dan tempat yang luas untuk implementasi pada studi yang sam, sehingga mangaaf dari program bisa dirasakan oleh lebihnbanyak masyarat, hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan kesdaran ber KB serta menurunkan angka drop out KB pada masa pandemi COVID-19.
IMPLEMENTASI PEMBERIAN IMUNISASI BAYI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Astuti, Hutari Puji; Astuti, Andari Wuri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.449

Abstract

Latar Belakang: Salah satu pelayanan  kesehatan esensial yang tetap menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini adalah pelayanan imunisasi bayi atau anak. Untuk melaksanakan prioritas tersebut, dilakukan beberapa tindakan penting dalam memastikan bayi atau anak yang merupakan kelompok paling rentan menderita PD3I dapat  terlindungi dari penyakit-penyakit berbahaya.Tujuan Review: untuk mereview evidence mengenai implementasi  pemberian imunisasi bayi  pada masa  pandemi COVID-19.Metode: Metode scoping review ini menggunakan framework Arksey & O'Malley yang terdiri dari 5 tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan framework PICO; mengidentifikasi artikel yang relevan dengan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi; mencari literatur melalui database yang relevan, yaitu Pubmed, Science Direct, ProQuest dan EBSCO, sedangkan Grey Literatur diakses melalui  Google Scholar; proses seleksi artikel ini peneliti menggunakan prisma flow  chart   untuk   mendeskripsikan   secara   transparan   bagaimana proses   yang   sudah dilakukan; melakukan Critical Appraisal untuk menilai kualitas artikel; melakukan data charting; menganalisa artikel, membuat mapping tema dan melakukan pembahasan pada artikel yang diperoleh.Hasil: Berdasarkan 10 artikel yang diperoleh, didapatkan 3 artikel dengan grade A, 6 artikel grade B dan 1 artikel grade C. Selanjutnya didapatkan 4 tema yaitu Dampak pelayanan Imunisasi bayi, hambatan dalam pelayanan imunisasi bayi. harapan dan kebutuhan dalam pelayanan imunisasi bayi, dan upaya dalam pelayanan imunisasi bayi di masa pandemi COVID-19.Simpulan: Implementsi pemberian imunisasi bayi di beberapa Negara berkembang mengalami penurunan kunjungan namun ada dua daerah di Indonesia yang masih stabil. Sedangkan hasil penelitian di Negara maju (Amerika) juga mengalami penurunan kujungan imunisasi selama pandemic COVID-19 ini.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yuliarti, Yayu; Hakimi, Mohammad; Astuti, Andari Wuri; Isnaeni, Yuli
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.528

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 telah mengganggu sistem kesehatan di seluruh dunia dan salah satu pelayanan kesehatan yang terdampak pandemi COVID-19 adalah terganggunya sistem pelayanan imunisasi. Perubahan prioritas layanan yang difokuskan pada pelayanan pasien COVID-19, adanya kebijakan physical distancing dan pada akhirnya menyebabkan penurunan promosi dan layanan imunisasi, kurangnya permintaan imunisasi karena orangtua tidak membawa bayi ke pelayanan kesehatan, hal ini menyebabkan ketidaktepatan pemberian imunisasi pada bayi. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Kasihan II Bantul. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan melalui survei offline pada Juni 2021-Juli 2021 terhadap 56 responden di Puskesmas Kasihan II Bantul dengan mematuhi protokol kesehatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan kuesioner yang sudah tervalidasi. Hasil: Faktor yang berhubungan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar adalah pengetahuan, sikap, pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan dukungan keluarga. Faktor yang paling dominan menyebabkan ketepatan pemberian imunisasi adalah pengetahuan (0,032). Simpulan: Dapat mengoptimalisasi kegiatan sosialisasi terkait pentingnya ketepatan pemberian imunisasi dasar pada anak dengan menggunakan media visual pada saat kegiatan imunisasi berlangsung guna meningkatkan cakupan imunisasi dan ketepatan jadwal pemberian imunisasi..
SUPPORT, ACCESS AND ANTENATAL CARE TO WOMEN WITH A HISTORY OF PREECLAMPSIA IN PREGNANCY Rospia, Evi Diliana; Astuti, Andari Wuri; Mawarti, Retno
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i2.681

Abstract

Background: Preeclampsia and eclampsia are the second direct cause of maternal death worldwide, estimated to complicate 2-8% of all pregnancies, the global prevalence of preeclampsia is around 4.6%. The purpose of this scoping review is to provide an overview of studies related to antenatal support, access, and services to mothers with a history of preeclampsia in pregnancy. Method: the authors identify studies that explain preeclampsia in pregnancy from several databases, namely PubMed, ProQuest, EBSCO, and Springer Link. Searches are limited to studies published in English and present data for the 2009-2019 period. The identified research was reviewed using the PRISMA Flowchart. Studies with qualitative and quantitative designs that explore the experiences of pregnant women regarding antenatal support, access, and services were selected for review. In contrast, studies that were not experience related to prenatal support, access, and services to mothers with a history of preeclampsia in pregnancy were excluded. Results: A total of twelve articles were reviewed, which obtained three sub-themes of support, namely the support of husband, family, and health workers, from the theme of access obtained three sub-themes, namely information search, modification programs and the availability of health workers. From the idea of antenatal care, four sub-themes are found, namely unsustainable care, lack of information, screening, and feeling empowered. Conclusion: Pregnant women with preeclampsia need support from a partner or family and health workers. Information and screening need to be improved in antenatal care. 
PARTISIPASI SUAMI YANG MENIKAH PADA USIA REMAJA DALAM PENGGUNAAN KONTRASEPSI Febrianti, Lidia; Astuti, Andari Wuri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.734

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini adalah pernikahan pada masa remaja yang seharusnya tidak dilaksanakan karena belum adanya kesiapan baik secara jasmani dan rohani. Pernikahan dini membawa dampak negatif tidak hanya bagi ibu dan anaknya, tetapi juga pasangan. Salah satu dampak negatifnya adalah ketidaksiapan menjadi kepala keluarga dan juga ketidaksiapan secara psiko-sosial dan finansial.Pasangan yang menikah pada usia dini memiliki resiko untuk tidak mendapatkan akses layanan kontrasepsi.Tujuan Review: untuk menggali bukti ilmiah terkait pengalaman suami yang menikah pada usia remaja dalam penggunaan kontrasepsi.Metode: Penelitian ini merupakan Scoping review dengan menggunakan Framework Arkshey & O’Malley dan PRISMA-ScR Checklist. Pencarian literature pada penelitian ini menggunakan 4 database yaitu Pubmed, Proquest, Wiley Online Library, Science Direct. Grey literature didapatkan dari mesin pencarian yaitu google scholar dan situs yang mendukung. Kata kunci yang digunakan adalah suami, kontrasepsi, pengalaman dan scoping review. Penelitian ini menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) untuk menilai kualitas artikel. Terdapat 419 artikel yang didapatkan pertama kali dari pencarian yang selanjutnya dipilih menjadi 8 artikel yang eligibel untuk proses review selanjutnya. Kriteria inklusi dari kriteria artikel yang dipilih adalah artikel yang publish mulai tahun 2016-2021, artikel dari grey literatur dan situs resmi yang relevan, artikel ilmiah berbahasa inggris dan/ bahasa Indonesia. Penelitian yang terpilih berasal dari 5 negara berbeda, 8 artikel yang eligible menggunakan desain penelitian kualitatif sebanyak 7 artikel dan artikel kuantitatif sebanyak 1 artikel.Hasil: Berdasarkan 8 artikel yang diperoleh, didapatkan 6 artikel dengan grade A, 2 artikel grade B . Selanjutnya didapatkan 3 tema yaitu pengalaman suami yang berusia remaja dalam penggunaan kontrasepsi, dukungan dan stigma, serta akses pelayanan kontrasepsiSimpulan: Suami yang menikah pada usia remaja memiliki pengalaman positif dan negatif dalam penggunaan kontrasepsi. Pengalaman tersebut dipengaruhi oleh banyak hal yaitu dukungan keluarga dan masyarakat, pengetahuan suami terkait kesehatan reproduksi, pengaruh paham agama, budaya, dan akses pelayanan kontrasepsi. Pengalaman positif timbul dari motivasi diri sendiri sebagai suatu kesadaran bahwa diri nya telah menjadi seorang ayah sehingga harus merubah diri menjadi teladan yang baik. Sedangkan, pengalaman negatif ini muncul sebagai akibat ketidaksiapan menjadi seorang ayah secara psiko social, spiritual dan ekonomi. Hal ini yang mendorong adanya tekanan emosional bahkan sampai pergaulan bebas. Perlunya dukungan dari semua pihak termasuk keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan dalam meminimalisir dampak negatif yang timbul. 
PENGALAMAN BIDAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN ANTENATAL CARE PADA MASA PANDEMI COVID-19 SCOPING REVIEW Sumarni Sumarni; Andari Wuri Astuti; Zaenal Muttaqien Sofro
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2420

Abstract

COVID-19 dengan cepat menyebar di beberapa negara sehingga memberikan dampak yang luar biasa dalam dunia kesehatan seperti adanya pembatasan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Tujuan Penelitian: untuk memberikan bukti terkini tentang pengalaman bidan dalam memberikan pelayanan antenatal care pada masa pandemi COVID-19. Metode: menggunakan scoping review yang mengadopsi framework Arksey and O’Malley yang terdiri dari beberapa tahapaan yaitu: melakukan fokusing review dengan framework PEOS (Population, Exposure, Outcome dan Study Design), melakukan literature searching menggunakan databases yang relevan. Menyeleksi studi yang relevan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi serta menggambarkan alur pencarian litelature dengan menggunakan PRISMA Flowchart (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses). Melakukan critical appraisal menggunakan ceklist Joana Brigs Institute (JBI) untuk menilai kualitas literature, melakukan data ekstraksi, menganalisis dan melaporkan hasil. Hasil sebanyak 9 artikel yang masuk dalam kriteria inklusi dengan grade A dan B kemudian di review. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi kata-kata kunci yang menghasilkan 3 tema yaitu hambatan, strategi dan dukungan yang dibutuhkan bidan dalam memberikan pelayanan antenatal care pada masa pandemi COVID-19.
Interventions To Improve Parent–Adolescent Communication On Sexual And Reproductive Health: A Scoping Review Marilia Reis; Andari Wuri Astuti; Dewi Rokhanawati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 11 No. 1 (2026): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Adolescence is a transitional period marked by significant physiological, psychological, and social changes. During this stage, adolescents are vulnerable to sexual and reproductive health (SRH) problems, including teenage pregnancy and sexually transmitted infections (STIs). Parents play a crucial role as primary sources of SRH information for adolescents; however, communication regarding SRH is often influenced by socio-cultural norms, stigma, and limited parental knowledge. Method: This scoping review aimed to identify interventions that improve parent–adolescent communication on sexual and reproductive health. Literature searches were conducted in PubMed, ScienceDirect, and Wiley Online Library databases for articles published between 2015 and 2025. The screening process followed predefined eligibility criteria, including studies discussing parent–adolescent communication on SRH, adolescent health programs, or sex education policies. Only full-text articles published in English or Indonesian were included. Study quality was appraised using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal tool. A total of 10 studies met the inclusion criteria and were analyzed. Data were extracted using a charting table including author, year, country, study design, participants, data collection methods, and key findings Result: The review identified several effective interventions for improving parent–adolescent SRH communication, including digital-based interventions, youth-friendly health services, school-based programs, maternal empowerment initiatives, and formal or non-formal SRH education programs. These interventions improved parental knowledge, communication skills, and adolescent access to accurate SRH information. In addition, the interventions contributed to reducing barriers such as socio-cultural stigma, religious norms, gender-related issues, fear, limited parental education, and the perception that sexuality is a taboo topic. Conclusion: Interventions involving families, schools, healthcare services, and community-based educational approaches are effective in strengthening parent–adolescent communication regarding sexual and reproductive health. These strategies may contribute to improving adolescent SRH outcomes and reducing socio-cultural barriers that hinder open communication about sexuality
Cost-effectiveness of long-acting versus short-acting contraception in adolescents: A systematic review Yuni Fitriya; Arryan Rizqi Aulia Purnamasari; Fiki Amalia; Andari Wuri Astuti; Siti Roshaidai Binti Mohd Arifin Binti Mohd Arifin; Ajeng Viska Icanervilia
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhtam.4586

Abstract

Background: Child marriage remains a global reproductive health concern, placing adolescents at high risk of early pregnancy and obstetric complications. The selection of effective and cost-efficient contraceptive methods is essential to prevent unintended pregnancies. This study aimed to identify and compare scientific evidence on the cost-effectiveness of long-acting reversible contraception (LARC) versus short-acting reversible contraception (SARC) among married adolescents. Subjects and Method: This study was a systematic review guided by the PRISMA 2020 statement, employing the PICO framework. The population comprised married adolescents aged 10–19 years; the intervention included long-acting reversible contraceptives (IUDs and implants); the comparison involved short-acting reversible contraceptives (oral pills, injectables, and condoms); and the outcome focused on economic evaluation in health care. Literature searches were conducted in PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar using MeSH-based keywords and Boolean operators. Articles meeting the inclusion criteria were screened using Rayyan, and their quality was assessed using the Consolidated Health Economic Evaluation Reporting Standards (CHEERS) checklist. Data were narratively synthesized based on parameters of cost-effectiveness, cost-utility, cost-benefit, Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER), Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER), and Quality-Adjusted Life Years (QALY). Results: Of the 471 articles identified, six met the inclusion criteria. Most studies employed Markov or decision tree models. The findings consistently indicated that LARC methods were more cost-saving compared to SARC. In Indonesia, IUDs had an ICER of USD 0.84 per pregnancy averted, compared to USD 3.76 for oral pills and USD 5.18 for injectables. In India, the etonogestrel implant achieved an Incremental Cost-Utility Ratio (ICUR) of USD 232 per QALY, well below the national willingness-to-pay threshold. In Kenya, the lowest cost per couple-year of protection was reported for IUDs at USD 4.87. Overall, LARC was shown to prevent more unintended pregnancies at a lower cost compared to SARC. Conclusion: Long-acting reversible contraceptives are more cost-effective than short-acting methods among married adolescents, supporting their prioritization in family planning policies to improve access and utilization.
Co-Authors Afri Juliandari, Kriska Agusta, Nabila Seilla Agustin, Dinar Ajeng Viska Icanervilia Ajeng Viska Icanervilia Amrina Nur Rohmah Andini, Dwi Margareta Anggraeni, Witriani Susasi Aninda Ayu Putri Fuspita Sari Anisa, Lulu Anjarwati Anjarwati Anjarwati Anjarwati Annisa, Pariqa Antika Maulida Rahayu Aprilia, Resya Arifin, Siti Roshaidai Mohd Arryan Rizqi Aulia Purnamasari Artiani, Litri Askuri Asri Hidayat Aulia Putri Awaliyah, Hardiyanti Fitrah Ayu Tirta Sari Baros, Wan Aisyah Br Karo, Deliana Christiana, Indah Cindy Putri Febrianti Cindy Putri Febrianti De Moniz, Maria Fatima Desy Nuri Fajar Ning Tyas Devi Hartati Dewi Andariya Ningsih Dewi Anggraini Padmaningtyas Dewi Rokhanawati Dhesi Ari Astuti, Dhesi Ari Diana, Gimanda Nahdiah Dinar Agustin Dinar Agustin Dini Asrika Devi Djauhar Ismail Doni Marisi Sinaga Dwi Ernawati Dwi Kartika Cahyaningtyas Dwi Margareta Andini Dwi Margareta Andini Dyah Anantalia Widyastari Elsy juni andri kariny Emiliana, Emiliana Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Enny Fitrihadi Eva Nurhayati Ewang Sewoko Faidullah, Hilmi Zadah Fatimah, Okta Zenita Siti Febrianti, Cindy Putri Febriyanti, Maya Fifi Musfirowati Fiki Amalia Fitria Siswi Utami Fitriahadi, Enny Fitriani, Dyah Ayu Fitriyani Bahriyah G. Gunawan Gana Rendra Winarti Hakimi, Mohammad Hamado, Hasiati Hardiyanti Fitrah Awaliyah Hardiyanti Fitrah Awaliyah Herlin Fitriana Kurniawati Herlin Fitriani Kurniawati Hidayat, Asri Hutari Puji Astuti Hutari Puji Astuti Hutari Puji Astuti Hutari Puji Astuti Indah Wulandari, Dwi Islamiyatur Rokhmah Ita Suryani Jaya, Vanny Oktaviani Jesus, Helena Marques De Juliandari, Kriska Afri Jumiati, Raodiatul kariny, Elsy juni andri Kartikasari, Indah Kartikasari, Indah Dwi Kartini, Farida Khairani, Nur KHUSNUL HOTIMAH Kit, Ayano Kolin, Maria Octaviani Try Lestari Tuto Lantiar Winda Oktari Pondawati Lidia Febrianti Lidia Febrianti, Lidia Lilik Hanifah Lilik Hanifah Litri Artiani Lukman, Sesaria Lukmi Wulandari Lulu Annisa Luluk Rosida Machfudloh, Machfudloh Mahardya, Rizki Tsalatshita Khair Mahardya, Rizky Tsalatshita Khair Mamnuah, Mamnuah Manurung, Khaterina Kristina Marilia Reis Marlinton, Septi Mochamad Anwar Moh. Ali Imron, Moh. Moh. Hakimi Mohammad Hakimi Mohammad Hakimi Moniz, Maria De Fatima Mufdlillah Mufdlillah Mufdlillah, Mufdlillah Nafisah, Khilda Durrotun Nelli Yendena Nisa, Rizqi Maulan Noor Anisa Nova, Wahyuni Idvia Novita Andriani, Novita Nur Laeli Rokhmah Nurbaity, Nurbaity NURUL HIDAYAH Okta Zenita Siti Fatimah Ova Emilia Pariqa Annisa Pohan, Sakinah Yusro Pramesti, Sekar Ajeng Pratika Wahyuhidaya Prihatiningsih, Dwi Rahayu, Antika Maulida RAHAYU, WIDYA Ratnaningrum, Asti Resya Aprillia Resya Aprillia Resya Aprillia Retno Mawarti Retno Mawarti, Retno Rini Nur Diana Ririn Ririn Riska Awalia Nur Rodliah Rosyad, Shelly Rofika, Ana Rohani Rohani Rosemary Morgan Rospia, Evi Diliana Rufi'i Safitri, Juliana Sakinah Yusro Pohan Samosir, Yohana Saraswati, Putu Ayu Dina Sari , Siti Nurul Fadhilah Sari, Siti Nurul Fadhilah Savitri, Mila Septiana Ade Amalia Sesaria Lukman Sewoko, Ewang Shelly Rodliah Rosyad Sigalingging, Muslimah Sihotang, Jenny Puspita Milenia Tsani Siregar, Dedy Revelino Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Khotimah Siti Mukarromah Siti Nurul Fadhilah Sari Siti Roshaidai Binti Mohd Arifin Binti Mohd Arifin Sofro, Zaenal Muttaqien Sri Handayani Sri Hawari Jannati Sri Ratna Ningsih Sri Ratna Ningsih, Sri Ratna St. Mukarromah Sugiantoro, Hari Akbar Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Surabhi Sharma Suriani Suriani Tamela Zahra Tima Hajar Arofah Ummah, Tammimin Umu Hani Utami, Fitria Siswi Vanny Oktaviani Jaya Wantonoro Wantonoro, Wantonoro Warsiti Warsiti Winarti, Gana Rendra Witriani Susasi Anggraeni Wiyanti, Zulvy Wulandari, Lukmi Yayu Yuliarti Yayuk Puji Lestari Yekti Satriyandari Yolanda, Sholihah Gustavia Yuli Isnaeni Yuliarti, Yayu Yuni Fitriya Yuni Purwati Zahra, Tamela