Claim Missing Document
Check
Articles

Pengobatan myasis pada musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) di lembaga konservasi ex-situ Fatimatus Sa’diyah Putri; Gilang Kala Maulana; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Koekoeh Santoso; Ronald Tarigan; Pudji Achmadi; Isdoni Bustamam
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 3 (2023): ARSHI Veterinary Letters - August 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.3.47-48

Abstract

Lombok Wildlife Park merupakan lembaga konservasi ex-situ dalam bentuk taman satwa untuk menyokong keselamatan spesies satwa liar. Salah satu satwa liar yang dipelihara adalah musang Lombok (Paradoxurus hermaphroditus) dalam kandang bersama dengan musang bulan betina (Paguma larvata). Musang Lombok ditemukan mengalami vulnus pada pangkal ekor dan berlanjut dengan myiasis. Musang Lombok tersebut kemudian diobati dengan pemberian antibiotik dan antiinflamasi untuk penyembuhan luka. Myiasis diterapi dengan pemberian larvasida dan pengambilan larva secara manual. Setelah 5 hari pengobatan, vulnus masih belum sembuh total, larva lalat sudah tidak kelihatan, nafsu makan masih kurang baik.
Traumatic toenail wound in a Thai elephant (Elephas maximus indicus) : Toenail wound in elephant Lynette Ong Huey; Agik Suprayogi; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Isdoni Bustaman; Koekoeh Santoso; Pudji Achmadi; Wasmen Manalu; Sattabongkoch Maneewong; Ronald Tarigan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.3-4

Abstract

Elephant is Thailand’s national animal which represents three aspects: loyalty, longevity, and strength. Thai elephants are often used for deforestation and tourist activities, such as elephants, riding, and showering. This case report highlights a traumatic wound in the left foreleg nail of a showering Thai elephant. Nail wounds undergo infection and tissue necrosis. A bone fragment suspected to be part of the distal phalanges was found and confirmed by X-ray examination. However, a surgical approach is not recommended because of the high risk of sedation in elephants. Routine wound cleaning with antiseptics and topical antibiotics was performed on the traumatic wounds. The bone fragment was removed after necrosis of the surrounding tissues. The prognosis for this case was considered good based on the location and wound condition.
Daya tahan panas berbagai bangsa sapi pedaging di peternakan rakyat Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah Irfan Nurhidayat; Agik Suprayogi; Aryani Sismin Satyaningtijas; Damiana Rita Ekastuti; Hera Maheshwari; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Pudji Achmadi; Wasmen Manalu; Ronald Tarigan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.17-18

Abstract

Produktivitas dan kesehatan ternak di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh daya adaptasinya terhadap lingkungan tropis yang panas dan lembab. Penelitian ini bertujuan membandingkan daya tahan panas (DTP) pada bangsa sapi Peranakan Ongole (PO), Peranakan Simental (PS) dan Peranakan Limousin (PL) yang dipelihara di Kampung Astomulyo, Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki indeks cekaman lingkungan tinggi di siang hari serta sedang di pagi dan sore hari. Mayoritas sapi memiliki nilai DTP diatas 100 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai DTP antar bangsa sapi. Bangsa sapi PO, PS, dan PL memiliki daya tahan panas yang baik dan mampu beradaptasi di lingkungan yang panas dan lembab.
Dynamics of intraerythrocytic parasite infections in the Java common palm civet (Paradoxurus hermaphroditus) Maritrana Putri; Umi Cahyaningsih; Damiana Rita Ekastuti; Ronald Tarigan; Pudji Achmadi; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Agik Suprayogi; Hera Maheshwari; Aryani Satyaningtijas
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 4 (2024): ARSHI Veterinary Letters - November 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.4.93-94

Abstract

Selama tujuh minggu, penelitian ini menyelidiki infeksi parasit intraeritrosit pada musang Jawa (Paradoxurus hermaphroditus). Sampel darah dikumpulkan segera setelah musang dibawa dari habitat aslinya. Setelah periode adaptasi 30 hari, sampel tambahan dikumpulkan setiap minggu. Temuan kami mengungkapkan infeksi dengan Babesia sp., Theileria sp., dan Anaplasma sp., dengan tingkat infeksi tertinggi untuk Anaplasma sp. (0,35 ± 0,05)%, diikuti oleh Theileria sp. (0,12 ± 0,05)%, dan Babesia sp. (0,03 ± 0,02)%. Selama periode penelitian, tingkat infeksi Babesia sp. dan Anaplasma sp. menurun, sedangkan Theileria sp. menunjukkan tren peningkatan hingga akhir penelitian.
Phase-dependent effects of purwoceng (Pimpinella alpina KDS) on estrous cycle modulation in virgin female rats Pudji Achmadi; Damiana Rita Ekastuti; Ronald Tarigan; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Hera Maheshwari; Aryani Satyaningtijas
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.4.117-118

Abstract

Purwoceng (Pimpinella alpina KDS) merupakan tanaman obat tradisional yang telah banyak diteliti khasiat androgeniknya dalam penelitian reproduksi jantan. Namun, pengaruhnya terhadap kinerja reproduksi betina masih kurang dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh purwoceng terhadap durasi setiap fase estrus dan keseluruhan siklus estrus pada tikus betina. Empat puluh delapan tikus Sprague-Dawley betina perawan dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan fase estrus mereka pada awal perlakuan: proestrus, oestrus, metestrus, dan diestrus. Setiap kelompok terdiri dari enam ekor kontrol dan enam ekor tikus yang diberi Purwoceng. Ekstrak diberikan secara intragastrik selama sepuluh hari berturut-turut, sementara evaluasi apusan vagina dilanjutkan hingga hari ke-15 untuk memantau siklus estrus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian purwoceng selama dua siklus estrus umumnya memperpanjang fase proestrus dan estrus, dengan perpanjangan fase estrus yang signifikan secara statistik diamati ketika perlakuan diberikan selama estrus (P < 0,05). Sebaliknya, durasi fase metestrus dan diestrus berkurang, kecuali ketika Purwoceng diberikan selama metestrus, yang mengakibatkan peningkatan durasi metestrus. Kesimpulannya, purwoceng menunjukkan efek modulasi terbesar ketika diberikan selama fase estrus, menunjukkan responsivitas siklus reproduksi betina yang bergantung pada fase terhadap ekstrak herbal ini.
Effects of purwoceng (Pimpinella alpina) root extract administered during pregnancy on offspring growth and female reproductive development in rats Aryani Sismin Satyaningtijas; Pudji Achmadi; Damiana Rita Ekastuti; Isdoni Bustamam; Koekoeh Santoso; Hera Maheshwari; Maulana Sydik; Muh Alwi Amnur; Wahyu Sri Wulandari; Ronald Tarigan
ARSHI Veterinary Letters Vol. 10 No. 2 (2026): ARSHI Veterinary Letters - May 2026
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.10.2.55-56

Abstract

Purwoceng (Pimpinella alpina) is a medicinal plant with phytoestrogenic properties that may affect reproductive development. This study aimed to evaluate the effects of purwoceng root extract administered during pregnancy on offspring growth and sexual maturation in rats. The measured parameters were body weight gain in male and female offspring, age at vaginal opening, and estrous cycle length in female offspring. The results demonstrated that maternal administration of purwoceng extract increased body weight gain in offspring and accelerated the onset of puberty, as indicated by earlier vaginal opening, while no significant differences were observed in estrous cycle length. In conclusion, purwoceng root extract exhibits anabolic and estrogenic effects that promote growth and sexual maturation in offspring without disrupting the normal estrous cycle.
Co-Authors . Herdis . Safrida . Yulnawati A. Suprayogi A. Wijaya A.S. Satyaningtijas ACHMAD FARAJALLAH Agik Suprayogi Agus Wijaya Ainul Khadija Saleema Akhiruddin Maddu Amelia Hana Amelia Ramadhani Anshar Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andhika Yudha Prawira Andre, Daniel Latief Andriyanto Andriyanto Arief Boediono Aryani Satyaningtijas Asmarani Kusumawati Bambang Kiranadi Bambang Kiranadi Bambang Kiranadi Bambang Purwantara Claude Mona Airin D. R. Ekastuti Damhuri Damhuri Damiana Rita Ekastuti Danang Dwi Cahyadi David Anwar Debby Jacqualine Jochebed Rayer Desrayni Hanadhita Desrayni Hanadhita Desrayni Hanadhita Diah Nugrahani Pristihadi Diani, Yusias Hikmat Dirwan Rahman Divo Jondriatno Divo Jondriatno Dondin Sajuthi Dwi Nurhidayah Zubaidah E Mulyati Effendi, E Mulyati Ekowati Handharyani Elok Budi Retnani ERIC HAYES Ernes Andhesfa Etih Sudarnika Eva Harlina Evi Juliati Evi Juliati Gani F. B. Harlimawan Fadhila Satvika Faisal Tanjung Fatimatus Sa’diyah Putri Fitri, Arni Diana Fredi Kurniawan Ganjar Maulana Nugraha Ganjar Maulana Nugraha Gilang Kala Maulana Gilang Kala Maulana Hadi S Alikodra Hendry, Altaff heny Nitbani Herdis - Huda Salahuddin Darusman Huda Salahudin Darusman Huda Shalahudin Darusman Husna Husna, Mar’atul Husna, Rina Siti Nurul I wayan Teguh Wibawan ikhwan wirahadikesuma Ikhwan Wirahadikesuma Ira Agustina Dewi Gandasari Irfan Nurhidayat Irwan Oktoni Isdoni Bustamam Isdoni Bustaman Jefri Naldi Jirfan Dawanto Julianto . Juliati Gani, Evi Juliati, Evi Jumadin, La Kasiyati Kasiati Koekoeh Santoso Koekoeh Santoso Koekoeh Santoso koekoeh santoso Koekoeh Santoso Kusuma, Rini Anjarwati La Jumadin Lili Darlian Listya M.I, Mega LUTHFIRALDA SJAHFIRDI Luthfiralda Sjahfirji Luthfiralda Syahfirdi Lynette Ong Huey Mar’atul Husna Maria Fatima Palupi Maria Fatima Palupi Maria Fatima Palupi Maria Prihtamala Omega Maritrana Putri Maryce Agusthinus Walukou Maulana Sydik Mega Listya M.I Meta Levi Kurnia Mirnawati Bachrum Sudarwanto Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad Mozes R. Tolihere Muh Alwi Amnur MUHAMMAD ADIB MUSTOFA Muhammad Darjat Darulfalah Muhammad Darjat Darulfalah Muhammad Gunawan Muhammad Rizal Muhammad Zhaahir Mulyati Effendi MULYATI EFFENDI Nastiti Kusomorini Nastiti Kusomorini NASTITI KUSUMORINI NASTITI KUSUMORINI Nastiti Kusumorini Nelda Fliza Zora Niken Ulupi Nikki Aldi Nikki Aldi, Nikki Nugroho, Setyo Widi Nuri Ardiani P. Achmadi Perdhana, Ika Satya Permana, Nadine Hanifa Pudji Achmadi PUDJI ASTUTI Pudji Astuti Pudji Astuti Pudji Astuti Pudji Astuti Purnomo, Rachmatullah Hadi Putri Indah Ningtias Putri Krida Gita P. Putri Krida Gita P. R. Tarigan Rachmatullah Hadi Purnomo Rahma Anisa Rahman, Muhammad Luthfi Reviany Widjajakusuma Reviany Widjajakusuma Reviany Widjajakusuma Ridi Arif Rina Siti Nurul Husna Risa Tiuria Rivany Widjajakusuma Ronald Tarigan Ronald Tarigan Ronald Tarigan Ronald Tarigan Rosdianto, Aziiz Mardanarian Rosdianto, Aziiz Mardanarian Rudramurti, Win Satya Safrida Safrida Sandra Hapsari Sandra Hapsari Sarmin - Sasmita, Annissa Nuridfi Sattabongkoch Maneewong Siagian, Forman Erwin Slamet Widiyanto Srihadi Agungpriyono Sumiaty Aiba Supratikno . Teguh Budipitojo Trini Suryowati, Trini Tuty Laswardi Yusuf Umi Cahyaningsih Utami, Dian Maulia W. Manalu Wahyu Sri Wulandari Wasmen Manalu Wisnugroho Agung Pribadi Wisnugroho Agung Pribadi Yan, Teo Qin YENI KEZIA BEKALANI Yulnawati - Yulvian Sani Yusfiati Yusfiati