p-Index From 2021 - 2026
9.977
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Health Science Journal of Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) JPSriwijaya Jurnal Keperawatan Sriwijaya Public Health of Indonesia Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Policy & Governance Review Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Health Policy and Management Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Midpro Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine KESANS : International Journal of Health and Science International Journal of Health Science & Medical Research Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Borneo Community Health Sevice Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Journal of Indonesian Health Policy and Administration Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Situasi Kesehatan Mental pada Masyarakat di Indonesia dan Strategi Penanggulangannya Dumilah Ayuningtyas; Misnaniarti; Marisa Rayhani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.176 KB) | DOI: 10.26553/jikm.2018.9.1.1-10

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan sektor penting dalam mewujudkan kesehatan secara menyeluruh. Terdapat sekitar 450 juta orang menderita gangguan mental dan perilaku di seluruh dunia, terbanyak di India (4,5%). Satu dari empat orang menderita satu atau lebih gangguan mental selama masa hidup mereka. Gangguan mental jika tidak ditangani dengan tepat, akan bertambah parah, dan akhirnya dapat membebani keluarga, masyarakat, serta pemerintah. Studi ini bertujuan mengetahui situasi kesehatan mental pada masyarakat Indonesia dan strategi penanggulangannya.Metode: Tulisan ini menggunakan analisis deskriptif eksploratif, melalui tinjauan literatur dan kajian data sekunder. Unit analisis yaitu situasi kesehatan mental di Indonesia.Hasil Penelitian: Berdasarkan kajian data Riskesdas 2013 diketahui prevalensi gangguan mental berat pada penduduk Indonesia 1,7%, terbanyak di Yogyakarta, Aceh, Sulawesi Selatan. Adapun gangguan mental emosional dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan sekitar 6%. Hingga saat ini, masih terdapat stigmadan diskriminasi terhadap orang dengan gangguan mental di Indonesia, sehingga mengalami penangananserta perlakuan salah seperti pemasungan. Oleh karena itu strategi yang optimal perlu dilakukan bagi setiapindividu, keluarga dan masyarakat dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secaramenyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Kesehatan mental dapat ditingkatkan dengan intervensikesehatan masyarakat yang efektif. Paradigma dalam gerakan kesehatan mental yang lebih mengedepankanpada aspek pencegahan serta peran komunitas untuk membantu optimalisasi fungsi mental individu.Kesimpulan: Masih banyaknya kasus gangguan kesehatan mental pada masyarakat, dan penanganannyayang salah di Indonesia. Pemerintah perlu melakukan upaya penanggulangan yang menyeluruh, dimulaiadanya peraturan kebijakan yang menjadi dasar dukungan pendanaan dan akses ke pelayanan kesehatanmental serta didukung pendekatan berbasis komunitas.
Metode Activity Based Costing dalam Penentuan Tarif Rawat Inap di RSUD Kayuagung Tahun 2012 Wely Trisna Aprinanda; Misnaniarti; Iwan Stia Budi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.845 KB)

Abstract

Latar Belakang : Rumah sakit memperoleh penghasilan dari tarif yang dibayarkan oleh pemakai jasa pelayanan kesehatan. Penghitungan pola tarif RSUD Kayuagung menggunakan metode tradisional yang disesuaikan berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penentuan tarif dengan menggunakan metode tradisional akan menimbulkan suatu distorsi yang mengakibatkan undercost/overcost terhadap produk. Berdasarkan teori Hansen & Mowen (2000) sistem penghitungan biaya yang dapat mengatasi distorsi, dengan menggunakan metode activity based costing. Penelitian ini untuk melihat tariff rawat inap RSUD Kayuagung dengan menggunakan metode activity based costing.Metode : Menggunakan penelitian deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori Hansen dan Mowen yang terdiri atas variabel, unit level activity cost, batch related activity cost, dan facility sustaining activity cost. Populasi penelitian ini ruang rawat inap yang terdapat di kelas I,II,III, dan VIP. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah satu ruang rawat inap dari masing-masing ruang. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan analisis data secara deskriptif dengan penyajian data berupa tabel.Hasil Penelitian : Dengan menggunakan metode activity based costing maka tarif rawat inap untuk kelas VIP RSUD Kayuagung sebesar Rp 125.465,51 dengan laba 15% (lebih rendah dari tarif yang ditetapkan saat ini). Tarif rawat inap untuk kelas I sebesar Rp 82.624,14 dengan laba sebesar 12% (lebih rendah dari tariff yang ditetapkan saat ini). Tarif rawat inap untuk kelas II sebesar Rp 65.413,81 dengan laba sebesar 10% (lebih tinggi dari tarif yang ditetapkan saat ini). Tarif rawat inap untuk kelas III sebesar Rp 37.744,93 dengan laba sebesar 5% (lebih tinggi dari tarif yang ditetapkan saat ini).Kesimpulan : Dengan menggunakan metode activity based costing maka tarif rawat inap yang dihasilkan dari penghitungan tersebut berbeda dengan tarif yang berlaku dirumah sakit. Saran dari penelitian ini diharapkan pihak manajemen rumah sakit dapat menerapkan metode ABC dalam penghitungan tarif rawat inap di RSUD Kayuagung.Kata Kunci: Tarif Rawat Inap, Metode Tradisional, Metode ABC, distorsi, overhead, profitabilitas, laba.
Konteks Penyelenggaraan Kebijakan Jamkesda di Era Jaminan Kesehatan Universal Secara Nasional Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.558 KB)

Abstract

Latar Belakang: Implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dengan dilaksanakan Jaminan Kesehatan Nasional mulai Januari 2014 untuk menjamin kesehatan seluruh masyarakat secara bertahap dikenal dengan istilah Universal Health Coverage. Di sisi lainnya, beberapa Pemda tetap mempertahankan menyelenggarakan sendiri Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sehingga timbul pertanyaan, bagaimana posisi Jamkesda jika Pemerintah sudah berkomitmen menjamin seluruh penduduk? Oleh karena itu perlu dikaji bagaimana konteks penyelenggaraan Jamkesda dalam era jaminan kesehatan universal.Metode: Makalah ini merupakan study literature dari berbagai sumber terkait dengan penyelenggaraan kebijakan Jamkesda dan Jaminan Kesehatan Nasional. Analisis kebijakan (analysis of policy) dilakukan terhadap konteks penyelenggaraan Jamkesda dilihat dari aspek legal, situasional dan struktural.Hasil: Penyelenggaraan Jamkesda pada dasarnya tidak menyalahi konteks kebijakan UU SJSN. Adanya UU No 32 tahun 2004 menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan Jamkesda sebagai wujud tanggung jawab dalam menyelenggarakan pembangunan di bidang kesehatan. Dari aspek situasional, kondisi cakupan peserta JKN yang belum menjangkau seluruh penduduk menjadi penguat dan pendorong Pemda untuk tetap mempertahankan Jamkesda dengan pertimbangan untuk melayani masyarakat yang tidak terjamin sampai Universal Health Coverage tercapai pada tahun 2019. Dari aspek struktural, perlu penyesuaian jenis pelayanan Jamkesda pada waktu JKN sudah mencakup penduduk secara universal. Pemda dapat menambahkan benefit pelayanan yang bersifat komplementer dan atau suplementer sehingga tidak terjadi duplikasi.Kesimpulan: Konteks penyelenggaraan kebijakan Jamkesda tetap masih perlu dilaksanakan dalam era jaminan kesehatan universal secara nasional berdasarkan pertimbangan aspek legal, situasional dan struktural. Disarankan kepada Pemda agar dapat mempertimbangkan pengintegrasian Jamkesda ke JKN sehingga pelaksanaannya dapat lebih berkesinambungan dan sejalan dengan program nasional. Kata kunci: Kebijakan, Jaminan, Jamkesda, Universal Health Coverage.
Analisis Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pada Dokter Keluarga PT Askes di Kota Palembang Tahun 2013 Mawaddah Assupina; Misnaniarti; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.973 KB)

Abstract

Latar Belakang : Program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) adalah suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi melibatkan Peserta, Penyedia Pelayanan Kesehatan (PPK) dan PT Askes (Persero) dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta askes yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya yang efektif dan efisien. Program ini telah dijalankan PT Askes (Persero) sejak tahun 2010 namun dalam pelaksanaannya dari 19 dokter keluarga prolanis hanya 5 dokter keluarga yang baru berpartisipasi aktif serta realisasi biaya di PT Askes pada tahun 2012 justru terjadi kenaikan. Dari latar belakang tersebut peneliti ingin mengetahui implementasi Prolanis berdasarkan Peraturan Direksi PT Askes (Persero) Nomor 121 Tahun 2012 di tingkat Dokter Keluarga PT Askes di Kota Palembang.Metode : Menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, telaah dokumen dan FGD. Informan 16 orang yang mewakili PT Askes, Dokter Keluarga Prolanis, dan peserta Prolanis. Penyajian data dalam penelitian ini menggunakan narasi dan kemudian dibuat juga dalam bentuk matriks.Hasil Penelitian : Diketahui bahwa PT Askes dan dokter keluarga sudah memahami pelayanan 7 pilar prolanis yang merupakan penjabaran Pedoman Prolanis. Untuk pelaksanaannya sendiri, dokter keluarga yang belum aktif pelaksanaan hanya pada 5 dari 7 pilar dengan alasan tidak ada tempat, kesibukan dokter, dan peserta yang tidak bersedia. Masih terdapat kendala guna pencapaian tujuan prolanis seperti PIC hanya satu orang, sarana tempat yang tidak tersedia di tiap dokter keluarga dan target peserta yang belum mencapai target.Kesimpulan : Implementasi program pengelolaan penyakit kronis pada dokter keluarga PT Askes di kota Palembang tahun 2013 masih masih belum optimal serta ditemukan kendala. Saran untuk PT Askes agar menambah PIC prolanis di PT Askes cabang Palembang serta membantu advokasi izin penggunaan tempat bagi dokter keluarga yang tidak memiliki tempat untuk kegiatan klub.Kata Kunci : Analisis Implementasi, Program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis)
Exploring Mother's Healthy Feeding Practices of Children, Ages 4-6 Years: a Qualitative Study Anita Rahmiwati; Ditia Fitri Arinda; Feranita Utama; Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.117 KB) | DOI: 10.26553/jikm.2019.10.1.25-31

Abstract

Background: Feeding or eating good upbringing which affects the development growth and intelligence of children. For that, it is necessary for feeding patterns or parenting eat right and balanced in order to stay healthy and avoid infection or other diseases related to nutrition. A balanced diet is eating according to the composition of food that our body needs in portions adapted to the needs of children at each age. Methods: Respondents in this study are the parents of kindergarten children Rabbani North Indaralaya with a range of aged 4-6 years. Implementation of FGD was attended by 12 people, consisting; three researchers, two minutes, and seven respondents. Respondents selected through purposive sampling, based on predetermined criteria and is considered capable of answering research problems. The purpose of the study is to explore more deeply about parenting feeding mothers in Ogan Ilir associated with understanding (the concept of balanced nutrition, quantity of feeding practices in terms, frequency, form, variety, and type of food). This study used a qualitative approach. The data collection technique is Focus Group Discussion. Data processing was done manually using the content analysis method (analysis). Results: The results showed majority of mothers do not understand that concept of balanced nutrition, for this aspect the number of feeding infants in Ogan Ilir still do not meet the nutritional needs to children as seen from the children often do not prepare food to consume by their mother if the child does not as the dishes served. From the aspect of the frequency, almost mothers only give meal 2-3 times and one times an additional food during the day. From this aspect of a mother, a form has given the same food with family to meal, but this menu gives only food in like a child. In terms of variety of food provided to children are still less, and most children do not consume vegetables and fruit. Conclusions: Mother feeding patterns in children are not good, lack of parental support in providing food resulted in children accustomed to eating that is not good. Appropriate educational media is the required age of children to increase the child's knowledge about nutritious food and motivate children to want to eat nutritious food.
ANALISA HUBUNGAN PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TENAGA KEPERAWATAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUNGAI LILIN Novi Nazilah; Misnaniarti; Yuanita Windusari
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.v7i1.12244

Abstract

Tujuan: Mengetahui hubungan faktor kompensasi dan motivasi tenaga keperawatan terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sungai Lilin. Metode: Metode penelitian menggunakan desain crossectional dengan sampel sebanyak 43 reponden yang merupakan perawat di RSUD Sungai Lilin. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitan diperoleh terdapat hubungan yang signifikan antara kompensasi dengan kinerja perawat (p-value = 0,028) dan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kinerja perawat (pvalue = 0,007). Kompensasi dan motivasi diperkirakan menjadi risiko terjadinya kinerja yang kurang baik pada perawat di RSUD Sungai lilin, berdasarkan hasil analisis diperoleh prevalence ratio sebesar 1,522 (95% CI: 1,041-2,224) artinya ketika seorang perawat mendapatkan kompensasi yang rendah makan berisiko 1,533 kali untuk memiliki kinerja yang kurang baik, sedangkan untuk motivasi diperoleh prevalence ratio sebesar 1,744 (95% CI: 1,099-2,767), artinya ketika perawat mempunyai motivasi kerja yang rendah maka berisiko 1,744 kali untuk mempunyai kinerja yang kurang baik. Simpulan: Kinerja yang baik dapat membantu perawat untuk mencapai tujuan dengan lebih baik, sehingga adanya kompensasi yang tinggi dan motivasi yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan kinerja perawat RSUD Sungai Lilin.
DETERMINAN FAKTOR PEMANFAATAN POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KECAMATAN ILIR TIMUR II KOTA PALEMBANG Nurhasanah Nurhasanah; Mohammad Zulkarnain; Misnaniarti Misnaniarti
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v14i2.194

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Penyakit Tidak Menular menyebabkan 73% kematian global dan hipertensi sebagai ancaman Kesehatan masyarakat global yang mempunyai dampak bermakna secara ekonomi dan sosial. Dalam penanggulangan penyakit tidak menular dibutuhkan peran aktif masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok dalam pelaksanaan kegiatan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Tujuan penelitian ini untuk melihat deterrminan faktor dalam pemanfaatan Posbindu PTM.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel adalah masyarakat sasaran yang datang ke layanan Posbindu PTM di Kecamatan Ilir Timur II (n=359 orang), dipilih dengan metode Consecutive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara langsung ke responden. Aanalisis data menggunakan Chi-Square.Hasil: Hasil Penelitian menunjukan mayoritas responden aktif dalam pemanfaatan Posbindu PTM (69,1%). Variabel yang mempunyai hubungan bermakna terhadap pemanfaatan Posbindu PTM  antara lain jenis kelamin (p-value=0,000; OR=4,618 CI95%=2,498–8,5), pengetahuan (p-value=0,000; OR=4,015 CI95%=2,505–6,43), dan dukungan keluarga (p-value=0,001; OR= 2,258 CI95%;1,413-3,610) di wilayah Kecamatan Ilir Timur II. Adapun variabel umur, pendidikan dan sikap tidak memiliki hubungan signifikan terhadap pemanfaatan Posbindu PTM.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa determinan faktor pemanfaatan Posbindu PTM disebabkan oleh jenis kelamin, pengetahuan dan dukungan keluargaKata kunci: Pemanfaatan, Posbindu, Penyakit Tidak Menular, Pengetahuan ABSTRACT Background: Non-communicable diseases cause 73% of global deaths and hypertension is a global public health threat that has significant economic and social impacts. In the prevention of non-communicable diseases, the active role of the community, both individually and in groups, in the implementation of Community-Based Health Efforts is required through the activities of the Posbindu Non-Communicable Diseases (Posbindu PTM). The purpose of this study was to analysis the determinants factors of utilization in Posbindu PTM.Methods: This study used a cross sectional design. The sample is the target community who come to the Posbindu PTM service in Ilir Timur II District (n=359 people), selected by the Consecutive Sampling method. Collecting data using questionnaires through direct interviews with respondents. Data analysis using Chi-Square.Results: The results showed that majority of respondents were active in the utilization of Posbindu PTM (69.1%). Variables that have a significant correlation to the utilization of Posbindu PTM include) gender (p-value = 0.000; OR = 4.618 CI95%=2.498-8,5), knowledge (p-value=0.000; OR=4.015 CI95%=2,505-6,43) dan family support (p-value=0,001). in area of Ilir Timur II District. The variables that do not have correlation with the utilization of Posbindu PTM are age,education and attitudes. Conclusion: It was concluded that the determinants of Posbindu PTM utilization factors were  gender, knowledge and family support .Keywords: Utilization, Posbindu, Non-Communicable Diseases, Knowledge
Optimizing the Role of Students in Reducing Stunting in North Musi Rawas Regency: Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Upaya Penurunan Stunting Di Kabupaten Musi Rawas Utara Nenny Wahyuni; Misnaniarti Misnaniarti; Hasyim Hamzah; Nur Alam Fajar; Annisa Rahmawati; Muhammad Amin Arigo Saci; Indah Yuliana; Laura Dwi Pratiwi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i1.12484

Abstract

North Musi Rawas Regency, based on the results of the 2021 SSGI, is in 5th place for the Regency with the highest stunted toddler prevalence in South Sumatra, which is 28.3%. The results of the situation analysis based on PK21 data show that 12.8% of people there are at high risk of experiencing stunting. One of the efforts that can be made to accelerate the reduction of stunting rates is through university assistance. By the mandate of Presidential Regulation Number 72 of 2021, Musi Rawas University assists in the form of family assistance. This program has carried out by students for one month using counseling and mediation methods. The education provided is in the form of sensitive interventions, including environmental hygiene, using healthy latrines, the importance of clean and healthy water sources, and the importance of parenting patterns in the family. This mentoring activity increased 15% number of visits by toddlers to posyandu, which means that the community is starting to understand the importance of routinely monitoring children's health to prevent stunting
Evaluasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita: Literature Review Della Anggraini Putri; Misnaniarti Misnaniarti; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.1034

Abstract

Stunting masih menjadi masalah dunia, termasuk Indonesia. Berdasarkan buku SSGI tahun 2021, kasus stunting sudah mencapai 24,4%. Jika keadaan ini tidak segera diatasi dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak balita, seperti penurunan kemampuan kognitif, prestasi pendidikan, bahkan kematian. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran evaluasi pelaksanaan program pemantauan tumbuh kembang pada balita. Metode yang digunakan adalah literature review yang mengkaji artikel 5 tahun terakhir. Penelusuran artikel dengan kata kunci yaitu stunting, program stunting, dan kasus stunting. Hasil review artikel dilakukan dengan model CIPP yaitu context, input, process, dan produc dengan memasukkan semua kata kunci dan menghasilkan 170 artikel. Beberapa artikel akan didiskualifikasi karena tidak sesuai, mirip, dan teks lengkapnya tidak tersedia. Sehingga ada 8 artikel yang diikutsertakan dalam proses pembuatan artikel. Analisis menunjukkan bahwa program pemantauan pertumbuhan dan perkembangan setiap posyandu telah dilakukan, namun komponen input seperti sumber daya manusia, dana, sarana dan prasarana belum tersedia dan belum memadai meskipun proses pengukuran berat dan tinggi badan telah dilakukan.
Implementasi kebijakan vaksinasi covid-19 di Indonesia: narrative review Sutari Sutari; Haerawati Idris; Misnaniarti Misnaniarti
Riset Informasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.155 KB) | DOI: 10.30644/rik.v11i1.637

Abstract

Background: Currently the Covid-19 pandemic is still happening which has resulted in an increase in the number of deaths. The number of Covid-19 cases in Indonesia is more than 2.5 million with the death toll reaching 25,000. To prevent the transmission of Covid-19, the government has made a policy with a vaccination program. Methods: The research method used is narrative review, searching for articles using an internet database with the keywords COVID-19 vaccination in Indonesia with a time limit of 2020 to 2021. The search results obtained 10 articles which were then analyzed using context, input, process and product (CIPP) on the implementation of the Covid-19 vaccination. The obtained literatures were synthesized using the narrative method by grouping the extracted data that was similar to the measured results to answer the research objectives. Results : The results of the study indicate that the existence of a policy and the government's pick-up effort is expected to support the success of vaccination. However, the implementation of the covid-19 vaccination in Indonesia has not been optimal due to factors; lack of public participation due to doubts about the "halal" status of vaccines, doubts about vaccine safety and effectiveness and fear of vaccine side effects. Conclusion: the implementation of vaccination that is not optimal based on reporting and constraints needs to be monitored and evaluated continuously from the central level to the community both in terms of policy, human resource support, information dissemination so that improvements can be made immediately in order to achieve the success of the vaccination program. Keywords: covid-19 vaccination, policy, implementation, success, vaccination constraints
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Affandi, Ashar Kholik Agustine, Farina Eka Ainun Hafilda, Shafira Aji Muhawarman Alta Fatra Alta Fatra, Alta Alvera Noviyani Amiyarsih, Sri Andodi Andodi, Andodi Andries Lionardo Andries Lionardo Andries Lionardo, Andries Anita Rahmiwati Annisa Rahmawati Annisa Soraya Salsabila Arnita Hotmauli Ashar Kholik Afandi Asmaripa Ainy Asri Maharani Asri Nur Maulidya Azhar Kholiq Affandi Azizah, Shinta Bella, Febriani Dwi Besral . Budi Hidayat Budi Hidayat Cerah Puspinarti Citra Afny Sucirahayu Citrasari Syarkowi Deasi Novia Della Anggraini Putri Desi Ratnasari Deslima, Nina Destanti, Ruri Dian Hayati Dian Kartika Dian Safriantini Dian Safriantini, Dian Diana Dewi Sartika, Diana Dewi Dumilah Ayuningtyas Dwi Fatmawati Dwi Fatmawati, Dwi Eka Setiawati Elfi Yennie Elita Sari Elvi Sunarsih Elwin, Ghani El Mughni Muhammad Hidayatullah Erika Pebriyanti Erna Erna Erna Erna Eva Nanda, Eva Exsan Utomo Fatmalina Febry Febriani Dwi Bella Fenny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Fitri Ibtiah Fitri Ibtiah, Fitri Fitrianti Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Fitrianto, Aidil Fretty, Heni Gusti Tri Wahyuni Haerawati Haerawati Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Hasanah, Putrie Uswatun Hasbullah Thabrany Heni Marini Henni Febriawati Hisar M Manalu HM Zulkarnain Icon Harizon Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Indah Fasha Palingga Indah Yuliana Indahsari, Siti Rahmi Inoy Trisnaini Iqlima, Erni Ira Fitria Yuniarti Irwan Kurniawan Isnurhadi Isnurhadi Iwan Dakota Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jafar Arifin, Jafar Jeannita Sri Agustini Purba Junadi, Purnawan Juniarti Juniarti Khoirunnisa, Salsabila Kurnia Sari, Wulan Lailfasha, Fafirra Laura Dwi Pratiwi Legiran Legiran Lesmana, Oka Lismayoni Lismayoni M. Zulkarnain M. Zulkarnain Mardiati Nadjib Marisa Rayhani Marisa Rayhani Maryanto, Hendri Mauliana, Resty Maulina Sari, Desri Mawaddah Assupina Mayel, M. Iqbal Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Monica Tiara Samboina Mufarika, Rully Mufarikha, Muhimatul Muhammad Amin Arigo Saci Muhammad Hasan Muhammad Hasan Mutiara Wahyuliana Nadjib, Mardiati Najmah Maulaya Najmah, Najmah Najwa Nurul Izzah Namira Azzura Ni Nyoman Dwi Sutrisnawati Nina Deslima Nopi Aprilia Novi Nazilah Novi Nazilah Novia Sri Anda Yani Noviadi, Pitri Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Novrinda, Hilza Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurhasanah Nurhasanah Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurul Rahma Nuryasari Mahani Nuryasari Mahani, Nuryasari Oka Lesmana Oktarizal, Hengky Patresia, Retta Permana Putra, Dicky Pitaloka, Rolla Prima Sari Putri Prima Sari Putri, Prima Sari Pujiyanto Pujiyanto Pujiyanto, Pujiyanto Purnamasari, Gita Purnawan Junadi Purwoko, Bambang Putri Kemala Destari Putrisha, Shantya Adeline Rachmawati, Aisyah Rafiqy, Muhammad Rahmat Izwan Heroza Ratih Oktarina Ratih Oktarina Retri Primasari Retri Primasari, Retri Reztia Handayani, Reztia Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Risnawati Tanjung Ristawati, Ristawati Rizki Nurul Fatimah Rizky Putri Pratiwi Rizma Adlia Syakurah Rizma Adlisyakurah Robiatul Adawiyah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rudi Chendra Rudy Chendra Saleh Saleh Salwa Safirah Samwilson, Samwilson Sarri, Merri Nurmala Saskia Rahma Irawan Septiani, Siti Ariffah Sherin Andrea Putri Silvi Ariyanti Siti Halimatul Munawarah Siti Khodijah Parinduri Siti Soleha Sri Agustini Sri Yuliani Frisilia Dewi Suhendra, Ahmad Adi Susanti, Fitria Aryani Sutari Sutari Syafhira, Adinda Thabrany, Hasbullah Tri Utami Dewi Tri Utami Dewi, Tri Utami Tri Wisesa Soetisna Tri Wisesa Soetisna, Tri Wisesa Trihono Trihono Trihono, Trihono Try Any Widyastuti, Try Any Vanya Gita Purnamasari Virna Widora Saputri Virna Widora Saputri Vivi Yulaswati Wahyu Dwi Ari Wibowo Wahyuni, Nenny Wely Trisna Aprinanda Wely Trisna Aprinanda, Wely Trisna Wijaya, Dhandi Windusari, Windusari Yarnis Yarnis Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yulaswati, Vivi Yuliarni Yuliarni Yuni Lasmita Yuni Lasmita yuniarti, ira fitria Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, HM Zulkarnain, HM Zulkarnain, Mohammad