p-Index From 2021 - 2026
5.667
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis An-Nida' KEMBARA SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pendidikan Almuslim EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Jurnal Ulunnuha Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban ScienceEdu : Jurnal Pendidikan IPA Jurnal AL-AHKAM Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah FASHLUNA Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora JYRS: Journal of Youth Research and Studies Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Managere: Indonesian Journal of Educational Management AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini BAHASTRA Majority Science Journal ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies Afkarina : Jurnal Pendidikan Agama Islam JGuruku: Jurnal Penelitian Guru JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Journal of Islamic Philosophy and Contemporary Thought Al-Ashri: Ilmu-Ilmu Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PENGAJARAN DAN PENGELOLAAN BIPA PADA MADRASAH ALIYAH INTERNASIONAL AL IRTIQO’ MALANG Isnaini, M.; Faizin, Faizin
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.12668

Abstract

Program Pengabdian Pendampingan Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), oleh dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang dengan target sasaran MA Internasional Al Irtiqo? Malang, bertujuan untuk membangun hubungan kerjasama antarlembaga serta mengembangkan keilmuan bidang pendidikan, bahasa dan budaya Indonesia serta dalam lingkup luas sebagai diplomasi budaya Indonesia. Selain itu, hal ini sebagai wujud layanan khusus terhadap semakin meningkatnya pertukaran pelajar ke sekolah dengan berbagai sekolah dari luar negeri. Oleh karena itu, dirasa sangat penting untuk memberikan bekal dasar stategi pengajaran dan pengelolaan pembelajaran BIPA di sekolah yang memiliki mitra kerjasama luar negeri. Pembelajaran bahasa tentunya menekankan pada empat aspek keterampilan, yakni menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Untuk mendukung keempat keterampilan tersebut, diperlukan media pembelajaran, materi, buku ajar atau sumber-sumber pembeljaran, strategi dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, pengabdian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimanakah (1) Pengelolaan, (2) persiapan pembelajaran, (3) komponen pendukung dalam penguasaan keterampilan berbahasa peserta, dan (4) aktivitas sosial budaya dalam menunjang kecintaan dan menunjang peserta belajar terhadap bahasa dan bangsa Indonesia. Rangkaian pengabdian yang dilakukan meliputi empat kegiatan, yakni observasi, pendampingan, training, simulasi, dokumentasi, eksplorasi informasi dari peserta dan pengajar serta praktik pembelajaran. Luaran pengabdian ini adalah (1) laporan penelitian dan (2) artikel ilmiah publikasi JINoP (3) publikasi media. Rencana kegiatan dibagi dalam empat tahapan, yakni (1) komunikasi dengan lembaga yang dituju, (2) pemetaan jumlah guru BIPA, (3) pelaksanaan pelatihan dan pembuatan bahan ajar yang informatif, (4) penulisan laporan dan presentasi hasil atau kemajuan, dan (4) pembuatan artikel ilmiah publikasi.
Ibn Al-Muqaffa’s Proposal for Taqnīn and its Synchronization with Islamic Law Codification in Indonesia Sonafist, H.Y.; Efyanti, Yasni; Ramlah, Ramlah; Hamzah, Ali; Faizin, Faizin
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 4, No 2 (2020): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v4i2.7864

Abstract

The research problems addressed in the article are the background story behind Ibn al-Muqaffa’s proposal for taqnīn, the historical background of the creation of the Islamic law codification in Indonesia, and the synchronization of ibn al-Muqaffa’s idea for taqnīn with the codification of Islamic law in Indonesia. The current study aims to unravel the view of Ibn Al-Muqaffa, an Islamic figure, about taqnīn. A biographical study was conducted by doing library research, especially on Ibn Al-Muqaffa’s proposal for taqnīn. The data collection procedure was divided into three parts i.e., orientation, exploration, focus-oriented research. Biographical research is part of a qualitative study that uses data analysis techniques and literature study as the qualitative data analysis as well as content analysis through the historical and textual approach. The results of the study reveal the method of law implementation before and during the lifetime of Ibn Al-Muqaffa which could be described as chaotic, with one of the reasons was because, at the time, the court had not possessed the statute that governed the legal activities other than the Islamic jurisprudence (fiqh) which was used by the judges in accepting, examining, and deciding on cases addressed to them. Therefore, every judge took a decision based on their own ijtihad (an Islamic legal term referring to independent reasoning or the thorough exertion of a jurist's mental faculty in finding a solution to a legal question). Ibn Al-Muqaffa advised the Khalifa Abu Jakfar Al-Manshur to compile the correlated legal reasonings in Islamic jurisprudence in which to be implemented and to be applied as the binding legal force in the form of statutory law which was regulated nationally and to be used as guidance by all the judges without no exception. The codification of Islamic law in Indonesia has received a constitutional status based on philosophical, sociological, and juridical reasons. The researchers closely examine three types of Islamic legal laws i.e., Act number 7 of 1989, Act number 3 of 2006, and Act number 50 of 2009 concerning Religious Courts, Act number 41 of 2004 concerning Waqf (Endowment), and Act number 21 of 2008 concerning Sharia (Islamic) Banking. Taqnīn (the codification of Islamic law) must be adjusted to demands of the present time in which it is implemented and in accordance with the specific fields of law, for example, taqnīn for Civil Law, Criminal Law, Family Law, Judicial Law, State Administrative Procedure Law, State Administrative Law, And State Finances.
Narasi Perspektif Mahasiswa BIPA pada Kelas Jarak Jauh Darurat Covid-19 Isnaini, Mohamad; Faizin, Faizin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1: Mei 2021
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v10i1.52524

Abstract

Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan salah satu program pemerintah Indonesia untuk melaksanakan kegiatan diplomasi melalui sarana bahasa dan budaya. Merealisasikan aktivitas belajar BIPA yang mengintegrasikan budaya dan bahasa memerlukan usaha untuk terus memperbarui informasi, utamanya tentang manusia, seni, dan budaya secara luas. Kegiatan belajar BIPA akan selalu menarik karena pemelajar akan diajak terjun langsung untuk terlibat dalam proses perilaku budaya tersebut. Namun, sejak bulan Maret pada tahun ini, proses pembelajaran pun harus diubah menjadi pertemuan dalam jaringan (daring). Pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19) telah mengubah perilaku belajar secara tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan perspektif pemelajar BIPA selama mengikuti kelas berbicara secara daring. Pada penelitian sebelumnya, kesulitan pemelajar dalam proses belajar bahasa secara daring telah banyak dibahas, namun belum ada yang membahas secara spesifik pada keterampilan berbicara. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menganalisa motivasi belajar pemelajar dan pengalaman belajar berbicara secara sinkronusus pada kelas BIPA. Kata Kunci : BIPA, pembelajaran jarak jauh daring, motivasi pemelajar, berbicara ABSTRACT Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) is one of the Indonesian government's programs to carry out diplomatic activities through language and cultural facilities. Realizing BIPA learning activities that integrate culture and language that require efforts to continuously update information, especially about humans, arts, and culture at large. BIPA learning activities will always be interesting because students will be invited to get involved directly in the process of cultural behavior. However, since March this year, the learning process must be turned into an online meeting (brave). The Corona Virus Disease 19 (COVID-19) pandemic has changed the face-to-face learning behavior into distance learning. This study aims to present the perspective of BIPA learners while participating in a bold speaking class. Previously, the difficulties of learners in the process of learning language challenges have been discussed, but no one has discussed specifically on speaking skills. The research design used a qualitative descriptive method that analyzes the learning motivation of learners and the learning experience to speak synchronously in the BIPA class. Keywords : BIPA, distance learning, students’ motivation, speaking
PENDAMPINGAN PENGAJARAN DAN PENGELOLAAN BIPA PADA MADRASAH ALIYAH INTERNASIONAL AL IRTIQO’ MALANG M. Isnaini; Faizin Faizin
Jurnal Dedikasi Vol. 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.12668

Abstract

Program Pengabdian Pendampingan Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), oleh dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang dengan target sasaran MA Internasional Al Irtiqo’ Malang, bertujuan untuk membangun hubungan kerjasama antarlembaga serta mengembangkan keilmuan bidang pendidikan, bahasa dan budaya Indonesia serta dalam lingkup luas sebagai diplomasi budaya Indonesia. Selain itu, hal ini sebagai wujud layanan khusus terhadap semakin meningkatnya pertukaran pelajar ke sekolah dengan berbagai sekolah dari luar negeri. Oleh karena itu, dirasa sangat penting untuk memberikan bekal dasar stategi pengajaran dan pengelolaan pembelajaran BIPA di sekolah yang memiliki mitra kerjasama luar negeri. Pembelajaran bahasa tentunya menekankan pada empat aspek keterampilan, yakni menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Untuk mendukung keempat keterampilan tersebut, diperlukan media pembelajaran, materi, buku ajar atau sumber-sumber pembeljaran, strategi dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, pengabdian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimanakah (1) Pengelolaan, (2) persiapan pembelajaran, (3) komponen pendukung dalam penguasaan keterampilan berbahasa peserta, dan (4) aktivitas sosial budaya dalam menunjang kecintaan dan menunjang peserta belajar terhadap bahasa dan bangsa Indonesia. Rangkaian pengabdian yang dilakukan meliputi empat kegiatan, yakni observasi, pendampingan, training, simulasi, dokumentasi, eksplorasi informasi dari peserta dan pengajar serta praktik pembelajaran. Luaran pengabdian ini adalah (1) laporan penelitian dan (2) artikel ilmiah publikasi JINoP (3) publikasi media. Rencana kegiatan dibagi dalam empat tahapan, yakni (1) komunikasi dengan lembaga yang dituju, (2) pemetaan jumlah guru BIPA, (3) pelaksanaan pelatihan dan pembuatan bahan ajar yang informatif, (4) penulisan laporan dan presentasi hasil atau kemajuan, dan (4) pembuatan artikel ilmiah publikasi.
SIKAP HIDUP MASYARAKAT MADURA DALAM KUMPULAN CERPEN MATA BLATER KARYA MAHWI AIR TAWAR Faizin Faizin
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2613

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan sikap hidup masyarakat Madura yang dikaitkan dengan kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan jenis penelitian adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Mata Blater karya Mahwi Air Tawar dan diterbitkan pada tahun 2010, datanya berupa satuan cerita dari kutipankutipan yang sesuai dengan tujuan dan fokus penelitian. Hasil penelitian meliputi dua sikap; (1) sikap hidup masyarakat Madura yang hormat dan patuh terhadap orang tua, kiai, dan pejabat, (2) sikap hidup masyarakat Madura yang pemberani dalam segala aspek kehidupan.Kata Kunci: sikap hidup, hormat dan patuh, pemberaniAbstract: This study aimed to describe the Madurese people’s life attitude associated with their social life. This study used the literary sociology approach which is qualitative in nature. The method was descriptive analysis. The data were the story units quoted in accordance with the purposes and focus of this study. The source of data was the short story collection of Mata Blater (abbreviated MB) written by Mahwi Air Tawar and published in 2010. The results covered two types of attitude: (1) the honorable and obedient attitude ofMadurese people towards parents, kiai, and officers and (2) courageous attitude of Madurese people in every aspect of life.Keywords: life attitude, respect and obedience, braver
Integrating Cultural Materials as the Media for Extensive Reading for Teaching Bahasa Indonesia as Foreign Language Mohamad Isnaini; Faizin Faizin; Rochmatika Nur Anisa
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v5i1.15851

Abstract

Menyajikan teks Bahasa Indonesia yang ditulis dengan meintegrasikan unsur-unsur budaya untuk materi belajar siswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) memberikan banyak manfaat. Selain sebagai sarana untuk meningkatkan jumlah kosa kata, materi yang memasukkan unsur-unsur budaya juga menjadi media untuk mempromosikan budaya Indonesia. Melalui pertimbangan pada kebutuhan belajar siswa BIPA di mana harus memasukkan pembelajaran budaya lokal, penyajian teks bacaan ini dapat dilakukan secara insidental maupun secara langsung dengan menggunakan model membaca ekstensif. Oleh karena itu, penyusanan materi yang mengintegrasikan unsur budaya sangat direkomendasikan untuk dipilih oleh guru karena membantu siswa BIPA dalam mempelajari prinsip-prinsip yang menarik dan otentik. Pada artikel ini, data diambil dari berbagai penelitian terdahulu yang mencakup penyusunan teks berbasis interkultural, model pembelajaran BIPA, dan berbagai jenis model membaca ekstensif. Data diolah secara deskriptif untuk dapat melahirkan gagasan baru tentang penyusunan bahan ajar sebagai materi pendukung proses belajar mengajar di kelas BIPA. Sebagai hasil dari penelitian ini adalah pengajar BIPA diharapkan dapat menyusun teks bacaan yang memiliki kesamaan topik untuk selanjutnya dapat diimbuhkan dengan latihan praktik. Penyusunan buku teks dengan menitikkberatkan konten berbasis budaya dan dikelompokkan sesuai dengan tingkat kemahiran berbahasa juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis bagi para siswa BIPA.          Presenting Indonesian text written by combining cultural elements for student learning materials of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) provides many benefits. Apart from being a stimulation to enrich vocabulary, material that contains cultural elements is also a means to promote Indonesian culture. By considering the learning needs of BIPA students who must include local cultural learning, the presentation of this reading text can be done incidentally or directly by using an extensive reading model. Therefore, it is suggested that teachers choose  a material that  integrates cultural elements since it beneficial for  BIPA students to learn interesting and authentic principles. In this article, data is drawn from various previous studies which include compilation of intercultural based texts, BIPA learning models, and various types of extensive reading models. The data is processed descriptively to be able to generate new ideas about the preparation of teaching materials as expected to support the teaching and learning process in BIPA classes.
Fenomenologi Gegar Budaya Pemelajar BIPA Asal Negara Afrika Selatan di Malang Faizin Faizin; M Isnaini
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i1.1600

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mengindentikfikasi serta mendeskripsi fenomenologi gegar budaya yang dialami pemelajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) yang berada di Malang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggambarkan secara utuh fenomenologi bentuk gegar budaya, dampak gegar budaya, dan cara mengatasi gegar budaya yang dialami pemelajar BIPA asal Afrika Selatan di Malang. Sybjek dalam penelitian ini yakni pemelajar BIPA asal Afrika Selatan yang berada di Malang. Data dalam peneitian ini yakni deskripsi tentang gegar budaya yang dialami mahasiswa asal negara Afrika Selatan dalam bentuk kalimat, uraian-uraian, dan cerita.Langkah pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan metode wawancara. Analisis dan pembahasan data menunjukkan bahwa : 1) bentuk gegar buadaya yang dialami pemelajaPertama, sulitnya menemukan penjual minuman beralkohol yang dapat pemelajar kunjungi dengan mudah. Kedua, kebiasaan merekok bukan pada tempatnya. Ketiga, sensitifnya isu tentang ras, suku, dan agama. 2) Dampak Gegar Budaya Terhadap Proses Pembelajaran BIPA. Pertama, dampak dari gegar budaya tersebut menimbulkan kondisi yang memengaruhi fisik pemelajar yakni merasa lelah dikarenakan banyaknya pikiran yang dialami untuk penyesuain terhadap gegar budaya yang dialami. Kedua, dari dampak gegar budaya tersebut juga menimbulkan tingkat stres yang variatif terhadap pemelajar BIPA asal Afrika Selatan. 3) Adaptasi Budaya untuk Minimalisir Dampak Gegar Budaya. Pertama, bertemu dengan teman yang berasal dari satu negara dan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan di negaranya. Kedua, membaca beberapa literatur terkait kegaiatan buadaya yang ada di Idnonesia khususnya Malang baik yang dialami maupun yang belum dialami. Ketiga, berbincang dengan teman yang bersal dari daerah asli tempat pemelajar tinggal.
Penggunaan Ayat-ayat Al-Qur’an dalam Ritual Pencak Silat Sigantang di Nagari Rura Patontang Ahsan, Beni; Wirman, Eka Putra; Faizin, Faizin
TSAQOFAH Vol 4 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v4i1.2634

Abstract

Every religious-based college definitely uses verses from the Koran as guidance and beliefs that must be carried out, as well as the Sigantang pencak silat college in Nagari Rura Patontang uses selected verses in every ritual of Sigantang silat activities. Either with a predetermined verse read before practice. This ritual practice is carried out by Pencak Silat Sigantang in Nagari Rura Patontang as a means of getting closer to Allah and the Koran through this ritual. This research uses qualitative research. The research approach uses observation, interviews and documentation methods. This research is based on field research, namely explaining and exploring clear conditions and phenomena regarding the situation that occurred. This research reveals symptoms as a whole through collecting data from naturalistic settings, using the researcher himself as the main or key instrument. Sigantang Pencak Silat is a cultural tradition that has been preserved to this day and has had many social and divine influences that have had a positive impact on society. This tradition is always presented for social purposes in the general public or society. This tradition also encourages people to be close to the Koran and to Allah because silat uses holy verses from the Koran. The verses used are 1. Al-Fatihah, 2. Ayat Kursi, 3. Al-Iklas, 4. Al-Falaq, 5. An-Nass. In pencak silat, the influence of reading the Koran is very important, including calming the soul, controlling emotions, and protecting oneself from various enemy attacks. Then the views of teachers and students regarding pencak silat can be said to be the same. Namely, they agree that pencak silat is the practice of people who practice and are required to use the reading of the holy verses of the Koran.
The Principle of Cooperation in Service Communication Conversations Deavisca, Kenza Viorel; Iswatiningsih, Daroe; Faizin, Faizin; Setiawan, Arif
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 4 No 3 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i3.4142

Abstract

This research aims to (1) describe the form of compliance and language function of the principle of cooperation in service communication conversations at the Muhammadiyah University of Malang Library, 2) describe violations and factors that influence the principle of cooperation in service communication conversations at the Muhammadiyah University of Malang Library. This type of research method is qualitative with a case study research approach. The research data is about the principles of cooperation in service communication conversations at the Muhammadiyah University of Malang Library. The data source comes from primary data sources in the form of dialogue text fragments in recorded service communication conversations that occurred between students and library staff at the University of Muhammadiyah Malang. The data collection technique was carried out using the note-taking method. Then, the data analysis technique is carried out by analyzing the data by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions. The results of the research analysis show (1) there are four forms of compliance with the maxims of cooperation principles, which include the maxim of quantity, the maxim of quality, the maxim of relevance, and the maxim of manner. There are two language functions found in compliance with these maxims, including assertive and directive language functions. The function of assertive language, namely stating, is found in the maxim of quantity and the maxim of quality, while the function of directive language, namely commanding, is found in the maxim of relevance and the maxim of manner, (2) there are two forms of violation of the maxim of the principle of cooperation which include the maxim of quantity and the maxim of relevance. There are also factors that influence the occurrence of violations of these maxims. Violations that occur in the maxim of quantity are influenced by situational factors and conditions that are being experienced. Meanwhile, violations of the maxim of relevance are influenced by the lack of known information.
RELEVANSI PENERAPAN HUKUMAN MATI TERHADAP MASYARAKAT MODERN PERSPEPKTIF AL-QUR’AN Dafizki, Ashlih Muhammad; Efendi, Zul; Arsal, Arsal; Faizin, Faizin
Jurnal AL-AHKAM Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alahkam.v15i1.7569

Abstract

Abstrak Hukuman mati merupakan salah satu bentuk hukuman yang ditujukan bagi pelaku tindak pidana, walaupun hukuman mati ini sampai sekarang masih menuai pro dan kontra ditengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu tulisan ini bertujuan pada eksplorasi 1). Bagaimana konsep hukuman mati di Indonesia; 2). Bagaimana Relevansi Penerapan Hukuman Mati Perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara membaca serta memahami literature yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). penerapan hukuman mati di Indonesia dilakukan terhadap kejahatan serius seperti makar terhadap pejabat negara, pembunuhan berencana, dan tindak pidana lainnya seperti korupsi dan narkotika; 2). Dalam al-Qu’an penerapan hukuman mati masih dilaksanakan pada kasus-kasus tertentu seperti pembunuhan, perzinaan, hirabah, bughat, dan murtad, walaupun demikian hukum hukum Islam tidak menutup kemungkinan untuk menerapkan hukuman mati dalam tindak kejahatan yang merugikan manusia lainnya, sehingga penerapan hukuman mati t dalam perspektif al-Qur’an memiliki relevansi yang sangat kuat untuk diterapkan dalam masyarakat modern, dengan tujuan untuk menjaga keadilan, menghormati HAM, dan menjaga ketertiban sosial dalam masyarakat, dengan mempertimbangkan nilai-nilai zaman modern. Kata Kunci: Relevansi, Hukuman Mati, al-Qur’an
Co-Authors Abrori, Muhammad Afkar, Afkar Afridawati Afridawati, Afridawati Agus Nuryatin Ahmad, Ridho Sa’dillah Ahsan, Beni Aidil Amar Al Farisi, Yudik Alfadilah, Alfadilah Alhafiz, Rasyid Ali Hamzah Alif, Haikal Almunawar, Abdul Wahab Amin, Muhammad Fathul Ansori, Atikul Aprilia, Elinda Arif Setiawan Arsal, Arsal Ashadi, Andri Askamilati, Putri Risky Bambang Eka Purnama Dafizki, Ashlih Muhammad Daroe Iswatiningsih Deavisca, Kenza Viorel Efendi Efendi Efendi, Zul Efyanti, Yasni Eka Putra Wirman Elmayanti, Elmayanti Endang Wuryandini, Endang Fachri, Moh Fadhilah, Alfia Hanum Faizah, Naela Mikyalul Fajeri, Mei Laelatul Fajri, Jasmine Farizqi Fatiatun, Fatiatun Fatmawati, Anna Haliza, Nurul Hang, Nguyen Thi Thu Hasanah, Luthfiyah Helandri, Joni Hude, Muhammad Darwis Ilhamni, Ilhamni Indah Uly Wardati Isnaini , M. Isnaini, Mohamad Isnaini, Mohamad Itrayuni, Itrayuni Jafaruddin Jamin, Ahmad Khairani, Cut Khairina, Ulfa Lailasari Ekaningsih M. Fadli M. Isnaini M. Isnaini Mannan, Mannan Meilinar, Fina Mohamad Isnaini Munif, Muhammad Munzilin Naffasa, Resya Farasy Fitrah Nawawi, Abd Muid Ngasbun Egar Ni’mah, Azizatun Nurul Huda P R Matitaputty, P R Pendra, Rangga Septa Purwati Anggraini, Purwati Rahmi Rahmi Ramlah Ramlah Raule, Jean Henry Rizka Sania Rochmatika Nur Anisa Saputra, Syifa Saputri, Nova Ana Saputri, Yosi Rani Sevtivia Asrivi, Queen Elvina Sri Jumini Summalia, Rika Supriadi Supriadi Suspahariati, Suspahariati Syafruddin Syafruddin Syahidah, Ariny syahidah, arinysyahidah Syofyan Hadi Ulum, S.I Bahrul Wafi, Ahmad Wahyu Hidayat Widiartanto Widiartanto Y. SONAFIST Yahya Aziz Yoga Pratama Zaenal Arifin Zahari Zulheldi Zulheldi