p-Index From 2021 - 2026
9.598
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL IQRA´ Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI Saliha : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Perdikan: Journal of Community Engagement ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Madrasah Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Instructional and Development Researches As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Educational Sciences Tepis Wiring : Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Gunung Djati Conference Series Action Research Journal Indonesia (ARJI) Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Jurnal Pendidikan Islam Taruna Law SANISKALA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal of Education Partner Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan International Journal of Post-Axial: Futuristic Teaching and Learning Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Collaborative Cognitive Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Journal of Education and Contemporery Linguistics At Turots: Jurnal Pendidikan Islam MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN STRATEGI PEMBELAJARAN MUHASABAH AN NAFS UNTUK MENGENALI POTENSI DIRI SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MA MIFTAHUL QULUB POLAGAN GALIS PAMEKASAN Syaifurrahman Nabawi; Muliatul Maghfiroh
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13346

Abstract

This study examines the strengthening of muhasabah an-nafs learning strategies in helping students recognize their self-potential in the Aqidah Akhlak subject at MA Miftahul Qulub Polagan Galis Pamekasan. The study is grounded in the issue of students’ low reflective awareness of their abilities and personal character, highlighting the need for a learning approach that emphasizes value internalization and self-evaluation. The objective of this research is to describe the implementation, effectiveness, and impact of the muhasabah an-nafs strategy on students’ self-potential recognition. This study employs a qualitative approach with a case study design, utilizing observation, in-depth interviews, and documentation techniques. The findings indicate that strengthening the muhasabah an-nafs strategy enhances students’ self-awareness, reflective honesty, and intrinsic motivation in developing both academic and spiritual potential. Furthermore, this strategy contributes to fostering religious character and personal responsibility. The study offers a contribution in the form of a reflective, spiritually grounded learning model that is contextually relevant for improving the quality of Aqidah Akhlak education.
Analysis of Artificial Intelligence Usage and Its Implications for the Academic Ethics of PAI Class of 2022 Students in Scientific Writing Meylila Putri Mauliyanti; Muliatul Maghfirah
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 6 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.6.p.599-614

Abstract

The rapid advancement of information technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has significantly influenced academic practices in higher education. However, studies specifically examining AI use and its academic ethics implications within Islamic Religious Education (PAI) students at Islamic higher education institutions remain limited. This study aims to analyze and describe two aspects: the forms of AI use by Islamic Religious Education (PAI) 2022 students at UIN Madura in academic writing, and the implication of AI use on their academic ethics. This research employed a qualitative descriptive approach, with data collected through structured and semi-structured interviews, participatory observation, and documentation. Data analysis was conducted through four stages. The findings reveal three forms of AI use: concept and framework generation, paraphrasing and grammar improvement, reference and citation searching. Regarding the implication on academic ethics, the dominant negative implication include a significant decline in originality, unverified references and citations, and reduced critical thinking ability and academic independence. Positive implication include time efficiency and improved digital literacy. A notable finding is that students are aware of plagiarism risks yet continue using AI excessively due to the absence of clear institutional regulations. Future research should focus on developing AI literacy programs and ethical policy frameworks for Islamic higher education institutions.
Pendampingan Implementasi Kurikulum Cinta Berwawasan Pendidikan Profetik Bagi Guru MTs Nasyiatus Syubban Tobungan, Galis, Pamekasan Suwantoro Suwantoro; Kutsiyyah Kutsiyyah; Zainol Hasan; Muliatul Maghfiroh; Mad Sa’i; Sri Nurhayati; Moh. Elman; Nailatur Rizqiyah; Mastiyanto Mastiyanto; Moh. Afifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.12001

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman dan kesadaran pedagogik guru melalui implementasi awal kurikulum cinta berwawasan pendidikan profetik yang dilakukan secara konseptual dan reflektif. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nasyiatus Syubban Tobungan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, dengan melibatkan 18 guru sebagai mitra utama dalam proses pengabdian. Implementasi kurikulum dalam kegiatan ini dipahami sebagai proses awal internalisasi dan pemaknaan nilai-nilai profetik ke dalam kesadaran pedagogik guru, yang dikembangkan melalui dialog, penggalian pengalaman mengajar, dan refleksi bersama, tanpa diarahkan pada pelatihan teknis maupun penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi selama kurang lebih empat jam melalui penyampaian materi konseptual, diskusi partisipatif, dan refleksi pedagogik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru pada dasarnya telah menjalankan praktik pembelajaran yang baik dan memuat nilai-nilai pendidikan. Namun, melalui proses implementasi reflektif ini, guru mulai memaknai kembali nilai-nilai tersebut sebagai kerangka pedagogik yang bersifat lintas pembelajaran. Refleksi pedagogik muncul sebagai hasil penting dari kegiatan ini, khususnya dalam membangun kesadaran peserta terhadap makna relasi pembelajaran yang bersifat humanis. Melalui proses tersebut, peserta mulai memahami bahwa keteladanan pendidik dan penguatan nilai-nilai profetik tidak dapat dipisahkan dari praktik belajar mengajar yang bermakna. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan ini masih terbatas dari segi waktu dan jangkauan, sehingga dampaknya belum sepenuhnya menyentuh perubahan praktik pembelajaran secara langsung di ruang kelas. Atas dasar itu, diperlukan pendampingan lanjutan yang dirancang secara lebih aplikatif dan berkesinambungan agar inisiatif pengembangan kurikulum cinta yang telah dirintis dapat diimplementasikan secara lebih nyata dan berkelanjutan.
Pendampingan Implementasi Kurikulum Cinta Berwawasan Pendidikan Profetik Bagi Guru MTs Nasyiatus Syubban Tobungan, Galis, Pamekasan Suwantoro Suwantoro; Kutsiyyah Kutsiyyah; Zainol Hasan; Muliatul Maghfiroh; Mad Sa’i; Sri Nurhayati; Moh. Elman; Nailatur Rizqiyah; Mastiyanto Mastiyanto; Moh. Afifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.12001

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman dan kesadaran pedagogik guru melalui implementasi awal kurikulum cinta berwawasan pendidikan profetik yang dilakukan secara konseptual dan reflektif. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nasyiatus Syubban Tobungan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, dengan melibatkan 18 guru sebagai mitra utama dalam proses pengabdian. Implementasi kurikulum dalam kegiatan ini dipahami sebagai proses awal internalisasi dan pemaknaan nilai-nilai profetik ke dalam kesadaran pedagogik guru, yang dikembangkan melalui dialog, penggalian pengalaman mengajar, dan refleksi bersama, tanpa diarahkan pada pelatihan teknis maupun penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi selama kurang lebih empat jam melalui penyampaian materi konseptual, diskusi partisipatif, dan refleksi pedagogik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru pada dasarnya telah menjalankan praktik pembelajaran yang baik dan memuat nilai-nilai pendidikan. Namun, melalui proses implementasi reflektif ini, guru mulai memaknai kembali nilai-nilai tersebut sebagai kerangka pedagogik yang bersifat lintas pembelajaran. Refleksi pedagogik muncul sebagai hasil penting dari kegiatan ini, khususnya dalam membangun kesadaran peserta terhadap makna relasi pembelajaran yang bersifat humanis. Melalui proses tersebut, peserta mulai memahami bahwa keteladanan pendidik dan penguatan nilai-nilai profetik tidak dapat dipisahkan dari praktik belajar mengajar yang bermakna. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan ini masih terbatas dari segi waktu dan jangkauan, sehingga dampaknya belum sepenuhnya menyentuh perubahan praktik pembelajaran secara langsung di ruang kelas. Atas dasar itu, diperlukan pendampingan lanjutan yang dirancang secara lebih aplikatif dan berkesinambungan agar inisiatif pengembangan kurikulum cinta yang telah dirintis dapat diimplementasikan secara lebih nyata dan berkelanjutan.
Implementasi Digital Fasting dalam Pembelajaran PAI Sebagai Upaya Penanaman Nilai Zuhud Musyrifatul Fikriyah Ilma; Muliatul Maghfiroh
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.776

Abstract

Meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan siswa yang berpotensi mengurangi fokus belajar serta melemahkan nilai spiritual seperti pengendalian diri dan kesederhanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang, mengkaji penanaman nilai zuhud, serta dampaknya terhadap perilaku dan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis efektif meningkatkan fokus belajar, partisipasi, serta pengendalian diri siswa dalam penggunaan teknologi. Penanaman nilai zuhud melalui digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang yang dilakukan melalui pemahaman konseptual, praktik pembatasan gadget, serta refleksi dan pembiasaan secara berkelanjutan efektif membentuk karakter siswa yang sederhana, mampu mengendalikan diri, serta memiliki kesadaran spiritual yang lebih baik. Digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan fokus belajar, pembentukan sikap disiplin, penguatan interaksi sosial, serta internalisasi nilai zuhud yang tercermin dalam perilaku sederhana dan kemampuan pengendalian diri siswa.
Implementation of the Deep Learning Approach to Improve Islamic Religious Education Learning Outcomes at SMPN 4 Pamekasan Fitriatul Laila Hasyim; Muliatul Maghfiroh
Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Hasil Penelitian
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/community.v5i1.140

Abstract

Islamic Religious Education learning at SMPN 4 Pamekasan faces problems in the form of students' low ability to understand religious material concepts in depth and a gap between their knowledge and the application of Islamic values in everyday life. This study aims to apply the Deep Learning Approach to improve Islamic Religious Education learning outcomes at SMPN 4 Pamekasan. This study uses a qualitative approach. The subjects of the study were grade IX students of SMPN 4 Pamekasan. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis used the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The Deep Learning approach is implemented through three main points, namely Mindful Learning (learning with full awareness), Meaningful Learning (meaningful learning that connects material with student experiences), and Joyful Learning (fun learning). The implementation is carried out through case studies of Islamic values, reflective discussions, analysis of moral events, and experience-based projects. The results of the study indicate that the results of the study will be filled in after the data analysis is complete. This study concludes that the Deep Learning approach is effective in improving PAl learning outcomes as a whole, not only in the cognitive domain but also in instilling Islamic values in students' daily behavior
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIK TOK TERHADAP KARAKTER RELIGIUS SISWA MI TARBIYATUN NASYIIN 1 PAMEKASAN Kartika Eka Wulandari; Laili Nur Rohmah; Izatul Mufida; Muliyatul Maghfiroh
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 21 No. 1 (2026): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v21i1.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap karakter religius siswa di MI Tarbiyatu Nasyiin 1 Pamekasan. Perkembangan teknologi digital dan media sosial yang semakin pesat memberikan pengaruh besar terhadap perilaku serta pembentukan karakter siswa, khususnya pada jenjang sekolah dasar. TikTok sebagai salah satu media sosial yang populer di kalangan anak-anak dan remaja memiliki dampak positif maupun negatif terhadap karakter religius siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa, guru, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok memberikan dampak positif berupa meningkatnya kreativitas siswa, bertambahnya wawasan keagamaan melalui konten islami, serta kemudahan dalam memperoleh informasi edukatif. Namun, penggunaan TikTok juga memberikan dampak negatif, seperti berkurangnya kedisiplinan ibadah, menurunnya konsentrasi belajar, munculnya perilaku meniru tren yang kurang sesuai dengan nilai religius, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperlukan pengawasan dan pendampingan dari orang tua serta guru dalam penggunaan media sosial TikTok agar siswa mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dan tetap menjaga karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.  
Hirabah Dalam Perspektif Ulama Mazhab dari Definisi Hingga Sanksi yang Diterapkan Fatihatul Qori’ah; Mad Sa’i
Journal of Education and Contemporery Linguistics Vol. 2 No. 01 (2025)
Publisher : CV Alifba Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hirabah Hirabah merupakan salah satu bentuk tindak kriminal yang cukup serius dalam hukum pidana Islam,  yang mencakup aksi kekerasan bersenjata di tempat umum, seperti perampokan, pembunuhan, dan penciptaan teror yang mengganggu ketentraman masyarakat. Artikel ini mengkaji konsep hirabah menurut pandangan empat mazhab utama yaitu, Imam Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. dengan menitik beratkan pada definisi, syarat-syarat pembuktian, serta bentuk sanksi yang dijatuhkan kepada pelaku. Masing-masing mazhab memiliki karakteristik tersendiri dalam merumuskan elemen-elemen hirabah, baik dari aspek pelaku, alat yang digunakan, maupun dampak sosial yang ditimbulkan. Dalam hal pembuktian secara umum disepakati perlunya kesaksian atau pengakuan dari pelaku. Sanksi terhadap pelaku hirabah diklasifikasikan sebagai bentuk hukuman yang tegas, bisa berupa ḥudūd maupun ta‘zīr, tergantung pada tingkat keparahan perbuatan yang dilakukan, dan meliputi hukuman mati, penyaliban, amputasi, hingga pengasingan. Artikel ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam dan menyeluruh mengenai konsep hirabah menurut para ulama mazhab, yang dapat menjadi landasan teoritis maupun praktis dalam pengembangan wacana hukum pidana Islam kontempore
PEMBINAAN NILAI PENDIDIKAN PROFETIK PADA ANAK MIGRAN INDONESIA DI SANGGAR BIMBINGAN AMPANG MALAYSIA Suwantoro Suwantoro; Fathorrozy Fathorrozy; Kutsiyyah Kutsiyyah; Muliatul Maghfiroh; Sri Nurhayati; Mad Sa’i
As-Sidanah Vol 8 No 1 (2026): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v8i1.41-56

Abstract

This community service program aimed to strengthen the spiritual and moral awareness of Indonesian migrant children at Sanggar Bimbingan Ampang, Malaysia, through prophetic value education. The activity responded to the absence of a structured character development program, as previous value-based activities had been conducted informally. The program was implemented in a three-hour participatory session involving 25 children aged 7–12 years. The activities included value-based ice breaking, storytelling of prophetic role models, guided discussions, role play, and reflective dialogue. Evaluation was conducted through participatory observation of children’s responses during the activities. The results indicate active engagement and the emergence of early moral awareness, reflected in the children’s understanding of honesty, empathy, responsibility, and spiritual values. These findings show that participatory prophetic education can serve as an initial approach to fostering moral identity among migrant children within diaspora communities.
PEMBINAAN NILAI PENDIDIKAN PROFETIK PADA ANAK MIGRAN INDONESIA DI SANGGAR BIMBINGAN AMPANG MALAYSIA Suwantoro Suwantoro; Fathorrozy Fathorrozy; Kutsiyyah Kutsiyyah; Muliatul Maghfiroh; Sri Nurhayati; Mad Sa’i
As-Sidanah Vol 8 No 1 (2026): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v8i1.41-56

Abstract

This community service program aimed to strengthen the spiritual and moral awareness of Indonesian migrant children at Sanggar Bimbingan Ampang, Malaysia, through prophetic value education. The activity responded to the absence of a structured character development program, as previous value-based activities had been conducted informally. The program was implemented in a three-hour participatory session involving 25 children aged 7–12 years. The activities included value-based ice breaking, storytelling of prophetic role models, guided discussions, role play, and reflective dialogue. Evaluation was conducted through participatory observation of children’s responses during the activities. The results indicate active engagement and the emergence of early moral awareness, reflected in the children’s understanding of honesty, empathy, responsibility, and spiritual values. These findings show that participatory prophetic education can serve as an initial approach to fostering moral identity among migrant children within diaspora communities.
Co-Authors Abd Mannan Abd Rahim abdulwahab Achmad Maulidi Aini, Innani Khofifah Qurrotu Ainul Yaqin Ainur Rofiq, Roisul Ibad Akh Ubaidillah Anam, Achmad Syaroful Anan Nisoh Anri Naldi Astuti, Ria Buna’i Choirul Mahfud Darajaatul Uula Dina Syafira Dwi Faradila, Afifah Dwiki Darmawan Eva Iryani, Eva Fadila, Nurul Fahmi, Ach. Syafiq Fathorrozy Fathorrozy Fathorrozy, Fathorrozy Fatihatul Qori’ah Fina Azizah fina rahmatika Fitriatul Laila Hasyim Haerudin Haerudin Hanan Hunain, Ishaq Iksan Irani, Tri Cahya Ishaq Hunain ISNAENI, NUR Izatul Mufida Jaini Jaini, Jaini Jamiatul Jamiatul Jamiatul, Jamiatul Jamilah Jamilah Jamiluddin Usman Kartika Eka Wulandari Kholivia Agustin Ningsih Kiftiyah, Khafidatul Kutsiyyah Kutsiyyah Kutsiyyah Kutsiyyah Kutsiyyah Laili Nur Rohmah Luluk Dewi Purwati M. Athiq Romadloni M. Yunus Abu Bakar Mad Sa'i Mannan, Abd Masdar Hilmy Masruroh MASRUROH Masti Yanto Masti Yanto Mastiyanto Mastiyanto Maulana, Mohammad Fiki Maulina, Putri Meylila Putri Mauliyanti Milla Ardiah Izzati, Milla Moh. Afifuddin Moh. Elman Moh. Hafid Effendy, Moh. Hafid Moh. Musyfiq Sulaiman Mohamad Aso Samsudin Muhammad Dani Edi Irwan Muhammad Sobran Jamil Imamuddin Muhammad Turhan Yani Musyaffa’ Rafiqie Musyrifatul Fikriyah Ilma Nailatur Rizqiyah Nailatur Rizqiyah Nisoh, Anan Nor Hasan Norilhabibi Novem Sri Wahyuni Nur Afifah Khurin Maknin Nur Fadhilah, Mutik Nur Imamah Nur Zaini, Nur Nur, Nur Rahmawati Nurhaliza, Indriyani Nurhayati, Sri Nurul Indriana Nurul Laily Nurul Qomariyah Nurul Qomariyah Nurul Qomariyah Pudyas Tataquna Raniya Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Putra , Safril Aditia Qonita Alfiya Khoirunnisa Rasidi Rasidi Ria Astuti Rina Paramita Riskiyah, Zakiatur Riza Hamid Rizqiyah, Nailatur Sa'i, Mad Saiful Arif Saiful Arif Saiful Arif Samsul Arifin Sa’i, Mad Siswanto Siswanto Siti Hawa Lubis sofiatun jannah Sri Nurhayati Suwantoro Suwantoro Suwantoro Suwantoro Suwantoro Suwantoro Suwantoro Suwantoro Syaiful Anam syaiful hukama' Syaifurrahman Nabawi Taqwim, Ibnan Ahsanut Tri Cahya Irani Umi Sumbulah uswatun hasanah Wardatul Basyra Wardatul Basyra Wildan Humaidi Yanto, Masti Yunia Nabila Aziziy Yunia Nabila Aziziy zahrina amelya Zainal Abidin, Sy. Moh. Ali Zainol Hasan Zainol Hasan Zainol Hasan Zakiatur Riskiyah Zakki Fuad