Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Kemampuan Mahasiswa Dalam Penulisan Akademik Sebagai Dasar Sistem Pembelajaran Pendidikan Tinggi Berbasis AI Rahayu, Sri; Rahmawati, Hanifah Indah; Ghinaya, Zahra; Meirawan, Danny; Sukadi, Sukadi; Purwanto, Dedi; Iswardhany, Rieske; Sofia, Dewi Ayu; Amin, Rais
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.248

Abstract

AbstractRecent advancements in Artificial Intelligence (AI) technology have yet to fully address fundamental challenges in academic writing within the context of higher education. Most existing systems remain focused on surface-level corrections, offering limited support for students struggling to construct logical arguments, organize ideas coherently, and adhere to the structural conventions of academic discourse. This study aims to analyze and map students’ academic writing proficiency as a foundation for developing AI-based learning systems that are responsive to actual needs in higher education. Employing a descriptive quantitative approach, data were collected through a closed-ended online questionnaire distributed via Google Forms. The instrument was designed based on five key dimensions: writing structure, language proficiency, argumentation and logic, referencing, and technical skills, using a 5-point Likert scale. A total of 132 final-year students from various Indonesian universities—particularly those in construction-related disciplines—participated in the study. Contextual analysis was conducted based on study programs, and data validity was enhanced through triangulation. The findings reveal that while most students fall within the “competent” category, notable deficiencies remain in language mastery and logical argumentation, preventing many from reaching a “highly competent” level. These results highlight persistent gaps in academic literacy that necessitate innovative learning interventions. The development of AI-assisted systems capable of delivering both technical and conceptual feedback is therefore essential to improving the quality of student academic writing. Further research is recommended to design an integrated AI-based academic writing platform and to expand the study population across institutions to strengthen the generalizability of the findings. AbstrakSaat ini, kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi belum sepenuhnya mampu menjawab tantangan mendasar dalam hal penulisan akademik mahasiswa. Banyak sistem yang tersedia masih berfokus pada perbaikan teknis, sementara mahasiswa kerap mengalami kesulitan dalam menyusun argumen logis, mengorganisasi ide secara koheren, dan memahami struktur wacana akademik secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan kemampuan menulis akademik mahasiswa sebagai dasar dalam merancang sistem pembelajaran berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan aktual di pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran angket tertutup menggunakan kuesioner daring berbasis Google Form. Instrumen dirancang berdasarkan lima aspek utama: struktur penulisan, penguasaan bahasa, argumentasi dan logika, penggunaan referensi, serta keterampilan teknik, dengan skala Likert 1–5. Responden terdiri atas 132 mahasiswa tingkat akhir dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, khususnya dari rumpun keilmuan teknik konstruksi. Data dianalisis secara kontekstual berdasarkan program studi serta diverifikasi melalui triangulasi untuk meningkatkan validitas hasil. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori “mampu” dalam menulis akademik, namun belum mencapai kategori “sangat mampu”, terutama pada aspek penguasaan bahasa dan argumentasi logis. Hasil ini mengindikasikan adanya kesenjangan dalam keterampilan literasi akademik yang memerlukan intervensi pembelajaran inovatif. Oleh karena itu, pengembangan sistem pembelajaran berbasis AI yang mampu memberikan umpan balik teknis dan konseptual secara adaptif menjadi penting untuk mendorong peningkatan kualitas penulisan ilmiah mahasiswa. Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup pengembangan sistem AI terintegrasi dan perluasan populasi lintas institusi guna memperluas generalisasi hasil.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS MENTORING UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN SUVERVISI GURU DI SEKOLAH DASAR Muamar, Muhammad Rezeki; Meirawan, Danny; Munir, Munir; Herawan, Endang; Octavira, Ira Nadya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27014

Abstract

Abstrak: Pelatihan pengembangan model supervisi akademik berbasis mentoring sangat penting untuk meningkatkan kualitas supervisi guru di sekolah dasar, guna mendukung tercapainya standar pendidikan yang optimal.Pelatihan Pengembangan Model Supervisi Akademik Berbasis Mentoring di Sekolah Dasar bertujuan untuk meningkatkan kemampuan supervisi kepala sekolah dan guru senior dalam mendampingi guru-guru junior melalui pendekatan mentoring. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik, dan diskusi kelompok terfokus yang dirancang untuk memastikan pemahaman dan penerapan yang maksimal. Model ini dirancang untuk memberikan bimbingan yang lebih kolaboratif, reflektif, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung pengembangan profesionalisme guru dalam konteks supervisi akademik yang lebih efektif dan efisien.Peserta pelatihan terdiri dari 20 guru sekolah dasar yang terlibat secara aktif dalam proses supervisi. Evaluasi dilakukan melalui wawancara, angket, dan observasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang perkembangan kompetensi para peserta. Peserta pelatihan diharapkan mampu memahami dan menerapkan teknik observasi kelas, memberikan umpan balik yang konstruktif, serta membangun hubungan mentoring yang mendukung pengembangan keterampilan mengajar guru junior. Hasil evaluasi mitra menunjukkan Pemahaman Konsep Supervisi Berbasis Mentoring sebesar 84%, Frekuensi Implementasi sebesar 76%, Pemberian Umpan Balik sebesar 86%, Dokumentasi Supervisi sebesar 86%, Tantangan dalam Implementasi sebesar 88%, Kepuasan Peserta terhadap Pelatihan sebesar 92% dan Rekomendasi Tindak Lanjut sebesar 86%.Abstract: Training on the development of a mentoring-based academic supervision model is very important to improve the quality of teacher supervision in elementary schools, in order to support the achievement of optimal educational standards. Training on the Development of a Mentoring-Based Academic Supervision Model in Elementary Schools aims to improve the supervisory abilities of school principals and senior teachers in assisting teachers. junior teachers through a mentoring approach. The methods used include lectures, practice, and focus group discussions designed to ensure maximum understanding and application. This model is designed to provide more collaborative, reflective and sustainable guidance, so that it can support the development of teacher professionalism in the context of more effective and efficient academic supervision. The training participants consist of 20 elementary school teachers who are actively involved in the supervision process. Evaluation is carried out through interviews, questionnaires and observations to get a comprehensive picture of the development of the participants' competencies. Training participants are expected to be able to understand and apply classroom observation techniques, provide constructive feedback, and build mentoring relationships that support the development of junior teachers' teaching skills. Evaluation results show understanding of the concept of mentoring-based supervision at 84%, frequency of implementation at 76%, providing feedback at 86%, documentation for supervision at 86%, challenges in implementation at 88%, participant satisfaction with training at 92% and follow-up recommendations at 86%.