Articles
PENGARUH MEDIA PUZZLE ANGKA MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK TAMAN KANAK-KANAK
Annisa Fitri;
Nurhafizah Nurhafizah;
Yaswinda Yaswinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (767.098 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.418
Artikel ini ditulis berdasarkan penelitian yang di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh media puzzle angka modifikasi terhadap kemampuan berhitung anak di Taman Kanak-kanak Jannatul Ma’wa padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimen. Populasi penelitian ini adalah anak taman kanak-kanak jannatul ma’wa, dengan teknik pengambilan sampelnya yaitu total sampling, kelompok B1 untuk kelas eksperimen dan kelompok B2 untuk kelas kontrol masing-masing berjumlah 12 orang anak. Teknik pengumpulan data digunakan lembaran pernyataan, kemudian data di olah dengan uji perbedaan (t-test) berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil tes kelompok eksperimen adalah 79,68 dan SD sebesar 8,8 sedangkan pada kelompok kontrol adalah 70,31 dan SD sebesar 8,11. Pada pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 2.60277 dan t table sebesar 2,07387 pada taraf nyata ? = 0,05 dan dk =22. Maka dapat disimpulkan media Puzzle angka Modifikasi berpengaruh terhadap kemampuan berhitung anak di Taman Kanak-kanak jannatul ma’wa padang tahun ajaran 2018/2019.
The Effectiveness of the Inquiry Model and Gender towards Critical Thinking Skills in the Mathematics Learning of Elementary School Students
Afriya Mahdalena;
Yaswinda Yaswinda;
Hendra Syarifudin;
Firman Firman
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.1820
Students gain knowledge only from the teacher's explanation and student books, so students have not been able to develop their critical thinking skills became the aims for this research to 1) explain the differences in critical thinking abilities of experimental and conventional group students; 2) the differences in critical thinking abilities of male and female students, and 3) interaction using mathematics learning model on students' critical thinking skills. The type of research used is the factorial design treatment by level 2x2 methods. In both classes, samples were applied with different treatments. The population is all second-grade students of SDN Sungai Geringging. Sampling was done by using the multistage random sampling technique. The data analysis technique used descriptive statistics to analyze and to describe the research data, and the inferential descriptive to analyze with a two-way ANOVA test. The research resulted that there are (1) differences in the critical thinking abilities of the experimental group students with the conventional group students of class II SD in Sungai Geringging; (2) differences in the critical thinking abilities of male and female students of class II SD, and (3) there is an interaction using the mathematical inquiry learning model on students' critical thinking skills of class II SD in Sungai Geringging.
PENGARUH PENERAPAN EKSPERIMEN RAMBATAN AIR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK TAMAN KANAK-KANAK
Annisa Annisa;
Yaswinda Yaswinda
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6, No 2 (2022): Sept-Feb
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/jce.v6i2.1034
Peneliti melihat bahwa di Taman Kanak-kanak sebagian besar keterampilan berpikir kritis pada anak masih belum berkembang karena proses pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada anak untuk terlibat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan eksperimen rambatan air terhadap kemampuan berpikir kritis anak di TK Tuan Kadhi III Padang Ganting. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi eksperimen). Teknik pengambilan sampelnya dengan Purposive Sampling anak kelas B1 dan B2, tiap-tiap kelas berjumlah 15 anak. Untuk melihat pengaruh penerapan eksperimen rambatan air terhadap kemampuan berpikir kritis anak menggunakan Uji independen sample-test dengan taraf signifikan 5% (=0,05) menggunakan aplikasi SPSS 22 for windows. Berdasarkan uji independen sample-test diketahui nilai Sig.(2-Tailed) adalah sebesar 0.014. Dapat ditarik kesimpulan eksperimen rambatan air berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Sebab, eksperimen rambatan air lebih melibatkan anak dalam proses meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan anak terlibat langsung mengamati, bertanya, memberi penjelasan sederhana, memecahkan masalah, mengenal sebab-akibat dan menyimpulkan.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN SISA DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP GRAFIK DI TAMAN KANAK-KANAK KEMALA BHAYANGKARI 07 KOTO NAN IV BALAI SELASA RANAH PESISIR
Gusmita Putri;
Yaswinda Yaswinda
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.996
Grafik merupakan salah satu ilmu matematika yang berkaitan dengan data yang berada di sekitar anak, yang dalam kegiatannya dapat mengembangkan kemampuan mengelompokkan, mencocokkan, membandingkan dan menjumlahkan untuk anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pengaruh limbah kardus bekas dalam mengembangkan konsep grafik di Taman Kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa eksperimen. Pengembangan konsep grafik dengan menggunakan bahan sisa dapat membantu guru mengembangkan kemampuan mengelompokkan warna dan bentuk, membandingkan banyak-sedikit dan tinggi-rendah, mencocokkan dan menjumlahkan. Biasanya guru hanya fokus pada majalah yang ada. Adanya media grafik dari kardus bekas juga membantu guru mengenalkan grafik sejak dini dan menghemat biaya pembelian APE serta mampu meningkatkan kemampuan mengelompokkan, membandingkan, menjodohkan dan menjumlahkan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya berdasarkan uji t diketahui bahwa nilai sig (2-tailed) adalah 0,003 < 0,005. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa ada pengaruh penggunaan bahan bekas dalam pengembangan konsep grafis di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 07 Koto Nan IV Balai Selasa Ranah Pesisir Tahun Pelajaran 2021/2022.
Pengaruh Kreasi Kulit Jagung Terhadap Pengembangan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun
Deni Husnaini;
Yaswinda Yaswinda
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2956
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal yang di temukan peneliti kreativitas anak kurang berkembang dengan baik serta kurangnya fasilitas dan metode pembelajaran dalam mengembangkan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kreasi kulit jagung terhadap pengembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan menggunakan clasical eksperimental design, dengan acuan cluster sampel dengan jenis total sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 24 anak yang masing-masing terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah berupa tes perbuatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Penggunaan kulit jagung melalui berkreasi terbukti dapat memberikan pengaruh terhadap pengembangan kreativitas, hal ini terlihat anak dapat mengekspresikan ide-ide dan imajinasi dalam bentuk karya nyata. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kreasi kulit jagung terhadap pengembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun.
Pembelajaran Sains Berbasis Pemanfaatan Lingkungan untuk Peningkatan Kognitif Anak Usia Dini
Yaswinda Yaswinda;
Dona Mailinda Eka Putri;
Irsakinah Irsakinah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2842
Keterampilan dalam proses sains dapat mengembangkan aspek kognif anak. Keterampilan proses sains di PAUD bertujuan untuk pengembangangan pembelajaran sains dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Penelitian yang dilakukan bermaksud untuk meningkatkan kecakapan kognitif melalui pembelajaran sains berbasis pemanfaatan lingkungan bagi anak usia dini. Pendekatan penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Aksi penelitian yakni peneliti membuat perencanaan, lalu perencaanan yang telah dibuat dilaksanakan oleh guru serta didampingi oleh peneliti, pelaksanaan tersebut diobservasi, selanjutnya dilakukan refleksi terhadap hasil observasi. Subjek berjumlah 15 anak di kelas B TK Melati Kecamatan Tenayan Raya. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa pembelajaran sains berbasi pemanfaatan lingkungan meningkatkan kemampuan kognitif anak yaitu pada tingkat pencapaian pada pra siklus yaitu 33,5% di kategorikan Belum Berkembang, rata-rata siklus I yaitu 53% di kategorikan Mulai Berkembang dan rata-rata siklus II kembali meningkat menjadi 80,83 % sudah berada dalam kategori Berkembang Sangat Baik
Portraits of Children's Autonomy in PAUD Alam Minangkabau
Reni Junita Sari;
Nurhafizah Nurhafizah;
Yaswinda Yaswinda
International Journal of Emerging Issues in Early Childhood Education Vol. 1 No. 2 (2019): November Volume
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.963 KB)
|
DOI: 10.31098/ijeiece.v1i2.154
This article is motivated by the results of research on how children's autonomy in PAUD Alam Minangkabau. Autonomy is one aspect of human personality that cannot stand alone, this means that autonomy is related to other aspects of personality such as social aspects, emotional aspects, physical and psychological aspects. The purpose of this study is to describe how the autonomy of children in PAUD Alam Minangkabau. Data collection techniques used are the format of observation, interviews, and documentation. Observations focused on children and interviews were conducted with school principals and teachers on how to instill autonomy. From the results of this study, it is illustrated that almost all children have good autonomy where autonomy has been well developed through the collaboration of parents and teachers in the development of children's autonomy. With the existence of such cooperation the development of autonomy can be carried out maximally. Seen when the child can be left by parents at school and do various activities for him without having to be helped by teachers or other adult.DOI: https://doi.org/10.31098/ijeiece.v1i2.31
Bermain Aktif untuk Tingkatkan Percaya Diri Anak Usia Dini Di Masa New Normal
Endang Susilawati;
Yaswinda Yaswinda
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jip.8.1.95-102
Percaya diri adalah sikap nyaman menilai orang lain dan memiliki keyakinan yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang perkembangan rasa percaya diri anak melalui bermain aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan observasi dan dokumentasi. Rumus persentase = f/n x100% digunakan dalam teknik analisis data. Hasil penelitian materi menunjukkan peningkatan kepercayaan diri anak melalui bermain aktif, sebelum aktivitas 35% (belum berkembang/BB) dan meningkat dengan rata-rata peningkatan 54,68 pada kelas MB “Mulai berkembang” pada siklus I. Pada siklus I, BSB dengan kategori “Sangat Berkembang” tumbuh rata-rata sebesar 81,04%. Sehingga kreativitas anak meningkat dari semula 35 persen menjadi 81,04 persen pada siklus II yaitu sebesar 46,04 persen.
Pengaruh Percobaan Magnet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak
Dila Ariska;
Yaswinda Yaswinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.667 KB)
Dasar dari penelitian ini adalah pentingnya kemampuan berpikir kritis bagi anak di Taman Kanak-kanak. Pembelajaran sains memberi anak pengalaman langsung melakukan percobaan, yang menjadikan salah satu alternatif pembelajaran mengembangkan berpikir kritis dengan menggunakan percobaa magnet. Penelitian ini untuk mengetahui apakah percobaan magnet berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis anak 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Muara Bungo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbentuk quasi eksperimen. Populasi penelitianber jumlah 146 anak. Sampel kelas B1 dan B2 jumlah masing-masing 12 anak. Teknik pengumpulan datanya observasi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata pre-test kelas eksperimen 14.83 dan kelas kontrol 14.58, dan rata-rata post-test kelas eksperimen 23.50 dan kelas kontrol 20.42. Hasil perhitungan uji t berbantuan SPSS diketahui Sig (2-tailed) adalah sebesar 0.002<0.05. Kesimpulan penelitian terdapat Pengaruh Percobaan Magnet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Muara Bungo.
PENGARUH MEDIA LABIRIN GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA PERMULAAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK
Herli Safitri;
Yaswinda Yaswinda
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 1 (2023): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/pelangi.v5i1.1263
Kemampuan matematika permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki anak usia dini. Kemampuan matematika bagi anak usia dini sangat penting, karena setiap hari anak selalu dihadapkan dengan aktivitas matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh media labirin geometri untuk meningkatkan kemampuan matematika permulaan anak usia 4-5 tahun di taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang. Permasalahan yang peneliti temukan anak belum mampu melakukan kegiatan membandingkan, mengurutkan dan mengklasifikasikan dengan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quahsi eksprimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang dengan total 42 orang anak, sedangkan total sampel pada penelitian ini berjumlah 28 orang anak dengan rincian kelas eksperimen (A1) 14 orang dan kelas kontrol (A2) 14 orang anak. Instrumen yang digunakan 6 butir item dengan penilaian BB(1), MB(2), BSH(3) dan BSB(4). Teknik analisis data menggunakan beberapa uji yaitu, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji-t). Pada uji hipotesis Independent sample t-test nilai sig (2- tailed) 0,012 yaitu lebih kecil dari 0,05, dengan demikian disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor kelas eksperimen dan kelas kontrol. Terdapat pengaruh media labirin geometri untuk meningkatkan kemampuan matematika permulaan anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang.