Articles
PENGARUH METODE DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA DAN NUMERASI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Yurdaningsih Yurdaningsih;
Musnar Indra Daulay;
Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode diskusi terhadap kemampuan kerjasama dan numerasi siswa kelas V sek olah dasar. Metode diskusi dipilih sebagai pendekatan pembelajaran karena dianggap mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar-mengajar, serta mempromosikan pemikiran kritis dan analitis. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas V di salah satu sekolah dasar yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui tes numerasi dan observasi kemampuan kerjasama selama proses pembelajaran dengan metode diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan kerjasama dan numerasi siswa. Siswa yang terlibat dalam diskusi aktif menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep-konsep matematika dan mampu bekerja sama dengan lebih efektif dalam menyelesaikan tugas-tugas kelompok. Dengan demikian, metode diskusi dapat dianggap sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan kerjasama dan numerasi siswa sekolah dasar. Implementasi metode ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
PENGARUH MEDIA POWERPOINT TERHADAP MINAT DAN PEMAHAMAN MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 15 SUNGAI GAYUNG KIRI
Miftahul Husna;
Musnar Indra Daulay;
Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh media PowerPoint terhadap minat dan pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPA untuk siswa kelas IV di SD Negeri 15 Sungai Gayung Kiri. Media PowerPoint, yang dikenal karena kemampuannya menggabungkan elemen multimedia seperti teks, grafik, gambar, dan suara, digunakan untuk membuat presentasi yang menarik dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 15 Sungai Gayung Kiri, dengan sampel dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes untuk mengukur minat dan pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPAS. Analisis data melibatkan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint secara signifikan meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPAS. Siswa yang diajar menggunakan media PowerPoint menunjukkan minat yang lebih tinggi dan pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan metode konvensional.
Pengaruh Model Pengajaran Terarah Terhadap Pemahaman Matematik Dan Hasil Belajar Kognitif Matematika Siswa Kelas VI SDN 7 Citra Damai
Zamroh, Zamroh;
Musnar Indra Daulay;
Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pengajaran terarah terhadap pemahaman matematik dan hasil belajar kognitif matematika siswa kelas VI SDN 7 Citra Damai. Model pengajaran terarah adalah pendekatan pengajaran yang menempatkan guru sebagai fasilitator pembelajaran yang mengarahkan siswa melalui serangkaian langkah pembelajaran yang terstruktur. Model ini bertujuan untuk mengurangi kebingungan dan meningkatkan fokus dalam pembelajaran, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN 7 Citra Damai, sedangkan sampel diambil dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman matematik dan tes hasil belajar kognitif matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengajaran terarah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman matematik dan hasil belajar kognitif matematika siswa. Siswa yang diajar dengan menggunakan model pengajaran terarah menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan hasil belajar kognitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode konvensional.
Pengaruh Pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi Dan Pengalaman Mengajar Terhadap Kemampuan Guru Dalam Mendesain Media Pembelajaran di Sekolah Dasar
Hasnawati Hasnawati;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia pendidikan tidak terlepas dari teknologi informasi dan komunikasi. Bahkan perkembangan komputer dan internet dewasa ini adalah fakta dari penelitian dan penemuan yang dilakukan oleh kalangan akademisi. Saat ini pendidikan sekolah juga membutuhkan TIK yang sama pentingnya seperti kalangan dunia kerja. Pendidikan di era modern juga telah mengalami perkembangan pesat, termasuk di tingkat sekolah dasar. Faktanya di lapangan ditemukan bahwa guru masih nyaman menggunakan pembelajaran verbal sehingga guru jarang menggunakan TIK dalam proses pembelajaran dengan alasan bahwa proyektor yang tersedia di sekolah tidak dimanfaatkan karena repot, takut konslet, anak-anak ribut saat menggunakan proyektor, tidak memiliki bahan ajar digital untuk dipresentasikan, tidak bisa membuat media powerpoint, dan tidak bisa menghubungkan proyektor ke laptop. Di lain pihak ada sekolah yang tidak memiliki fasilitas yang mendukung penggunaan TIK dalam proses pembelajaran di sekolah. Oleh sebab itu, salahsatu cara yang perlu dilakukan adalah memberi pelatihan TIK kepada guru-guru dengan harapan kemampuannya menggunakan TIK dapat meningkat.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Pada kasus ini, penelitian akan mencari korelasi antara pelatihan dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dan pengalaman guru (variabel X) terhadap tingkat kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran (variabel Y). Adapun simpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pelatihan TIK dan pengalaman mengajar terhadap tingkat kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran di SDN 9 Alai. Variabel pelatihan TIK (X1) dan pengalaman mengajar (X2) berpengaruh terhadap kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran (PPt) sebesar 59,6% dan sisanya sebesar 40,4% persen dipengaruhi oleh factor lain. Dengan demikian secara keseluruhan hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima. Jika dilihat dari hasil pengamatan dari para peserta sebanyak 100% peserta sudah mampu mengoperasikan aplikasi PowerPoint tingkat dasar.
Pengaruh Penggunaan Teknologi Augmented Reality Terhadap Minat dan Kemampuan Imajinatif Siswa Kelas IV SDN 26 Bantan Pada Pembelajaran IPA
Idawati Idawati;
Musnar Indra Daulay;
Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) terhadap minat belajar dan kemampuan imajinatif siswa kelas IV di SDN 26 Bantan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes minat belajar dan kemampuan imajinatif yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi AR. Hasil analisis data menggunakan uji Paired T-Test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kedua variabel tersebut setelah penerapan AR. Nilai signifikansi untuk minat belajar adalah 0.000 (p < 0.05) dengan rata-rata perbedaan sebesar -22.941, sedangkan untuk kemampuan imajinatif juga menunjukkan nilai signifikansi 0.000 (p < 0.05) dengan rata-rata perbedaan sebesar -21.000. Hasil ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi AR dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan minat dan kemampuan imajinatif siswa secara signifikan.
Pengaruh Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Motivasi dan Kinerja Guru di SD Negeri 6 Selatpanjang
Syaripudin Syaripudin;
Musnar Indra Daulay;
Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi dan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri 6 Selatpanjang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 20 guru yang mengajar di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi dan kinerja guru. Guru yang dipimpin dengan strategi kepemimpinan yang efektif menunjukkan motivasi yang lebih tinggi dan kinerja yang lebih baik. Selain itu, lingkungan belajar yang diciptakan oleh kepala sekolah juga berperan dalam meningkatkan motivasi dan kinerja guru. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi kepemimpinan yang efektif bagi kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan tentang pentingnya strategi kepemimpinan dalam meningkatkan motivasi dan kinerja guru. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kepemimpinan dalam konteks pendidikan dasar.
Pengaruh Literasi Audio Visual Terhadap Kemampuan Memahami dan Menceritakan Kembali Isi Cerita Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Tanjungsamak
Ufaul Hasanah;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menceritakan kembali isi cerita. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dimana kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran dengan media audio visual sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan tersebut dan menjalani pembelajaran secara konvensional. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini mencakup hasil tes kemampuan memahami dan menceritakan kembali isi cerita sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan memahami isi cerita dari pretest (mean = 65.25) menjadi posttest (mean = 80.50), sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan dari pretest (mean = 64.75) menjadi posttest (mean = 68.00). Dalam hal kemampuan menceritakan kembali isi cerita, kelompok eksperimen juga menunjukkan peningkatan signifikan dari pretest (mean = 62.50) menjadi posttest (mean = 78.75), sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari pretest (mean = 63.00) menjadi posttest (mean = 67.25). Uji-t yang dilakukan mengkonfirmasi bahwa perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada posttest signifikan secara statistik (p < 0.05).
Pengaruh Pelatihan Terbimbing Terhadap Minat Dan Kemampuan Guru Dalam Penggunaan Media Kumpulan Instrument Terpadu Ipa Di Sd Negeri 12 Topang
Darwanis Darwanis;
Musnar Indra Daulay;
Kasman Ediputra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terbimbing terhadap minat dan kemampuan guru dalam penggunaan media kumpulan instrument terpadu IPA di SD Negeri 12 Topang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SD Negeri 12 Topang, dengan sampel penelitian berjumlah 6 orang guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan terbimbing memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan minat dan kemampuan guru dalam menggunakan media kumpulan instrument terpadu IPA. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan terbimbing dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran IPA di sekolah dasar.
PENGARUH GERAKAN LITERASI TERHADAP MINAT BACA DAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS III SDN 18 PENYAGUN
Evi Daryani;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gerakan literasi terhadap minat baca dan kemampuan menulis siswa kelas III SDN 18 Penyagun. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan 13 siswa sebagai sampel. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam minat baca (nilai t = 3.245, p-value = 0.006) dan menulis (nilai t = 2.958, p-value = 0.012) setelah penerapan program gerakan literasi. Berdasarkan temuan ini, hipotesis bahwa gerakan literasi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat baca dan kemampuan menulis siswa diterima. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya implementasi program literasi di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa dalam membaca dan menulis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperluas sampel dan mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat baca dan menulis siswa.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MINAT DAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 20 TEBUN
Irawati Irawati;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media audio visual terhadap minat dan kemampuan menulis siswa kelas IV di SD Negeri 20 Tebun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian quasi-eksperimental. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas IV yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol (kelas IVa) yang menggunakan metode pengajaran konvensional, dan kelompok eksperimen (kelas IVb) yang menggunakan media audio visual. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji t untuk mengidentifikasi perubahan signifikan pada minat dan kemampuan menulis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan minat dan kemampuan menulis siswa. Hal ini ditunjukkan oleh perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan media audio visual dan kelompok yang menggunakan metode pengajaran konvensional. Siswa yang belajar menggunakan media audio visual menunjukkan minat dan kemampuan menulis yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode pengajaran konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan minat dan kemampuan menulis siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi media audio visual dalam kurikulum sekolah dasar sebagai salah satu strategi pengajaran yang inovatif dan efektif. Selain itu, disarankan agar guru diberikan pelatihan mengenai penggunaan media audio visual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.