Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Terapi Massage Effleurage Untuk Mencegah Kejadian Depresi Post Partum Di PMB D Tahun 2023 Susita, Deni; Nency, Aprilya; Jayatmi, Irma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11561

Abstract

Data Word Health Organization (WHO ) menyatakan bahwa prevalensi depresi post partum secara global berkisar antara 0,5% hingga 60,8%  Di negara berkembang 10-50% ibu yang yang menjalani perinatal telah terdeteksi mengalami depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui effektifitas  terapi massage effleurage  untuk mencegah kejadian depresi postpartum pada ibu nifas di PMB D tahun 2024. Metode  ini menggunakan  quasi eksperimen dengan desain non equivalen Control group design (one group pretest and post-test) Berdasarkan  hasil penelitian yang dilaksanakan pada dua responden ibu postpartum yang mengalami  depresi postpartum. Didapatkan ibu yang tidak mendapatkan  terapi massage effleurage mengalami depresi postpartum. Sedangkan ibu yang mendapat massage effleurage tidak mengalami depresi postpartum. Pada kunjungan pertama pada Ny. D. didapatkan hasil EFDS 10 Begitu juga pada  Ny. A didapatkan hasil EPDS 10 . Kunjungan ke 2 pada Ny. D didapat hasil EPDS 8. Kunjungan ke 3 pada Ny. D didapat hasil EPDS 7. Kunjungan ke 4 pada Ny. D didapat hasil EPDS 5. Sedangkan Pada Ny. A hasil EPDS tetap di nilai 10, bahkan terlihat ibu semakin sedih dan sering menangis
Efektifitas Pisang Ambon (Musa Acuminata Cavendish) Dan Jus Stroberi Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Ibu Hamil Trimester II Dengan Anemia Ringan Di UPT Puskesmas Mandalawangi Tahun 2024 Aisah, Siti; Jayatmi, Irma; Syarah, Maryam
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15632

Abstract

Anemia adalah kondisi di mana tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang kurang dari kebutuhan. Komplikasi yang diakibatkan oleh ibu hamil menderita anemia adalah kejadian abortus pada kehamilan muda, partus prematurus, partus lama pada proses persalianan serta haemoragic post partum karena atonia uteri, syok haemorhagi dan subinvolusi termasuk juga didalamnya. Pemberian pisang ambon dan jus stroberi selama kehamilan merupakan upaya mencegah dan menanggulangi anemia pada ibu selama kehamilannya dengan teknik terapi non farmakologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian pisang ambon (mussa acuminata cavendish) dan Jus Stroberi terhadap peningkatan kadar Hemoglobin (Hb) pada Ibu hamil trimester II dengan anemia Ringan di UPT Puskesmas Mandalawangi tahun 2024. Sampel pada penelitian ini melibatkan dua ibu hamil trimester II sebagai responden penelitian. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengana pendekatan studi kasus yaitu membandingkan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil penelitian pada 2 ibu hamil menunjukkan bahwa pisang ambon dan jus stroberi efektif meningkatkan kadar hemoglobin, pada responden 1 kadar Hb observasi hari ke 14 menjadi 12.3 gr/dl dari hanya 10.2 gr/dl pada hari pertama dan pada responden 2 menjadi 12.5 gr/dl dari hanya 10.3 gr/dl. Intervensi cara nonfarmakologi untuk meningkatkan kadar Hb dengan konsumsi pisang ambon dan jus stroberi ini diharapkan dapat diterapkan untuk mendukung keberhasilan mengatasi Anemia Ringan.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN PIJAT TUINA DAN PEMBERIAN TELUR TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA GIZI KURANG DI TPMB P KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Syaripah, Pipih; Irma Jayatmi; Hidayani, Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8851

Abstract

Kabupaten Garut, prevalensi balita underweight pada tahun 2022 berdasarkan BB/U adalah 13,1% dan berdasarkan BB/TB adalah 3,8%. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak karena sensitif terhadap perubahan kecil, pengukurannya objektif, dan dapat diulangi. Dampak dari gizi kurang yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Maripari saat ini berdampak pada tumbuh kembang anak dimana anak mengalami keterlambatan bicara dan kondisi tubuh sangat kurus. Hasil wawancara kepada 10 orang ibu yang memiliki balita dengan berat badan kurang, ditemukan bahwa balitanya mengalami gangguan nafsu makan dan tidak naik berat badan selama 2 bulan terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian pijat tuina dan pemberian telur terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 balita yang mengalami gizi kurang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pijat tui na efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 0,8 kg selama 14 hari. Telur rebus juga efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1,2 kg selama 14 hari. Sehingga disimpulkan pemberian telur rebus lebih efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dibandingkan pijat tui na dengan selisih peningkatan sebanyak 0,4 kg selama 14 hari. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan pemberian pijat tuina dan pemberian telur ayam sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM DAN PISANG KEPOK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DI TPMB I KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Fitriani, Ifit; Irma Jayatmi; Fanni Hanifa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8857

Abstract

Kabupaten Garut tahun 2023, dengan perkiraan penderita hipertensi sebesar 12,8%. Hipertensi pada kehamilan sering terjadi (6- 10 %) dan meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada ibu, janin dan perinatal. Salah satu upaya dalam menekan angka hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan cara non farmakologis seperti mengkonsumsi air rebusan daun salam dan pisang kepok. Hal ini yang mendasari penulis untuk memberikan pemberdayaan mengenai air rebusan daun salam dan pisang kepok terhadap ibu hamil dengan hipertensi sebagai terapi non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan daun salam dan pisang kepok terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan pemberian rebusan daun salam efektif menurunkan tekanan darah dari 160/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg. Pemberian rebusan pisang kepok juga efektif menurunkan tekanan darah dari 160/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 150/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian daun salam dan pisang kepok terhadap hipertensi pada ibu hamil dimana pemberian daun salam lebih efektif dibandingkan pisang kepok dalam menurunkan tekanan darah. Diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu hamil sehingga dapat melakukan secara mandiri dalam menurunkan tekanan darah dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam dan pisang kepok.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BAYAM DAN TOMAT DENGAN JUS UMBI BIT TERHADAP PENINGKATAN HB PADA IBU HAMIL ANEMIA DI TPMB Ny. W KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Safitri, Putri Fina A’rafiani; Gaidha K Pangestu; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8901

Abstract

Latar Belakang: Menurut laporan tahunan Puskesmas Karangpawitan tahun 2023, terdapat 481 kasus anemia dari 1.163 ibu hamil, atau sekitar 41,4%. Di TPMB Ny. W, dari 32 ibu hamil yang diperiksa, 18 di antaranya mengalami anemia. Dampak dapat menganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim serta dapat mengurangi kemampuan metabolisme tubuh dan kelahiran dengan anemia, dapat terjadi cacat bawaan, bayi cepat terkena infeksi bahkan menyebabkan kematian perinatal dan intelegensia. Salah satu upaya dalam penanganan anemia secara non farmakologis dapat diberikan jus bit serta kombinasi jus bayam dan tomat.. Tujuan; untuk mengetahui efektivitas pemberian jus bayam dan tomat dengan jus umbi bit terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil anemia. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil Penelitian: Kadar Hb pada Ny. U sebelum diberikan jus bayam dan tomat dengan sebesar 9,8 gr/dL meningkat menjadi 10,2 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,6 gr/dL pada kunjungan ketiga. Sedangkan pada Ny. R sebelum diberikan jus bit diperolah kadar Hb sebesar 9,8 gr/dL meningkat menjadi 10,3 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,8 gr/dL pada kunjungan ketiga. Kesimpulan: Pemberian jus bayam dan tomat dan jus bit sama-sama efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin, namun pemberian jus bit sedikit lebih efektif dan cepat dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester 3 diandingkan dengan pemberian jus bayam dan tomat. Saran: Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb melalui cara non farmakologi menggunakan kombinasi jus bayam dan tomat serta jus bit untuk mengatasi masalah anemia pada kehamilan.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN NUGGET TEMPE KEDELAI DAN NUGGET IKAN TUNA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI PMB NY. H KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2024 Nurhayani, Heny Sri; Irma Jayatmi; Gaidha K Pangestu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8902

Abstract

Prevalensi gizi kurang pada balita di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2023 tercatat sebanyak 20% balita. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak karena sensitif terhadap perubahan kecil, pengukurannya objektif, dan dapat diulangi. Dampak dari gizi kurang yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Cikalong saat ini berdampak pada tumbuh kembang anak dimana anak mengalami keterlambatan bicara dan kondisi tubuh sangat kurus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian nugget tempe kedelai dan nugget ikan terhadap peningkatan berat badan pada balita gizi kurang. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 balita yang mengalami gizi kurang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pemberian nugget tempe kedelai efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1 kg selama 14 hari begitu juga pemberian nugget ikan tuna efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1,2 kg selama 14 hari. Disimpulkan pemberian nugget ikan tuna lebih efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dibandingkan nugget tempe kedelai dengan terdapat selisih peningkatan berat badan sebanyak 0,2 kg selama 14 hari. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan pemberian PMT nugget tempe dan nugget ikan sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita.
PERBANDINGAN PEMBERIAN DAUN BINAHONG DAN KAYU MANIS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI TPMB R KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Apriliani, Rika; Hidayani, Hidayani; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8903

Abstract

Angka kejadian ruptur perineum di Jawa Barat tahun 2022 mencapai 54%, sedangkan di Kabupaten Garut, angka ini mencapai 61% dari jumlah ibu yang melahirkan. Laporan Puskesmas Karangpawitan tahun 2023 mencatat 33,04% yang mengalami luka perineum dari seluruh ibu bersalin. Dampak yang terjadi apabila penyembuhan luka terhambat seperti kesakitan dan rasa takut untuk bergerak, sehingga dapat menimbulkan banyak permasalahan diantaranya sub involusi uteru. Upaya untuk mencegah infeksi luka perineum dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian daun binahong dan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada 2 orang ibu nifas yang mengalami luka perineum. Terdapat efektivitas rebusan daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan skor luka perineum sebelum diberikan air rebusan daun binahong sebesar 6 dan sesudah diberikan air rebusan daun binahong sebesar 0. Terdapat efektivitas rebusan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan skor luka perineum sebelum diberikan air rebusan kayu manis sebesar 6 dan sesudah diberikan air rebusan kayu manis sebesar 0. Tidak terdapat perbedaan efektivitas antara rebusan daun binahong dan rebusan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu dalam perawatan luka perineum dengan menggunakan air rebusan daun binahong dan kayu manis dengan cara membasuh atau membersihkan luka sehingga masyarakat dapat melakukannya secara mandiri sesuai dengan arahan..
PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES JAHE MERAH DAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI TPMB R KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Puspita, Rista Wilda; Fanni Hanifa; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9391

Abstract

Angka prevalensi nyeri punggung pada ibu hamil mencapai 68% dengan intensitas nyeri sedang, dan 32% ibu hamil mengalami nyeri punggung dengan intensitas tinggi. Hal ini berdampak pada kesulitan bergerak atau melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi juga secara emosional dan mental, seperti meningkatnya stres dan kecemasan. Upaya penanganan nyeri punggung, salah satunya dengan memberikan kompres jahe karena dapat meningkatkan aliran darah, sehingga mengurangi anoksia jaringan yang disebabkan oleh kontraksi dan ketegangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian kompres jahe merah dan jahe putih terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada 2 orang ibu hamil yang mengalami nyeri punggung. Kompres jahe menurunkan nyeri punggung dari skala nyeri 6 pada kunjungan pertama menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Pemberian kompres jahe putih juga menurunkan nyeri punggung dari skala nyeri 6 pada kunjungan pertama menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian kompres jahe merah dan jahe putih terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil dimana jahe merah lebuh unggul 3 poin dibandingkan jahe putih. Dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan terapi alternatif dengan mengaplikasikan kompres jahe merah dan jahe putih sebagai komplementer untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN DAN KEPERCAYAAN/MITOS DENGAN PERILAKU PATUH MENGKONSUMSI TABLET FE DALAM MASA NIFAS DI BPM SILVIANTI TAHUN 2023 Silvianti, Silvianti; Ginting, Agus Santi Br; Jayatmi, Irma
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/dxxf9r85

Abstract

Pemberian tablet besi sebagai suplemen merupakan upaya untuk meningkatkan kadar besi (Fe) dalam jangka waktu singkat, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya defisiensi Fe pada ibu nifas yang diakibatkan karena kurangnya zat besi yang diabsorbsi tubuh melalui makanan yang mengandung zat besi. Karena pada masa nifas kebutuhan Fe meningkat pada saat melahirkan perlu tambahan Fe 300 – 350 Mg, akibatnya kehilangan darah. Pada ibu nifas jika tidak mengkonsumsi atau kekurangan zat besi dapat menimbulkan anemia. Ibu nifas hendaknya mengkonsumsi tablet Fe selama 40 hari setelah melahirkan, untuk mencegah terjadinya anemia pada masa nifas (Kapoh, Rotty, & Polii, 2021). Menurut asumsi penulis adanya hubungan antara Pengetahuan dengan Perilaku dan  Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe karena adanya pengertian, pengetahuan dan juga perilaku patuh ibu masa nifas. Saran bagi Ibu masa nifas, dengan dukungan keluarga dan juga lingkungan yang baik, patuhlah untuk konsumsi Tablet Fe, untuk upaya kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pengambilan Keputusan Pemilihan Jenis KB Suntik 3 Bulan di PMB Kita Tahun 2023 Roheni, Roheni; Jayatmi, Irma; Septarini, Ageng
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15452

Abstract

Akseptor KB terbanyak di Indonesia didominasi akseptor KB suntik sebesar 62,77%. Penelitian ini sangatlah penting dilakukan dikarenakan berdasarkan studi pendahuluan di wilayah kerja Pmb Kita yang dilakukan terhadap 10 responden akseptor KB aktif, 3 orang menggunakan Non-hormonal karena tidak mendapatkan dukungan dari suami, banyak menerima berita hoax mengenai suntik 3 bulan, dan kurangnya informasi dari petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan suami dan peran tenaga kesehatan terhadap keputusan pemilihan jenis kb suntik 3 bulan di pmb kita pandeglang tahun 2023. Penelitian ini merupakan suatu studi kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan menggunakan data primer dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang akseptor kb. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p value 0,000<0,05. Ada hubungan dukungan suami dengan pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p value 0,000<0,05. Ada hubungan peran petugas kesehatan dengan pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p value 0,000<0,05. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini yaitu diharapkan responden dapat lebih aktif untuk mencaari informasi terkait penggunaan kontrasepsi 3 bulan dan bagi institusi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan strategi pergerakan promosi kesehatan untuk peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang dianggap berpengaruh dalam keputusan penggunaan kontrasepsi 3 bulan, serta untuk penulis diharapkan dapat menambahkan wawancara dan observasi dalam pemenuhan data penelitian.
Co-Authors Actaviani, Apri Herna Ageng Septa Rini Ageng Septa Rini Agustiawati Agustiawati Akmaliyah, Nurzah Angraeni, Iin Aprilia Rahayu, Elsa Apriliani, Feni Iltari Apriliani, Rika Ariani, Wulan Arianty, Lia Arie Widyastuti Ariyanti, Novi Aryanti, Tanty Asih, Fitri Nur Askasaffanah, Afina Astrid Novita, Astrid Astuti, E. Widya astuti, Ninik Budi Astuti Ayu Minasi Catur Septiawan Ciptiasrini, Uci Darmadja, Sobar Darmaja, Sobar Defrianti, Fera Desi Rohmana Desi Susanti Dewi, Dinda Puspita Dewi, Sofia Dwi Rahayu Dwiningsih, Rahmah Ernawati, Muji Ernita Prima Noviyani Fadillah, Tifa Fanni Hanifa Fatimah, Jesy Faujiah, Siva Faujiah Febersia Tofonao Fitra Yelda Fitriani, Ifit Gaidha K Pangestu Ginting, Agus Santi br Ginting, Agus Santi Br. Hadizah, Linny HAFIZAH, ISTY Hanani, Salma Hani Rosiana Hanifa, Fanni hasanah, Siti Hasanah Hedy Hardiana Hidayani, Hidayani Hikmawati, Dara Ida Farida Imaniyah, Ervi Imas Masniah INDAH PUSPITASARI Indriani, Octa Amalia Ineu Nurjanah Iraeni Iraeni Irma Herliana Jayanti, Putri Jesy Fatima Kurnia, Ade Rita Kurniati, Neli Kustari, N Amelinda Lena Sri Diniyati Lestari, Faraditha Dwi Lestari, Fitri Wahyu Lestari, Restu Senja Lina Narulita Madinah Munawaroh Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Magdalena Tri Putri Apriyani Mahduroh Mahduroh Mahduroh, Mahduroh Manurung, Goretti Maria, Hani Maryam Syarah Mardiyah Maya Syaroh Miftakhul Janah, Arin Mulyanah, Siti Mulyaningsih, Ella Munawaroh, Madinah Mustikasari, Mulya Mustopa, Fitri Faoz Nency, Aprilya novilasari, Novilasari Novitasari Novitasari noviyani, ernita prima Nurachmania, Sarah Siti Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurhayani, Heny Sri Nurmeiliah, Nurmeiliah Nur’alfiana, Wanda Oktaviani, Dhini Oktavianty, E Desy Pidiyanti, Pidiyanti Purnamasari, Yuli Puspita, Rista Wilda puspitasari, Nur Hidayah Puspita Sari Puti Aini Qolbi Putri, Magdalena Tri Rahayu Wibowo, Siti Widya Ramadhan, Fenni Valianda Amelia Ratna Ratna Ratna Wulandari Riana Ayaugi Rimbawati, Dachlyyani Rindu Oemar, Rindu Rini, Ageng Septa Risnawati, Teti Rita Ayu Yolandia Roheni, Roheni Rohmana, Desi Rohmawati Rohmawati Rosita, Ita Rumi Kusuma Safitri, Putri Fina A’rafiani Salma Hanani Saputri, Elis Evi Sari, Agustina Sari, Putri Fitria Septa Rini, Ageng Septarini, Ageng Septiany, Salsabila Shinta Mona Lisca Silvia Silvia Silvianti, Silvianti Siti Aisah Siti Nur Afifah Sri Rahayu Srimulyani, Yeni Suaidah, Neng Sugesti, Retno Sulasmi Sulasmi Susanti, Resy Susilawati, Susilawati Susita, Deni Sutrisnawati, Nolisa Syarah M., Maryam Syaripah, Pipih Tehupelasury, Rozan Elshafira Triyana, Novi Turohmah, Fatonah Yolandia, Rita Ayu Yuliasih, Sri Yuni, Junia Setiyowati Yunia, Sela Zulfa Yuliza