p-Index From 2021 - 2026
10.646
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Lahan Suboptimal AL KAUNIYAH Jurnal Sains Dasar ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Journal of Aquatropica Asia International Journal of Applied Biology JURNAL ENGGANO Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology al-Afkar, Journal For Islamic Studies Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Biosel: Biologi Science and Education Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan GANEC SWARA Scripta Biologica AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Journal of Tropical Marine Science Jurnal Biogenerasi MARLIN : Marine and Fisheries Science Technology Journal Jurnal Perikanan Pantura Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) PUCUK REBUNG: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Aquaculture Indonesia Journal of Fish Health Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Jurnal Pengabdian West Science Teknovokasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Integratif: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Humanities and Social Studies Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Prawara Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ENKAPSULASI HORMON GnRH DAN ANTI DOPAMINE MELALUI PAKAN TERHADAP PENINGKATAN PEMATANGAN GONAD IKAN CEMPEDIK (Osteochilus spilurus) kurniawan, ardiansyah; Nurcahyono, Eka; Syarif, Ahmad Fahrul; Robin, Robin; Fabiani, Verry Andre
Journal of Aquatropica Asia Vol 9 No 2 (2024): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Jurusan Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v9i2.6313

Abstract

Ikan Cempedik (Osteochilus spilurus) merupakan salah satu ikan konsumsi ekonomis penting bagi masyarakat Belitung Timur. Ketersediaannya untuk konsumsi dan perdagangan masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam. Penangkapan alam secara terus menerus dapat berakibat terjadinya penurunan populasi Ikan Cempedik pada habibat alaminya, sehingga perlu adanya upaya mendomestikasi spesies ini menuju komoditas akuakultur. Ikan air tawar ini telah berhasil didomestikasikan pada level pertama dengan kemampuannya hidup dalam wadah terkontrol, pada penelitian ini diupayakan meningkatkan kematangan gonadnya melalui pakan yang mengandung hormon GnRH-Analog+Antidopamin. Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan yakni P1 (kontrol), P2 (0,005 ml/gram pakan), P3 (0,01 ml/gram pakan), dan P4 (0,015 ml/gram pakan). Hasil penelitian menunjukkan pemberian hormon GnRH-Analog dan Anti Dopamin melalui pakan memberikan pengaruh terhadap peningkatan nilai Gonado Somatic Index dan Hepato Somatic Index Ikan Cempedik. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis 0,015 ml/gram yang menghasilkan TKG IV terbanyak, Gonado Somatic Index (GSI) sebesar 7,59%, Hepato Somatic Index (HSI) sebesar 0,17% dan fekunditas sebesar 1.390 butir.
RESPON ORGANOLEPTIK CUMI-CUMI (Loligo sp) YANG DIRENDAM DENGAN MENTIMUN (Cucumis sativus) PADA DURASI DAN KONSENTRASI BERBEDA oktari, ayu; Bidayani, Endang; Syaputra, Denny; Kurniawan, Ardiansyah
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 1 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i1.4210

Abstract

Squid (Loligo sp) is one of the most essential fishery commodities and ranks third after fish and shrimp in commercial fisheries. The freshness of the squid is a very important factor and is closely related to its economic value. One of the actors in the marine commodity storage business at Rebo Beach, Bangka Regency uses Cucumbers to maintain the quality of Squid. Until now there has been no scientific research that proves that Cucumber can be used as a preservative for Squid. For this reason, it is necessary to research to examine the effect of using cucumber at different concentrations and soaking times on the organoleptic assessment of squid quality. This research was conducted in February 2020. The handling process for the Squid was carried out at the Squid shelter in Baturusa, Merawang District, Bangka Regency. In contrast, the organoleptic tests were carried out at the Aquaculture Laboratory of the University of Bangka Belitung. The research was conducted by experimental method. The research variables were differences in the concentration of grated Cucumber and differences in the length of soaking Squid. This study used RAL (Completely Randomized Design) Factorial pattern with 2 factors and 3 replications. Treatment factor by giving grated Cucumber and control or using ice cubes at different times and doses. The soaking times in this study were 24 hours and 48 hours with grated cucumber measurements of 50, 100, and 150 grams per 5 liters of water. Data analysis in this study used the Kruskarwalis test. Squid treated with grated cucumber had the same brightness level as ice cubes after 24 hours of soaking. Giving grated Cucumber does not affect the taste and texture of Squid to the level of people's preferences. Giving grated Cucumber as much as 150 g with 24 hours of soaking time can be accepted by consumers and can compete with Squid which is given ice cube treatment.
IKTIOFAUNA EKSOTIK DI TEBAT RASAU, BELITUNG TIMUR Khanati, Olivia; Lista, Dona; Lindiatika, Lindiatika; Lestari, Eva; Hafidz, Agus Miftahudin; Hidayat, Rahmad; Prananda, Mustobi; Kanaah, Akhlakul; Wijayanti, Amalia; Anjani, Tiara Puspa; Wijaya, Imam; Kurniawan, Ardiansyah
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 1 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i1.4243

Abstract

Sepuluh jenis ikan yang dijumpai di perairan Tebat Rasau merupakan iktiofauna eksotik yang berpotensi menjadi ikan endemik Pulau Belitung. Hingga saat ini, masih minim kajian pada spesimen yang berstatus konservasi hampir punah maupun yang berstatus least concern ini. Penelitian ini mengkaji pada iktiofauna eksotik di Tebat Rasau, Desa Lintang, Belitung Timur menggunakan metode deskriptif eksploratif. Sepuluh jenis ikan dijumpai di perairan Tebat Rasau yang memiliki kondisi perairan dengan pH 5,73, suhu 26,1oC dan oksigen terlarut 11,4 ppm. Perairan di Tebat Rasau memiliki substrat gambut dan banyak ditumbuhi Pandaus sp. yang menutupi sebagian badan perairan. Terdapat lima jenis ikan dari perairan Tebat Rasau yang tidak dijumpai pada penelitian sebelumnya, yaitu Ikan Arwana (Scleropages formosus), Ikan Gurame Cokelat (Sphaerichthys selatanensis), Ikan Temeliyongan (Chaca bankanensis), Ikan Gurami Paros (Parosphromenus cf bintan) dan Ikan Bebidis (Brevibora cheeya).
PROXIMATE ANALYSIS OF “KERAPING MALITA” FISH AMPIANG WHICH IS SUBSTITUTED WITH CATFISH Pratama, Augusta; kurniawan, Ardiansyah; Febrilia, Liza; Martiana, Martiana
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 2 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i2.4581

Abstract

Ampiang ikan merupakan produk kerupuk khas Pulau Bangka. Umumnya ampiang diproduksi dengan bahan baku ikan laut, sementara terdapat Ikan Lele yang lebih stabil ketersediaan dan harganya. Produk ampiang “Keraping Malita” dengan substitusi Ikan Lele menggantikan ikan laut telah diproduksi dan mendapatkan respon positif dari konsumen. Namun masih banyak masyarakat yang sangsi dengan nutrisinya sehingga perlu dilakukan kajian terkait proksimatnya. Ampiang “Keraping Malita” memiliki nilai proksimat dengan protein sebesar 13,44%, lemak 49,22%, kadar air 3,16%, dan abu 3,30%. Protein, air dan serat telah memenuhi standar SNI 01-2713-1999. Kadar lemak terlalu tinggi akibat belum optimalnya penirisan setelah penggorengan. Kadar abu lebih tinggi karena terikutnya tulang ikan dalam proses pembuatan ampiang. Perlu perbaikan proses produksi terutama pada penggunaan peniris minyak mekanis. Kata Kunci: ampiang, protein, nutrisi, Ikan Lele
MACROZOOBENTHOS COMMUNITY AS BIOINDICATOR OF WATER QUALITY FOR FISH CULTIVATION IN THE AIR DUREN RIVER, BANGKA REGENCY Putri, Yussa; Kurniawan, Ardiansyah; Kurniawan, Andri
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 2 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i2.4596

Abstract

Rivers are one source of water that is often used by humans for their life activities and the habitat for organisms that live in these waters. The quality decreases due to pollutants originating from domestic waste, both liquid waste and solid waste, and is also polluted by difficult organic compounds/chemicals. degraded such as detergents, phosphates or other compounds. One type of aquatic organism that is influenced by changes in the environment and water quality is macrozoobenthos, the sensitivity of macrobenthos to changes that occur in the water, making macrobenthos an indicator of the condition of a water area. This research aims to determine the diversity of macrozoobenthos as a bioindicator of water quality for fish cultivation in the Air Duren River Stream and to determine the water quality of the Air Duren River Stream for Aquaculture activities. Sampling was carried out in the Air Duren River using benthos filters. and analysis at the Aquaculture Laboratory, Faculty of Agriculture, Fisheries and Biology, Bangka Belitung University. Based on the results, it is known that the macrozoobenthos encountered were 6 species with a moderate level of diversity
MENUJU BUDIDAYA NIHIL BIAYA PAKAN: PEMANFAATAN WOLFFIA SEBAGAI PAKAN ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus): Ikan Nila, Wolffia, Duckweed, Spesific Growth Rate (SGR), Feed Conversion Ratio (FCR) Alrozi, Prastowo Yusuf; Muharoma, Annisa Hasna; Manik, Cici Priya; Kurniawan, Ardiansyah
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 2 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i2.4602

Abstract

Pakan menjadi porsi terbesar dalam pembiayaan akuakultur. Wolffia, satu diantara jenis duckweed, dapat dikultur dengan cepat dan potensial menjadi pakan alami bagi ikan. Kultur Wolffia sebagai pakan ikan diharapkan menjadi upaya menuju budidaya ikan tanpa biaya pakan. Namun masih perlu diuji pertumbuhan ikan dengan Wolffia sebagai pakannya. Untuk itu dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan Ikan Nila dengan Wolffia sebagai pakan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian pakan Wolffia 20 dan 30 gram per hari, serta pelet sebagai kontrol positif. Ikan Nila dengan pemberian pakan Wolffia menunjukkan pertumbuhan panjang dan bobot. Laju pertumbuhan spesifiknya sebesar 4,3 – 4,6% dan lebih besar dibandingkan pakan pelet pada 3,6%. Namun FCR yang diperoleh tinggi yaitu 7,6 – 10,2, lebih tinggi dibandingkan pelet pada 2,2. Pemberian Wolffia segar dengan kadar air lebih dari 90% diprediksi menyebabkan FCR tinggi. Wolffia berpotensi sebagai pakan alami dalam budidaya Ikan Nila dengan biaya pakan rendah atau bahkan nihil.
CATATAN TAMBAHAN IKAN ENDEMIK Betta schalleri DI BANGKA SELATAN dan IKAN YANG BERASOSIASI Khanati, Olivia; Lindiatika, Lindiatika; Lista, Dona; Syarif, Ahmad Fahrul; Kurniawan, Ardiansyah
Journal of Aquatropica Asia Vol 8 No 2 (2023): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v8i2.4628

Abstract

Betta schalleri, salah satu ikan endemik di Kepulauan Bangka Belitung, diketahui keberadaannya hanya di Pulau Bangka. Kajian tentang spesies ini masih sedikit dipublikasikan yang dimungkinkan karena semakin sulitnya ditemukan di habitat alami. penelitian ini mendeskripsikan tentang temuan B. schalleri di wilayah selatan Pulau Bangka dan jenis-jenis ikan yang juga ditemukan pada habitat yang sama. Betta schalleri ditemukan pada perairan aliran sungai di Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan. Ikan lain yang ditemukan berasosiasi di habitat yang sama adalah Desmopuntius hexazona, Puntius gemellus, Channa lucius, Trichopodus trichopterus, Hamirhampdon pogonognathus, Trigonopoma pauciperforatum, Trigonopoma gracile, Betta edithae, Betta chloropharynx, dan Sphaerichthys osphromenoides. Semua ikan yang ditemukan merupakan ikan endemik dan natif Sundaland.
EFEKTIFITAS TANAMAN KEDEBIK (Melastoma malabthricum L), BINIS SIMPUR (Dillenia suffruticosa Grif), DAN MENGKIRAI (Henslowia umbellata Blume) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila Anjani, Tiara Puspa; Khadijah, Khadijah; Febrianti, Dwi; Sujaka, Sujaka; Lestari, Eva; Kurniawan, Ardiansyah; Khanati, Olivia; Lista, Dona; Lindiatika, Lindiatika
Journal of Aquatropica Asia Vol 9 No 2 (2024): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v9i2.6269

Abstract

Ikan guppy merupakan ikan hias yang memiliki nilai ekonomis yang penting. Ikan ini merupakan ikan kontes yang dapat dilihat dari bentuk tubuh, warna, hingga corak. Namun, salah satu penyakit yang sering menginfeksi ikan guppy adalah bakteri Aeromonas hydrophila. Bakteri ini dapat mengakibatkan abnormalitas bentuk ikan hingga kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh tanaman local Bangka terhadap kelulushidupan ikan guppy yang diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 ulangan. Perlakuan K+ (ikan yang diinfeksi Aeromonas hydrophila), K- (ikan yang direndam akuades), MK (ikan yang diinfeksi Aeromonas hydrophila dan direndam dengan mengkirai), KD (ikan yang diinfeksi Aeromonas hydrophila dan direndam dengan kedebik), dan BS (ikan yang diinfeksi Aeromonas hydrophila dan direndam dengan bini simpur). Hasil dari penelitian ini adalah Tingkat kelulushidupan ikan guppy pasca uji tantang dengan bakteri Aeromonas hydrophilla adalah K- dan Kedebik 93,33±0,57 % dan 83,33 ± 1,52 %. Pola kematian ikan guppy adalah terdapat kematian ikan 1-4 ekor per hari. Gejala klinis ikan guppy yang terinfeksi bakteri adalah hemoragik, exophtalmia, geripis, dan warna pucat.
ENKAPSULASI HORMON GnRH DAN ANTI DOPAMINE MELALUI PAKAN TERHADAP PENINGKATAN PEMATANGAN GONAD IKAN CEMPEDIK (Osteochilus spilurus) kurniawan, ardiansyah; Nurcahyono, Eka; Syarif, Ahmad Fahrul; Robin, Robin; Fabiani, Verry Andre
Journal of Aquatropica Asia Vol 9 No 2 (2024): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v9i2.6313

Abstract

Ikan Cempedik (Osteochilus spilurus) merupakan salah satu ikan konsumsi ekonomis penting bagi masyarakat Belitung Timur. Ketersediaannya untuk konsumsi dan perdagangan masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam. Penangkapan alam secara terus menerus dapat berakibat terjadinya penurunan populasi Ikan Cempedik pada habibat alaminya, sehingga perlu adanya upaya mendomestikasi spesies ini menuju komoditas akuakultur. Ikan air tawar ini telah berhasil didomestikasikan pada level pertama dengan kemampuannya hidup dalam wadah terkontrol, pada penelitian ini diupayakan meningkatkan kematangan gonadnya melalui pakan yang mengandung hormon GnRH-Analog+Antidopamin. Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan yakni P1 (kontrol), P2 (0,005 ml/gram pakan), P3 (0,01 ml/gram pakan), dan P4 (0,015 ml/gram pakan). Hasil penelitian menunjukkan pemberian hormon GnRH-Analog dan Anti Dopamin melalui pakan memberikan pengaruh terhadap peningkatan nilai Gonado Somatic Index dan Hepato Somatic Index Ikan Cempedik. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis 0,015 ml/gram yang menghasilkan TKG IV terbanyak, Gonado Somatic Index (GSI) sebesar 7,59%, Hepato Somatic Index (HSI) sebesar 0,17% dan fekunditas sebesar 1.390 butir.
KINERJA REPRODUKSI IKAN SELUANG (Brevibora dorsiocellata) DENGAN SUPLEMENTASI VITAMIN E DALAM PAKAN Syarif, Ahmad Fahrul; Lestari, Bebbi; Kurniawan, Ardiansyah; Permatasari, Sheny
Journal of Aquatropica Asia Vol 9 No 2 (2024): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v9i2.6320

Abstract

Ikan Seluang (Brevibora dorsiocellata) memiliki bercak hitam (Eyespot) pada sirip punggungnya dan memiliki warna yang menarik. Ikan ini merupakan salah satu ikan alam yang berpotensi sebagai ikan hias air tawar lokal dengan nilai jual cukup tinggi, sehingga perlu dilakukannya domestikasi. Pematangan gonad dengan upaya suplementasi vitamin E untuk perbaikan nutrisi pada pakan induk. Vitamin E adalah mikronutrien yang sangat penting dan berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi, dan kesehatan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas suplementasi vitamin E terhadap pematangan gonad dan mendapatkan dosis terbaik yang dapat diterapkan pada budidaya B. dorsiocellata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember-Januari 2024 di Hatchery Akuakultur, Laboratorium Akuakultur, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan, yaitu kontrol tanpa suplementasi vitamin E (P1), suplementasi vitamin E 250 mg/kg pakan (P2), 375 mg/kg pakan (P3) dan 500 mg/kg pakan (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin E pada pakan memberikan hasil tertinggi pada P4 di akhir pengamatan dengan nilai Gonado Somatic Index (GSI) sebesar 4,94±0,23%, nilai Hepato Somatic Index (HSI) 4,12 ± 0,26% dan fekunditas 86 butir telur pada hari ke 30. Pertumbuhan panjang mutlak nilai tertinggi pada P3 dengan nilai 0,49±0,16 cm dan pertumbuhan bobot mutlak terdapat pada P2 dengan nilai 0,26±0,09 g. Kualitas air selama pemeliharaan pH 6,3-6,7, suhu 26-28 ˚C, dan DO 6,2-6,6 ppm. Suplementasi vitamin E dalam pakan dapat meningkatkan pematangan gonad pada ikan seluang (B. dorsiocellata).
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd. Rasyid Syamsuri Abu Bakar Sambah Abu Bakar Sambah Achmad Basorudin Ade Zaenul Mutaqin Adianto, Wisnu Agus Budi Santoso Agus Budi Santoso Ahmad Aji A Kurniawan Ahmad Aji A Kurniawan Ahmad F. Syarif Ahmad Fahrul Syarif Ajang Ramdani Aji A Kurniawan, Ahmad Akbar Ridhanie, AL Aldin Maulana Ali Iqbal, Ramadhan Aliakbar, Muhammad Almagribi, Siti P N I K Almagribi, Siti PNIK Alrozi, Prastowo Yusuf Alya Maisan Safitri Andi Kurniawan Andi Kurniawan Andika Kurniawan Andika Saputra Andika Saputra ANDIKA SAPUTRA Andini, Anisah Meiga ANDRI KURNIAWAN Anggara, Heru Anggi Anggi, Anggi Anjani, Tiara P Anjani, Tiara P. Anjani, Tiara Puspa Anjelita Pasaribu, Tania Aprilia Aprilia, Aprilia Aprillysa M. Putri Apriyani, Rina Apriyanti, Rina Arezki, Tio Artin Indrayati Arya Damanta, Virlian Asep A. Prihanto Asep Awaludin Prihanto Augusta Pratama Augusta Pratama Aulya, Augien Devina ayu oktari Ayu Permata Sari Ayu Permata Sari Ayu Permatasari Ayu Permatasari Ayu Safitri Bebbi Lestari Berliani, Sonia DAMAYANTI, SILVI M Damayanti, Tiara Dara Novera Jumita Dasa Yuli Pramono Denny Saputra Denny Syaputra Destra Ramadhanu Dewa Gede Raka Wiadnya, Dewa Gede Diah Mustikasari Dian Fitri K DONA LISTA Donalista, Donalista Dwi Febrianti DWI FEBRIANTI Dwi Febrianti Dwi Febrianti, Dwi Dzaki Ramadhan Edian Taufansyah Eka Nurcahyono Eka NURCAHYONO Emia Pepayocha Endang Bidayani Erlan Widinata Ester Paulina Kristin Euis Asriani Euis Asriani Euis Asriani Euis Asriani Euis Asriani EVA LESTARI Eva Lestari Eva Lestari Eva Prasetiyono Febi Kurniawati Febi KURNIAWATI Febrilia, Liza Fenny Widyanthi Fitri K, Dian Gunawan Gunawan Gunawan Hafidz, Agus Miftahudin Hari Fitriyanto Hariati, Anik Martinah Hasna Muharomah, Annisa Hernandez Kendrick Vautrin Heru Anggara Heru Anggara Heru Ramdani HUTABARAT, NAOMI Ichsan, Muhamad Inas R Alam Inas Razzaqu Alam Indrayati, Artin Ipung Hidayat Iqbal, Ramadhan Ali Ira Triswiyana Ira Triswiyana Ira Triswiyana Ira Triswiyana Ira Triswiyana Ira Triswiyana Ira Triswiyana Ira Triswiyana Jeny Setiawan Jeny Setiawan Jojo Subagja Juandi Juandi K, Dian Fitri Kanaah, Akhlakul Kandiza, Noviar Kartika Kartika Khadijah Khadijah KHADIJAH KHADIJAH Khanati, Olivia Khoirul Muslih Khoirul Muslih Kholishah, Nur Afifah Kiki Arizona Kiki Arizona KRISTIN, ESTER P Kuniawan, Andri Kurniawati, Febi Laras Maharani Lestari , Eva Lestari, Bebbi Lia R Ayu Lili Liana Lindiatika LINDIATIKA LINDIATIKA Lindiatika, Lindiatika Lista, Dona Liza Febrilia Liza Janatul Khulud M.A. Hari Fitriyanto Mahendra, Nadhiva Mahrus Ali Manik, Cici Priya Mar Tiana Mardani, Dede Aji Martiana Martiana, Martiana Muhammad Ali Akbar, Muhammad Ali Muhammad Fakhri Muhammad Fakhry Muhammad Fiky Muhammad Haikal Muhammad Haikal Muhammad I. Nurfaizi Muharoma, Annisa Hasna Muntoro, Muntoro Mustobi Prananda Mustobi Prananda Neri Rizkika Neri Rizkika Neri Rizkika Noviar Kandiaz Noviar Kandiaz Nugroho, Teguh Willy Nuning Mahmudah Noor Nur Rahmadina Nur Rahmadina Nurcahyono, Eka oktari, ayu Olivia Khanati OLIVIA KHANATI Olivia KHANATI PASARIBU, TANIA A Permatasari, Sheny Pramono, Dasa Yuli Prananda, Mustobi Prastowo Yusuf Alrozi Pratama, Augusta Pratama, Eko Pratama, Ricky Hadi Priya Manik, Cici Purnama, Fajri Puspa Anjani, Tiara Putri Anggita Putri Arinda Putri Putri Putri Putri, Putri Putri Rohanti Zulfa Putri, Yussa Putri, Zakia A Ramadhan A. Iqbal Ramadhan, Dzaki reza Reza, Reza Riko Rina APRIYANTI Rina Apriyanti Rina Apriyanti Riswandi, Agung Robin Robin Robin Robin Robin Robin, Robin Ryand Daddy Setyawan S, Merin Safitri, Alya M Sandika Wahyudi Sandika Wahyudi Saputra, Farhan Afif Saputra, Septiyahadi Sartili Sartili Selvi Csintia Setiadi, Jhodi Silaen, Johannes OH Silvia Maryuni Damayanti Siti Puan NIK Almaghribi Soleha Soleha Sonia Berliani Sonia Berliani Subriyono Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspitasari Sujaka, Sujaka Syaputra, Denny Syarif, Ahmad F Tampubolon, Alexandria Christie Tanisya Apindri Tiara Elgifienda Tiara P Anjani TIARA PUSPA ANJANI Tiara Puspa Anjani Tiara Puspa Anjani Tiara Puspa Anjani Tio Arezki Triswiyana, Ira Triswiyana, Ira Ufi Ayu Wulandari Ulfa Dwinda Icas Uswatun uswatun khasana Uswatun Khasana Uswatun Khasana, uswatun khasana Valina, Rahmi Varandry R, Reisza Vautrin, Hernandez Kendrick Vautrin, Hernandez Kendrik Vega Lestari Verry Andre Fabiani Virlian Wati, Mailida Wijaya, Imam Wijayanti, Amalia Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi Yulian Fakhrurrozi, Yulian Yussa Putri yussa yussa Yussa, Yussa Yustiana Dewi Zeli Zuyadi Zeli Zuyadi Zindi S Sari Zindi Sapeti Sari