p-Index From 2021 - 2026
7.092
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Journal of Tourism Bulletin of Scientific Contribution : Geology JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Edutech Jurnal Pariwisata Pesona Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Komunikasi Humano: Research Journal Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Komunikasi Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam ETTISAL Journal of Communication KOMUNIKA Journal of Governance JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Panggung J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Nyimak: Journal of Communication Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Jurnal Komunikasi JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal ASPIKOM Jurnal Representamen PROSIDING KOMUNIKASI Jurnal Common Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Jurnal Profetik JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Communiverse Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia International Journal of Communication and Society Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama dan Ilmu Sosial Budaya Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Sustainable Tourism Research Jurnal Pewarta Indonesia Jurnal Industri Pariwisata Journal La Sociale International Journal of Science and Society (IJSOC) International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Media Bina Ilmiah Journal of Tourism Education Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Manajemen dan Pariwisata Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism Jurnal Kawistara Panggung INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

Persuasive Communication Strategy in Supporting Sustainable Tourism Development in the North Bandung Area Desiana, Rahmatika; Novianti, Evi; Khadijah, Ute Lies Siti
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3232

Abstract

This study aims to examine the developers' efforts, the community, and the government in dealing with sustainable tourism areas in the area of North Bandung. This study also seeks to find each institution's communication strategies to find out what kind of procedures can help develop sustainable tourism in the area. Researchers' method is the exploratory method to explore broadly about the causes that influence the occurrence of something. This exploratory research was conducted qualitatively to know the procedures adopted by the parties involved for the continuity of tourism in North Bandung. Causes of disruption of conservation: The natural tourism area in North Bandung is mainly due to the indifference of those who benefit from tourism's short-term benefits. By handling persuasive communication, integrative development emerged and began to be socialized with the community. Persuasive communication is an effective way to integrate agencies on one goal, namely, sustainable tourism development. What primarily drives this compelling communication activity is the existence of cross-sectoral programs carried out by various parties. The results of this study can provide useful information to help improve sustainable tourism programs in an area. This information can help the government, especially regional governments and the ministry of tourism, and the ministry of environment to be followed up concerning programs and human resources in establishing sustainable tourism areas.
Pengembangan Potensi Destinasi Wisata Kuliner Berbasis Masyarakat: Di Desa Pengujan Kabupaten Bintan Kepulauan Riau Andini, Cindy; Nugraha, Awaludin; Novianti, Evi
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v5i1.1510

Abstract

Pengujan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Pulau Pengujan masuk wilayah Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan. Jumlah penduduk Desa Pengujan 1.395 jiwa. Desa Pengujan terkenal karena potensi kekayaan perikanan yang baik di Kabupaten Bintan sehingga kebanyakan peneliti datang untuk meneliti mengenai kelautan dan perikanan, namun jarang sekali pembahasan mengenai potensi desa wisata di Desa Pengujan Desa Pengujan memiliki beberapa potensi yang jika dikembangkan dapat membantu mengembangkan desa wisata. Diantaranya adalah kekayaan Sosial dan Budaya, Desa Pengujan sangat kental dengan masyarakat melayu. Desa Pengujan memiliki satu makam tua yang dipercayai sebagai makam yang sakral. Kedua adalah Kuliner, Desa Pengujan terkenal sebagai salah satu pusat perikanan di Pulau Bintan. Desa Pengujan terkenal dengan makanan-makanan khas melayu. Desa Pengujan terkenal dengan potensi “Gong-gong”. Gonggong adalah salah satu jenis seafood yang menjadi ciri khas dari kepulauan riau, Kemudian Desa Pengujan juga terkenal dengan Asam Pedas Kerapu, Gulai Ikan Sembilang dan berbagai makanan khas melayu lainnya. Pada 2019, Desa Pengujan mulai mengembangkan desa wisata berbasis masyarakat, namun belum maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu mengembangkan potensi Desa Pengujan agar mampu menjadi desa wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini adalah beberapa masyarakat belum secara merata mengetahui apa itu desa wisata dan pariwisata berbasis masyarakat. Hal ini menjadi sangat penting karena dalam proses pengembangannya, masyarakat harus terus dilibatkan dalam semua aspek.
Komunikasi Kepemimpinan Store Manager di PT Home Center Indonesia Hasudungan, Stefanus Tulus; Novianti, Evi; Rahmat, Agus
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i2.9193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna komunikasi kepemimpinan bagi Store Manager PT Home Center Indonesia, mengetahui bagaimana aktivitas komunikasi kepemimpinan dijalankan oleh Store Manager, dan menjelaskan makna profesi bagi Store Manager. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada lima orang Store Manager PT Home Center Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Store Manager PT HCI memaknai komunikasi kepemimpinan sebagai kunci mencapai tujuan kepemimpinan dan nyawa kepemimpinan. Aktivitas komunikasi kepemimpinan dijalankan secara formal melalui briefing, meeting, coffee morning, dan coaching. Komunikasi kepemimpinan secara informal dilakukan dengan cara management by walking around. Store Manager juga memaknai profesinya sebagai pemilik toko, bukan hanya sebagai pemimpin cabang atau penjaga store.
Persuasive communication and tourists behavior in protected areas Novianti, Evi; Desiana, Rahmatika
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 11, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkk.v11i1.43490

Abstract

Background: Persuasive communication has the opportunity to create and change tourist behavior to better preserve the natural environment, especially in tourism that applies sustainable concepts. Purpose: This study aims to determine the effect of persuasive communication on tourist behavior in Ir. H. Djuanda Forest Park. Methods: The method used in this research is descriptive and verification research methods, with the research approach, used being quantitative and explanatory survey methods. Primary data was obtained through observation of the Ir. H. Djuanda Forest Park and questionnaires to visiting tourists while obtaining secondary data through previous research documents, literature, and government policies. This study uses data analysis techniques with the Structural Equation Model (SEM) approach based on Partial Least Square (PLS) by testing the hypothesis using path analysis. Results: The study shows that the better the Communicator conveys something, the more influence will be given to tourists. In addition, the better the channel the Communicator provides, the more tourist visitors will increase. Conclusion: The Communicator has a significant favorable influence on tourist behavior, which means that what is conveyed to visitors can be understood, and anything that involves deliberate efforts to change other people’s minds is called persuasive communication. The better the Communicator conveys something, the more influence will be given to tourists. Implications: This study has implications for managers of tourism destinations located in protected areas, especially for local governments, in setting policies for developing tourism destinations.
SINERGI PEMERINTAH DAN PERUSAHAAN PADA AKTIVITAS CSR DALAM RANGKA MENGHADAPI MEA Kokom Komariah; Evi Novianti; Hanny Hafiar; Ari Agung Prastowo
Jurnal Kawistara Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.27525

Abstract

Corporate Social Responsibility activities ideally be felt by the West Bandung Regency, where The West Bandung Regency has now transformed into an industrial area. This change of course, like the two-edged sword, the meaning is the presence of the company is actually able to provide changes in the economy for local communities, in an effort to prepare for the MEA, but on the other hand an industrial presence in West Bandung Regency giving new homework in terms of environmental management and the company's contribution to increasing local revenues of West Bandung regency. Whereas CSR is expected to become one of the company's contributions to improving the competitiveness of West Bandung Regency society. In other words, the company's contribution through Corporate Social Responsibility activities, become the hope of West Bandung regency government in building the human resources of competitive and independent and prosperous. Therefore, this study aims to dig deeper into the synergy of government and companies on CSR activities in order to face the MEA. This research is using qualitative descriptive method through data collection techniques of interviewing and observation. The results of this research indicate that in practice between the government and companies there are communication problems, therefore it is necessary to build appropriate communication models between the government and the companies as well as the community called tripartite corporate social responsibility so that corporate social responsibility activities better planned, targeted and sustainable.
Geowisata dan Potensi Penguatan Komunitas pada Wisata Pasca-Tambang Open Pit Nam Salu di Belitung Timur Peranciscus Aryanto; Hendarmawan Hendarmawan; Mohamad Sapari Dwi Hadian; Evi Novianti; Syintia Faramitha
Jurnal Kawistara Vol 12, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.73729

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memberikan nilai dan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat dan mempengaruhi sektor lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi potensi wisata dan sumber daya yang ada untuk memudahkan penyusunan konsep perencanaan dan pengembangan pariwisata yang juga harus mempertimbangkan dampak positif dan dampak negatif yang dihasilkan. Dampak positif akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat sedangkan dampak negatifnya adalah kerusakan alam dan perubahan budaya pada masyarakat. Pengembangan pariwisata perlu melibatkan masyarakat dalam mengelola keunikan dan kondisi daerah yang ada. Open Pit Nam Salu merupakan salah satu objek wisata eks tambang yang memiliki potensi menarik. Sebagai tambang timah terbesar di Asia Tenggara, kawasan objek wisata ini memiliki terowongan bawah tanah yang menjadi salah satu kegiatan yang menarik wisatawan yang berkunjung. Setiap pengunjung wajib mengikuti protokol keselamatan dan kesehatan yang ada. Obyek wisata Open Pit Nam Salu saat ini dikelola oleh Bapopnas (Badan Pengelola Open Pit Nam Salu). Dalam pengembangan kawasan ini ada beberapa kendala yang dihadapi diantaranya sarana dan prasarana serta keterbatasan sumber daya manusia pariwisata dalam mengelola kawasan ini. Penulis melakukan penelitian pengembangan kawasan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui Bapopnas, pengembangan pariwisata kawasan ini sudah menunjukkan perubahan yang terlihat dengan adanya pembangunan sarana dan prasarana, promosi dan pemasaran melalui media sosial dan keikutsertaan dalam kegiatan pelatihan.
Pengembangan Potensi Atraksi Wisata Gastronomi Berkelanjutan Berbasis Masyarakat Lokal di Kampung Lembur Sawah, Kota Bogor Indria Widyawan; Iriana Bakti; Mas Dadang Enjat Munajat; Evi Novianti
PANGGUNG Vol 34 No 3 (2024): Kreativitas, Seni Kontemporer, dan Pariwisata Berkelanjutan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i3.3555

Abstract

Kampung Lembur Sawah berlokasi di tengah Kota Bogor dan kaya akan potensi wisata gastronomi. Pengembangan berkelanjutan berbasis masyarakat lokal diperlukan untuk melengkapi atraksi wisata dan meningkatkan pengalaman wisatawan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi wisata gastronomi dan pengembangannya berdasarkan sudut pandang masyarakat lokal yang tergabung dalam Kompepar Mulyaharja sebagai pengelola. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif. Data primer diperoleh melalui observasi langsung serta wawancara dengan informan yang mewakili para pemangku kepentingan terkait pengelolaan wisata di Kampung Lembur Sawah. Data sekunder diperoleh melalui dokumen desa, artikel jurnal, dan laporan kerja terkait pengembangan wisata di Kampung Lembur Sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Lembur Sawah memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata gastronomi. Inventori gastronomi harus dilakukan pendaftaran HAKI sebagai upaya pelestarian. Kata kunci: wisata gastronomi, pariwisata berbasis masyarakat, Kampung Lembur Sawah
PENGELOLAAN EVENT GEDUNG SATE FESTIVAL 2018 OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN JAWA BARAT Ariandani, Raysha Nanda; Novianti, Evi; Setianti, Yanti
Jurnal Common Vol. 4 No. 2 (2020): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v4i2.4435

Abstract

The realization of West Java, the inner and inner champion with innovation and collaboration. ”The West Java Disparbud seeks to preserve local cultural assets and make art and culture effective as regional assets that support the development of tourism in West Java in the frame of local wisdom.… SS One of the implementation of regional tourism promotion events held by the West Java Disparbud Marketing Sector is the Gedung Sate Festival 2018 event. Model Planning, Research, and Evaluation offers a broad research and planning methodology. With a descriptive approach. Evaluation is also carried out through media monitoring. Furthermore, the West Java Tourism and Culture Office conducted an evaluation by looking at reports on food product tenants sales of tenants, through media coverage and seeing how many media covered the 2018 Gedung Sate Festival event, through interviews with visitors at media, community feedback through social media. And based on the information we got, the response was positive and it can be said that the 2018 Gedung Sate Festival was successfully held .. The researcher recommends that planning should be thorough and anticipating obstacles that occur both in terms of publication, coordination, evaluation, research processes and technical implementation. In addition, we can be more sensitive to the obstacles of the 2018 Gedung Sate Festival.
Community Involvement and Attachment in Developing Panundaan Pioneer Tourism Village: Applying Extended Social Exchange Theory Sobarna, Aditia; Primanty, Annisa; Novianti, Evi; Yustikasari, Yustikasari
Jurnal Komunikasi Vol 18, No 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v18i2.25449

Abstract

This study examines the impact of community involvement and attachment on the development of pioneer tourism villages, specifically focusing on Panundaan Tourism Village in West Java, Indonesia. Employing a quantitative methodology, the research utilizes structured questionnaires to gather data from residents, analyzing their perceptions of the costs and benefits associated with tourism development. Utilizing Social Exchange Theory as a theoretical framework, this study seeks to understand how perceived costs and benefits influence community support for tourism initiatives and how these perceptions correlate with residents' life satisfaction. The analysis, conducted through Structural Equation Modeling, reveals that deeper community attachment enhances perceived benefits but also heightens awareness of costs. The findings highlight the complex interplay between community involvement, perceived benefits, and life satisfaction, offering insights into strategies for sustainable tourism development in pioneer tourism villages.
Communication Strategy Through Traditional and Weaving Villages to Increase Cultural Promotion in East Sumba Lestari, Laely Indah; Novianti, Evi; -, Yustikasari
Nyimak: Journal of Communication Vol 7, No 2 (2023): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/nyimak.v7i2.8340

Abstract

This study discussed the communication process carried out by the people of East Sumba in an effort increase the promotion of their culture. This study was motivated by the existence of dynamics in cultural development owned by East Sumba, especially related to customs and Ikat Weaving as a cultural heritage in the form of wastra. This study used qualitative research methods with data collection techniques in the form of observation, interviews with six informants spread throughout East Sumba, namely the King of Prailiu Village, Ratu of Praiyawang Rindi Village, Craftsmen from Kambera, Pau, Kanatang and Kaliuda as well as conducting literature studies. The results of the research showed that in the process, communication strategies were carried out in various ways. In terms of the communication strategy carried out by traditional villages, there are efforts to display all the potential that can attract tourists, for example by welcoming tourists using a traditional welcome, developing traditional village areas to be more comfortable, and establishing communication with institutions and individuals. The communication strategy carried out by weaving craftsmen was to cooperate and participate in various events so that Ikat weaving and East Sumba culture in general can be further developed.Keywords: Traditional village, promotion, East Sumba, ikat weaving ABSTRAKPenelitian ini membahas mengenai proses komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat Sumba Timur dalam upaya meningkatkan promosi budaya yang dimiliki. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dinamika dalam pengembangan kebudayaan yang dimiliki oleh Sumba Timur, terutama berkaitan dengan adat istiadat serta Tenun Ikat sebagai warisan budaya berupa wastra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terhadap enam narasumber yang tersebar di seluruh Sumba Timur, yaitu Raja Kampung Prailiu, Ratu Kampung Praiyawang Rindi, Pengrajin dari Kambera, Pau, Kanatang serta Kaliuda serta melakukan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam prosesnya, strategi komunikasi dilakukan dengan berbagai cara. Dalam segi strategi komunikasi yang dilakukan oleh kampung adat, terdapat upaya untuk menampilkan seluruh potensi yang dapat menarik wisatawan misalnya dengan menyambut wisatawan menggunakan penyambutan adat, mengembangkan kawasan kampung adat menjadi lebih nyaman, serta menjalin komunikasi dengan lembaga maupun individu. Adapun strategi komunikasi yang dilakukan oleh pengrajin tenun ialah dengan melakukan kerjasama serta mengikuti berbagai event agar tenun ikat dan budaya Sumba Timur secara umum dapat lebih berkembang.Kata Kunci: Kampung adat, promosi, Sumba Timur, tenun ikat
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiyat Nugraha Adhika Graha Irianto Putra Adinda Sekar Prastantri Agung Budiono agus rahmat Agus Rusmana Agustina Eka Putri Agustina Listiawati Aisyah, Novrisa Nu Ajie Nugraha, Katon Sena Andini, Cindy Andini, Cindy Annisa, Sekar Dinda Any Noor Ariandani, Raysha Nanda Asnawati Asnawati Asy'ari, Rifqi Awaludin Nugraha Azmi Kautsar Alim Bahurekso, Putu Radar Baitulloh, Taqiy Gusdi Bambang Hermanto Baskara, Moch Rey Beding, Rafael Miku Centurion Chandratama Priyatna Cipta Endyana Dadang Purnama Dadang Sugiana Damayanti, Dewi Delamontano, Eldo Desiana, Rahmatika Diah Fatma Sjoraid Diah Fatma Sjoraida Diah Indiyati Diah Sri Rejeki Dian Wardiana Sjuchro Dina Oktavia Edwin Rizal Elnovani Lusiana Endayana, Cipta Engkus Kuswarno Fajrurrahman, Mufqi Fauzan Ahdi Widyaputra Felisianus Efrem Jelahut Feliza Zubair Firda Rahmayanti FX. Ari Agung Prastowo Gina Andriana Hadian, Mohammad Sapari Dwi Hakim, Lukman Fauzan Hanny Hafiar Hasudungan, Stefanus Tulus Hendarmawan Hendarmawan Hendarmawan Hendarmawan, Hendarmawan Heru Ryanto Budiana Heryanto, Oki Indria Widyawan Iriana Bakti Irwan Irwan Ismaliyah Yusuf Rangkuti Jauhari, Regitha Juwita, Tita Kadarisman, Ade Khoerunnisa, Lutfi Kokom Komariah Kurniawan Saefullah Lani Gumilang Larasati, Ajeng Ramadhita Lazuardina, Annisa Lestari, Laely Indah Lukiati Komala Lukiati Komalasari Lumongga, Az Zahra Mas Dadang Enjat Munajat Mas Dadang Enjat Munajat Maulana, Muhammad Iqbal Mellia Agustiyani Moh Faidol Juddi Moh. Sapari Dwi Hadian, Moh. Sapari Dwi Mohamad Sapari Dwi Hadian Mohammad Sapari Dwi Hadian Muhammad Reynaldi Aulia Rahmat Mustikaningsih, Marlina Nindi Aristi Nugroho, Abiyoga Bimo Nur, Tanti Nurani, Haiva Nurfauziah, Isni Nuryah Asri Sjafirah Oriana, Alisha Pamungkas, Kasno Peranciscus Aryanto Pribadi, Teguh Imam Primanty, Annisa Priyatna, Centurion C. Priyo Subekti Priyo Subekti Qoniah Nur Wijayani Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani R. Arief Helmi Raden Willy Ananta Permadi Rafael Miku Beding Rahman, Farid Asfari Rahmatika Desiana Raisya Wahyuning Maulida Ramadhanty, Ghina Ramdhanie, Gusgus Gharaha Ratu Sinar Sari Tanjung Regina Shintya Dewi J Reiza D. Dienaputra Retasari Dewi Rifki Rahmanda Putra Riniwaty Makmur Roidisom, Shamit Rosnandar Romli Rostika Yuliani Rully Khairul Anwar Rusdin Tahir, Rusdin S, Diah Fatma Saleha Rodiah Sariadi, Sarmoko Setyanto, Yugih Sihombing, Jimmy Ruben Siti Karlinah Sobarna, Aditia Sunardi Susanne Dida Susie Perbawasari Syahrul Akbar Syaifudin, Arief Syauqy Lukman Syintia Faramitha Syukrul Hamdi Tanjung, Ratu Sinar Sari Tanti Nur Thoriq Ibrahim Trie Damayanti Ute Lies Siti Khadijah Wulung, Shandra Rama Panji Yanti Setianti Yoga Wiratama Sulistyawan Yosa Fiandra Yuliana Rakhmawati Yuliana Rakhmawati, Yuliana Yunus Winoto Yunus Winoto Yustikasari Yustikasari Yustikasari - Yustikasari, Yustikasari