p-Index From 2021 - 2026
7.494
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Distribusi Zakat dan Pemberdayaan Mustahik: Studi Kasus Baznas Kota Mataram Riadi, Selamat
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 9 No. 1 (2020): Schemata: Jurnal Pascasarjana IAIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a research conducted with the aim of knowing the management strategy of zakat fund distribution by the City of BAZNAS (National Amil Zakat Agency) of Mataram City, what factors are obstacles when distributing zakat funds and the role of zakat fund distribution strategies in increasing the empowerment of mustahik in the City Mataram. This research includes field research. From the nature of the data, this research is a descriptive qualitative study. Data collection techniques in this study used observation techniques, then conducted interviews, and used documentation, both documentation from BAZNAS (National Amil Zakat Agency) of Mataram City as well as other documentation relating to the focus of research in this study. The findings of this study are the strategy of distributing zakat funds by the City of Mataram BAZNAS showing that from a number of strategies that have been carried out by the City of BAZNAS Mataram itself is still less than optimal, especially in the empowerment of Mustahiq in the City of Mataram. The management strategy undertaken in the distribution of zakat funds has yet to have a significant impact on Mustahik himself, due to the lack of direct socialization. This has caused Muzakki's lack of understanding and trust in distributing his zakat through the City of Mataram BAZNAS. Penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan mengetahui strategi manajemen pendistribusian dana zakat oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Mataram, faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat pada saat mendistribusikan dana zakat serta peranan strategi pendistribusian dana zakat dalam meningkatkan pemberdayaan mustahik di Kota Mataram. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Dari sifat datanya, penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, kemudian melakukan wawancara, dan menggunakan dokumentasi, baik itu dokumentasi dari BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Mataram sendiri serta dokumentasi-dokumentasi lainnya yang berkaitan dengan fokus penelitian dalam penelitian ini. Hasil temuan dari penelitian ini adalah strategi pendistribusian dana zakat oleh BAZNAS Kota Mataram menunjukkan bahwa dari beberapa strategi yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Mataram sendiri masih kurang optimal, terutama dalam pemberdayaan Mustahiq di Kota Mataram. Strategi manajemen yang dilakukan dalam pendistribusian dana zakat masih belum menimbulkan dampak signifikan yang dirasakan oleh mustahik sendiri, karena kurangnya sosialisasi secara langsung. Hal ini menimbulkan kurangnya pemahaman dan kepercayaan Muzakki dalam menyalurkan harta zakatnya melalui BAZNAS Kota Mataram.
Strategi Distribusi Zakat dan Pemberdayaan Mustahik: Studi Kasus Baznas Kota Mataram Riadi, Selamat
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 9 No. 1 (2020): Schemata: Jurnal Pascasarjana IAIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a research conducted with the aim of knowing the management strategy of zakat fund distribution by the City of BAZNAS (National Amil Zakat Agency) of Mataram City, what factors are obstacles when distributing zakat funds and the role of zakat fund distribution strategies in increasing the empowerment of mustahik in the City Mataram. This research includes field research. From the nature of the data, this research is a descriptive qualitative study. Data collection techniques in this study used observation techniques, then conducted interviews, and used documentation, both documentation from BAZNAS (National Amil Zakat Agency) of Mataram City as well as other documentation relating to the focus of research in this study. The findings of this study are the strategy of distributing zakat funds by the City of Mataram BAZNAS showing that from a number of strategies that have been carried out by the City of BAZNAS Mataram itself is still less than optimal, especially in the empowerment of Mustahiq in the City of Mataram. The management strategy undertaken in the distribution of zakat funds has yet to have a significant impact on Mustahik himself, due to the lack of direct socialization. This has caused Muzakki's lack of understanding and trust in distributing his zakat through the City of Mataram BAZNAS. Penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan mengetahui strategi manajemen pendistribusian dana zakat oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Mataram, faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat pada saat mendistribusikan dana zakat serta peranan strategi pendistribusian dana zakat dalam meningkatkan pemberdayaan mustahik di Kota Mataram. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Dari sifat datanya, penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, kemudian melakukan wawancara, dan menggunakan dokumentasi, baik itu dokumentasi dari BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Mataram sendiri serta dokumentasi-dokumentasi lainnya yang berkaitan dengan fokus penelitian dalam penelitian ini. Hasil temuan dari penelitian ini adalah strategi pendistribusian dana zakat oleh BAZNAS Kota Mataram menunjukkan bahwa dari beberapa strategi yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kota Mataram sendiri masih kurang optimal, terutama dalam pemberdayaan Mustahiq di Kota Mataram. Strategi manajemen yang dilakukan dalam pendistribusian dana zakat masih belum menimbulkan dampak signifikan yang dirasakan oleh mustahik sendiri, karena kurangnya sosialisasi secara langsung. Hal ini menimbulkan kurangnya pemahaman dan kepercayaan Muzakki dalam menyalurkan harta zakatnya melalui BAZNAS Kota Mataram.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS ADAT TERPENCIL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI SEKOLAH DI DESA HULU SAMPANAHAN Riadi, Selamat; Nasruddin, Nasruddin; Mattiro, Syahlan; Amin, Faisal; Riduan, M.
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.65693

Abstract

Remote Indigenous Communities (KAT) in Hulu Sampanahan Village face serious barriers in accessing formal education due to geographic isolation, economic limitations, poor infrastructure, and strong local cultural values. This community service program aimed to increase educational awareness while identifying factors that hinder school participation among KAT in Hulu Sampanahan. The program was carried out through participatory educational outreach and socialization using a Participatory Action Research (PAR) approach, involving village officials, community leaders, and residents. The findings revealed that low school participation is mainly caused by the long distance to secondary schools (33–44 km), severely damaged road conditions, the absence of middle and high schools within the village, and low parental awareness (only about 30% encourage their children to continue to junior high school, and less than 10% aspire for higher education). In addition, more than 70% of children are involved in household and subsistence work. Through the educational sessions attended by 35 households, with 63% actively participating in discussions, the community gained new awareness regarding educational rights, the importance of secondary and higher education, as well as scholarship opportunities accessible to their children. As an impact, the program successfully built initial community awareness of the strategic value of education, while also identifying priority needs such as the establishment of satellite schools, the provision of school transportation, and sustained multi-stakeholder support. Thus, participatory and context-based educational empowerment has proven to be an effective initial step in fostering social transformation in remote Indigenous communities.Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Hulu Sampanahan menghadapi hambatan serius dalam mengakses pendidikan formal akibat keterpencilan geografis, keterbatasan ekonomi, buruknya infrastruktur, dan nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pendidikan sekaligus mengidentifikasi faktor penghambat partisipasi sekolah pada Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Hulu Sampanahan. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi dan sosialisasi berbasis partisipatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi sekolah disebabkan oleh jarak ke sekolah menengah yang sangat jauh (33–44 km), kondisi jalan rusak berat, ketiadaan layanan pendidikan menengah di desa, rendahnya kesadaran orang tua (hanya sekitar 30% mendorong anak hingga SMP, dan kurang dari 10% hingga perguruan tinggi), serta keterlibatan lebih dari 70% anak dalam pekerjaan rumah tangga dan aktivitas ekonomi keluarga. Melalui kegiatan edukasi yang diikuti oleh 35 kepala keluarga dengan tingkat partisipasi aktif 63%, masyarakat memperoleh pemahaman baru mengenai hak pendidikan, pentingnya pendidikan menengah dan tinggi, serta peluang beasiswa yang dapat diakses anak-anak mereka. Dampaknya, kegiatan ini berhasil membangun kesadaran awal masyarakat terhadap nilai strategis pendidikan, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan prioritas berupa sekolah filial, transportasi pendidikan, dan dukungan multi-stakeholder yang berkelanjutan. Dengan demikian, pemberdayaan pendidikan berbasis partisipasi terbukti menjadi langkah awal yang efektif dalam mendorong transformasi sosial di komunitas adat terpencil.
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA MANDINGIN KECAMATAN BARABAI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Anjani, Febriani Dewi; Affrian, Reno; Riadi, Selamat
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1716

Abstract

Program Keluarga Harapan di Desa Mandingin Program Keluarga Harapan (PKH) sejak 2007 menyasar keluarga miskin melalui bantuan tunai bersyarat untuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak, guna memutus kemiskinan antargenerasi. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, PKH diterapkan di Desa Mandingin dengan 82 KPM, dengan berbagai kendala ketidakmerataan penyaluran, ketergantungan, minim kemandirian, dan jadwal tak jelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas Program Keluarga Harapan di Desa Mandingin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah cukup efektif hal ini terlihat dari 3 indikator efektif yaitu ketepatan tujuan, proses pelaksanaan yang benar dan kepuasan penerima manfaat. Kemudian 2 indikator tidak efektif yaitu ketepatan sasaran dan efisiensi sumber daya. Disamping itu faktor pendukung dan penghambat yang ditemukan menujukan bahwa efektivitas program sangat bergantung pada dua aspek utama yaitu aspek struktural yang meliputi kordinasi antar lembaga, ketersediaan sarana, validitas data dan kapasitas pendamping, kemudian aspek kultural meliputi pemahaman masyarakat, sikap terhadap bantuan dan komunikasi interpersonal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa perlu adanya evaluasi dalam program Keluarga harapan di Desa Mandingin agar penerima manfaat merata di desa tersebut
Integration of Traditional and Digital Marketing Communication Strategies in New Student Recruitment Haris, Abdul; Riadi, Selamat; Nengsih, Widya; Solehudin, Rd. Heri; Mustomi, Otom
AMCA Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2026): AMCA Journal of Community Development
Publisher : AMCA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51773/ajcd.v6i1.439

Abstract

Competition among universities to attract prospective new students is now increasingly fierce, encouraging higher education institutions to adopt more comprehensive and integrated marketing communication strategies. This study aims to evaluate the effectiveness of combining conventional marketing communication strategies (such as the use of brochures, participation in educational exhibitions, and publications in print media) with digital strategies (including the use of social media, email marketing, and official websites) in increasing new student enrollment interest. This study used a mixed methods approach, with data obtained through a survey of 150 prospective students and in-depth interviews with marketing teams from five private universities. The research findings indicate that the integration of the two approaches can expand audience reach while increasing positive perceptions of the institution. Digital strategies are considered effective in creating fast and dynamic interactions, while traditional approaches continue to play a crucial role in building trust and emotional connections, particularly with prospective students' parents. The study concludes that the synergy between traditional and digital approaches can significantly enhance the effectiveness of higher education marketing campaigns.
Co-Authors Abdul Haris Adzan Ansyari, Muhammad affrian, reno Afriaji, Muhammad Agung Suharyanto Ahdiat, Riswandi Ahmad Alim Bachri Aisyi, Rehadatul Al Musafiri, M. Rizqon Alfa Firdaus Amin, Faisal Andi Parulian Pasaribu Anjani, Febriani Dewi Anwar Anwar Apriyanto, Bejo Arif Wahyudi Arles Febriman Telaumbanua Atep Afia Hidayat Aufa Azizah, Nor Azizah, Novita Batumahadi, Batumahadi Beby Masitho Batubara Binsar Panjaitan, Binsar Calvianus Gulo, Wirawan Chistella, Chalia Damanik, Marini Dao, Ose Darus, Prabudi Dewi, Dyah Hartati Dian Pratiwi Dilopal Bangun, Bryan Eka Daryanto, Eka Ellyn Normelani Endarto, Endarto Erniwati Dakhi Eswanto, Eswanto FACHROZI. F Fadhillah, Intan Febryna Priti Sirait Firman Maulana, Firman Firmansyah Nasution, Taufik Gaurifa, Aforis Ginting, Maretta Giovan Panjaitan, Asido Gunawan, Safri Gustin, Nurita Hadi, Inu Kencana Hady, Lalu Kamala Halawa, Kaleb Riadin Halawa, Kerisman Halawa, Novika Efdimasari Handayani, Ramona Hapijah, Raina Harefa, Hilda Syaf’aini Harefa, Ulfa Rahmi Hariri Kurniawan Harita, Pretty Grace Hasrul Azwar Hasibuan HENRY ISKANDAR Hidayatullah, Gusti Muhammad Hilda Syaf’aini Harefa Hutabarat, Maria H. Enjelina Hutagalung, Serli Martalina Indra Almahdy Iphan Fitrian Radam Jubaidah, Jubaidah Jufrizal Jufrizal Julian Giawa, Adserlina Sista Kaleb Riadin Halawa Khotimah, Inaz Khusnul Kurnia Maulidi Noviantoro, Kurnia Maulidi Laia, Bezatulo Listiyanto, Listiyanto Lisyanto . M. Rasyid Ridlo M. Yogi Riyantama Isjoni Mah Puja, Mampat Mahyuni Mahyuni Mariana Mariana Mariana Mariana Markus Setia Waoma Marwan Marwan Mattiro, Syahlan Maulana, Erwin Mayasni, Yayuk Melvi, Lisa Muhamad Asror Muhammad Kholil Muhtadin Muhtadin Munthe, Nico Arieswanto Muslim Muslim Mutia, Liza Nadra Ideyani Vita Nasruddin Nasruddin Nasrullah Hidayat, Nasrullah Nayan, Nasir Nengsih, Widya Nina Angelia Nina Siti Salmaniah Siregar Nirmala Dinalias Tafonao Nitema Zebua, Tri Andika Nofika Efdimasi Halawa Nofita Sari, Shinta Nofita Sari, Shinta Nofita Sari Novi Kharisma Dharma Kasih Giawa Nur Basuki Nur Hidayah Orudugo Khariswam Putra Halawa Ose Dao Otom Mustomi, Otom Pakpahan, Binsar Pasaribu, Andi Parulian Pratama, Nugra Agung Purnasari Gea, Afrida Putra Halawa, Orudugo Khariswan R. Nurfazriah, Latifah Rahmawati, Rahmawati Rahmiati Rahmiati Rajimah, Rajimah Rd. Heri Solehudin Ridlo, Muhammad Rasyid Riduan, M. Rosalina Ginting Rusma Noortyani Sahputra, Aldita Risky Sarah Imelda Putri Harefa Sari, Shinta Nofita Sari, Yulika Puspita Sembiring, Sarah Isari Br. Septerina Sitaroha Pasaribu Septiana, Rini Shinta Nofita Sari Siburian, Monagesty Sihura, Man Rulian Sijabat, Yesika Sirait, Febryna Priti Siti Raudah Sitorus, Nanda Trecya Sofia, Endang Sunyianto Sunyianto, Sunyianto Suparni Suparni Suprapto Suprapto Supriyanto, Dedi Surbakti, Karolina Surbakti, Karolina Br Surya Dharma Susanto Susanto Syafrizaldi, Syafrizaldi Syafruddin Ritonga Tafonao, Nirmala Dinalias Taufik Wal Hidayat, Taufik Wal Telaumbanua, Arles Febriman Tino Hermanto Tondoyekti, Kukuh Waoma, Markus Setia Wiwik Novianti Yasin, Muhamad Yopan Rahmad Aldori Zakiah, Diana Maulida Zebua, Waspada