Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM DAN PISANG KEPOK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DI TPMB I KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Fitriani, Ifit; Irma Jayatmi; Fanni Hanifa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8857

Abstract

Kabupaten Garut tahun 2023, dengan perkiraan penderita hipertensi sebesar 12,8%. Hipertensi pada kehamilan sering terjadi (6- 10 %) dan meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada ibu, janin dan perinatal. Salah satu upaya dalam menekan angka hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan cara non farmakologis seperti mengkonsumsi air rebusan daun salam dan pisang kepok. Hal ini yang mendasari penulis untuk memberikan pemberdayaan mengenai air rebusan daun salam dan pisang kepok terhadap ibu hamil dengan hipertensi sebagai terapi non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan daun salam dan pisang kepok terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan pemberian rebusan daun salam efektif menurunkan tekanan darah dari 160/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg. Pemberian rebusan pisang kepok juga efektif menurunkan tekanan darah dari 160/100 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 150/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian daun salam dan pisang kepok terhadap hipertensi pada ibu hamil dimana pemberian daun salam lebih efektif dibandingkan pisang kepok dalam menurunkan tekanan darah. Diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu hamil sehingga dapat melakukan secara mandiri dalam menurunkan tekanan darah dengan mengkonsumsi air rebusan daun salam dan pisang kepok.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BAYAM DAN TOMAT DENGAN JUS UMBI BIT TERHADAP PENINGKATAN HB PADA IBU HAMIL ANEMIA DI TPMB Ny. W KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Safitri, Putri Fina A’rafiani; Gaidha K Pangestu; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8901

Abstract

Latar Belakang: Menurut laporan tahunan Puskesmas Karangpawitan tahun 2023, terdapat 481 kasus anemia dari 1.163 ibu hamil, atau sekitar 41,4%. Di TPMB Ny. W, dari 32 ibu hamil yang diperiksa, 18 di antaranya mengalami anemia. Dampak dapat menganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim serta dapat mengurangi kemampuan metabolisme tubuh dan kelahiran dengan anemia, dapat terjadi cacat bawaan, bayi cepat terkena infeksi bahkan menyebabkan kematian perinatal dan intelegensia. Salah satu upaya dalam penanganan anemia secara non farmakologis dapat diberikan jus bit serta kombinasi jus bayam dan tomat.. Tujuan; untuk mengetahui efektivitas pemberian jus bayam dan tomat dengan jus umbi bit terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil anemia. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil Penelitian: Kadar Hb pada Ny. U sebelum diberikan jus bayam dan tomat dengan sebesar 9,8 gr/dL meningkat menjadi 10,2 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,6 gr/dL pada kunjungan ketiga. Sedangkan pada Ny. R sebelum diberikan jus bit diperolah kadar Hb sebesar 9,8 gr/dL meningkat menjadi 10,3 gr/dL pada kunjungan kedua dan menjadi 10,8 gr/dL pada kunjungan ketiga. Kesimpulan: Pemberian jus bayam dan tomat dan jus bit sama-sama efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin, namun pemberian jus bit sedikit lebih efektif dan cepat dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester 3 diandingkan dengan pemberian jus bayam dan tomat. Saran: Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb melalui cara non farmakologi menggunakan kombinasi jus bayam dan tomat serta jus bit untuk mengatasi masalah anemia pada kehamilan.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN NUGGET TEMPE KEDELAI DAN NUGGET IKAN TUNA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI PMB NY. H KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2024 Nurhayani, Heny Sri; Irma Jayatmi; Gaidha K Pangestu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8902

Abstract

Prevalensi gizi kurang pada balita di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2023 tercatat sebanyak 20% balita. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk menilai status gizi dan pertumbuhan anak karena sensitif terhadap perubahan kecil, pengukurannya objektif, dan dapat diulangi. Dampak dari gizi kurang yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Cikalong saat ini berdampak pada tumbuh kembang anak dimana anak mengalami keterlambatan bicara dan kondisi tubuh sangat kurus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian nugget tempe kedelai dan nugget ikan terhadap peningkatan berat badan pada balita gizi kurang. Metode penelitian menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 balita yang mengalami gizi kurang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pemberian nugget tempe kedelai efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1 kg selama 14 hari begitu juga pemberian nugget ikan tuna efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dengan meningkatkan berat badan sebanyak 1,2 kg selama 14 hari. Disimpulkan pemberian nugget ikan tuna lebih efektif terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang dibandingkan nugget tempe kedelai dengan terdapat selisih peningkatan berat badan sebanyak 0,2 kg selama 14 hari. Diharapakan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita gizi kurang dapat mengimplementasikan pemberian PMT nugget tempe dan nugget ikan sesuai aturan untuk membantu peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan balita.
PERBANDINGAN PEMBERIAN DAUN BINAHONG DAN KAYU MANIS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI TPMB R KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Apriliani, Rika; Hidayani, Hidayani; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8903

Abstract

Angka kejadian ruptur perineum di Jawa Barat tahun 2022 mencapai 54%, sedangkan di Kabupaten Garut, angka ini mencapai 61% dari jumlah ibu yang melahirkan. Laporan Puskesmas Karangpawitan tahun 2023 mencatat 33,04% yang mengalami luka perineum dari seluruh ibu bersalin. Dampak yang terjadi apabila penyembuhan luka terhambat seperti kesakitan dan rasa takut untuk bergerak, sehingga dapat menimbulkan banyak permasalahan diantaranya sub involusi uteru. Upaya untuk mencegah infeksi luka perineum dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian daun binahong dan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada 2 orang ibu nifas yang mengalami luka perineum. Terdapat efektivitas rebusan daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan skor luka perineum sebelum diberikan air rebusan daun binahong sebesar 6 dan sesudah diberikan air rebusan daun binahong sebesar 0. Terdapat efektivitas rebusan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan skor luka perineum sebelum diberikan air rebusan kayu manis sebesar 6 dan sesudah diberikan air rebusan kayu manis sebesar 0. Tidak terdapat perbedaan efektivitas antara rebusan daun binahong dan rebusan kayu manis terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu dalam perawatan luka perineum dengan menggunakan air rebusan daun binahong dan kayu manis dengan cara membasuh atau membersihkan luka sehingga masyarakat dapat melakukannya secara mandiri sesuai dengan arahan..
PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES JAHE MERAH DAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI TPMB R KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Puspita, Rista Wilda; Fanni Hanifa; Irma Jayatmi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9391

Abstract

Angka prevalensi nyeri punggung pada ibu hamil mencapai 68% dengan intensitas nyeri sedang, dan 32% ibu hamil mengalami nyeri punggung dengan intensitas tinggi. Hal ini berdampak pada kesulitan bergerak atau melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi juga secara emosional dan mental, seperti meningkatnya stres dan kecemasan. Upaya penanganan nyeri punggung, salah satunya dengan memberikan kompres jahe karena dapat meningkatkan aliran darah, sehingga mengurangi anoksia jaringan yang disebabkan oleh kontraksi dan ketegangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian kompres jahe merah dan jahe putih terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada 2 orang ibu hamil yang mengalami nyeri punggung. Kompres jahe menurunkan nyeri punggung dari skala nyeri 6 pada kunjungan pertama menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Pemberian kompres jahe putih juga menurunkan nyeri punggung dari skala nyeri 6 pada kunjungan pertama menjadi 3 pada kunjungan kedua dan menjadi 0 pada kunjungan ketiga. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian kompres jahe merah dan jahe putih terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil dimana jahe merah lebuh unggul 3 poin dibandingkan jahe putih. Dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan terapi alternatif dengan mengaplikasikan kompres jahe merah dan jahe putih sebagai komplementer untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.
Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pengambilan Keputusan Pemilihan Jenis KB Suntik 3 Bulan di PMB Kita Tahun 2023 Roheni, Roheni; Jayatmi, Irma; Septarini, Ageng
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15452

Abstract

Akseptor KB terbanyak di Indonesia didominasi akseptor KB suntik sebesar 62,77%. Penelitian ini sangatlah penting dilakukan dikarenakan berdasarkan studi pendahuluan di wilayah kerja Pmb Kita yang dilakukan terhadap 10 responden akseptor KB aktif, 3 orang menggunakan Non-hormonal karena tidak mendapatkan dukungan dari suami, banyak menerima berita hoax mengenai suntik 3 bulan, dan kurangnya informasi dari petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan suami dan peran tenaga kesehatan terhadap keputusan pemilihan jenis kb suntik 3 bulan di pmb kita pandeglang tahun 2023. Penelitian ini merupakan suatu studi kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan menggunakan data primer dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang akseptor kb. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p value 0,000<0,05. Ada hubungan dukungan suami dengan pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p value 0,000<0,05. Ada hubungan peran petugas kesehatan dengan pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p value 0,000<0,05. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini yaitu diharapkan responden dapat lebih aktif untuk mencaari informasi terkait penggunaan kontrasepsi 3 bulan dan bagi institusi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan strategi pergerakan promosi kesehatan untuk peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang dianggap berpengaruh dalam keputusan penggunaan kontrasepsi 3 bulan, serta untuk penulis diharapkan dapat menambahkan wawancara dan observasi dalam pemenuhan data penelitian.
PENGARUH KONSUMSI REBUSAN JANTUNG PISANG KEPOK DAN DAUN KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SAKETI KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2024 Oktavianty, E Desy; Srimulyani, Yeni; Rosita, Ita; Dewi, Sofia; Fadillah, Tifa; Marlina, Leny; Putri, Magdalena Tri; Jayatmi, Irma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33474

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi rebusan jantung pisang kepok dan daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Saketi Kabupaten Pandeglang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang berada di wilayah kerja Puskesmas Saketi sampai dengan bulan Juni tahun 2024 berjumlah 95 orang, dan sampel sebanyak 4 orang. Untuk mengukur produksi ASI dan mengukur konsumsi rebusan jantung pisang kepok dan daun katuk pada ibu menyusui peneliti menggunakan alat ukur lembar observasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Saketi sejak tanggal 09 Juli 2024 s.d 22 Juli 2024, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Jumlah rata-tara produksi asi sebelum konsumsi Rebusan Jantung Pisang Kepok dan Daun Katuk adalah 20 ml. Jumlah rata-tara produksi asi setelah konsumsi Rebusan Jantung Pisang Kepok dan Daun Katuk adalah 450 ml. Terdapat pengaruh yang signifikan dari konsumsi Sayur Daun Katuk terhadap Peningkatan Jumlah produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Saketi Kabupaten Pandeglang tahun 2024.
Pengaruh Penanganan Diare pada Balita dengan Pemberian Bubur Tempe dan Madu di Puskesmas Sindangresmi Kurniati, Neli; Sugesti, Retno; Jayatmi, Irma
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.436

Abstract

Diare ialah suatu kumpulan gejala yang ditandai dengan tekstur tinja mencair dan frekuensi BAB yang lebih dari biasanya (3x atau lebih). Kondisi diare kadang kala disertai dengan keluarnya darah dalam tinja dan disertai mual muntah. Di Indonesia, diare telah menyerang pada 93.619 (11%) anak di seluruh Indonesia. Pada tahun 2016, di Provinsi Banten terdata ada sebanyak 322.790 kasus diare yang terjadi pada balita, dimana sebanyak 50,8% diantaranya berhasil dilakukan penanganan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanganan diare pada balita dengan pemberian bubur tempe dan madu di Puskesmas Sindangresmi tahun 2023. Desain penelitian yang akan dipakai dalam riset ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Study Case Literature Review (SCLR). Kedua partisipan diberikan intervensi berbeda, yakni partisipan 1 diberikan terapi farmakologi oralit dan zinc serta terapi non farmakologi bubur tempe dan madu, sedangkan partisipan 2 hanya diberikan terapi farmakologi oralit dan zinc. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi BAB pada balita setelah pemberian intervensi selama 7 hari yakni yang mulanya kedua partisipan mengalami diare dengan frekuensi 5-6 kali sehari dengan konsistensi cair, kini frekuensi BAB menjadi 1x sehari (partisipan intervensi bubur tempe dan madu) dan frekuensi BAB 4-5x sehari (partisipan non-intervensi bubur tempe dan madu). Kesimpulan penelitian yang telah dilakukan ialah bahwa bubur tempe dan madu terbukti efektif dalam menangani masalah diare pada balita di Puskesmas Sindangresmi tahun 2023.
The Relationship Between Knowledge, Attitude, and Vaginal Care Behavior and the Incidence of Vaginal Discharge Among Pregnant Women Rahmah Dwiningsih; Irma Jayatmi; Rita Ayu Yolandia
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1664

Abstract

Background: One of the physiological changes that occurs in pregnant women is vaginal discharge. Vaginal discharge that occurs during pregnancy is a health problem that requires attention, because it can have an impact on reducing maternal morbidity and mortality. Knowledge, attitudes and behavior of vaginal care are factors that influence the occurrence of vaginal discharge in pregnant women. Purpose: To determine the knowledge, attitudes and behavior of vaginal care towards the occurrence of vaginal discharge in pregnant women. Method: This type of study is an observational analytic with a cross-sectional approach. The sample of this study was 72 people. The sampling technique was consecutive sampling with inclusion criteria, namely gestational age 4-36 weeks who experienced vaginal discharge, had no history of urogenital infection. Results: There is a significant relationship between knowledge and the occurrence of vaginal discharge in pregnant women (p = 0.000), attitudes with the occurrence of vaginal discharge in pregnant women (p = 0.000; OR = 3.328), and vaginal care behavior with the occurrence of vaginal discharge in pregnant women (p = 0.000; OR = 10.105). Conclusion: The level of knowledge, attitudes and behavior regarding vaginal care plays an important role in influencing the occurrence of vaginal discharge in pregnant women. Suggestion: Pregnant women should be more proactive in seeking information and increasing their knowledge about the importance of maintaining reproductive hygiene. Hospitals should improve their health promotion programs, particularly education on personal hygiene for pregnant women.
The effect of booklet media on increasing husband support for exclusive breastfeeding among breastfeeding mothers Lia Arianty; Rita Ayu Yolandia; Irma Jayatmi
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1723

Abstract

Background: Husband support is a crucial factor in the success of exclusive breastfeeding, yet many husbands have limited knowledge and awareness of its importance. Education through booklets has been identified as an effective way to increase this support. Purpose: To determine the effect of using booklets on increasing husband support for exclusive breastfeeding among breastfeeding mothers at the Cireunghas Public Health Center in 2025. Method: This was a quasi-experimental study with a pre-test and post-test design with a control group, conducted in April 2025. The sample consisted of 30 husbands of breastfeeding mothers. Data were analyzed using an independent t-test. Results: Breast milk production increased from 80 ml (40%) to 120 ml (60%) after the intervention, demonstrating the effectiveness of the intervention in increasing breast milk production. In the intervention group, husband support significantly increased by 53% (from 47% to 100%) after the booklet was provided (p=0.05). Meanwhile, in the control group, support increased by only 7% (from 27% to 33%). These results indicate that the booklet is effective in increasing husbands' understanding and attitudes toward the importance of exclusive breastfeeding. Conclusion: The booklet has been shown to be effective in increasing husbands' knowledge, understanding, and support. Suggestion: It is hoped that husbands will continue to improve their understanding and involvement in supporting exclusive breastfeeding.  
Co-Authors Actaviani, Apri Herna Ageng Septa Rini Agustiawati Agustiawati Akmaliyah, Nurzah Angraeni, Iin Aprilia Rahayu, Elsa Apriliani, Feni Iltari Apriliani, Rika Ariani, Wulan Arie Widyastuti Ariyanti, Novi Aryanti, Tanty Asih, Fitri Nur Askasaffanah, Afina Astrid Novita, Astrid Astuti, E. Widya astuti, Ninik Budi Astuti Ayu Minasi Catur Septiawan Ciptiasrini, Uci Darmadja, Sobar Darmaja, Sobar Defrianti, Fera Desi Rohmana Desi Susanti Dewi, Dinda Puspita Dewi, Sofia Ernawati, Muji ERNITA PRIMA NOVIYANI Ernita Prima Noviyani Fadillah, Tifa Fanni Hanifa Fatimah, Jesy Fatonah Turohmah Faujiah, Siva Faujiah Febersia Tofonao Fitra Yelda Fitriani, Ifit Gaidha K Pangestu Ginting, Agus Santi Br. Ginting, Agussanti Br Hadizah, Linny Hanani, Salma Hani Rosiana Hanifa, Fanni hasanah, Siti Hasanah Hayatullah, Madinah Munawaroh Hedy Hardiana Hidayani, Hidayani Hikmawati, Dara IDA FARIDA Imaniyah, Ervi Imas Masniah INDAH PUSPITASARI Indriani, Octa Amalia Ineu Nurjanah Iraeni Iraeni Irma Herliana ISTY HAFIZAH Jayanti, Putri Jesy Fatima Kurnia, Ade Rita Kurniati, Neli Kustari, N Amelinda Lena Sri Diniyati Lestari, Faraditha Dwi Lestari, Fitri Wahyu Lestari, Restu Senja Lia Arianty Lina Narulita Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Magdalena Tri Putri Apriyani Mahduroh Mahduroh Mahduroh, Mahduroh Manurung, Goretti Maria, Hani Maryam Syarah Mardiyah Maya Syaroh Mega Fatimah Rosana Miftakhul Janah, Arin Mulyanah, Siti Mulyaningsih, Ella Mustikasari, Mulya Mustopa, Fitri Faoz Nency, Aprilya Neng Suaidah novilasari, Novilasari Novitasari Novitasari noviyani, ernita prima Nurachmania, Sarah Siti Nuraidah Nuraidah, Nuraidah Nurhayani, Heny Sri Nurmeiliah, Nurmeiliah Nur’alfiana, Wanda Oktaviani, Dhini Oktavianty, E Desy Pidiyanti, Pidiyanti Purnamasari, Yuli Puspita, Rista Wilda puspitasari, Nur Hidayah Puspita Sari Puti Aini Qolbi Putri, Magdalena Tri Rahayu Wibowo, Siti Widya Rahmah Dwiningsih Ramadhan, Fenni Valianda Amelia Ratna Ratna Ratna Wulandari Restu Atri Supriadi Riana Ayaugi Rimbawati, Dachlyyani Rindu Oemar, Rindu Risnawati, Teti Roheni, Roheni Rohmana, Desi Rohmawati Rohmawati Rosita, Ita Rumi Kusuma Safitri, Putri Fina A’rafiani Salma Hanani Saputri, Elis Evi Sari, Agustina Sari, Putri Fitria Septiany, Salsabila Shinta Mona Lisca Silvia Silvia Silvianti Silvianti Siti Aisah Siti Nur Afifah Sri Rahayu Srimulyani, Yeni Sugesti, Retno Sulasmi Sulasmi Susanti, Resy Susita, Deni Sutrisnawati, Nolisa Syarah M., Maryam Syaripah, Pipih Tehupelasury, Rozan Elshafira Triyana, Novi Yolandia, Rita Ayu Yuliasih, Sri Yuni, Junia Setiyowati Yunia, Sela Zulfa Yuliza