p-Index From 2021 - 2026
9.977
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Health Science Journal of Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) JPSriwijaya Jurnal Keperawatan Sriwijaya Public Health of Indonesia Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Policy & Governance Review Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Health Policy and Management Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Midpro Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine KESANS : International Journal of Health and Science International Journal of Health Science & Medical Research Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Borneo Community Health Sevice Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Journal of Indonesian Health Policy and Administration Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship between the Support Factor from SME Actors and the Officer Support regarding the Acceptance of the Importance of Distribution Permits for Pempek SMEs in Palembang City Yarnis Yarnis; Misnaniarti Misnaniarti; Yuanita Windusari
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.3955

Abstract

There are still many food products that do not have a P-IRT or a food production permit for household industries. This is influenced by the lack of knowledge of the procedure for obtaining a P-IRT certificate by industry players. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and acceptance of the importance of distribution permits for Pempek SMEs in Palembang City. This research method uses descriptive-analytic through cross-sectional design. The population in this study is Pempek SMEs. The sampling technique is a total sampling of 30 business actors. The results of the study showed that as many as (60.0%) received distribution permits from business actors, and the results of the analysis showed that there was a relationship between business actors' support and the acceptance of the importance of distribution permits for Pempek SMEs in Palembang City (p = 0.021 < 0.05, OR = 10,000). Based on the results above, it is concluded that business actors do not support the importance of distribution permits for pempek business actors in Palembang City, so it is suggested that all business actors raise more awareness regarding the issuance process of distribution permits so that their businesses can develop and the goods marketed and consumed by consumers are guaranteed cleanliness and health and do not interfere with public health.
Analisis Kualitas Layanan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mandiri di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu Tahun 2019 Desi Ratnasari; Misnaniarti Misnaniarti; Yuanita Windusari
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.628 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.48366

Abstract

Latar Belakang: RSUD Sekayu merupakan bagian dari fasilitas layanan kesehatan yang berkewajiban memberikan pelayanan berkualitas sesuai dengan harapan pasien. Penilaian IKM RSUD Sekayu saat ini belum spesifik menggambarkan kualiatas pelayanan dari sisi harapan dan kenyataan layanan pasien JKN Mandiri serta belum dapat memperlihatkan prioritas kategori pelayanan yang akan  ditingkatkan/diperbaiki. Tujuan: Menganalisis kualitas, terutama layanan rawat jalan berdasarkan 5 dimensi mutu pelayanan (service quality) terhadap peserta JKN Mandiri. Metode: Metode yang digunakan yaitu cross sectional dengan 151 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner berskala likert. Data dianalisis berdasarkan Importance Performance Analiysis dan Gap Analysis. Hasil: Rendahnya tingkat kepuasan pasien pada pelayanan Rawat Jalan (47,7%) dengan tingkat kesesuaian rata-rata 76,89% dan gap rata-rata -1. Pasien cenderung kurang puas terhadap pelayanan berorientasi pada proses (Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy) dan cenderung puas pada dimensi yang berorientasi pada hasil (Tangible). Diagram kartesius memetakan 10 atribut pada kuadran A, 11 atribut pada kuadran B, 6 atribut pada kuadran C dan 10 atribut pada kuadran D. Kesimpulan: Secara umum kualitas layanan pasien JKN Mandiri di RSUD Sekayu cukup baik pada dimensi Tangible, Responsivenes dan Assurance, sedangkan dimensi Empathy dan Reliability masih dinilai kurang. Perlu ada upaya perbaikan mutu layanan dari semua dimensi mengingat keterkaitan antara dimensi pelayanan.
Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pelaksanaan Program UKS Pada Sekolah Dasar Di Kabupaten MUsi Rawas Deasi Novia; Misnaniarti Misnaniarti; Rostika Flora; Risnawati Tanjung
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 7 No 2 (2021): Journal of Community Health
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) pandemic changes the order of life in society, so a clean and healthy lifestyle or Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) has to be implemented in daily life to prevent COVID-19 deployment. One of the efforts to adapt to a clean and healthy lifestyle is education. School Health or well know in Indonesia as Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) is expected able to become a platform for improving student’s skills and capability regarding designing a clean and healthy lifestyle. PHBS is a key to cut off COVID-19 chain deployment. The research has a goal to analyze the pandemic’s effect COVID-19 pandemic towards UKS implementation in elementary school in Tuah Negeri District in Musi Rawas Regency, Sumatera Selatan Province. It was explorative qualitative research which is conducted in five different elementary schools in the District of Tuah Negeri, Musi Rawas Regency, Sumatera Selatan Province. The informants are Head of Air Beliti health care, Person in Charge of UKS program from health care, Principal, Person in Charge of UKS from elementary school, and several elementary school students. The data analysis used Miles and Huberman's theory. The steps are reduction, presentation, verification. Testing of validity is processed through the Triangulation method. The result found conduction of UKS Triassic in elementary school in Tuah Negeri District during the COVID-19 pandemic was still implemented. Health education tends to emphasize more on PHBS counseling health protocol. Health service is limited on nutrition status observation through weight and height measurement. The immunization program for a student was still held by health care but did not achieve the target. In school environment’s coaching, in general, every school has provided handwashing facilities and infrastructure in each class. Implementation of UKS during the pandemic of COVID-19 in elementary school under the administration of Tuah Negeri Regency, Musi Rawas Regency, Sumatera Selatan Province is still on conduction. But not all the program has an optimal outcome. Because there was a limitation due to the pandemic situation. It showed by the total number of students who attend the school physically has to be reduced.
Analisis Faktor Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) di Puskesmas Kota Palembang Siti Halimatul Munawarah; Misnaniarti Misnaniarti; Isnurhadi Isnurhadi
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.838 KB) | DOI: 10.30829/jumantik.v7i2.11309

Abstract

The Achievement of the CIBFSC indicator target in Public Health Center of Palembang City can be said to be not optimal because most of Public Health Center have not received 100% capitation payments because they cannot meet the three service commitment indicators. As many as 63% of Public Health Center  that do not meet CN indicators; 44% of Public Health Center did not meet the RPPRV indicators and 5% of Public Health Center did not meet the NSRR indicator (KCU Health BPJS Palembang, 2018). The purpose of this research was to analyze the Achievement Factors for Capitation Indicators Based on Fulfillment of Service Commitments (CIBFSC) in Public Health Center of Palembang City. The type of research used was quantitative research with cross sectional study. This research was a population sampling or total sampling, which was 41 CIBFSC Public Health Center program holders in Palembang City. The instruments used in this research included questionnaires, interviews, and observations with bivariate analysis. The results of this research showed that transmission (p = 0,000); clarity (p = 0.007); consistency (p = 0,000); commitment (p = 0,000); incentives (p = 0.056), SOP (p = 0.001); fragmentation (p = 0,000). Keyword : Achievement, CIBFSC, Public Health Center
Analisis Implementasi Intervensi Gizi Spesifik dalam Penanganan Stunting di Puskesmas Wilayah Kabupaten Bengkulu Utara Irwan Kurniawan; Misnaniarti Misnaniarti; Rostika Flora
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 6, No 4 (2021)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.008 KB) | DOI: 10.30829/jumantik.v6i4.10089

Abstract

District North Bengkulu is still designated as a focus district for integrated stunting reduction interventions. How to implement nutrition intervention in stunting management. The research uses qualitative methods with an exploratory evaluation study design. The research was carried out from March to June 2021. The main informant was the head of the public health center, nutritionist, midwife.. Secondary informant Head of the Nutrition Section of the Health Office. Handling stunting reduction with specific nutrition interventions, which began in 2017, has partially reached the target. Implementation has implemented effective communication, position, resources, bureaucracy starting from Health Office, Head of Puskesmas, Nutrition Officer, Coordinator Midwife and to pregnant women, breastfeeding mothers. Implementation of stunting reduction policies through specific nutrition interventions. Communication on the implementation of stunting reduction policies has been carried out in accordance with bureaucratic mechanisms. The available resources are sufficient, so that the application of the concept of specific nutrition interventions can be implemented. The disposition and structure of the bureaucracy within the Health Office has been running in accordance with the existing bureaucratic mechanisms, the implementation of policies can be carried out according to the objectives.Keywords: Policy, Stunting, Communication, Resources, Bureaucracy
Kualitas Hidup Lansia Peserta Prolanis Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kenten Laut Rudi Chendra; Misnaniarti Misnaniarti; Mohammad Zulkarnain
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 5, No 2 (2020): Nopember 2020
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.941 KB) | DOI: 10.30829/jumantik.v5i2.6861

Abstract

Kualitas hidup dimasa tua merupakan persepsi subjektif yang mempengaruhi status kesehatan baik fungsi fisik, psikologis dan kesejahteraan sosial serta kemampuan fisik yang baik, merasa cukup secara pribadi dan masih merasa berguna, partisipasi dalam kehidupan sosial, dan baik dalam sosial ekonominya. Penyakit kronis tidak mudah dihadapi bukan hanya karena sifat penyakitnya atau perawatannya, melainkan karena penyakit itu harus diderita untuk waktu yang lama. Penyakit Kronis yang dialami oleh masyarakat dewasa ini akan memberikan dampak dan beban bagi keluarga, bila penanganan dilakukan secara tidak intensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi. Metode penelitian dengan desain cross-sectional, sampel sebanyak 87 lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi di wilayah kerja Puskesmas Kenten Laut. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data uji regresi binary logistik. Hasil penelitian diperoleh angka kualitas hidup lansia peseta prolanis yang menderita hipertensi dengan kualitas hidup yang buruk adalah 44,8%. Terdapat hubungan anatara jenis kelamin dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,013, terdapat hubungan antara lama hipertensi dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,011), terdapat hubungan antara riwayat penyakit lain dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,003), terdapat hubungan antara keteraturan konsumsi obat dengan kualitas hidup lansia peserta prolanis penderita hipertensi (p-value 0,018). Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kualitas hidup responden prolanis yang menderita hipertensi adalah lama hipertensi p-value < 0,05 yaitu 0,001, maka dapat dilakukan peningkatan kualitas hidup lansia dengan meningkatkan mutu pelayanan prolanis penderita hipertensi Kata Kunci                  : Kualitas Hidup, Lansia, Hipertensi
ANALISIS HUBUNGAN INISISI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKRAYU KOTA PALEMBANG Nina Deslima; Misnaniarti Misnaniarti; HM Zulkarnain
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 4, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.293 KB) | DOI: 10.30829/jumantik.v4i1.2947

Abstract

Inisiasi menyusu dini (IMD) merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk dapat menurunkan Angka kematian neonatus (AKN) dan meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Cakupan IMD dan ASI Eksklusif sendiri masih rendah berdasarkan data yang ada di Dinas Kesehatan Kota Palembang. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018. Populasi penelitian ibu-ibu yang mempunyai balita. Sampel penelitian sebanyak 110 orang dengan menggunakan Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain cross sectional. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara, dan observasi serta data dianalisis dengen regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) (p = 0,001); pendidikan (p= 0,023); pengetahuan (p = 0,000); sikap (p = 0,011); ketertarikan promosi susu formula (p = 0,000); dukungan keluarga (p = 0,003); dukungan petugas kesehatan (p=0,000) terhadap pemberian ASI eksklusif. Berdasarkan hasil multivariat dengan uji regresi logistik variabel Inisiasi Menyusu Dini (IMD) (p = 0,045) dan variabel dukungan petugas kesehatan (p = 0,005) merupakan variabel yang dominan terhadap pemberian ASI eksklusif. Sehingga dapat disimpulkan variabel IMD dan dukungan petugas kesehatan berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif.
Aspek Penting Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Era Desentralisasi Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.504 KB)

Abstract

Sejak kebijakan desentralisasi mulai diberlakukan di Indonesia, daerah mempunyai keleluasaan untuk menyelenggarakan aspek pemerintahan yang mencakup beberapa sektor, termasuk sektor kesehatan. Salah satu aspek yang perlu kita cermati dengan seksama sebagai dampak pelaksanaan desentralisasi di bidang kesehatan adalah dalam hal manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Makalah ini menyoroti beberapa perubahan aspek SDM kesehatan dalam era desentralisasi, dilakukan dengan teknik studi literatur. Peningkatan mutu pelayanan akan berhubungan juga dengan peningkatan kualitas SDM sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan tersebut. Peningkatan kualitas SDM harus dilakukan mulai dari tahap persiapan hingga pemanfaatan. Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan di era desentralisasi mencakup tiga unsur utama, yaitu perencanaan, pengadaan dan pendayagunaan SDM kesehatan. Desentralisasi menimbulkan perubahan yang positif pada beberapa fungsi manajemen SDM dalam organisasi dinas tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Diharapkan dengan adanya penulisan semacam ini dapat menjadi bahan masukan dalam pelayanan di institusi kesehatan serta dapat dijadikan sebagai informasi dalam mendukung kebijakan-kebijakan tentang pengembangan SDM dalam meningkatkan pelayanan kepada pasien.Kata kunci : desentralisasi, sumber daya manusia, manajemen
Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan dengan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di Puskesmas Merdeka Kota Palembang Virna Widora Saputri; Misnaniarti; Asmaripa Ainy
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.794 KB)

Abstract

Latar Belakang : Tahun 2008, puskesmas Merdeka memiliki jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan dengan 37 puskesmas lainnya, yaitu 70.532 pasien dengan jumlah tenaga 35 orang dan daya guna staf/hari sebesar 6,7 sehingga jumlah tenaga yang dibutuhkan sebanyak 47 orang. Artinya, terjadi kekurangan SDM kesehatan sebanyak 12 orang. Jumlah SDM kesehatan yang tidak sesuai kebutuhan (kelebihan atau kekurangan) merupakan masalah pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal.Metode : Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat deskriptif dengan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Sampel penelitian adalah SDM kesehatan di Puskesmas Merdeka Kota Palembang tahun 2009 pada 5 unit kerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini non probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini untuk menghasilkan gambaran kebutuhan SDM kesehatan.Hasil penelitian : Diketahui bahwa waktu kerja tersedia perawat di BP Umum (1350 jam/tahun), bidan di MTBS (1518 jam/tahun), perawat gigi di BP Gigi (1572 jam/tahun), dokter Sp.OG di KIA/KB (684 jam/tahun), dan analis di Laboratorium (1560 jam/tahun). Rata-rata waktu kerja perawat di BP Umum (5,041’), bidan di MTBS (10,762’), perawat gigi di BP Gigi (22,405’), dokter Sp.OG di KIA/KB (215,872’), dan analis di Laboratorium (29,803’). Standar beban kerja perawat di BP Umum (16.068 menit/tahun), bidan di MTBS (8.463 menit/tahun), perawat gigi di BP Gigi (4.210 menit/tahun), dokter Sp.OG di KIA/KB (2.586 menit/tahun), dan analis di Laboratorium (3.141 menit/tahun). Standar kelonggaran perawat di BP Umum (0.07 SDM), bidan di MTBS (0,747 SDM), perawat gigi di BP Gigi (0.18 SDM), dokter Sp.OG di KIA/KB (0,035 SDM), dan analis di Laboratorium (0,085 SDM). Jumlah perawat ideal di BP Umum 3 orang, bidan di BP Anak/MTBS (2 orang), perawat gigi di BP Gigi (3 orang), dokter Sp.OG di KIA/KB (1 orang), dan analis di Laboratorium (2 orang).Kesimpulan : Terjadi kekurangan perawat gigi dan analis masing-masing 1 orang. Saran penelitian ini, sebaiknya dalam perencanaan mendatang Pukesmas Merdeka memiliki sistem informasi ketenagaan yang baik sehingga dapat menjadi landasan dalam mengajukan permintaan penambahan SDM kesehatan.Kata Kunci : Perencanaan SDM kesehatan, WISN, Sumber Daya Manusia (SDM)
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Berisiko Terinfeksi PMS di Kalangan Waria Binaan PKBI Sumatera Selatan Retri Primasari; Nur Alam Fajar; Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.509 KB)

Abstract

Latar Belakang: Waria adalah suatu fenomena yang semakin menjamur di Indonesia. Sebagian besar dari waria tersebut berprofesi sebagai penjaja seks komersial (PSK). Tingginya jumlah waria saat ini berdampak pada semakin tingginya angka penularan penyakit menular seksual (PMS) di Indonesia. Oleh karena itu, waria menjadi bagian yang penting untuk diperhatikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi factor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko terinfeksi PMS di kalangan waria.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang didesain berdasarkan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 58 orang, sehingga sampel merupakan seluruh bagian dari populasi.. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji Kai Kuadrat.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara umur (p-value = 0,035; RP=3.636), pendidikan (p-value = 0,020; RP=7,083), pengetahuan (p-value = 0,000; RP=19,286), persepsi kerentanan (p-value = 0,000; RP=15,086), dan persepsi tentang keseriusan yang dirasakan (p-value = 0,035; RP=3,636) terhadap perilaku seksual berisiko terinfeksi PMS di kalangan waria. Tidak ada hubungan antara pekerjaan (p-value = 0,799; RP = 1,486) terhadap perilaku seksual berisiko terinfeksi PMS di kalangan waria.Kesimpulan: Saran dari penelitian ini adalah segera dibuatnya peraturan resmi dari pemerintah yang mewajibkan penggunaan kondom di wilayah prostitusi terutama bagi PSK dan pelanggannya. Selain itu perlu juga dilakukan peningkatan informasi dan pengetahuan mengenai perilaku seksual di kalangan waria serta akibat yang ditimbulkan.Kata Kunci: Perilaku, Seksual, Waria , Penyakit Menular Seksual.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Affandi, Ashar Kholik Agustine, Farina Eka Ainun Hafilda, Shafira Aji Muhawarman Alta Fatra Alta Fatra, Alta Alvera Noviyani Amiyarsih, Sri Andodi Andodi, Andodi Andries Lionardo Andries Lionardo Andries Lionardo, Andries Anita Rahmiwati Annisa Rahmawati Annisa Soraya Salsabila Arnita Hotmauli Ashar Kholik Afandi Asmaripa Ainy Asri Maharani Asri Nur Maulidya Azhar Kholiq Affandi Azizah, Shinta Bella, Febriani Dwi Besral . Budi Hidayat Budi Hidayat Cerah Puspinarti Citra Afny Sucirahayu Citrasari Syarkowi Deasi Novia Della Anggraini Putri Desi Ratnasari Deslima, Nina Destanti, Ruri Dian Hayati Dian Kartika Dian Safriantini Dian Safriantini, Dian Diana Dewi Sartika, Diana Dewi Dumilah Ayuningtyas Dwi Fatmawati Dwi Fatmawati, Dwi Eka Setiawati Elfi Yennie Elita Sari Elvi Sunarsih Elwin, Ghani El Mughni Muhammad Hidayatullah Erika Pebriyanti Erna Erna Erna Erna Eva Nanda, Eva Exsan Utomo Fatmalina Febry Febriani Dwi Bella Fenny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Fitri Ibtiah Fitri Ibtiah, Fitri Fitrianti Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Fitrianto, Aidil Fretty, Heni Gusti Tri Wahyuni Haerawati Haerawati Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Hasanah, Putrie Uswatun Hasbullah Thabrany Heni Marini Henni Febriawati Hisar M Manalu HM Zulkarnain Icon Harizon Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Indah Fasha Palingga Indah Yuliana Indahsari, Siti Rahmi Inoy Trisnaini Iqlima, Erni Ira Fitria Yuniarti Irwan Kurniawan Isnurhadi Isnurhadi Iwan Dakota Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jafar Arifin, Jafar Jeannita Sri Agustini Purba Junadi, Purnawan Juniarti Juniarti Khoirunnisa, Salsabila Kurnia Sari, Wulan Lailfasha, Fafirra Laura Dwi Pratiwi Legiran Legiran Lesmana, Oka Lismayoni Lismayoni M. Zulkarnain M. Zulkarnain Mardiati Nadjib Marisa Rayhani Marisa Rayhani Maryanto, Hendri Mauliana, Resty Maulina Sari, Desri Mawaddah Assupina Mayel, M. Iqbal Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Monica Tiara Samboina Mufarika, Rully Mufarikha, Muhimatul Muhammad Amin Arigo Saci Muhammad Hasan Muhammad Hasan Mutiara Wahyuliana Nadjib, Mardiati Najmah Maulaya Najmah, Najmah Najwa Nurul Izzah Namira Azzura Ni Nyoman Dwi Sutrisnawati Nina Deslima Nopi Aprilia Novi Nazilah Novi Nazilah Novia Sri Anda Yani Noviadi, Pitri Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Novrinda, Hilza Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurhasanah Nurhasanah Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurul Rahma Nuryasari Mahani Nuryasari Mahani, Nuryasari Oka Lesmana Oktarizal, Hengky Patresia, Retta Permana Putra, Dicky Pitaloka, Rolla Prima Sari Putri Prima Sari Putri, Prima Sari Pujiyanto Pujiyanto Pujiyanto, Pujiyanto Purnamasari, Gita Purnawan Junadi Purwoko, Bambang Putri Kemala Destari Putrisha, Shantya Adeline Rachmawati, Aisyah Rafiqy, Muhammad Rahmat Izwan Heroza Ratih Oktarina Ratih Oktarina Retri Primasari Retri Primasari, Retri Reztia Handayani, Reztia Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Risnawati Tanjung Ristawati, Ristawati Rizki Nurul Fatimah Rizky Putri Pratiwi Rizma Adlia Syakurah Rizma Adlisyakurah Robiatul Adawiyah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rudi Chendra Rudy Chendra Saleh Saleh Salwa Safirah Samwilson, Samwilson Sarri, Merri Nurmala Saskia Rahma Irawan Septiani, Siti Ariffah Sherin Andrea Putri Silvi Ariyanti Siti Halimatul Munawarah Siti Khodijah Parinduri Siti Soleha Sri Agustini Sri Yuliani Frisilia Dewi Suhendra, Ahmad Adi Susanti, Fitria Aryani Sutari Sutari Syafhira, Adinda Thabrany, Hasbullah Tri Utami Dewi Tri Utami Dewi, Tri Utami Tri Wisesa Soetisna Tri Wisesa Soetisna, Tri Wisesa Trihono Trihono Trihono, Trihono Try Any Widyastuti, Try Any Vanya Gita Purnamasari Virna Widora Saputri Virna Widora Saputri Vivi Yulaswati Wahyu Dwi Ari Wibowo Wahyuni, Nenny Wely Trisna Aprinanda Wely Trisna Aprinanda, Wely Trisna Wijaya, Dhandi Windusari, Windusari Yarnis Yarnis Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yulaswati, Vivi Yuliarni Yuliarni Yuni Lasmita Yuni Lasmita yuniarti, ira fitria Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, HM Zulkarnain, HM Zulkarnain, Mohammad