Articles
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) dan The Power of Two ditinjau dari Motivasi Belajar dan Gaya Belajar Siswa
Lina Agustina;
Sugiyarto Sugiyarto;
Sarwanto Sarwanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam proses belajar mengajar, guru harus memiliki strategi agar siswa dapat belajar dengan baik yaitu efektif, efisien dan mengena pada tujuan pembelajaran. Salah satunya dengan penerapan pembelajaran kooperatif, selain itu guru juga harus memahami karakteristik IPA yang merupakan materi yang dianggap sulit bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif NHT dan The Power of Two ditinjau dari motivasi belajar dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x3. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Delanggu. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen pertama (VIIIF) mendapatkan perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif NHT dan kelas eksperimen kedua (VIIIA) mendapatkan perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif The power of two. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar, angket untuk motivasi belajar dan gaya belajar. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan analisis variansi tiga jalan dengan isi sel tak sama. Uji komparasi ganda pada gaya belajar menggunakan metode Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan: 1). model pembelajaran kooperatif berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA, model pembelajaran kooperatif NHT lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran kooperatif The power of two; 2). motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan menghasilkan prestasi belajar IPA yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah; 3). terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA; 4). tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif yang digunakan dengan motivasi belajar siswa; 5). tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA; 6). terdapat interaksi antara motivasi belajar dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA; 7). terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dengan motivasi belajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA. Kata kunci: pembelajaran kooperatif, motivasi belajar, gaya belajar siswa
Learning Analysis in the Physiology of Plant Growth and Development Practice through Schoology
Lina Agustina;
Rivky Arif Rahmat
Jurnal Report of Biological Education Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37150/rebion.v1i2.1004
Background: Schoology is an E-learning that can be a solution in an effort to create a fun learning process in the industrial era 4.0. One of the practice subjects in the Biology education FKIP UMS, whose learning through Schoology is Physiology of Plant Growth and Development. The purpose of this study was to determine the implementation of learning through Schoology in the physiology of plant growth and development practice, which includes: 1) archieved effectiveness of the plant growth and development physiology practice learning material; 2) student constraints during learning through schoology. Method: This type of research is a descriptive study with a qualitative approach. The sample in this study were 120 students taken using the Taro Yamane formula. Data collection techniques using questionnaires and interviews. Data were obtained from the results of questionnaires and interviews with 10 class representative students about the implementation of Schoology-based online practicum during the implementation of the plant growth and development physiology practice in the even semester. Results: The results showed that the average percentage was 67.07%, which means that learning through schoology in the plant growth and development physiology practice is effective, most of the obstacles experienced by students are signals, because not all regions have good signals.
Model Pembelajaran Sosiosaintifik Blended Project-Based Learning (PJBL) Dalam Pembelajaran IPA di SMP/MTS Se-Boyolali
D Djumadi;
Rina Astuti;
Lina Agustina;
Annur Indra Kusumadani
Jurnal TUNAS Vol 3, No 1 (2021): Edisi November
Publisher : LPPM STIKOM Tunas Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30645/jtunas.v3i1.43
Learning with Socioscientific Blended Project-Based Learning is a learning process that actively involves students both online and outside the network in reading, writing, conducting experiments, and analyzing, as well as finding solutions to social science-related problems in society. The use of the Blended Project-Based Learning (BPjBL) model is considered very beneficial because it can improve problem-solving and critical thinking skills. This community service aims to introduce the right Blended Project-Based Learning (BPjBL) learning model to improve students' thinking skills, namely the ability to think clearly and rationally which includes the ability to think reflectively and independently with a Socioscientific issues (SSI) approach that is able to produce learning products. HOTS (Higher Order Thinking Skill) orientation. This training is expected to provide skills to develop learning models for SMP/MTS teachers and apply them in science (Biology) learning. This training was attended by MGMP IPA (Biology) teachers throughout Boyolali, amounting to approximately fifty people, where the implementation is planned to last for 4 days, namely 21-24 August 2021
ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM MORFOLOGI TUMBUHAN MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UMS TAHUN AJARAN 2017/2018
Lina Agustina;
Rivky Arif Rahmat
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 4, No 1 (2019): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (92.566 KB)
|
DOI: 10.31604/eksakta.v4i1.35-40
The purpose of this research is to know the practical implementation of the morphology of the plant biology education students FKIP UMS 2017/2018 school year. This research is descriptive research with the research sample is a student semester 1 Biology education UMS, which travels the eyes of practical morphology of plants taken with Taro Yamane formula to get the number of samples in overall by as much as 81 students. Data collection techniques by using question form. The results of the analysis of the data shows that in practical plant morphology, 91% of students familiar with plants/preparations are used, 53% of the students stated the time used in practical enough to complete the practical work, and from the a series of practical work each meeting there is a 65% of students who have difficulty in observing and drawing plant organs into practical report. Key words: analysis, practical plant morphology
Tata Kelola dan Lokasi Taman Edukasi Bijak Kelola Sampah
Mabruroh Mabruroh;
Aflit Nuryulia Praswati;
Wafiatun Mukharomah;
Tika Pratika;
Lina Agustina
Abdi Psikonomi Vol 1, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.339 KB)
|
DOI: 10.23917/psikonomi.v1i1.81
Kelompok peduli lingkungan (Goro Sampah) di desa Ngawonggo, Ceper, Klaten ini merupakan salah satu bentuk kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Biasanya yang menjadi kendala lain dari bank sampah, yaitu kapasitas masyarakat dan swasta sebagai mitra belum dibangun dan dikembangkan. Rendahnya perhatian masyarakat untuk sosialisasi, pembinaan, pendidikan masih rendah sering menjadi keluh kesah masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan tingkat kesadaran masyarakat dalam mendukung keberhasilan bank sampah. Iklim dan birokrasi kemitraan pun juga belum kondusif dan menarik bagi swasta untuk berinvestasi. Permasalahan prioritas yang dihadapi oleh Goro Sampah antara lain: kelembagaan belum disusun dengan baik serta fasilitas dan area bank sampah belum tertata dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat pada kelompok peduli lingkungan “Goro Sampah” Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode yaitu melakukan sosialisasi kepada kelompok masyarakat peduli lingkungan, melakukan pendampingan penyusunan struktur organisasi “Goro Sampah”, melakukan penataan area bank sampah dengan mengusung konsep taman edukasi bijak kelola sampah. Hasil dari pelaksanaan kegiatan yaitu terbentuknya struktur organisasi “Goro Sampah” dan telah tertatanya taman edukasi “Goro Sampah”. Keberlanjutan dari program ini masih diperlukan untuk dapat menciptakan budaya bijak kelola sampah yang menyeluruh.
Kualitas Penyedap Rasa Alami Kombinasi Jamur Pangan (Merang, Tiram, Kuping) Dengan Variasi Suhu Dan Lama Pengeringan
Aminah Asngad;
Dian Nugroho;
Milla Mifta Khussyiria;
Lina Agustina
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 8, No 1: March 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bioeksperimen.v8i1.18139
Pada pembuatan penyedap rasa terdapat bahan kimia yang merupakan bahan tambahan dan memiliki dampak kurang baik bagi kesehatan tubuh, hal ini dikarenakan adanya kandungan garam natrium yang tinggi dari asam glutamat. Oleh karena itu dilakukan upaya pembuatan penyedap rasa alami dengan menggunakan bahan baku jamur pangan. dimana jamur memiliki kandungan asam glutamat dan protein yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas penyedap rasa alami kombinasi jamur pangan (merang, tiram, kuping) dengan variasi suhu dan lama pengeringan. Penelitian dilakukan di laboratorium Biologi dengan metode penelitian eksperimental dan rancangan penelitian rancangan acak lengkap pola faktorial. Faktor 1 Kombinasi Jamur (J). J1 =Jamur merang dan kuping; J2 =Jamur merang dan tiram; Faktor 2 Variasi suhu dan lama pengeringan (V). V1 = suhu 500C Lama 4 jam; V2 = suhu 500C Lama 5 jam; V3 = suhu 600 C Lama 4 jam; V4 = suhu 600C Lama 5 jam. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar protein yang paling tinggi dengan nilai 12,16% pada perlakuan Kombinasi Jamur merang dan kuping dengan suhu 500 C Lama Pengeringan 5 jam. Hasil uji organoleptik yang meliputi aroma.warna dan daya terima menunjukkan bahwa pada perlakuan yang sangat disukai panelis yaitu pada kombinasi jamur merang dan jamur kuping dengan lama pengeringan 5 jam dan suhu 500C. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulan bahwa ada perbedaan kualitas penyedap rasa alami pada masing-masing perlakuan kombinasi jamur merang dengan jamur kuping dan jamur tiram dengan variasi suhu dan lama pengeringan. Kandungan protein dan daya terima yang terbaik pada perlakuan kombinasi jamur merang dan jamur kuping dengan lama pengeringan 5 jam dan suhu 500C.
Pengembangan Budidaya Jamur Pangan Dan Produk Olahannya Di Aisyiyah Ranting Saren Kalijambe, Sragen
Suparti Suparti;
Lina Agustina;
Putri Agustina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.418 KB)
Tujuan jangka panjang yang ingin dicapai melalui program ini adalah adanya usaha untuk menciptakan dan membina budaya wirausaha untuk masyarakat di desa binaan yaitu desa Saren, Kalijambe, Sragen. Menciptakan karakter masyarakat yang siap berwirausaha melalui penerapan Ipteks bidang budidaya jamur dan produk olahannya. Metode yang dipakai dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan,yaitu dengan cara pembenahan kubung jamur dengan menambah kricak (pasir kasar) sebahan bahan untuk lantai kubung jamur, pengadaan baglog sebanyak 1000 baglog (perawatan dan pemanenan), pelatihan pembuatan nugget jamur, pembuatan dan pemasaran nugget jamur. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan penghasilan bagi masyarakat desa binaan yaitu desa Saren kabupaten Sragen dengan adanya pemanenan jamur dan penjualan produk olahan jamur ini.
Utilization of organic domestic waste as liquid organic fertilizer at PCM Colomadu
Suparti Suparti;
Aminah Asngad;
Lina Agustina;
Rina Astuti;
Ambarwati Ambarwati;
Dwi Setyo Astuti;
Erma Musbita Tyastuti;
Siti Kartika Sari;
Ria Anisa Fani;
Muhammad Fauzi Nurromadhon;
Firstnanda Ivanka Putri;
Shalsa Shabilla Isna Putri;
Siti Nur Syarifah;
Nila Permatasari;
Warsiti Warsiti
Community Empowerment Vol 7 No 10 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/ce.7154
The amount of organic household waste creates new problems in the environment, so there needs to be a solution to reduce waste. One of them is by making liquid organic fertilizer. The purpose of this community service is to provide training on the manufacture of liquid organic fertilizer from household waste. The method in this community service activity is to provide training on making POC from organic waste, conducting NPK POC tests, training and assistance in making POC product packaging at PCM Colomadu (Women Farmers Group (KWT) Berkah Tani 2). The result of this community service activity is that the KWT Berkah Tani 2 gains experience in making POCs so that they can help reduce organic waste in the Colomadu area.
Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Berbahan Dasar Lidah Buaya (Aloe vera) sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19
Lina Agustina;
Lisa Hilma Arini;
Wahyuningtyas Oktavia;
Arfian Zainul Fikri
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 sedang melanda dunia mulai maret 2020 sampai sekarang. Untuk mencegah penyebaran covid 19 pemerintah memberlakukan 5 M (Mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, memakai masker dan menjauhi kerumunan). Mencuci tangan pakai sabun menjadi hal yang diharuskan ketika pulang dari bepergian atau ketika masuk ke suatu tempat. Mencuci tangan dengan sabun dapat digantikan dengan handsanitizer sebagai alternative bila kesulitan mencari toilet atau tempat cuci tangan. Handsanitizer dengan alcohol 60% dipercaya efektif untuk membunuh kuman atau mikroorganisme termasuk virus corona. Lidah buaya adalah salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk membuat handsanitizer. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan handsanitizer dengan bahan dasar lidah buaya sebagai upaya pencegahan penyebaran covid19. Kegiatan dilakukan dengan ibu-ibu PKK di desa Pendem, Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat desa Pendem dapat membuat handsanitizer dengan bahan-bahan alami seperti lidah buaya.
Penanaman Sikap Cinta Lingkungan Melalui Manajemen Sampah Pada Siswa Sekolah Dasar
Wafiatun Mukharomah;
Aflit Nuryulia Praswati;
Helmia Khalifah Sina;
Lina Agustina;
Saphira Wahyu Novitasari;
Alfina Salma Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jumlah sampah semakin hari semakin meningkat. Peningkatan jumlah sampah mengikuti meningkatnya jumlah penduduk, namun ketersediaan tempat pembuangan semakin hari semakin sedikit. Hal ini perlu diselesaikan dengan mengolah sampah yang dibuang. Anak-anak menjadi penerus kehidupan dimasa depan. Perlu adanya pengenalan etika peduli lingkungan kepada siswa sekolah dasar. Anak-anak memiliki daya ingat kuat dan mudah menyerap informasi. Pemberian wawasan tentang ramah sampah dan peduli lingkungan sejak dini akan membuat anak lebih bijak saat melihat sampah. Anak anak yang paham dengan pemilahan sampah ini akan menularkan pengetahuannya kepada orang tua mereka secara langsung atau tidak langsung. Jika hal ini kontinu dilakukan akan terbentuk masyarakat yang peduli sampah. Siswa MIM sudah memilah sampah plastik dan non plastik.