p-Index From 2021 - 2026
5.881
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Jurnal Akuatika Jurnal Perikanan Kelautan BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Jurnal Perikanan dan Kelautan ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Jurnal Akuatika Indonesia JOIV : International Journal on Informatics Visualization JURNAL GALUNG TROPIKA Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Skala Kesehatan KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum The International Journal of Business Review (The Jobs Review) Technologia: Jurnal Ilmiah Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Syntax Idea JMECS (Journal of Measurements, Electronics, Communications, and Systems) An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Empowerment AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Jurnal Pari Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Ilmiah AgriSains Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Seminar Nasional Ilmu Terapan eProceedings of Engineering Health Research Journal of Indonesia Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Tolis Mengabdi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Sustainability Policy and Technology Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah SWAGATI: Journal of Community Service Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Jurnal Abdimas Kesehatan Journal of Public Health Indonesian Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat INTECH (Informatika dan Teknologi) Jurnal Teknokes Jurnal Nasional Sains dan Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN PERIKANAN BUBU DI DESA KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT Muhammad Fitri Rizky; Zuzy Anna; Achmad Rizal; Asep Agus Handaka Suryana
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 8, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.622 KB) | DOI: 10.15578/jksekp.v8i2.7213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan perikanan bubu dan mencari tahu faktor apa yang berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi dan lingkungan perikanan bubu. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat pada bulan Februari tahun 2018 dengan jumlah responden sebanyak 60 orang nelayan alat tangkap bubu. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner untuk mendapatkan data primer mengenai kondisi perikanan bubu. Analisis sosial meliputi aspek sosio demografi, institusional dan konflik. Analisis finansial meliputi analisis pendapatan dan B/C ratio serta dilakukan analisis regresi untuk mengetahui hubungan antara beberapa variabel input. Analisis lingkungan dilakukan berdasarkan pandangan nelayan mengenai dampak pengoperasian bubu terhadap lingkungan. Aspek sosial menunjukkan nelayan bubu Karangsong tidak memiliki kelompok, ditemukan konflik alat tangkap dan konflik terkait kegiatan perikanan dan hasil tangkapan yang tidak dilaporkan aktifitasnya ke TPI maupn PPI. Hasil analisis finansial didapatkan pendapatan nelayan berkisar antara Rp1.532.000 - Rp5.401.600 dan nilai B/C Ratio rata rata per jenis kapal adalah 2.05 untuk 3 GT, 5.1 untuk 4 GT dan 5.6 untuk 6 GT. Hasil analisis lingkungan diketahui 100% nelayan memiliki perspektif bahwa perikanan bubu ramah lingkungan.Title: Socio-Economic and Environment Analysis of Trap Fishery  Will Karangsong Village Indramayu of West Java This research was conducted in Karangsong, Indramayu, West Java in February 2018 with 60 respondents of traps fishermen. This research aims to analyze the socio-economic and environmental condition of fishing traps and tried to find out what factors influencing the conditions. Primary data were collected through questionnaires and interviews about the condition of fishing traps. Social analysis of the research includes demography, institution and conflict, while financial analysis includes income analysis and B/C ratio as well as regression analysis to find out correlation between inputs. Environmental analysis was built upon fishermen’s perspective about how fishing traps affect the environment. Social aspect of the research found that fishermen did not have any group, and there are many conflicts especially related to fishing gear and unreported fishing. Results in financial analysis found that fishermen’s income  range between IDR 1.532.000 - IDR 5.401.600 and average value of B/C Ratio for 3 GTs, 4 GTs and 6 GTs were 2.05, 5.1 and 5.6, respectively. Environmental analysis indicated that 100% of fishermen perceive that fishing traps are environmentally friendly. 
LAJU TANGKAP UNIT PUKAT PANTAI DI KABUPATEN PANGANDARAN Izza Mahdiana Apriliani; Isni Nurruhwati; Achmad Rizal
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 3 No. 2 (2019): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.104 KB) | DOI: 10.29244/core.3.2.229-234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji laju tangkap dan hasil tangkapan pada perikanan pukat pantai di Kabupaten Pangandaran. Pangandaran merupakan salah satu daerah yang masih mengoperasikan unit penangkapan pukat pantai. Data yang dikumpulkan meliputi hasil tangkapan, upaya penangkapan serta waktu penangkapan dari unit perikanan pukat pantai. Data dianalisis secara kuantitatif yang menggambarkan komposisi hasil tangkapan dan nilai laju tangkap. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari dan Maret 2017 di Kabupaten Pangandaran yang masih terdapat operasi penangkapan ikan dengan pukat pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam operasi penangkapan pukat pantai memiliki target tangkapan diantaranya, ikan teri (Stolephorus sp.), ikan layur (Trichiurus sp.) dan ikan pepetek (Leiognathus sp.) dalam 2 (dua) musim penangkapannya. Pengoperasian pukat pantai dengan hasil tangkapan ikan teri memiliki nilai laju tangkap sebesar 0,7 kg/jam. Nilai laju tangkap dari pengoperasian pukat pantai sebesar 24,25 kg/hari. Perikanan pukat pantai memiliki nilai catch rate hasil tangkapan sampingan yang lebih besar dibandingkan nilai catch rate target tangkapannya. Kata kunci: hasil tangkapan, laju tangkap, Pangandaran, pukat pantai
PROPORSI HASIL TANGKAPAN TRAMMEL NET PADA KEDALAMAN YANG BERBEDA DI PERAIRAN INDRAMAYU Achmad Rizal; Izza Mahdiana Apriliani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 3 No. 3 (2019): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.959 KB) | DOI: 10.29244/core.3.3.249-261

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2017 di perairan Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar proporsi udang hasil tangkapan utama dan by-catch dengan menggunakan alat tangkap trammel net di perairan Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif. Data yang diamati dalam penelitian ini meliputi data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa informasi yang diperoleh dari Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Indramayu. Pengambilan data primer dilaksanakan secara langsung melalui pengamatan di lapangan dengan mengamati hasil tangkapan yang diperoleh nelayan Desa Limbangan dan informasi tambahan dari nelayan setempat. Data primer diperoleh dengan mengikuti 15 kali trip (15 kali setting dan 15 kali hauling) pada kedalaman berbeda. Data yang diperoleh dicatat berdasarkan jenis hasil tangkapan, jumlah, ukuran dan bobot hasil tangkapan. Penelitian ini menggunakan kapal berukuran 5 GT dengan kekuatan mesin sebesar 16-23 PK. Hasil dari penelitian ini menyatakan dari total individu hasil tangkapan, alat tangkap trammel net masih selektif digunakan untuk menangkap udang pada kisaran kedalaman 5-16 m, karena jumlah individu hasil tangkapan lebih tinggi (57,15%) dibandingkan dengan by-catch (42,84%). Total bobot hasil tangkapan dari trammel net didominasi oleh by-catch yaitu berupa jenis ikan (82%), dibandingkan hasil tangkapan utama yaitu jenis udang (15%), dan discard (3%). Proporsi jenis individu udang pada kedalaman 5-10 m didominasi oleh udang peci, krosok, dogol dan udang kipas, sedangkan pada kedalaman 11-16 m didominasi oleh udang jerbung, udang windu dan udang ronggeng. Kata kunci: hasil tangkapan, kedalaman, perairan Indramayu, trammel net, udang
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP PADA OPERASI PENANGKAPAN UDANG DI KABUPATEN PANGANDARAN SELAMA TAHUN 2015-2019 Izza Mahdiana Apriliani; Herman Hamdani; Achmad Rizal
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 4 No. 2 (2020): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.4.2.141-148

Abstract

Salah satu kabupaten penghasil udang terbesar di Jawa Barat adalah Kabupaten Pangandaran. Besarnya produksi udang di perairan Kabupaten Pangandaran tidak terlepas dari produktivitas alat tangkap yang dioperasikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui produktivitas alat tangkap penangkap udang di Kabupaten Pangandaran. Riset dilaksanakan bulan Agustus-Oktober 2019. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi udang mengalami fluktuasi kenaikan, jumlah produksi udang terbesar terjadi pada tahun 2017 yaitu sebesar 965.877,40 kg. Terdapat beberapa alat penangkapan ikan yang dioperasikan untuk menangkap udang di Kabupaten Pangandaran yaitu jaring bernong sebanyak 459 unit, trammel net sebanyak 315 unit, pukat pantai sebanyak 27 unit dan dogol sebanyak 25 unit. Jaring bernong yang dimaksud merupakan alat tangkap bottom gillnet karena menangkap ikan demersal. Nilai produktivitas alat tangkap paling tinggi yaitu alat tangkap dogol sebesar 4,4 kg/trip dan pukat pantai 4,4 kg/trip dan nilai produktivitas terendah yaitu pada alat tangkap trammel net sebesar 1,8 kg/trip dan jaring bernong sebesar 1,4 kg/trip. Kata kunci: alat tangkap, nelayan, Pangandaran, udang
Islamic Economic Concepts To Form Community Welfare From The Perspective Of Ibnu Khaldun's Thinking Nurcahyo, Satria Avianda; Isnawati, Setya Indah; Widagdo, Teguh Harso; Rizal, Achmad
AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/al-arbah.2024.6.1.21060

Abstract

Purpose - This research aims to review Ibn Khaldun's thoughts regarding social welfare, Ibn Khaldun revealed that Allah outlined economic activities as an inseparable part of the social responsibilities that exist in society, and their incompleteness could threaten the continuity of world life and human existence.Method - This research is using a type of normative research, applying a library approach and a conceptual approach.Result - The result of this research indicates Ibnu Khaldun stated that Allah established muamalah activities as an integral form of responsibility in community life. Non-fulfillment can threaten world life and human welfare. In formulating three basic reasons for engaging in economic activity, Ibnu Khaldun explains that this is not only about fulfilling personal life needs. Ibnu Khaldun believes that the price of a good or service is influenced by the dynamic interaction between demand and supply. This concept highlights the interrelated relationship between the forces of demand and supply in determining the value of a product or service.  Implication - This study It is hoped that there will be management and supervision of market prices by the state in the field, as suggested by Ibn Khaldun in his great work Muqadimmah.Originality - In the economic context, Ibnu Khaldun also highlighted the importance of government vigilance regarding the amount of money in circulation. 
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Landasan Ulin Selatan Tahun 2023 Mahmudah; Reininda, Shalsa Shifa; Rizal, Achmad
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 4 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i4.395

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes. Penyakit DBD banyak dijumpai terutama di daerah tropis dan sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Landasan Ulin Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu rumah tangga di Kelurahan Landasan Ulin Selatan. Sampel diambil sebanyak 97 ibu dengan Teknik Purposive Sampling. Instrument penelitian menggunakan kuisioner dengan cara wawancara. Uji statistik menggunakan chi square pada taraf signifikan 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,7% Ibu memiliki pengetahuan cukup, 64,6% Ibu mempunyai sikap positif dan 57,6% 64 Ibu kurang dalam melakukan pencegahan DBD. Simpulan: Hasil uji statistik di simpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value= 0,001) dan sikap (p-value=0,002) ibu rumah tangga dengan pencegahan demam berdarah dengue di Kelurahan Landasan Ulin Selatan Tahun 2023. Instansi terkait melakukan kampanye PSN melalui berbagai iklan layanan informasi, memfasilitasi terbentuknya gerakan masyarakat untuk secara berkala serta dapat memberikan informasi atau penyuluhan kesehatan efektif.
Pertumbuhan Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus) Dipelihara dalam Sistem Bioflok dengan Frekuensi Pemberian Molase yang Berbeda Safir, Muhammad; Widyawati, Ni Made; Rizal, Achmad; Serdiati, Novalina
Jurnal Galung Tropika Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v12i2.1065

Abstract

Biofloc technology requires an additional carbon source (molasses) to balance the C/N ratio to support the bacteria's performance. The application of molasses should be done with sufficient time and concentration to guarantee the excellent condition of the floc. This study aims to determine the appropriate frequency of molasses application for the growth of siamese catfish (P. hypophthalmus) using Biofloc System Technology. The study used a completely randomized design of flour treatments and five replications. The frequency of molasses application was aimed to find the optimum results of applying it once a day (A), every two days (B), every three days (C), and every four days (D), each in the corresponding experimental units. The experiment was carried out in 35 days. The feed given was 5% of body weight, with a feeding frequency of twice daily. The results showed no difference in growth (weight) and feed efficiency for all treatments. However, it was found that the amount and nutrient content of the formed floc were more stable when molasses was given at a frequency every two days (treatment B) until the sixth week compared to other treatments. In conclusion, the frequency of giving molasses for flock growth twice a day can be applied for siamese catfish using the Biofloc system.
DESAIN STNK DIGITAL DENGAN CHIP ESP8266 BERBASIS INTERNET of THINGS (IoT) DALAM ERA INDUSTRI 4.0 Rizal, Achmad; Winardi, Slamet; Supriyatno, Dadang; Anindito, Benediktus; Utomo, Wahyu Mulyo
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 2 No 1 (2018): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2018
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.974 KB)

Abstract

Setiap tahun jumlah kendaraan yang ada di Indonesia selalu bertambah. Jumlah kendaraan bermotor yang semakin banyak dapat menimbulkan masalah lalu lintas di jalan. Masalah sosisal, kriminal, maupun masalah politik bisa timbul karena sulitnya pengawasan terhadap kendaraan bermotor yang beredar di jalanan Indonesia. Internet of Things (IoT) dapat digunakan sebagai alat kontrol pendeteksi kendaraan sehingga tercipta solusi Green Economic Development City Smart dengan Sistem Transportasi yang baik dalam penanganan kendaraan bermotor. Sensor dengan teknologi IoT yang dipasang pada kendaraan bermotor dapat mengenali kendaraan melalui model informasi SSID plat nomor kendaraan. Sistem IoT yang terhubung dengan deteksi plat nomor kendaraan bermotor di embedded ke dalam sebuah chip digital yang dipasang pada setiap kendaraan bermotor. Implementasi IoT untuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Digital merupakan sebuah aplikasi Android yang terintegrasi dengan CHIP ESP8266 yang tertanam di kendaraan bermotor yang berisi identitas kendaraan bermotor dan pemilik kendaraan. CHIP ESP8266 berfungsi sebagai perangkat identifikasi terhadap kendaraan bermotor yang terintegrasi antara plat, nomor rangka, nomor mesin kendaraan dan STNK. Dengan adanya identifikasi ini maka STNK Digital hanya bisa digunakan oleh orang yang berhak melalui aplikasi smartphone dapat menjawab tantangan industry 4.0 yang menghendaki system yang terintegrasi.
Pengembangan Perangkat EKG 12 Lead dan Aplikasi Client-Server untuk Distribusi Data HADIYOSO, SUGONDO; JULIAN, MUHAMMAD; RIZAL, ACHMAD; AULIA, SUCI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 3, No 2: Published July - December 2015
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v3i2.91

Abstract

ABSTRAKElektrokardiograf adalah perangkat untuk mengukur aktifitas kelistrikan jantung. Sinyal yang ditampilkan oleh perangkat elektrokardiograf adalah sinyal elektrokardiogram (EKG). Untuk monitoring ECG  minimal diperlukan satu lead sementara untuk standar klinis diperlukan 12 lead. Untuk realisasi perangkat EKG 12 lead diperlukan strategi agar jumlah perangkat keras yang dibutuhkan semakin sedikit sehingga dimensi menjadi lebih kecil. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada penelitian ini dirancang perangkat EKG 12 lead dengan teknik multipleksing. Kombinasi sadapan sinyal EKG 12 lead dikontrol oleh multiplekser 4051 melalui mikrokontroler secara bergantian. Data dijital hasil konversi ADC selanjutnya dikirim secara serial ke komputer server dan dapat dilihat pada komputer client yang terhubung. Hasil yang didapat menunjukkan bahawa perangkat analog telah berhasil mengakuisisi sinyal EKG dengan baik dari Lead I sampai Lead V6. Dengan waktu pensakelaran sebesar 5 ms, sinyal tidak dapat ditampilkan secara simultan 12 lead. Sinyal dapat diakuisisi dengan baik jika waktu pensakelaran sebesar 5 detik namun seluruh sadapan sinyal EKG tidak dapat ditampilkan secara simultan.Kata kunci: Elektrokardiograf, 12 Lead, Multipleksing, Server, Client. ABSTRACTElectrocardiograph is device for measuring electrical activity of heart. Electrocardiograph displays electrocardiogram signal (ECG). For monitoring ECG, at least need one ECG lead meanwhile for standard clinical ECG need 12 lead. For realization of 12 lead ECG devices, it is need strategy to reduce number of hardware to make dimension of ECG device smaller. To solve this problem, we use multiplexing method for ECG device development. Combination of 12 lead ECG signal is controlled by the multiplexer 4051 through microcontroller sequentially. Digital data of ADC is sent serially to the server computer and can be viewed on client computer that connected to the network. From the results obtained indicate that analog devices have been successfully acquired ECG signals Lead I to Lead V6. With 5 ms switching time, the 12 lead ECG signal can not be displayed simultaneously. The signal can be acquired properly with 5 seconds switching time, but the whole of ECG signals can not be displayed simultaneously.Keywords: Electrocardiograph, 12 Lead, Multiplexing, Server, Client.
Implementasi Regulator Oksigen Otomatis berdasarkan Tingkat Pernapasan menggunakan Logika Fuzzy HADIYOSO, SUGONDO; NURSANTO, NURSANTO; RIZAL, ACHMAD
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 3, No 1: Published January - June 2015
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v3i1.52

Abstract

ABSTRAKOtomasi perangkat kesehatan saat ini banyak dikembangkan dengan tujuan untuk mempermudah kerja manusia sekaligus efisiensi utilitas perangkat. Pada penelitian ini, diusulkan desain prototipe sebuah regulator oksigen otomatis pada sebuah alat bantu pernafasan yang berfungsi untuk mengatur tekanan atau kadar oksigen yang dikeluarkan. Kondisi ini disesuaikan dengan tingkat pernafasan pasien. Jika tingkat pernafasan pasien diatas ambang batas maka tekanan oksigen akan dinaikkan. Melaui sensor, pernafasan pasien dideteksi yang selanjutnya diolah oleh mikrokontroler untuk dihitung rate pernafasannya. Melalui logika fuzzy, perhitungan tersebut diolah untuk proses pengambilan keputusan berapa banyak oksigen yang harus dikeluarkan. Setelah dilakukan pengujian, regulator otomatis dapat mengatur volume oksigen yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah pernafasan pasien. Terdapat 9 buah aturan yang diimplementasikan pada sistem dalam pengaturan volume oksigen. Dimana setiap logika tersebut dapat dijalankan dengan baik oleh sistem. Tingkat akurasi yang dicapai perangkat untuk menghitung rate pernafasan mencapai 92,73%.Kata kunci: otomasi, regulator, oksigen, logika fuzzy. ABSTRACTAutomatic medical device currently developed with the aim to help the work and efficiency of the device utilities. In this research, proposed to prototype design an automatic oxygen regulator to regulate pressure or levels of oxygen. This condition is adjusted by the respiratory rate of patient. If the respiratory rate of the patient above the threshold then the oxygen pressure would be raised. Sensor detect the patient's breathing then processed by a microcontroller to count breathing rate. Through fuzzy logic, that calculations are processed for the decision process to determine how much oxygen should be given. After testing, the automatic regulator can control  the volume of oxygen according with the patient's respiratory condition. There are 9 rules that are implemented on the system for setting the volume of oxygen. Each logic rules can be run well by the system. The level accuracy of device to compute respiration rate, reached 92.73%.Keywords: automation, regulator, oxygen, fuzzy logic.
Co-Authors A, Rama Dona Risqi A, Rohmatus Zakkiyah K A. Masyahoro Abdullah, Nurdianawati Irwani Abduyana - Purwidyo Adelya, Nandita Adjat Sudrajat Agung Surya Wibowo Agustina, Putri Triana Ahnaf, Muhammad Bagas Akhmad Fauzan Ali Akbar Aminuyati Anam, M. Khairul Anggraini , Yunita Anindito, Benediktus Anita Miftahul Maghfiroh Aprianto, Yudistira Apriliani, Izza M Ardiansyah, Chandra Halim Ardila, Nourma Nur Arif Abdul Aziz Ariyanto, Edy Asep Agus Handaka Asrinawaty Asrinawaty, Asrinawaty Atikah Nurhayati Auliya, Safira Rizki Ayi Yustiati Azizah, Khoirunnisa Azka, M. Gilang Maulana Azka, Salsabilla Bahrudin, Muhammad Fahriza Baihaqi, Zaidan Fitra Bambang Guruh Irianto Bambang Setia Nugroho Bandiyah Sri Aprillia Brahmantya Aji Pramudita Cahyani, Seftiana Dwi Chakim, M. Ghufron Chandra Chandra Che Embi, Nor Azizan Cheung, William Cholifah, Siti Nur Christopher Radyputra Moelyosusant Dadang Supriyatno Dewangga, Lintang Aji Kusuma Dewi Rahmaniar, Thalita Dewi, Ikvina Kurnia Dien Rahmawati Donny Juliandri Prihadi Dwi Siskawati Eddy Rahman, Eddy Ega Cahyadi Rahman Eka Handayani Evi Liviawaty Fadhilah, Hery Fajar, Fathul Fajrin, Alifah Nur Aini Fauzi Rachmansyah Firdaus, Thalisa Septia Geraldy Fauzi, Muhammad Arik Ghazali, Arman Habibullah, Akhmad Hadi, Zuhrupal Hakim, Nurina Listya Hana Siti Maharani Hanaf, Mayco Ikhsan Hanafi, Mayco Ikhsan Handaka, Asep Agus Heriyanti Rukka Herman Hamdani Hesty Susanti Hidayanti, Nuril Hidayat, Muhamad Hasim Fajar Hilda Irianty, Hilda Hilman Fauzi, Hilman HUMAIRANI, ANNISA Husneni Mukhtar I Dewa Gede Hari Wisana Ibnu Dwi Buwono Ig. Prasetya Dwi Wibawa Iis Rostini Ilmi, M. Bahrul Indah Kurniasih Inung Wijayanto Irawati Mei Widiastuti Irfan Zidni Iskandar Iskandar Isnaini, Abdillah Nur Isnawati, Setya Indah Isni Nurruhwati Isni Nurruhwati istiqomah istiqomah Iswahyudi Hidayat Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Jalil, Wafiq Abdul Jalpi, Agus Janah, Amma Huqot Nur Jason Trikobery Jauhari, Muhammad I Kartika, Lintang Khan, Alexander MA Kiki Haetami Kusnahadi Susanto Laka, Egidius Pai Lantun Paradhita Dewanti Lata Tripathi, Suman Liliek Soetjiatie Lupita Lestari M, M. Wildan Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mak’ruf, Muhammad Ridha Masjamsir - Mega Fatimah Rosana Meilya Farika Indah, Meilya Farika Muchamad, Raka Selaksa Charisma Mufidah, Milatul Laila Muhammad Fajar Muhammad Fitri Rizky Muhammad Hablul Barri MUHAMMAD JULIAN, MUHAMMAD Muhammad Musa Dzulfiqaar Wiradimadja Muhammad Safir Muhammad, Patih Nataprawira, Alvy Suhandi Navyrianto, Antonius Ariel Nazif, Fachrul Netty Netty Nia Kurniawati Nida, Karima Naufalin Nirmalasari, Delinda Nopriyandi, Nopriyandi Norfai Norfai, Norfai Norsita Agustina, Norsita Novalina Serdiati Novi Prihatiningrum Nuraya Asfariah Wangsapraja NURSANTO NURSANTO, NURSANTO P , Rizky Tiara Patriananda, Teguh Pratama, Fredy Pudji, Andjar Pujiastuti, Caecilia Purnomo, Indu Indah Putra, I Gusti Ngurah R. A. Putro, Reno Dwi Rahman Abadi, M. Kurnia Rahman, Fauzi Yusa Rahman, Muhammad Wafi Rahmat Widadi Refki Aditya Yudaswara Reininda, Shalsa Shifa Rian Ramadan Rita Rostika Rohmah, Aisyah Alifatul Zahidah Roni Hermawan, Roni Royani, Eka Roziqin, Muhamad Khoirur Rudyansyah, Mochammad Rusaini, Rusaini Rusky Intan Pratama Saepulloh, Saepulloh Said, Ziani Salam, M Alfa Samliok Ndobe Santi Santi Sari, Hijriyana Yunita Satria Avianda Nurcahyo Satria, Teguh Sekar Safitri, Ayu Setiawan Beu, Donny Setiawan Bin Lahuri Setioningsih, Endang Dian Sidqi, Anka Slamet Winardi Solichin, Moh. Badrus Sriastiti, Ni Kadek Cindy Sugiharto, Siti Nur Azizah Sugondo Hadiyoso Sundawa, Naufal Widad Suryanto, Deny Suryo Adhi Wibowo Susilo, Adib . Teuku Zulkarnain Muttaqien Triwiyanto , Triwiyanto Ulinuha, Arjun Albana Ulu, Anna Yoneta Ulumuddin, Rama Ihya Wahmisari Priharti Wahyu Kurniawan Wahyu Mulyo Utomo Wibawa, IG Prasetya Dwi Widagdo, Teguh Harso Widyawati, Ni Made Willy Anugrah Cahyadi Wirakusuma, Muhammad P. Yanuar, Yerry Yayat Dhahiyat Yuli Andriani Yustiati, Ayu Zakaria, Zulfiadi Zakirah Raihani Ya’la Ziani, Said Zuzy Anna