p-Index From 2021 - 2026
9.585
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Fitopatologi Indonesia Biospecies Prosiding Seminar Nasional MIPA BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology EDUSAINS AL KAUNIYAH AGRIKA Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Biosfer: Jurnal Tadris Biologi JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Proceeding International Conference on Global Resource Conservation Prosiding Seminar Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Jurnal Dinamika Pendidikan JURNAL AGRILAND Sriwijaya University Learning and Education International Conference Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Biodjati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Faktor Exacta Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal SOLMA JASc (Journal of Agribusiness Sciences) PENDIPA Journal of Science Education Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Biosel: Biologi Science and Education Jurnal Agrotek Tropika Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Jurnal Pengolahan Pangan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Biota PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Biotek Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Edukasi Sains SEMAR Jurnal Pengabdian UNDIKMA Leuit : Journal of Local Food Security Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of STEM Education for Sustainability Indonesian Community Journal Industrial and Domestic Waste Management International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development Biological Environment and Pollution Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Pengabdian Dinamika BIO-SAINS | Jurnal Ilmiah Biologi Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan MIPA BIOTROPIC Biodiversitas Journal of Biological Diversity
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Pontang-Banten Terkait Kandungan Gizi Jamur Tiram Melalui Sosialisasi dan Pendampingan Pengolahan Jamur Tiram Indah Juwita Sari; Desi Nur Eka Fitriana; Mila Ermila Hendriyani; Rida Oktorida Khastini; Tasya Alya Permata
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jmp.v2i1.281

Abstract

Pontang is one of the villages in Banten with a high potential for natural resources but unexplored potential for human resources. Continuous socialization and mentoring are one way to increase the potential and knowledge of the Pontang people. This activity aims to determine an increase in Pontang people's knowledge of oyster mushrooms' nutritional contents and their benefits in meeting food needs. The method used in this activity is a case study with questionnaires and interviews as instruments. This activity was started by giving questionnaires about the initial knowledge of oyster mushrooms' nutritional contents to 20 samples. After that, socialization and mentoring were carried out in oyster mushroom processing into oyster mushroom meatballs. Interviews related to participants' knowledge of the oyster mushrooms' nutritional contents were conducted at the end of the activity. This activity showed increased knowledge about the oyster mushrooms' nutritional contents and benefits and participants' satisfaction after socialization and mentoring in oyster mushroom processing. This activity initiated the participants to utilize oyster mushrooms as an alternative to meet their daily vegetable protein needs. In addition, this activity initiated the participants to explore entrepreneurial potential, such as innovation in processed oyster mushroom food.
Diversifikasi Abon Ikan Payus (Elops hawaiensis) untuk Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Fasya Nurul Fachriah; Maulana Faiz Almushlih; Siti Afiah; Dea Maryati; Hijrah Nurkholifah; Rida Oktorida Khastini; Evi Amelia
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1147

Abstract

Ikan payus (Elops hawaiensis) merupakan komoditas perikanan lokal yang melimpah di Desa Domas, namun pemanfaatannya masih terbatas sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga melalui sosialisasi diversifikasi olahan ikan payus menjadi abon. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods) melalui desain One-Group Pretest-Posttest. Instrumen evaluasi berupa soal pilihan ganda untuk mengukur peningkatan pengetahuan, yang dianalisis menggunakan N-Gain, serta observasi dan angket respons untuk menilai partisipasi dan minat berwirausaha. Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 45,71% menjadi 90% dengan nilai N-Gain 0,90 (kategori tinggi), yang mengindikasikan efektivitas program. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi pengolahan pangan lokal serta membuka peluang pengembangan ekonomi rumah tangga berbasis sumber daya perikanan setempat.
Integrated Fungi Diversity from Kotok Bongkok, Bantens Traditional Food: Content for Innovative Teaching Materials in Senior High School Biology on Biodiversity Mila Ermila Hendriyani; Sindanita Yulianti; Roswanna Safkolam; Rida Oktorida Khastini; Putri Dian Pramesty; Mariska Sandrina Oktaviani
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 13, No 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v13i4.49319

Abstract

Indonesia is very rich in traditional fermented foods, one of the distinctive foods from Banten that is still not widely known and scientifically studied is kotok bongkok. The study aims to integrate research results on fungal diversity in kotok bongkok as content for an innovative teaching material that senior high school students can use to study biology on biodiversity. The requirement for contextualized learning materials that connect complex biological ideas with students' real-world experiences served as the basis for the study. Four biology teachers were interviewed as part of a mixed-methods approach to get qualitative data, while 103 grade X students from three different schools completed questionnaires to gather quantitative data. Isolation and identification resulted in the identification of several fungal taxa in kotok bongkok, including Rhizopus oligosporus, Mucor racemosus, Rhizomucor pusillus, Penicillium sp., and yeast, which colonized kotok bongkok, providing authentic biological examples for learning fungal diversity. Both teachers and students see local food-based examples as viable and interesting teaching materials. While students preferred interactive media, including e-modules, videos, and learning applications, teachers highlighted the potential of project-based learning and module-based forms. The results were aligned with competencies to biotechnology, biodiversity, and the ecological roles of fungi, and matched to the learning objectives of Indonesia's merdeka curriculum. Kotok bongkok enriches the curriculum and encourages scientific literacy, cultural sensitivity, and sustainable knowledge practices in biology lessons. The work provides a reproducible strategy for contextualizing biology learning and highlights the pedagogical value of incorporating local knowledge into formal scientific education
Potensi Tanaman Melinjo Sebagai Antibakteri Alami Terhadap Bakteri Patogen Rida Oktorida Khastini; Reti Purwasi; Ridha Puteri Athaya; Yayu Widiya
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7215

Abstract

 Melinjo (Gnetum gnemon L.)  merupakan salah satu komoditas lokal di Indonesia yang memiliki ragam manfaat pada semua bagian organ tanaman. Kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, steroid, saponin yang berpotensi sebagai zat antibakteri dapat diisolasi daru bagian daun, kulit biji, dan bijinya melinjo. Penelitian ini bertujuan untuk menkaji dan menganalisis, yang telah ada dalam literatur untuk mendapatkan pemahaman mengenai potensi tanaman melinjo sebagai antibakteri alami. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional hasil penelusuran internet.  Berdasarkan hasil penelusuran pustaka dapat diketahui bahwa zat antibakteri dari ekstrak daun, biji dan kulit melinjo mampu menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri patogen gram negatif yaitu Salmonella typhi, Salmonella enteritidis, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa  serta kelompok bakteri gram positif yang terdiri dari Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes dan Listeria monocytogenes. Aktivitas antibakteri ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat di media pertumbuhan. Perbedaan nilai aktivitas dipengaruhi dari senyawanya, konsentrasi dari ekstraknya, daya difusi dari ekstrak, jenis patogen yang dihambat dan pelarut ekstrak.   
ETHNOBOTANICAL STUDY OF DIGESTIVE SYSTEMS DISORDERS IN BADUY ETHNIC, INDONESIA Rida Oktorida Khastini; Indria Wahyuni; Irma Saraswati
BIOTROPIA Vol. 28 No. 1 (2021): BIOTROPIA Vol. 28 No. 1 April 2021
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.317 KB) | DOI: 10.11598/btb.0.0.0.1055

Abstract

Digestive disorders rank among the most common problems faced in Indonesia, especially for the Baduy people in Banten Province. Although the Baduy live in water-rich areas, their lack of sanitation facilities and unawareness of methods of disease prevention have prompted high morbidity and mortality rates in their communities, largely due to digestive system disorders that they continue to treat with medicinal plants. This survey was undertaken to document Baduy indigenous medicinal plants that were used to treat and prevent different types of digestive system disorders in their communities using quantitative ethnobotanical approaches. Ethno medicinal data were collected from 30 informants regarding their knowledge on medicinal plants. Quantitative approaches were used to determine the use value and informant consensus factor values of collected data. The results revealed that the Baduy currently use 54 medicinal plant species belonging to 30 families to treat digestive system disorders. Additional research is required, however, to validate the function of the medicinal plants and identify their active compounds.
Pupuk Organik Cair Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Banjarnegara, Ciwandan-Cilegon Syakira Syabani; Yulia Pradana; Muhammad Romdhoni Al Mubaroq; Jonathan Hasiholan; Sabrina Khoirunnisa; Rida Oktorida Khastini
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23422

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan peningkatan aktivitas rumah tangga meningkatkan volume sampah organik yang dominan di TPA, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan emisi gas rumah kaca. Pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) menawarkan solusi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai hara limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa Tematik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan POC berbasis limbah sayuran, dan praktik langsung oleh peserta. Evaluasi dilakukan melalui post-test dan observasi keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat; 87,5% peserta memperoleh skor ≥70 pada post-test, sementara ±90% mampu melakukan proses pembuatan POC secara mandiri. Produk POC yang dihasilkan mengandung unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme fungsional, berpotensi meningkatkan kesuburan tanah, mendukung pertumbuhan tanaman, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis. Selain itu, pemanfaatan limbah organik rumah tangga mendukung pengurangan volume sampah, penerapan prinsip ekonomi sirkular, dan peningkatan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini juga memperkuat partisipasi kelompok masyarakat lokal dan menyediakan model praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain. Kesimpulannya, pembuatan POC dari limbah rumah tangga efektif meningkatkan kapasitas masyarakat, mendukung keberlanjutan lingkungan, dan mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Characterization of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) on Capcissum annum Indah Juwita Sari; Indria Wahyuni; Rida Oktorida Khastini; Ewi Awaliyati; Andriana Susilowati; Enggar Utari; I Nyoman Pugeg Aryantha
Jurnal Biodjati Vol 6 No 2 (2021): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v6i2.13191

Abstract

Plant Growth Promoting Bacteria Rhizobacteria (PGPR) is one of the potential bacteria to enhance of Capsicum annuum through inhabitation the growth of pathogenic fungi. This study aimed to characterize PGPR in chili plants (Capsicum annuum). PGPR was isolated from the soil habitat of the red chili plant in Cilegon, Indonesia. Screening was then carried out with the dual culture method on Petri dishes and tested through in vivo method on the red chili plant. The selected bacteria were characterized morphologically, biochemically, and physiologically. The results revealed that there were 14 single isolates of bacteria from the roots of the red chili plants. The five single bacterial isolates, namely Azostobacter, Azospirillum, Pseudomonas, Serratia, and Beijerinckia have good potential as PGPR based on multiple culture screening by producing clear zones and positively effect the growth of chili plants.
Pemanfaatan Ubi Jalar sebagai Alternatif Karbohidrat yang Meningkatkan Ekonomi Warga Banten Rihadatul Aisy; Gita Nur Aisyah Putri; Nabila Nurul Aulia; Nuriana Salsabila; Sherly Indrawati; Willy Faisal Madani; Rida Oktorida Khastini
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.62162

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu komoditas yang nilai ekonomisnya tinggi dan mempunyai banyak manfaat dan kandungan nutrisi yang berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap konsumsi ubi jalar sebagai pangan lokal alternatif karbohidrat dan upaya yang dilakukan oleh masyarakat Banten dalam pemanfaatan potensinya untuk meningkatkan sektor ekonomi. Penelitian kuantitatif dilakukan metode penelitian survei deskriptif kepada 57 responden masyarakat Sindangkarya Kabupaten Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Banten memiliki ragam persepsi terkait ubi jalar, potensi dan pemanfaatannya. Informasi yang diperoleh dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan ubi jalar yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan aspek ekonomi masyarakat lokal Banten. Kata kunci :  Ubi jalar; karbohidrat; alternatif pangan.
Traditional Knowledge and Fungal Characterization of Kotok Bongkok for the Development of Local Wisdom-Based Food Innovation Sindanita Yulianty; Mila Ermila Hendriyani; Rida Oktorida Khastini; Mariska Sandrina Oktavianti; Putri Dian Pramesty
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/biodidaktika.v21i2.38900

Abstract

Kotok Bongkok is a fermented local dish from Lebak Regency, Banten, using seeds of kluwek (Pangium edule) via fermentation method by boiling the seeds, peeling the seed skins, soaking in mountain spring water, and fermenting naturally in bamboo. This research attempts to study the local knowledge of communities on the process of making kotok bongkok and determine the type of fungi used during the fermentation process. The data were collected based on field observation, informal and semi-structured interview on 92 informants, as well as identifying the fungi characteristic by morphological and microscopic isolation. The findings reveal that women, especially teenagers age 15-17 years old, dominantly preserve the knowledge on how to make kotok bongkok. The fermentation process creates an exclusive taste and decreases cyanide considerably. Preliminary identification on microbiology analysis shows dominant fungi that exist during fermentation process are Mucor racemosus, Rhizopus oligosporus, and yeasts which create specific aroma on the product. Based on proximate analysis, this fermented product has high content of fat and moisture, followed by protein and fiber. This study emphasizes that Kotok Bongkok is a biocultural heritage that unites biological and cultural aspects, and it has the potential to be developed as an innovative food product based on local wisdom to support food security and green economy principles through community empowerment, and the preservation of Indonesia’s culinary identity.
Lichen diversity as indicators for monitoring ecosystem health in Rawa Danau Nature Reserve, Banten, Indonesia RIDA OKTORIDA KHASTINI; INDAH JUWITA SARI; YOLA HERYSCA; SITI SULASANAH
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 20 No. 2 (2019)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d200227

Abstract

Abstract. Khastini RO, Sari IJ, Herysca Y, Sulasanah S. 2018. Lichen diversity as indicators for monitoring ecosystem health in Rawa Danau Nature Reserve, Banten, Indonesia. Biodiversitas 19: 489-496. Study on environmental changes is very important in present circumstances throughout the world. Lichen biodiversity may provide an excellent measure in bio-monitoring on the ecosystem health of nature reserve areas such as Rawa Danau in Banten Province, Indonesia. At present, this area is highly disturbed due to ecological factors and human activities such as land use for agricultural land and residential area. The objective of this research is to provide the information needed for assessing ecosystem health which will be revealed by the diversity of lichens in the study area. The study was conducted using transect-based plot in three landscapes: residential area, primary forest and secondary forest, while exploration technique was carried out in freshwater swamp area. The cover for lichen species in the substrates and the number of species present were recorded. Shannon-Wiener diversity index was also calculated. A total of 86 specimens were collected from these four areas which resulted in the occurrence of 25 species of lichens belonging to 20 genera and 14 families. Shannon-Winner’s diversity index are ranging from 1.7197 at residential area to 2.6678 at swamp area. The variation in species composition is likely associated with the abiotic and biotic factors of each landscape with the differences in lichen diversity across landscapes suggest an altered environmental condition of in Rawa Danau. The results of this study can be used as baseline information of ecosystem health of Rawa Danau Nature Reserve in the face of future environmental changes.
Co-Authors A. Alimuddin Aditya Rahman Aditya Rahman Kintu Nihan Aditya Rahman KN Aditya Rahman KN Aditya Rahman KN, Aditya Rahman Adzan Sa'ban Aef Saefulloh Ahmad Ni’matullah Al Ulya Ahmad Syachruroji, Ahmad Aisy, Rihadatul Akbar Rafiq Sholeh Akhmad Baihaqi Akhmad Baihaqi Akhmad Baihaqi Alimuddin, A. Amalia Sapriati Andriana Susilowati Ani Rahmawati Anzelina Tristina Aris Munandar Arta Firdauli Doloksaribu Athaya, Ridha Puteri Aulia Nur Sahida Aulia, Nabila Nurul Avilia, Alma Dea Maryati Desi Eka Nur Fitriana Deska PURI Dewi Hastuti Dewi Murni Dewi Murni Dewi Murni Dian Rachmawati Dinar Fitrayadi Dinar Sugiana Dinar Sugiana Fitrayadi Djazimi, Ika Rifqiawati Dwi Ratnasari Dwi Ratnasari Eli Setiawati Eltis Panca Ningsih, Eltis Panca Enggar Utari Etty Riani Evi Amelia Evi Amelia, Evi Ewi Awaliyati Ewi Awaliyati Fachry Abda El Rahman Fajar, Hafizt Maulana FAJARUDIN AHMAD Fajarudin Ahmad Fajriyah, Laelatul Falya Adnin Fasya Nurul Fachriah Fasyaha, Zihma Fathiyah Salsabilah Fatimah, Atin Febrianty, Rafiony Eka Febriyanti, Beta Feni Hardianti Fifi Fatmawati Rahayu Fitriana, Desi Eka Nur Frandista, Saniyyah Cinta Gita Nur Aisyah Putri Gunawan, Yusep Hafizt Maulana Fajar Harahap, Elmira Oktaria Raihan Hardianti, Feni Hesti Hesti Hidayah, Ma'rifatul Hijrah Nurkholifah Hoirun Anisah I Nyoman Pugeg Aryantha I Nyoman Pugeg Aryantha Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Indah Juwita Sari Indah Juwita Sari INDAH JUWITA SARI Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indriati Ramadhani Irma Saraswati Irma Saraswati Irma Saraswati Irma Saraswati Irma Saraswati Jonathan Hasiholan Juhaeriyah Juhaeriyah Kharisma Diani Kharisma Diani Pangastuti Khotimah, Annisa Laila Rahma Zahranie Lestari, Iing Dwi Lia Agustina Lintang Kartika Cahya Prithalia Lisa Amelia Lista Lista Maemonah, Maemonah Magdalena Magdalena Mahrawi Mahrawi Mahrawi Mahrawi Mamai Humairoh Maman Fathurrohman, Maman Mariska Sandrina Oktaviani Mariska Sandrina Oktavianti Maryani, Nani Maryani, Nani Maulana Faiz Almushlih Meiza, Aisyifa Nur Merlina, Pina Mestika Sekarwinahyu Mila Ermila Hendriyani Mila Ermila Hendriyani Mila Ermila Hendriyani Mila Ermila Hendriyani, Mila Ermila Mila Fauziyah Muhamad Rohman Bukhori Muhammad Ridwan Muhammad Romdhoni Al Mubaroq Mulamawarni, Ken Hastu Mulhayati, Fazkhur Fajar Mumtazah, Najwa Qonita Munandar, Aris Nabila Nurul Aulia Nadya Pratiwi Tri Lantafi Nafsahan, Hurry Khastina Najmi Firdaus Najwa Qonita Mumtazah Nani Maryani Nani Maryani Nani, Maryani Naya Akhwatul Janna Novi Ramadani Pratiwi NUR LAILI FAUZIYAH Nurhafifah, Ifah Nuriana Salsabila Nurul Fitiriani Nurul Hayat Hibatullah Odita Mulyana Putri Oktaviani, Haifa Dwi Pangastuti, Kharisma Diani Pipit Marianingsih Pramesty, Putri Dian Prasart Nuangchalerm Prasart Nuangchalerm, Prasart Pratiwi, Novia Nur Prithalia, Lintang Kartika Cahya Purwasi, Reti Putri Dian Pramesty Putri Dian Pramesty Putri Melati Sima Putrianti Nurul Amaliah Rahma Rizqia Rahman KN, Aditya Rani Rahmawati Rani Septiyani Renaldi Hermansyah Reti Purwasi Rhahillia, Laya Ridha Puteri Athaya Rihadatul Aisy Risma Aulia Rozma Rizal Aulia Ahadi Putra Karim Rosdiana Rosdiana Roswanna Safkolam Sabrina Khoirunnisa Sakhirotul Lail Salsabila, Nuriana Saniyyah Cinta Frandista Santi Susanti Sarifah Sarifah Savitri, Lucia Dwi Sa’diah, Siti Setiawati, Eli Shaynen Fatimah Sherly Indrawati Sindanita Yulianti Sindanita Yulianty Siti Afiah Siti Gia S. Fitri Siti Gia Syauqiyah Fitri, Siti Gia Syauqiyah Siti Khaerani Siti Komariah Siti Nur Allisa Siti Nursaffanah Hasna Siti Nursiska Widianti Siti Sulasanah SITI SULASANAH Siti Yulianti Sjaiffuddin, Sjaifuddin Sjaifuddin Sjaifuddin Sri Ritawati Sukanan, Wuni Wandira SURATMI SURATMI Suroso Mukti Leksono Survani, Rifki Susi Martiani Susilawati Dewi Susilawati Dewi Syakira Syabani Syifa Auliya Zulfah Tasya Alya Permata Tasya Alya Permata Tiara Putriana Tuti Alawiyah Ulfah, Yayu Maria Usman Usman Usman Usman Usman Usman Vini Putri Febrianti Wahyuni, Indria Wahyuni Widiya, Yayu Willy Faisal Madani Wineng Siti Rohmah Wineng Siti Rohmah Yayu Maria Ulfah Yayu Widiya Yeyen Maryani YOLA HERYSCA Yolanda Ade Saputri Yudistira, Ahmad Syahril Yuli Wiluya Yulia Pradana Yusep Gunawan Zihma Fasyyaha