Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Iklan sebagai Komunikasi Pemasaran Berdasarkan Karakteristik Followers Instagram Meatless Kingdom Hapsari, Hepi; Wulandari, Eliana; Karyani, Tuti; Azzahra, Sheila Najwa
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20205

Abstract

Social media, particularly Instagram, has become one of the most widely used promotional channels by businesses, including Meatless Kingdom, a plant-based food brand. This study aims to examine the effectiveness of the advertisements published on Instagram, specifically in attracting the attention and interest of followers and encouraging their purchasing decisions. The effectiveness of the advertisements is assessed using the AIDA model (Attention, Interest, Desire, Action), and is analyzed in relation to the characteristics of the @meatlesskingdom Instagram followers, such as age, gender, education, occupation, and income. Based on a survey of 100 randomly selected followers, the analysis shows that there is no significant relationship between follower characteristics and how they respond to the advertisements. This suggests that the content created by Meatless Kingdom is still too general and has not been specifically directed at its intended target audience—namely, housewives and office workers. In contrast, the majority of the brand’s Instagram followers come from younger age groups with limited purchasing power. These findings provide valuable insights for the company to adjust its future promotional strategies. There is a need to remap the audience and explore other channels or approaches that better match the actual target market, ensuring that promotional messages are not only delivered, but also effective in generating interest and driving purchases.
Model Analisis Niat Menggunakan Pestisida Nabati oleh Petani Cabai di Kabupaten Garut Pratama, Luthfie Alie; Karyani, Tuti; Setiawan, Iwan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22425

Abstract

Garut is a chili commodity in West Java. However, in recent years, the production of chili in the district has decreased. Chili production in Garut District around 159 thousand tons, or decreased around 13% of production compared to the previous year (BPS, 2025). One of the causes is pest and disease organism (PDO). Recently farmers still rely on chemical pesticides, while have negative impacts on health, ecosystems, environment, and increase PDO resistance. Also, chemical pesticides stated are not in line with the principles of sustainability. The government and penyuluh have also encouraged farmers to adopt integrated pest management (IPM) practices, such as biochemical pesticides, through various policies, extension services, training, and assistance. However, these efforts have not effectively encouraged farmers to adopt biochemical pesticides. Therefore, this study aims to determine and analyze farmer behavior based on the Theory of Planned Behavior (TPB) approach to determine the relationship between attitude, subjective norm, and perceived behavioral control on farmers' intention to use biochemical pesticides. This study used a quantitative verification method, while the data used were primary data from 100 chili farmer respondents in Cikajang District as a representative center chili production in Garut Regency. Data are collected using a stratified random sampling method. The results showed a positive and significant relationship between attitude, subjective norm, and perceived behavioral control on the intention to use biochemical pesticides. The findings of this study indicate the need for interventions that can encourage attitude, subjective norms, and perceived behavioral control to increase the use of plant-based pesticides.
Strategi Adaptasi Dampak Perubahan Iklim Terdap Usahatani Tembakau di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang Firmansyah, Adi; Setiawan, Iwan; Karyani, Tuti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20757

Abstract

Climate change is a global challenge with a significant impact on the agricultural sector, including tobacco cultivation in Sumedang Regency, particularly in Tanjungsari District. This area is known as a center for the production of mole tobacco, known for its distinctive qualities. This study aims to: (1) describe farmers' adaptation strategies to climate change, and (2) analyze the influence of social, economic, and risk perception variables on mitigation decisions. The methods used were descriptive analysis and linear regression. The results indicate that the adaptation strategies implemented include weeding, fertilization, fungicide spraying, delayed planting, and intercropping. The regression analysis indicates that farmer income has a significant effect at the 5% confidence level, and land area at the 10% level. This means that increased income can increase farmers' willingness to undertake mitigation. Meanwhile, education, age, and risk perception do not significantly influence adaptation decisions. This study emphasizes the importance of economic support to increase farmers' adaptive capacity.
ANALISIS DAYA SAING USAHA UBI CILEMBU PADA PASAR INTERNASIONAL HONGKONG Eka Purna Yudha; Tuti Karyani; Nur Syamsiyah; Indah Kartika Nurjanah; Diva Safitra; Ratu Rizki Ramadhina; Fani Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23119

Abstract

Indonesia terus mengekspor produk pertanian dalam bentuk segar, yang mengakibatkan harga jual rendah dan ketidakmampuan untuk bersaing dengan produk olahan yang memiliki nilai pasar lebih tinggi. Kondisi ini juga diamati pada kasus ubi jalar, yang sebagian besar diekspor dalam keadaan segar, sehingga menyebabkan nilai pasar rendah dan memengaruhi daya saing komoditas ini. Jawa Barat merupakan pusat produksi utama ubi jalar, khususnya varietas Cilembu, yang diproduksi di Kabupaten Sumedang. Pemasaran ubi jalar Cilembu tidak terbatas pada pasar domestik, karena juga diekspor ke negara-negara seperti Jepang, Malaysia, Vietnam, Hong Kong, dan Singapura, meskipun dalam bentuk segar. Mengingat potensi ubi jalar Cilembu, penting untuk menganalisis daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap budidaya komoditas ini di Kabupaten Sumedang. Metode penentuan lokasi dilakukan secara sengaja, dan analisis data dilakukan menggunakan Matriks Analisis Kebijakan (PAM) dan analisis sensitivitas. Budidaya ubi jalar Cilembu di Kabupaten Sumedang terbukti menguntungkan secara finansial dan ekonomi, serta menunjukkan daya saing baik dalam hal keunggulan komparatif maupun keunggulan kompetitif.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMANFAATAN SUMBER MODAL PADA USAHATANI BROKOLI (STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI SINTESA) Amalia Putri; Tuti Karyani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19412

Abstract

Modal merupakan faktor penting dalam menunjang kelangsungan usahatani, karena dibutuhkan untuk pengadaan sarana produksi, tenaga kerja, dan kebutuhan pendukung lainnya. Namun, pada kenyataannya kendala dalam akses dan pengelolaan modal masih menjadi hambatan yang dihadapi petani di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemanfaatan modal usahatani brokoli oleh anggota Kelompok Tani Sintesa di Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anggota Kelompok Tani Sintesa memperoleh modal usahatani dari sumber pinjaman, terutama dari tengkulak. Total biaya usahatani brokoli per musim tanam bervariasi, seiring perbedaan luas lahan antara 1.400 m² hingga 24.000 m², dengan biaya Rp3.689.375 hingga Rp61.375.817. Secara umum, pemanfaatan modal oleh anggota Kelompok Tani Sintesa tergolong baik. Hal ini tercermin dari nilai Net Profit Margin (NPM) yang berada pada kisaran 23% hingga 66%, serta nilai Return On Investment (ROI) yang berkisar antara 30% hingga 197%. Selain itu, nilai Break Even Point (BEP) penerimaan berkisar antara Rp82.084 hingga Rp1.058.340, BEP produksi antara 8,2 kg hingga 171,1 kg, dan BEP harga antara Rp3.358/kg hingga Rp7.686/kg. Penerimaan, produksi, dan harga jual petani melebihi nilai BEP, sehingga usahatani brokoli dinilai menguntungkan. Adapun nilai nilai RC Ratio usahatani brokoli berada pada kisaran 1,30 hingga 2,97. Seluruh petani memiliki nilai RC di atas 1, yang berarti kegiatan usahatani menguntungkan.
ANALISIS PERENCANAAN PARTISIPATIF PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN UNTUK DESA BERDAYA DAN MANDIRI Eka Purna Yudha; Endah Djuwendah; Tuti Karyani; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18468

Abstract

Pembangunan berkelanjutan di tingkat desa memerlukan pendekatan perencanaan partisipatif untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan. Penelitian ini menganalisis perencanaan partisipatif dalam pembangunan berkelanjutan di Desa Cipacing guna mewujudkan desa yang berdaya dan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat meningkatkan efektivitas program pembangunan dan rasa kepemilikan terhadap hasilnya. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya, serta koordinasi antar pemangku kepentingan masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan kapasitas masyarakat dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, perencanaan partisipatif berperan penting dalam menciptakan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Komparasi Pendapatan Usahatani Bawang Merah Berdasarkan Sumber Pembiayaan di Kabupaten Nganjuk Aris Farianto; Tuti Karyani; Lucyana Trimo
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Desember 2021 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2021.9.2.88-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pendapatan petani yang mengakses kredit lembaga keuangan formal dan informal. Penelitian dilakukan di Kabupaten Nganjuk. Pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebnayak 100 petani bawang merah yang mengakses kredit lembaga keuangan formal dan informal. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis matematik untuk mengetahui perbedaan pendapatan petani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal. Analisis statistik menggunakan Independent Sampel T Test, untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pendapatan petani bawang merah yang mengakses kredit pada lembaga keuangan formal dan informal. Hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan petani bawang merah yang mengakses lembaga keuangan formal sebesar Rp. 35.852.746,43 per musim tanam, sedangkan rata-rata pendapatan petani bawang merah yang mengakses lembaga keuangan informal sebesar Rp. 16.317.527,62 per musim tanam. Perbedaan pendapatan disebabkan oleh luas lahan yang ditanami oleh petani dan jumlah produksi bawang merah dan berdasarkan analisis perbedaan (Komparasi) pendapatan usahatani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal dengan uji beda dengan hasil Fhitung lebih besar dari Ftabel dan Thitung lebih besar dari Ttabel dengan signifikan 0,00, dengan keputusan tolak Ho terima H1, artinya terdapat perbedaan nyata antara usatani bawang merah yang mengakses kredit ke lembaga keuangan formal dan informal
Analisis Mitigasi Risiko Produksi Sayuran Hijau Hidroponik di Griya Hijau Hidroponik Bandung muhammad aidil faras; Tuti Karyani
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25069

Abstract

Griya Hijau Hidroponik (GHH) merupakan pelaku usaha sayuran hidroponik di Kota Bandung yang memproduksi kangkung, selada, pakcoy, dan bayam. Fluktuasi dan penurunan produksi yang terjadi secara konsisten mengindikasikan adanya risiko dalam proses produksi yang berpotensi menimbulkan kerugian berkelanjutan apabila tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko dan sumber risiko, menentukan prioritas sumber risiko, serta menetapkan strategi mitigasi risiko yang paling efektif dan efisien pada proses produksi sayuran hijau hidroponik di GHH. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi langsung, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan metode House of Risk (HOR) fase 1 dan fase 2 untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menentukan prioritas mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 kejadian risiko dan 11 sumber risiko pada proses produksi. Risiko dengan tingkat keparahan tertinggi adalah tanaman mati saat pertumbuhan dan kekurangan jumlah produksi. Berdasarkan diagram Pareto, enam sumber risiko prioritas adalah serangan jamur, kurang lubang tanam, kelalaian SDM, serangan ulat, fasilitas tidak steril, dan kurang sinar matahari. Strategi mitigasi yang paling efektif berdasarkan nilai ETDk tertinggi adalah sanitasi dan sterilisasi fasilitas secara terjadwal, diikuti evaluasi berbasis SOP dan penguatan kapasitas SDM, penerapan pengendalian hama dan penyakit terpadu, optimalisasi intensitas cahaya dan iklim mikro, serta optimalisasi infrastruktur produksi.
Co-Authors Abdurofi, Ilmas Achmad Septio Achmad Septio Ade Irawan Adela, Aqila Shafa Adi Firmansyah Agriani H Sadeli Agriani Hermita Sadeli Agus Susanto Ahmad Choibar Tridakusumah Ahmad Thoriq Akbar, Ujang Amalia Putri Anne Charina Aris Farianto Ashfia Mulya Ulfah Ashfia Mulya Ulfah, Ashfia Mulya Astrini, Carmelita Auli, Wildan Azahra, Shabrina Puti Azzahra, Sheila Najwa Benyamin, Gamaliel Bobby Rachmat Saefudin Calista, Mila Quinsy Carmelita Astrini Cindy Pedekawati Cindy Pedekawati Deby Diana Dewijanti, Indra Irjani Dharmawan, Sarah Setiasih Dharmawan, Sarah Setiasih Dhyna Dellaura Pujakesuma Dian Rahmawati Dika Supyandi Dini Rochdiani Diva Safitra Dwiartama, Angga E Supriadi R Eddy Renaldi Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elza Rosalia Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Ery Supriyadi R. Eti Suminartika Fani Rahmawati Fathoni, Ilham Dwi Fauzia Imani Fellingga Cahayu Garwa Widadari Budoyo Gema Wibawa Mukti Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Ignatia Rahmadani Putri Palupi Ima Marlina Indah Kartika Nurjanah Ivan Sayid Nurahman Iwan Setiawan Karin Nafia Pramesti Karl Andhika Mahaputra Kirana, Sesilia Kusno, Kuswarini Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Lestari, Auliya Nabilla Noor Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana M., Nurul Risti Mar'atushsholihah, Shafyra Nuruzzakiyya Marlina, Ima muhammad aidil faras Nida'a Khoirunnisa Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurhana Jafaruddin Nurul Risti M, Nurul Risti Nurul Risti Mutiarasari Nurul Risti Mutiarasari O Hasbiansyah Oktavia, Soverani Pandi Pardian Pedekawati, Cindy Pitania Naelil Zakiyah Pratama, Luthfie Alie Puspita, Gusti Reza Puteri, Yuni Indriyana Putri, Salsabilah Azzahra R, E Supriadi R. Az-Zahra S R.Sana Aulia Salsabila Rahma Az-Zahra Saroja Rahmah, Ulya Raini Hurul Misqi Rani Andriani Budi Kusumo Ratu Rizki Ramadhina Resa Ana Dina Riantin Hikmah Widi Riantin Hikmah Widi Riky Rizkiansyah Rohayati Suci Indrianingsih Ronnie S. Natawidjaja Ryandana, Dendy Sadeli, Agriani H Sara Ratna Qanti Sarah Setiasih Dharmawan Sartika, Sheila Ruth Septiadi, Dudi Septio, Achmad Sesilia Kirana Sheila Ruth Sartika Siahaan, Emil Morris Gumanti Soverani Oktavia Sri Fatimah Subhika, Ikha Sulistyodewi Nur Wiyono Sulistyodewi Sulistyodewi Sumarno Tedi Supriyadi, E Syakirotin, Muthiah Tedi Hartoyo Terence, Daniel Tina Sonia Trimo, Lucyana Trisna Insan Noor Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Ujang Akbar Umi Untari Untari, Umi Vega Chendra Mulyana Yayat Sukayat Yuhasyra, Dzikra Yulia Sari Zainal Arifin Zainal Arifin Zaqiah Ramdani Zumi Saidah