p-Index From 2021 - 2026
11.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Sosial Budaya Manajemen Pendidikan PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PRESTASI JCE (Journal of Childhood Education) PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Indonesian Journal of Primary Education JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Education Action Research JUARA : Jurnal Olahraga Journal on Education Journal of Humanities and Social Studies CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Tatsqif Journal of Law, Education and Business JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Indonesian Journal of Primary Education Early Childhood Education and Parenting (ECEPA) Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Boy-Boyan dan Perkembangan Anak Usia Dini Yuningsih, Thia Isri; Muslihin, Heri Yusuf; Mulyadi, Sima
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 4, No 2 (2021): EDISI JULI 2021
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.508 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v4i2.17844

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji manfaat dari setiap gerakan permainan tradisional boy-boyan terhadap aspek perkembangan anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan mengunakan metode deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah analisis kegiatan. Penelitian ini dilakukan pada salah satu TK di wilayah Kabupaten Ciamis pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Subjek  penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Permainan tradisional boy-boyan belum dijadikan media pembelajaran bagi anak usia dini dengan berbagai alasan, minimnya lahan, serta tidak tercantumnya permainan tradisional dalam kurikulum nasional menjadi kendala belum digunakannya permainan tradisional khususnya boy-boyan sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini. Permainan tradisional boy-boyan dapat dijadikan sebuah media pembelajaran bagi anak usia dini untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangannya. Saat akan menjadikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran, maka pilihlah permainan tradisional yang sederhana.
Applying discipline character: Parents vs. teachers Aprianti, Wenti; Muslihin, Heri Yusuf; Elan, Elan
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v4i1.4004

Abstract

Disciplining preschool-aged children is pivotal since it helps parents to introduce rules and basis to face challenges in life. Students in RA Baiturrahman Tasikmalaya tend to exhibit a discipline attitude. The present study aimed to investigate how students’ parents and children applied discipline character. To this end, a qualitative descriptive method was applied. The participants of the study were recruited using proportional sampling technique. The data were collected through observation and interviews. The obtained data were analyzed. The data analysis process includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing of conclusion.  The result of the study revealed that parents and teachers implemented conditioning and modeling to internalize the character. In the school setting, teacher internalize the character based on Islamic values in a structured manner.
Manfaat Permainan Tradisional Engklek dalam Aspek Motorik Kasar Anak Indriyani, Dini; Muslihin, Heri Yusuf; Mulyadi, Sima
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v9i3.34164

Abstract

Anak yang mengalami kesulitan dalam melakukan koordinasi antara gerakan visual (pandangan mata) dan motorik (gerakan tangan, gerakan jari tangan atau kaki) secara serempak pada tujuan. Hal tersebut disebabkan karena lemahnya kordinasi gerak visual motoric. Permainan tradisional engklek untuk anak adalah permainan yang menyenangkan. Permainan engklek biasanya dimainkan oleh 4 sampai 6 orang. Melalui permainan ini anak dapat belajar disiplin, tanggung jawab dan bekerjasama. Banyak sebagian orang  yang tidak mengetahui manfaat permainan tradisional engklek bagi aspek motorik kasar anak  padahal  manfaat permainan tradisional engklek itu tidak hanya bagi kesehatan saja tetapi salah satunya motorik kasarnya juga ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam manfaat permainan tradisional engklek dalam aspek motorik kasar pada anak. Desain dalam penelitian merupakan desain penelitian kualitatif dengan menggunakan metode Deskriptif. Teknik pengumpulan data ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik observasi hanya mengamati dan melihat anak yang sedang melakukan permainan engklek, wawancara yaitu mewawancarai anak yang sedang melakukan permainan atau mewawancarai anak tentang permainan engklek sedangkan dokumentasi merupakan peneliti mendokumentasikan anak-anak yang sedang bermain permainan engklek dengan menggunakan instrumen ceklis. Teknis analisis data penelitian ini dengan menggunakan tiga kegiatan yaitu dengan reduksi, triangulasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui manfaat yang terdapat pada permainan tradisional engklek dalam aspek perkembangan motorik kasar pada anak.
STUDI KASUS KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA DINI DI TAAM FUTUHAL ARIFIN Sahara, Zahra Ilya; Muslihin, Heri Yusuf; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39704

Abstract

The purpose of this study was to determine the types of delays in gross motor development in early childhood, the causes of delays in gross motor development in early childhood, and solutions and treatment from parents and teachers for delays in gross motor development in early childhood. This research is a case study research with a 7-year-old boy who suffers from delayed gross motor development at Taam Futuhal Arifin. Data collection techniques in this study used observation, interviews, and documentation techniques. The results of this study stated that the subject under study experienced a delayed gross motor development disorder caused by an incident that caused the subject's head to hit and caused the subject to suffer from epilepsy, where this epilepsy disease resulted in damage to brain tissue so that it interfered with the subject's gross motor development.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dari keterlambatan perkembangan motorik kasar anak usia dini, penyebab dari keterlambatan perkembangan motorik kasar anak usia dini, dan solusi serta penanganan dari orang tua dan guru terdahap keterlembatan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan subjek penelitian seorang anak laki-laki berusia 7 tahun yang mengalami gangguan keterlambatan pada perkembangan motorik kasar di Taam Futuhal Arifin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa subjek yang diteliti mengalami gangguan keterlambatan perkembangan motorik kasar disebabkan oleh salah satu kejadian yang menyebabkan kepala subjek terbentur dan mengakibatkan subjek menjadi menderita penyakit epilepsy, dimana penyakit epilepsy ini mengakibatkan rusaknya jaringan otak sehingga mengganggu perkembangan motorik kasar subjek.
Manfaat Permainan Tradisional Lompat Tali bagi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Susanti, Susanti; Muslihin, Heri Yusuf; Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39690

Abstract

Human gross motor development can develop optimally if it is stimulated in the right way, there are many games for children that function to stimulate gross motor skills, for example the traditional game of jumping rope. This study aims to determine and understand the benefits of the traditional game of jumping rope for the gross motor development of children aged 5-6 years. Based on the results of interviews at TK Plus Darul Hikmah, it was stated that the traditional game of jumping rope had various benefits for the gross motoric development of early childhood. Researchers used a qualitative approach with descriptive methods. The participants were early childhood teachers at TK Plus Darul Hikmah, then the subjects used were children aged 5-6 years consisting of 3 children. Data collection techniques include observation techniques, interview techniques, and documentation techniques. For data analysis, the researcher carried out three stages, the first was data reduction, the second was data presentation, and the last was drawing conclusions. Based on field observations, the researchers concluded that the traditional game of jumping rope has benefits for the gross motor development of children aged 5-6 years.Perkembangan motorik kasar manusia bisa berkembang dengan optimal apabila distimulus dengan cara yang benar, sangat beragam permainan untuk anak-anak yang berfungsi menstimulus motorik kasar misalnya permainan tradisional lompat tali. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami manfaat dari permainan tradisional lompat tali bagi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil wawancara di TK Plus Darul Hikmah dinyatakan bahwa permainan tradisional lompat tali memiliki ragam kebermanfaatan bagi perkembangan motorik kasar anak usia dini. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif. Partisipan yaitu guru anak usia dini di TK Plus Darul Hikmah, kemudian subjek yang digunakan adalah anak berusia 5-6 tahun terdiri dari 3 anak. Teknik pengumpulan data diantaranya teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Untuk analisis data peneliti melakukan tiga tahapan yang pertama reduksi data, yang kedua penyajian data, dan yang terakhir penarikan kesimpulan. Berdasarkan observasi di lapangan, peneliti menarik kesimpulan bahwa permainan tradisional lompat tali memiliki kebermanfaatan bagi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
Desain Lembar Kerja Anak Berbasis Realistic Mathematika Education ( RME ) untuk Mengenalkan Konsep Bilangan Anak Usia 5 – 6 Tahun Hamidah, Neui Hawatul; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Muslihin, Heri Yusuf
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39204

Abstract

Children's worksheets are generally evaluation sheets containing questions that are used as alternatives to measure children's cognitive abilities. But actually early childhood worksheets are an alternative for children to guide children's learning processes, make it easier to find a concept or knowledge, help apply and integrate a concept or knowledge, strengthen a material that has been delivered and practical instructions. In this study, researchers will describe the design of children's worksheets based on Realistic Mathematics Education to recognize the concept of numbers for children aged 5-6 with the theme of learning animals and sub-themes of aquatic animals to improve the cognitive skills of children aged 5-6 years. The method is educational based research (EDR) McKenney Reeves model in 2012. The application of realistic-based mathematics learning using LKA will bridge integrative thematic learning in early childhood on aspects of cognitive development, then produce products that facilitate mathematical skills. child. Mathematics learning the concept of numbers in early childhood is still considered quite difficult, but with appropriate media and teaching materials, these learning problems will be resolved. Based on the results of literature studies and interviews with teachers, it is stated that Mathematics is very much in demand by early childhood but in facilitating mathematics learning, it is difficult. So based on the needs and findings of the literature and interviews, researchers will develop RME-based math worksheets to introduce the concept of numbers to children aged 5-6 years as an alternative to optimizing children's cognitive development.Lembar kerja anak pada umumnya merupakan lembaran-lembaran evaluasi yang berisi soal-soal yang dijadikan alternatif untuk mengukur kemampuan kognitif anak. Namun sebenarnya lembar kerja anak usia dini merupakan alternatif untuk menuntun dalam proses belajar anak, mempermudah menemukan suatu konsep atau pengetahuan, membantu menerapkan dan mengintegrasikan suatu konsep atau pengetahuan, penguatan suatu materi pembelajaran yang sudah disampaikan dan petunjuk praktikum. Pada Penelitian ini, peneliti akan mendeskripsikan mengenai desain lembar kerja anak berbasis Realistic Mathematika Educational untuk mengenal konsep bilangan anak usia 5 – 6 dengan tema pembelajaran binatang dan sub tema binatang air untuk meningkatkan keterampilan berfikir matematis anak usia 5-6 tahun lebih khususnya untuk mengenalkan konsep bilangan dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan EDR ( Educational Based Research ) model McKenney Reeves tahun 2012. Penerapan pembelajaran matematika berbasis realistik dengan menggunakan LKA akan menjembatani pembelajaran yang tematik integratif pada anak usia dini pada aspek perkembangan kognitif, kemudian menghasilkan produk yang memfasilitasi keterampilan berfikir matematis anak. Pembelajaran matematika konsep bilangan di anak usia dini masih terhitung tidak mudah, namun dengan bahan ajar dan media yang sesuai permasalahan pembelajaran tersebut akan teratasi. Berlandaskan hasil studi litelatur dan wawancara dengan guru – guru menyatakan bahwa matematika sangat banyak diminati oleh anak usia dini namun, dalam memfasilitasi pembelajaran matematika termasuk sulit. Maka berdasarkan kebutuhan dan penemuan hasil litelatur dan wawancara tersebut peneliti akan melakukan pengembangan LKA matematika berbasis RME untuk mengenalkan konsep bilangan anak usia 5-6 tahun sebagai alternatif pengoptimalan perkembangan berfikir matemtais anak sehinga dapat diimplementasikan pada pembelajaran di PAUD.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA KELOMPOK B Nahdyawati, Dhea; Muslihin, Heri Yusuf; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.927 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30439

Abstract

Learning media are the most important component in learning in schools. Preliminary studies in group B Kobermatholiul Falah found learning media are used only when needed. The more practical learning media that areoften used are whiteboard markers with blackboards and numeric block media associated with number symbols.While early age children need media that can help towards their knowledge and can be used directly to trainchildren and provide new experiences for children. The results of the research and analysis of the problem,researchers followed up by discussing and developing the media of flannel boards as one of the solutions infacilitating the ability to recognize the number symbols in children in group B. The method in this study uses theDesign Based Research (DBR) method developed by Amiel and Reeves to discuss, develop, and discuss aproduct to overcome problems in the learning process. Products designed using the main ingredient of thickbrown flannel and duplex. The preliminary study and media validation of this research were conducted at KoberMatholiul Falah. Data collection was only done by interviews and expert validation because of the influence ofthe Corona Virus pandemic (COVID-19) product the product could not collect trials directly to children toimprove children's understanding of using the product. The product design that was approved was feasible bythe validator, then made revisions according to the suggestions and approval of the expert validator. In general,approved products are suitable for use as learning media about recognizing the number symbols in group B.Media pembelajaran adalah komponen terpenting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Studipendahuluan di kelompok B Kober matholiul Falah ditemukan bahwa penggunaan media pembelajarandigunakan hanya pada saat dibutuhkan saja. Media pembelajaran yang lebih praktis yang sering digunakanadalah spidol whiteboard beserta papan tulis serta media balok angka yang berkaitan dengan pengenalanlambang bilangan. Padahal anak usia dini lebih membutuhkan media yang dapat merangsang keingin tahuannyadan dapat digunakan secara langsung untuk melatih konsentrasi anak dan memberikan pengalaman baru bagianak. Hasil identifikasi dan analisis masalah tersebut, peneliti menindak lanjuti dengan merancang danpengembangkan media papan flanel sebagai salah satu solusi dalam memfasilitasi kemampuan mengenallambang bilangan pada anak kelompok B. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Design BasedResearch (DBR) yang dikembangkan oleh Amiel dan Reeves untuk merancang, mengembangkan, dan mengujikelayakan suatu produk untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran. Produk dirancang menggunakanbahan utama kain flanel dan duplek coklat yang tebal. Studi pendahuluan dan validasi media penelitian inidilakukan di Kober Matholiul Falah. Pengumpulan data hanya dengan wawancara dan validasi ahli saja karenadampak dari danya pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) produk tidak bisa diuji cobakan langsung keanak untuk menilai perilaku anak selama penggunaan produk. Rancangan produk dinyatakan layak olehvalidator ahli, kemudia melakukan revisi sesuai saran dan rekomendasi dari validato ahli. Secara umum produkdinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran tentang mengenal lambang bilangan pada kelompok B.
KETERAMPILAN SIKAP TOLERANSI ANAK USIA 5-6 TAHUN Lestari, Shinta; Muslihin, Heri Yusuf; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30452

Abstract

Tolerance in early childhood is clearly stated in STPPA (Standard for the Level of Achievement of ChildDevelopment). STPPA refers to the child's development in relation to the process of knowing and learning abouttolerance contained in the aspect score Religion and Morals (NAM) and Social-Emotional. In the 5-6 years agegroup or kindergarten, children have started to recognize the religion that is embraced, do worship , behavehonestly and are helpful, polite, respect, sportsmanship, etc., maintain personal hygiene and the environment,know the religious holidays, and respect (tolerance) of other people's religions. This study aims to describe howhabituation in the implementation of religious tolerance, describing the role of classroom teachers in carryingout religious tolerance development. This research is a descriptive qualitative approach and uses the method ofliterature study. The source of the data obtained is the study of literature that is from books, journals orscientific articles, dictionaries, and reports of research results without researchers going into the field directly.The results of this study are categorized into 2 (two) components, namely (1) habituation patterns, and (2)teacher roles.Toleransi pada anak usia dini dinyatakan secara jelas dalam STPPA (Standar Tingkat Pencapaian PerkembanganAnak). Mengacu pada STPPA tersebut, perkembangan anak dalam kaitannya dengan proses mengenal danbelajar tentang toleransi terdapat dalam aspek Nilai Agama dan Moral (NAM) dan Sosial-Emosional. Padakelompok usia 5-6 tahun atau TK Besar, anak sudah mulai mengenal agama yang dianut, mengerjakan ibadah,berperilaku jujur dan penolong, sopan, hormat, sportif, dan sebagainya, menjaga kebersihan diri danlingkungan, mengetahui hari besar agama, dan menghormati (toleransi) terhadap agama orang lain. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembiasaan dalam implementasi toleransi beragama,mendeskripsikan peran guru kelas dalam melaksanaan pembinaan toleransi beragama. Penelitian ini merupakanpenelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan metode studi literatur. Sumber data yangdiperoleh merupakan studi kepustakaan yakni dari buku, jurnal atau artikel ilmiah, kamus, dan laporan hasilpenelitian tanpa peneliti terjun ke lapangan secara langsung. Hasil dari penelitian ini dikategorikan ke dalam 2(dua) komponen yaitu (1) pola pembiasaan, dan (2) peran guru.
PERMAINAN BOLA TERHADAP PERKEMBANGAN GERAK MANIPULATIF ANAK USIA 4-5 TAHUN Imani, Rifa Auliya; Muslihin, Heri Yusuf; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30446

Abstract

This journal is entitled "Ball Games Against Manipulative Motion Development of Children 4-5 Years Old". Themethod used in this study uses a descriptive method with a qualitative research approach through literature studytechniques as a technique used to study research that has been done by previous researchers that are considered tobe relevant and in accordance with the problem to be studied. The purpose of this study was to look at the effect ofgames using balls for the manipulative basic skills of children aged 4-5 years. The findings in this study concerningprevious researchers who examined the game of football in various forms of game rules and different researchfocus. The results of the descriptive analysis of the journals studied show that ball games are very influential on thebasic manipulative ability of children aged 4-5 years, it should be noted that each journal reviewed presentsdifferent objectives in playing games using balls but falls into the category of manipulative aspects children aged 4-5 years. From all journals examined on this issue, it shows significant results that games for children using ballmedia can improve the manipulative basic movement skills of children aged 4-5 years.Jurnal ini berjudul “Permainan Bola Terhadap Perkembangan Gerak Manipulatif Anak Usia 4-5 Tahun”. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatifmelalui teknik studi literatur sebagai suatu teknik yang digunakan untuk mempelajari penelitian-penelitian yangsudah dilakukan oleh peneliti terdahulu yang dianggap sudah relevan dan sesuai dengan masalah yang akan dikaji.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh permainan menggunakan bola untuk kemampuanketerampilan gerak dasar manipulatif anak usia 4-5 tahun. Temuan dalam penelitian ini mengenai peneliti terdahuluyang mengkaji permainan bola dalam berbagai bentuk aturan permainan dan fokus penelitian yang berbeda-beda.Hasil analisis deskriptif mengenai jurnal yang dikaji menunjukan bahwa permainan bola sangat berpengaruhterhadap kemampuan gerak dasar manipulatif anak usia 4-5 tahun, perlu diketahui bahwa setiap jurnal yang dikajimengemukakan tujuan yang berbeda-beda dalam melakukan permainan menggunakan bola akan tetapi masuk dalamkategori aspek manipulatif anak usia 4-5 tahun. Dari seluruh jurnal yang dikaji mengenai masalah ini, menunjukanhasil yang signifikan bahwa permainan-permainan untuk anak dengan menggunakan media bola dapatmeningkatkan keterampilan gerak dasar manipulatif anak usia 4-5 tahun
ANALISIS KEMAMPUAN EMPATI ANAK USIA 5-6 TAHUN (LITERATURE REVIEW) Nurfazrina, Syifa Aulia; Muslihin, Heri Yusuf; Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30447

Abstract

This research was motivated by the problem of the ability of child empathy after 5-6 years. Thereare children who still have not been able to develop their army attitudes, because there is still alack of appastation of habituation carried out by parents or teachers in schools and children'splaying environments. This study aims to analyze the ability of children's empathy aged 5-6 yearsand efforts to improve their two capabilities that have been studied by previous studies. Theresearch method used is a qualitative-descriptive approach with the literature review method. Thetechnique of collecting data carried out by researchers is in the form of previous research resultsin the form of journals that are relevant to the topic of research. Data analysis techniques used arecontent analysis. The findings of the data analysis obtained that the empathy attitude of a girl ishigher than boys in the cognitive and affective aspects of their emotional pressure. But with theinteraction of sex, the ability of martial empathy will be the same as the ability of empathy for girlswho interact same sex as well. The ability of children's empathy can increase with a given positivehabituation and stimulus properly through the Motede method or the learning model at the school.Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan mengenai kemampuan empati anakusai 5-6 tahun. Terdapat anak yang masih belum mampu mengembangkan sikap empatinya,disebabkan masih kurangnya penerapan pembiasaan yang dilakukan oleh orang tua ataupun gurudi sekolah dan lingkungan bermain anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuanempati anak usia 5-6 tahun dan upaya meningkatkan kemampuan empatinya yang sudah ditelitioleh penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatifdeskriptif dengan metode studi literatur. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penelitiyaitu berupa hasil penelitian yang terdahulu berupa jurnal-jurnal yang relevan dengan topikpenelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis isi (content analysis). Hasil temuandari analisis data yang diperoleh bahwa sikap empati anak perempuan lebih tinggi dibandingkandengan anak laki-laki pada aspek kognitif dan afektif dari tekanan emosionalnya. Namun denganadanya interaksi sesama jenis kelamin, kemampuan empati anak laki-laki akan sama dengankemampuan empati anak perempuan yang melakukan interaksi sesama jenis kelamin juga.Kemampuan empati anak dapat meningkat dengan diberikan berupa pembiasaan-pembiasaan yangpositif dan stimulus yang tepat melalui metode ataupun model pembelajaran di sekolah.
Co-Authors Adhitya, Zahara Reyna Aini Loita Aini Loita Aisyahni, Nur Laela Alnisya Dwi Febriel Andini, Nasya Ani Sri Handayani Anis Fitria Sundari Anisa Tahira Annamayra, Ajeng Aprianti, Wenti Aprilia, Putri Nada Apriliya, Seni Aprillyanti, Kiki Syabilla Ati Sunarti Aulia Destiani Firman Aulia S, Clevarisza Azizah, Nadya Azhar Cahyana Cahyana Citra Aldini Daluk, Efretus Danesta, Nasywaa Adzani Fitria Darwati, Aan Dea Indriani Dea Siti Nurjanah Deden Taopik Desti Fitriani Desti Nur Maretiani Dewi Kania Dewi Kania, Dewi Dewi Rifka Anisyah Dhita Oktafiani Dian Indihadi Dina Fydarliani Dinda Marhamah Lubis Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Indriyani, Dini Efretus Daluk Elan Elan Fadila Rahmah Fahmi Qodrul Asphar Fanny Risanti Rachmawati Faza Tsamrotul Apipah Fitri Wulandari Gina Khaerunnisa Gustini, Wantu Handayani, Ani Sri Handayani, Nira Astuti Hanisha Rahma Dani Hariani Fitrianti Hashipah, Hani Hayuningrum, Reny Hendayani, Yeni Hidayah, Fina Nur Imani, Rifa Auliya Imas Damayanti Lovita Iqhli Shobihi Iqhli Shobihi Ismi Salsa Dina Isnaeni, Muhammad Jori Lahinda Jori Lahinda Kamaliah, Lia Karla Mahardika Khotimah, Neng Nurul Krismayasari, Krismayasari Kurniawan, Adi Cahyadi Laela, Wulan Nur Lestari, Erna LILIS MULYATUL HALIMAH Lisna Widiyanti Loita, Aini Lolita, Aini Lutfi Nur Mahardika, Karla Mahmudah, Vina Nafilah Malik, Arief Abdul Martriana, Tita Maulinda, Resti Mesa Rahmi Stephani, Mesa Rahmi Mulya, Bintang Mutiara Mulyana, Edi Hendri Mulyani, Ovi Sri Mustaqim, Ridha Nabila, Syifa Zulfa Nadya Azhar Azizah Nadya Oktaviana Nahdyawati, Dhea Nana Ganda Neng Nurul Khotimah Nida Ulfadilah Nilan, Fariha Noor, Naina Najmi Nunung Nurjanah Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nuraeni, Yani Nurfazrina, Syifa Aulia Nurhaifa, Najwa Nuriyah, Ai Siti Nurjannah, Firda Siti Nurlaela, Nunung Nurlaela, Wulan Nursyifa, Yulia Isna Nurul Sinta Fauziah Nuruzahra Luthfillah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Oktaviana, Nadya Oyon Haki Pranata Pulung Riyanto Purwati, Purwati Putri Chaerunnisa QONITA Qonita, Qonita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Rina Nur Rahma Sukmara Putri Rahmadina, Garosha Putri Ratih Resti Pauji Respati, Resa Ricky Wibowo Rika Nurhayati Risella Amelia Silanindah Sella Rizky, Muhammad Fahmi Rosarina Giiyartini Rosarina Giyartini RSM, Revalina Rizky Rusani Jaelani Safitri, Winda Sahara, Zahra Ilya Salsabila Amalia Sari, Hera Ratna Sa’adah, Mimin Shinta Lestari, Shinta Sianturi, H. Risbon Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Siti Alifya Shafira Soleha, Anisa Mar’atu Sri Fuji Lestari Sri Maryati Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Sundari, Anis Fitria Susanti Susanti Susanti, Putri Irma Susi Widianingsih Syadzilli, Abdussalam Syamila, Hasna Syifa Delaneira Oktora Taopik Rahman Tasya Nur Ramdhani Tasya, Tasya Tia Salmah Paujiah Tingtin Sumartini Trianika, Lusy Udmah, Syafaatul Ulfah Ulfiya Nur Ramadhanty Ulfyah, Siti Lulu Vina Iswahyuni Wenti Aprianti Widia Asri Kurnia Widiati, Widiati Widiyanti, Resti Wilda Salmah Willa Laras Sekarsari Windhi Widhiyanti Wulan Nurlaela Yasbiati, Yasbiati Yulida Izatusholihah Yuningsih, Thia Isri Yusuf Suryana Zahira Auladina Solihah Zahra, Syahida Az