Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation between teacher personality and professional development literacy of teachers at SMK YAPPA Depok Solihatun, Solihatun; Dinihari, Yulian; Aditia, Gilang Rizkia; Rachmat, Dieta Putri; Handayani, Sulis Setioharti; Ruth, Burju; Radyati, Ajeng
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 16 No 3 (2026): January: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v16i3.7027

Abstract

In the Merdeka Curriculum framework, teachers serve as agents in implementing adaptive, learner-centered instruction. Accordingly, teacher development extends beyond pedagogical and professional competencies and is connected to personality competence as an internal foundation of professional practice. Teacher personality is assumed to influence professional development literacy, defined as teachers’ capacity to understand, plan, implement, and reflect on continuous professional growth. However, empirical evidence examining this relationship remains limited, particularly in vocational education contexts. This study aims to analyze the relationship between teacher personality and professional development literacy among teachers at SMK YAPPA Depok. The null hypothesis states that no relationship exists between the variables, whereas the alternative hypothesis assumes a significant relationship. A quantitative descriptive-correlational design was employed, involving all fifteen teachers through a saturated sampling technique. Data were analyzed using descriptive statistics and Spearman’s Rho correlation due to non-normal data distribution and ordinal measurement scales. The results indicate that teacher personality and professional development literacy are generally at moderate to high levels, with variation among respondents. Furthermore, correlation analysis reveals a significant relationship between teacher personality and professional development literacy, leading to rejection of the null hypothesis. These findings highlight the role of teacher personality in strengthening professional development literacy.
CITRA BAHASA KIASAN PADA PERTUNJUKAN WAYANG KULIT BERBAHASA INDONESIA Dinihari, Yulian; Wiyanti, Endang
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v10i1.59-75

Abstract

Wayang diakui oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural  Organization  (Unesco),  pada  7  November  2013  sebagai World  Masterpiece  of  Oral  and  Intangible  Heritage  of  Humanity. Pengakuan ini penting karena warisan budaya Indonesia diakui dunia. Namun yang lebih penting lagi adalah memperkenalkan wayang yang penuh  nilai  budaya  dan  pesan  moral  kepada  masyarakat  luas,  di seluruh  dunia,  terutama  di  Indonesia.  Saat  ini  pergelaran  wayang masih  terpusat  di  wilayah  Jawa  dengan  bahasa  Jawa  dan  audiens masyarakat  Jawa.  Hal  ini  terjadi  karena  pertunjukan  wayang dilakukan dengan menggunakan bahasa Jawa sehingga banyak  yang tidak  memahami  cerita  yang  disampaikan  oleh  dalang.  Artikel  ini mencoba  mengkaji  bagaimana  bila  pergelaran  wayang  dilakukan dengan  menggunakan  Bahasa  Indonesia  agar  lebih  dapat  dinikmati lebih  banyak  masyarakat.  Penelitian  dilakukan  dengan  mengamati dokumen  rekaman  pertunjukan  wayang  berbahasa  Indonesia  yang disajikan  oleh  Bimo  Sinung  Widagdo  dan  Dhalang  Poer.  Kegiatan penelitian  menggunakan  rancangan  kualitatif  dengan  teknik observasi, perekaman, simak catat, dan rekonstruksi data. Dari hasil penelitian, didapat bahwa ada kesulitan dalam memaknai pesan cerita karena  keterbatasan  kosakata  Bahasa  Indonesia  dalam menggambarkan emosi atau suasana dalam penceritaan. Hal ini dapat mengurangi nilai pesan pada cerita asli. Suatu strategi diperlukan agar penceritaan  wayang berbahasa  Indonesia tidak  mengalami degradasi pesan  yang  terlalu  jauh  sehingga  dapat  dinikmati  oleh  masyarakat, namun pesan budaya dan moral dapat tetap disampaikan dengan baik. Salah  satunya  yaitu  dengan  digunakannya  bahasa  kiasan  oleh  para pedalang.Kata Kunci: bahasa kiasan, wayang kulit, wayang berbahasa Indonesia
Co-Authors Aan Risdiana Abda Abda Aditia, Gilang Rizkia Afriantoni Afriantoni Ajeng Radyati Alamsyah, Mashudi Alfianah, Yanah Angela, Nofia Arifin Aster Pujaning Ati Ati, Aster Pujaning Ayuardini, Marisha Cromico, Jimmy Dian Nazelliana Dian Nazelliana Efri Gresinta Endang Wiyanti Endry Boeriswati Eryanto, Dwi Farokhah, Laely Fitriani, Hamdah Siti Hamsanah Giry Marhento Hamdani, Haris Handayani, Sulis Setioharti Heppy Atmapratiwi Herawati, Mirna Hudhana, Winda Dwi Imam Santosa Jayawarsa, A.A. Ketut Jonathan, George Louwis Jupriadi, Jupriadi Kheryadi Lakawa, Agustin Rebecca lutfi lutfi Lutfi Lutfi Maemanah, Anah Mashudi Alamsyah Mashudi Alamsyah Mintarsih, Mimin Muchlas Suseno Muhammad Zulfadhli, Muhammad Musringudin Musringudin Musringudin, Musringudin Nazelliana, Dian Nazelliana, Dian Nazellina, Dian Ningsih, Retna Ninuk Lustyantie Noviabahari, Jannatul Laily Nur Rizkiyah Nurseha, Euis Panjaitan, Mardi Prajamukti, Ratih Lailathi Pratama, Rifqi Pribadi, Rendy Prima, Anggra Purawinagun, Ira Anisa PURWANTI PURWANTI Putri, Laksita Nirmala Rachmat, Dieta Putri Rafli , Zainal Retnaningsih, Siti Eka Rosadi, Nicky Rosdiana, Rina Ruth, Burju Setiana, Pragiwati Shobiroh, A'zizah Siburian, Martua Ferry Siregar, Julinda Solihatun Solihatun Solihatun Solihatun Solihatun Solihatun Solihatun Solihatun Solihatun, Solihatun Solihatun, Solihatun Sri Murni Sufi Alawiyah Sulistyaniningsih, Endang Sumitro, Dewi Sari Syahputra, Yuda Syamsiah, Syamsiah Tantry Aghnitya Sari Wa ode Lili Nasri Wardhani, Ajeng Dinar Wisesa Wiharja, Irpa Anggriani Wiyanti, Endang Wuriy Handayani Yulistiana Zakiah Fithah A'ini Zuriyati Zuriyati