p-Index From 2021 - 2026
10.679
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Buletin Udayana Mengabdi E-Jurnal Medika Udayana AL KAUNIYAH Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat WMJ (Warmadewa Medical Journal) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Media Ilmu Kesehatan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Acta Biochimica Indonesiana Jurnal Bidan Komunitas ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Science Midwifery Jurnal Peduli Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bali Membangun Bali Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Impresi Indonesia Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Postgraduated Community Service Journal Aesculapius Medical Journal Warmadewa Minesterium Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia World Psychology Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Community Services Journal (CSJ) Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PASAR IKAN KEDONGANAN, BALI Putu Nita Cahyawati (Scopus ID: 57203956416); Pande Ayu Naya Kasih; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Desak Putu Citra Udiyani; I Gde Suranaya Pandit
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.53-59

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu pilar perekonomian daerah di Indonesia. Salah satu pasar tradisional di Bali adalah Pasar Ikan Kedonganan. Lokasinya yang strategis memungkinkan pasar ini dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun internasional. Pedagang pasar tradisional merupakan kelompok masayarakat yang sangat rentan mengalamai risiko kesehatan dan keselamatan kerja khususnya selama pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan jarak fisik antara pedagang dan pembeli yang sangat dekat, ruang kerja terbatas, penggunaan alat pelindung diri yang minim, serta kebersihan yang buruk. Kurangnya informasi kesehatan dan perkembangan kesehatan kerja pada sektor informal ini merupakan salah satu pemicu terjadinya permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian pada kelompok pedagang di Pasar Ikan Kedonganan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan diawali oleh diskusi, penyuluhan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menemukan bahwa partisipasi mitra selama kegiatan sangat baik (100%). Kegiatan penyuluhan juga dapat meningkatan pengetahuan mitra. Hal ini dinilai berdasarkan hasil nilai pretest dan posttest. Nilai pretest sebelum kegiatan adalah 18,82 dan nilai posttest pada akhir kegiatan yaitu 40. Peningkatan pengetahuan mencapai 2 kali lipat dari nilai awal namun belum mencapai nilai 70. Kesimpulan yang diperoleh antara lain pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik sesuai dengan rencana. Terdapat peningkatan nilai prettest dan posttest dari 18,82 poin pada awal kegiatan menjadi 40 poin pada akhir kegiatan. Walaupun demikian, diperlukan upaya berkesinambungan dalam mendampingi mitra dalam penerapan edukasi yang telah diberikan.
Pendampingan Kader Posyandu Desa Kerta dalam Penerapan Gizi Seimbang dan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Putu Nita Cahyawati (Scopus ID: 57203956416); Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malnutrisi pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menyebutkan bahwa 1 dari 3 anak di bawah 5 tahun mengalami perawakan pendek (stunting) Salah satu upaya untuk mencegah atau deteksi dini permasalahan ini adalah dengan melakukan pemantaun berkala terhadap kesehatan balita. Berdasarkan informasi awal dari bidan desa, kader posyandu di Desa Kerta masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penimbangan balitaDi samping itu, keterbatasan alat pengukuran dan faktor geografis menjadi salah satu faktor penyulit penyebaran informasi oleh pihak puskesmas dan kader posyandu kepada warga. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk melakukan pemberdayaan bagi kader posyandu di Desa Kerta guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menilai tumbuh kembang dan status gizi anak. Mitra pada pengabdian ini merupakan kader posyandu di Desa Kerta, Payangan, Gianyar. Kegiatan yang dilakukan antara lain pengisian pretest, pemberian materi tumbuh kembang dan gizi seimbang, pemutaran video edukatif, diskusi, pelatihan dan pendampingan, pengisian postest. Kegiatan edukasi dan penyululihan telah terlaksana sebanyak satu kali. Selam kegiatan mitra telah berperan aktif dengan persentase kehadiran mitra melebihi 100%. Rerata nilai pretest dan postest mitra mengalami peningkatan sebesar 7,56 poin dari 75.91 menjadi 83,47 poin. Dengan demikian, dapat dismpulkan bahwa kegiatan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan mitra berdasarkan kenaikan nilai pretest dan postest. Kegiatan sudah terlaksana dengan baik karena seluruh parameter keberhasilan program sudah terpenuhi. Diperlukan pendampingan berkelanjutan guna mengoptimalkan peningkatan pengetahuan serta mengevaluasi permasalahan yang ditemukan di lapangan.
Relationship Between Maternal Age, Education, and Parity in The Incidence of Spontaneous Abortion in Bali I Made Wira Supanji; Anak Agung Raka Budayasa; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Putu Nita Cahyawati; Anak Agung Sri Agung Aryastut
Science Midwifery Vol 10 No 4 (2022): October: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i4.710

Abstract

Abortion is one of the problems in the world that affects the health, morbidity, and mortality of pregnant women. The purpose of this study was to examine the relationship between maternal age during pregnancy, education, and maternal parity in the incidence of spontaneous abortion at the Sanjiwani Hospital, Gianyar. This research was a retrospective and cross-sectional analytic study. The inclusion criteria were pregnant women who performed prenatal care at the Obstetrics Gynecology section of the Sanjiwani Hospital Gianyar, were clearly diagnosed with abortion (incomplete, complete, insipient) and/or non-abortion, and had complete pregnancy data. This study succeeded in collecting 79 data on pregnant women who met the inclusion and exclusion criteria. From the 79 data, 39 pregnant women experienced spontaneous abortion, and 40 pregnant women did not experience abortion. The results of bivariate analysis using chi-square showed a significant relationship between the age of pregnant women, education, and parity in the incidence of spontaneous abortion with a P value <0.05. This research is expected to be the basis of health promotion for pregnant women in order to increase the understanding of risk factors of spontaneous abortion and be able to take appropriate prevention.
Pengabdian Masyarakat Tentang Penanganan Udang Windu Segar di Pasar Ikan Kedonganan Bali I Gde Suranaya Pandit; I Wayan Wesna Astara; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i6.396

Abstract

Badung Regency Bali is one of the regencies in Bali that has a landing site, fresh fish marketing, and culinary tourism in the form of cafes and restaurants based on fish and other fishery products such as shrimp, squid, various shellfish, and others. All fishery-based community activities in Kedonganan Fish Market are mostly under the Mina Segara Village Unit Cooperative (KUD). One of the problems experienced by traders in Kedonganan Fish Market is the low level of sanitation that causes the quality of shrimp as a raw material that is often in demand by the public to be of low quality. The purpose of this activity is to improve the understanding of fish traders on how to handle fresh tiger shrimp to maintain fresh tiger shrimp products. The activities offered include training on how to handle fresh tiger shrimp using the cold chain system method, counseling on the legal aspects of market arrangement that meets the principles of ecotourism, and trader health. This service activity was carried out in the hall of KUD Mina Segara Kedonganan Village for 2 days including socialization of activities, training and demonstration of fresh tiger shrimp handling plots, delivery of boxfiber assistance, provision of PPE, and making Kedonganan Fish Market masterplan. The results of the activity are assessed from the input, outcome, and output indicators which are quite good, so it is necessary to be carried out continuously in the future.
Improvement of Hygiene and Sanitation in Fish Traders Group of Kedonganan Fish Market Toward Healthy Market: Peningkatan Hygiene dan Sanitasi pada Kelompok Pedagang Ikan di Pasar Ikan Kedonganan Menuju Pasar Sehat Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Gde Suranaya Pandit; Putu Nita Cahyawati
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.516 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1184

Abstract

Most traditional markets in Indonesia do not meet the Healthy Market requirements as stipulated in the Ministry of Health Regulation No. 17 of 2020, including the Kedonganan Fish Market in Badung Regency, Bali. The solutions and methods offered in this program include hygiene and sanitation counseling, demonstrations and hand washing exercises, as well as training on making economical ice packs. Partners will also receive PPE assistance packages, personal hygiene, and environmental sanitation to help partners implement the program. In terms of input, this activity was successfully carried out on July 2, 2022, with satisfying enthusiasm from the participants and very cooperative partners. For utcome, there is a significant increase in partner knowledge. In the output indicators, there is a significant change in partner attitudes and all partners have been able to carry out the 7 steps of hand washing. This program is expected to be implemented continuously in order to realize a Healthy Market. Abstrak Sebagian besar pasar tradisional di Indonesia tidak memenuhi syarat Pasar Sehat sebagaimana Peraturan Kementerian Kesehatan no 17 tahun 2020, termasuk Pasar Ikan Kedonganan yang berada di Kabupaten Badung, Bali. Solusi dan metode yang ditawarkan pada program ini meliputi penyuluhan hygiene dan sanitasi, demonstrasi dan senam cuci tangan, serta pelatihan pembuatan ice pack ekonomis. Mitra juga akan mendapatkan paket bantuan APD, hygiene personal, dan sanitasi lingkungan untuk membantu mitra menerapkan program. Secara input, kegiatan ini berhasil terlaksana dengan baik pada tanggal 2 Juli Juli 2022 dengan antuasiasme peserta yang memuaskan dan mitra sangat koperatif. Secara outcome, terdapat peningkatan pengetahuan mitra yang bermakna signifikan. Pada indikator output, terdapat perubahan sikap mitra yang bermakna signifikan dan seluruh mitra sudah mampu melaksanakan 7 langkah cuci tangan. Program ini diharapkan dapat dilaksanakan berkelanjutan untuk dapat mewujudkan Pasar Sehat.
Upaya Pencegahan Rabies di Desa Taman, Bali Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Putu Nita Cahyawati; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Asri Lestarini
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v1i3.985

Abstract

Rabies is a zoonotic disease that is most feared by tourists visiting Bali because of the high mortality rate. Bali is an area with the highest Rabies incidence in Indonesia. We conducted community service in Taman Village, Bali in the form of education and implementation of mass rabies vaccination as a form of rabies prevention efforts. This community service was aimed to increase public knowledge about the danger of rabies and increase public participation in vaccinating their pets against rabies. The method of this community service consists of several stages, including dialogue and coordination with partners, preparation of facilities and infrastructure, implementation of activities and evaluation. The education provided include rabies and management of dog bite. Counseling regarding COVID-19 dan health protocols was also given on this occasion because the activities were carried out during the COVID-19 pandemic situation. This activity was attended by 20 residents as well as dog owners. The enthusiasm of the residents in the activity was very good, as evidenced by almost all the questions in the posttest that the participants were able to answer correctly. Re-exposure is given to participants who are unable to answer or answer incorrectly on the posttest. This community service is expected to be carried out regularly and continuously to eradicate rabies in Bali.
Hubungan hipertensi dengan kejadian presbikusis di Poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar Agus Santosa; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Putu Wirasatya Eka Putra
Intisari Sains Medis Vol. 13 No. 3 (2022): (In Press 1 December 2022)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15562/ism.v13i3.1451

Abstract

Introduction: Presbycusis or age-related hearing loss has several risk factors, with hypertension as one of them. Hypertension might cause presbycusis since it can interfere with nutrient and oxygen intake to the auditory nerve cells of the ear. This study aimed to determine the relationship between hypertension with the incidence of presbycusis at the Poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar. Methods: This study used an analytic retrospective design and cross-sectional method. The study was conducted at the Poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar with a sample of 60 people. Data were obtained using medical records and analyzed univariately and bivariate using SPSS for Windows with a p-value of 0.05. Results: Most subjects are 65-75 years old rather than >75, with male subjects of the same amount as female subjects. Chi-square test (x2) distribution table analysis demonstrated an association between hypertension and presbycusis incident in Poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar with a p-value of 0,002. Conclusion: Most samples are in the 65-75 age range with the same proportionate amount of gender. There is an association between hypertension and presbycusis in Poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar.   Latar Belakang: Presbikusis atau age related hearing loss memiliki beberapa faktor resiko dengan hipertensi sebagai salah satunya. Hipertensi dapat menyebabkan presbikusis karena dapat mengganggu asupan nutrisi dan oksigen sel-sel saraf auditori di telinga. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan hipertensi dan kejadian presbikusis di poliklinik Telinga, Hidung, Tenggorokan, Bedah Kepala dan Leher (THT-KL) RSUP Sanglah Denpasar. Metode: Desain yang digunakan yakni retrospektif analitik dan metode cross-sectional. Lokasi penenlitian yakni poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar dan jumlah sampel 60 orang. Data diperoleh dengan menggunakan rekam medis dan dianalisis secara univariat dan bivariat melalui aplikasi SPSS dengan nilai p ≤ 0,05. Hasil: Didapatkan sampel lebih banyak berumur 65-75 tahun dibanding sampel berumur >75 tahun. Untuk jenis kelamin, ditemukan sampel dalam proporsi yang sama dan dari hasil uji chi square, didapat adanya korelasi antara hipertensi dengan kejadian presbikusis di Poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar dengan nilai p = 0,002. Simpulan: Mayoritas sampel berumur 65-75 tahun dengan proporsi jenis kelamin yang sama. Diperoleh hubungan hipertensi dan kejadian presbikusis di poliklinik THT-KL RSUP Sanglah Denpasar.
PENGGUNAAN ANTIBIOTIK EMPIRIS PADA PASIEN PNEUMONIA Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Ni Wayan Widhidewi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.804 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i4.468

Abstract

Empirical Use of Antibiotics in Pneumonia PatientsBackground: antibiotic as definitive therapy for pneumonia must be given within 8 hours, but on the other hand, to identify the cause of pneumonia will take several days so antibiotic are often given empirically. This will lead into the inaccuracy of choosing antibiotic for pneumonia patients. Inappropriate use of antibiotic can result in less effective treatment, decreased drug safety, increased resistance, and treatment costs. This analytical study of the use of antibiotics is important in relation to evaluating the use of antibiotic for pneumonia in medical practice. Objectives: :  this study was to analyze and evaluate the patterns of antibiotic use in pneumonia patients, especially monotherapy and polytherapy antibiotics. Methods: the research location was in Wangaya Hospital, Denpasar City. Data collection was carried out retrospectively based on medical record data of pneumonia patients that hospitalized in 2017-2018. Patients diagnosed as pneumonia with code ICD-10 J.18, aged over 17 years, and receiving antibiotic therapy were included in the study. Results: we found the most widely used antibiotic were the combination of cefoperazone and levofloxacin (24.2%). Conclusion: there is one type of antibiotic combination that has a risk of major interactions that should be avoided.
Nutritional Status of Children Age 4-6 Years Old in Local Village Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Gede Suranaya Pandit
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2023): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i2.3035

Abstract

Malnutrition is the primary cause of morbidity and mortality in children. The term of malnutrition includes a state of undernutrition and overnutrition, that is caused by consumption of food that is lacking, poor absorption, or excessive loss of nutrients. To assess the nutritional status of children age 4-6 years old in local village, Bali. This research was a cross-sectional descriptive study with 60 subject which were kindergarten students in Bali and with 60 respondents which were the mother of the subjects. The data collecting technique of this research was purposive sampling, with using questionnaire for respondents and direct measurement for the subjects. Most of the respondents were in normal category based on anthropometry index. We also found the prevalence of over nutrition were higher than undernutrition. Undernutrition status was found more in children with less nutrient intake, normal nutrition status was found more in children with good nutrition intake, while over nutrition status was more dominant in children with high nutrition intake. Most of research subjects which are children age 4-6 years old in local village Bali are on normal category of nutritional status. This result are expected to be a basis in anticipation of further research and for making public health programs
Association of ELMO1 Genetic Polymorphism (rs741301) with the Progression of Diabetic Kidney Disease in Balinese Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Anak Agung Istri Kaila Kirtaniya; Asri Lestarini; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Anak Agung Sri Agung Aryastuti
Molecular and Cellular Biomedical Sciences Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Cell and BioPharmaceutical Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21705/mcbs.v7i1.297

Abstract

Background: Diabetic kidney disease (DKD) is one of diabetes mellitus microvascular complications. Engulfment and cell motility 1 (ELMO1) protein interacts with dedicator of cytokinesis 180 (DOCK180) and cyclooxygenase (COX)-2, which affects gene expression in extracellular matrix (ECM) and causes glomerular damage in several mechanisms, such as ECM accumulation and renal tubules thickening. Single nucleotide polymorphism (SNP) rs741301 is one of the ELMO1 genetic polymorphisms involved in DKD. The aim of this study was to evaluate the association between ELMO1 rs741301 polymorphism and DKD in type 2 diabetes mellitus (T2DM) among Balinese.Materials and methods: This study was an observational analytical study with case-control method. Subjects were divided into control and case groups comprising 40 subjects each. Polymerase chain reaction-restriction fragment length polymorphism (PCR-RFLP) of DNA from T2DM patients were performed to detect the polymorphism in ELMO1 rs741301. Genotype and allele distribution obtained from this study was analyzed by chi-square (χ2) test and Hardy-Weinberg equilibrium law (p<0.05; CI: 95%).Results: There was no significant difference between genotype or allele distribution of ELMO1 rs741301 with DKD incidence. Genotype AA against GG had odds ratio (OR) of 0.793 (p=0.814), AG against GG had OR of 0.602 (p=0.674), and A allele against G allele had OR of 0.761 (p=0.509).Conclusion: There is no significant relationship between ELMO1 rs741301 polymorphism and DKD in T2DM patients among Balinese.Keywords: ELMO1 gene, diabetic kidney disease, polymorphism
Co-Authors Aceng Ali Awaludin Agus Santosa Anak Agung Gede Budhitresna, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Raka Gunawarman Anak Agung Istri Kaila Kirtaniya Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya Anak Agung Raka Budayasa Anak Agung Sri Agung Aryastut Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anny Eka Pratiwi Apriliasari, Komang Vitri Apriliasari Aryastuti , Anak Agung Sri Agung Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Bunga Mardhotillah Cahyawati , Putu Nita Cahyawati, Putu Nita Cokorda Agung Prasetya Dwipayana D. Wijaya Dariraditya Pemayun, Tjokorda Gde Agung Deivita, Yan Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani Dewa Ngakan Gede Sathyananda Wacika Dewi, Erly Sintya Dewi, Ni Kadek Evi Komala Dewi, Ni Kadek Novia Puspita Dewi, Ni Wayan Erly Sintya Dewvi, Putu Ayu Savitri Didik Cahyono Eka Ariawan Suyasa Erlita Khrisinta Dewi Gede Budhitresna, Anak Agung Gunawan, Untung Gusti Ayu Putu Ratna Wati Heppi Syofya, Heppi Hotnida Nainggolan I Gde Suranaya Pandit I Gde Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gusti Agung Made Adnyana Putra I Ketut Irianto I Made Wandia, I Made I Made Wira Supanji I Nengah Suaria I Putu Gede Eka Ariawan Suyasa, I Putu Gede Eka Ariawan I Putu Jaya Suputra I Putu Wirasatya Eka Putra I Wayan Eka Arsana I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Sudiarta I Wayan Sumardika I Wayan Wesna Astara Ian Astarina Mas'ud Ivan Permana Putra Kobayashi, Riko Lestarini, Asri Lim, Sofia Luh Gde Evayanti Luh Gde Evayanti Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Sri Yenny Made Indra Wijaya MADE RATNA SARASWATI . Maidelwita, Yani Meilla Ayu Suryaningsih Ni Ketut Witri Cahyani Ni Luh Anik Puspa Ningsih Ni Luh Putu Eka Kartika Sari Ni Made Wenny Novtana Dharma Putra Ni Nyoman Yuni Wiastri Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra Ni Wayan Ni Wayan Diana Ekayani Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Rusni Ni wayan Sedani, Ni wayan Ni Wayan Widhidewi Ningsih, Ni Luh Anik Puspa Nirmalasari, Ni Kadek Diah Ayu Nita Cahyawati, Putu Pandit I Gde Suranaya Parameswara, A A Gde Agung Paramitha, I Gusti Ayu Mas Diah Pebrianti, Kadek Tari Pradnyawati Luh Gede Pradnyawati, Luh Gede Prima Dewi Kusumawati Pt Amelia Agustini Siadja Putra, I Putu Rustama Putri, Anak Agung Ayu Radismarani Putu Ayunda Trisnia Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Rabith Madah Khulaili Harsya Ratna Juwita Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Restu Widyo Sasongko Riandra, Ni Putu Indah Kusumadewi Ruspita Sari, Ni Ketut Adelia Sari, Made Harlina Purnama Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sri Agung Aryastuti Sri Agung Aryastuti, Anak Agung Sudiadewi, Ni Putu Eka Sumadewi, Komang Trisna Sunariasih, Ni Nyoman Suyasa, Eka Ariawan Suyasning Hastiko Indonesiani Tan, Ethan Tanjung Subrata Tjokorda Gde Agung Dariraditya Pemayun Udiyani , Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani, Desak Putu Citra Wacika, Dewa Ngakan Gede Sathyananda Wardana, Made Kusuma Wayan Erly Sintya Dewi, Ni Wesna Astara, I W2 Wibawa, I Komang Satriya Wijaya, D. Winarningsih, Rahayu Arum Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Yamamoto, Sota Yogiswara, Gde Candra Yoni, Putu Diah Paramitha Dwi Zulfayeni Zulfayeni