Articles
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Motivasional Interviewing Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus
franisa, anggi;
Redjeki, Sri;
Prihandoko, Tri Leksono
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v6i2.4108
Penelitian ini menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Motivational Interviewing (MI) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Teknik MI bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam mengubah perilaku belajar mereka dengan cara yang lebih mandiri dan intrinsik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis penelitian True Eksperimental Design, dengan metode penelitiannya Pre-test-Post-test Control group design. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa motivasi belajar siswa kelas VII berada pada kategori sedang dengan perolehan hasil perhitungan analisis deskriptif presentase sebesar 71%. Berdasarkan hasil Uji Paired Sample t-test diketahui bahwa nilai Sig.( 2 Tailed ) sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik motivasional interviewing efektif meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus.
Efektivitas Cinema Therapy dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Efficacy Karir Siswa Kelas 12 SMK Teuku Umar Semarang
khotimah, khusnul;
Redjeki, Sri;
Prihandoko, Tri Leksono
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v4i1.2226
Tugas guru BK atau konselor sekolah yaitu membantu siswa untuk mempunyai keyakinan individu akan kemampuannya melakukan tugas-tugasnya dalam pemilihan dan perencanaan karir. Berdasarkan hasil AKPD yang didapatkan oleh guru BK SMK Teuku Umar masih terdapat beberapa siswa yang kesulitan dalam merencanakan karir. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan efektivitas cinema therapy dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan self-efficacy karir siswa kelas 12 SMK Teuku Umar Semarang.Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif eksperimen. Yaitu dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Hasil penelitian ini adalah (1) Cinema therapy dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan self efficacy kakrir siswa SMK Teuku Umar, terbukti pada pair 1 nilai mean pada post-test kelas eksperimen yaitu 87,00 lebih besar dari nilai nilai pre-test kelas eksperimen yaitu 60,80. Sedangkan pada pair 2 nilai mean pada post-test kelas kontrol yaitu 82,80 lebih besar dari nilai pre-test kelas kontrol yaitu 60,50. (2). Cinema therapy dalam bimbingan kelompok efektif dibanding bimbingan kelompok tanpa cinema therapay, terbukti pada pengujian t-test jumlah mean post-test kelas eksperimen (87,00) lebih besar dari post-test kelas kontrol (82,80).
Hubungan Antara Penyesuaian Diri di Sekolah dengan Motivasi Belajar Siswa SMP Agus Salim Semarang
Novitasari, Dewi;
Redjeki, Sri;
Haksasi, Banun Sri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 7 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v7i2.4123
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan model administrasi bimbingan dan Tugas perkembangan siswa dalam menyesuaikan dirinya untuk menunjang kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial. Penyesuaian diri siswa yang baik mempengaruhi motivasi belajar pada siswa. Motivasi mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan antara penyesuaian diri di sekolah dengan motivasi belajar siswa SMP Agus Salim Semarang. Dalam penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumus analisis deskriptif serta analisis korelasional dengan teknik analisis data menggunakan korelasi pearson product moment dengan bantuan SPSS versi 25.00 for windows. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan 169 sampel dan dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki penyesuaian diri yang sangat tinggi dan memiliki motivasi belajar yang sangat tinggi pula. Sehingga terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar siswa SMP Agus Salim Semarang dengan korelasi berkategori rendah.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Siswa SMK Texmaco Semarang
Sanjaya, Deki Dwi;
Sayekti, Sri;
Redjeki, Sri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 7 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v7i2.4124
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mengetahui Guru Bimbingan Konseling dalam mencegah perilaku bullying pada siswa SMK Texmaco Semarang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi yang kemudian di analisis secara kualitatif. Subjek penelitian ini merupakan 3 guru Bimbingan Konseling. Dari hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa peran guru dalam mencegah perilaku bullying , maka dapat disimpulkan bahwa masalah bullying di SMK Texmaco Semarang bahwa bullying dapat dicegah dan diatasi. Dari 4 (empat) pertemuan 3 (tiga) kali wawancara peneliti menjadi tau apa bentuk bullying yang paling sering terjadi, dampak-dampak, baimana menyikapi adanya bullying sebagai seorang guru Bimbingan Konseling..
Bimbingan Karier Dalam Mengembangkan Minat Karier Siswa Kelas XII di SMA Sains Caahaya Al-Qur’an Pekalongan
Ismawati, Ismawati;
Redjeki, Sri;
Sayekti, Sri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v7i1.4114
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan bimbingan karir dan mengembangkan minat karir siswa di SMA Sains Cahaya Al-Qur’an Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian terdiri dari guru bimbingan dan konseling serta siswa kelas XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan karir memiliki peran yang signifikan dalam membantu siswa mengenali dan memahami minat serta bakat mereka. Siswa menunjukkan beragam minat karir yang mencerminkan potensi individu yang berbeda, dan bimbingan karir membantu mereka dalam merencanakan langkah-langkah karir yang lebih terarah. Selain itu, dukungan dari keluarga terbukti berpengaruh positif terhadap pengembangan minat karir siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan program bimbingan karir di sekolah dengan melibatkan lebih banyak sumber daya dan kolaborasi dengan orang tua, guna mendukung siswa dalam menentukan pilihan karir yang sesuai. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang program bimbingan karir yang lebih efektif.
Efektivitas Teknik Assertive Training Dalam Layanan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Peserta Didik Kelas XI di SMK Teuku Umar Semarang
putri, Ferninda Rahardiyana;
Redjeki, Sri;
Rimayati, Elfi
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v3i2.2033
Assertive Training merupakan suatu strategi Konseling dalam pendekatan perilaku yang digunakan untuk mengembangkan perilaku asertif pada peserta didik. Perilaku asertif adalah ekspresi verbal dan motorik yang sesuai dari emosi apapun selain kecemasan Dengan memiliki sikap atau perilaku asertif hubungan antara individu satu dengan yang lainnya dapat terjalin dengan efektif. Dengan memiliki sikap atau perilaku asertif hubungan antara individu satu dengan yang lainnya dapat terjalin dengan efektif. Hal itu dikarenakan adanya sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran yaitu dengan mengungkapkan perasaan secara tegas, lugas, tidak melanggar hak-hak asasi manusia dan tanpa menyakiti perasaan orang lain ketika hal diperlukan oleh seorang individu di dalam hubungannya dengan orang lainnya. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini ialah mengetahui perilaku asertif peserta didik kelas XI di SMK Teuku Umar Semarang setelah mendapatkan teknik assertive training dalam layanan konseling kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiment one group pre test dan post test design. Populasi penelitian ini berjumlah 62 peserta didik yaitu kelas XI RPL 1 dan kelas XI TKRO 1, namun penelitian ini secara sampel kepada 10 peserta didik yang mengalami masalah dalam perilaku asertif. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan SPSS for Windows Release 24, adapun analisa data yang digunakan untuk membuktikan yaitu Uji Paired Sampel t-test dan uji independent sampel t-test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku asertif peserta didik sebelum diberi teknik assertive training dalam layanan konseling kelompok memiliki nilai rata-rata 85,00 dan setelah diberi layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training nilai rata-rata nya menjadi 92,80. Maka dapat dikatakan adanya perbedaan Pre-test dan Post-Test. Jka disimpulkan teknik assertive training dalam layanan konseling kelompok efektif untuk meningkatkan perilaku asertif peserta didik
Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Brangsong Kendal
umam, khaerul;
Redjeki, Sri;
Indarwati, YM
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v4i2.2469
Kedisiplinan Belajar Siswa SMA Brangsong Kendal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa SMA Brangsong Kendal. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pelanggaran kedisiplinan belajar yang dilakukan oleh siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek yaitu siswa SMA Brangsong Kendal. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan uji kredibilitas dengan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi beberapa pelanggaran kedisiplinan belajar di SMA Brangsong Kendal yaitu tidak memperhatikan saat pelajaran berlangsung, membuat suara gaduh, keluar masuk kelas tanpa ijin, mengganggu siswa lain dan membaca materi pada saat pelajaran berlangsung. Faktor penyebab terjadinya pelanggaran kedisiplinan belajar yaitu siswa yang mengulangi pelanggaran yang sama meskipun sudah ditegur. Upaya guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa antara lain; (1) memberi keteladanan kepada siswa, (2) melaksanakan peraturan kelas, (3) memberi nasehat dan peringatan kepada siswa yang melanggar, dan (4) memberi hukuman atau sanksi kepada siswa yang melanggar. Kendala dalam menanamkan kedisiplinan belajar salah satunya yaitu siswa mengulangi pelanggaran yang sama walaupun sudah diingatkan.
KORELASI ANTARA KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA
afandi, yusuf;
Redjeki, Sri;
Novi, Widya
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/emp.v3i1.2024
Pendidikan adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas penduduk. Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu upaya untuk memberikan pengetahuan, wawasan, ketrampilan dan keahlian tertentu kepada individu- individu guna mengembangkan bakat serta kepribadian mereka. Tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui kedisiplinan siswa di MA Asy Syarifah (2) Untuk mengetahui motivasi siswa di MA Asy Syarifah (3) untuk mengetahui korelasi kedisiplinan siswa dengan motivasi belajar siswa di MA Asy Syarifah. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data primer dan data sekunder yang disajikan dalam bentuk korelasi atau hubungan tentang kedisiplinan dan motivasi belajar pada siswa MA Asy Syarifah Brumbung Mranggen Demak. Jenis penelitian yag digunakan menggunakan metode eksperimen karena penulis menggunakan penelitian korelasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di MA Asy Syarifah Brumbung Mranggen Demak. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Hasil penelitian ini Tingkat kedisiplinan diperoleh rata-rata 72,8 atau dalam kategori tinggi dari maksimum 90 dan minimum 30 dengan standar deviasi adalah 15,100. Sedangkan pada variabel motivasi belajar diperoleh rata-rata 75,54 atau dalam kategori tinggi pula dari maksimum 94 dan minimum 44 dengan standar deviasi adalah 12,923. Berdasarkan nilai Sig.(2-tailed) yaitu 0,000 dan pearson correlation adalah 0,763. Dimana 0,000<0,05 , maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa ada korelasi antara kedisiplinan dan motivasi belajar siswa di MA Asy-Syarifah Brumbung Mranggen Demak.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Mencegah Kenakalan Remaja
Redjeki, Sri;
Sayekti, Sri;
Handayani, Dwi Asih Kumala;
Rimayati, Elfi
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1787
Beberapa keluarga, khususnya di wilayah RW 01 belum memahami tentang model-model pola asuh yang diterapkan dalam keluarga. Orang tua menerapkan model pengasuhan terhadap anak khususnya usia remaja lebih cenderung pada pola otoriter. Asumsi mereka bahwa dalam keluarga orang tua sebagai penentu keputusan, anak hanya menjalankan keputusan atau perintah orang tua. Hal ini tidak terlepas dari minimnya pengetahuan dan kesadaran akan perlunya pemahaman tentang pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua cukup besar pengaruhnya terhadap perkembangan remaja, semakin kurang tepat pola asuh yang diterapkan oleh orang tua semakin tinggi remaja mengalami gangguan perilaku yang menyimpang. Tujuan kegiatan: Membantu masyarakat memperoleh pemahaman pola asuh orang tua yang tepat bagi remaja, membantu masyarakat memperoleh pemahaman tentang faktor dan jenis kenakalan remaja. Sasaran kegiatan adalah orang tua di wilayah RW.01 Kelurahan Sukorejo Gunungpati Semarang. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan metode ceramah, penayangan film, tanya jawab dan pendampingan pada para peserta. Hasil kegiatan: peserta memahami maksud pola asuh orang tua yang tepat bagi remaja, peserta memperoleh pemahaman tentang factor dan jenis kenakalan remaja, peserta memahami upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kenakalan remaja. Simpulan: kegiatan ini sangat dibutuhkan para peserta, mereka belum pernah memperoleh pengetahuan langsung dari nara sumber terkait.
Pendampingan Pada Orang Tua Tentang Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini
Sayekti, Sri;
Redjeki, Sri;
Khasanah, Khasanah;
Marini, Marini
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2201
Seksualitas tidak boleh di pandang tabu. Membiarkan sikap anak yang salah terhadap informasi seks yang diperoleh karena asuhan, didikan, dan persepsi orang tua maupun guru mereka yang keliru terhadap seks mengakibatkan perilaku seks mereka tidak benar. Anak mulai usia dini harus diberikan pendidikan seks yang tepat dan benar. Orang tua, sebagai pendidik pertama dan utama berperan penting untuk memberikan pendidikan seks pada anak sejak dini. Atas dasar keprihatinan itulah, tim pengabdian dari Universitas Ivet melakukan pendampingan kepada orang tua di TK Pelita Bunda di kelurahan Bendan Duwur Semarang. Tujuan dari pengabdian ini adalah: membantu masyarakat khususnya para peserta memperoleh pemahaman tentang perkembangan seks pada anak, dan membantu mengembangkan kepekaan orang tua dalam hal perkembangan seks anak. Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penayangan film, tanya jawab dan pendampingan pada para peserta setelah selesai kegiatan. Kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan oleh para peserta, mengingat topik yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan dalam memberikan pendidikan seks bagi anak usia dini, mereka belum pernah memperoleh pengetahuan langsung dari narasumber terkait. Para peserta berharap kegiatan ini dapat berlanjut dengan materi lain sesuai yang dibutuhkan.