p-Index From 2021 - 2026
6.824
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Analisis: Jurnal Studi Keislaman Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Dinamika Ilmu SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education) Southeast Asian Journal of Islamic Education Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Skala Kesehatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Jurnal Komunikasi Profesional EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Berajah Journal Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara INVENTION: Journal Research and Education Studies DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Fikruna : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Jurnal Teknologi Pendidikan ( JTekpend) el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Journal of Digital Learning and Distance Education SYAMIL: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION) ADIBA: Journal of Education The International Journal of Education Management and Sociology Jurnal Pendidikan Agama Islam JIMPI: Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Jurnal Internasional Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) ISLAMIC PEDAGOGY: Journal of Islamic Education Jurnal Intelek Insan Cendikia INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan Multidisciplinary Indonesian Center Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Limitasi Domain Kognisi dan Perilaku dalam Pembentukan Karakter: Tinjauan Sufistik Pendidikan Islam Hajiannor, Hajiannor; Cahyadi, Ani; Setiawan, Agus
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 4(2), 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.528 KB) | DOI: 10.21093/el-buhuth.v0i0.4407

Abstract

This article aims to analyze the character through the domain of cognition and behavior. That the domain of cognition and behavior consists of three domains of intelligence; Cognitive, affective and psychomotor play an important role in shaping personality. However, it should be realized that each domain has a specific function in stimulating the pattern of autonomous psychological traits. The method used is qualitative analysis based on critical analysis approach. The results of the study show that there are various patterns of individual character in thinking, acting and acting. Observing the existence of function limitations, it is necessary to balance the internal domains, harmonize and synergize them with other domains. This is intended so that the internalization of positive values ​​instilled in each domain for the formation of good character can be carried out in a directed, simultaneous and optimal manner. Full awareness (conscious awareness) thinking activities that are connected through the work function of the brain can basically build connectedness and influence each other between domains in shaping behavior. Its optimization requires harmonization between body and spirit, mind and heart, knowledge and charity. With it, the intellectual clarity that a person has is not only in the normative-idealistic but empirical-applicative aspects. Ihsan, who has a core of moral values, is able to move conscious awareness while still standing on his strong individuality to also bring benefits among others, including relationships with his natural environment.
Konsep Metode Amtsal dan Implementasinya dalam Pembelajaran Ulfah, Maria; Kausari, Ahmad; Cahyadi, Ani; Anwar, Chairul
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 4(2), 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.975 KB) | DOI: 10.21093/el-buhuth.v0i0.4513

Abstract

The need for various innovations in Islamic religious learning in schools is a necessity that must be carried out to develop the quality of education. One aspect that allows innovation in learning is the use of methods that vary according to the situation and condition of the class. The use of appropriate methods in learning is one of the steps that must be taken in order to achieve learning objectives. The proverbs method can be an alternative in responding to the demands of innovation and variation in the learning process. This study aims to describe the concept of the proverb method and its implementation in learning. This research uses a qualitative approach with a literature study method. Sources of data obtained from various books, books, and journal articles will be analyzed and presented in the form of a description. The results of the research show that the proverb method is a method of simulating something abstract with something more concrete and easy to understand. The Proverbs method also gives and motivates people to act according to the purpose of the parable if it is something the soul likes; on the other hand, it also encourages people not to act like the parable because it is something that is hated by the human conscience.
Pembiasaan Kegiatan Keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah untuk Membentuk Karakter Religius Siswa Perspektif Empirisme Maulidya, Difa; Cahyadi, Ani
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 5(2), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v5i2.6336

Abstract

This study aims to describe the habituation of religious activities to shape the religious character of students in ibtidaiyah madrasahs based on the perspective of empiricist philosophy. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques in this study are interviews, observations, and documentation. The data analysis technique in this study uses the miles and huberman model which is divided into three activities in data analysis, namely data reduction, data presentation, and data verification. the philosophy of empiricism states that the environment greatly influences the formation of character and knowledge. The religious activities carried out will be experience and knowledge. Experience or knowledge that is carried out repeatedly will be a habituation that is expected to continue to be applied not only in the secluded but also in the home or community.
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH QIRA’AT IBNU KATSIR: STUDI KASUS DI STIQ RAKHA AMUNTAI Nisaul Magfirah; M. Rifqi Rahman; Ani Cahyadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xx12th37

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan blended learning dalam pembelajaran mata kuliah Qira’at Ibnu Katsir di STIQ Rakha Amuntai. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan adaptasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap konteks pembelajaran digital tanpa menghilangkan karakteristik pembelajaran qira’at yang menuntut praktik langsung dan bimbingan intensif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan analisis dokumen, termasuk Rencana Pembelajaran Semester dan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tatap muka tetap menjadi moda utama, terutama dalam praktik bacaan Al-Qur’an dan koreksi langsung, sementara pembelajaran daring sinkron digunakan secara adaptif sebagai penguatan materi dan pendampingan akademik. Implementasi blended learning belum dirumuskan secara eksplisit dalam Rencana Pembelajaran Semester dan berkembang secara pragmatis sesuai kebutuhan pembelajaran. Peran dosen menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas pembelajaran dari aspek pedagogis dan keilmuan. Temuan ini menegaskan bahwa blended learning dalam pembelajaran qira’at perlu dirancang secara proporsional dan selaras dengan karakter mata kuliah serta tujuan Pendidikan Agama Islam
Relevansi Etika Digital Terhadap Perilaku Tanggung Jawab Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran PAI Mukaddam, Muhammad Faqih; Cahyadi, Ani
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2992

Abstract

Etika digital adalah tata aturan yang harus deperhatikan dalam menggunakan teknologi. Dalam penggunaan teknologi baik sebagai peserta didik maupun pendidik harus memiliki perilaku tanggung jawab. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, peneliti mencari informasi mengenai etika digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab pengggunaan teknologi dalanm pembelajaran PAI. Jurnal ini membahas mengenai etika dalam perspektif Islam, teknologi dalam pembelajaran PAI, etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tantangan etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tanggung jawab pendidik dan peserta didik dalam penggunaan teknologi pada PAI, serta relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya etika digital sangat mempengaruhi dalam pembentukan perilaku tanggung jawab pada penggunaan teknologi. Pertama, etika digital adalah sebagai dasar pembentukan akhlak dalam dunia teknologi. Kedua, prinsip amanah dan kejujuran digital mendorong timbulnya perilaku tanggung jawab. Ketiga, etika digital Islami menjadi sebuah dasar tanggung jawab dalam memfilter konten. Keempat, etika interaksi digital mempengaruhi pada perilaku tanggung jawab komunikasi. Kelima, etika keamanan dan privasi sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi data. Terakhir, prinsip maqasid Syariah mengarahkan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa.
Landasan Filosofis Pendidikan Islam Aulia Azizatul Hidayah; Ani Cahyadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pilar penting dalam membentuk peradaban manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dalam perspektif Islam, pendidikan tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai upaya komprehensif untuk mengembangkan seluruh potensi manusia secara seimbang, baik aspek intelektual, spiritual, moral, maupun sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji landasan filosofis pendidikan Islam yang meliputi aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta menelaah relevansinya dalam desain pembelajaran berbasis nilai-nilai dasar Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadis, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan tema filsafat pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan filosofis dan konseptual. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ontologi pendidikan Islam memandang manusia sebagai makhluk berakal dan beriman yang membutuhkan pendidikan, epistemologi pendidikan Islam menegaskan bahwa ilmu bersumber dari wahyu, akal, dan pengalaman, sedangkan aksiologi menekankan tujuan pendidikan untuk membentuk manusia berilmu, berakhlak mulia, dan berorientasi pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Selain itu, nilai-nilai dasar Islam seperti tauhid, ibadah, akhlak, kemanusiaan, dan keseimbangan menjadi fondasi penting dalam desain pembelajaran pendidikan Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam hadir sebagai sistem yang komprehensif dan relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai ilahiah
Artificial Intelligence dan Transformasi Pembelajaran Pendidikan Islam: Peluang, Tantangan Etika, dan Implikasinya: Penelitian Maulidiyah, Naila Rahmah; Lutfiyah, Lutfiyah; Ani Cahyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4677

Abstract

This study discusses Indonesian language and literature learning strategies for developing writing, reading, and creative thinking skills. The literature study method, with thematic analysis, comparative analysis, and narrative synthesis of ten literatures that met the inclusion criteria, was used. The results showed that a combination of thematic, comparative or varied, and innovative or creative learning strategies can improve language skills comprehensively. Thematic strategies facilitate contextual understanding of concepts, comparative and varied strategies encourage active engagement and literacy, while innovative and creative strategies stimulate students' imagination, critical thinking, and creativity. Positive impacts are seen in improving reading skills through text comprehension and vocabulary enrichment, writing skills through creative expression of ideas and coherent writing structures, and creative thinking skills through problem-solving and innovation exercises. Teacher challenges, such as limited media and differences in student abilities, can be overcome by integrating interactive methods, differentiated approaches, and applying best practices from the literature. This study provides practical guidance for teachers to design language and literature learning that is more effective, enjoyable, and relevant to the development of students literacy and creativity.