p-Index From 2021 - 2026
8.615
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Fitopatologi Indonesia Biospecies METAMORFOSA Journal of Biological Sciences Prosiding Seminar Nasional MIPA BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology EDUSAINS AL KAUNIYAH AGRIKA Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Biosfer: Jurnal Tadris Biologi JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Proceeding International Conference on Global Resource Conservation Prosiding Seminar Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Jurnal Dinamika Pendidikan JURNAL AGRILAND Sriwijaya University Learning and Education International Conference Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Jurnal Biodjati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Faktor Exacta Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal SOLMA JASc (Journal of Agribusiness Sciences) PENDIPA Journal of Science Education Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Biosel: Biologi Science and Education Jurnal Agrotek Tropika Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Jurnal Pengolahan Pangan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Biota EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Biotek Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Sains dan Edukasi Sains SEMAR Jurnal Pengabdian UNDIKMA Leuit, Journal of Local Food Security Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi International Journal of STEM Education for Sustainability Indonesian Community Journal International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development Biological Environment and Pollution Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Pengabdian Dinamika BIO-SAINS | Jurnal Ilmiah Biologi Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan MIPA BIOTROPIC
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN TEKNOLOGI AKUAPONIK SEBAGAI SOLUSI PENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DESA BABADSARI, KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN Khastini, Rida Oktorida; Munandar, Aris
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v6i1.8759

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Babadsari, adalah denganmemberdayakan masyarakatnya dengan mengoptimalkan potensi daerahnya. Lahan pekaranganyang luas dapat dimanfaatkan sebagai sumber yang dapat menunjang ketahanan pangan dalam aspeksosial, ekologi, dan ekonomi bagi rumah tangga maupun masyarakat lokal secara berkelanjutanmelalui implementasi teknologi akuaponik. Tujuan program ini adalah dalam rangka meningkatkanpengetahuan masyarakat melalui pelatihan teknologi akuaponik sebagai solusi pendukung ketahananpangan, serta mengembangkan kegiatan ekonomi produktif masyarakat sebagai bentukpemberdayaan masyarakat desa. Metode pelaksanaan pelatihan teknologi akuaponik dilakukandengan 5 tahapan, yaitu tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasilkegiatan pelatihan teknologi akuaponik di desa Babadsari mendapat respon yang positif danantusiasme kelompok sasaran. Seluruh peserta merasakan banyak manfaat dari segi estetika danekonomi Kegiatan ini memotivasi warga lainnya yang mulai tertarik untuk ikut serta menerapkanteknologi akuaponik di pekarangan rumah mereka sendiri. Warga yang telah menerapkan programtidak lagi membeli beberapa jenis sayur dan ikan ke pasar.
PEMBERDAYAAN IBU BALITA DALAM PEMANFAATAN CENDAWAN MONASCUS PURPUREA SEBAGAI PEWARNA ALAMI MAKANAN GUNA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI POSYANDU BERINGIN III DAN BERINGIN IV KOTA SERANG Khastini, Rida Oktorida; Fatimah, Atin
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v3i1.8858

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberdayaan ibu balita dalam pemanfaatan cendawan Monascus purpurea sebagai pewarna alami makanan guna pencegahan penyakit demam berdarah Dengue (DBD) dilakukan pada awal bulan Agustus 2016 di Posyandu Beringin III dan IV Kota Serang. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnyakasus DBD pada balita yang terjadi di lokasimitrayaitu Posyandu Beringin III dan Posyandu Beringin IV merupakankasus yang paling banyakyang dihadapi terutama pada saat pergantian musim. Upaya pemberantasan penyakit DBD menyangkut pencegahan salah satunya dilakukan dengan memanfaatkan cendawan dan melibatkan Ibu-ibu balita tersebut. Program pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan praktek cara pemanfaatannya sebagai sebagai pewarna makanan alami dalam produk masakan sehari-hari. Kegiatan yang telah dilakukan dalam proses pengabdian ini meliputi sosialisasi manfaat angkak, introduksi pengetahuan bagaimana pembuatan angkak.Praktek cara pemanfaatan angkak sebagai sebagai pewarna makanan alami dalam produk masakan sehari-hari akan dilakukan pada periode berikutnya. Dengan adanya program pengabdian ini maka Ibu-ibu balita di Posyandu Beringin III dan Beringin IV dapat mengetahui manfaat cendawan M. purpurea, dapat membuat sediaan angkak hasil fermentasi cendawan M. purpureadan dapat menggunakan angkak sebagai pewarna makanan alami dalam produk masakan sehari-hari.
Lanting Cibeber: Menggali potensi singkong, pangan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cibeber, Lebak-Banten Fajriyah, Laelatul; Sa’diah, Siti; Mulamawarni, Ken Hastu; Yudistira, Ahmad Syahril; Merlina, Pina; Ridwan, Muhammad; Febriyanti, Beta; Khastini, Rida Oktorida
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9413

Abstract

Singkong merupakan makanan pokok pengganti nasi dengan sumber karbohidrat tinggi. Singkong dapat digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan lanting. Penelitian ini mengkaji potensi dan persepsi masyarakat terhadap produk makanan tradisional lanting berbahan dasar singkong di Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak-Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada produsen dan distributor serta penyebaran kuesioner kepada 42 responden konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanting populer di kalangan masyarakat, sebanyak 78,6% responden menyatakan menyukai produk ini dan 9,5% sangat menyukai. Kemudahan akses terhadap lanting juga dinilai tinggi oleh sebagian besar responden, meskipun ada pula yang mengalami kesulitan karena distribusi yang tidak merata. Potensi pasar Lanting yang sangat besar didukung oleh cita rasa khas dan manfaat singkong bagi kesehatan. Meskipun distribusi dan kapasitas produksi masih menjadi tantangan, inovasi dalam pemasaran dan pengemasan serta peningkatan kerja sama distribusi dapat meningkatkan keberhasilan produk di pasar yang kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lanting memiliki nilai ekonomi bagi produsen lokal dan berkontribusi terhadap diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional.
Optimalisasi Produktivitas Petani Desa Cileles-Lebak Melalui Edukasi Deteksi Dini Hama dan Penyakit serta Strategi Pencegahan Efektif Ratnasari, Dwi; Survani, Rifki; Maryani, Nani; Khastini, Rida Oktorida
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ackground: Produktivitas petani pisang di Desa Cileles, Lebak, masih rendah akibat tingginya frekuensi gagal panen dan biaya produksi yang tinggi. Permasalahan ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan petani terkait hama dan penyakit, serta kurangnya penerapan metode budidaya yang berkelanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakan ini ini adalah memberikan edukasi kepada petani sebagai mitra di desa binaan mengenai deteksi dini hama dan penyakit serta strategi pencegahan yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Metode: Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif kepada petani tentang identifikasi hama, penyakit, dan praktik pengendalian yang ramah lingkungan, serta pendampingan dalam penerapan budidaya pisang yang berkelanjutan. Hasil: Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengenali hama dan penyakit, yang berkontribusi pada penurunan biaya produksi dan peningkatan kualitas buah pisang. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengoptimalkan produktivitas petani pisang di Desa Cileles, Lebak.
Identifikasi Morfologi Dan Peranan Makrofungi Di Curug Sawer Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Banten Frandista, Saniyyah Cinta; khastini, rida oktorida
BIO-SAINS : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4 No 1 (2024): Bio-Sains Vol 4 No 1, Maret 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bio-sains.v3i2.3515

Abstract

Makrofungi merupakan organisme eukariotik, heterotrof dan kosmopolitan. Umumnya memiliki tubuh buah besar dan dapat diamati secara langsung morfologinya mulai dari ukuran, warna dan bentuk yang memiliki karakteristik beragam. Fungi umumnya hidup di serasah daun dan kayu yang membusuk sebagai pemasok zat organik untuk sumber nutrisi bagi fungi. Selain itu fungi juga tumbuh di pohon hidup, bahkan di tanah dan sekitar air terjun. Salah satu daerah yang sesuai bagi pertumbuhan fungi yaitu di daerah Curug Sawer yang terletak di Cisitu, Kecamatan Ciomas, Banten. Daerah ini memiliki faktor lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan fungi, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi morfologi dan peranan jenis fungi yang ditemukan di daerah Curug Sawer, Ciomas. Pengamatan ini dilakukan menggunakan metode jelajah atau eksplorasi dengan menyusuri setiap sudut lokasi pengamatan. Makrofungi yang ditemukan sangat beragam dan bervariasi antara lain: Scleroderma cepa, Sanguinoderma rude, Ganoderma applanatum, Polyporus squamosus, Trametes gibbose, Pluteus boudieri, Hygrocybe Cantharellus, Favolaschia manipularis, Cyathus striatus, Xylaria polymorpha, Marasmius bulliardii, Scleroderma sinnamarience, Scleroderma citrinum dan Cymatoderma caperatum.
Identifikasi Jenis Makrofungi di Kawasan Curug Cikotak Rhahillia, Laya; Purwasi, Reti; Nurhafifah, Ifah; Oktaviani, Haifa Dwi; Adnin, Falya; Khotimah, Annisa; Khastini, Rida Oktorida
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i1p63-70

Abstract

Indonesia, sebagai negara megabiodiversitas, memiliki kekayaan fungi yang luar biasa namun belum sepenuhnya teridentifikasi dan tedokumentasi dengan baik. Curug Cikotak menjadi lokasi yang menarik untuk penelitian identifikasi makrofungi. Kondisi kawasan sekitar air terjun yang lembab dan kaya akan bahan organik, menyediakan habitat yang ideal bagi berbagai jenis fungi yang mungkin belum pernah didokumentasikan sebelumnya. Kondisi mikroklimat yang unik di sekitar air terjun, seperti kelembaban tinggi, suhu yang relatif stabil, dan ketersediaan substrat yang beragam, menciptakan niche ekologis yang dapat mendukung keberadaan spesies fungi yang khas dan mungkin endemik. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi makrofungi di Curug Cikotak. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada keberlimpahan makrofungi di Kawasan Air Terjun Curug Cikotak. Kondisi lingkungan yang lembab dan kaya nutrisi di sekitar kawasan Air Terjun menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur. Data lapangan dianalisis secara deskriptif mencakup ciri morfologi fungi dan substratnya. Penelitian ini dilakukan pengukuran parameter lingkungan seperti suhu, intensitas cahaya, dan kelembaban. Hasil dari penelitian ini telah Ditemukan total 8 spesies yang termasuk dalam 5 famili berbeda. Dari 8 spesies tersebut, 6 spesies telah teridentifikasi hingga tingkat spesies, sementara 2 spesies (Polyporus sp. dan Laetiporus sp.) hanya teridentifikasi hingga tingkat genus. Dari hasil eksplorasi juga ditemukan jamur makroskopis yang bersifat racun yaitu spesies Amanita bisporigera. Habitat dari beberapa jamur yang telah ditemukan tersebut didominasi pada tanah, pohon dan kayu-kayu yang sudah lapuk. Penyebaran jamur Basidiomycetes dipengaruhi oleh banyak faktor lingkungan, termasuk ketinggian tempat, curah hujan, suhu, dan kelembaban.
KOMUNITAS FUNGI RIZOSFER PISANG LOKAL DI PANDEGLANG Siti Nursaffanah Hasna; Nani Maryani; Rida Oktorida Khastini; Iing Dwi Lestari; Yeyen Maryani; Dwi Ratnasari
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i3.8405

Abstract

Tanaman sehat umumnya kaya akan komunitas fungi rizosfer. Beberapa penelitian melaporkan tingginya diversitas fungi pada bagian rizosfer tanaman hortikultura mampu menekan penyakit sehingga tanaman lebih tahan. Penyakit layu fusarium atau Panama Disease merupakan penyakit utama pada budidaya pisang. Pisang yang tahan pada tanah terkontaminasi umumnya kaya akan mikroba rizosfer. Penelitian ini bertujuan membandingkan komunitas fungi rizosfer pada tanaman yang terserang Fusarium dengan tanaman sehat pada pisang-pisang lokal di Kabupaten Pandeglang, Banten. Sampel diambil di enam kecamatan yaitu Cadasari, Banjar, Menes, Pandeglang, Saketi, dan Cisata. Sampel yang diambil berasal dari rizosfer pisang yang bergejala layu fusarium (symptomatic plants) dan yang lebih tahan, tidak menunjukkan gejala (asymptomatic plants). Identifikasi tanaman yang sakit menggunakan deteksi cepat dengan PCR. Isolasi fungi dilakukan dengan metode pengenceran berseri pada medium agar dekrosa kentang. Isolat fungi yang telah dimurnikan dan dibuat biakan kultur spora tunggal kemudian diidentifikasi secara morfologi menggunakan mikroskop dengan perbesaraan 1000x. Total 63 isolat fungi berhasil diisolasi dan diidentifikasi, terdiri dari tujuh genus: Aspergillus, Curvularia, Fusarium, Gongronella, Mucor, Penicillium, dan Purpureocillium. Komposisi fungi dari kedua jenis rizosfer tidak jauh berbeda, namun keragaman species fungi pada tanaman pisang tanpa gejala lebih tinggi dibanding pisang yang terserang fusarium. Aspergillus dan Fusarium adalah fungi yang paling banyak ditemukan. Penelitian ini memberikan informasi komposisi dan keragaman species fungi pada rizosfer pisang lokal yang terserang maupun yang lebih tahan penyakit layu fusarium. Studi molekuler yang dapat menghitung kelimpahan species dan dinamikanya selama proses terjadinya infeksi diperakaran akan membantu manajemen penyakit layu fusarium untuk menciptakan ekosistem tanah yang dapat menekan penyakit.
INNOVATION OF MUSHROOM NUGGETS FORTIFIED MORINGA LEAVES AS ANTIOXIDANT SOURCE Kharisma Diani Pangastuti; Rida Oktorida Khastini; Mila Ermila Hendriyani; Dewi Murni
BIOMA : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v13i2.1085

Abstract

This study aims to determine the effect of the type of mushroom on the product quality of mushroom nuggets fortified with moringa leaves with organoleptic and chemical parameters and to determine the level of antioxidant activity. This study used a completely randomized design (CRD) with one treatment factor (type of mushroom). The mushrooms used are oyster mushrooms, straw mushrooms, and enoki mushrooms. The result showed that all samples of mushroom nuggets were acceptable to the panelists, with levels of preference ranging from neutral to favorable. Mushroom nuggets fortified with Moringa leaves have a protein content of 14.90-15.51% and a fat content of 8.78-9.68%. The results of the data analysis showed that the control nuggets were significantly different from all the nuggets treated with different types of mushrooms in the parameters of aroma, taste, and texture. However, the treatment of the nuggets with different types of mushrooms did not show significant differences in the parameters of aroma, taste, and texture. The effects of different types of mushrooms on the protein and fat content of the nuggets were not significant (p > 0.05). The IC50 value of the antioxidant activity of mushroom nuggets fortified with Moringa leaves ranged from 5,500 ppm–34,547 ppm, with a very active category.
Characterization of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) on Capcissum annum Sari, Indah Juwita; Wahyuni, Indria; Khastini, Rida Oktorida; Awaliyati, Ewi; Susilowati, Andriana; Utari, Enggar; Aryantha, I Nyoman Pugeg
Jurnal Biodjati Vol 6 No 2 (2021): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v6i2.13191

Abstract

Plant Growth Promoting Bacteria Rhizobacteria (PGPR) is one of the potential bacteria to enhance of Capsicum annuum through inhabitation the growth of pathogenic fungi. This study aimed to characterize PGPR in chili plants (Capsicum annuum). PGPR was isolated from the soil habitat of the red chili plant in Cilegon, Indonesia. Screening was then carried out with the dual culture method on Petri dishes and tested through in vivo method on the red chili plant. The selected bacteria were characterized morphologically, biochemically, and physiologically. The results revealed that there were 14 single isolates of bacteria from the roots of the red chili plants. The five single bacterial isolates, namely Azostobacter, Azospirillum, Pseudomonas, Serratia, and Beijerinckia have good potential as PGPR based on multiple culture screening by producing clear zones and positively effect the growth of chili plants.
Exploring the Educational Potential of Mutualistic Interaction between Cynometra cauliflora and Arbuscular Mycorrhiza in PT Chandra Asri’s Biodiversity Park: A Content Analysis for High School Biology Learning Firdaus, Najmi; Rachmawati, Dian; Khastini, Rida Oktorida; Fitri, Siti Gia Syauqiyah; Amelia, Evi; Fitriana, Desi Eka Nur; Survani, Rifki; Wahyuni, Indria
International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/ijbetsd.v5i1.636

Abstract

Arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) form mutualistic interactions with plants, including Cynometra cauliflora (Namnam), a tropical indigenous species from the Fabaceae family. This study explores the educational potential of this biological relationship to enrich high school biology education under the Kurikulum Merdeka framework. Field research was conducted at PT Chandra Asri’s Biodiversity Park in Cilegon, Banten Province, Indonesia, an area with rich local biodiversity and a tropical rainforest climate.  The study used a qualitative content analysis approach following an exploratory-descriptive model. Nine naturally growing C. cauliflora individuals were selected for morphological observations and root sampling. Morphological characteristics were documented following standard botanical protocols, while AMF colonization was assessed through root clearing, Phillips and Hayman staining method, and microscopic observation. The percentage of AMF colonization was calculated using the gridline intersect method. Habitat characterization to understand the ecological context. Curriculum analysis reviewed Indonesian biology standards, textbooks, and scientific literature to map potential integrations. Key concepts such as mutualism, nutrient cycling, biodiversity conservation, and plant physiology were identified for curriculum enrichment. The findings suggest that studying C. cauliflora and its AMF association can effectively support Capaian Pembelajaran (Learning Achievement Targets), fostering student skills in scientific methods, environmental awareness, and critical thinking. Incorporating local examples promotes contextual and inquiry-based learning, aligning with the spirit of the Kurikulum Merdeka and strengthening students’ ecological literacy. In conclusion, the mutualistic relationship between C. cauliflora and AMF offers a valuable, locally relevant scientific model for enhancing biology education. It bridges scientific knowledge, cultural understanding, and sustainability, preparing students for real-world ecological challenges.
Co-Authors A. Alimuddin Aditya Rahman Aditya Rahman Kintu Nihan Aditya Rahman KN Aditya Rahman KN Aditya Rahman KN, Aditya Rahman Adzan Sa'ban Ahmad Ni’matullah Al Ulya Ahmad Syachruroji, Ahmad Aisy, Rihadatul Akbar Rafiq Sholeh Akhmad Baihaqi Akhmad Baihaqi Akhmad Baihaqi Alimuddin, A. Amalia Sapriati Andriana Susilowati Ani Rahmawati Anzelina Tristina Aris Munandar Athaya, Ridha Puteri Aulia Nur Sahida Aulia, Nabila Nurul Avilia, Alma Awaliyati, Ewi Deska PURI Dewi Hastuti Dewi Murni Dewi Murni Dewi Murni Dian Rachmawati Dinar Fitrayadi Dinar Sugiana Dinar Sugiana Fitrayadi Djazimi, Ika Rifqiawati Dwi Ratnasari Dwi Ratnasari Eli Setiawati Eltis Panca Ningsih, Eltis Panca Enggar Utari Ermila Hendriyani, Mila Etty Riani Evi Amelia, Evi Ewi Awaliyati Ewi Awaliyati Fachry Abda El Rahman Fajar, Hafizt Maulana FAJARUDIN AHMAD Fajarudin Ahmad Fajriyah, Laelatul Falya Adnin Fasyaha, Zihma Fatimah, Atin Febrianty, Rafiony Eka Febriyanti, Beta Feni Hardianti Fifi Fatmawati Rahayu Fitriana, Desi Eka Nur Fitriana, Desi Nur Eka Frandista, Saniyyah Cinta Gita Nur Aisyah Putri Gunawan, Yusep Hafizt Maulana Fajar Harahap, Elmira Oktaria Raihan Hardianti, Feni Hesti Hesti Hidayah, Ma'rifatul Hoirun Anisah I Nyoman Pugeg Aryantha I Nyoman Pugeg Aryantha Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati Ika Rifqiawati, Ika Indah Juwita Sari Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indria Wahyuni Indriati Ramadhani Irma Saraswati Irma Saraswati Irma Saraswati Irma Saraswati Juhaeriyah Juhaeriyah Kharisma Diani Kharisma Diani Pangastuti Khotimah, Annisa Laila Rahma Zahranie Lestari, Iing Dwi Lia Agustina Lintang Kartika Cahya Prithalia Lisa Amelia Lista Lista Maemonah, Maemonah Magdalena Magdalena Mahrawi Mahrawi Mahrawi, Mahrawi Mamai Humairoh Maman Fathurrohman, Maman Maryani, Nani Maryani, Nani Meiza, Aisyifa Nur Merlina, Pina Mestika Sekarwinahyu Mila Ermila Hendriyani Mila Ermila Hendriyani Mila Ermila Hendriyani, Mila Ermila Mila Fauziyah Muhamad Rohman Bukhori Muhammad Ridwan Mulamawarni, Ken Hastu Mulhayati, Fazkhur Fajar Mumtazah, Najwa Qonita Munandar, Aris Nabila Nurul Aulia Nadya Pratiwi Tri Lantafi Nafsahan, Hurry Khastina Najmi Firdaus Najwa Qonita Mumtazah Nampiah Sukarno Nani Maryani Nani Maryani Nani, Maryani Novi Ramadani Pratiwi NUR LAILI FAUZIYAH Nurhafifah, Ifah Nuriana Salsabila Nurul Fitiriani Nurul Hayat Hibatullah Odita Mulyana Putri Oktaviani, Haifa Dwi Oktaviani, Mariska Sandrina Pangastuti, Kharisma Diani Permata, Tasya Alya Pipit Marianingsih Pramesty, Putri Dian Prasart Nuangchalerm Prasart Nuangchalerm, Prasart Pratiwi, Novia Nur Prithalia, Lintang Kartika Cahya Purwasi, Reti Putri Dian Pramesty Putri Melati Sima Putrianti Nurul Amaliah Rahman KN, Aditya Rani Rahmawati Rani Septiyani Renaldi Hermansyah Rhahillia, Laya Rihadatul Aisy Risma Aulia Rozma Rosdiana Rosdiana Safkolam, Roswanna Sakhirotul Lail Salsabila, Nuriana Saniyyah Cinta Frandista Santi Susanti Savitri, Lucia Dwi Sa’diah, Siti Setiawati, Eli Shaynen Fatimah Sherly Indrawati Siti Gia S. Fitri Siti Gia Syauqiyah Fitri, Siti Gia Syauqiyah Siti Khaerani Siti Komariah Siti Nur Allisa Siti Nursaffanah Hasna Siti Nursiska Widianti Siti Sulasanah Siti Yulianti Sjaiffuddin, Sjaifuddin Sjaifuddin Sjaifuddin Sri Ritawati Sukanan, Wuni Wandira SURATMI SURATMI Suroso Mukti Leksono Survani, Rifki Susi Martiani Susilawati Dewi Susilawati Dewi Susilowati, Andriana Syifa Auliya Zulfah Tasya Alya Permata Tiara Putriana Tristina, Anzelina Tuti Alawiyah Ulfah, Yayu Maria Usman Usman Usman Usman Usman Usman Utari, Enggar Utut Widyastuti Suharsono† Vini Putri Febrianti Wahyuni, Indria Wahyuni Widiya, Yayu Willy Faisal Madani Wineng Siti Rohmah Wineng Siti Rohmah Yasuyuki Hashidoko† Yayu Maria Ulfah Yeyen Maryani Yolanda Ade Saputri Yudistira, Ahmad Syahril Yuli Wiluya Yulianti, Sindanita Yusep Gunawan Zihma Fasyyaha