p-Index From 2021 - 2026
7.635
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development Indonesian Journal of Science and Technology Sawwa: Jurnal Studi Gender Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Agribisnis Terpadu Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Kesehatan Komunitas JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Serambi Engineering JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan) Buletin Ilmiah Marina : Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Jatiswara Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian MIMBAR : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) Jurnal Pengabdian Nasional IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Andalasian International Journal of Agricultural and Natural Sciences Jurnal Agristan JGSRD Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran EKONOMIKA45 East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA) MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Zona Law And Public Administration Indonesia Journal of Agriculture and Social Development Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung International Journal of Economics, Business and Innovation Research
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN HATA OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DI DESA BOJONG KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Tatang Fitriadi; R. Rindu Garvera; Abdul Mutolib
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 8 No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.757 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v8i3.2764

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha kerajinan hata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran belum berperan secara optimal. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut untuk mengetahui strategi pengembangan usaha kerajinan hata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Informan sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara) dan dokumentasi. Penulis mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengolahan data hasil wawancara dan observasi untuk ditarik kesimpulan sehingga dapat menjawab permasalahan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : strategi pengembangan usaha kerajinan hata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum optimal hal ini dikarenakan kurangnya Dinas Pariwisata dalam memperhatikan empat tingkatan strategi dalam mengembangkan usaha kerajinan hata sehingga masih banyak pengrajin hata yang kesulitan dalam memperoleh bantuan permodalan karena sulitnya mengakses perbankan untuk menambah modalnya selain itu pengrajin hata masih kesulitan dalam memasarkan kerajinannya karena tidak memiliki pasar yang jelas serta kurangnya hasil kerajinannya dapat bersaing di pasaran karena memang selain tidak memiliki merek dagang juga kurang dikenal dipasaran karena kurang dipromosikan. Begitupula dengan hasil observasi yang dilakukan diketahui bahwa kerajinan yang dihasilkan oleh pengrajin kurang dikenal di masyarakat selain itu kurang ditunjang dengan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan usaha. Permasalahan lain yang menyebabkan kerajinan hata kurang berkembang disebabkan oleh kurangnya pemahaman pengrajin hata tentang pentingnya izin usaha. Oleh karena itu maka perlunya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran untuk melakukan berbagai strategi dalam mengembangkan kerajinan hata di Pangandaran mengingat potensi wilayah yang cukup baik untuk dapat mengembangkan kerajinan hata karena dari segi bahan baku melimpah dan mudah didapat serta sebagai salah satu tujuan wisata maka kerajinan hata dapat dijadikan ciri khas Kabupaten Pangandaran. Oleh karena itu maka Dinas Pariwisata dan Kebudayaan perlu melakukan kerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pangandaran untuk mengembangkan pengrajin hata sehingga kegiatan usahanya lebih berkembang.
Strategi Pengembangan Agribisnis Belimbing Madu pada Kawasan Agropolitan Kota Banjar Provinsi Jawa Barat Ella Ella Nurmawati; Abdul Mutolib
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v7i2.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal agribisnis belimbing madu dan merumuskan strategi pengembangan agribisnis belimbing madu di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian dilaksanakan pada Februari - Maret 2022. Hasil penelitian memberika gambaran bahwa Kekuatan internal agribisnis belimbing madu terdiri dari enam faktor dengan tiga faktor yang memiliki bobot dna rating tertinggi meliputi : 1) Pendapatan usahatani belimbing madu yang tinggi, 2) Adanya pelatihan dan pembinaan dari pemerintah dan 3). Ketersediaan sarana produksi yang mudah diakses oleh petani.  Selanjutnya kelemahan agribisnis belimbing madu terdiri dari lima  faktor dengan tiga faktor yang memiliki bobot dna rating tertinggi meliputi: 1) Kurang tersedia tenaga kerja dalam agribisnis belimbing madu, 2)  SDM petani belimbing madu mayoritas masih rendah, dan 3) Kuantitas buah belimbing madu yang masih rendah.  Faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman agribisnis belimbing madu  meliputi 1) Perkembangan teknologi (internet/web) sebagai media promosi, 2) Potensi alam yang sangat sesuai untuk budidaya belimbing madu, 3) Permintaan belimbing madu yang semakin meningkat 4) Pasar yang masih terbuka, 5) Faktor perubahan iklim 6) Persaingan dengan buah lain dan 6) Semakin berkurangnya lahan pertanian.  Hasil analisis QSPM mengasilkan empat  strategi utama pengembangan agribisnis belimbing madu meliputi: 1) Penerapan SOP untuk pengoptimalan kapasitas produksi, 2) Melakukan intensifikasi pertanian utuk meningkatkan kualitas dan kuantitas buah belimbing madu, dan 3) Meningkatkan kompetensi SDM dan Penguatan Modal Meningkatkan kompetensi SDM dan Penguatan Modal.
KINERJA DAN KEPUASAN PETANI TERHADAP PENYULUH PERTANIAN DI KECAMATAN BANDAR MATARAM, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Abdul Mutolib; Maria Ditha Ayu Suari; M.S Taufiqurrahman; Neng Reza Puji L; Vania Clairine
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 48, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v48i2.10442

Abstract

This study aims to identify the performance and satisfaction of farmers with agricultural extension agents. The research was carried out in Sendang Agung Mataram Village, Central Lampung Regency from October to November 2021. The number of respondents was 24 farmers who were taken by accidental sampling method. Data collection used a questionnaire using a Likert scale which was analyzed by interactive data analysis. The results of the research show that the performance of agricultural extension workers as facilitators is quite good. Of the six performance indicators of agricultural extension workers as facilitators, five indicators performed quite well and one indicator received a poor rating. The indicator that received a poor performance rating was the extensionist's support in assisting the preparation of farmer work programs. Overall, farmers are not satisfied with the performance of agricultural extension workers. Indicators that have low satisfaction are: 1) providing training/ services to farmers, 2) evaluating and reporting the results of the implementation of agricultural extension activities and the responsiveness of extension workers in providing problem solutions to farmers.
Efisiensi Produksi Usahatani Ubi Kayu dengan Pendekatan Stockhastic Frontier di Provinsi Lampung Teguh Endaryanto; Wan Abbas Zakaria; Lidya Sari Mas Indah; Abdul Mutolib
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v23i2.2533

Abstract

This study aims to analyze the efficiency of production and the factors that affect the technical efficiency of cassava in Lampung Province. This research was conducted in Central Lampung Regency as the center of cassava production in Lampung Province using a survey method. The number of samples was determined using stratified random sampling so that the total sample size was 100 farmers. Data were collected in August 2020. Farm income was analyzed using R / C and the level of production efficiency was analyzed by the stockhastic frontier production function. The results showed that cassava farming was not technically efficient, but was economically and costly efficient. The total cost of cassava farming income is Rp. 13,959,551.45 per ha with RC of 2.35, so that cassava farming is profitable for cultivation. There are three variables that have a significant effect on the technical efficiency of cassava farming, namely farming experience, age and participation in extension.
Respon Anggota Kelompok Tani Terhadap Program Upsus Pajale di Kecamatan Metro Barat Kota Metro Malik Ali Yasar; Irwan Effendi; Serly Silviyanti; Abdul Mutolib
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i1.203

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelaksanaan Program Upsus Pajale dan factor-faktor yang berhubungan dengan respon anggota kelompok tani.  Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja di Kecamatan Metro Barat.  Responden dalam penelitian ini berjumlah 72 orang petani.  Penelitan ini dilakukan pada Juni hingga Juli 2018.  Metode penelitian ini menggunakan metode survei, data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Rank Spearman.  Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan kegiatan program Upsus Pajale di Kecamatan Metro Barat meliputi kegiatan pengembangan jaringan irigasi, peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman melalui gerakan penerapan pengolahan tanaman terpadu, penyediaan bantuan benih, pupuk, alat dan mesin pertanian, pengendalian organisme pengganggu tanaman dan penyuluhan dampak perubahan iklim, asuransi pertanian, serta pengawalan dan pendampingan program.  Secara keseluruhan respon anggota kelompok tani dalam Program Upsus Pajale di Kecamatan Metro Barat Kota Metro merespon dengan baik program tersebut. Faktor-faktor yang berhubungan dengan respon anggota kelompok tani dalam Program Upsus Pajale adalah luas lahan. Faktor yang tidak berhubungan dengan respon anggota kelompok tani dalam Program Upsus Pajale adalah umur, tingkat pendidikan formal, pengalaman usahatani, dan jumlah tanggungan keluarga.
Keberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan dan Keberhasilan Pengelolaan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman di Provinsi Lampung Isti Putri Utami; Tubagus Hasanuddin; Abdul Mutolib
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i2.237

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberdayaan masyarakat dan keberhasilan pengelolaan Tahura WAR serta kaitan antara keduanya. Responden yang digunakan adalah 30 orang yang termasuk dalam anggota Kelompok Pengelola dan Pelestari Hutan di Kelurahan Sumber Agung yang ditentukan secara purposive. Pengumpulan data dengan wawancara dan Focus Group Disscussion. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, sedangkan untuk analisis data digunakan uji Rank Spearman. Berdasarkan hasil temuan, diketahui jika tingkat keberdayaan masyarakat sekitar Tahura WAR secara keseluruhan masuk dalam klasifikasi sedang. Hal tersebut berdasarkan tingkat pendidikan yang rendah sehingga kurangnya keterampilan masyarakat KPPH Tahura WAR dalam mengelola Tahura WAR. Keberhasilan pengelolaan Tahura WAR termasuk dalam kategori berhasil secara keseluruhan. Hal tersebut berdasarkan pada keberhasilan pengelolaan Tahura WAR dalam menjalankan fungsinya sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan serta perkembangan usaha pertanian masyarakat KPPH Tahura WAR. Keberdayaan masyarakat sekitar Tahura WAR memiliki hubungan nyata yang kuat dengan keberhasilan pengelolaan Tahura WAR di Provinsi Lampung. Berdasarkan Hal tersebut, diharapkan Dinas Kehutanan dan UPTD Tahura WAR dapat meningkatkan keberdayaan masyarakat melalui program pemberdayaan sehingga Tahura WAR dapat dimanfaatkan dengan lebih optimal.
Potensi Pasar Minyak Nabati Jagung, Kelapa, Kacang Tanah, Biji Bunga Matahari, Kedelai dan Kelapa Sawit sebagai Bahan Bakar Alternatif (Biofuel) Helbawanti, Octaviana; Nuraini, Candra; Ulfa, Amalia Nadifta; Mutolib, Abdul
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 5 No 01 (2023): Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol5.No1.2023.189

Abstract

Pemanfaatan bahan bakar nabati yaitu mencegah kelangkaan bahan bakar fosil dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan dari penggunaan minyak bumi dan batu bara dalam penurunan Greenhouse Gas Emissions (GHG). Pengolahan tanaman menjadi bahan bakar nabati dapat menimbulkan persaingan pemanfaatan produksi untuk kebutuhan pangan. Bahan bakar nabati dapat berasal dari kelapa, kedelai, kacang tanah, kelapa sawit, biji bunga matahari. Persaingan penggunaan bahan pangan untuk bahan bakar nabati dapat menyebabkan fluktuasi harga. Metode analisis yang digunakan yaitu astatistik deskriptif meliputi mean, median, dan standar deviasi untuk menganalisis penyimpangan harga bahan pangan dengan harga rata-ratapada data sekunder harga pangan kelapa, kedelai, kacang tanah, kelapa sawit, biji bunga matahari dalam bulan tahun 2015-2022. Sumber data diperoleh dari Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). Tujuan penelitian pada potensi bahan pangan sebahai bahan bakar nabati yaitu menganalisis potensi risiko pasar dari perubahan harga jika mengalami kenaikan harga. Hasil analisis menunjukkan nilai standar deviasi yang paling besar yaitu harga ethanol (388.0771) kemudian diikuti oleh harga minyak kelapa (383.7991), biji bunga matahari (305.4565); CPO Indonesia (302.7801); kacang tanah (284.1703); kedelai (269.2012); dan CPO Rotterdam (269.1112). Kedelai dan CPO berpotensi menjadi bahan bakar nabati dengan harga yang lebih stabil. Nilai standar deviasi CPO Indonesia lebih besar dari CPO Rotterdam karena fasilitas yang masih terbatas dalam pengolahan sawit dan Indonesia belum dapat menjadi pasar rujukan serta pusat transaksi CPO dunia.
Bagaimana Minat Pemuda terhadap Sektor Pertanian?: Sebuah Pendekatan Multi Kasus di Indonesia Mutolib, Abdul; Nuraini, Candra; Ruslan, Januar Arifin
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 4 No 02 (2022): Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol4.No2.2022.197

Abstract

Pada tahun 2021 sejumlah 38,77 juta penduduk bekerja disektor pertanian dan menyumbang sebesar 12,64 persen dari total Product Domestrik Bruto Indonesia pada 2018-2021.. Sayangnya generasi muda Indonesia saat ini enggan menjadi petani dan memilih bekerja disektor non-pertanian. Ini dapat berdampak pada penurunan produktivitas pertanian dan kelangkaan pangan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat pemuda tani untuk bekerja disektor pertanian dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat pemuda tani untuk bekerja disektor pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah adalah data sekunder yang berasal dari artikel ilmiah dan sumber lain yang mendukung penelitian. Paper ini berjenis literature review research yang sumbernya berasal dari artikel ilmiah dan sumber lain yang mendukung penelitian tentang minat minat pemuda untuk bekerja di sektor usahatani yang terbit dalam 10 tahun terakhir. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa secara umum minat pemuda di Indonesia terhadap pekerjaan disektor pertanian rendah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya meliputi: 1) luas dan status kepemilikan lahan, 2) pendapatan usahatani, 3) lingkungan sosial, 4) dukungan pemerintah dan penghargaan rendah, 5) motivasi, 6) dukungan keluarga, 7) penyuluhan pertanian, 8) teknologi pertanian, 9) sifat dan gengsi pekerjaan sektor pertanian, dan 10) risiko usahatani tinggi.
Export Competitiveness of Indonesian Copra in International Trade 2017-2021 Ella Rahmawati; Candra Nuraini; Abdul Mutolib
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v2i9.6134

Abstract

Indonesia is the main coconut-producing country in the world. One of the coconut derivative export products is copra. In 2019, the volume of Indonesian copra exports was 154 thousand tonnes, then fell to 107 thousand tonnes in 2020 and decreased to 39 thousand tonnes in 2021. This research will identify the competitiveness and specialization index of the Indonesian copra trade. The data used in this research is secondary data in the form of time series (cross-section) from 2017 to 2021. The data was analyzed using Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis and the Trade Specialization Index (TSI). The data processing was carried out using the Microsoft Excel 2019 program. The research results explain that the RCA value of the Indonesian Copra Commodity in 2017-2021 is between 28.16 and 48.80, with an average RCA of 41.55. RCA >1 means that Indonesian copra commodities have high competitiveness in the international market. And higher than the RCA countries of Malaysia, India and Guatemala. Indonesia's TSI during the 2017-2021 period was 0.97, and This indicates that the Indonesian copra commodity has strong competitiveness as an exporter of copra commodities.
SIKAP PETANI KOPI ROBUSTA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN AIR HITAM KABUPATEN LAMPUNG BARAT Abdul Mutolib; Ali Rahmat
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.4943

Abstract

Sektor pertanian menjadi sektor paling terdampak karena ketergantungan pertanian pada faktor alam dan iklim. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sikap petani kopi robusta terhadap perubahan iklim. Penelitian dilaksanakan di Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam pada Oktober sampai November 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Jumlah petani yang menjadi responden penelitian adalah 40 petani. Metode penentuan responden menggunakan metode accidential. Sikap petani terhadap perubahan iklim diklasifikasikan dengan metode skala likert. Skala yang digunakan terdiri dari empat skala yaitu sangat setuju, setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan kerangkan analisis interaktif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sebanyak 79% petani kopi setuju jika perubahan iklim berdampak terhadap perubahan musim. Sikap kedua berkaitan dengan perubahan iklim dan dampaknya terhadap kekeringan, sebanyak sebanyak 50% petani kopi setuju dan sangat setuju bahwa perubahan iklim berpengaruh terhadap kekeringan. Namun sebanyak 50% petani tidak setuju dan sangat tikda setuju jika perubahan iklim berpengaruh terhadap kekeringan. Kemudian, sebanyak 80% petani kopi setuju dan sangat setuju jika perubahan iklim berdampak negatif pada pertanian sedangkan hanya 20% petani kopi tidak setuju karena menganggap dampak perubahan iklim masih relatif kecil dan berdampak signifikan pada usahatani kopi. Secara umum, terdapat berbedaan sikap petani kopi terhadap dampak perubahan iklim terhadap usahatani kopi, namun secara umum petani menyakini jika perubahan iklim memiliki dampak negatif terhadap usahatani kopi.
Co-Authors Adytama, Alhamdy Agus Hudoyo Ali Rahmat Ali Rahmat Ali Rahmat Ali Rahmat Ali Rahmat Ali Rahmat Aliffi, Lutfi Fathan Alimuddin Muchtar Amirul Khoirunnisa Anita Eka, Putri Anna Fatchiya Anna Gustina Zainal Arie Budiawan Asep Irfan Asrori Asrori Atmaja, Unang Ayu Nirmala Lutfie Syarief Bahar, Rizki Risanto Begem Viantimala Begem Viantimala Begem Viantimala Betty Rofatin Cahyaningsih, Pipit Rospita Candra Nuraini Candra Nuraini, Candra Damayanti, Elok Damayanti, Nur Alfi Laila Dame Trully Gultom Dani, Hamril Dedi Djuliansah, Dedi Deviani, Elma Dewangga Nikmatullah, Dewangga Dicky Maryono Dira Asri Pramita Dwi Arianti Ella Ella Nurmawati Ella Rahmawati Endra Triwisesa Erdi Suroso Erviyana Windiastuti Erwin Edyansyah, Erwin Faidliyah Nilna Minah Fajar, Surya Fajria, Novia Faqihuddin Faqihuddin Fauzia, Ine Felga Zulfia Rasdiana Femi Nurul Fauzi Firmasyah, Irvan Fitra Avelia H. Hidayat Hadidjah Latuponu Hapsari, Aulia Puspa Haque, Iqlima Hari Hariadi Hartoyo, Tedi Helbawanti, Octaviana Helvi Yanfika Helvi Yanvika Herman Yulianto I Rani Mellya Sari I Rani Mellya Sari, I Rani Mellya I.Rani Mellya Sari Imadudin, Rifki Muhamad Imam Sucipto Imelda, Berli Prissy Indah Listiana Indah Nurmayasari Iresha, Fajri Mulya Irwan Effendi Ismi, Muhammad Jorgy Lazuardi Labunove Isti Putri Utami Isti Putri Utami Januar A Ruslan Januar Arifin Ruslan Kardiana K Karwiti, Witi Kasam Kasam, Kasam Khoirul Anam Kiki Kurniawan Kordiyana K Rangga Kordiyana K Rangga Kordiyana K Rangga Kordiyana K Rangga, Kordiyana K Ktut Murniati Lidya Sari Mas Indah, Lidya Sari Mas Lilis Karnita Soleha M.S Taufiqurrahman Machbub, Siti Salma Laila Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi, Mahdi Malik Ali Yasar Maria Ditha Ayu Suari Muhammad Khoiru Zaki Muiz, Aris Nurul Mujio Nurkholis Mustofa Abi Hamid Nabila, Dinda Niswa Nafi’ah, Muhtarotun Nanun Abdillah Neng Reza Puji L Nisa, Indah Khoirun Novia, Fajria Nugraha, Adityo Pratama Nunung Hastika NUR LAILIYAH Nurdiani, Respi Nurhayati Nurhayati Nurul Farida Otong Husni Taufiq Pang S. Asngari Pang S. Asngari Pramita, Dira Pratama, Rizal Malik Pujiana, Tri R Hanung Ismono R. Rindu Garvera R. Rudy Raden Ajeng Diana Widyastuti Ragil Ayu Mangesti Ramadhani, Winih Sekaringtyas Reinata Rhamadanti Putri REZA FAHLEVI Ridan Rahmansyah Rina Nuryati, Rina Risa Rahmadanti Risdhayanti, Devita Rivandi, Dio Rheza Rofiqul Umam Rosliyati, Ati Rudy Rudy Ruslan, Januar Arifin S. Sukamto Sadikin, Yuni Safitri, Yuli Salam, Rudhiana Serly Silviyanti Sopiah, Pipin Sumarsih, Enok Sumaryo Gitosaputro Susanti, Oktora Sutiharni Suwarlan, Erlan Syarief, Yuniar A Tatang Fitriadi Tati Sarihati Teguh Endaryanto Tia Devianty Tio Agustian Tita Sumiati Tri Pujiana Tubagus Hasanuddin Tyas Sekartiara Syafani, Tyas Sekartiara Ulfa, Amalia Nadifta Ulfah Muflihah Uu Nurul Huda Uu Nurul Huda, Uu Nurul Vania Clairine Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Warohmah, Siti Widi, Riantin Hikmah Widyaningrum, Bakti Yati Maryati Yeny Sulistyowati Yetti Elfina Yoga Wahyu Pratama P Yonariza Yonariza Yonariza Yonariza, Yonariza Yul Martin Yuliasari, Silpani Yunianto, Agus Yusnaini Yusnaini Yusuf Abdullah Zalzabila, Adinda Zulfa Nadia