p-Index From 2021 - 2026
16.105
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Daya Matematis Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Edukasi Matematika dan Sains JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Metodik Didaktik EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI PEDAGOGIA EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Journal of Teaching and Learning in Elementary Education Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) PENDIPA Journal of Science Education MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Global Conference Index EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Konseling Pelita Eksakta Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Journal On Teacher Education (Jote) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Cakrawala Ilmiah Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Innovative: Journal Of Social Science Research Ta'dib Jurnal Elementaria Edukasia
Claim Missing Document
Check
Articles

Prinsip – Prinsip Dasar dalam Penilaian yang Terdapat di Sekolah Dasar Selfi Rahmi Andini; Vianes Muliza Putri; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1932

Abstract

Perolehan nilai dari hasil belajar akan mendapatkan nilai yang baik apabila menggunakan pada aturan prinsip penilaian yang ada di sekoalah dasar serta bisa melihat beragam aspek yang diperoleh dari masing-masing peserta didik. Penelitian ini bertujuan  menerapkan prinsip dasar pada penilaian di sekolah dasar. Pendekatan  yang  dilakukan pada penelitian ini adalah studi literatur.  Peneliti menganalisis beberapa jurnal ataupun artikel dari  penelitian  terdahulu  yang  berkaitan dengan judul penelitian. Pengumpulan  data  dilaksanakan  dengan  jejak online melalui pencarian jurnal atau artikel dengan google schoolar. Hasil analisis dari beberapa jurnal yang didapat bahwa pada penilaian di sekolah dasar  guru masih ada yang kurang memperhartikan prinsip dari penilaian .prinsip dasar pada penilaian merupakan peranan besar keberhasilan pada pembelajaran. prinsip dasar penilaian ini ialah acuan dalam kualitas pendidikan di semua mata pelajaran, dengan harapan hasil perolehan belajar siswa siswa sesuai dengan prinsip dasar yang ada pada penilaian. Pada pembuatan penilaian sebaiknya sebagai pendidik menyesuaikan dengan sasaran belajar yang telah ditentukan, contohnya memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.Maka dari itu, seorang pendidik harus memahami prinsip-prinsip dasar penilaian yang harus diterapkan di sekolah dasar.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PECAHAN DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA DI KELAS IVB SDIT MASYITAH BUKITTINGGI Nurafni Aswati; Hadiyanto Hadiyanto; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.691 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.37

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh asalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa dalam materi pecahan. Hal ini terlihat pada nilai ulangan harian siswa yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal ini terjadi karena kurangnya aktivitas belajar dan siswa tidak terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus.Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2018/2019 di kelas IVB SDIT Masyitah Bukittinggi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan hasil tes.Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan matematika realistic Indonesia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pecahan di kelas IVB SDIT Masyitah Bukittinggi. Hal ini terlihat dari aktivitas mendengarkan, berbicara, dan menulis  mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 60% ke siklus II 68%  ke siklus III menjadi 86%.
Penerapan Strategi Preview, Question, Read Reflect, Recide, Review (P4QR) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar di Sekolah Dasar Elva Refariza; Farida F; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.463

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksanakan harus mampu memotivasi siswa untuk lebih meningkatkan potensinya. Potensi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. Permasalahan yang berkaitan dengan hasil belajar siswa berawal dari kurangnya kemampuan guru dalam memotivasi siswa. Salah satu hal yang dapat dilakukan guru dalam memotivasi siswa yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan salah satunya adalah Preview, Question, Read Reflect, Recide, Review (P4QR). strategi ini merupakan sebuah metode pembelajaran yang mengingatkan siswa untuk membaca sebagai upaya memberikan pemahaman , menggali informasi, membentuk pola pikir yang ditumbuhkan oleh siswa sendiri. Sehingga, siswa mendapatkan pengalaman sendiri dalam membentuk pola pikirnya dan mampu memotivasi dirinya dalam proses pembelajaran. Dengan motivasi yang tinggi , hasil belajar siswa dapat tercapai sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dicapai. 
Perbedaan Keterampilan Berpikir Logis Dalam Pembelajaran Dengan Menggunakan Bahan Ajar Sains Terintegrasi Matematika Berbasis Masalah Dengan Model CTL Dalam Pembelajaran IPA Mona Monita; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.906

Abstract

Pembelajaran pada perguruan tinggi dilakukan dengan memisahkan pembelajaran sains dan matematika padahal kedua materi tersebut dapat diintergrasikan. Kondisi ini membuat masih rendahnya kemampuan berpikir logis mahasiswa PGSD di salah satu LPTK di Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kemampuan berpikir logis mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen dengan pendekatan komparatif serta rancangan penelitian menggunakan factorial design. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar tes soa kemampuan berpikir logis mahasiswa. Hasil penelitian yang menunjukan rata-rata kemampuan berpikir logis bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah yaitu 83,55 dengan Ngain 0,76, sementara rata-rata kelas dengan model CTL 69,58 dengan Ngain 0,60. Jadi kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan kemampuan berpikir logis mahasiswa yang mana kemampuan berpikir logis mahasiswa yang menggunakan bahan ajar sains terintegrasi matematika berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan berpikir logis mahasiswa yang menggunakan model CTL
The Effect of Quantum Model to Students’ Learning Independence for Elementary School in Teaching Natural Science Learning Sumiati Pulungan; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1850

Abstract

The purpose of this reserach was to find out the effect of quantum model to students learning independence for elementary school in teaching natural science learning. The research design was classroom action research. This research was done at SDN 060827 Medan with the subject of the research was 37 students of grade V. The data collection was using: observation and questionnaire.  The data was described and elaborated by mixing some steps, they were collecting the data  data reduction, data display and finally conclusion. The result of the research prove that there was effect of quantum model to students’ learning independence for elementary school  in teaching natural science learning. Among of indicators, the highest score was motivation. Quantum model is very effective to use in teaching natural science learning for elementary school
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar Bima Prakarsa Arzfi; Resi Ananda; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1918

Abstract

Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang. Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatifmata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS. Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS. Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal. Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal. Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal.[None1] [H2] Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang. Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatif mata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS. Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS. Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal. Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal. Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal. [None1] [None1] [None1]Revisi: abstrak HARUS MEMUAT:1.      Latar belakang (1 kalimat)2.      Tujuan penelitian (1 kalimat)3.      Metode penelitian (1-2 kalimat)4.      Hasil Penelitian (1-5 kalimat);5.      Kesimpulan/implikasi (1 kalimat)Catatan: Maksimal 200 kata  [H2]
PERBEDAAN MODEL CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE (CLIS) DAN MODEL SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR Desi Indriyani; Desyandri Desyandri; Yanti Fitria; Irdamurni Irdamurni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.552 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model CLIS dan yang menggunakan model Scientific  pada pembelajaran tematik terpadu Kelas IV di SD Negeri 24 Parupuk Tabing. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik cluster sampling dengan  berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah  SDN 52 Parupuk Tabing dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen kelas IVA menggunakan model CLIS yang berjumlah 24 siswa dan kelas kontrol kelas IVB menggunakan model scientific yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian dengan uji-t menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas yang menggunakan model CLIS adalah 86,67 dan kelas yang menggunakan model scientific  adalah 75,83. Diperoleh hasil thitung 15,4518 >2,01 ttabel pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model CLIS dan model scientific  terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Kemampuan Awal terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Ully Fauziah; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2502

Abstract

Penelitian kuantitatif menggunakan quasi eksperimen ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan awal maupun kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Pada penelitian ini sampel yang dipilih sejumlah 40 orang yang terdiri dari 2 kelas dengan total populasi yaitu seluruh kelas IV yang terdapat di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Cara penentuan sampel penelitian diambil menggunakan cluster sampling dan terpilihlah kelas IV SDN 05 Birugo sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas IV-A SDN 10 Sapiran selaku kelas kontrol. Setalah nilai pretest dan posttest dilakukan pengujian prasayarat analisis, hasilnya menujukkan bahwa data bersifat normal dan homogeny. Uji-t dilakukan untuk menguji hipotesis dengan nilai t hitung > t tabel yakni sebesar 2,267 >1,685. Oleh karena itu Ho ditolak, sehingga penelitian ini menunjukkan hasil terdapat pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. 
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 07 NANSABARIS DAN SDN 16 NANSABARIS Leni Elisa; Hadiyanto Hadiyanto; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.691 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.17

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman. Berdasarkan latar belakang masalah, maka tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman antara hasil belajar siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Sedangkan bentuk desain penelitian yang digunakan adalah static group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh. Berdasarkan teknik sampling tersebut, kelas V SDN 07 Nansabaris ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas V SDN 16 Nansabaris sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda. Uji validitas yang digunakan adalah validitas butir soal. Uji reliabilitas yang digunakan dengan rumus Spearman Brown. Hasil uji-t nilai postest kelas kontrol dan eksperimen menunjukkan bahwa nilai  lebih besar dari  (2.124 > 2.067) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model PJBL di Sekolah Dasar Rahimah Ismail; Rifma Rifma; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Model Project Based Learning (PjBL) yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 19 Baringin Kota Padang Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: define, design, develop dan disseminate. Instrumen pengumpulan datanya yaitu: instrument validasi berupa lembar validasi bahan ajar. Instrumen praktikalitas berupa angket respon guru dan angket respon siswa, instrument keefektifan berupa lembar test hasil belajar dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dihasilkan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan dengan nilai rata-rata 4,6 yang termasuk pada kategori sangat valid, (2) Praktikalitas penggunaan bahan ajar berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan tingkat kepraktisan mencapai 3,2 pada kategori praktis, dan angket respon peserta didik setelah menggunakan bahan ajar yang telah dikembangkan dengan tingkat kepraktisan 3,57 pada kategori sangat praktis dan (3) Efektivitas penggunaan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan kategori sangat baik
Co-Authors -, Nelvianti Abna Hidayati Adam Malik Agasi, Diren Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Ahmad Saleh Ahmad Zikri Aissy Putri Zulkarnaini Aisyah Nofziarni Alghaniy Nurhadiyati Ali Imran Anggara Marza Anggun Radika Putri Ardipal Ardipal Arrum Meirisa Betridamela Nasti Bima Prakarsa Arzfi Chairul Azmi Daharnis Daharnis Darmansyah Darmansyah Darmasyah Darmasyah Darnis Arief Daryanti Daryanti DENI OKTA NADIA Desi Aulia Desi Aulia Desi Dwisetiarezi Desi Indriyani Desi Indriyani Desty Ayu Anastaha Desyandri Desyandri Dian Novita Dian Puspita Sari Didi Syahrir Dina Erina Nasution Disha Hikarahmi Ramfineli Dwi Suryani Alfa Dwiki Anpariza Ediyanto Ediyanto Efendi, Nofriza Efry Yenny Ela Irnanda Elfi Indriani Elfia Sukma Eli Sasmita Elmita Waslina Elmita Waslina Elsa Wahyuni Elva Refariza Fadhilah Fadhilla Imanda Azzahra Fadhli Fadhli Farida F Farida F Farida F Farida F Farida F Farida F Farida Fahrudin Fatimah Fatimah Feby Kurniawan Feni Herlina Fiddinya Nurul Hasanah Fifi Nofitri Firna Efriyenef Fitri Handayani Fitri Wardah Fitria Kumala Sari Fitria Kumala Sari Fitriadi Fitriadi Friska Efendi Friska Hered Habbieb Abdullah Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto, Hadiyanto Haidir Haidir Hasanatul Fitri Hendra Syarifuddin Hendra Syarifuddin Hendra Syarifuddin Herawani, Nelli Hesty Parbuntari Hilda Marta Hilda Marta Ice Muniwastia Idriyeni Idriyeni Iit Pebrian Indriani Sevti Annisa Inge Kadarsih Irdamurni Irsyad, Irsyad Irwan Suhendra Jamaris Jamaris Kadarsih, Inge Kenedi, Ary Kiswanto Kurnia Puspita Sari Leni Elisa Leni Elisa Lifda Sari. S Linda Juliharti Lola Afriani M Ridwan M. Fachri Adnan Maiyona Ovartadara Mardiah Mardiah Maria Montesori Maria Montessori Marnis Susanti Maulani, Yulia Mega Iswari Meila Yufriana Devi Mesi Yulia Sari Insani Miftahul Khair Mike Oktavia Milda Ayu Minda Azhar Miranda Miranda Mona Monita Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Mudjiran Muhammad Anwar Muhammad Irsyad Muhammad, Milotul Muhammadi Muhammadi Mutiara Hasanah Mutiaramses Mutiaramses Nadra Hafizah Nelli Herawani Nelli Herawani Nelvianti Nelvianti Neviyarni Neviyarni Niki Yulianti Nining Yulianti Fitri Nofia Henita Nofriza Efendi Nofriza Efendi Nofriza Efendi Novelia Pertiwi Nur Atikah Nur Atikah Nur Azmi Alwi Nurafni Aswati Nurafni Aswati Nurhelfi Risman Dani Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Nurradiati Nurradiati Nurul Halimah Oktaveni Yetri Qotrun Nada Fitri Adisva Rahimah Ismail Rahma Hidayanthi Rahma Taher Rahmad Wahyugi Rahmadhani, Yolanda Rahmania Yunita RAHMI YULIA Rauladety Anas Refli Surya Barkara Reinita Reinita Rena Elia Reny Novita Sari Resi Ananda Retno Aulia Fortuna Ricky Avandra RICKY GUSTIAWAN Rifma Rifma Rina Marlina Rini Fauziah Riqqah Annisa Maharani Risda Amini Riska Nanda Putri Riska Putri Taupik Riva Komala Sari Rizka Oktarina Rizqa Ramadhani Rusdinal Rusdinal Rusdinal Rusdinal Salwa Annisa Hasri Salwa Annisa Hasri Sarda Nuria Selfi Rahmi Andini Selfi Rahmi Andini Selpa Mai Ningsih Siska Tresia Oktari Siti Hajar Siti Nur Isnaini Siti Suhailah Rangkuti Solfema Solly Aryza Sonia Dwi Permata Putri Sri Mulyani Sri Wahyuni Suang Kupon Syukur Suang Kupon Syukur Suci Astafrina Sufyarma Marsidin Suhernisa MY Sumiati Pulungan Sumiati Pulungan SUNDARI JS Syafri Ahmad Syahniar Syahniar Syahniar Syahniar Syiti Mutia Hasnan Three Rahmadona Tia Afrinanda Pratiwi Tiara Kazumaretha Tita Purnama Sari Ulandari Safitri Ulianas, Alizar Ulil Zairmi Ully Fauziah Vani Qhairum Nisa Utami Veni Nurman Vianes Muliza Putri Vianes Muliza Putri Vira Amelia Vivi Lusidawaty Vivi Lusidawaty wanelly, widya Wasthi Ramadhani Watin Dehistora Widya Indra Widya Paramita Widya Wanelly Yalvema Miaz Yanti Fitriaice Muniwastia Yati Yati Yeni Erita Yeni Erita Yeni Karneli Yenni Atikah Pane Tika Yerizon Yerizon Yerizon Yerizon Yori Sri Ayunda Yossa Arisanti Yulia Mona Liza Yulia Narmi Yulia Rahmi yulia sari Yullys Helsa Yulyani Yulyani Yuni Ahda Yusmaita, Eka Yusrani Fitri Zen, Zelhendri