Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Metode Hypnoteaching Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini Moh. Syarif Hidayat; Yenda Puspita
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak metode hypnoteaching dalam mengembangkan kecerdasan emosional pada anak usia dini, yang didorong oleh kesadaran rendah masyarakat akan pentingnya pembinaan kecerdasan emosional sejak dini. Kecerdasan emosional memainkan peran krusial dalam perkembangan emosional anak, memungkinkan mereka untuk mengelola emosi dan memiliki empati terhadap orang lain. Melibatkan 13 siswa dari PAUD Al Quran Annisa Syarifah Kab. Pangandaran Kelas B, termasuk 7 laki-laki dan 6 perempuan, penelitian ini menggunakan metode hypnoteaching yang mencakup pemberian sugesti pada alam bawah sadar siswa, dengan teknik unggulan berupa pengondisian pembelajaran dan sugesti kepada peserta didik. Metode kuasi eksperimen dengan teknik time series design digunakan dalam penelitian ini, dengan fokus pada Equivalent Time-Series Design yang terdiri dari tiga kali treatment dan empat kali pengambilan data. Pretest, posttest 1, posttest 2, dan posttest 3 membentuk rangkaian evaluasi. Hasilnya, nilai rata-rata kecerdasan emosional anak usia dini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 48,69 pada pretest menjadi 52 pada posttest 3. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa metode hypnoteaching efektif dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia dini. Hal ini mendorong rekomendasi penulis untuk mengadopsi metode hypnoteaching sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menarik dalam pendidikan anak usia dini, baik untuk pembelajaran lain maupun pengembangan lebih lanjut pada aspek perkembangan anak.
Pola Penerapan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini Di Paud Al Qur’an (Paudqu) Annisa Syarifah yenda puspita; Moh. Syarif Hidayat
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola implementasi Pendidikan Agama Islam di PAUDQu Annisa Syarifah melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus penelitian terpusat pada manajemen pembelajaran agama Islam di PAUDQu Annisa Syarifah. Metode penelitian adalah kualitatif diskriptif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Subyek penelitian ini adalah anak-anak PAUDQu Annisa Syarifah. Hasil penelitian mengungkap adanya variasi dalam hasil belajar antara kelas A dan kelas B, namun pentingnya tetap menjaga prioritas pembelajaran agama Islam di tengah perbedaan tersebut. Integrasi antara kurikulum mandiri dan kurikulum dasar dilakukan untuk memberikan bekal yang bermanfaat kepada siswa, sementara motivasi juga diberikan sebagai sarana untuk mendorong prestasi siswa. Model pembelajaran yang digunakan, seperti metode talqiyan fikriyan untuk pembelajaran umum dan talaqqi untuk tahfidz, ternyata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar dan hasil akademik di PAUDQu Annisa Syarifah.Selain itu, penelitian menyoroti pentingnya penggabungan sistem pembelajaran dan permainan sebagai metode pengajaran yang efektif. Hal ini tercermin dalam penerapan metode talqiyan fikriyan untuk pembelajaran umum, yang menstimulasi pemikiran kritis siswa, sementara metode talaqqi digunakan untuk memperkuat hafalan dalam tahfidz. Dengan demikian, keseluruhan pendekatan pembelajaran di PAUDQu Annisa Syarifah didesain untuk menciptakan lingkungan yang merangsang minat dan motivasi belajar siswa, serta memperkuat pondasi keagamaan mereka secara holistik.
Penggunaan Metode Cerita untuk Mengembangkan Nilai Moral Anak TK Saz Pekanbaru Roza Novita; yenda puspita; Dwi Ismawati
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode bercerita untuk menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak TK Saz Pekanbaru yang berjumlah 25 anak terdiri dari 15 anak perempuan dan 10 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, tanya jawab kepada guru kelas, dan dokumentasi. Analisis data sangat penting dalam penelitian. Peneliti melakukan teknik analisis data tipe Miles dan tipe Huberman. Temuan dalam penelitian ini bahwa Metode bercerita mampu menjadi metode yang efektif digunakan untuk menanamkan nilai moral anak jika deterapkan secara tepat. Dalam menggunakan metode bercerita untuk menanamkan nilai moral pada anak uasia dini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah: cerita yang disampaikan kepada anak harus memuat peasn moral, dalam memilih tema cerita disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak adan tidak monoton, olah vokal dan mimik wajah guru dalam membawakan cerita disesuaikan dengan tokoh yang ada dalam cerita tersebut, dalam bercerita penting didukung dengan penggunaan alat peraga untuk memvisualisasikan hal-hal yang bersifat abstrak. Selain itu, metode bercerita ini merupakan metode efektif yang dapat meningkatkan aspek perkembangan anak, meliputi aspek kognitif, linguistik, moral, artistik, sosial, dan emosional.
Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Dwi Ismawati; yenda puspita; Semiono Raharjo
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.459

Abstract

Orang tua sebagai pendidik pertama, mempunyai kewajiban membimbing, melindungi serta membesarkan anak. Keberadaan orang tua sangatlah penting, sehingga peran orang tua merupakan dasar pertama dalam pembentukan pribadi anak. Upaya tersebut dapat terwujud apabila orang tua menerapkan pola asuh yang tepat, karena pola asuh yang diberikan kepada anak akan mempengerahui pekembangan sosial-emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman orang tua yang lebih terhadap perkembangan sosial-emosional anak, agar perkembangan sosial-emosional anak berkembang baik dan diterima di lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian ini guna mengetahui pentingnya pola asuh yang dilakukan oleh orang tua beserta dampaknya terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Hasil pembahasan ini menunjukkan bahwa terdapat tiga tipe pola asuh yang diterapkan orang tua di dalam mendidik anak yaitu demokratis, otoriter dan permisif. Ketiga pola asuh tersebut memiliki dampak yang berbeda terhadap perkembangan sosial-emosional anak. perbedaan tersebut ialah pola asuh demokratis lebih banyak memiliki dampak positif, sedangkan pola asuh otoriter dan permisif lebih banyak memiliki dampak yang negatif. Sehingga disarankan agar orang tua memimbing anak dengan pola asuh demokratis
Kesulitan Membaca Permula Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Aris Suhud; yenda puspita
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.587

Abstract

Keterampilan membaca permulaan mempunyai peran penting dan landasan awal dalam keterampilan berbahasa, memahami semua pelajaran, serta kemampuan menyampaikan informasi (bentuk tulisan dan lisan) khusunya untuk siswa kelas rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas rendah serta strategi yang diterapkan guru untuk mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan dalam membaca permulaan yaitu kesulitan mengenali huruf, menghilangkan atau mengganti huruf, kesulitan membaca setiap kata, kesulitan membedakan huruf vokal dan konsonan, kesulitan menggabungkan huruf dan suku kata menjadi kata, belum memperhatikan tanda baca. Faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yaitu kurangnya minat belajar membaca, rendahnya motivasi siswa pada saat proses membaca, kesulitan untuk dapat menyampaikan pendapat dalam bentuk lisan atau tulisan, dan menganggap proses membaca merupakan sesuatu yang sulit dilakukan
Studi Pedagogik Sebagai Ilmu Pengetahuan: Analisis Antologi, Epistimologi Dan Aksiologi Moh. Syarif Hidayat; Yenda Puspita
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.697

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi Studi Pedagogik sebagai suatu disiplin ilmu, dengan analisis terhadap ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, mengkaji berbagai buku dan karya ilmiah terkait topik ini. Melalui pendekatan ontologi, artikel ini meneliti hakikat eksistensi pendidikan dan elemen-elemen fundamental yang membentuk realitasnya. Pendekatan epistemologi membahas cara-cara memperoleh dan mengembangkan pengetahuan dalam pendidikan, serta metode efektif yang digunakan pendidik. Sementara itu, pendekatan aksiologi mengevaluasi nilai-nilai yang mendasari praktik pendidikan dan dampaknya terhadap tujuan serta hasilnya. Analisis menyeluruh ini memberikan dasar komprehensif untuk memahami dan mengembangkan pedagogik sebagai ilmu, dengan tujuan menciptakan sistem pendidikan yang efektif, bermakna, dan selaras dengan nilai-nilai yang diinginkan. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang peran ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam membentuk teori dan praktik pendidikan yang holistik.
Upaya Peningkatan Motorik Halus Anak Dengan Penerapan Metode Pemberian Tugas Dalam Kegiatan Menggunting Pola Gambar Geometri Anisa Lestari; Nurmalina Nurmalina; Joni Joni; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.166

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak Kelompok B di TK IT Jasmiina Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam memegang gunting dengan benar, menggunting sesuai pola, mengikuti garis dengan tepat, serta menyelesaikan tugas secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui penerapan metode pemberian tugas dalam kegiatan menggunting pola gambar geometri. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B yang terdiri atas 10 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Persentase rata-rata kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat dari 6,7% pada prasiklus menjadi 66,7% pada Siklus I dan 78,6% pada Siklus II. Peningkatan juga terjadi pada seluruh indikator, yaitu kemampuan memegang gunting, menggunting garis lurus, menggunting pola sederhana, ketelitian mengikuti pola, serta kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, metode pemberian tugas melalui kegiatan menggunting pola gambar geometri terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B di TK IT Jasmiina.
Peningkatan Kemandirian Anak Usia 5–6 Tahun Melalui Permainan Modifikasi Kancing Baju pada kelompok B TK Negeri Pembina 01 Kampar Utara Uci Lestari; Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Moh Fauziddin; Yenda Puspita
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia 5–6 tahun melalui permainan modifikasi kancing baju di TK Negeri Pembina 01 Kampar Utara. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 14 orang anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan modifikasi kancing baju dapat meningkatkan kemandirian anak. Pada kondisi prasiklus, persentase kemandirian anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) baru mencapai 26,19%. Setelah pelaksanaan tindakan pada Siklus I, persentase tersebut meningkat menjadi 35,71%, dan pada Siklus II persentase anak yang mencapai kategori berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB) meningkat mencapai 90,47%. Peningkatan tersebut terlihat pada indikator kemampuan memasang dan melepas kancing baju secara mandiri, Inisiatif anak dalam mengikuti permainan, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, permainan modifikasi kancing baju terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian anak usia 5–6 tahun dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan bermakna di pendidikan anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Dengan Penerapan Metode Kooperatif Teknik Mencari Pasangan Berbantuan Media Bergambar TK Mutiara Bunda Bangkinang Ulfira Ulfira; Joni Joni; Moh Fauziddin; Yenda Puspita; Amin Yusi
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.169

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Mutiara Bunda Bangkinang. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak belum mampu mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk geometri sederhana sehingga diperlukan suatu metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri melalui penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berbantuan media bergambar pada anak kelompok A TK Mutiara Bunda Bangkinang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri atas 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui perhitungan persentase untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan berbantuan media bergambar mampu meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya keaktifan, antusiasme, serta kemampuan anak dalam mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk geometri. Persentase ketuntasan kemampuan anak meningkat dari 51% pada Siklus I menjadi 79,8% pada Siklus II sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berbantuan media bergambar efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Mutiara Bunda Bangkinang.
Penerapan Metode Eksperimen Melalui Kegiatan Pencampuran Warna Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B Di Tk Tunas Harapan Suriyani Suriyani; Musnar Indra Daulay; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Zulhendri Zulhendri
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif anak Kelompok B di TK Tunas Harapan, khususnya dalam mengenal warna primer, melakukan pencampuran warna, serta menyebutkan hasil pencampuran warna. Indikator kemampuan kognitif yang diteliti meliputi kemampuan anak dalam mengenal dan menyebutkan warna primer, mengidentifikasi hasil pencampuran dua warna primer menjadi warna sekunder, melakukan kegiatan pencampuran warna secara mandiri, serta menyebutkan dan mengelompokkan hasil pencampuran warna. Permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi, serta kurangnya pemberian pengalaman belajar secara langsung kepada anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan metode eksperimen melalui kegiatan pencampuran warna, sehingga anak dapat belajar secara aktif melalui proses mengamati, mencoba, dan menemukan sendiri hasil pencampuran warna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui penerapan metode eksperimen pada kegiatan pencampuran warna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B yang terdiri atas 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada pra tindakan, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 20,00%, meningkat menjadi 60,00% pada Siklus I, dan kembali meningkat menjadi 93,33% pada Siklus II. Hasil tersebut telah mencapai dan melampaui target indikator keberhasilan penelitian yang telah ditetapkan, sehingga penelitian dinyatakan berhasil dan dihentikan pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan metode eksperimen melalui kegiatan pencampuran warna terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak Kelompok B di TK Tunas Harapan.
Co-Authors Ade Yelda Hastriati Adly Azka Rifqi Adly Azka Rifqi Afrodita, Meli Ahmadi, Dedi Aldri Frinaldi Alim, Melvi Amin Yusi Amin Yusi Nur Sa'ida Amin Yusi Nur Sa’ida Anisa Lestari Anita Anita Arif Rohman Aris Suhud Asrina Nelti Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Badriyah, Umu Baehaqi Citra Ayu, Citra Daulay , Musnar Indra Debi S Fuadi Debi S. Fuadi Dedi Ahmadi Derlita Hutasoit Desi Handayani Dian Kristyanto Didi Suryadi Dwi Elsi Flora Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Ismawati Dwi Lyna Sari Edi Istiyono Elsi Flora, Dwi Farida Hanum Fatmawati Fatmawati Fira Juwita Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Guswanti, Nelia Hadriana Hadriana Hastriati, Ade Yelda Herman Nirwana Hutahuruk, Lenni Mantili Joni Joni Joni, Joni Kasman Edi Putra Lazfihma Lazfihma, Lazfihma Lenni Mantili Hutauruk Leny Julia Lingga Maghfiroh, Shofia Mallevi Agustin Ningrum Marlia, Tuti Masrul Masrul Mega Sulastari Melia Eka Daryati Meliza Sari Melvi Lesmana Alim Miftahul Amalia Miftahul Jannah Moh. Syarif Hidayat Moh. Syarif Hidayat Mohammad Fauziddin Mudjiran Mul Muliadi Mul Muliadi Musnar Indra Daulay Muthmainah Muthmainah Nabila Safitri Nasrianti, Reni Natalino Paraira Parada Natalino Paraira Parada Nelti Rizka Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Nining Suniarti Nopa Wilyanita Nurmalina Nurmalina Permata, Manja Dwi Pira Wati Putri Rahayu, Evi Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Reni Nasrianti Rifqi, Adly Azka Rizal Samsul Roza Novita Rusdi Rusdi Samsul Rizal Samsul Rizal Saputra, Waldi Sari, Dwi Lyna Sari, Meliza Sean Marta Efastri, Sean Marta Semiono Raharjo Seprya, Roby Sri Wahyuni Suhaili, Neviyarni Suharni Suharni Suriyani Suriyani Syahri Ramadhan, Syahri Taufiqurrahman Usman Uci Lestari Ulfira Ulfira Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Waldi Saputra Wirda Ningsih Yahanan Yahanan Yahanan Yahanan Yeni Karneli Yoga Yuniadi Yulianti Yulianti Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yundri Akhyar Yundri Akhyar YUNDRI AKHYAR Yusi Nur Sa'ida, Amin Zaitir Rahma Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman Zalisman, Zalisman Zulhendri