Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Sikap Ibu, Dukungan Suami, dan Status Imunisasi terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Defrianti, Fera; Hanifa, Fanni; Jayatmi, Irma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2998

Abstract

Angka kematian balita yang paling tinggi di dunia yaitu akibat ISPA. Penyebab ISPA di negara maju diakibatkan oleh virus sedangkan Penyebab ISPA di negara berkembang diakibatkan oleh bakteri. Setiap jam Sebanyak 100 anak dan setiap detik terdapat 1 anak meninggal akibat ISPA. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Sikap Ibu, Dukungan Suami, dan Status Imunisasi terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini Ibu memiliki Balita yang datang ke PMB J Tahun 2023 yaitu sebanyak 125 responden. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 56 responden. Penelitian ini menggunakan teknik sampling yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi yang pertanyaan telah dilakukan uji Validitas nilai > r Tabel (0,444) dan reliabilitas dengan nilai > r Tabel (0,6). Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara sikap ibu (p = 0,000), dukungan suami (p = 0,000) dan status imunisasi (p = 0,000) dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita. Kesimpulan terdapat hubungan antara sikap ibu, dukungan suami dan status imunisasi dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di PMB J tahun 2023.
Hubungan Pengetahuan, Pola Makan dan Penyakit Infeksi dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah Nuraidah, Nuraidah; Jayatmi, Irma; Hardiana, Hedy
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i02.2469

Abstract

Studi pendahuluan menunjukan dari 10 anak terdapat 3 anak kurus, 1 anak gemuk, dan 6 anak normal. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, riwayat penyakit infeksi dan pola makan terhadap status gizi anak prasekolah. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: pengetahuan kurang (54.8%), pola makan yang baik (71%), anak prasekolah tidak memiliki penyakit infeksi (61.3%), prasekolah berada pada status gizi baik (67.7%), terdapat hubungan pengetahuan, pola makan dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi anak prasekolah. Diharapkan pihak Desa membantu meningkatkan pengetahuan orangtua terhadap status gizi anak prasekolah.
Pengaruh Pemberian Jus Tomat dan Jus Jambu Biji Merah terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia Manurung, Goretti; Putri, Magdalena Tri; Jayatmi, Irma
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.327

Abstract

Anemia yang terjadi pada masa kehamilan bisa disebabkan karena banyak wanita yang memulai kehamilan dengan cadangan makanan yang tidak mencukupi atau mengalami anemia sebelum hamil. Anemia yang paling umum terjadi pada kehamilan adalah anemia defisiensi besi, yang disebabkan oleh kurangnya nutrisi dari makanan. Sebagai Upaya Mengetahui pengaruh dari pemberian Jus Tomat dan Jus Jambu Biji Merah untuk peningkatan kadar Hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di UPTD Puskesmas Jatiwarna tahun 2023. Metode studi kualitatif, dengan studi kasus literatur review. Dapat diketahui ada perbedaan antara ibu hamil yang diberikan intervensi penambahan Jus Tomat dan Jus Jambu Biji Merah terhadap kecepatan kenaikan kadar hemoglobin. Sehingga penambahan jus jambu biji merah lebih cepat menaikkan kadar Hemoglobin daripada penambahan jus tomat dengan selisih peningkatan kadar Hemoglobin sebanyak 0,2 gr/dl.
Pengaruh Terapi Pemberian Sayur Jantung Pisang dan Ekstrak Daun Kelor Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Cibatu Kabupaten Garut Tahun 2023 Mustikasari, Mulya; Rini, Ageng Septa; Jayatmi, Irma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10305

Abstract

Cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Garut tahun 2021 baru mencapai 68,70% dari target 85%. Puskesmas Cibatu cakupan ASI eksklusif pada tahun 2022 baru mencapai 54,5% dan masih jauh dari target yang ditetapkan sebesar 85%. Banyak faktor penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif diantaranya adalah asupan gizi yang rendahJantung pisang dan daun kelor memiliki potensi menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin yang efekif meningkatkan dan memperlancar produksi ASI, jantung pisang mudah didapat sehingga cocok untuk membantu meningkatkn memperlancar ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi pemberian sayur jantung pisang dan ekstrak daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI pada Ibu Nifas. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen dengan Pre test - Post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas sebanyak 108 orang. Besar sampel dihitung berdasarkan rumus Slovin dan diperoleh sebanyak 52 responden yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu 26 kelompok eksperimen dan 26 kelompok kontrol. Teknik sampel menggunakan Accidental Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney Test.  Rata-rata skor produksi ASI sebelum diberikan sayur jantung pisang sebesar 56,54 dan sesudah diberikan sayur pepaya sebesar 90. Pada kelompok ekstrak daun kelor sebelum diberikan sebesar 56,92 dan sesudah diberikan sebesar 90,77. Hasil bivariat diperoleh p-value 0,069. Tidak terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI antara kelompok yang diberi sayur jantung pisang dan kelompok yang diberi ekstrak daun kelor dengan p-value 0,690. Diharapkan bagi puskesmas melalui petugas kesehatan agar menganjurkan kepada ibu nifas untuk mengkonsumsi sayur jantung pisang dan ekstrak daun kelor untuk meningkatkan produksi ASI.
Pengaruh Jus Alpukat Dan Telur Ayam Rebus Dalam Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil TM I di PMB A Kab. Bangka Selatan Tahun 2024 Studi Kasus Pada Ibu Hamil di PMB A Tahun 2024 Agustiawati, Agustiawati; Jayatmi, Irma; Yolandia, Rita Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10607

Abstract

Anemia dalam kehamilan kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya hemoglobin, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organorgan vital pada ibu dan janin menjadi berkurang. Selama kehamilan, indikasi anemia adalah jika konsentrasi hemoglobin kurang dari 10,5 sampai dengan 11 g/dl.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil yang di beri jus alpukat dan telur ayam rebus dalam peningkatan kadar Hemoglobin. Metode penelitian ini akan menggunakan metode studi kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan eksperimen yang dilakukan secara langsung kepada ibu hamil yang mengalami kadar Hb dibawah normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Jus Alpukat Dan Telur Ayam Rebus Dalam Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil Tm I di PMB A Kab. Bangka Selatan Tahun 2024. Penelitian kualitatif, dengan metode studi kasus (case study). Sampel penelitian 2 Ibu hamil dengan Anemia ringan selama 7 hari. Hasil penelitian pada pasien pertama yang diberikan Intervensi tablet fe dan jus Alpukat terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I di PMB A tahun 2024. Didapatkan hasil mengalami kenaikan yaitu dari 10,4 gr/dl menjadi 11,3 mg/dl dan keluhan sudah berkurang. Pasien kedua diberikan Telur Ayam Rebus dan Tablet Fe, Didapatkan hasil mengalami kenaikan yaitu dari 10,5 gr/dl menjadi 12,0 gr/dl dan keluhan sudah tidak diarsakan lagi. Kesimpulan intervensi tablet fe dan Telur ayam rebus lebih efektif untuk meningkatkan kadar HB pada Ibu Hamil TM I. Disarankan ibu hamil untuk mengkonsumsi Telur Ayam Rebus dan Tablet Fe untuk meningkatkan kadar Hemoglobin.
Pengaruh Telur Rebus Dengan Jus Nanas Dalam Penyembuhan Luka Perenium Pada Ibu Nifas di BPM S Tahun 2023 Sulasmi, Sulasmi; Jayatmi, Irma; Putri, Magdalena Tri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10608

Abstract

Infeksi perineum merupakan salah satu komplikasi yang dialami oleh ibu post partum. Faktor resiko terjadinya infeksi perineum adalah penyembuhan luka perineum yang lama. Telur merupakan jenis lauk pauk protein hewani yang murah, mudah ditemukan, ekonomis dan salah satu makanan paling padat nutrisi yang akan memfasilitasi penyembuhan luka perineum. Tujuan studi kasus ini adalah Untuk mengetahui pengaruh telur rebus dengan jus nanas dalam penyembuhan luka perenium pada ibu nifas di BPM S tahun 2023. Metode yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan rancangan post test only design. Subjek penelitian adalah ibu post partum hari ke-1-7 di BPM S. Metode studi kasus ini dengan secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi dengan sampel 2 orang yang dilakukan selama 7 hari. Hasil penelitian ini adalah Ada pengaruh penyembuhan luka perineum pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan telur rebus dalam penyembuhan luka perenium pada ibu nifas di BPM S tahun 2023. Ada pengaruh penyembuhan luka perineum pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan jus buah nanas dalam penyembuhan luka perenium pada ibu nifas di BPM S tahun 2023. Kesimpulannya ada perbandingan sebelum dan sesudah pemberian telur rebus dengan jus nanas terhadap penyembuhan luka perenium pada ibu nifas di BPM S tahun 2023. dalam penyembuhan luka perenium yang paling efektif adalah pemberian telur rebus. Saran Disediakan program kegiatan pendidikan kesehatan yang terencana, terorganisir dan berkesinambungan dalam pengobatan komplementer terhadap penyembuhan luka perenium pada ibu nifas
Pengaruh Konsumsi Daun Kelor Rebus Dan Telur Ayam Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Di UPT. Puskesmas Pongok Tahun 2023 Pidiyanti, Pidiyanti; Jayatmi, Irma; Hanifa, Fanni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10791

Abstract

Anemia pada remaja membawa dampak kurang baik bagi remaja, anemia yang terjadi dapat menyebabkan menurunnya kesehatan reproduksi, perkembangan motorik, mental, kecerdasan terhambat, menurunnya prestasi belajar, tingkat kebugaran menurun, dan tidak tercapainya tinggi badan maksimal. Kelor sebagai tanaman multiguna, padat nutrisi dan berkhasiat obat. Telur suatu bahan sumber zat protein hewani yang bernilai gizi tinggi yang memiliki supai protein dengan asam amino yang nyaris sempurna untuk menuhi kebutuhan tubuh. Tujuan studi kasus ini Untuk mengetahui Pengaruh Konsumsi Daun Kelor Rebus Dan Telur Ayam Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Remaja Putri dipuskesmas Pongok Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah study case literatur review. Subjek penelitian adalah remaja putri dengan anemia diwilayah kerja UPT Puskesmas Pongok. Metode studi kasus ini dengan secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi dengan sampel 2 orang yang dilakukan selama 21 hari. Hasil penelitian ini Ada pengaruh Sebelum dan setelah mengkonsumsi Daun Kelor Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Remaja Putri di Puskesmas Pongok Tahun 2023. Ada pengaruh Sebelum dan Setelah Mengkonsumsi Telur Ayam Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Remaja Putri di Puskesmas Pongok Tahun 2023. Kesimpulannya ada perbandingan sebelum dan sesudah pemberian daun kelor rebus dan telur ayam Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Remaja Putri di Puskesmas Pongok Tahun 2023. dalam Peningkatan Kadar Haemoglobin Remaja Putri yang paling efektif adalah pemberian daun kelor rebus. Saran Diharapkan dapat diterapkan setiap remaja putri yang mengalami penurunan hemoglobin dengan mengkonsumsi Daun Kelor Rebus sehingga mempercepat kenaikan hemoglobin dan mengurangi keluhan karena penurunan hemoglobin
Pengaruh Pemberian Kunyit Asam Dan Massage Effleurage Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di PMB E Tahun 2024 Sutrisnawati, Nolisa; Jayatmi, Irma; Ciptiasrini, Uci
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10823

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang biasa dialami wanita ketika menstruasi , namun dismenorhe yang tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari gejalanya menimbulkan kram, kontraksi otot polos pada rahim, sakit kepala, sakit perut, kecemasan berlebihan, merasa lelah dan lemah, Penanganan non farmakologi dengan mengkonsumsi kunyit untuk mengurangi nyeri waktu haid. Secara alamiah, minuman kunyit asam memiliki kandungan bahan aktif kurkumin yang berfungsi sebagai analgetika, antipiretika, dan anti inflamasi, kandungan Curcumine pada kunyit dan anthocyanin pada asam jawa akan menghambat reaksi Cyclooxygenase (COX-2) sehingga dapat menghambat atau mengurangi terjadinya inflamasi. Selain itu dengan massage effleurage adalah gerakan menggunakan seluruh permukaan tangan yang ditempelkan pada bagian tubuh yang digosok ringan dan menenangkan. Tujuan pijat effleurage. adalah untuk meningkatkan sirkulasi darah, menghangatkan otot perut, dan meningkatkan relaksasi fisik dan mental Metode Penelitian kualitatif yaitu metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam. Pendekatan studi kasus yaitu pendekatan yang dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap gejala-gejala tertentu.Informan pada penelitian ini yaitu pada 2 orang remaja putri dengan keluhan nyeri haid (dismenore) primer yang datang berkunjung ke PMB E. Kriteria Remaja Putri yang masuk ke dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan keluhan nyeri haid (dismenore) yang dapat berkomunikasi dengan baik.Pengaruh pemberian Kunyit Asam terhadap Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer menggunakan skala skor Numeric Rating Scale (NRS) yaitu sebelum dilakukan intervensi dengan seduhan kunyit asam 2x sehari skor 5 dan setelah intervensi menjadi skor 3.Pada intervensi massage efflurage sebelum diberikan intervensi skor NRS 6 dan setelah intervensi menjadi skor 2. metode ini dilakukan 3 hari berturut turut Hasil pengamatan bahwa massage effleurage lebih berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri
Efektifitas Pemberian Jahe Dan Daun Mint Terhadap Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Trimester 1 Di PMB Bidan F Kabupaten Cianjur Tahun 2024 Mustopa, Fitri Faoz; Jayatmi, Irma; M, Maryam Syarah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10866

Abstract

Kejadian emesis gravidarum hampir semua terjadi pada ibu hamil di kehamilan trimester 1. Mual dan muntah dapat mengganggu dan membuat ketidakseimbangan cairan pada jaringan ginjal dan hati yang mengakibatkan terjadinya nekrosis. Rasa mual pada awal kehamilan dapat di kurangi dengan menggunakan terapi komplementer antara lain jahe dan daun mint. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe dan daun mint terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB F Tahun 2024. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pada penelitian ini sampel sebanyak 2 orang dimana 1 sampel menggunakan intervensi pemberian air jahe dan 1 sampel dengan daun mint. Penelitian dilakukan di PMB F dan dilakukan pada bulan Desember - Januari Tahun 2024. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa gambaran skor mual muntah PUQE-24 scoring system yaitu sebelum dilakukan intervensi pemberian jahe maka menjadi skor 6. Sedangkan pengaruh pemberian daun mint terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB F Tahun 2024 diketahui bahwa gambaran skor mual muntah PUQE-24 scoring system yaitu sebelum dilakukan intervensi pemberian daun mint skor PUQE sebesar 9 dan setelah dilakukan intervensi selama 7 hari berturu turut maka menjadi skor 7. Saran Adanya pengaruh pemberian seduhan jahe dan daun mint terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB F Tahun 2024. Saran Bagi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 untuk menerapkan pemberian jahe atau daun mint untuk menurunkan kejadian mual muntah.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon dan Peppermint Terhadap Penurunan Intensitas Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Puskesmas Pulo Ampel Tahun 2024 Mahduroh, Mahduroh; Jayatmi, Irma; Hidayani, Hidayani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11156

Abstract

Latar Belakang: mual muntah yang terjadi pada kehamilan bisa menurunnya cairan elektrolit didalam tubuh ibu, sehingga terjadi hemokonsentrasi yang dapat memperlambat peredaran darah, nafsu makan menurun yang mempengaruhi tumbuh kembang janin,gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, dan penurunan berat badan. Untuk itu perlu adanya terapi yang dapat membantu untuk menurunkan mual muntah pada ibu hamil. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon dan Peppermint terhadap Penurunan Intensitas Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama di Puskesmas Pulo Ampel Tahun 2024. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini di laksanakan pada ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum. Pada penelitian ini sampel sebanyak 2 orang dimana 1 sa mpel menggunakan intervensi pemberian aromaterapi lemon dan 1 sampel dengan terapi peppermint. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pulo Ampel dan dilakukan pada bulan April tahun 2024. Hasil: kedua responden mengalami penurunan derajat emesis, dimana penurunan optimal dirasakan oleh responden 2 (intervensi aromaterapi peppermint) dengan skor perhitungan derajat emesis dengan kuesioner PUQE pada kunjungan awal 12 menjadi 5 pada kunjungan evaluasi, sedangkan pada responden 1 (intervensi akaromaterapi lemon) dari skor 10 menjadi 6. Kesimpulan: aromaterapi peppermint terbukti lebih efektif dalam menurunkan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Pulo Ampel tahun 2024. Saran: diharapkan ibu hamil dapat menerapkan edukasi yang disampaikan bidan terkait penerapan metode komplementer mengenai penanganan mual muntah selama masa kehamilan, sehingga kejadian mual muntah dapat diatasi secara cepat dan tepat
Co-Authors Actaviani, Apri Herna Ageng Septa Rini Ageng Septa Rini Agustiawati Agustiawati Akmaliyah, Nurzah Angraeni, Iin Aprilia Rahayu, Elsa Apriliani, Feni Iltari Apriliani, Rika Ariani, Wulan Arianty, Lia Arie Widyastuti Ariyanti, Novi Aryanti, Tanty Asih, Fitri Nur Askasaffanah, Afina Astrid Novita, Astrid Astuti, E. Widya astuti, Ninik Budi Astuti Ayu Minasi Catur Septiawan Ciptiasrini, Uci Darmadja, Sobar Darmaja, Sobar Defrianti, Fera Desi Rohmana Desi Susanti Dewi, Dinda Puspita Dewi, Sofia Dwi Rahayu Dwiningsih, Rahmah Ernawati, Muji Ernita Prima Noviyani Fadillah, Tifa Fanni Hanifa Fatimah, Jesy Faujiah, Siva Faujiah Febersia Tofonao Fitra Yelda Fitriani, Ifit Gaidha K Pangestu Ginting, Agus Santi br Ginting, Agus Santi Br. Hadizah, Linny HAFIZAH, ISTY Hanani, Salma Hani Rosiana Hanifa, Fanni hasanah, Siti Hasanah Hedy Hardiana Hidayani, Hidayani Hikmawati, Dara Ida Farida Imaniyah, Ervi Imas Masniah INDAH PUSPITASARI Indriani, Octa Amalia Ineu Nurjanah Iraeni Iraeni Irma Herliana Jayanti, Putri Jesy Fatima Kurnia, Ade Rita Kurniati, Neli Kustari, N Amelinda Lena Sri Diniyati Lestari, Faraditha Dwi Lestari, Fitri Wahyu Lestari, Restu Senja Lina Narulita Madinah Munawaroh Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Magdalena Tri Putri Apriyani Mahduroh Mahduroh Mahduroh, Mahduroh Manurung, Goretti Maria, Hani Maryam Syarah Mardiyah Maya Syaroh Miftakhul Janah, Arin Mulyanah, Siti Mulyaningsih, Ella Munawaroh, Madinah Mustikasari, Mulya Mustopa, Fitri Faoz Nency, Aprilya novilasari, Novilasari Novitasari Novitasari noviyani, ernita prima Nurachmania, Sarah Siti Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurhayani, Heny Sri Nurmeiliah, Nurmeiliah Nur’alfiana, Wanda Oktaviani, Dhini Oktavianty, E Desy Pidiyanti, Pidiyanti Purnamasari, Yuli Puspita, Rista Wilda puspitasari, Nur Hidayah Puspita Sari Puti Aini Qolbi Putri, Magdalena Tri Rahayu Wibowo, Siti Widya Ramadhan, Fenni Valianda Amelia Ratna Ratna Ratna Wulandari Riana Ayaugi Rimbawati, Dachlyyani Rindu Oemar, Rindu Rini, Ageng Septa Risnawati, Teti Rita Ayu Yolandia Roheni, Roheni Rohmana, Desi Rohmawati Rohmawati Rosita, Ita Rumi Kusuma Safitri, Putri Fina A’rafiani Salma Hanani Saputri, Elis Evi Sari, Agustina Sari, Putri Fitria Septa Rini, Ageng Septarini, Ageng Septiany, Salsabila Shinta Mona Lisca Silvia Silvia Silvianti, Silvianti Siti Aisah Siti Nur Afifah Sri Rahayu Srimulyani, Yeni Suaidah, Neng Sugesti, Retno Sulasmi Sulasmi Susanti, Resy Susilawati, Susilawati Susita, Deni Sutrisnawati, Nolisa Syarah M., Maryam Syaripah, Pipih Tehupelasury, Rozan Elshafira Triyana, Novi Turohmah, Fatonah Yolandia, Rita Ayu Yuliasih, Sri Yuni, Junia Setiyowati Yunia, Sela Zulfa Yuliza