Articles
ANALISIS KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI ANAK USIA 5-6 TAHUN (LITERATURE RIVIEW)
Maulinda, Resti;
Muslihin, Heri Yusuf;
Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30448
TEarly childhood ability in managing self-emotion is part of the maturation of the child’s emotionaldevelopment during the transition from pre-operation to a period of concrete operations. Early childhoodabilities in managing their own emotions can be seen from the dimensions of children's capabilities inharnessing their emotions positively, emotion-managing ability in accordance with the situation andcondition of themselves, and self-defense capability of the child itself in various forms of children's self-issuepositions properly. In the ability to manage children's emotions, parents have an important role in helpingtheir development. The purpose of the research is to find out to what extent children are able to manageemotions in themselves which certainly can be done with some effort to increase these abilities. In this studyusing a descriptive qualitative approach by using a type of literature review method or literature study. Thedata obtained in this study is from the results of the analysis of several journals that are relevant to the topicof the researcher's problem. The results of research conducted by analyzing several journals can beconcluded that the ability to manage children's emotions is seen from how big the role of parents in helpingdevelop these abilities.Kemampuan anak usia dini mengelola emosi diri merupakan bagian dari pematangan perkembangan emosianak dimasa peralihan dari pra operasional memasuki masa operasional konkret. Kemampuan anak usia dinidalam mengelola emosi dirinya sendiri dapat dilihat dari dimensi kemampuan anak dalam memanfaatkanemosi diri secara positif, kemampuan mengatur emosi sesuai dengan situasi dan kondisi diri, dankemampuan pertahanan diri anak itu sendiri dalam berbagai bentuk posisi persoalan diri anak secara wajar.Dalam kemampuan mengelola emosi anak, orang tua memiliki peranan penting dalam membantuperkembangannya. Banyak hal atau strategi yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam memberikanstimulasi kepada anak agar mereka mampu mengoptimalisasikan kemampuan mengelola emosi dalamdirinya yang tentunya hal tersebut akan berpengaruh terhadap proses sosial anak. Tujuan dari penelitianadalah untuk mengetahui sudah sejauh mana anak mampu mengelola emosi dalam dirinya yang tentunyadapat di lakukan dengan beberapa upaya untuk meningkatnya kemampuan tersebut. Maka dari itu, penelitimengumpulkan beberapa sumber analisis beberapa jurnal yang berasal dari penelitian sebelumnya. Padapenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan jenis metode studiliteratur (literature review) atau studi kepustakaan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu dari hasilanalisis beberapa jurnal yang relevan dengan topik permasalahan peneliti. Hasil penelitian yag dilakukandengan cara menganalisis beberapa jurnal dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengelola emosi anak itudilihat dari seberapa besar peran orang tua dalam membantu mengembangkan kemampuannya tersebut.Selain itu, dapat di lakukan juga dengan beberapa metode yang dapat di lakukan baik itu orang tua ataupunguru sebagai orang yang berpera dalam membantu perkembangannya.
PERAN LINGKUNGAN DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA SERTA MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK USIA DINI
Tia Salmah Paujiah;
Heri Yusuf Muslihin;
Taopik Rahman
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.821
The environment is one of the factors that have high leverage in the development of language and children's character. Because with the environment children are able to carry out their routines well without experiencing any difficulties, especially in communicating. Similarly, the stimulus provided also affects the success of the child's character. character of early childhood, because siring with every good stimulus given to children it will also produce good character as well. The environment itself is divided into three parts, namely, the family environment, the school environment and the community environment. The research method used is library research.
Kajian Historis dan Identifikasi Kepunahan Permainan Tradisional
Heri Yusuf Muslihin;
Resa Respati;
Iqhli Shobihi;
Siti Alifya Shafira
Sosial Budaya Vol 18, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sb.v18i1.11787
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta-fakta di lapangan mengenai permainan tradisional banyak yang meneliti tetapi yang diteliti lebih pada permainan tradisional yang masih eksis. Sedangkan pada permainan tradisional yang jarang dimainkan atau bahkan sudah tidak dilakukan penelitian sangat jarang dilakukan. Sehingga penelitian ini ingin menggali atau menumbuhkan kembali permainan tradisional yang hampir punah/sudah punah untuk didokumentasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptiftif dengan melibatkan partisipan dari semua kalangan usia. Partisipan berumur mulai dari <20 tahun sampai usia > 80 tahun, dan 2 orang partisipan dari unsur pemerintah yang menangani kebudayaan dan olahraga. Intrumen yang dipergunakan adalah peneliti dengan menggunakan pedoman wawancara, obeservasi dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terpetakanya berapa lama suatu permainan tradisional yang hampir/sudah punah ini mengalami degradasi serta terdokumentasikannya permainan-permainan tradisional. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa terdapat 11 permainan tradisional yang paling sering dimainkan oleh masyarakat pada rentang tahun 1960-2020 dan mendapatkan data terkait kemunculan serta menghilangnya permainan tradisional pada setiap tahun.Kata Kunci: Permainan Tradisional, Punah, Pelestarian, Budaya Lokal.
Permainan Congklak dalam Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini
Dina Fydarliani;
Heri Yusuf Muslihin;
Sima Mulyadi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5, No 1 (2021): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/jce.v5i1.499
Permainan congklak merupakan permainan tradisional yang sampai saat ini masih dikenal di masyarakat, namun seiring dengan perkembangan zaman, permainan congklak mulai ditinggalkan karena sudah ada yang lebih canggih sehingga perlahan mulai dilupakan oleh masyarakat terutama anak-anak. Meski permainan congklak digunakan untuk kesenangan semata, ternyata jika diteliti lebih dalam permainan congklak memiliki manfaat terkhusus dalam mengambangkan aspek perkembangan kognitif bagi anak usia dini. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memaparkan bagaimana permainan congklak dapat menstimulasi dari segi aspek perkembangan kognitif anak usia dini, sehingga pemanfaatan permainan congklak dapat lebih dikembangkan dalam penggunaannya, baik itu dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pembelajaran. Peneliti memilih pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun sasaran penelitian adalah Guru TK sebagai narasumber dengan alat pengumpulan data berupa lembar wawancara dan lembar ceklis. Hasil penelitian membuktikan bahwa permainan congklak dapat mengembagkan perkembangan kognitif seperti: keterampilan membilang, keterampilan menghitung dan menjumlah, mengasah Analisa, mengatur strategi, dsb. Dengan adanya artikel ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mengembangkan permainan congklak baik di masyarakat maupun sebagai media pembelajaran.
Pemanfaatan Media Permainan Sains untuk Memfasilitasi Perkembangan Motorik Halus Anak
Nida Ulfadilah;
Edi Hendri Mulyana;
Heri Yusuf Muslihin
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 01 (2021): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/paud-lectura.v5i02.6605
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasanya penggunaan media permainan sains untuk memfasilitasi motorik halus anak usia dini. Hal tersebut dikarnakan guru yang kurang dalam pengetahuan tentang penggunaan media terutama tentang media permainan sains, media tersebut sangat bermanfaat bagi anak usia dini husunya bagi pengembangan motorik halus anak. Metode yang digunakan menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilalukan di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kober Ar-Rahman, dengan responden kepala sekolah dan guru-guru kober Ar-Rahman, pengumpulan data yang dilakukan menggunakan tehnik observasi dan wawancara, pengambilan sampel yang dilakukan dengan menggunakan tehnik sampling random sederhana (simple random sampling), yaitu setiap keseluruhan populasi mempuanyai kesempatan yang sama untuk dipilih, sampel yang diambil yaitu 3 orang 1 kepala sekolah dan 2 Guru sekolah Kober Ar-Rahman. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk deskripsi dengan diolah menggunakan reduksi data Hasil penelitian ini menujukan bahwa penggunaan media permainan sains untuk memfaslitasi perkembangan motorik halus anak usia dini di Kober Ar-Rahman jarang digunakan karena keterbatasan media yang ada dan pengetahuan guru yang kurang luas mengenai penggunaan media.
Permainan Tebak Gambar dalam Menstimulasi Karakter Percaya Diri Anak Usia Dini
Yulida Izatusholihah;
Elan;
Heri Yusuf Muslihin
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 01 (2021): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/paud-lectura.v5i02.6606
Penelitian ini dilatar belakangi karena kurangnya permainan yang dapat menstimulus rasa percaya diri anak. Adapun tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi permasalahan di sekolah tentang kurangnya permainan yaitu permainan tebak gambar yang dapat menstimulus rasa percaya diri pada anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendakatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Amin dengan subejek dari penelitian ini yakni kanak-kanak kelompok A yang berusia kurang lebih 5 tahun dan guru Kelompok A. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peniliti yakni pengamatan (observasi) yang dilakukan pada anak kelompok A saat kegiatan berlangsung dan wawancara pada guru serta mereduksi data. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yakni teknik pengambilan sampel dengan kriteria yang tertentu, sampel yang diambil yaitu Kelompok A dengan jumlah 10 anak dan 1 guru kelompok A. Sedangkan untuk analisis data yang dilakukan yaitu data deskriptif dalam bentuk deskripsi. Bahwa hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa masih ada anak-anak yang kurang percaya diri pada saat melakukan aktivitas atau kegiatan yang dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung dan kurangnya permainan yang dilakukan di TK tersebut yang dapat menumbuhkan karakter percaya diri anak.
Applying discipline character: Parents vs. teachers
Wenti Aprianti;
Heri Yusuf Muslihin;
Elan Elan
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jecce.v4i1.4004
Disciplining preschool-aged children is pivotal since it helps parents to introduce rules and basis to face challenges in life. Students in RA Baiturrahman Tasikmalaya tend to exhibit a discipline attitude. The present study aimed to investigate how students’ parents and children applied discipline character. To this end, a qualitative descriptive method was applied. The participants of the study were recruited using proportional sampling technique. The data were collected through observation and interviews. The obtained data were analyzed. The data analysis process includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing of conclusion. The result of the study revealed that parents and teachers implemented conditioning and modeling to internalize the character. In the school setting, teacher internalize the character based on Islamic values in a structured manner.
PENERAPAN BERMAIN KONSTRUKSI MAGIC SAND UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI
Fitri Wulandari;
Heri Yusuf Muslihin;
Lutfi Nur
Jurnal Ilmiah Visi Vol 15 No 1 (2020): VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (741.703 KB)
|
DOI: 10.21009/JIV.1501.7
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kemampuan motorik halus anak usia dini yang belum berkembang secara optimal, khususnya dalam keterampilan otot-otot halus dan koordinasi mata dengan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan bermain konstruksi magic sand. Kegiatan penelitian dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas dengan menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian berjumlah 16 anak, terdiri dari delapan anak laki-laki dan delapan anak perempuan serta satu orang guru mitra. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain konstruksi magic sand. Teknik observasi dan dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa observasi terstruktur dengan capaian indikator setiap kegiatannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan bermain konstruksi magic sand. Terjadi peningkatan dari setiap siklus penelitian dengan hasil akhir kemampuan motorik halus anak berada pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH), sedangkan hasil akhir dari kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran berada pada kriteria sangat baik. Kesimpulannya, kegiatan bermain konstruksi magic sand berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN TARI KREASI
Anisa Tahira;
Heri Yusuf Muslihin;
Taopik Rahman
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol 9 No 2 (2022): September 2021 - Pebruari 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32534/jjb.v9i2.2731
Childhood is a very appropriate time to train children in various gross motor skills, one of which is through dance movements. Dancing is a fun learning for children because doing these movements is a learning activity while playing. Therefore, the purpose of this study is to develop children's gross motor through dance creation activities. The method used is library research. Data collection techniques are carried out by studying sources from several reference books and journals relevant to research problems. After the required data is collected, followed by data analysis. Analysis is carried out by associating the problem with relevant theoretical concepts. The result of this study is that creative dance activities are fun for children so that they can develop their gross motor optimally.
Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Lompat Tali Karet
Nurul Sinta Fauziah;
Taopik Rahman;
Heri Yusuf Muslihin
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/ceria.v4i5.p%p
Gross motor skills are related to the use of large muscles. Children's gross motor skills must be stimulated from an early age so that there is no delay in children's gross motor development. One of the causes of not developing gross motor skills in children is the absence of activities in the classroom or school environment that stimulate children's gross motor development. Childhood is a time of play, for that it is necessary to apply a play method to stimulate every child's development. One of them is the traditional game of rubber jump rope to develop gross motor development in children. This study aims to determine the gross motoric improvement of early childhood in Nuurul Muttaqiin 02 Kindergarten after the implementation of traditional rubber jumping game playing activities in group B children in Nuurul Muttaqiin 02 Kindergarten in the 2020/2021 academic year. The method used in this research is a case study. Data collection methods used are interviews, observation and documentation. The research sources used in this study were principals, teachers, children and documentation related to this research and supporting this research. The data analysis process carried out is data reduction, data display and verification. The results showed that there was an increase in children's gross motor development after playing the traditional game of jumping rope.Motorik kasar merupakan hal yang berkaitan dengan penggunaan otot-otot besar. Motorik kasar anak harus distimulus sejak anak usia dini agar tidak terjadi keterlambatan terhadap perkembangan motorik kasar anak. Salah satu penyebab tidak berkembangnya motorik kasar pada anak yaitu tidak terjadinya kegiatan di lingkungan kelas ataupun sekolah yang menstimulus perkembangan motorik kasar anak. Masa kanak-kanak merupakan masa bermain, untuk itu perlu diaplikasikan metode bermain untuk menstimulus setiap perkembangan anak. Salah satunya yaitu dengan permainan tradisional lompat tali karet untuk mengembangkan perkembangan motorik kasar pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motorik kasar anak usia dini TK Nuurul Muttaqiin 02 setelah diterapkan kegiatan bermain permainan tradisional lompat tali karet pada anak kelompok B TK Nuurul Muttaqiin 02 Tahun ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru, anak dan dokumentasi-dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian ini dan mendukung penelitian ini. Proses analisis data yang dilakukan adalah reduksi data (Data Reduction), display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kenaikan perkembangan motorik kasar anak setelah melakukan permainan tradisional lompat tali karet.