Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA MELALUI PENERAPAN KEGIATAN JUMAT BINTANG DI SD NEGERI 2 PAKISAN Putrayasa, I Made; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1049

Abstract

Keterampilan literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Di era informasi saat ini, kemampuan untuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan secara efektif menjadi penting. Keterampilan literasi tidak hanya mendukung proses pembelajaran akademis, tetapi juga membantu individu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks. Menurunnya keterampilan literasi disebabkan oleh kurangnya kegiatan literasi yang kreatif dan menarik. Guru harus mampu dengan cepat mendeteksi penurunan literasi siswa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa melalui kegiatan Jumat-Bintang. Data keterampilan literasi siswa diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian keterampilan literasi. Data keterampilan literasi yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan Jumat-Bintang berhasil meningkatkan keterampilan literasi siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan.
PAKELIRAN WAYANG FABEL: MEDIA KREATIF DALAM PENDIDIKAN SEKS BAGI ANAK SD SECARA INFORMAL Gelgel Suparna, Putu Gede; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan Pakeliran Wayang Fabel (Wayang Tantri) sebagai media pendidikan seks informal bagi anak SD. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan wayang fabel tidak hanya menanamkan nilai budi pekerti dan norma, tetapi juga pendidikan seks secara alami melalui keterlibatan anak-anak sebagai dalang cilik. Aktivitas ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial dan pendidikan karakter berbasis budaya, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan aktivitas budaya. Wayang fabel juga membantu memfilter pengaruh negatif media modern serta meningkatkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya tradisional. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian seni tradisional dalam pembelajaran sekolah untuk menanamkan nilai moral yang kontekstual dan menyenangkan.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERORIENTASI PADA TRI HITA KARANA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR & HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 3 DI SD N 1 BANJAR JAWA SINGARAJA Julia Maharani, Ni Komang; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1052

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di tingkat dasar. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dasar memiliki peranan krusial dalam membentuk pemahaman siswa tentang lingkungan dan fenomena alam. Namun, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep IPA, yang sering kali disebabkan oleh metode pengajaran yang kurang menarik dan tidak melibatkan siswa secara aktif. Discovery Learning adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Metode ini mendorong siswa untuk menemukan konsep dan prinsip secara mandiri melalui eksplorasi dan pengalaman langsung. Dengan demikian, siswa tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga memahami dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Di sisi lain, Tri Hita Karana adalah filosofi yang berasal dari budaya Bali yang menekankan pentingnya hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. Integrasi nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran dapat memberikan konteks yang lebih mendalam bagi siswa, sehingga mereka tidak hanya belajar tentang IPA secara teoritis, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan. Dengan menggabungkan pendekatan Discovery Learning dan nilai-nilai Tri Hita Karana, diharapkan siswa dapat lebih aktif dalam belajar IPA, serta mengembangkan sikap peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran ini terhadap perkembangan pengetahuan IPA siswa SD, serta untuk memberikan kontribusi terhadap praktik pendidikan yang lebih efektif dan relevan dengan konteks budaya lokal.
PENGARUH PENERAPAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF POWTOON BERBASIS GAMIFIKSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SD NEGERI 1 BUBUNAN Destrya Lestari, Kadek Pina; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa dengan menerapkan media digital interaktif powtoon berbasis gamifikasi pada siswa kelas III SD Negeri 1 Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Bubunan tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 31 siswa. Objek penelitian ini adalah Media Digital Interaktif Powtoon berbasis Gamifikasi dan Hasil Belajar IPAS. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes dan observasi. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata kelas dari 68,4 pada siklus I menjadi 81,3 pada siklus II, serta peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 51,6% menjadi 87,1%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Media Digital Interaktif Powtoon berbasis Gamifikasi dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri 1 Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025.
Pura Veteran: Hubungan Makna Simbol Agama dan Negara di Pura Pejuang Taman Suci di Desa Tua, Kabupaten Tabanan, Bali I Wayan Wastawa; I Ketut Sudarsana
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 9 No. 1 (2019): WACANA KRITIS BUDAYA BALI
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2019.v09.i01.p05

Abstract

This study discusses the relationship of religious symbols and state symbols in the Taman Suci Temple, also known as Pura Veteran, in the Tua Village, Tabanan, one of the locations for Balinese fighters in defending Indonesian independence from Dutch attacks in 1946. Besides religious symbols, in the Veteran Temple there are also state symbols such as the Garuda Pancasila decoration, the Red and White flag, and advice on fighting sharp bamboo. Data from this qualitative study were obtained from field observations, library studies, and interviews. Data analysis is carried out with critical interpretive methods which include reduction steps, classification, interpretation, and making conclusions. The article concludes that Pura Vetaran has a socio-religious function as a means of social interaction, fosters Hindu social solidarity, and socio-political functions to arouse nationalism as concerned with the use of the Garuda Pancasila symbol and the Red and White of national flag.
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DAN MENGEMUKAKAN OPINI SISWA KELAS 5B SD NEGERI 1 KALIASEM Putu Ngurah Dandy Kharismawan; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Pembelajaran Kontekstual dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5B pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, terkhusus dalam kemampuan menulis dan mengemukakan opini. Pembelajaran Kontekstual diyakini mampu untuk meningkatkan kemampuan menulis dan mengemukakan opini siswa karena topik bahasan berasal dari dunia di sekitar mereka. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung hanya dalam satu siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan sekaligus observasi, dan diakhiri dengan kegiatan refleksi. Berdasarkan data yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa dengan model pembelajaran kontekstual, persentase ketuntasan siswa mencapai 100%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual dapat dengan efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengemukakan opini, pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa dengan usia Sekolah Dasar.
MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN CHROMEBOOK DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 4 TUKADSUMAGA I Gede Yuda Permana; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi kosakata baru siswa kelas 4 SD Negeri 4 Tukadsumaga melalui penerapan pendekatan problem-based learning (PBL) berbantuan chromebook. Populasi subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 4 Tukadsumaga tahun pelajaran 2024/2025 berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Teknik ini digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa selama penelitian. Dalam implementasi dikembangkan tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Dari analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata kelas (M) : 83,15. Daya serap siswa : 83,15%, dan ketuntasan belajar siswa (KB) : 100%. Dilihat dari temuan selama penelitian ternyata hipotesis tindakan yang diajukan terbukti kebenarannya. Terbukti penerapan pendekatan problem-based learning (PBL) berbantuan chromebook dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi kosakata baru siswa kelas 4 SD Negeri 4 Tukadsumaga.
CERITA RAKYAT SEBAGAI INOVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA SISWA KELAS 2 SD NEGERI 1 LOKAPAKSA Made Ariwimarsi, Gusti Ayu; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan cerita rakyat sebagai inovasi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbahasa siswa kelas 2 di SD Negeri 1 Lokapaksa yang berjumlah 34 siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya motivasi dan kemampuan berbahasa siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek berbicara dan menyimak. Cerita rakyat dipilih karena mengandung nilai budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa serta dapat memicu daya imajinasi dan ekspresi verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design). Instrumen yang digunakan meliputi tes keterampilan berbahasa dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis cerita rakyat. Dengan demikian, cerita rakyat dapat dijadikan inovasi pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN METODE SNOWBALL THROWING DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS VI SD NEGERI CELUKAN BAWANG Sudiarsana, I Gusti Putu; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas VI SD Negeri Celukan Bawang melalui model pembelajaran problem based learning dengan metode snowball throwing. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Celukan Bawang yang berjumlah 12 siswa. Data dikumpulkan dengan melakukan tes pada siswa dan data dianalisis dengan metode statistik deskriptif. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas VI SD Negeri Celukan Bawang mengalami peningkatan dari rata-rata hasil belajar 84,0 dan tingkat ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 100%.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MOBILE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA KELAS 3 SD NEGERI 3 TINGA TINGA Sudiatmika, Ketut; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis mobile learning yang efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa kelas 3 SD Negeri 3 Tinga Tinga. Keterampilan literasi yang dikembangkan meliputi kemampuan membaca pemahaman, menulis naratif sederhana, serta penguasaan kosakata dasar secara kontekstual. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya capaian literasi siswa dan minimnya penggunaan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media dikembangkan dalam bentuk aplikasi Android yang berisi materi literasi berbasis kurikulum, dilengkapi animasi, narasi audio, dan kuis interaktif. Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media termasuk dalam kategori sangat layak. Uji coba terbatas pada 25 siswa menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai posttest dibanding pretest, menandakan efektivitas media dalam meningkatkan keterampilan literasi. Temuan ini memperkuat teori konstruktivisme sosial Vygotsky yang menekankan pentingnya interaksi dengan alat bantu belajar, serta menegaskan bahwa teknologi digital berperan penting dalam mendukung pencapaian kompetensi literasi dasar di era pendidikan abad ke-21.
Co-Authors A. A. Diah Parami Dewi A. A. N. A. Angga Pradhana A.A. Ayu Istri Laksemana Dewi A.A. Ayu Istri Laksemana Dewi A.A.G.A. Yana Amanda, Anastasia Anak Agung Gde Agung Asmara Anak Agung Gede Sutapa Ariawan, I Kadek Wira Arnawa, I Putu Artini, Ni Wayan Juli Artini, Ni Wayan Sani Aryani, Ni Luh Kade Dwi Ayu Swandewi Trikusuma Ayu Winiati, Ni Kadek Budiarsa, Bagus Bayu Budiarsana, I Nyoman Cahyanthi, Made Ria Caridad N. Barrameda D.M Priyantha Wedagama D.P.G Sugupta David Pramono Destrya Lestari, Kadek Pina Dewa Ayu Hendrawathy Putri Dewi, Desak Kade Puspita Dewi, Ni Luh Putu Karina Dewi, Ni Nyoman Dian Trisna Dharma Putra Dharma Putra Dharmayanti, Gusti Ayu Putu Candra Dian Mertiasih, Luh Novik Dwi Wiranata Gd. Astawa Diputra Gede Pringgana Gelgel Suparna, Putu Gede Gilbert S. Arrieta Gusti Ayu Rai Mahayani Hendra Wijaksana Hernawati, Ni Komang I Dewa Gede Rat Dwiyana Putra I G. A. Susila I G.N.K. Udara I Gede Adi Susila I Gede Gegiranang Wiryadi I Gede Wira Sayoga I Gede Yuda Permana I Gusti Ayu Putu Wegie Puryandhari I Gusti Ketut Sudipta I Gusti Ketut Wirawan I K. Ade Siswanta I Kadek Mertayasa I Made Alit Karyawan Salain I Nyoman Sutarja I P. Alit Suthanaya I Putu Laintarawan I Wayan Dana I Wayan Dana I Wayan Eka Mahardika, I Wayan Eka I Wayan Sudithayasa I Wayan Wastawa I.B. Dharma Giri I.G.N. Suditha I.N. Lanus Ida Ayu Budiwati Ida Ayu Made Budiwati Ida Bagus Dharma Giri Ida Bagus Ngurah Purbawijaya Ida Bagus Rai Widiarsa Indrawan, I Gede Bayu Julia Maharani, Ni Komang K. Astawa Ketut Ardhana Ketut Sidang Partayasa Ketut Sumayasa Kusumajaya, I Wayan Wira kusumawati, Yeni Angumasanita Kusumayanti, Desak Putu Yulia Luh Bella Veronica Luh Putu Eka Anggreni Luh Suartini . Made Ariwimarsi, Gusti Ayu Made Respawan Made Sukrawa Made Yani Anggreni Mahardika, I Gede Agus Marselinus Anggur Ngganggus Mayun Nadiasa Muliasa, I Wayan Mulya Dewi N.L.P. Eka Agustiningsih Nanda Dwi Wulan Sari Ni Kadek Armini Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Luh Putu Pradnyadewi Ni Made Anggreni Ni Made Dwi Ari Astuti Ni Made Dwijayanti Ni Made Tutarani Ni Nengah Selasih Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Ni Wayan Novi Suryantari Novitayanti, Ni Wayan Nurtini, Ni Luh Putu Paramitha, I Dewa Ayu Agung Parwika, Luh Putu Pertiwi, Uina Polih, Ni Komang Sri Pradnyana, I Gede Bagus Angga Purwati, Ni Made Ari Putera Kumarayasa Mudita Putra, I Gede Adi Suwarma Putrayasa, I Made Putu Agus Nusada Putra Putu Ayu Widiari Suseni Putu Deskarta Putu Didik Sulistiana Putu Hendra Kusuma Putu Lokantara Putu Ngurah Dandy Kharismawan Rahayu Ratnadi, Ni Wayan Ria Kusumawati Samvara, Nana Saputra, I Gede Yoga Dana Sawitri Sudiarsana, I Gusti Putu Sudiatmika, Ketut Sugiani, Ni Kadek Ari Sukanti, Ni Wayan Erni Sukawana, I Wayan Suryadnyani, Ni Nyoman Sri Suryatini, Ni Luh Gede Sutrisna, I Kadek Suwiadnyana, I Wayan Tampayana, I Putu Terianita, Made Sutrisna Maha Tistari, Ni Komang Sri Wahyu Trisyani Dewi, Komang Utami, Luh Ketut Ari Wayan Mustika Wibawa, I Dewa Gede Eka Aditya Winaastari, Ni Putu Ayu Wistari, Gusti Ayu Putu Alit Yohanes Angga Wijaya Yuliartini, Ni Made Yustisio, Kadek Panji