p-Index From 2021 - 2026
14.74
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publika Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) JURNAL IQRA´ AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Informatic, Education and Management (JIEM) The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning (JISDeP) REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Journal La Bisecoman PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Progress Administrasi Publik (JPAP) Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia (JIBI) Socius: Social Sciences Research Journal Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi JLAS: Journal of Law and Administrative Science Horizon: Indonesian Journal of Multidisciplinary Jurnal Social Society Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Income Journal of Economics Development Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab PESHUM Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TRANSPARANSI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MENDUKUNG HUBUNGAN PENGETAHUAN DEWAN TENTANG ANGGARAN DENGAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA DPRD PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Virly Novwinda Hakim; Ratu Syifa Khairani; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 14 No. 1 (2026): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v14i1.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemerintah daerah mewujudkan transparansi dalam pengelolaan keuangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran masyarakat dan DPRD dalam melakukan pengawasan anggaran di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta guna meningkatkan akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran partisipasi masyarakat dan transparansi dalam mendukung optimalisasi fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan tanpa pengumpulan data lapangan. Data diperoleh melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku referensi, serta peraturan perundang-undangan yang relevan, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Data kemudian dianalisis melalui proses pengkajian dan sintesis teori untuk memahami hubungan antara partisipasi masyarakat, peran DPRD, transparansi, dan efektivitas pengawasan keuangan daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyaringan dan penyaluran aspirasi masyarakat merupakan faktor penting dalam memperkuat fungsi pengawasan DPRD. Partisipasi aktif dalam proses penganggaran berkontribusi terhadap peningkatan kontrol pengelolaan keuangan daerah. Secara normatif, DPRD memiliki kewenangan mengawasi pelaksanaan APBD guna mencegah penyimpangan serta menjamin pengelolaan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Transparansi menjadi prinsip utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik karena keterbukaan informasi anggaran memungkinkan DPRD dan masyarakat menjalankan pengawasan secara optimal. Namun, peran DPRD dan partisipasi masyarakat dalam penyusunan APBD masih belum optimal sehingga diperlukan peningkatan kapasitas dan penguatan partisipasi publik.
PERAN INSPEKTORAT DAERAH DALAM PENGAWASAN PENGELOLAAN KEUANGAN DI KOTA KEDIRI Najuwa Safira Aulia Putri; Lutfia Lukinita; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 14 No. 1 (2026): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v14i1.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Inspektorat Daerah Kota Kediri sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mengawasi pengelolaan keuangan daerah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tuntutan akan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah pada era otonomi, di mana pemerintah daerah memiliki kewenangan luas melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi tersebut menuntut adanya sistem pengawasan yang efektif guna meminimalkan potensi penyimpangan serta mendukung terwujudnya prinsip good governance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis dokumen dari berbagai sumber resmi, seperti laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta dokumen Pemerintah Kota Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inspektorat Daerah memiliki peran yang cukup signifikan dalam pelaksanaan pengawasan melalui audit, evaluasi, reviu, monitoring, dan pembinaan terhadap perangkat daerah. Peran tersebut turut mendukung peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, yang salah satunya tercermin dari perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun demikian, pelaksanaan pengawasan masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya koordinasi antara APIP dan Aparat Penegak Hukum (APH), serta adanya laporan masyarakat terkait dugaan maladministrasi. Selain itu, perbedaan interpretasi antara kesalahan administratif dan tindak pidana juga menjadi hambatan dalam meningkatkan efektivitas pengawasan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran Inspektorat Daerah Kota Kediri dalam pengawasan keuangan daerah telah berjalan cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem pengawasan, serta peningkatan sinergi antar lembaga guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan efektif.
ANALISIS PERAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH DALAM KAPABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN MELALUI APIP DI KABUPATEN PONOROGO Edlyn Salsabella salsabella; Lulus Gadis Sulaksana; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 14 No. 1 (2026): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v14i1.667

Abstract

pengelolaan keuangan publik merupakan aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah karena berkaitan langsung dengan efektivitas penggunaan sumber daya publik dan anggaran daerah. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dengan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas mampu meningkatkan kinerja pemerintah daerah melalui keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban sumber daya publik kepada masyarakat. kondisi kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah di Indonesia pada saat ini mendapatkan hasil yang tidak memuaskan, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh BPKP telah menunjukkan bahwa sebagian besar kondisi kapabilitas berada pada level 1. Kondisi tersebut diperoleh berdasarkan dari hasil kriteria yang dikembangkan oleh IIA. Pada tahun 2019 pemerintah telah memiliki target yaitu 85% APIP dan harus berada pada level 3, berdasarkan data tersebut diperlukan upaya untuk meningkatkan kapabilitas aparatur di Kabupaten Ponorogo. Pada saat ini Inspektorat Kabupaten Ponorogo baru memenuhi 20 indikator dari 58 indikator (34,5%). Mengkaji dari beberapa faktor yang ada di Inspektorat Kabupaten Ponorogo saat ini belum bisa mencapai tingkat kapabilitas yang lebih baik, dan mengkaji beberapa upaya yang harus dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Ponorogo agar inspektorat tersebut dapat meningkatkan kapabilitasnya. Faktor yang menjadi penyebab mengapa inspektorat tersebut belum bisa mencapai level yang lebih tinggi yaitu disebabkan karena kurangnya komitmen dari kepala daerah, tim kerja yang kurang optimal dalam peningkatan kapabilitas, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya koordinasi. Berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, penerapan prinsip tersebut belum sepenuhnya terimplementasi jika belum ada mekanisme pengawasan yang efektif. Pengawasan berfungsi untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai dengan peraturan, rencana, serta tujuan yang telah ditetapkan. Kata kunci: kapabilitas, peningkatan, indikator, keuangan.
Efektivitas Pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Lamongan Evanda Arsinta Rahma; Meirinawati Meirinawati; Eva Hany Fanida; Fitrotun Niswah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b1tket57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 4 Lamongan Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap panitia SPMB, calon murid, serta wali murid. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, dengan instrumen pendukung berupa pedoman wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SPMB di SMP Negeri 4 Lamongan berjalan efektif ditinjau dari aspek pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Target penerimaan peserta didik tercapai sesuai dengan daya tampung yang ditetapkan, koordinasi antar panitia berjalan dengan baik, serta terdapat kemampuan adaptasi dalam menghadapi kendala teknis dan kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian, peningkatan sosialisasi dan pendampingan teknis masih diperlukan untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan SPMB di masa mendatang.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Salsabila Putri; Fitrotun Niswah; Meirinawati M; Eva Hany Fanida
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 12 (2026): July 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21380617

Abstract

Employee performance is one of the key indicators of a government organization's success in achieving its goals, therefore, workload must be managed proportionally to maintain optimal performance. Biro Ortala Setjen Kemhan RI shows indications of an increased workload due to human resource limitations, suboptimal task distribution, and inadequate workspace conditions. This study aims to analyze the effect of workload on employee performance at the Biro Ortala. This study employs a quantitative approach with an associative research design. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation, and then analyzed using simple linear regression via SPSS version 27. The results reveal that workload has a significant effect on employee performance at the Biro Ortala (Sig. 0.000 0.05), with a correlation coefficient of -0.714, indicating a strong and negative relationship. The coefficient of determination of 51% indicates the contribution of workload to the variation in employee performance, while other factors outside the model influence the remaining 49%. These findings reveal that an increase in the workload experienced by employees is followed by a decline in their performance, with mental and physical workload asthe dominant factors.
Efektivitas Sistem Aplikasi Elektronik BUMDes Sugihwaras (e-BES) dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Nur Febrianti; Eva Hany Fanida
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2026): August 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21649061

Abstract

Digital transformation in village governance has encouraged Village-Owned Enterprises (Badan Usaha Milik Desa or BUMDes) to adopt information technology-based systems to improve the effectiveness of business management and public service delivery. One such innovation is the Sugihwaras Electronic BUMDes (e-BES) application, developed by the "Sukses Bersama" BUMDes in Sugihwaras Village, Candi District, Sidoarjo Regency, as a digital platform for marketing micro, small, and medium enterprise (MSME) products and providing digital transaction services. This study aims to analyze the effectiveness of the e-BES application in the management of BUMDes in Sugihwaras Village. A qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The analysis of system effectiveness was based on the framework proposed by Aprilia et al. (2014), which consists of eight dimensions: the role of the system, the role of government, system objectives, accessibility, system content, system interaction, supporting factors, and inhibiting factors. The findings indicate that the implementation of the e-BES application in BUMDes management has not yet been fully effective. Although the application has improved access to information, facilitated the marketing of MSME products, and supported digital-based public services, its implementation continues to face several challenges, including limited human resource capacity in system management, gaps in digital literacy among community members, prolonged system maintenance, inadequate public outreach, and application features that remain under development.
Manajemen Strategi Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Guna Pengembangan Kawasan Wisata Pecinan Kya – Kya Kota Surabaya Adhim Lathif Aliy; Meirinawati M; Eva Hany Fanida; Trenda Aktiva Oktariyanda
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 6 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18396647

Abstract

Surabaya City has various heritage tourism potentials that can be developed as leading tourist attractions, one of which is the Kya–Kya Kembang Jepun Chinatown Tourism Area. This area is a cultural and historical tourism destination with high historical, social, and cultural value, making it highly potential for sustainable development. The management of this tourism area requires the implementation of appropriate strategic management to enhance tourist attractiveness, increase the number of visitors, and provide positive contributions to the local economy and the preservation of cultural values. This study aims to examine and analyze the strategic management of the development of the Kya–Kya Chinatown Tourism Area implemented by the Department of Culture, Youth and Sports, and Tourism of Surabaya City. This research employs a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques include field observations, in-depth interviews, and documentation involving the Department of Culture and Tourism, tourism area business actors, and visiting tourists. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the development strategy of the Kya–Kya Chinatown Tourism Area has referred to four tourism development indicators in accordance with the Regulation of the Minister of Tourism and Creative Economy Number 12 of 2020, namely accessibility, amenities, attractions, and promotion.  
Persepsi Masyarakat Terhadap Proses Layanan Kuitansi Elektronik di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya Fitri Nur Aini; Fitrotun Niswah; Meirinawati M; Eva Hany Fanida
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 7 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18465897

Abstract

Post-auction services are a crucial stage that connects the entire transaction process, where delays or irregularities in signing receipts can cancel asset acquisition, BPHTB payments, and ownership transfers. This study aims to analyze the influence of public perception on the electronic receipt service process in terms of speed, transparency, and accountability. This research uses a variance-based Structural Equation Modeling (SEM) or Partial Least Square (PLS) model with SmartPLS 4.0. Data analysis consists of two stages of testing, namely the outer model and the inner model. The results show that the public's perception of the electronic receipt service process in terms of speed, transparency, and accountability is positive and significant. This indicates an increase in the public's positive perception of the speed, transparency, and accountability of the service, followed by a significant increase in the overall assessment of the electronic receipt service. Thus, the combination of service speed, service transparency, and service accountability will play a significant role in shaping public perception and increasing public satisfaction with the service provided.                                                                                   
Analisis Kualitas Pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mojokerto Ilham Ramdhani; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati M; Eva Hany Fanida
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 6 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18340177

Abstract

Population administration services are an essential part of public services in fulfilling citizens’ basic rights. As an effort to modernize digital-based services, the Directorate General of Population and Civil Registration introduced the Digital Population Identity (IKD) service. However, the implementation of IKD at the Department of Population and Civil Registration of Mojokerto City still faces various technical and service-related challenges. This study aims to describe the quality of IKD services using seven digital service quality indicators proposed by (Aljukhadar et al., 2022). This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that the quality of IKD services has not yet been fully optimized, particularly in terms of interactivity, information and assistance quality, ease of use, system stability, public understanding of data privacy and security, and application interface design. Therefore, strengthening the application system, improving digital information and assistance, and developing a more user-friendly application design are recommended to enhance the quality of IKD services in the future.
Kualitas Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor Pak Yes!) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan Nasywa Rahmadhanty Tiaranita; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati M; Eva Hany Fanida
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 7 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18437959

Abstract

This study examines the quality of the Online Public Aspiration and Complaint Service (LAPOR PAK YES!) managed by the Communication and Informatics Office of Lamongan Regency as a form of digital-based public service innovation. The platform is intended to facilitate public participation by enabling citizens to submit aspirations, complaints, and reports regarding public services. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The analysis is guided by the E-ServQual framework, which includes efficiency, system reliability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation, and contact dimensions. The findings reveal that the LAPOR PAK YES! service generally demonstrates adequate service quality, particularly in terms of ease of use and accessibility. However, several challenges remain, including limited public awareness due to insufficient direct socialization, delays in follow-up responses, and dependency on coordination with relevant agencies for complaint resolution. As a result, some reports are formally processed but lack timely and clear outcomes for users. This condition indicates a gap between public expectations and service performance. Therefore, this study recommends strengthening cross-agency coordination, improving response timeliness, and expanding outreach efforts to enhance public awareness and trust. These measures are essential to ensure more responsive, transparent, and participatory digital public services at the local government level.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Latip Abyan Gallardo Putra Prastyanto Achmad Kamal Syah Lilah Adam Jamal Adhienda Syarafina Ghaisani Adhim Lathif Aliy Adinda Eka Fadilah Aditya Bagus Pratama Adji Firmansyah Adyakzada Reswara Prambudi Ahmad Dwi Rifani Ahmad Zakky Mubarok Ailsa Daffa Aisyah Febbiyanti Akmal Bhagaskara Allexa Belva Sepdiana AW Almira Dhevany Alvionita Argi Rahmawati Amelia Putri Arini Amelya Putri Christanty Andhika Abhinaya Ivanda Andina Rizki Nur Kharisa Anfara Aisyanda Dzikrina Angeline Fannesa Febriyana Anggita Cahyani Setyoningrum Anisa Anisa Nur Fadilla Annisa Rizma Ramadhani Anthony Sebastiane Chandra Arinda Qomarin Almuqita Ariqah Tania Putri Attina Aulia Rahma Aulia Fitri Ramadani Aulia Khoirun Nisaa' Aulya Amanda Putri Avita Handayani Ayunda Putri Athamevia Azalea Zahwa Rishavaila Bagus Mohammad Bella Nofita Ramadani Bunga Fryscilla Fedora Nadeak Cahya Kayla Azzahra Hartono Ceva Yuana Rivera Chelsea Denisa Cheryll Nandissya Aulya Putri Chusnul Khotimah Cindhe Wati Kartika Dewi Clara Rossa Wibisono Claudia Amelia Safitri Daffa Eka Saputra Deby Febriyan Eprilianto Delviga Septiyan Maharani Denok Elvira Hanindiya Desi Nurlaily Dewi Rahmawati Dinda Eka Wahyu Wardhana Saputri Diyah Ismi Meiylisa Dwindya Ililiyun Edlyn Salsabella salsabella Eka Nur Anggraini Ella Nur Aini Elsa Wahyu Pertiwi Erika Rahma Novitasari Evana Gusti Yanuarizta Evanda Arsinta Rahma Evanda Arsinta Rahma Ezra Stevanus Aloo Fabima Rohmatimminallohi Lintalahum Fannisa Nabila Shafira Farah Amelia Pradina Faranova Aulia Rizkilah Farell Ramses Christfiant Fathan Adrean Hakim Faylla Apriliana Putri Feby Meilina Sucahyo Felisha Rahma Antoni Fida Aprillia Fidela Salsabillah Fikri Akbar Syarifuddin Fitri Nur Aini Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah FITROTUN NISWAH Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah Fitrotun Niswah Fitrotun Nizwah Galih Wahyu Pradana Galih Wahyu Pradana Ghaisan Adimaulana Latif Gita Aulia Rohmah Hadrian Gustin Urdha Haliza Firdausy Nuzula Hanifatul Fitriya Fauzia Harmanto Harmanto I Made Yudhiantara Ikhfananfalul Funuha Ikhlima Rahma Yulika Ilham Firdaus Pranoto Ilham Ramdhani Ilma Hanifa Imam Hanafi Inaya Regita Cahyani Indah Prabawati Indah Prabawati Indira Ardina Yudiansyah Intan Dwi Noviana Iqbal Athalla Hardito Ivana Jolie Firginia Ivena Callista Putri Jelita Nur Aziza Jiwa Gaby Sahira Anindya Jordan Marcello Al Farrel Kalyana Larasati Kaymeeloa Vipassana Ramadhani Kevin Adisputra Kevin Raditya Kusuma Keysia Jessika Intansari Kheizha Arthaning Wibowo Khezia Aghata Fania Putri Kirani Felita June Krisna Dwi Darna Iswanto Lailatul Hikmiyah Lailatus Syarifah Lakxit Gustav Nur Aziz Levia Cindy Arianti Lilis Suryani Dwi Aningsih Lulus Gadis Sulaksana Lutfia Lukinita Made Beryl Ramadian Dwipayana Maheswari Ivana Putri Cahyaningrum Marcela Novia Yolanda Maria Ainin Zulfah Marshanda Ika Amelia Putri Marvella Hardiana Abiwardani Mawar Datul Khalwa Meilisa Mufarocha Meirinawati Meirinawati Meirinawati Meirinawati M Meirinawati M Meirinawati M Meirinawati M Meirinawati M Meirinawati M Meirinawati M Meirinawati Meirinawati Meirinawati Meirinawati Meirinawati Meirinawati Meirinawati Niswah Melda Fadiyah Hidayat Melda Fadiyah Hidayat Melda Fadiyah Hidayat Melda Hidayat Melvin Aurelia Alina Putri Metha Maharani Mila Rahmawati Mochamad Farros Pambudi Luhur Mona Alecya Ardianche Muchammad Nur Salim Muh Hylmi Adhitya Nindra Muhammad Afrizal Anam Muhammad Alka Gustiyan Rojabi Muhammad Aufa Hafizh Muhammad Bimo Anggoro Bramantya Muhammad Dino Kurniawan Suliatin Muhammad Farid Ma'ruf Muhammad Farid Ma’ruf Muhammad Reza Zakaria Muhammad Syifa'ul Qulub Nabila Luthfi Talitha Nadhifa Firtininda Hapsari Nadhira Allysha Rahmania Nadira Putri Riyanci Nafa Fadhilatul Latifah Nafsah Alifatul Hasanah Naila Mutia Hafidzah Nailah Nur Anisah Najuwa Safira Aulia Putri Nasya Firdaushaumy Nasywa Rahmadhanty Tiaranita Naufal Syaraful Wafa’ Naylarossi Isabella Rokim Putri Naysabel Fahrindi Intaniaputri Nazwa Ansalna Rahmania Neny Ayu Nourmanita Neny Ayu Nourmanita Nimas Bening Novan Hanif Darmawan Novi Marlena Nur Febrianti Nur Syahwal Fauzan Olivia Putri Damayanti Pamungkas Rahmat Fariid Tegar Putri Alit Jerryni Azzahra Putri Indah Sari Putri Kirani Cahyaningrum Raehanun Nafaretta Fiyorentina Randita Ainun Guntari Ratu Mutiara Azzah Ratu Syifa Khairani Ravienda Anita Fitrie Ravienda Anita Fitrie Ravienda Anita Fitrie Ravienda Anita Fitrie Rayhan Adi Wicaksono Rayi Septiana Afifa Regita Cahya Ramadhania Revania Anindhita Putri Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie4 Rikha Janatul Ma'wa Risa Nur Wahyuni Rizky Maya Wulandari Roihana Nuria Husna Salsabila Putri Salsabila Putri Salsabila Safira Aulia Satria Wahyu Helmyawan Sefi Faradin Shafina Tri Ameylia Shafira Izzani Maulania Shahirah Nurza Illani Sheva Arrayan Ekyuna Shyalum Aulia Putri Silvi Rahma Dhani Khoirunnisa Sintya Dea Febrianti Siti Atika Rahmi Suci Megawati Surya Jaya Wardhana Taniya Sahisnu Sufisyar Tara Avrilyana Desvita Tjitjik Rahaju Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Trenda Aktiva Oktariyanda Vidian Ade Mauludi Vika Armelya Putri Vike Agestian Frastami Virly Novwinda Hakim Wilda Zuliasari Yemima Chrisnanda Prasetyo Zahra Auryn Cintany Anaka Puspita Cahyono Zahra Syety Yuda Aulia Zahran Yaka Resyawal Zaraby Firdaus Ziana Zain Ramadhani