Claim Missing Document
Check
Articles

Preconception care focusing on parenting preparedness among future parents: a scoping review Sari , Siti Nurul Fadhilah; Astuti, Andari Wuri; Rosida, Luluk
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol. 20 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jkk.3695

Abstract

Promoting preconception health care is a crucial public health strategy that promotes the development, growth, and well-being of child. However, awareness and knowledge of the importance of preconception care are still lacking among future parents. The purpose of this study was to identify information about implementation of preconception care focusing on parenting preparedness among future parents, including relevant sources of evidence from each article that has been found. The scoping review used the Arkey and O'Malley approach. Article search used three databases, such as PubMed, ScienceDirect and Wiley, published between 2019-2023. Results A total of 1,767 were then selected into 12 relevant articles. Several things that must be considered in providing preconception care in preparation for becoming parents to prospective bride and groom couples, namely the importance of physical, mental/psychological, and economic preparation and equality in sharing the role of parents in raising children. Creating good care for children is influenced by several factors, namely good knowledge, education, information access, and healthcare providers needed by prospective couples for providing preconception care in preparation for becoming parents. Examining policy frameworks that facilitate the provision of preconception care at local and national levels, including financing sources and provider guidelines, is necessary to improve understanding and implementation of effective preconception care strategies
Edukasi tentang makanan pendamping asi (mpasi) menggunakan leaflet meningkatkan pengetahuan ibu dalam pemberian MPASI pada bayi usia 6-12 bulan di Magelang Kolin, Maria Octaviani Try Lestari Tuto; Astuti, Andari Wuri
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i2.267

Abstract

Latar belakang: Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi guna untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Pemberian makanan pendamping ASI ini merupakan proses perubahan asupan air susu menuju makanan yang memiliki jenis, tekstur, jumlah dan frekuensi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh bayi. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dalam pemberian makanan pendamping air susu ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy experiment yang memiliki rancangan one grup pre-test post-test di Wilayah Magelang. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive sampling dengan rumus slovin. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner. Intervensi menggunakan leaflet untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam pemberian MPASI. Data di analisis dengan uji analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Prevalensi ibu sebelum dilakukan penyuluhan pengetahuan yang memiliki pengetahuan baik terdiri dari 26 responden (86,6%) kemudian kategori pengetahuan cukup terdiri dari 2 responden (6,7%), dan yang terendah pada kategori kurang yaitu 2 responden (6,7%). Sedangkan hasil setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan responden tentang pemberian makan pendamping air susu ibu tertinggi kategori pengetahuan baik terdiri dari 29 responden (96,7%) dan kategori pengetahuan cukup terdiri dari 1 responden (3,3%). Terdapat hubungan antara pengaruh edukasi dengan tingkat pengetahuan ibu dalam pemberian makanan pendamping asi pada bayi usia 6-12 bulan dengan hasil uji Wilcoxon 0,001. Simpulan: terdapat hubungan antara pengaruh edukasi tentang MP-ASI dengan tingkat pengetahuan ibu. Diharapkan bagi ibu memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan dan memberikan makanan pendamping ASI bayi pada saat usia lebih dari 6 bulan. Background: In order to fulfill an infant's nutritional demands in addition to breast milk, complementary food for breast-milk (MP-ASI) is given to the child. The provision of complementary food for breast-milk is the process of switching from milk consumption to food that has the type, texture, amount, and frequency according to the demands of the baby's body is known as. Objective: The purpose of this study is to determine the relationship between mothers' knowledge of complementary feeding practices and breast milk production. Methods: This study employed a quasy experiment which had a one-group pre-test post-test design. This research was conducted in the working area of the Sawangan 2 Primary Health Center, Magelang. The number of subjects in this study were 30 respondents who were selected by purposive sampling with the slovin formula. The data was collected using a questionnaire. Data then were analyzed with univariate analysis test and bivariate analysis using Wilcoxon test. Results: Before knowledge counseling was conducted, there were 26 respondents (86.6%) who reported having strong knowledge, 2 respondents (6.7%) who reported having sufficient information, and 2 respondents (6.7%) who reported having less knowledge. After the counseling, it was discovered that the respondents' knowledge of giving complementary foods to breast milk was at its highest in the categories of good knowledge, which included 29 respondents (96.7%), and sufficient knowledge, which included 1 respondent (3.3%). The Wilxocon test result of 0.001 shows a relationship between the influence of education and mothers’ knowledge level in giving complementary food to infants aged 6 to 12 months. Results: There is a relationship between mother's level of knowledge and education regarding complementary food. Mothers are required to provide breast milk for their infants exclusively for six months, after which they are to start giving them complementary foods.
Pemberian ASI eksklusif menurunkan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Kebumen, Jawa Tengah Sihotang, Jenny Puspita Milenia Tsani; Astuti, Andari Wuri
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i2.263

Abstract

Latar belakang: Diare didefinisikan sebagai tidak normalnya buang air besa rata meningkatnya frekuensi dan jumlah tinja dengan konsistensi yang lebih cair dari biasanya. Air Susu Ibu (ASI) adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan lain walaupun hanya air putih sampai bayi berumur 6 bulan. Dampak yang terjadi apabila bayi mengalami diare yaitu mereka akan lebih beresiko terkena dehidrasi dan komplikasi lainnya jika tidak langsung ditangani. Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Mirit, Kebumen, Jawa Tengah. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 bayi berusia 0-6 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini mengadopsi dari penelitian sebelumnya, serta untuk analisis data menggunakan uji korelasi Non Parametrik Chi Square. Hasil: Uji statistic korelasi Non Parametrik Chi Square memperoleh nilai p value (sig) 0,018 ≤ 0,05 dengan nilai Correlation Coefficient atau keeratan hubungan sebesar 0,237. Ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare. Semakin meningkatnya pemberian ASI eksklusif maka kejadian diare akan menurun.
Professional health support in the success of exclusive breastfeeding: A scoping review Fitriani, Dyah Ayu; Astuti, Andari Wuri; Utami, Fitria Siswi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.154

Abstract

Latar belakang: Dua tahun pertama kehidupan manusia merupakan masa emas untuk membentuk fondasi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan dalam jangka panjang, sehingga sangat penting untuk memastikan bahwa anak usia 0-2 tahun mendapatkan nutrisi yang optimal. Upaya yang lebih mudah dan lebih murah untuk mencapainya adalah dengan memberdayakan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif dan terus memberikan ASI hingga 2 tahun, serta makanan pendamping yang berkualitas. Tujuan penelitian: Mereview evidence terkait dukungan tenaga kesehatan pada ibu dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Metode: Scoping review ini menggunakan framework dari Arksey dan O’Malley. Hasil: Berdasarkan 8 artikel terseleksi, diperoleh 3 artikel dengan grade A dan 5 artikel dengan grade B, 1 artikel dari negara berkembang dan 7 artikel dari negara maju. Tiga tema muncul sebagai hasil dari scoping review yaitu jenis dukungan tenaga kesehatan, Respon ibu terhadap dukungan tenaga kesehatan, dan manfaat dukungan tenaga kesehatan dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Simpulan: Dari 8 artikel yang ditelaah ditemukan bahwa dukungan tenaga kesehatan adalah salah satu faktor yang terkait dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang menyusui. Secara khusus, ibu yang menerima dukungan tenaga kesehatan yang memadai memiliki manfaat dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kepuasan ibu serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan ibu dalam ASI Eksklusif.
Perbedaan pengaruh comprehensive sexuality education terhadap pengetahuan, sikap, dan gaya berpacaran pada remaja laki-laki dan perempuan Hartati, Devi; Emilia, Ova; Wuri Astuti, Andari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 16, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v16i1.1311

Abstract

SPESIALISASI DALAM PRAKTIK KEBIDANAN: SCOPING REVIEW Indah Wulandari, Dwi; Hidayah, Nurul; Fatimah, Siti; Machfudloh, Machfudloh; Wuri Astuti, Andari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 14, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v14i1.765

Abstract

Implementation of Preconception Care: A Scoping Review Agusta, Nabila Seilla; Astuti, Andari Wuri
Women, Midwives and Midwifery Vol. 5 No. 1 (2025): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.5.1.59-73.2025

Abstract

Background: Preconception services provide women with a variety of programs that start when they are teenagers and continue through pregnancy. These programs are designed to ensure a healthy pregnancy. A well-prepared pregnancy is less likely to cause problems for both mother and child. Approximately 800 women died every day in 2020, contributing to a Maternal Mortality Rate (MMR) of 223 for every 100,000 live births. By 2030, the Sustainable Development Goals (SDGs) will reduce the MMR to 70 per 100,000 live births. Strengthening healthcare systems especially for preconception services are urgent to reduce maternal and child health risks. Supporting projects that aim to improve the accessibility and quality of preconception and other reproductive health services is something the World Health Organization is doing to fill the gaps that exist in these areas. Purpose: The following research efforts aim to provide a comprehensive picture of the implementation of preconception care. Methods: This study used a scoping review method that goes through several stages, including (1) Identifying scoping review questions, which refer to the PCC framework; (2) Identifying relevant articles using three databases (PubMed, Ebsco, and ScienceDirect) with keywords (implementation*) and (preconception*) or (preconception care*) and (expectant parent*). (3) Selection of articles, 303 articles were obtained which were then filtered into 6 articles; (4) Data charting and quality assessment of articles using Mixed Methods Appraisal Tools (MMAT); and (5) Presentation of data/results, discussion, and conclusions. Conclusion: Preconception services can help identify potential problems in women and men that could potentially hinder the couple from obtaining a pregnancy. Couples can be given treatment when problems are found, to prepare a safe and heathy pregnancy. Lack of awareness, unsupportive facilities, and expensive service fees become obstacles. Policies and roles of various parties are needed to support and improve the quality of preconception care.
Improving parenting skills to prevent negative discipline in children: A scoping review Nafisah, Khilda Durrotun; Rokhmah, Islamiyatur; Astuti, Andari Wuri; Kit, Ayano
JHeS (Journal of Health Studies) Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhes.3608

Abstract

Introduction: Negative discipline is a violation of children's rights to respect for their physical integrity and human dignity, health, development, education and protection from violence. For children, negative discipline can increase the risk of bad outcomes, namely problematic social and parental relationships, weak moral internalization, stress responses, and mental health problems. Purpose: This study aims to improve parenting skills to prevent negative discipline in children. Method: This scoping review aims to identify the latest scientific evidence related to negative discipline in children. The article search used relevant databases such as PubMed, ScienceDirect, and Wiley Online Library. The article search obtained 11 articles for further analysis. The analysis was based on the Joanna Briggs Institute (JBI). The search used some keywords, namely Parenting* OR Parenting style* OR Child Rearing* AND discipline* OR harsh discipline* OR punitive violence* OR Corporal punishment* OR physical punishment*. The author used filters, namely articles published in English, articles published from 2019-2023; and articles about parenting skills to prevent negative discipline in children. Conclusion: Negative discipline can cause psychological problems in children. Children who frequently get negative discipline will experience anxiety. In addition, negative discipline can disrupt children's emotional development causing aggressive behavior and disrupting mental health.
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Bidan Pada Pelayanan Komplementer Di PMB Kabupaten Sleman Riska Awalia Nur; Andari Wuri Astuti
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.392

Abstract

Dalam rangka mencapai program SDGs tahun 2030, setiap tenaga kesehatan membutuhkan komitmen dalam meningkatkan peran profesinya. Indikator kesehatan ibu dan anak dapat diukur dari besarnya AKI dan AKB (Permenkes 2020). Jumlah kematian ibu pada tahun 2022 mencapai 4.005 kematian dan di tahun 2023 meningkat menjadi 4.129 kematian Sementara itu, untuk kematian bayi pada tahun 2022 tercatat sebanyak 20.882 dan pada tahun 2023 tercatat 29.945 (MDPN 2023). Pelayanan komplementer merupakan salah satu layanan inovatif yang bersifat komprehensif yang dapat diberikan pada kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi, balita hingga menopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap bidan pada pelayanan komplementer . Desain penelitian ini menggambarkan tingkat pengetahuan Bidan pada pelayanan komplementer di PMB Kabupaten Sleman. Sampel dalam penelitian ini adalah bidan di PMB yang berjumlah 45 orang bidan yang diambil dari masing-masing ranting PC IBI kabupaten sleman. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling dianalisis dengan analisis univariat. Hasil analisis menunjukkan tingkat pengetahuan Bidan tentang pelayanan komplementer termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 26 (58%) sisanya sebanyak 19 (42%) mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang. Sikap Bidan tentang pelayanan komplementer termasuk dalam kategori mendukung atau bersikap positif, yaitu sebesar 31 orang (69%), sedangkan yang termasuk bersikap negatif atau tidak mendukung sebesar 14 orang (31%). Berdasarkan hasil analisis univariat yang dilakukan, diperoleh data Tingkat pengetahuan Bidan tentang pelayanan koplementer paling banyak berada dalam kategori baik. Sikap Bidan tentang pelayanan komplementer paling banyak berada dalam kategori sikap positif atau mendukung penggunaan komplementer dalam kebidanan. Saran untuk bidan agar melakukan peningkatan pengetahuan secara formal maupun informal tentang terapi komplementer sehingga dapat memberikan pelayanan kebidanan komplementer berdasarkan evidence based kebidanan.
Metode ERACS vs Konvensional: Nyeri dan Lama Rawat Pasca Operasi Sesar Diana, Gimanda Nahdiah; Nurbaity, Nurbaity; Emiliana, Emiliana; Suriani, Suriani; Jesus, Helena Marques De; Mahardya, Rizki Tsalatshita Khair; Astuti, Andari Wuri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.19153

Abstract

ABSTRACT The increasing prevalence of caesarean sections globally has led to the development of a new method, ERACS, to speed up recovery and reduce postoperative complications. The aim of this systematic review was to identify the current evidence on the effectiveness of various ERACS methods and conventional methods on patient pain levels and length of hospital stay after caesarean section. Systematic Review guidelines using PRISMA 2020 guidelines. Articles used were published in 2020-2024. 781 articles were found through searching articles from 3 databases, namely PubMed (688), EBSCO (50) and Cochrane (2), and manual searches of Google Scholar (18) and research rabbit (23). Based on data extraction and quality assessment of articles using RoB2, 4 articles were found suitable for inclusion in the review.  The results of the review showed that the ERACS protocol significantly reduced postoperative pain levels and had a shorter hospitalization time compared to conventional methods. Suggestions for future research to explore the social and psychological impact of the ERACS method, including patient satisfaction and social support. Midwives need to attend ongoing training on ERACS for optimal implementation. The government should establish a monitoring and evaluation system of ERACS results in various health facilities for continuous improvement. Keywords: Cesarean Section, Postoperative Pain, Length of Hospitalization.ERACS, Conventional Method  ABSTRAK Meningkatnya prevalensi operasi caesar global mendorong pengembangan metode baru yaitu ERACS untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi komplikasi pasca operasi. Tujuan dari systematic review ini adalah untuk mengidentifikasi bukti terkini dari efektifitas perbedaan metode ERACS dan konvensional pada tingkat nyeri pasien dan lama rawat inap post operasi sesar. Panduan Systematic Review menggunakan panduan PRISMA 2020. Artikel yang digunakan terbit tahun 2020- 2024. 781 artikel ditemukan melalui pencarian artikel dari 3 database yaitu  dari PubMed (688), EBSCO (50) dan Cochrane (2), dan pencarian manual Google Scholar (18) dan research rabbit (23).Berdasarkan data ekstraksi dan penilaian kualitas artikel menggunakan RoB2 didapatkan 4 artikel yang sesuai untuk dimasukkan dalam review.  Hasil review menunjukkan bahwa protokol ERACS secara signifikan mengurangi tingkat nyeri pascaoperasi dan  mengalami lama rawat inap yang lebih singkat dibandingkan dengan metode konvensional.Saran untuk penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi dampak sosial dan psikologis metode ERACS, termasuk kepuasan pasien dan dukungan sosial. Bidan perlu mengikuti pelatihan berkelanjutan tentang ERACS untuk implementasi optimal. Pemerintah harus membentuk sistem pemantauan dan evaluasi hasil ERACS di berbagai fasilitas kesehatan untuk perbaikan berkelanjutan. Kata Kunci:  Operasi Sesar, Nyeri Pascaoperasi, Lama Rawat Inap, ERACS, Metode Konvensional
Co-Authors Afri Juliandari, Kriska Agusta, Nabila Seilla Agustin, Dinar Ajeng Viska Icanervilia Ajeng Viska Icanervilia Amrina Nur Rohmah Andini, Dwi Margareta Anggraeni, Witriani Susasi Aninda Ayu Putri Fuspita Sari Anisa, Lulu Anjarwati Anjarwati Anjarwati Anjarwati Annisa, Pariqa Antika Maulida Rahayu Aprilia, Resya Arifin, Siti Roshaidai Mohd Arryan Rizqi Aulia Purnamasari Artiani, Litri Askuri Asri Hidayat Aulia Putri Awaliyah, Hardiyanti Fitrah Ayu Tirta Sari Baros, Wan Aisyah Br Karo, Deliana Christiana, Indah Cindy Putri Febrianti Cindy Putri Febrianti De Moniz, Maria Fatima Desy Nuri Fajar Ning Tyas Devi Hartati Dewi Andariya Ningsih Dewi Anggraini Padmaningtyas Dewi Rokhanawati Dhesi Ari Astuti, Dhesi Ari Diana, Gimanda Nahdiah Dinar Agustin Dinar Agustin Dini Asrika Devi Djauhar Ismail Doni Marisi Sinaga Dwi Ernawati Dwi Kartika Cahyaningtyas Dwi Margareta Andini Dwi Margareta Andini Dyah Anantalia Widyastari Elsy juni andri kariny Emiliana, Emiliana Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Enny Fitrihadi Eva Nurhayati Ewang Sewoko Faidullah, Hilmi Zadah Fatimah, Okta Zenita Siti Febrianti, Cindy Putri Febriyanti, Maya Fifi Musfirowati Fiki Amalia Fitria Siswi Utami Fitriahadi, Enny Fitriani, Dyah Ayu Fitriyani Bahriyah G. Gunawan Gana Rendra Winarti Hakimi, Mohammad Hamado, Hasiati Hardiyanti Fitrah Awaliyah Hardiyanti Fitrah Awaliyah Herlin Fitriana Kurniawati Herlin Fitriani Kurniawati Hidayat, Asri Hutari Puji Astuti Hutari Puji Astuti Hutari Puji Astuti Hutari Puji Astuti Indah Wulandari, Dwi Islamiyatur Rokhmah Ita Suryani Jaya, Vanny Oktaviani Jesus, Helena Marques De Juliandari, Kriska Afri Jumiati, Raodiatul kariny, Elsy juni andri Kartikasari, Indah Kartikasari, Indah Dwi Kartini, Farida Khairani, Nur KHUSNUL HOTIMAH Kit, Ayano Kolin, Maria Octaviani Try Lestari Tuto Lantiar Winda Oktari Pondawati Lidia Febrianti Lidia Febrianti, Lidia Lilik Hanifah Lilik Hanifah Litri Artiani Lukman, Sesaria Lukmi Wulandari Lulu Annisa Luluk Rosida Machfudloh, Machfudloh Mahardya, Rizki Tsalatshita Khair Mahardya, Rizky Tsalatshita Khair Mamnuah, Mamnuah Manurung, Khaterina Kristina Marilia Reis Marlinton, Septi Mochamad Anwar Moh. Ali Imron, Moh. Moh. Hakimi Mohammad Hakimi Mohammad Hakimi Moniz, Maria De Fatima Mufdlillah Mufdlillah Mufdlillah, Mufdlillah Nafisah, Khilda Durrotun Nelli Yendena Nisa, Rizqi Maulan Noor Anisa Nova, Wahyuni Idvia Novita Andriani, Novita Nur Laeli Rokhmah Nurbaity, Nurbaity NURUL HIDAYAH Okta Zenita Siti Fatimah Ova Emilia Pariqa Annisa Pohan, Sakinah Yusro Pramesti, Sekar Ajeng Pratika Wahyuhidaya Prihatiningsih, Dwi Rahayu, Antika Maulida RAHAYU, WIDYA Ratnaningrum, Asti Resya Aprillia Resya Aprillia Resya Aprillia Retno Mawarti Retno Mawarti, Retno Rini Nur Diana Ririn Ririn Riska Awalia Nur Rodliah Rosyad, Shelly Rofika, Ana Rohani Rohani Rosemary Morgan Rospia, Evi Diliana Rufi'i Safitri, Juliana Sakinah Yusro Pohan Samosir, Yohana Saraswati, Putu Ayu Dina Sari , Siti Nurul Fadhilah Sari, Siti Nurul Fadhilah Savitri, Mila Septiana Ade Amalia Sesaria Lukman Sewoko, Ewang Shelly Rodliah Rosyad Sigalingging, Muslimah Sihotang, Jenny Puspita Milenia Tsani Siregar, Dedy Revelino Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Khotimah Siti Mukarromah Siti Nurul Fadhilah Sari Siti Roshaidai Binti Mohd Arifin Binti Mohd Arifin Sofro, Zaenal Muttaqien Sri Handayani Sri Hawari Jannati Sri Ratna Ningsih Sri Ratna Ningsih, Sri Ratna St. Mukarromah Sugiantoro, Hari Akbar Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Surabhi Sharma Suriani Suriani Tamela Zahra Tima Hajar Arofah Ummah, Tammimin Umu Hani Utami, Fitria Siswi Vanny Oktaviani Jaya Wantonoro Wantonoro, Wantonoro Warsiti Warsiti Winarti, Gana Rendra Witriani Susasi Anggraeni Wiyanti, Zulvy Wulandari, Lukmi Yayu Yuliarti Yayuk Puji Lestari Yekti Satriyandari Yolanda, Sholihah Gustavia Yuli Isnaeni Yuliarti, Yayu Yuni Fitriya Yuni Purwati Zahra, Tamela