p-Index From 2021 - 2026
8.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bulletin of Scientific Contribution : Geology JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Edutech Jurnal Pariwisata Pesona Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Komunikasi Humano: Research Journal Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam ETTISAL Journal of Communication KOMUNIKA Journal of Governance JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Panggung J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Nyimak: Journal of Communication Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Jurnal Komunikasi JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal ASPIKOM Jurnal Representamen PROSIDING KOMUNIKASI Jurnal Common JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Communiverse Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia International Journal of Communication and Society Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama dan Ilmu Sosial Budaya Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Sustainable Tourism Research Jurnal Pewarta Indonesia Jurnal Industri Pariwisata Journal La Sociale Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Journal Evaluation in Education (JEE) International Journal of Science and Society (IJSOC) International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Warta Pariwisata Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Media Bina Ilmiah Journal of Tourism Education Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Manajemen dan Pariwisata Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism Jurnal Kawistara Panggung INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

KAMPANYE “TASIK BERKISAH” Evi Novianti
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v5i1.9957

Abstract

Tasik Dare to Reduce waste is a message delivered in increasing community action to reduce the level of waste in Tasikmalaya City. Through this campaign, it can convey a message and also at the same time introduce that Nurhayati cares and contributes in realizing the vision of the Tasik Kota Resik. Typical activities in this campaign are publications and documentation. The target public of this campaign is the people of the City of Tasikmalaya, especially the millennial. The model used in this study is The PII Model. In terms of time, this campaign only runs for about two months. Because this campaign is one of the DPR RI's campaign programs, so its focus is divided with other programs. Besides the preparation of the organizers, the authors also considered not professional enough because the committee was filled by individuals who were still learning and had not much experience. The firmer and clearer lines of coordination must build a more professional work culture.
Low Context Communication Foreign Students From Lospalos -Timor Leste In Organizasaun Lospalos Uan Ukani Bandung Felisianus Efrem Jelahut; Siti Karlinah; Evi Novianti
International Journal of Communication and Society Vol 3, No 2: December 2021
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/ijcs.v3i2.201

Abstract

Organizasaun Lospalos Uan Ukani Bandung is an association of foreign students from Lospalos-Timor Leste studying in Bandung. Student members of this organization come from the city of Lospalos, Timor Leste. Their culture and language is fataluku which is a culture with high context communication. This study aims to determine the communication style of students who are members of the organization. The theoretical framework used in this research is Symbolic Interaction which examines the meaning that arises from the reciprocal interaction of individuals in the social environment with other individuals and focuses on the question of what symbols and meanings can arise from interactions between humans in a small to a wider scope. such as groups, organizations or social communities such as what happened in Organizasaun Lospalos Uan Ukani. The method used in this research is qualitative-descriptive. The results of the study prove that the communication style of students from the Los Palos uan Ukani Bandung organization is a low context communication style that is different from the fataluku culture communication style which is classified as a high context cultural communication style. This difference is caused by the mixing of the multilingual communication students of the Los Palos uan Ukani Bandung organization.
SOSIALISASI LITERASI KOMUNIKASI KESEHATAN PENGOBATAN ALTERNATIF ISLAMI DI DESA HEGARMANAH KECAMATAN JATINANGOR Susanne Dida; Evi Novianti; Elnovani Lusiana; Saleha Rodiah; Trie Damayanti; Rostika Yuliani; Moh. Faidol Juddi
Dharmakarya Vol 9, No 3 (2020): September, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i3.23688

Abstract

Perkembangan informasi saat ini semakin meningkat khususnya dalam hal informasi kesehatan. Keberadaan internet, sepaket dengan kebudayaan yang terbangun di dalam ruang publik baru membuat masyarakat sulit membedakan informasi faktual dan hoax. Adapun salah satu informasi kesehatan saat ini adalah informasi mengenai pengobatan-pengobatan alternative berbasis islami. Salah satu jenis pengobatan tradisional berbasis islami yang diminati oleh masyarakat saat ini adalah pengobatan thibbun nabawi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi komunikasi kesehatan adalah dengan cara memberikan informasi mengenai cara pengobatan alternative berbasis islami kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan contoh-contoh kontemporer dan pemaparan terkait risiko-risiko dari ketersebaran hoax khususnya dalam hal informasi komunikasi kesehatan. Kegiatan ini dimaksudkan merupakan upaya membangun model edukasi dan literasi komunikasi kesehatan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dalam mengenali dan merespon hoax khususnya dalam hal komunikasi kesehatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk terbentuknya wawasan masyarakat dengan pemilihan pengobatan alternative yang tepat dan terpercaya dan untuk mengetahui dan memahami pentingnya factor-faktor apa saja yang dapat menjadi acuan dalam memilih pengobatan alternatif. Hasil dan pembahasan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta terlihat sangat antusias dan mendapat pemahaman baru mengenai informasi seputar pengobatan alternative sehat serta masyarakat telah mengetahui jenis-jenis pengobatan dan tempat pengobatan alternative sehat yang dapat dipercaya dan tidak ada motif  penipuan. Simpulan dari kegiatan ini adalah wawasan masyarakat akan adanya hoax dalam mencari informasi pengobatan alternative sudah terbentuk dengan baik, hal ini dilihat dari antusias para peserta mendapatkan pengetahuan dan informasi mengenai literasi informasi antara berita hoax dan berita secara resmi terutama dalam hal informasi di bidang kesehatan, mendapat pengetahuan mengenai macam-macam pengobatan alternative sehat.
Bahasa Minang Pondok dalam Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Tionghoa Kota Padang Riniwaty Makmur; Engkus Kuswarno; Evi Novianti; Nuryah Asri Sjafirah
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.516 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v6i2.15302

Abstract

Etnik Tionghoa telah ada di Indonesia selama ratusan tahun, tetapi menghadapi beragam permasalahan dalam penerimaan mereka sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Di sisi lain, adaptasi masyarakat etnik Tionghoa di tiap-tiap daerah di Indonesia, memiliki lokalitasnya masing-masing, seperti di Kota Padang dengan evolusi Bahasa Minang Pondok; yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan menggambarkan faktor-faktor pendorong terjadinya fenomena Bahasa Minang Pondok di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat; dan pola pergeserannya dari bahasa asal, yakni Bahasa Minang. Bahasa Minang Pondok merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Tionghoa di Padang, dalam kehidupan sehari-hari. Sementara Bahasa Minang sebenarnya merupakan bahasa dari etnik Minang, kelompok mayoritas di Kota Padang. Penelitian ini merupakan bagian dari sebuah penelitian besar yang menggunakan pendekatan kualitatif/konstruktivis dan metode studi kasus. Pengumpulan data berlangsung secara intermiten/berjeda pada Januari 2016 hingga Juni 2017, melalui observasi di daerah Kampung Pondok/pecinan Kota Padang, wawancara dengan 39 orang informan etnik Tionghoa dan Minang, dan studi literatur. Komunikasi antarbudaya mengenai adaptasi kelompok minoritas, teori kelompok dan batasan etnik dari Frederik Barth, dan Hipotesis Sapir-Whorf, menjadi pijakan teoretis dalam analisis. Penelitian menyimpulkan bahwa Bahasa Minang Pondok terbentuk sebagai produk/hasil penyesuaian masyarakat Tionghoa terhadap etnik mayoritas Minang di Kota Padang agar mendapatkan pemahaman yang sama/komunikasi yang efektif. Bahasa Minang Pondok dicirikan oleh dialek Tionghoa; dengan menghilangkan beberapa cengkok yang ada pada pengucapan/lafal dalam Bahasa Minang. Pola pergeseran dari Bahasa Minang ke Bahasa Minang Pondok terjadi pada aspek fonologis (suara) dan morfologis (bentuk).
SOSIALISASI CIRI-CIRI KEASLIAN UANG RUPIAH OLEH BANK INDONESIA KPW JAWA BARAT DALAM MENGURANGI PEREDARAN UANG PALSU DI PERBANKAN Mellia Agustiyani; Hanny Hafiar; Evi Novianti
Jurnal Komunikasi Vol 12, No 2 (2018): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1420.933 KB) | DOI: 10.21107/ilkom.v12i2.4512

Abstract

ABSTRAKBank Indonesia merupakan lembaga independen yang mewajibkan untuk mensosialisasikan ciri keaslian uang rupiah atau sosialisasi CIKUR “Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fase dari model of small group socialization di Bank Indonesia KPw Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan data kualitatif. Pengumpulan datapenelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Asisten Manajer I Bank Indonesia KPw Jawa Barat yang berperan sebagai pengawas serta pelaksana sosialisasi CIKUR mulai dari fase pendahuluan, fase antisipasi, fase pertemuan, fase asimilasi, dan fase keluar. Pada fase pendahuluan, fase asimilasi, dan fase keluar, analisis demografi, identifikasi kelompok, evaluasi dan apresiasi yang dilakukan belum optimal. Dari hasil penelitian ini, saran yang diberikan adalah lembaga sebaiknya melakukan analisis demografi secara spesifik yaitu usia, ras dan gender, identifikasi kelompok evaluasi dan apresiasi agar tujuan utama sosialisasi dapat tercapai.
STRATEGI KOMUNIKASI KAMPANYE SMILING WEST JAVA MOJANG JAJAKA JAWA BARAT 2019 SEBAGAI DUTA PARIWISATA Tanti Nur; Evi Novianti; Priyo Subekti Priyo; Shandra Rama Panji Wulung
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i2.3763

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi komunikasi kampanye SmilingWest Java Mojang Jajaka Jawa Barat 2019 sebagai Duta Pariwisata. Sekarang ini tiap daerah membutuhkan seorang Duta sebagai jembatan antara perwakilan daerah dengan publiknya dan untuk membantu mengkampanyekan pariwisata yang dimiliki oleh tiap daerah masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami strategi komunikasi kampanye SmilingWest Javayang dilakukan oleh duta pariwisata Mojang Jajaka Jawa Barat 2019 mengenai kampanye yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder berupa wawancara mendalam dengan narasumber internal dan ahli. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model Miles Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa strategi komunikasi kampanye SmilingWest Java yang dilakukan Duta Pariwisata Mojang Jajaka Jawa Barat 2019 dilaksanakan dengan cara strategi komunikasi kampanye melalui tatap muka langsung, mengadakan kegiatan Gelar Ekonomi Kreatif (Gekraf),Festival Kepariwisataan, juga dilakukan melalui teknologi media sosial dengan mengunggah foto ataupun video mengenai kepariwisataan di media instagram. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa objek pariwisata yang ada di Jawa Barat merupakan suatu keunggulan dan andalan yang dimiliki oleh Jawa Barat
KAMPANYE WALK TO SCHOOL DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANDUNG Yoga Wiratama Sulistyawan; Evi Novianti; Heru Ryanto Budiana
Widya Komunika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi dan Pendidikan - WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.393 KB) | DOI: 10.20884/1.wk.2019.9.2.2227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dariKampanye Walk To School yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Metode yangdigunakan adalah metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan daya yang digunakan adalahmelalui wawancara mendalam semi terstruktur, observasi, dan studi pustaka. Teknik penentuankey informant menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan tigatahap yakni reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teknik validitas datamenggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Dishub Kota Bandungtidak melakukan riset formatif pada tahap perencanaan kampanye, pelaksanaan kampanye sudahsesuai dengan apa yang sudah direncanakan, evaluasi menunjukkan adanya pengurangan tingkatkemacetan di Jalan Merdeka, namun Dishub Kota Bandung tidak mengetahui bagaimanapengetahuan, sikap, dan perilaku khalayak sasaran setelah selesai kegiatan kampanye. Melaluipenelitian ini, peneliti menyarankan agar Dishub Kota Bandung melakukan riset formatif padatahap perenncanaan kampanyenya, sehingga dapat diketahui bagaimana tingkat pengetahuan,sikap, dan perilaku khalayak yang disasar. Memperpanjang masa kampanye, atau menambahintensitas kegiatan dalam sepekan. Pada pelaksanaan, sebaiknya melaksanakan sosialisasi disekolah dilakukan beberapa kali untuk pemerataan informasi pada orang tua murid. Sertamelakukan kerja sama dengan media massa. Pada tahap evaluasi sebaiknya Dishub KotaBandung melakukan kembali pengukuran kepada khalayak, apakah ada perubahan pengetahuan,sikap, dan perilaku setelah dilaksanakan kampanye.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK INDIVIDU PETANI DENGAN KOHESIVITAS KELOMPOK TANI TANAMAN OBAT Iriana Bakti; Evi Novianti; Centurion Chandratama Priyatna; Heru Ryanto Budiana
PRofesi Humas Vol 1, No 2 (2017): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.875 KB) | DOI: 10.24198/prh.v1i2.10294

Abstract

Petani merupakan salah satu elemen penting dalam proses pengelolaan tanaman obat di Jawa Barat. Mereka berusaha berinteraksi, baik dengan sesama anggota kelompoknya, maupun dengan kelompok lain, serta dengan para petugas yang membinanya, sehingga dari interaksi tersebut terbangun kohesivitas kelompok di antara mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) hubungan antara jenis kelamin petani dan kohesivitas kelompok tani, 2) hubungan lamanya bertani dengan kohesivitas kelompok tani, dan 3) hubungan antara luas lahan yang dimiliki dan kohesivitas kelompok tani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini survei eksplanatif. Teknik analisis menggunakan korelasional, dan rumus statistik untuk menguji hipotesis adalah rank order Spearmans. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, pedoman wawancara, dan studi kepustakaan. Populasi penelitian ini adalah kelompok tani tanaman obat di Jawa Barat. Teknik sampling yang digunakan adalah multy stage cluster sampling. Sampel penelitian berasal dari Kabupaten Bogor (K. T Lindung harapan dan K. L Tani Mekar), Kabupaten Sukabumi (Gapoktan Kamuningjaya), dan Kabupaten Majalengka (KT Melati, KT Dahlia, dan Cempaka Mukti). Seluruhnya ada 114 anggota. Hasil penelitian ini antara lain: 1) terdapat hubungan antara jenis kelamin petani dengan kohesivitas kelompok tani tanaman obat, 2) terdapat hubungan antara lamanya bertani dengan kohesivitas kelompok tani, dan 3) terdapat hubungan antara luas lahan yang dimiliki dengan kohesivitas kelompok tani. Secara umum karakteristik individu petani memiliki hubungan yang positif dengan kohesivitas kelompok tani. Petani mayoritas wanita pada umumnya memiliki kesamaan pandangan, senang pada kegiatan kelompok, menjadikan pertemuan kelompok sebagai wadah belajar untuk meningkatkan wawasan, pembagian tugas, dan kerja sama. Demikian pula dengan luas lahan yang dimiliki, relatif terbatas, menjadikan anggota kelompok tani tersebut merasa senasib dan tidak terdapat gap kepemilikan tanah, sehingga mereka bisa bekerja sama untuk mengelola tanaman obat disesuaikan dengan lahan yang ada. Lamanya bertani tidak ada hubungannya dengan kohesivitas, karena komoditas yang ditanam bukan komoditas unggulan.
Analisis strategi humas pemerintahan era milenial dalam menghadapi tata kelola informasi publik Aat Ruchiat Nugraha; Diah Fatma Sjoraida; Evi Novianti
PRofesi Humas Vol 6, No 2 (2022): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v6i2.37095

Abstract

Potensi peran humas pemerintah di era milenial sangatlah tinggi seiring dengan kemajuan teknologi informasi, iklim demokrasi yang terbangun, serta masyarakat yang semakin kritis. Mewujudkan lembaga Humas Pemerintahan yang memiliki tata kelola informasi yang baik dan adaptif terhadap perubahan zaman sangatlah tidak mudah. Terdapat peluang dan kendala untuk mewujudkan aparatur pelaksana Humas Pemerintahan yang profesional tergantung pada visi, misi, strategi dan taktik pimpinan dalam memberdayakan peran, fungsi serta kewenangan lembaga kehumasan dalam mengelola informasi publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur dan model mekanisme strategi humas pemerintahan di era milenial. Penelitian ini berdasarkan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data penelitian dilakukan secara primer, yaitu wawancara pada informan yang menjabat sebagai pengelola aktivitas lembaga kehumasan tingkat pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota dan data sekunder melalui studi dokumentasi dan observasi non partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi humas pemerintah pada era milenial mengutamakan pada peningkatan aspek kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan melalui pemanfaatan platform media konvensional dan media digital guna mewujudkan layanan komunikasi dan informasi publik yang efektif dan berkualitas dalam mendukung tata kelola informasi publik yang terbuka. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi pelibatan stakeholders, strategi pengemasan pesan narasi tunggal, strategi media konvensional, dan strategi media sosial dilakukan secara optimal dan terintegrasi dalam rangka mencapai transformasi lembaga kehumasan pemerintah yang dapat berperan aktif pada pengelolaan kebijakan komunikasi strategis pimpinan dan lembaga.
IDENTITAS SEKOLAH CINTA BUDAYA BANGSA INDONESIA PADA SEKOLAH CAKRA BUANA Adinda Sekar Prastantri; Evi Novianti; Rosnandar Romli
PRofesi Humas Vol 2, No 1 (2017): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.409 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i1.11977

Abstract

Peran penting Hubungan Masyarakat dalam suatu organisasi kini ditandai dengan adanya sejumlah aplikasi Ilmu Hubungan Masyarakat dalam tataran bisnis pendidikan. Sekolah Cakra Buana melakukan pengelolaan identitas (corporate identity) yang berbeda dari sekolah-sekolah swasta pada umumnya dengan mengadopsi Budaya Bangsa Indonesia sebagai identitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan diadopsinya budaya Indonesia menjadi identitas Sekolah Cakra Buana, pemahaman pegawai Yayasan Cakra Buana terhadap budaya Indonesia sebagai identitas Sekolah Cakra Buana, dan pola komunikasi Yayasan Cakra Buana dalam mengkomunikasikan identitas Budaya Indonesia yang dimiliki Sekolah Cakra Buana. Untuk mencapai tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah studi kasus dengan paradigma konstruktivisme, dan Teori Interaksi Simbolik Mead dan Teori Konstruksi Sosial atas Realitas Berger & Luckmann. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan diadopsinya budaya Indonesia sebagai identitas Sekolah Cakra Buana terdiri dari motif idealisme dan motif komersialisme. Pemahaman pegawai Yayasan Cakra Buana atas budaya Indonesia terbagi menjadi dua hal yaitu sebagai hal yang bersifat konkret dan abstrak. Sedangkan pola komunikasi Yayasan Cakra Buana dalam mengkomunikasikan identitas budaya Indonesia yang dimiliki Sekolah Cakra Buana terdiri dari tiga pola yaitu antar guru dan karyawan, guru ke siswa, dan guru ke orangtua. Pengadopsian Budaya Indonesia menjadi identitas sudah sesuai dengan konsep Corporate identity, pemahaman terhadap budaya itu sendiri perlu ditingkatkan, dan pola komunikasi perlu diperluas hingga melibatkan publik eksternal.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiyat Nugraha Adhika Graha Irianto Putra Adinda Sekar Prastantri Agung Budiono agus rahmat Agus Rusmana Agustina Eka Putri Agustina Listiawati Ahmad Prawira Dhahiyat Aisyah, Novrisa Nu Ajie Nugraha, Katon Sena Andini, Cindy Andini, Cindy Annisa, Sekar Dinda Any Noor Ariandani, Raysha Nanda Asnawati Asnawati Asy'ari, Rifqi Awaludin Nugraha Azmi Kautsar Alim Bahurekso, Putu Radar Baitulloh, Taqiy Gusdi Bambang Hermanto Baskara, Moch Rey Beding, Rafael Miku Burhanudin, Cep Bubun Centurion Chandratama Priyatna Cipta Endyana Dadang Purnama Dadang Sugiana Damayanti, Dewi Delamontano, Eldo Desiana, Rahmatika Diah Fatma Sjoraid Diah Fatma Sjoraida Diah Indiyati Diah Sri Rejeki Dian Wardiana Sjuchro Dina Oktavia Donny Juliandri Prihadi Edwin Rizal Eldo Delamontano Elnovani Lusiana Endayana, Cipta Engkus Kuswarno Fadilah, Siti Nur Fajrurrahman, Mufqi Fauzan Ahdi Widyaputra Felisianus Efrem Jelahut Feliza Zubair Firda Rahmayanti FX. Ari Agung Prastowo Ghulam M. Lahbar Gina Andriana Hadian, Mohammad Sapari Dwi Hakim, Lukman Fauzan Hanny Hafiar Hasudungan, Stefanus Tulus Hendarmawan Hendarmawan Heru Ryanto Budiana Heryanto, Oki Indria Widyawan Iriana Bakti Ismaliyah Yusuf Rangkuti Jauhari, Regitha Juwita, Tita Kadarisman, Ade Kasno Pamungkas Khoerunnisa, Lutfi Kokom Komariah Kurniawan Saefullah Lani Gumilang Larasati, Ajeng Ramadhita Lazuardina, Annisa Lestari, Laely Indah Lukiati Komala Lukiati Komalasari Lumongga, Az Zahra Mas Dadang Enjat Munajat Maulana, Muhammad Iqbal Mellia Agustiyani Moh Faidol Juddi Moh. Sapari Dwi Hadian, Moh. Sapari Dwi Mohamad Sapari Dwi Hadian Mohammad Sapari Dwi Hadian Muhammad Raihan Shalahuddin Muhammad Reynaldi Aulia Rahmat Mustikaningsih, Marlina Nindi Aristi Nugroho, Abiyoga Bimo Nur Sakinah Junirahma Nur, Tanti Nurani, Haiva Nurfauziah, Isni Nuryah Asri Sjafirah Oriana, Alisha Peranciscus Aryanto Pribadi, Teguh Imam Primanty, Annisa Priyatna, Centurion C. Priyo Subekti Priyo Subekti Qoniah Nur Wijayani Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani R. Arief Helmi Raden Willy Ananta Permadi Rafael Miku Beding Rahman, Farid Asfari Rahmatika Desiana Raisya Wahyuning Maulida Ramadhanty, Ghina Ramdhanie, Gusgus Gharaha Rangkuti, Ismaliyah Yusuf Ratu Sinar Sari Tanjung Regina Shintya Dewi J Reiza D. Dienaputra Retasari Dewi Rifki Rahmanda Putra Riniwaty Makmur Risda, Irfan Taufik Roidisom, Shamit Rosnandar Romli Rostika Yuliani Rully Khairul Anwar Rusdin Tahir, Rusdin S, Diah Fatma Saleha Rodiah Sariadi, Sarmoko Setyanto, Yugih Shafira Bilqis Annida Sihombing, Jimmy R. Sihombing, Jimmy Ruben Siti Karlinah Sobarna, Aditia Sunardi Susanne Dida Susie Perbawasari Syahrul Akbar Syaifudin, Arief Syauqy Lukman Syintia Faramitha Syukrul Hamdi Tanjung, Ratu Sinar Sari Tanti Nur Thoriq Ibrahim Trie Damayanti Ute Lies Siti Khadijah Wahyuniar Pamungkas Wulung, Shandra Rama Panji Yanti Setianti Yanuar Reza Yulias Yoga Wiratama Sulistyawan Yosa Fiandra Yuliana Rakhmawati Yuliana Rakhmawati, Yuliana Yulias, Yanuar Reza Yunus Winoto Yustikasari Yustikasari Yustikasari - Yustikasari, Yustikasari