Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BIDAN DAN PENDAMPINGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN DI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Irawati, Ayu; Susianti, Susianti; Usman, Arifa; Jamir, Fatimah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA DAN KURANG ENERGI KRONIS DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KULO Susianti, Susianti; Irawati, Ayu; Usman, Arifa
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kurangnya gizi secara kronis yang terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia 2 tahun sehingga anak terlalu pendek untuk usianya Prevalensi Stanting umur 24 -59 Bulan terdapat 113 anak yang mana sudah tergabung anak yang pendek dengan anak yang sangat pendek.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Riwayat anemia dan Kurang Energi Kronik (KEK) ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita 24 – 59 Bulan di wilayah kerja Puskesmas Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode Penelitian ini menguunakan metode pendekatan retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah 35 Balita umur 24-59bulan. Sampel sebanyak 35 anak. analisis yang digunakan kendall Tau-b,Hasil Penelitian ini ada hubungan antara riwayat KEK Ibu hamil dengan Kejadian Stunting dengan koefisiensi korelasi 0,549 dan sig sebesar 0,001. Ada hubungan riwayat anemia ibu hamilterhadap kejadian stunting,koefisiensi kolerasi 0,478dan sig o,oo3 p value < 0,05. Dapat dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Riwayat KEK dan Anemia terhadap kejadian stunting pada bayi umur 24-59 bulan.Kata Kunci: Kurang energi kronis, Anemia, StuntingABSTRACTBackground Stunting is a condition of failure to thrive in children caused by chronic lack of nutrition which occurs from the time the baby is in the womb until the age of 2 years so that the child is too short for his age. very short child. The aim of this research is to determine the relationship between the history of anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) of pregnant women with the incidence of stunting in toddlers aged 24 - 59 months in the working area of the Kulo Health Center, Sidenreng Rappang Regency. Method This research uses a retrospective approach method. The sample in this study was 35 toddlers aged 24-59 months. The sample was 35 children. The analysis used by Kendall Tau-b, the results of this research, is that there is a relationship between the history of CED of pregnant women and the incidence of stunting with a correlation coefficient of 0.549 and a sig of 0.001. There is a relationship between a history of anemia in pregnant women and the incidence of stunting, the correlation coefficient is 0.478 and the sig o.oo3 p value is <0.05. It can be concluded that there is a relationship between a history of CED and anemia on the incidence of stunting in babies aged 24-59 months.Keywords: Chronic lack of energy, Anemia, Stunting
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGGURU TERHADAP PENINGKATAN SUHU BADAN RENDAH BAYI BARU LAHIR DI RSUD SAWERIGADING KOTA PALOPO TAHUN 2023 Usman, Arifa; Irawati, Ayu; Susianti, Susianti; Djamir, A. Fatimah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipotermi merupakan bayi dengan suhu dibawah normal 36,5-37 ◦ C, hipotermi merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian. Perawatan dengan Metode Kangguru (PMK) ini sebagai alternatif bagi perawatan Suhu Badan Rendah (Hipotermi) yang telah melewati masa krisis tetapi masih memerlukan perawatan khusus untuk pemberian kehangatan beserta makanan bagi pertumbuhannya. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh perawatan metode kangguru terhadap peningkatan suhu badan rendah (Hipotermi) pada Bayi Baru Lahir (BBL) di RSUD Sawerigading Kota PalopoTahun 2019. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan pre eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu Suhu Badan Rendah (Hipotermi) Bayi Baru Lahir (BBL) sebanyak 38 bayi dengan menggunakan total sampling.Pengumpulan data pretest dan posttest menggunakan lembar observasi, kemudian analisis data menggunakan wilcoxon test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan ada peningkatan suhu badan rendah (pretest) dan sesudah diberikan perlakuan Perawatan Metode Kangguru (PMK) (posttest) yang menunjukkan bahwa nilai (p = ,000 < α = ,005). Kesimpulan: Ada pengaruhPerawatan Metode Kangguru (PMK) terhadap peningkatan suhu badan rendah (Hipotermi) pada Bayi Baru Lahir di RSUD Sawerigading Kota Palopo tahun 2023 bahwa H0 ditolak dan Ha diterimah.Kata Kunci: Peningkatan Suhu Badan Rendah (Hipotermi), Perawatan Metode Kangguru (PMK)ABSTRACTBackground: Hypothermia is a baby with a temperature below normal 36.5-37 ◦ C, hypothermia is the beginning of a disease that ends in death. Treatment using the Kangaroo Method (PMK) is an alternative for treating Low Body Temperature (Hypothermia) which has gone through a crisis period but still requires special care to provide warmth and food for growth. Objective: To determine the effect of kangaroo method treatment on increasing low body temperature (Hypothermia) in Newborn Babies (BBL) at Sawerigading Regional Hospital, Palopo City in 2019. Method: The research design used in this research is an analytical observational method, using a pre-experimental approach with a One GroupPretest Posttest Design. The population in this study was Low Body Temperature (Hypothermia) of Newborn Babies (BBL) as many as 38 babies using total sampling. Pretest and posttest data were collected using observation sheets, then data analysis used the Wilcoxon test. Results: This study showed that there was an increase in low body temperature (pretest) and after being given Kangaroo Method Treatment (PMK) (posttest) which showed that the value was (p = .000 < α = .005). Conclusion: There is an influence of Kangaroo Method Treatment (PMK) on increasing low body temperature (Hypothermia)in Newborn Babies at Sawerigading Hospital, Palopo City in 2023, that H0 is rejected and Ha is accepted.Keywords: Increased Low Body Temperature (Hypothermia), Kangaroo Method Treatment (PMK)
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BIDAN DAN PENDAMPINGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN DI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Irawati, Ayu; Susianti, Susianti; Usman, Arifa; Jamir, Fatimah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA DAN KURANG ENERGI KRONIS DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KULO Susianti, Susianti; Irawati, Ayu; Usman, Arifa
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kurangnya gizi secara kronis yang terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia 2 tahun sehingga anak terlalu pendek untuk usianya Prevalensi Stanting umur 24 -59 Bulan terdapat 113 anak yang mana sudah tergabung anak yang pendek dengan anak yang sangat pendek.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Riwayat anemia dan Kurang Energi Kronik (KEK) ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita 24 – 59 Bulan di wilayah kerja Puskesmas Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode Penelitian ini menguunakan metode pendekatan retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah 35 Balita umur 24-59bulan. Sampel sebanyak 35 anak. analisis yang digunakan kendall Tau-b,Hasil Penelitian ini ada hubungan antara riwayat KEK Ibu hamil dengan Kejadian Stunting dengan koefisiensi korelasi 0,549 dan sig sebesar 0,001. Ada hubungan riwayat anemia ibu hamilterhadap kejadian stunting,koefisiensi kolerasi 0,478dan sig o,oo3 p value < 0,05. Dapat dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Riwayat KEK dan Anemia terhadap kejadian stunting pada bayi umur 24-59 bulan.Kata Kunci: Kurang energi kronis, Anemia, StuntingABSTRACTBackground Stunting is a condition of failure to thrive in children caused by chronic lack of nutrition which occurs from the time the baby is in the womb until the age of 2 years so that the child is too short for his age. very short child. The aim of this research is to determine the relationship between the history of anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) of pregnant women with the incidence of stunting in toddlers aged 24 - 59 months in the working area of the Kulo Health Center, Sidenreng Rappang Regency. Method This research uses a retrospective approach method. The sample in this study was 35 toddlers aged 24-59 months. The sample was 35 children. The analysis used by Kendall Tau-b, the results of this research, is that there is a relationship between the history of CED of pregnant women and the incidence of stunting with a correlation coefficient of 0.549 and a sig of 0.001. There is a relationship between a history of anemia in pregnant women and the incidence of stunting, the correlation coefficient is 0.478 and the sig o.oo3 p value is <0.05. It can be concluded that there is a relationship between a history of CED and anemia on the incidence of stunting in babies aged 24-59 months.Keywords: Chronic lack of energy, Anemia, Stunting
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGGURU TERHADAP PENINGKATAN SUHU BADAN RENDAH BAYI BARU LAHIR DI RSUD SAWERIGADING KOTA PALOPO TAHUN 2023 Usman, Arifa; Irawati, Ayu; Susianti, Susianti; Djamir, A. Fatimah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipotermi merupakan bayi dengan suhu dibawah normal 36,5-37 ◦ C, hipotermi merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian. Perawatan dengan Metode Kangguru (PMK) ini sebagai alternatif bagi perawatan Suhu Badan Rendah (Hipotermi) yang telah melewati masa krisis tetapi masih memerlukan perawatan khusus untuk pemberian kehangatan beserta makanan bagi pertumbuhannya. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh perawatan metode kangguru terhadap peningkatan suhu badan rendah (Hipotermi) pada Bayi Baru Lahir (BBL) di RSUD Sawerigading Kota PalopoTahun 2019. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan pre eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu Suhu Badan Rendah (Hipotermi) Bayi Baru Lahir (BBL) sebanyak 38 bayi dengan menggunakan total sampling.Pengumpulan data pretest dan posttest menggunakan lembar observasi, kemudian analisis data menggunakan wilcoxon test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan ada peningkatan suhu badan rendah (pretest) dan sesudah diberikan perlakuan Perawatan Metode Kangguru (PMK) (posttest) yang menunjukkan bahwa nilai (p = ,000 < α = ,005). Kesimpulan: Ada pengaruhPerawatan Metode Kangguru (PMK) terhadap peningkatan suhu badan rendah (Hipotermi) pada Bayi Baru Lahir di RSUD Sawerigading Kota Palopo tahun 2023 bahwa H0 ditolak dan Ha diterimah.Kata Kunci: Peningkatan Suhu Badan Rendah (Hipotermi), Perawatan Metode Kangguru (PMK)ABSTRACTBackground: Hypothermia is a baby with a temperature below normal 36.5-37 ◦ C, hypothermia is the beginning of a disease that ends in death. Treatment using the Kangaroo Method (PMK) is an alternative for treating Low Body Temperature (Hypothermia) which has gone through a crisis period but still requires special care to provide warmth and food for growth. Objective: To determine the effect of kangaroo method treatment on increasing low body temperature (Hypothermia) in Newborn Babies (BBL) at Sawerigading Regional Hospital, Palopo City in 2019. Method: The research design used in this research is an analytical observational method, using a pre-experimental approach with a One GroupPretest Posttest Design. The population in this study was Low Body Temperature (Hypothermia) of Newborn Babies (BBL) as many as 38 babies using total sampling. Pretest and posttest data were collected using observation sheets, then data analysis used the Wilcoxon test. Results: This study showed that there was an increase in low body temperature (pretest) and after being given Kangaroo Method Treatment (PMK) (posttest) which showed that the value was (p = .000 < α = .005). Conclusion: There is an influence of Kangaroo Method Treatment (PMK) on increasing low body temperature (Hypothermia)in Newborn Babies at Sawerigading Hospital, Palopo City in 2023, that H0 is rejected and Ha is accepted.Keywords: Increased Low Body Temperature (Hypothermia), Kangaroo Method Treatment (PMK)
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN TERHADAP KEHAMILAN DINI PADA REMAJA DI PUSKESMAS LOMPOE KOTA PAREPARE Usman, Arifa; Susianti, Susianti
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 8, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v8i2.3236

Abstract

Abstract: Teenage pregnancy can interfere with maternal development and lead to anemia, poor nutrition and low immunity. The purpose of this study was to determine the factors that influence anxiety in facing childbirth in early pregnancy in adolescents. This type of research used an analytic cross sectional study approach with a sample size of 56 respondents. The sampling technique used was total sampling, meaning that all populations were sampled because the number of samples was small enough to obtain more accurate results. The results of this study indicate that socio-economic factors have a significant relationship with adolescent anxiety when facing childbirth, while family support factors and parity factors have no significant relationship.Abstrak: Kehamilan remaja dapat mengganggu tumbuh kembang ibu dan menyebabkan terjadinya anemia, kekurangan gizi dan rendahnya daya tahan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kecemasan menghadapi persalinan terhadap kehamilan dini pada remaja. Jenis penelitian menggunakan pendekatan analitik cross sectional study dengan jumlah sampel 56 responden. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling artinya semua populasi dijadikan sampel dikarenakan jumlah sampel cukup sedikit agar bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat. Hasil penelitian ini didaptkan bahwa faktor sosial ekonomi memiliki hubungan yang signifikan dengan kecemasan remaja saat menghadapi persalinan sedangkan faktor dukungan keluarga dan faktor paritas tidak memiliki hubungan yang signifikan.
Analisis peranan usaha kerajinan rumah tangga dalam rangka penyerapan tenaga kerja dan membangun masyarakat ekonomi kecil di Kabupaten Bantul Susianti, Susianti
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/paradigma.v15i1.9215

Abstract

This study aims to analyze the role of folk/household handicraft businesses in the context of employment and building a small economic community through the analysis of factors affecting the income of household craftsmen in the Bantul Regency. Problems that are still encountered in the household handicraft business are related to business activities carried out traditionally and the scale of business is still limited. So this has an impact on the amount of product produced is still limited, and indirectly the level of income is still low. To increase production efforts means the factors that support it are needed. Data sources used are primary data and secondary data. The quantitative analysis used is multiple regression analysis with the Ordinary Least Square (OLS) method. Based on the results of descriptive analysis, the main reason that encourages the craftsmen to run a household handicraft business in Bantul Regency is the main work to obtain and add income to meet their needs. And the household handicraft business plays a role in employment in Bantul Regency by 13.69%. Meanwhile, based on the regression results, the variable of business capital and raw materials have positive and significant coefficients. Where business capital is the variable that has the most influence on the income of craftsmen household crafts in Bantul Regency.
DAMPAK PENGUMUMAN PANDEMI COVID 19 DI INDONESIA TERHADAP KINERJA IHSG DAN HARGA SAHAM BUMN BIDANG KONSTRUKSI DI BURSA EFEK INDONESIA Tuasikal, Moh. Irfan; Susianti, Susianti
Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan Vol 13 No 1 (2024): Vol. 13 No. 1 2024
Publisher : Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dakp.v13i1.9938

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengumuman pandemi covid 19 di Indonesia. Sebuah peristiwa yang berpengaruh besar dalam kehidupan manusia, yang berpengaruh juga dari sisi sosial ekonomi. Bursa Efek Indonesia di mana banyak perusahaan listing merupakan suatu institusi yang terpengaruh dengan keadaaan penyebaran virus corona. Pengaruh tersebut diketahui dengan adanya kecenderungan penurunan IHSG di akhir tahun 2019. Karena kecenderungan bahwa covid ini menyebar secara masif, maka kajian ini mengkaji dan membandingkan dampak pada IHSG sebelum dan sesudah pengumuman pandemi covid 19 di Indonesia. Selanjutnya juga dikaji dampaknya pada perusahaan BUMN bidang konstruksi yang ada di Bursa Efek Indonesia. Hasilnya bahwa pengumuman terkait cobid 19 di Indonesia tersebut memberikan dampak pada penurunan IHSG dan harga saham BUMN Karya yang ada.
PENGARUH EDUKASI PERNIKAHAN DINI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RESIKO PERNIKAHAN DINI DI PUSKESMAS BULAWA Irawati, Ayu; Susianti, Susianti; Usman, Arifa; Rosdiana, Rosdiana
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pernikahan usia anak merupakan pernikahan yang terjadi secara formal dan tidak formal yang dilakukan dibawa usia 18 tahun. Pernikahan dini sebaiknya dicegah, salah satu Langkah yang dapat diambil oleh tenaga Kesehatan untuk mengurangi insiden pernikahan dini dan mengurangi efek negative dari pernikahan di usia remaja adalah dengan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai dampak negative pernikahn dini. Tujuan : untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Tentang Pernikahan Dini Terhadap Pengetahuan Pada Remaja Tentang Resiko Pernikahan Dini Di Puskesmas Bulawa Kab. Bone Bolango Tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan One Group Pre-Test dan Post-test Design.Populasi adalah seluruh Remaja usia 10-18 tahun yang berada diwilayah kerja puskesmas Bulawa sebanyak 188 remaja dan sampel sebanyak 22 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil : berdasarkan uji Wilcoxon Pengetahuan sebelum diberikan edukasi dengan nilai rata-rata 57,73 dan setelah diberikan edukasi dengan nilai rata-rata 79,32, ada pengaruh edukasi tentang pernikahan dini terhadap pengetahuan pada remaja tentang resiko pernikahan dini di Puskesmas Bulawa Kab. Bone Bolango tahun 2024 dengan pvalue 0,000. Kesimpulan : ada pengaruh edukasi tentang pernikahan dini terhadap pengetahuan pada remaja tentang resiko pernikahan dini di Puskesmas Bulawa Kab. Bone Bolango tahun 2024.Kata kunci : Edukasi, Pengetahuan, Risiko Pernikahan DiniABSTRACTBackground: Child marriage is a marriage that occurs formally and informally before the age of 18. Early marriage should be prevented, one of the steps that can be taken by health workers to reduce the incidence of early marriage and reduce the negative effects of marriage in adolescence is by increasing the knowledge of adolescents about the negative impacts of early marriage. Objective: To determine the Influence of Education on Early Marriage on Knowledge of Adolescents about the Risks of Early Marriage at Bulawa Public Health Center, Bone Bolango Regency in 2024. Method: This research is an experimental study with a One Group Pre-Test and Post-test Design. The population is all adolescents aged 10-18 years in the Bulawa Public Health Center work area, totaling 188 adolescents, and a sample of 22 people using purposive sampling. Results: Based on the Wilcoxon test, knowledge before being given education with an average value of 57.73 and after being given education with an average value of 79.32, there is an influence of education on early marriage on knowledge of adolescents about the risks of early marriage at Bulawa Public Health Center, Bone Bolango Regency in 2024 with a p-value of 0.000. Conclusion: There is an influence of education on early marriage on knowledge of adolescents about the risks of early marriage at Bulawa Public Health Center, Bone Bolango Regency in 2024.Keywords: Education, knowledge, risk of early marriage
Co-Authors Ace Tatang Hidayat Agustyas Tjiptaningrum Ajabar, Ajabar Akram, Musfira Azizah Ambarwati, Yuli Anggraeni Janar Wulan, Anggraeni Janar Arfah, Arfah Ayu Irawati Azis, Sukmawati Bahri. S, Andi Bayu Anggileo Pramesona Betta Kurniawan, Betta Buana, Faris Agung DAMIRAH DAMIRAH, DAMIRAH Djamir, A. Fatimah Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Endro Prasetyo Wahono Ety Apriliana Eva Lusina, Septia Evi Kurniawati, Evi Faisal Rahman, Faisal Fatriyadi Suwandi, Jhons Fausyiah, Nurul Febrianti, Arlin Fitria Saftarina Gemayangsura, Gemayangsura Giska Tri Putri Hana Muthi'a Putri Hanif Kurniadi Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hardiansyah, Ridwan Haryono, Iranita Hasbilla, Raihan Fathurrahman Helmi Rahmawati Hendri Busman Herlina Herlina Imron, Nadi Indri Windarti Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Iranita Haryono Irfandi Ismunanto, Aziza Regina Kinasih Iswandi Darwis Jamir, Fatimah Janar Wulan, Anggraini Jausal, Anisa Nuraisa Jhons Fatriyadi Suwandi Joni, Agnesia Priskila Justisia, Adilla Khairun Nisa Landoni, Fira M. Ridho Ulya Mansur, Narti Marcellia, Selvi Marhani Marhani Mayasari, Diana Muhamad Stiadi Novianty, Detty Nurdin K, Nurdin Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktaviani, Indri Ovalia, Nora Wilya Padli, Saiful Rahmadani, Ervi Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Risti Graharti Rizki Hanriko Rodiani, Rodiani Ronny Lesmana Rosdiana Rosdiana Rudianto, Waluyo Rudiyanto, Waluyo Rurini Retnowati Ruslani, Nada Oktista Safriansyah, Wahyu Salam, Supriyanto Sandra Amalia Riyadi Septia Eva Lusina Septiani, Linda Solihah, Fatimatus Soraya, Yeni Suharmanto Surriandari, Latifah Dwi Suryadi Islami Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Syahdewa, Budi Indra Syahriyah Semaun, Syahriyah SYAIFUL BAHRI Syazili Mustofa Tri Umiana Soleha Tuasikal, Moh. Irfan Tutik Ernawati Unang Supratman Usman, Arifa W, Dyah Wulan Sumekar R. W., Dyah Wulan Sumekar R. Wardani, Dyah Wulan Wati, Imelda Fera Yudho Prabowo, Arif Zahra, Aulia Jannatuz