p-Index From 2021 - 2026
10.886
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Vegetalika Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal EMPATI Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Kesehatan Masyarakat Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Pendidikan Usia Dini INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Journal of ICSAR Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen JURNAL DIVERSITA Jurnal AUDI al-Afkar, Journal For Islamic Studies Motiva: Jurnal Psikologi Jurnal Kesehatan Manarang Humaniora Seling: Journal of PGRA Study Program Psikostudia : Jurnal Psikologi Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Jurnal Psikohumanika ANIMA Indonesian Psychological Journal Jurnal Ners Jambura Early Childhood Education Journal Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Indonesian Psychological Research Jurnal Pengabdian Kesehatan Nusantara Science and Technology Proceedings Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Berajah Journal PSIKODINAMIKA : Jurnal Literasi Psikologi Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Jurnal Social Library Journal of the Community Development in Asia Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM) Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Innovative: Journal Of Social Science Research IDEA: Jurnal Psikologi Proceeding of International Conference on Special Education in South East Asia Region Blantika : Multidisciplinary Journal Society Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Coution : Journal of Counseling and Education Edumaspul: Jurnal Pendidikan PALASTREN: Jurnal Studi Gender
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Cognitive Behavior Therapy untuk Meningkatkan Resiliensi Pada Taruna Tingkat II di Akademi Angkatan Laut Sulistiono, Andy; Hartini, Nurul
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 3, No 3 (2023): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v3i3.144

Abstract

TNI Angkatan Laut merupakan salah satu insititusi kemiliteran yang memiliki peran sebagai kekuatan pertahanan negara di laut, untuk itu institusi ini memerlukan sumber daya manusia yang memumpuni untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut. Akademi Angkatan Laut merupakan salah satu lembaga pendidikan militer yang memiliki fungsi untuk mencetak kader-kader pemimpin TNI AL di masa depan. Para taruna akan mendapatkan pendidikan yang cukup berat di AAL selama 4 tahun. Dinamika pendidikan di AAL dapat memunculkan stres sehingga berdampak pada banyak aspek kehidupan para taruna. Resiliensi merupakan kemampuan setiap indidivu untuk mengatasi dan beradaptasi terhadap masalah yang terjadi dalam kehidupan. Resiliensi dibutuhkan para taruna untuk mampu bertahan selama melaksankana pendidikan di AAL. Beberapa penelitian menemukan bahwa resiliensi dapat ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan cognitive behavior therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi CBT terhadap peningkatan resiliensi pada taruna AAL tingkat II di Akademi Angkatan Laut. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian non-randomized pretest-posttest control group design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah CD-RISC 10 untuk mengukur resiliensi. Subyek penelitian ini adalah taruna tingkat II berusia 18-22 tahun dengan tingakt resiliensi rendah. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 6 taruna dan 2 taruni. Analisis yang digunakan adalah uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan intervensi CBT terhadap peningkatan resiliensi pada taruna (diperoleh Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,034 dimana 0,0340,05 = signifikan).
Analisis Istifham Dalam Qs. Al-Baqarah 258 (Studi Analisis Balaghah) Al Rasyid, Harun; Helmi Ridho, Muhammad; Hartini, Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12696

Abstract

Makalah penelitian ini mencoba untuk menganalisis konsep Istifham (bertanya). Penelitian ini memiliki titik fokus kepada ayat didalam al-Qur’ân surah QS. Al-Baqarah 258 yang menceritakan tentang pertanyaan pertanyaan yang boleh di tanyakan. Membahas tentang Istifham yang mengenai Istifham ingkari. merupakan contoh balaghah, tepatnya ilmu bayani nya .Metode penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Peneliti membaca beberapa sumber referensi seperti ‘Ulûmul Qur’ân, kaidah-kaidah tafsir dan buku-buku terkait lainnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa setiap pertanyaan itu tidak selamanya mengenai kata tanya yang butuh jawaban,namun disini mengenai tentang pertayaan pengingkaran suatu perbuatan. Jenis istifham pada Qs. Al-Baqarah 258 berbentuk istifham Ingkari dan kata tanya yang tidak memerlukan jaaban tetapi pertayaan pengingkaran suatu perbuatan.
Integrasi Psikologi dan Al-Qur'an: Analisis Konsep Watak Manusia Menurut Aisyah Dahlan Hartini, Nurul; Syukri
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans are created with diverse dispositions, but understanding this diversity often leads to stereotypes or unconstructive comparisons. This study analyzes Aisyah Dahlan's classification of human dispositions and compares it with modern psychological perspectives and Qur'anic values. Using a qualitative method based on literature study and digital content observation, this study identifies four types of dispositions: Sanguinis (cheerful), Choleric (organizing), Phlegmatic (peaceful), and Melancholic (thinker), which are linked to the verse QS. Ash-Shams: 8-9 about the potential for human wickedness and piety. The main findings reveal that Aisyah Dahlan's approach provides a distinctive integration of classical psychology (Hippocrates' temperament model), neuroscience (frontal lobe function), and Islamic spirituality, addressing a gap in the secularized Western psychology model. This study contributes to providing a conceptual framework that is religiously and scientifically relevant in understanding and positively directing human dispositions. The results of this study are expected to be helpful in the practice of character education, parenting, family development, and the self-healing process.
Post-Divorce Family Resilience: Uncovering the Dynamics of Recovery and Strenght from a Literature Review Perspective Pranata, Dwi Chandra; Fairuzzaman, Riza Reyhan; Hartini, Nurul
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i1.17228

Abstract

This study explores family resilience post-divorce and the contributing factors to their emotional and psychological adaptation. A literature review method was utilized, analyzing 14 journal articles. The findings reveal significant roles of social support, emotional regulation, and coping skills in fostering resilience. Families who receive strong social support tend to recover more effectively from the emotional distress caused by divorce. Emotional regulation and positive coping strategies also enable family members, particularly children, to adapt better to changes. Interventions targeting these three factors have been shown to accelerate recovery and adaptation processes. This research emphasizes the importance of supporting families through systematic and tailored approaches to enhance resilience and mitigate the adverse effects of divorce. Penelitian ini mengeksplorasi resiliensi keluarga pasca perceraian dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap adaptasi emosional dan psikologis mereka. Metode kajian literatur digunakan dengan menganalisis 14 artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan peran signifikan dukungan sosial, regulasi emosi, dan keterampilan coping dalam membangun resiliensi. Keluarga yang mendapatkan dukungan sosial yang kuat cenderung lebih efektif pulih dari tekanan emosional akibat perceraian. Regulasi emosi dan strategi coping yang positif juga memungkinkan anggota keluarga, terutama anak-anak, untuk lebih mudah beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Intervensi yang berfokus pada tiga faktor ini terbukti mempercepat proses pemulihan dan adaptasi. Penelitian ini menekankan pentingnya mendukung keluarga melalui pendekatan sistematis dan terarah untuk meningkatkan resiliensi serta mengurangi dampak negatif perceraian.
Dissociative Symptoms Among Individuals Affected by Mass Psychogenic Illness: A Study on the Indonesian Island of Nias Rahardanto, Michael Seno; Sudagijono, Jaka Santosa; Susilo, Johannes Dicky; Simon, Simon; Hartini, Nurul; Ardi, Rahkman
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 13 No 1 March 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v13i1.28380

Abstract

Mass psychogenic illness is a phenomenon that occurs every year in Indonesia, mainly in schools and factories. In the fifth edition of the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, this phenomenon is classified as dissociative disorders. However, the Indonesian diagnostic manual of mental disorders (the PPDGJ) classified the phenomenon as a conversion disorder. The confounding diagnosis will likely result in less effective and less humane interventions. This study aims to determine the symptoms experienced by individuals experiencing mass psychogenic illness, therefore contributing to the current literature regarding the proper diagnostic of the spirit possession. Samples (N=55) were assessed using the Dissociative Disorder Interview Schedule based on DSM-5. The Beck Depression Inventory and Wong-Baker Face Rating Scale are also used to supplement the data. Findings indicate that the subjects fit the diagnostic criterion of several disorders, namely somatization (experienced by 98.18% of individuals), major depression (49%), trance (69%), childhood physical abuse (35%), and borderline personality disorder (47.2%). However, only 14.54% of subjects fulfilled the diagnostic criterion of dissociative amnesia, 7.27% for diagnostic fugue, 3.63% for depersonalization/derealization, 5% for dissociative identity disorder, 11% for other specified and unspecified dissociative disorder. These findings showed that mass psychogenic illness is likely the manifestation of distinct and separate mental disorders, notably that of somatization disorder, trance, borderline personality disorder, and major depressive disorder, and exclusively those of dissociative disorders.
HUBUNGAN ANTARA CAREGIVER BURDEN DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA IBU GENERASI SANDWICH Indira Khairunnisa; Nurul Hartini
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.733 KB) | DOI: 10.47353/sikontan.v1i2.383

Abstract

Caring and providing financial support for two generations in one family is inseparable from declining psychological aspects, one of which is subjective well-being that affected from caregiver burden. It is important for sandwich generation who bear multiple demands, to maintain their subjective well-being in a good quality . Pearson’s correlation analysis was conducted in 81 sandwich generation mothers that leads to result of a significant negative correlation between caregiver burden and subjective well-being (r= -0,539; p < 0,05). This result explains that if the level of caregiver burden is increased, the it decreases the subjective well-being level.
HUBUNGAN ANTARA PEMAAFAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA REMAJA YANG MEMILIKI ORANG TUA BERCERAI Rita Sri Yuniajeng Susanto; Hartini, Nurul
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.671 KB) | DOI: 10.47353/sikontan.v1i2.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dengan kebahagiaan pada remaja yang memiliki orang tua bercerai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan data survei. Subjek penelitian ini yaitu remaja dengan rentang usia 15-23 tahun baik laki-laki ataupun perempuan yang memiliki orang tua bercerai dengan jumlah 114 subjek. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur pemaafan adalah TRIM-18 (Transgression-Related Interpersonal Motivations Inventory) yang dikembangkan oleh McCullough dkk. (2006) yang telah diadaptasi oleh (Umar M. F., 2016). Sementara itu alat ukur yang digunakan untuk kebahagiaan adalah The Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) yang dikembangkan oleh Hills & Argyle (2002) yang telah dimodifikasi dan diadaptasi oleh (Sartika, 2018). Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pemaafan dengan kebahagiaan pada remaja yang memiliki orang tua bercerai, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,362 dengan p = 0,000. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi pemaafan maka semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan pada remaja yang memiliki orang tua bercerai. Sebaliknya, semakin rendah pemaafan maka semakin rendah pula tingkat kebahagiaan pada remaja yang memiliki orang tua bercerai.
CORRELATION BETWEEN TIME PERSPECTIVE WITH SUBJECTIVE WELL-BEING AMONG OLDER ADULTS WHO HAD LOSS A SPOUSE Lestari, Isti Ayu; Hartini, Nurul
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v2i4.1020

Abstract

Individuals aged 60 years experience many changes during the aging process such as physical and social changes. The influence of the aging process often causes various problems, event that has most serious impact on older adults well-being is the death of a spouse. This research aims to determine the correlation between time perspective and subjective well-being among older adults who had loss a spouse. This research used a quantitative approach with Spearman’s rho correlation test analysis. This research was conducted to a sample of 83 widowhood older adults who had loss their spouses. The results shows that there is a relationship between time perspective and subjective well-being with a coefficient on past positive dimensional is 0,697, past negative dimensional is -0,550, present hedonism dimensional is 0,626, present fatalistic dimensional -0,475, and future dimensional is 0,520. Based on the results it can be concluded that each dimension of time perspective is related to subjective well-being.
KETERKAITAN ANTARA KEMAMPUAN MEMAAFKAN DAN KEBAHAGIAAN REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI Hartini, Nurul
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v2i3.2763

Abstract

This study aims to determine the relationship between forgiveness and happiness in adolescents who have divorced parents. This study uses a quantitative approach using survey data collection methods. The subjects of this study were teenagers with an age range of 15-23 years, both male and female who had divorced parents with a total of 114 subjects. The measuring instrument used in this study to measure forgiveness is TRIM-18 (Transgression-Related Interpersonal Motivations Inventory) developed by McCullough et al. (2006) which has been adapted by (Umar M. F., 2016). Meanwhile, the measuring tool used for happiness is The Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) developed by Hills & Argyle (2002) which has been modified and adapted by (Sartika, 2018). The results of the study were analyzed using Product Moment from Pearson correlation. The results of data analysis show that there is a significant positive relationship between forgiveness and happiness in adolescents who have divorced parents, with a correlation coefficient of r = 0.362 with p = 0.000. This indicates that the higher the forgiveness, the higher the level of happiness in adolescents who have divorced parents. Conversely, the lower the forgiveness, the lower the level of happiness in adolescents whose parents are divorced.
PERAN ACCEPTANCE AND COMMITMENT THERAPY (ACT) UNTUK MENURUNKAN STRES PADA FAMILY CAREGIVER PASIEN KANKER PAYUDARA Nuraini, Afifah; Hartini, Nurul
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.319 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.1.27

Abstract

Ketidaksiapan keluarga terhadap perubahan peran menjadi caregiver, kurangnya pengetahuan terhadap prosedur perawatan, serta beban dan tanggung jawab terhadap perawatan pasien kanker payudara menyebabkan stres pada keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Acceptance and Commitment Therapy (ACT) terhadap penurunan stres pada family caregiver pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan single-subject design pada dua orang subjek penelitian. Sebelum proses terapi, masing-masing subjek diberikan skala perceived stress (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres sebelum proses terapi kemudian pada setiap sesi terapi masing-masing subjek diberi skala perceived stress kembali untuk mengukur perubahan tingkat stres pada setiap sesinya. Analisis data menggunakan visual analisis, analisis inferensia untuk uji perbedaan dengan wilcoxon signed rank test, dan Percentage of Non-overlapping Data (PND) untuk mengetahui effect size. Hasil analisis data menunjukkan nilai effect size sebesar 1 (>0,90) yang berarti ACT mampu menurunkan stres kedua subjek dengan kategori efektivitas sedang hingga sangat efektif. Melalui penerapan ACT, family caregiver mampu memaknai situasi stres dengan lebih positif sehingga muncul penerimaan dan komitmen yang baik dalam perannya sebagai caregiver pasien kanker payudara.
Co-Authors A'yun, Rahmania Qurrota Abdul Rahman Achmad Chusairi Achmad Chusairi Agustin Rahmawati Akbar Amala, Nisa'el Ambarini, Tri Kurniati Andini Damayanti Andromeda Andromeda Ardelia, Natasha Arianti, Nadya Ardisna Arif Saman Atika Dian Ariana Ayu B. Primandini Yunanda Harumi Bachtiar, Andi Sabrina Qamarani Bagaskoro Panggih Nugrahanto Bimantari, Yuwaditya Dewi Cahyanti, Ika Yuniar Citra Widyastuti Citrasukmawati, Alfina Denok Dwi Anggraini, Denok Dwi Dewi Aprillia Anggraini Dian Kartika Amelia Arbi Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Dwi Yuwono Puji Elia, Latania Ila Elok Faiz Fatma El Fahmi Endang Prastuti Endang R Surjaningrum Endang Retno Surjaningrum Ernestine Oktaviana Yuniswara Fadhilah, Rahmi Fairuzzaman, Reyhan Fairuzzaman, Riza Reyhan Fajriyanthi, Fajriyanthi Farisandy, Ellyana Dwi Fina Hidayati Fitri Andriani Fitri Andriani, Fitri Fitria FITRIA NINGSIH Gilang Agus Setiyono Gusti Ayu Ardhia Candra Trikusuma Hamidah, Hamidah Hanum Hari Basuki Notobroto Harun Al Rasyid Helmi Ridho, Muhammad Hidayati, Fina I Dewa Ayu Dwika Puspita Dewi Idamulyani, Sri Imadduddin Imadduddin Inas Ngesti Pribadi Indira Khairunnisa Ira Nurmala Irsalina, Nabila Iskayanti, Andini Iskayanti, Andini Iva Agustina Wijayanti Khumaira Alia Ainunnida Kurniawan, Afif Kusuma Nugroho, Halimaha Bagas Lailatul Muniroh Lestari, Isti Ayu Lutfi Agus Salim Maharani, Dewi Mareyke Maritje Wagey Tairas Mareyke Maritje Wagey Tairas Mashud, Musta'in Mery Retrofita Sari Michael Seno Rahardanto Nabila Aliya Fatah Nadira Khairunnisa Nailul Fauziah Nono Hery Yoenanto Nur Alfian, Ilham Nur Azmy, Tasya Nabilah Nuraini, Afifah Nursalam Nursalam Nursalam, Nursalam Nurul Khoiria Padmi Dhyah Yulianti Pebrina Pramesti Pradna Paramita, Pramesti Pradna Prameswari, Noviardani Kartika Pranata, Dwi Chandra Pratiwi, Ni Putu Padmadita Nanda Puspitasari, Arizka Indah Putra, Ganesha Bayua Putri, Isnadya Athayana Rahkman Ardi Rahmah Saniatuzzulfa Ratna Novitasari Rita Sri Yuniajeng Susanto Riyangka Paramita Riyanti Riyanti RIZKA NUR OKTAVIANI Rochma, Siti Rr. Setyawati salahuddin harahap Salmany, Latieva Sonia Sari, Nova Andya Setiawan, Rico Millenando Wahyu Shabrina, Salwa Shahzad Ali Sihotang, Elvira Linda Simon Simon Sri Ulfa Rahayu Sudagijono, Jaka Santosa Sulistiono, Andy Suryanto Suryanto Suryanto, Suryanto Susilo, Dicky Syaiful Anwar Prasetyo Syukri Tairas, Mareyke Maritje Wagey Treesje Imran Tri Setyanto, Arif Tunafsyiah, Nur Latifa Vania Susanto Wafa, Sirril Wahyuni, Hera Widya Wiwin Hendriani Yulia Hairina Yulia Hairina Yulia Hairina Zahrah Humaidah Emqi Zahrah Humaidah Emqi