p-Index From 2021 - 2026
19.43
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Al-Ahkam Religio : Jurnal Studi Agama-agama EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Tansiq: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Akta Jurnal Ilmiah Peuradeun INTERNATIONAL JOURNAL ON LANGUAGE, RESEARCH AND EDUCATION STUDIES Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Jurnal Sosiologi Agama JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JURNAL MERCATORIA Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Journal of Humanities and Social Studies JURNAL MANAJEMEN BISNIS Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Tasharruf: Journal Economics and Business of Islam Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) ADHKI: Journal of Islamic Family Law Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah International Journal of Business Economics (IJBE) Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Aghniya: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Inovasi Penelitian INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI (JUMSI) Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Interdisciplinary Social Studies Journal of Vision and Ideas (VISA) Jurnal Manajemen DIVERSIFIKASI International Archives of Medical Sciences and Public Health JIMEBIS Al-Mizan: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah EKSYA: Jurnal Ekonomi Syariah Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Jurnal Interpretasi Hukum Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Educational Journal of Islamic Management (EJIM) Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Journal of Islamic Economics Lariba Student Scientific Creativity Journal Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Journal of Law, Education and Business Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Syiar-Syiar Student Research Journal Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Sharia Economic and Management Business Journal (SEMBJ) Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Menawan : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Al-Intaj: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Taqaddum : Community Service Journal Proceeding International Conference on Islamic Economics Community Services Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab Women, Education, and Social Welfare Brilliant International Journal of Management and Tourism International Journal of Economics, Science, and Education (IJESE) Jurnal At-Tanmiyah Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan WASILATUNA: JURNAL KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM Optimal: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Claim Missing Document
Check
Articles

Private Islamic Hospital Service Management Strategy Model in Pekanbaru Based on Accreditation with an Analytic Network Process Approach Melia Frastuti; Azhari Akmal Tarigan; Sugianto
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 8 No. 1 (2024): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v8i1.2987

Abstract

There are many factors that are the burden and responsibility of Islamic Hospital Practitioners, experts and regulators in resolving sharia service and accreditation problems and prioritizing effective solutions for Islamic Hospitals. From problems (1)Sharia services that focus on Customer Oriented, Transparency, Healthy Competition and Justice. (2)Patient problems, namely no sharia consultations, unsatisfactory services received, long queues, lack of services for disabled patients (3)Accreditation problems that focus on low classification and accreditation, poor maintenance, unsophisticated information systems and a poor hospital environment. not properly maintained (4)Ethical problems and Islamic hospital Business Management Concepts trigger problems. Planning for future hospital performance is not fulfilled, experts and employees are less professional, coordination of hospital staff is ineffective and does not have a Sharia Supervisory Board (DPS). This thought is the research problem, how to use the ANP method to find a solution that must be solved in this problem, assisted by Super Decision software. The results of this research are Solution Priorities (1) Sharia services, namely focusing on the main priority of Justice, Customer Oriented (2) Solutions for patients with the same priority, namely Sharia consultations, services received that satisfy patients. (3) Accreditation solutions in the order that the hospital environment is well maintained and goes green, maintenance is improved, quality management is improved (4) Islamic hospital Ethics Solutions and Business Concepts with future planning sequences fulfilled and professional employee experts selected, effective staff coordination and forming a DPS. The strategic priorities being developed are the implementation of superior and complete sharia services.
Analisis Program Pemberdayaan UMKM Pada Pesantren Se-Sumatera Utara Guna Meningkatkan Pembangunan Pesantren: (Studi Kasus Kemenag Sumatera Utara) Rizki Yuliana; Azhari Akmal Tarigan
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 1 No. 2: Juni 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v1i2.374

Abstract

Program pemberdayaan ekonomi di pesantren merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kini, pesantren tidak hanya menjadi wadah dalam menuntut ilmu dunia dan agama saja, namun pesantren dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi baik bagi pihak pesantren maupun masyarakat sekitar. Hal yang dapat dilakukan yaitu dengan mendirikan usaha di sekitar pesantren. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mekanisme, dampak dan hambatan dari adanya program pemberdayaan UMKM di pondok pesantren se sumatera utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara secara mendalam (wawancara mendalam) kepada narasumber yang membahas di bidang pemberdayaan UMKM di pondok pesantren se sumatera utara. Hasil penelitian yang diperoleh dengan adanya pemberdayaan UMKM dapat membantu keuangan dan pembangunan pesantren. Bentuk pemberdayaan UMKM yang diberikan pemerintah antara lain lokakarya, seminar, pelatihan keterampilan serta pemberian dana guna membangun usaha di lingkungan pesantren. Diharapkan pemerintah dapat terus membantu pesantren yang masih kekurangan secara finansial secara lebih merata hingga ke pelosok daerah di Sumatera Utara. Selain itu, selalu dapat diawasi dan dipantau secara berkala di setiap pesantren yang dibina, sehingga diketahui keberhasilan atau kegagalan program pemberdayaan UMKM yang dibina oleh Pemerintah. skill serta mempersembahkan dana guna membangun usaha di lingkungan pesantren. Diharapkan pemerintah dapat terus membantu pesantren yang masih kekurangan secara finansial secara lebih merata hingga ke pelosok daerah di Sumatera Utara. Selain itu, selalu dapat diawasi dan dipantau secara berkala di setiap pesantren, sehingga diketahui keberhasilan atau kegagalan program pemberdayaan UMKM yang dibina oleh Pemerintah. skill serta mempersembahkan dana guna membangun usaha di lingkungan pesantren. Diharapkan pemerintah dapat terus membantu pesantren yang masih kekurangan secara finansial secara lebih merata hingga ke pelosok daerah di Sumatera Utara. Selain itu, selalu dapat diawasi dan dipantau secara berkala di setiap pesantren yang dibina, sehingga diketahui keberhasilan atau kegagalan program pemberdayaan UMKM yang dibina oleh Pemerintah.
Peran Dinas Lingkungan Hidup Provsu Dalam Mengelola Sampah Guna Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Islam Aida Ulviani Nst; Azhari Akmal Tarigan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 8: Juli 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat. namun dizaman sekarang tidak kita pungkiri bahwa permasalahan lingkungan sudah menjadi hal yang sangat lazim, seperti banyaknya tumpukan sampah, limbah pabrik, maupun jenis sampah lainnya yang sudah pasti itu tidak baik untuk kesehatan. Hal ini dipicu oleh kurangnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya membuang sampah dengan benar dan juga pembuangan limbah pabrik yang sesuai dengan prosedur yang telah disediakan. namun terkait semua permasalahan tersebut peran tangan pemerintah juga sangat penting sehingga pencemaran lingkungan dapat segera diatasi khususnya daerah provinsi Sumatera Utara. oleh sebab itu peneliti tertarik untuk menggali mengenai peran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat ditinjau dari Perspektiof Ekonomi Islam. Dengan adanya penelitian ini diharapkan sampah tidak lagi menjdi masalah bagi lingkungan akan tetapi bisa beralih menjadi pundi-pundi rupiah .sehingga bisa meninggaktkan perekonomian masyarakat. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan cara wawancara dan opservasi.. Hasil penelitian yang diproleh adalah ternyata banyak program yang sudah di lakukan oleh dinas lingkungan hidup diantaranya adalah mendirikan bank sampah oleh masyarakat dengan pengawasan dari dinal LH tersebut, sehingga dengan adanya bank sampah ini masyarakat bisa mengumpulkan sampah rumah tangga dan dijual ke bang sampah sehingga bisa menjadi uang tanpa harus membuang secara sembarangan. kemudian dari pihak dinas lingkungan hidup Provsu juga seiring melakukan sosialisasi terhadap masyarakat akan kesadaran mengenai kebersihan lingkungan.
Strengthening the global competitiveness of halal culinary SMEs in North Sumatra through a Maqasid of Shariah-based approach‎ Ismail, Ismail; Tarigan, Azhari Akmal; Soemitra, Andri; Nawawi, Zuhrinal M.
Journal of Islamic Economics Lariba Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jielariba.vol11.iss1.art15

Abstract

IntroductionThe global halal food industry, projected to reach USD 2.4 trillion by 2024, presents a substantial opportunity for regional economies such as North Sumatra. Despite the region’s rich culinary heritage, the development of its halal culinary industry faces critical challenges, including limited access to halal certification, low levels of product innovation, and inadequate adoption of digital marketing strategies. These limitations hinder the competitiveness of local small and medium enterprises in the creative economy sector.ObjectivesThis study aims to formulate a strategic development model for North Sumatra’s halal culinary industry using a values-based approach grounded in Islamic economic principles. It specifically integrates the Maqasid of Shariah framework as a benchmark for ethical and sustainable development.MethodThe research employed a qualitative methodology through in-depth interviews with ten key stakeholders, including halal culinary entrepreneurs, government agencies, academics, and religious institutions. Data were analyzed using Atlas.ti version 9 to identify key development issues, which were then evaluated using the Maqasid of Shariah Index. The model assessed three main dimensions: Tahdzib Al-Fard (individual education), Iqomat Al-Adl (justice), and Maslahah (public welfare).ResultsFindings identified digital marketing, product development, capital access, and halal certification as top strategic priorities. The Maqasid of Shariah Index score reached 67.90%, categorized as “Fairly Good.” Among the dimensions, individual development scored the highest, followed by justice and public welfare. This highlights the significance of capacity building and ethical governance in improving the industry's competitiveness.ImplicationsThe integration of qualitative analysis with the Maqasid of Shariah Index provides a structured and ethical framework for policy-makers and business actors. The findings offer practical guidance for implementing strategies that are both economically viable and religiously aligned, enabling inclusive and sustainable growth in the halal culinary sector.Originality/NoveltyThis study introduces an innovative model by combining a qualitative data analysis tool with a syariah-based evaluative index, a method rarely applied in the development of creative halal industries. It offers new insights into ethically grounded strategic planning for regional halal economic development.
Kontekstualisasi Ekonomi Syariah dalam Distribusi Pendapatan dan Kekayaan: Perspektif Q.S Al-Hasyr Ayat 7 Prasetyo, Iin; Syahriza, Rahmi; Tarigan, Azhari Akmal
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6 No 1 (2025): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v6i1.333

Abstract

Sharia economics is essentially a system that builds justice, balance, and sustainability in achieving individual and community welfare. One of these economic systems is built with a wealth and income distribution policy. Improper distribution results in most of the wealth and income only being enjoyed by capitalists and triggers social inequality so that an income redistribution policy is needed to overcome this inequality. Surah Al-Hasyr verse 7 explains that wealth must be distributed as an effort of justice in achieving prosperity. Surah Al-Hasyr verse 7 in the contextualization of sharia economics in Indonesia explains that zakat is an important instrument of state revenue whose distribution is centrally managed by Baznas. Keywords: sharia economics, distribution, redistribution, zakat
Kejujuran Dalam Transaksi Ekonomi: Analisis Hermeneutika Ma’nā-cum-Maghzā Terhadap QS. Hud [11]:84 Imran, Buhari; Tarigan, Azhari Akmal; Syahriza, Rahmi
AGHNIYA : Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 1 (2025): AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Faculty of Islamic Religion, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aghniya.v7i1.23083

Abstract

Penelitian ini mengkaji QS. Hud [11]:84 dengan pendekatan hermeneutika Ma’nā-cum-Maghzā untuk menggali pesan moral dan keadilan yang terkandung dalam ayat tersebut. Ayat ini mengandung seruan Nabi Syu’aib kepada kaumnya untuk berlaku jujur dalam muamalah, menyempurnakan takaran dan timbangan, serta menghindari perilaku curang yang dapat menimbulkan kerusakan di muka bumi. Pendekatan hermeneutika Ma’nā-cum Maghzā digunakan untuk memahami relevansi ayat ini dalam konteks kontemporer, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi modern yang kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur, di mana data-data primer dari Al-Qur'an dan hadis dianalisis secara intratekstual dan intertekstual untuk memahami makna holistik ayat. Sumber sekunder seperti tafsir klasik dan kontemporer, serta referensi terkait, digunakan untuk memperkuat interpretasi. Studi ini juga mengadopsi metode analisis kontekstual untuk menjembatani relevansi nilai nilai Al-Qur'an dengan tantangan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai universal dalam ayat ini, seperti kejujuran, keadilan, dan larangan kecurangan, sangat relevan untuk diterapkan dalam sistem ekonomi syariah modern, baik dalam ranah perdagangan, regulasi, maupun pendidikan moral. Dengan demikian, QS. Hud [11]:84 bukan hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual, tetapi juga sebagai landasan etis untuk membangun sistem sosial dan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Membangun Sistem Ekonomi Berbasis Keberkahan: Inspirasi QS Al-A'raaf Ayat 85 dan 157 Siregar, Syafrudin Hanafi; Tarigan, Azhari Akmal; Syahriza, Rahmi
AGHNIYA : Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 1 (2025): AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Faculty of Islamic Religion, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aghniya.v7i1.23092

Abstract

Penelitian ini menggali prinsip-prinsip sistem ekonomi berbasis keberkahan yang terkandung dalam QS. Al-A'raaf Ayat 85 dan 157 untuk mengembangkan alternatif sistem ekonomi yang mengintegrasikan nilai-nilai moral, keadilan, dan keberlanjutan. Pendekatan studi literatur digunakan dengan menganalisis tafsir klasik dan kontemporer, serta membandingkan sistem ekonomi Islam dengan kapitalisme dan sosialisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip keadilan, kehalalan, dan keberkahan yang tercermin dalam ayat-ayat tersebut dapat diimplementasikan melalui instrumen syariah seperti zakat, infak, dan wakaf, yang tidak hanya mendukung keseimbangan sosial, tetapi juga menciptakan keberlanjutan ekonomi. Penelitian ini juga menyoroti relevansi prinsip-prinsip tersebut dalam konteks ekonomi modern melalui penerapan teknologi digital dan promosi industri halal global. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan inovasi, sistem ekonomi berbasis keberkahan menawarkan solusi yang lebih adil dan berkelanjutan dibandingkan sistem konvensional.
Prinsip Redistribusi Kekayaan Dalam Surat At-Taubah: Solusi Islam Untuk Keadilan Ekonomi Saifullah, Saifullah; Tarigan, Azhari Akmal; Syahriza, Rahmi
AGHNIYA : Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 1 (2025): AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Faculty of Islamic Religion, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aghniya.v7i1.23117

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip redistribusi kekayaan dalam ekonomi modern dan bagaimana ajaran Islam dapat menjadi solusi atas ketimpangan sosial dan ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis, penelitian ini mengkaji QS. At-Taubah: 60 dan QS. At-Taubah: 34-35, serta tafsir ulama klasik dan kontemporer seperti Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, dan Quraish Shihab. Hasilnya menunjukkan bahwa mufassir klasik menekankan pentingnya distribusi kekayaan secara adil melalui zakat yang bukan hanya konsumtif tetapi juga produktif, seperti untuk pembebasan budak dan pembayaran utang. Zakat, infak, dan wakaf diidentifikasi sebagai instrumen penting untuk keadilan sosial dalam ekonomi modern, dengan zakat berpotensi besar mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan baik. Prinsip ini menggarisbawahi bahwa harta adalah amanah yang harus didistribusikan kepada yang membutuhkan, termasuk fakir miskin dan orang terlilit utang. Teknologi digital yang diterapkan dalam pengelolaan zakat meningkatkan efisiensi dan transparansi, memungkinkan zakat mengatasi ketimpangan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan. Selain itu, zakat juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi melalui modal usaha mikro dan pendidikan.
Wakaf Sebagai Filantropi Ekonomi Islam Dalam Menciptakan Kesejahteraan: Perspektif Tafsir Tematik Terhadap QS. Ali Imran (3:92) Habibi, Ilham; Tarigan, Azhari Akmal; Syahriza, Rahmi
AGHNIYA : Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 1 (2025): AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Faculty of Islamic Religion, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aghniya.v7i1.23118

Abstract

Wakaf, sebagai salah satu instrumen filantropi dalam ekonomi Islam, memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji potensi wakaf berdasarkan perspektif tafsir tematik terhadap QS. Ali Imran (3:92), yang menekankan pentingnya pengorbanan harta untuk kemaslahatan umat. Penelitian ini menyoroti konsep wakaf produktif sebagai bentuk pengelolaan wakaf yang tidak hanya berorientasi konsumtif tetapi juga produktif, dengan memanfaatkan aset wakaf untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Melalui pengelolaan yang tepat, wakaf produktif mampu menciptakan manfaat berkelanjutan, mengurangi ketimpangan sosial-ekonomi, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan pendekatan tafsir tematik, penelitian ini menghubungkan nilai-nilai Al-Qur'an dengan pengelolaan wakaf modern, seperti penggunaan teknologi digital dan investasi sosial. Kajian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi wakaf, khususnya dalam bentuk wakaf produktif, dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat, menciptakan keadilan sosial, serta memperkuat solidaritas sosial-ekonomi secara berkelanjutan.
Kajian Isu Sosial-Ekonomi dalam QS. Hud: Analisis Tafsir Tematik Harsono, Subambang; Tarigan, Azhari Akmal; Syahriza, Rahmi
AGHNIYA : Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 1 (2025): AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Faculty of Islamic Religion, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aghniya.v7i1.23046

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai sosial-ekonomi dalam Surah Hud, dengan fokus pada kisah kaum 'Ad yang dihancurkan akibat kesombongan ekonomi, ketidakadilan sosial, dan eksploitasi sumber daya alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan tafsir tematik (tafsir mawdhū‘ī) untuk menggali relevansi ajaran tersebut dalam konteks tantangan masa kini, seperti ketimpangan ekonomi, krisis sosial, dan kerusakan lingkungan. Data yang terkumpul melalui studi literatur dari kitab tafsir otoritatif seperti "Tafsir al Misbah" dan "Tafsir Ibnu Katsir", serta pendapat Rafiq Al-Misri seorang ekonom Islam terkemuka, dianalisis untuk mengidentifikasi nilai-nilai sosial ekonomi yang terkandung dalam QS. Hud. Hasil temuan menunjukkan bahwa Surah Hud mengajarkan prinsip-prinsip keadilan dalam distribusi kekayaan, pengelolaan harta secara bijaksana, dan tanggung jawab sosial yang harus diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa ajaran Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Hud, sangat relevan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi dan krisis lingkungan saat ini. Keberlanjutan sosial dan ekonomi dapat tercapai dengan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut, untuk menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.
Co-Authors Ahmad Kholil Ahmad Riyansyah Parinduri Aida Ulviani Nst Aini, Ihdi Ainun Pratiwi Ali Hardana Amal Hayati Amal Hayati, Amal Amalia Rahmah Harahap Amin, Khairil Amini, Salisa Andre Bagaskara Andri Soemitra Anggi Kartika Apriliani, Apriliani Arafah, Santi Ardewifna Bakkara Arifin Fauzi Lubis Arsyaf Tampubolon Baehaqi Bagaskara, Andre Batubara, Zulfa Khairina Bella Cantika Benny Ridwan Benny Ridwan Benny Ridwan Burhanuddin Al-Butary Chairul Imam, Chairul Chuzaimah Batubara Daniel Amsal Desmadi Saharuddin, Desmadi Dewi Lestari Dewi Sundari Tanjung Dharma, Budi Dhian Rosalina, Dhian Eliska Enghariano, Desri Ari Evalina Franciska Hutasoit Evi Ayu Putri Fahnisa, Fahnisa Faisal Riza Fandy Rangkuty, Muhammad Hafif Fasthabiqul Ambiya Harahap Fauzi Salim, Rahmad Fauziah Nasution Febri Yulika Firdha Aigha Suwito Fitria Intan Sri Dewi Frida Yanti Sirait Harahap, Nur Dalilah Hasan Matsum Ian Alfian Ikbal Hanafi Hasibuan Ilham Habibi, Ilham Imran, Buhari Indra Kurniawan Nasution Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismul Fakhri Lubis Isnaini Isnaini Faraz Azis Ilmi Sitorus Isnaini Harahap Iswandi Syahputra Iswandi Syahputra Jaenal Aripin Jasman Saripuddin Hasibuan Jufri Naldo Karmila Sari Kaspia, Yola Kaswinata Kaswinata Khaidar Rahmaini Jamila Khairunnisa Please Kinanti Putri Bestari Kinanti Putri Bestari Kusmilawaty, Kusmilawaty Lismaini Agustin Lubis, Fahmi Husaini M. Luthfi Arif Pratama M. Ridwan M. Ridwan M. Rizwan M. Yasir Nasution Mahyudin Mahyudin Malasyi, Sibral Mara Sutan Rambe Marliyah Marliyah, Marliyah Maryam Batubara Melia Frastuti Meutia Dewi, Meutia Mhd Nur Husein Daulay Minda Agustina Minda Agustina Mohammad Reevany Bustami Muallif Masyhuri Muhammad Aidil Iffat Muhammad Ancha Sitorus MUHAMMAD FAHMI Muhammad Faisal Hamdani Muhammad Hakim Sitompul Muhammad Helmi Muhammad Ilham Muhammad Ramadhan Muhammad Ridwan Muhammad Rizal Muhammad Syahbudi Muhammad Sya’ban Siregar Muhammad Syukri Albani Nasution Muhammad Umar Maya Putra Muhammad Yafiz Muhammad Yafiz Muhammad Yafiz, Muhammad Mukhlis Mukhlis Mustafa Khamal Rokan Mustapa Khamal Rokan Nabil Shawab al-Mujaddid Nabila Oktarina Sinulingga Nadia Nadia Nasution, Syukri Albani Nofialdi Nofialdi Novita Herawati Novitri, Dian Nur Ahmadi Bi Rahmani Nur Aminah Rambe Nur Husein Daulay Nur'ain Harahap Nurhafiani Nurhafiani Nurhafiani Nurhafiani Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurhidayanti Nurhidayanti Nurhidayanti, Nurhidayanti Nuri Aslami Nurul Aflah Harahap Nurul Inayah Nurul Izzah Nurul Izzah Nurul Jannah Nurul Wafiq Azizah Nasution Oktavera Rizki Padillah, Fahmil Pera Handayani Prasetya, Muhammad Dimas Prasetyo, Iin Puspa Indah Sari Pohan Putra Apriadi Siregar Putri Mawaddah Rafi Faizin Rafika Chudriana Putri Rahmah, Nuzulliah Rahmi Syahreza Rahmi Syahriza, Rahmi Raja Putri Salsabila Ramadi, Bagus Rani Elviyanti Siregar Reni Ria Armayani Hasibuan Reza Febrian Riska Syahputri Nasution Rizkan Polem, T. Rizki Yuliana Rodhiatul Aslamah Meuraxa Rorizki, Fitri Roro Retno Wulan Saidurrahman Saidurrahman Saifullah Saifullah Samrin Samrin Saparuddin Siregar Saragih, Murniati Arinda Sarah Fadhila Siregar Siagian, Salsabilla Siregar, Fatahuddin Aziz Siregar, Syafrudin Hanafi Soemitra, Andri Sri Kartika Dewi Subambang Harsono Suci Ramadani Sitompul Sugianto Sugianto Sugianto Sugianto Sugianto Susi Herawati Sy Haura Munawwarah Syafira, Dinda Syafran Arrazy Syahreza, Rahmi Syahrial Arif Hutagalung Syahriza , Rahmi Syukri Albani Nasution Syukri Albani Nasution Tambunan, Khairina Tuahman Tuahman Ulfi Yanti Harahap Upi Sopiah Ahmad USWATUN HASANAH Venny Fraya Hartin Nst Wahyu Syarvina Watni Marpaung Windari Windari Windari, Windari Wulan Dayu Yani, Misri Yenni Samri Juliati Yenni Samri Juliati Yenni Samri Juliati Nasution YUDI SISWADI Yusrizal Yusrizal Ziaulhaq Hidayat Zubeir . Zuhrina Aidha Zuhrinal M Nawawi Zulfa Khairina Batubara