Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENANAMAN NILAI AGAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PENERAPAN GUIDE BOOK DI RA AL FATTATAIN Eka Wulandari; Ismatul Khasanah; Mila Karmila
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i2.9943

Abstract

Penanaman nilai-nilai moral dan agama pada anak usia dini sangat penting dilakukan agar peserta didik dapat memiliki nilai-nilai moral dan agama yang baik, sehingga ketika peserta didik memasuki jenjang selanjutnya maka sudah mempunyai pengetahuan, pengalaman yang baik yang sudah didapatkan ketika mereka pada saat pra sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penanaman nilai-nilai moral dan agama pada anak usia dini. Penelitian   ini   menggunakan   pendekatan   penelitian   kualitatif   dimanapenelitian kualitatif sebagai metode ilmiah sering digunakan dan dilaksanakanoleh   sekelompok   peneliti   dalam   bidang   ilmu   social,   termasuk   juga   ilmu pendidikan.di RA ALfattatain dalam penerapan nilai agamamoral masih belum maksimal dikarenakan media atau metode yang digunakan kurang menarik bagi anak, maka dari itu penulis menggunakan penerapan media guidebook untuk perkembangan Nilai Agama Moral anak.
Role-Playing Methods: Efforts to Stimulate the Development of Early Childhood Numeracy Literacy Ismatul Khasanah; Iin Purnamasari
Journal of Social Research Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v2i4.776

Abstract

The development of early childhood numeracy literacy in the form of the ability to apply the concept of numbers and counting operation skills in everyday life needs to be stimulated by various methods, one of which is role-playing. This research aims to determine efforts that can stimulate the development of early childhood numeracy literacy with role-playing methods. The data collection technique in this research uses literature studies by exploring journals relevant to the study. The results showed that role-playing efforts have a pattern in their implementation that is adapted to goals that demand a certain form of participation. Efforts to stimulate children's numeracy literacy can be by buying and selling fruits in a market, children will play based on their respective roles, namely as sellers and buyers and children demonstrate both language, numeracy and behavior like these characters in real life.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok PKK Desa Kesongo dalam Pengolahan Makanan Berbahan Kearifan Lokal Ismatul Khasanah; Dini Rakhmawati; Venty Venty; Siti Fatonah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13012

Abstract

Aneka Olahan Makanan Berbahan Kearifan Lokal Desa Kesongo Tuntang menjadi pilihan tema dikarenakan potensi lokal yang melimpah dari hasil tangkapan perairan di sekitar Desa Kesongo. Hasil perairan berupa ikan gabus, ikan mujair, dan jenis ikan air tawar lainnya serta udang. Hasil tangkapan air tawar selama ini hanya dikonsumsi secara langsung sebagai pauk, atau dijual secara langsung ke pasar tradisional. Warga masih belum memiliki keterampilan dalam mengolah aneka makanan berbahan ikan dan nabati lainnya. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pendampingan dan praktik langsung. Ikan dapat diolah dengan campuran berbahan lokal lainnya seperti jagung, ubi dan kentang menjadi siomay, nugget ikan, otak-otak ikan, serta stick ikan. Hasil kegiatan PKM ini dipublikasikan pada koran Wawasan dan artikel PKM ini dipublikasikan di jurnal ilmiah bereputasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang melalui pengolahan aneka olahan makanan dengan sumber daya alam lokal. Teknologi tepat guna yang dilatihkan adalah pengolahan ikan air tawar dan bahan nabati lainnya menjadi berbagai produk olahan pangan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan masyarakat untuk menguasai keterampilan pengolahan ikan air tawar. Ikan air tawar dapat diolah menjadi cemilan sehat padat bernutrisi seperti bakso ikan, nugget ikan, sempolan ikan dan stik ikan. Produk cemilan sehat dapat dijadikan produk olahan pangan untuk dipasarkan.
ANALISIS KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA LOOSE PARTS DI TK PELANGI KECAMATAN PEDURUNGAN SEMARANG Sela Mardhiya Nida; Ismatul Khasanah; Mila Karmila
Indonesian Journal of Elementary School Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v3i1.17125

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini berasal dari permasalahan yaitu kuragnya ide-ide atau pengetahuan anak saat bermain, anak lebih banyak meniru saat membuat hasil karya, komponen media loose parts yang kurang lengkap, dan kurangnya rasa percaya diri anak pada usia 5-6 tahun di TK Pelangi Kecamatan Pedurungan Semarang. Penelitian ini terfokus pada analisis kreativitas anak usia 5-6 tahun melalu media loose parts, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan dan menjelaskan sejauh mana kreativitas pada anak melalui media loose parts pada anak usia 5-6 tahun di TK Pelangi Kecamatan Pedurungan Semarang. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian di TK Pelangi Kecamatan Pedurungan Semarang menunjukan bahwa kreativitas dapat ditemukan pada anak usia 5-6 tahun melalui media loose parts saat anak melakukan kegiatan bermain. Kreativitas anak dapat dilihat melalui ciri aptitude dan ciri non aptitude. Ciri-ciri kreativitas berkesinambungan dengan faktor pendukung dan faktor penghambat kreativitas. Media loose parts membantu guru dalam pembelajaran yang dapat menjadikan rasa ingin tahu anak muncul, kemudian anak tertarik untuk membuat hasil karya sehingga kreativitas yang dimiliki anak dapat berkembang secara optimal. Saran penelitian bagi guru dan orang tua diharapkan memberikan stimulus pendukung kreativitas  pada anak usia dini, mengingat pentingnya kreativitas dalam perkembangan berpikir pada anak.
Education Art Festival : Pameran Seni Rupa sebagai Proyek Akhir Mata Kuliah Seni Rupa Mahasiswa PGSD dan PGPAUD FIP UPGRIS Rofian, Rofian; Khasanah, Ismatul; Prasetyo, Singgih Adhi; Mushafanah, Qoriati
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 14, No 1 (2024): Malih Peddas, Volume 14, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v14i1.18477

Abstract

Penelitian ini menguraikan dua permasalahan utama, yaitu (1) Karakteristik visual dan kategorisasi aliran gaya seni pada karya lukis yang diciptakan mahasiswa dalam praktik mata kuliah Seni Rupa, dan (2) Bentuk pola tata letak atau penyajian karya seni lukis pada pameran seni rupa. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menilai karakteristik visual dan mengkategorikan aliran gaya seni lukis dalam konteks mata kuliah Seni Rupa, dan (2) untuk mengevaluasi pola tata letak atau penyajian karya seni lukis pada pameran seni rupa yang diadakan oleh mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, menargetkan kelompok mahasiswa program studi di fakultas FIP, termasuk program studi PGSD dan PGPAUD di UPGRIS. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumen, dengan observasi dilakukan di berbagai lokasi, termasuk kampus dan tempat pelaksanaan pameran. Wawancara dilakukan dengan mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar kampus. Studi dokumen mencakup pencarian data terkait objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui empat langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi teknik dan sumber. Temuan utama melibatkan (1) Beragam aliran seni, termasuk naturalis, kubisme, ilustratif, dan figuratif, ditampilkan dalam pameran seni rupa, dan (2) Penggunaan aula kelas dan ruang seminar sebagai ruang pamer memberikan nuansa yang menarik. Kesimpulannya, pameran seni rupa ini sukses memperlihatkan karya seni lukis dengan berbagai aliran, sambil menciptakan pengalaman unik bagi mahasiswa FIP UPGRIS dengan memanfaatkan ruang kampus sebagai tempat pameran.Kata Kunci: Aliran seni lukis, Pameran Seni Rupa, Mahasiswa FIP UPGRIS.
Pengenalan Pendidikan Seksual Melalui Media Audio-Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun Widyastuti, Listya; Khasanah, Ismatul; Rakhmawati, Ellya; Prasetyo, Agung
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.17568

Abstract

AbstractThe background of the research is that the high rate of sexual violence every year in Indonesia makes the community uneasy about the conditions of child development. This makes researchers interested in researching the prevention of child sexual violence through sexual education using audio-visual learning media. The focus of the research is the introduction of sexual education through audio-visual media for children aged 5-6 years at Kuncup Sari Kindergarten Semarang. The research objective was to provide an understanding of the importance of introducing sexual education to children, and information on the introduction of sexual education to children aged 5-6 years through audio-visual media. Researchers used a descriptive qualitative research approach. The research data consisted of four children consisting of two boys and two girls. Data collection techniques through observation, interviews, documentation and triangulation of sources. The results showed that the introduction of sexual education to children aged 5-6 years at Kuncup Sari Kindergarten Semarang can be given through audio-visual media. The introduction of sexual education that can be given is in the form of gender differences, habituation of toilet training, introducing parts of the body that can and cannot be touched, introducing parts of the body that must be covered with clothes, identifying negative behaviors of others, and how to refuse invitations from strangers.Keywords: Sexual Education, Audio- Visual Media, Children Aged 5-6 Years.AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah tingginya angka kekerasan seksual pada anak di Indonesia khususnya di Semarang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kekerasan seksual anak melalui pendidikan seksual. pendidikan seksual yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun dapat dilakukan melalui bantuan media pembelajaran, yaitu media auido-visual. permasalsah dalam penelitian ini adalah kasus kekerasan seksual anak semakin meningkat setiap tahunnya, salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual melalui pendidikan seksual, pendidikan seksual yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun melalui media pembelajran, yaitu media audio-visual. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptis bersifat kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data berupa teks deskriptif dan tabel, penarikan kesimpulan dan verification. Hasil penelitian menunjukkan pengenalan pendidikan seksual pada anak usia 5-6 tahun di TK Kuncup Sari Semarang dapat diberikan melalui media audio-visual. Materi yang dapat diberikan pada pengenalan pendidikan seksual bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. bagian tubuh yang harus tertutup pakaian, mengidentifikasikan perilaku negatif orang lain, cara menolak ajakan orang tidak dikenal.Kata kunci: Pendidikan Seksual, Media Audio-Visual, Anak Usia 5-6 Tahun.
Pengaruh Eksperimen Lava Lamp Dalam Mestimulasi Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5 – 6 Tahun Di Tk III Pertiwi Tembalang Semarang Adhi Pertiwi, Asih; Khasanah, Ismatul; Purwadi, Purwadi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu komponen perkembangan konigtif yang sangat penting. Dalam kegiatan pembelajaran kemampuan ini kurang dilatih secara optimal sehingga anak terlihat memiliki keterlambatan dalam memahami instruksi yang diberikan oleh guru dan nampak kurang aktif dalam kegiatan tanya jawab bersama guru.  Permasalahan tersebut didasari oleh faktor terbatasnya penggunaan media pembelajaran  di Tk III Pertiwi Tembalang. Salah satu media pembelajaran untuk menstimulus kemampuan berpikir kritis yaitu eksperimen lava lamp). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh eksperimen Lava Lamp dalam menstimulasi kemampuan berpikir kritis siswa kelompok B (usia 5-6) TK III Pertiwi Tembalang. Dengan subjek penelitian 15 anak dikelas kontrol dan 15 dikelas eksperimen. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Samples T-test. Berdasarkan hasil dari penelitian hipotesis serta analisis data yang telah dilakukan, terdapat pengaruh eksperimen lava lamp dalam mestimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5 – 6 tahun di TK III Pertiwi Tembalang Semarang. Critical thinking ability is a very important component of cognitive development. In learning activities, this ability is not trained optimally so children appear to have delays in understanding the instructions given by the teacher and appear less active in question-and-answer activities with the teacher. This problem is based on the limited use of learning media at Kindergarten III Pertiwi Tembalang. One of the learning media that stimulates critical thinking skills is the lava lamp experiment. This research aims to determine the effect of the Lava Lamp experiment in stimulating the critical thinking skills of children 5–6 years old at Kindergarten III Pertiwi Tembalang Semarang. The research subjects were 15 children in the control class and 15 in the experimental class. Data collection in this research used observation sheets. The type of research used is quantitative research using experimental methods with a nonequivalent control group design. The data analysis techniques used are the normality test, homogeneity test, and Independent Samples T-test. Based on the results of hypothesis research and data analysis that has been carried out, the lava lamp experiment influences the critical thinking abilities of children aged 5-6 years at TK III Pertiwi Tembalang Semarang.
The Preservation of Abdi Dalem Code Choice among the Members of Samman Ritual in Beraji Village Sumenep Madura, East Java Sapran, Aditya Rizky Wibisono; Khasanah, Ismatul; Auliya', Muhammad Zainul
Humaniora Vol. 15 No. 1 (2024): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v15i1.11343

Abstract

The research aimed to describe the influence of the samman tradition through the usage of the abdi dalem code choice, which was uttered by the ritual members, specifically in Beraji Village, in their daily conversations to preserve a language. The research applied a descriptive qualitative method that employed several works of literature, including (1) sociolinguistic, (2) language maintenance, and (3) code-switching and code-mixing, to explore the maintenance of the abdi dalem code choice within the daily discourse of ritual members in Beraji Village Sumenep, Madura. The data were purposive recorded samplings and transcriptions of inserted abdi dalem code choice within conversations among Madurese who were active as members of the samman ritual in Beraji Village. The data were collected through ethnographic observations and then used to conclude how individuals preserved the abdi dalem code choice in their daily discourse by utilizing the transcribed lyrics of the samman ritual as the main parameter. The results show that six abdi dalem words remain as parts of daily conversations among ritual members in Beraji Village, specifically when the discourse involves (1) a teacher and a student, (2) a mother and a child, or (3) elderly colleagues. The discussion elucidates the sociocultural relationship between abdi dalem words in the samman ritual and the honorifical-generational implementation of the abdi dalem code choice among ritual members in Beraji Village Sumenep, Madura.
Designing Community Sustainable Development Through Language and Tourism Awareness in Kota Wisata Batu Purwaningtyas, Isti; Hartono, Didik; Khasanah, Ismatul; Junining, Esti
International Journal of Social and Local Economic Governance Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Service, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijleg.2016.002.01.9

Abstract

Tourism is one of the largest and fastest growing economic sectors in the world and has a considerable role to play in delivering sustainable development in many countries. Over the last fifty years, tourism has become one of the largest economic sectors globally, accounting for some 9% of the world’s GDP and over 200 million jobs. Tourist movements towards developing and least developed countries are growing faster than in the developed world, accounting now for almost 50% of total international tourist arrivals. Many developing countries do have assets of enormous value to the tourism sector, such as culture, art, landscape, wildlife, and climate. They are very well positioned to develop tourism as a key sector contributing to economic growth. The development of tourism in Indonesia has given significant contribution toward national economic growth. These dynamics have turned tourism into a key driver for socio-‎economic progress. Tourism is one of the many external forces influencing the direction and options for local sustainable development. One of the interesting phenomena is focusing on the concept of Local Tourism Village: a village exploring the local tourism potentials and culture in Kota Wisata Batu (KWB), East Java, Indonesia. This research offers a design or model of Local Tourism Village which is equipped with the awareness of tourism and also language to enrich local human resources. This is in line with sustainable development to simultaneously achieve three objectives, namely: (1) to increase local social welfare; (2) to get greater and more equitably distributed local economic wealth; and (3) to enhance the integrity of local ecosystems (UN Conference on Environment and Development). The design is based on the analysis of local tourism potentials, the analysis of human resources to promote tourisms, and the need survey of English as an international language to support tourism promotions. This model requires the joint of local government, society, and education practitioners to establish autonomous learning condition. The model works on giving training on English for Tourisms presented on a module and practiced in series of tourism activities.Keywords: Local tourism village, Sustainable development, English for Tourisms, Kota Wisata Batu
Kudus and Its Sweet Soya Sauces Stories in Mediating Multiculturalism Learning Kewuel, Hipolitus Kristoforus; Efrizal, Efrizal; Nurmansyah, M. Andhy; Khasanah, Ismatul; Budiyanto, Ary
International Journal of Social and Local Economic Governance Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Service, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijleg.2016.002.02.11

Abstract

Multicultural reality of Indonesian society has encouraged many conflicts. Many people have tried to create a multicultural atmosphere. The scholars, politicians, and security forces attempted in their respective fields there are theoretical, ideal, and practical. This approach of simple ethnography research at Kudus reveals the unique role of these sweet soya sauces or ketchups. That is, it is not just being a condiment for flavoring the Kudus people dishes, but also already act as multicultural learning media. The good cooperation between the two ethnic groups, the Chinese as the owner of ketchup industries and their Javanese workers, clients, and customers have shown that these Ketchups has become one of the unifying elements that are commonly depicted always in a conflict; and  the latest event clashes between Chinese and pribumi at Kudus was in 1984. Thus, by looking at the Ketchups roles, this research shown that the ketchup industries in Kudus have melted the tongue and heart of Kudus people (China-Native) taste in a delicious thickened of ketchup liquid that always served at home, food-stalls, hotels, and restaurants.Keywords: Sweet Soya Sauces , Ketchup,  Media, Multiculturalism Learning, Kudus
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adhi Pertiwi, Asih Agung Prasetyo Agung Prasetyo Agung Prasetyo Ahmad Suryadi Al Fatah, Muhammad Yusuf Anis Azizah Anita Chandra Anita Chandra Dewi Sagala, Anita Chandra Dewi Annisa Dio Ismi Arhami, Feza Aries Tika Damayani Ary Budiyanto Aryo Andri Nugroho Auliya', Muhammad Zainul Azzahroh, Mutiara Bambang Budi Raharjo Chojimah, Nurul Devina, Nadia Irma Della Dewi. S, Anita Chandra Dias Andris Susanto Didik Hartono Dini Rakhmawati Djariyo Djariyo Dwi Prasetiyawati D.H Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti Efrizal Efrizal Ellya Rahmawati Ellya Rakhmawati Esti Junining Fine Reffiane Firdausah, Sintana Nirwani Firmahandari, Nabila Fuadatul Fitriyah Gasa, Robi Pati Hadi Soeroso Heri Saptadi Heri Saptadi Ismanto Hidayati, Agustin Dwi Nur Himatul Khoirunnisa Hipolitus Kristoforus Kewuel Ida Dwijayanti Iin Purnamasari Iin Purnamasari Ika Nurhayani Inayati Inayati Indra Munawar Isti Purwaningtyas, Isti Jayawarsa, A.A. Ketut Jesiska Destiyani Joko Sulianto . . Khalawati, Finahari Nur Komalasari, Elis Kristanto Kristanto Kristanto Kristanto M Arief Budiman Maria Yosefin Mas Roro Diah Wahyu Lestari Mauliddian, Khilmi Mawaddati Mawaddati Mega Fitri Lisjayanti Mila Karmila Mila Karmila Mila Karmila Mila Karmila Mochamad Andhy Nurmansyah Mudzanatun Mudzanatun Mudzanatun Mudzanatun Muniroh Munawar Nabila Pramesthi Salma Reghita Nasikhatul, Lia Ngaeniyah, Nahwiyatul Nila Kusumaningtyas Nila Kusumaningtyas, Nila Nina Mardiana (F01108057) Nurul Khairunnisa' Oktavia, Luluk Kholidatul Purwadi Purwadi Purwadi Purwadi Putriyanti, Lina Qoriati Mushafanah Rahmah, Fahra Auliani Reghita, Nabila Pramesthi Salma Rizky Esti Utami, Rizky Esti Rofian, Rofian Roosi Rusmawati Rosmiwati, Roosi Sahiruddin Sahiruddin Sapran, Aditya Rizky Wibisono Sary, Oktavia Indah Permata Sela Mardhiya Nida Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Siti Fatonah Sony Sukmawan, Sony Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudargo Sugiharyanti, Eni Suwarno Widodo Syamsul Arifin Syariful Muttaqin TH. Cicik Sophia Utomo, Kireina Fernanda Venty Venty Wicaksono, Nur Hanifa Widyastuti, Listya WINATA, WIDIA Wulandari, Tiara Aulia Yohana Sue Yuni Wijayanti Zulfina Arifansyah, Andy Nuzululsani