p-Index From 2021 - 2026
15.86
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Al Ishlah Jurnal Pendidikan International Journal of Artificial Intelligence Research Desimal: Jurnal Matematika Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Education Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Absis : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Educatio FKIP UNMA GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Tirtamath : Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Journal Mathematics Education Sigma [JMES] ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat ABSIS : Mathematics Education Journal Griya Journal of Mathematics Education and Application FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Inovasi Matematika (Inomatika) Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Uninus Journal of Mathematics Educations and Science (UJMES) Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Jurnal Pelangi JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Jurnal Pengabdian Dinamika Notasi: Jurnal Pendidikan Matematika Unnes Journal of Mathematics Education Jurnal Infinity Journal on Mathematics Education Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF NUMERACY LITERACY INSTRUMENTS IN THE LOCAL SOCIO-CULTURAL CONTEXT OF SERANG FOR HIGH SCHOOL STUDENTS Umroh, Umroh; Nindiasari, Hepsi
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) VOL 6 NO 2 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v6i2.11700

Abstract

To enhance students' numeracy literacy skills, it is essential to develop an instrument that measures these abilities accurately. This research aims to develop a numeracy literacy instrument tailored to the local socio-cultural context of Serang for high school students. The instrument development method employed an RD (Research and Development) approach using the Wilson model as well as the Oriondo and Antonio model. The subjects of this study were 20 eleventh-grade students from SMAN 8 Kota Serang, selected through purposive sampling techniques. Utilizing both qualitative and quantitative data analysis techniques, the study produced five items that were valid, reliable, and practical. Validity testing showed a score of 89.89% from three experts, and a Cronbach’s Alpha value of 0.75, indicating reliability. The instrument's practicality, as derived from student responses, was rated at 88.4%, categorized as highly practical. Therefore, the numeracy literacy test instrument developed in the local socio-cultural context of Serang is suitable for high school students. The findings suggest that this instrument can effectively assess numeracy literacy skills within this specific cultural context, providing a valuable tool for educators.
Pengembangan Instrumen Numerasi Domain Bilangan dalam Konteks Personal pada Siswa SMP Ningrum, Anindya Kirana Putri; Nindiasari, Hepsi; Hendrayana, Aan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9132

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen numerasi domain bilangan dalam konteks personal pada siswa SMP. Instrumen adalah alat ukur dalam sebuah penelitian. Sebelum digunakan instrumen harus melewati proses analisis agar menghasilkan instrumen penelitian yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas, reabilitas serta keefektifan instrumen tes numerasi domain bilangan dalam konteks personal pada siswa SMP dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Prosedur dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluate) yang dikembangkan oleh Lee dan Owens. Tahapan pada model ADDIE yaitu 1) analisis kebutuhan (Analysis); 2) rancangan produk (Design); 3) pengembangan produk (Development) yang juga divalidasi oleh para ahli; 4) implementasi (Implementation); dan 5) evaluasi (Evaluation). Hasil dari penelitian ini mengindikasikan temuan dalam penelitian yaitu, validitas instrumen setiap butir soal menunjukkan bahwa kelima butir soal valid, reliabilitas instrumen sebesar 0.734 yang menunjukan ketegori sangat baik dan keefektifan instrumen terdapat skor 81.56 yang memiliki tingkat efektivitas tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen tes numerasi domain bilangan dalam konteks personal pada siswa SMP valid, reliabel dan efektif digunakan untuk menilai kemampuan numerasi siswa kelas VIII SMP.
Systematic Literature Review: Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa Ningrum, Anindya Kirana Putri; Novaliyosi, Novaliyosi; Nindiasari, Hepsi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9325

Abstract

Model Problem Based Learning (PBL) telah menjadi fokus penelitian dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa di berbagai tingkatan pendidikan. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi dampak PBL terhadap kemampuan ini. Analisis literatur menunjukkan bahwa PBL secara konsisten terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis. Kolaborasi antar siswa dalam lingkungan PBL juga terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan reflektif matematis. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan laporan. Penelitian ini menggunakan referensi 65 artikel dan terdapat 47 artikel yang terseleksi dari 65 artikel tersebut. Pencarian referensi tersebut menggunakan data base google scholar, garuda, sinta, maupun proceedings. Studi-studi menunjukkan bahwa manfaat PBL tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berdampak positif dalam jangka panjang. Beberapa kesimpulan yang dapat diperoleh, diantaranya yaitu 1) ketercapaian tujuan pembelajaran matematika di sekolah dapat tercapai dengan baik dalam menggunakan model Problem Based Learning (PBL), 2) model Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir reflektif dengan lebih efektif dibandingkan metode pengajaran tradisional, dan 3) model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir reflektif. Siswa yang terlibat dalam PBL menunjukkan peningkatan yang berkelanjutan dalam kemampuan berpikir reflektif matematis mereka seiring waktu. Secara keseluruhan, PBL adalah pendekatan pembelajaran yang kuat dalam mengembangkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa. 
Numeracy Skills and Self-Confidence from the Perspective of Indonesian Students: A Systematic Literature Review M. Rosyadi; Novaliyosi; Nindiasari, Hepsi
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/absis.v7i1.2712

Abstract

The numeracy skills and self-confidence of students are two important and interrelated aspects in the mathematics learning process. This study aims to examine numeracy skills and self-confidence from the perspective of students. The method used is a systematic literature review (SLR), analyzing and selecting articles related to numeracy skills and self-confidence in mathematics education over the past five years (2019–2023) from the Google Scholar database. The review process followed the Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA) principles, with the aid of Publish or Perish (PoP) software. The results of this systematic literature review are: 1) There has been a positive trend in article publications over the last five years, with the highest number of publications in 2023, totaling 13 articles; 2) Numeracy skills, particularly from the perspective of initial abilities, were the most frequently discussed topic, found in 7 articles; 3) Self-confidence, from the perspective of student participation in the learning process, was the most common finding in 5 articles. Based on these results, it can be concluded that numeracy skills are crucial for the 21st century, and self-confidence is an essential skill needed by students to support their learning process.
Peningkatan Pengetahuan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka untuk Kemampuan Berfikir Kritis dan Reflektif Matematis Guru Matematika Nindiasari, Hepsi; Syamsuri, Syamsuri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.711

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan masih rendahnya pengetahuan guru matematika akan penyusunan modul ajar dalam kurikulum merdeka, kemampuan berpikir kritis dan reflektif matematis, serta menyusun modul ajarnya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan penyusunan modul ajar kurikulum merdeka untuk kemampuan berfikir kritis dan reflektif matematis. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanara Kabupaten Serang Banten. Mitra kegiatan ini adalah guru-guru matematika yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Matematika SMA di Kabupaten serang dan guru-guru di SMKN 1 Tanara. Metode pelaksanaan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: (1) Persiapan, (2). Pelaksanaan, (3). Monitoring dan Evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk kegiatan evaluasi dan monitoring, yaitu Tes pengetahuan tentang modul ajar, kemampuan berpikir kritis dan reflektif matematis, penilaian kinerja dengan didampingi oleh rubrik penilaian. . Analisis data yang digunakan menggunakan analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif dan inferensial yaitu uji t berpasangan dan uji gain ternomalisasi. Analisis Kualitatif dengan menggunakan panduan rubrik penilaian menyusun modul ajar kurikulum merdeka. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan para guru matematika terkait dengan penyusunan modul ajar, kemampuan berpikir kritis dan reflektif matematis dalam kategori sedang. Pengetahuan penyusunan modul ajar, kemampuan berpikir reflektif dan matematis lebih baik dibandingkan sebelum adanya kegiatan pelatihan. Penyusunan modul ajar telah menuangkan karakteristik esensial, menarik, relevan dan kontekstual, serta berkesinambungan dalam kategori baik. Penyusunan modul ajar sudah memuat kemampuan untuk mengembangkan berpikir kritis dan reflektif matematis. identitas, adanya konten, tujuan pembelajaran, pengetahuan prasyarat, pengetahuan pemantik atau pengajuan pertanyaan pemantik, profil pelajar pancasila, sarana prasarana, media pembelajran serta langkah kegiatan. This service activity was motivated by the low knowledge of mathematics teachers about preparing teaching modules in the independent curriculum, the ability to think critically and reflectively mathematically, and compile teaching modules. The aim this activity is to increase knowledge of preparing independent curriculum teaching modules for critical thinking and mathematical reflective skills. This activity was carried out at SMK Negeri 1 Tanara, Serang Regency, Banten. The partners of this activity are mathematics teachers who are members of the High School Mathematics Teacher Conference in Serang Regency and teachers at SMKN 1 Tanara. The implementation method is carried out in several stages: (1) Preparation and (2). Implementation, (3). Monitoring and Evaluation. Instruments used as support for evaluation and monitoring activities, namely knowledge tests about teaching modules, mathematical critical and reflective thinking skills, and performance appraisal. The data analysis used quantitative data analysis with descriptive and inferential statistics, namely paired t-test and nonalized gain test. Qualitative Analysis using the assessment rubric guide compiling independent curriculum teaching modules. This activity concluded that there was an increase in mathematics teachers' knowledge related to the preparation of teaching modules, critical thinking skills and mathematical reflectiveness in the medium category. Understanding the practice of teaching modules and reflective and mathematical thinking skills is better than before the training activities. The preparation of teaching modules has essential, engaging, relevant and contextual characteristics and is sustainable in the good category. The practice of teaching modules already contains the ability to develop mathematical critical and reflective thinking. Identity, content, learning objectives, prerequisite knowledge, lighter knowledge or lighter question submission, Pancasila student profile, infrastructure, learning media and learning models to be used, and activity steps, which include the introduction, core and closing stages.
Analisis Kemampuan Spasial Matematis Siswa SMK Ditinjau dari Tingkat Berpikir Van Hiele pada Materi Dimensi Tiga Maulid, Ahmad Ihsanudin; Nindiasari, Hepsi; Hendrayana, Aan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Juli -Desember 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1690

Abstract

Masalah geometri merupakan salah satu permasalahan yang sulit bagi siswa, sehingga diperlukan kemampuan spasial matematis untuk menyelesaikan permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan spasial matematis siswa SMK ditinjau dari tingkat berpikir Van Hiele. Subjek pada penelitian ini adalah 5 siswa kelas XI Akuntansi 1 yang mana sebelumnya dilakukan tes awal menggunakan Van Hiele Geometry test (VHGT) di semua siswa kelas tersebut lalu diambil perwakilan satu orang disetiap levelnya. Tidak hanya sebagai tes awal untuk pengambilan subjek, teori van hiele digunakan sebagai peninjau dalam penelitian ini. Temuan penelitian memiliki keberagaman jawaban siswa dalam menjawab soal. Siswa dengan level berpikir 0 (visualisasi) – 2 (pengurutan) cenderung melakukan kesalahan karena kemampuan spasial dan tingkat berpikir van hiele yang masih kurang, sedangkan siswa yang sudah mampu mencapai level berpikir 3 (dedukasi) dan 4 (akurasi) mampu mengerjakan tes kemampuan spasial dengan baik dan benar walau terkadang terdapat sedikit kesalahan dalam berhitung
Pengembangan Instrumen Numerasi pada Sub Domain Aljabar dengan Konteks Sosial Budaya Banten untuk Siswa SMA Saputra, Reksa; Nindiasari, Hepsi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i3.3384

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen numerasi pada sub domain aljabar dengan konteks sosial budaya banten untuk siswa SMA yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, dengan menggunakan analisis sistematis melalui uji daya pembeda dan indeks kesukaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model Wilson serta model Oriondo dan Antonio. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi dari ahli, angket, dan tes numerasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) menurut para ahli, instrumen literasi numerasi yang dikembangkan layak digunakan; 2) uji keterbacaan menempatkan instrumen dalam kategori "baik"; 3) uji validitas menyatakan instrumen ini valid; 4) instrumen ini memiliki reliabilitas dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar ri>rtabel 5) daya pembeda instrumen dinilai baik dan dapat digunakan tanpa revisi; 6) indeks kesukaran butir soal rata-rata berada pada tingkat sedang. Dengan demikian, instrumen yang dihasilkan layak digunakan untuk mengukur numerasi siswa di SMA.
Penggunaan Model-model Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Kurniawati, Eka Fitri; Novaliyosi, Novaliyosi; Nindiasari, Hepsi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3397

Abstract

Berpikir reflektif telah muncul sebagai penekanan yang signifikan dalam pendidikan matematika. Namun demikian, kapasitas berpikir reflektif masih terbatas dan memerlukan peningkatan, salah satu pendekatannya adalah penerapan model pembelajaran yang efisien. Penelitian ini menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) guna mengetahui model pembelajaran yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut. Pengambilan data artikel dilaksanakan dengan memanfaatkan database seperti Google Scholar, Sinta, dan Semantic Scholar. Dari hasil penelusuran, terpilih 19 publikasi penelitian. Studi-studi ini diterbitkan antara tahun 2017 dan 2024 dan mencukupi kriteria inklusi. Data tersebut kemudian diperiksa melalui tiga tahap berbeda: perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Temuan analitis menunjukkan kemanjuran pendekatan pembelajaran tertentu dalam menaikkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa. Data tersebut juga menunjukkan bahwa penelitian perihal model pembelajaran yang bertujuan guna menaikkan berpikir reflektif matematis mencapai puncaknya pada tahun 2019. Penelitian tersebut banyak dilakukan pada tingkat menengah dan dipublikasikan pada publikasi yang memiliki sertifikasi Sinta 4.
Impact the Labirin: the board game on the student’s numeracy ability Putra, Deni Dwi; Pamungkas, Aan Subhan; Nindiasari, Hepsi; Fathurrohman, Maman; Porter, Anne
JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Volume 9 Issue 1 January 2024
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jramathedu.v9i1.3299

Abstract

This research aims to improve the numeracy abilities of secondary students after using the Labirin: the board game and students' perceptions of mathematics learning using the game. This empirical study research used a one-group pretest posttest design. The research population is all grade-8 students in one of the Islamic public secondary schools (MTsN) in Serang City. The sample is 76 students from two classes as the experimental class who implemented the game in learning mathematics. The instruments used to collect the data are the numeracy ability tests and students' perception questionnaires. Before use, both instruments are tested for validity and reliability. The findings showed that the students' numeracy abilities improved after implementing the game and helped students to learn mathematics easily, especially in whole numbers and fractions. In addition, the student's understanding is also achieved. The implementation of the game also showed that this learning media helps students learn in the classroom and interest in using the game. It can be concluded that, the Labirin: the board game improved the student’s numeracy ability.
The use of augmented reality to improve students' geometry concept problem-solving skills through the STEAM approach Hepsi Nindiasari; Muhammad Farhan Pranata; Sukirwan Sukirwan; Sugiman Sugiman; Maman Fathurrohman; Agus Ruhimat; Yuyu Yuhana
Jurnal Infinity Vol 13 No 1 (2024): VOLUME 13, NUMBER 1, INFINITY
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v13i1.p119-138

Abstract

This research develops learning media with a Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics (STEAM) approach based on Augmented Reality (AR) to improve students' mathematical problem-solving abilities on geometric concepts. This method uses design-based research (DBR). The development stages consist of needs assessment and literature review, design and development, user testing to analyze user responses and evaluation and examination of the media devices being developed. The research subjects for expert tests included media experts and education experts, practicality tests for teachers, response tests for ten high school students, and examination stage tests for 30 high schools in Indonesia. The instruments used were media expert questionnaires, education expert questionnaires, practicality questionnaires, and tests. The media developed is called Augmented Reality Mathematics (ARM). The results of this research are 1) ARM media expert test in the very good category, 2) ARM educational media expert test in the very good category, 3) ARM media practicality test in the good category, 4) responses from students who use ARM media in the very good category, and 5) ARM media can improve mathematical problem-solving abilities in the moderate category. The findings of this research are that AR media is effectively used to improve students' problem-solving abilities in medium-category geometry concepts using the STEAM approach. This research concludes that using ARM media with STEAM learning can improve problem-solving abilities in geometric concepts.
Co-Authors ., Syamsuri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Hendrayana Aan Subhan Pamungkas Abdul Fatah Abdul Fatah Ade Nandang Mustafa Adelia Sektiwulan Adelia, Dita Agus Arifin Agus Ruhimat Agustin, Faradila Ai Nurdianti Aidah Murdikah Airita Solehah Amal, Inayatul Amelia Muslimah Andini, Pungky Ayu Ani Oktafiani Anisa Nurfalah Muthy Anissa Listiana Maharani Anne Porter, Anne Anwar Mutaqin Apriatni, Sri Arif Hidayatullah Arif Hidayatullah, Arif Aslamiyah, Maulida Astuti, Liana Widya Bastian, Heri Beti Widiastuti Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Cecep Anwar HF Santosa Dahlia, Dini Dahlia, Dini Dewi Yuni Marfiah Dian Wahyuni Dian Wahyuni Difa Tri Faizah Dito, Samuel Benny Ediwarman Ediwarman Edy, Syifaurrohmah Kusuma Ela Priastuti Mirlanda Ela Priastuti Mirlanda Eliana Eliana Elisa Amelia Esih Sukaesih Etika Khaerunnisa Evalina Rizky Fachri Awami Fadilah, Choirunisa Fitri Fakhrudin Fakhrudin Farmah, Elisha Faroman Syarief, Faroman Fauzia Hajar Hasanah Febriani, Budi Gani Sulistio Hadi Hasan Haffith, Lydia Amandha Hayati, Rohimatul Heni Pujiastuti Heri Bastian Hulwani, Almas Zati Ida Rosita Ihsanudin Ika Nuraini Ilma Nurfadilah Ilmiyati Rahayu, Ilmiyati Imam Gozali Ina Ramadina Inayatul Amal Ipat Apipah Ipat, Ipat Isna Rafianti Isnaintri, Endah Istiqomah, Firly Izzatunnisa, Rega Jaenudin Jaenudin Jozua Sabandar Juwita Ariztin Kartika Aprilia Khaeroni, Khaeroni Khaerunnisa Allutful Ilahi Khoirin Nisya Kurniawati, Eka Fitri M. Rosyadi Madadina, Madadina Maman Fathurrohman Maman Fathurrohman, Maman Maretha Septiani Dwi Astutik Martanto . Maulid, Ahmad Ihsanudin Mita Mita Muhamad Yasin Muhammad Farhan Pranata Muhammad Farhan Pranata Mustofa, Ade Nandang Mutaqqin, Anwar Nabil Fajari R Nabil Makarim Nazwa Guseynova Kamila Nena Restiana Ningrum, Anindya Kirana Putri Novaliyosi Novaliyosi Novaliyosi Nurfitria, Anita Nuriah Nuriah Nurlafifah Rosida Nurul Anriani Nurwijayanti Oom Romsih Pambudi, Gigih Pertiwi, Putri Dwi Pranata, Muhammad Farhan Pratidina, Dian Aliza Pratiwi, Ulpha Mega Putra, Deni Dwi Rachman, Faishal Rachmat Rachmat Reinaldi, Achmad Reka Ikraami Kurniawan Ria Sudiana, Ria Rida Adhari Yanti Riza Novidona Afifah Rohmah Maysani Rohman, Wahyu Rohmatulloh Rohmatulloh Rohmatulloh Rohmatulloh Romsih, Oom Ruhimat, Agus Saleh, Hairul Saniah, Siti Lilis Saputra, Reksa Sari, Tiara Nurfitria Sektiwulan, Adelia Septiani, Awaliyah Septiani, Awaliyah Siti Lilis Saniah Siti Maryam Sari Sri Apriatni Sugiman Sugiman Sugiman Sugiman Suhendra Suhendra Sukirwan Sukirwan Sukirwan Sukirwan Sukirwan Sukirwan Sumarna, Maya Sintya Suryana, Karjono Sutihat Sutihat Sutihat, Sutihat Sutisna, Eki Syafina, Vilzha Syamsuri Syamsuri Syamsuri Tonnie Hari Nugraha Tria Suhada Azzahra Umroh Umroh Utari Sumarmo Utomo, Muhammad Faruq Wahyu Warsito Warsito Wirawan, Nugraha Wujarso, Riyanto Yani Setiani Yaya S. Kusumah Yelly Enfiyostuti Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana, Yuyu Zahid Nur Afita Amaliyah Zahra Fadhilah Aryoko Zahrotun, Siti Zakiya Amalia Hartanto Putri