p-Index From 2021 - 2026
6.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni BERKALA FISIKA Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Jurnal Pendidikan Indonesia PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Elementary: Islamic Teacher Journal Journal of Educational Science and Technology JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika Unnes Science Education Journal JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) BIOEDUKASI Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Momentum: Physics Education Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Journal of Science Education Research COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran International Journal of STEM Education for Sustainability PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Journal of Social Research Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) MAGNETON: Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika Journal of Environment and Sustainability Education TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge) International Journal of Science and Mathematics Education UPEJ : Unnes Physics Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN SSP MATERI LIMBAH GULA MADUKISMO BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DEVELOPMENT OF SSP THEME WASTE SUGAR IN MADUKISMO BASED GUIDED INQUIRY APPROACH TO INCREASE SCIENTIFIC LITERACY OF STUDENT Dwidjantoro, Muhammad Irma Sunu; Rosana, Dadan; Widodo, Eko
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk mengetahui kelayakan SSP guided inquiry yang dikembangkan dan peningkatan literasi sains peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Hasil Penelitian diperoleh kelayakan SSP materi limbah gula madukismo berbasis guided inquiry menurut validator dengan kategori sangat baik pada komponen, silabus, RPP, dan LKPD; dan soal literasi sains memperoleh kategori baik. Penigkatan literasi sains peserta didik dalam aspek menjelaskan fenomena secara ilmiah sebesar 0.9 dengan kategori tinggi, aspek mengevaluasi dan mendesain penyelidikan ilmiah sebesar 0.75 dengan kategori tinggi, dan menginterpretasi data dan bukti ilmiah sebesar 0.6 dengan kategori sedang. Rerata peningkatan literasi sains secara keseluruhan sebesar 0.6 dengan kategori sedang.Kata kunci: Guided Inquiry, Limbah Gula Madukismo, Literasi Sains, SSPThe research aims to know properness developing of SSP guided inquiry and increasing student’s science literacy. The research method are Research and Development with 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The result show that developed SSP using guided inquiry approach theme of “waste sugar in Madukismo” which feasible to be used in science learning process with excellent category based on validators such as syllabus, lesson plan, and worksheet; and good category obtainable on test of science literacy. The student science literacy seen by three aspect has increase by 0,9 included high category in explain phenomena scientifically, 0,75 in included high category in evaluate and design scientific enquiry, and has increase 0,6 included medium category in interpret data and evidence scientifically. Based on all aspect of science literacy has increasing by 0,6 included medium category in average.Keywords: Guided Inquiry, Waste Sugar in Madukismo, Scientific Literacy, SSP.
PERBEDAAN SIKAP ILMIAH DAN PENGUASAAN KONSEP ANTARA PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN STRATEGI INQUIRING MINDS WANT TO KNOW DAN STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING THE DIFFERENCES OF THE SCIENTIFIC ATTITUDES AND THE MASTERY OF THE CONCEPTS BETWEEN SCIENCE LEARNING USING THE INQUIRING MINDS WANT TO KNOW STRATEGY AND ACTIVE KNOWLEDGE SHARING STRATEGY Nurwulan, Wening; Rosana, Dadan; Widowati, Asri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan sikap ilmiah antara peserta didik yang menggunakan strategi inquiring minds want to know dan strategi active knowledge sharing dan (2) mengetahui perbedaan penguasaan konsep antara peserta didik yang menggunakan strategi inquiring minds want to know dan strategi active knowledge sharing.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini berjumlah 224 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel terpilih (sampling purposive) sehingga diperoleh peserta didik kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 1 dengan perlakuan strategi inquiring minds want to know dan peserta didik kelas VIII A sebagai kelas eksperimen 2 dengan perlakuan strategi active knowledge sharing. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa (1) tes, (2) lembar observasi sikap ilmiah, dan (3) lembar keterlaksanaan strategi inquiring minds want to know dan active knowledge sharing. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan aplikasi SPSS 18.0 yaitu uji independent sample t-test. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada sikap ilmiah dan penguasaan konsep antara peserta didik yang menggunakan strategi inquiring minds want to know dan active knowledge sharing dengan nilai P berturut-turut sebesar 0,083 dan 0,050 pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ini ditolak (p0,05). Hal ini terjadi karena strategi inquiring minds want to know dan strategi active knowledge sharing memiliki karakteristik yang sama sehingga tidak memiliki perbedaan yang signifikan pada sikap ilmiah dan penguasaan konsep.Kata kunci: Strategi inquiring minds want to know, strategi active knowledge sharing, sikap ilmiah, penguasaan konsep.AbstractThis research aims to (1) know the differences of the scientific attitude between the students using the inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy, and (2) to know the differences of the mastery of the concepts between the students using the inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy. This research is a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The study population numbered 224 students. The sample in this study was done by using the selected sample (purposive sampling) in order to obtain learners VIII B as the experimental class 1 with a treatment of inquiring minds want to know strategy and learners class VIII A as the experimental class 2 with the treatment of active knowledge sharing strategy. The instrument used in this research were (1) test mastery of the concepts, (2) the observation sheet scientific attitude, and (3) the report sheet of inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy. The analysis used to test research hypotheses using SPSS 18.0 is test of independent sample t-test. The results of the research concluded that there are no significant differences in the scientific attitude and mastery of the concepts among learners who use the inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy with a P value of 0.083and 0,050 at significant level α = 0,05. The results of the research indicate that the hypothesis is rejected. This happens because inquiring minds want to know strategy and active knowledge sharing strategy has the same characteristics so that there are no significant differences on the scientific attitude and mastery concepts.Keywords: Inquiring minds want to know strategy, active knowledge sharing strategy, the scientific attitude, mastery of the concepts.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) OUTDOOR LEARNING SYSTEM BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TEMA “KERUSAKAN LINGKUNGAN” PADA PEMBELAJARAN IPA Tina, Lestari; Rosana, Dadan; Roektiningroem, Ekosari
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Outdoor Learning System berbasis Project Based Learning tema “Kerusakan Lingkungan” yang memenuhi kelayakan sebagai bahan ajar berdasarkan penilaian para validator serta mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis dan respon peserta didik setelah menggunakan LKPD hasil pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) yang terdiri dari 4 tahap penelitian dan pengembangan, yaitu: 1) Define, meliputi: analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran; 2) Design, meliputi: penyusunan tes kriteria acuan, pemilihan media, pemilihan format, penyusunan rancangan awal; 3) Develop, meliputi: penilaian ahli, uji coba lapangan; 4) Disseminate, yaitu: penyebaran produk akhir secara terbatas pada guru IPA di SMP N 5 Banguntapan dan guru IPA SMP N 1 Banguntapan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar validasi LKPD, soal pretest dan postest, lembar observasi keterampilan berpikir kritis, angket respon peserta didik terhadap LKPD, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Project Based Learning. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kelayakan LKPD berdasarkan skor dan saran penilaian dari validator, gain score peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, peningkatan persentase keterampilan berpikir kritis peserta didik tiap pertemuan, respon peserta didik terhadap LKPD berdasarkan skor dan saran penilaian angket respon, serta persentase keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Project Based Learning. Hasil penelitian mendapatkan bahwa LKPD Outdoor Learning System berbasis Project Based Learning dinyatakan layak sebagai bahan ajar dengan kategori sangat baik. LKPD hasil pengembangan juga efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan kategori sedang dan peserta didik juga memberikan respon positif terhadap LKPD hasil pengembangan. Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, LKPD, Outdoor Learning System, Project Based Learning.
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS MASALAH TEMA “SEHATKAH MAKANANKU?” UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DEVELOPING PROBLEM-BASED-SCIENCE-WORKSHEET WITH TITLED “SEHATKAH MAKANANKU?”TO GROWING STUDENT’S CRITICAL THINKING SKILL Siti Fadilah, Anita Rohmah; Roektiningroem, Ekosari; Rosana, Dadan
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kelayakan LKPD IPA dengan tema “Sehatkah Makananku?” untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dinilai dari validasi dosen ahli. 2) mengidentifikasi karakteristik LKPD IPA dengan tema “Sehatkah Makananku?” yang dikembangkan dan 3) menganalisis respon peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) model 4D Thiagarajan yang meliputi empat tahapan yaitu, define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini melibatkan 2 validator yaitu 2 dosen ahli dan 20 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket lembar penilaian dan angket respon peserta didik. LKPD IPA yang dikembangkan secara keseluruhan memperoleh nilai 65 dengan presentase keidealan keseluruhan 81,25% dengan nilai B dan termasuk kategori “Baik”. Dengan demikian LKPD IPA berpikir kritis yang dikembangkan dengan tema “Sehatkah Makananku” layak digunakan menurut validasi dosen ahli. Karakteristik LKPD IPA yang dikembangkan adalah: a) menyajikan LKPD berdasarkan pendekatan berbasis masalah dan menampilkan pertanyaan yang melatih peserta didik untuk berpikir kritis. Respon keterbacaan yang dilakukan oleh peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan secara keseluruhan memperoleh skor sebesar 2401 dengan kriteria pencapaian aspek 80% dengan nilai B.Kata kunci: pengembangan LKPD IPA, berbasis masalah, keterampilan berpikir kritisThis research aims are: 1) to analyze the adequacy of the science worksheets titled “Sehatkah Makananku?” for the growing of students’ critical thinking skills as assessed by expert lecturer. 2) to identify the components of the science worksheets titled “Sehatkah Makananku? which is developed and 3) to analyze student’s responce for worksheet. This research used Research and Development (RD) method. The method is constructed by four stages which are defining, designing, developing, and disseminating. But, in this research stopped at develop stage. The research included two expert lecturers as validators. The instrument used in this study is questionnaires to test the adequacy of science worksheets which were analyzed with a five-point scale. The score of the science worksheets titled “Sehatkah Makananku?” is 65 with the overall precentage of ideality is 81,25%. As a result, the science worksheets aimed to develop the students’s critical thinking skills titled “Sehatkah Makananku?” is qualified as evaluated by the expert lecturer by with good categories. The components of science worksheets in this research is: a) This Students’ worksheet is problem based science student worksheet and b) containing of critical thingking question. Student’s response scored 2401 with average percentage accession criteria is 80% and categorized good.Keywords: development science worksheets, problem based, critical thinking skills 
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH UNTUK INDUSTRI TAHl.! TEMPE Rosana, Dadan; Astono, Juli
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5136.135 KB) | DOI: 10.21831/ino.v3i1.5142

Abstract

Tujuan  dari  kegiatan  pengabdian   pada  masyarakat  yang dilaksanakan   oleh  tim   dosen Juresan  Pendidikan  Fisika  FPMIPA IKIP Yogyakarta  ini adaJah: pertama,   membantu  industri kecil tempe  benguk  dalam  merancang  dan membuat  sistem  pengolahan  Iimbah, kedua , untuk membuat  sarana  kegiatan   praktikum  dan penelitian  untuk mahasiswa  yang mengambil  mata kuliah    Fisika   Lingkungan    dan   Manajemen    Lingkungan,    melakukan    pengujian    secara kuantitatif    (uji   kualitas   Iimbah)   dan   kualitatif    (angket   untuk   mengetahui    kemanfaatan instalasi  Iimbah bagi lingkungan  sekitarnya).Metode  kegiatan  yang  dilaksanakan   dalam  kegiatan  pengabdian   ini  meliputi  metode: pertama,    untuk   mengetahui   pendapat   masyarakat   mengenai   adanya   instalasi   pengolahan limbah  melalui  wawaneara  dan angket  di lapangan.  Kedua,  untuk memberikan   keterampilan perancangan   dan  pembuatan   sistem  pengolahan   limbah dilakukan praktik  langsung  dengan menghadirkan  beberapa  pemilik industri  sejenis.Indikator   keberhasilan    program   ini  adalah   dengan   semakin   meningkatnya    kualitas lingkungan  di sekitar  industri  tempe  benguk  dengan  adanya  sistem  pengolahan  limbah.   Hasil Jain yang  didapat  adalah  telah  diraneang   dan  dibuat  sistem  pengolahan   limbah  yang  dapat dimanfaatkan    oleh   industri   kecil.   Kesimpulan    yang  didapat   ternyata   sisitem   pengolahan limbah  yang  dibuat  efektif  untuk  rnereduksi   tingkat  berbahayanya   limbah  bagi  lingkungan (dibuktikan   dengan  pengujian   dan  analisis   fisis  Iimbah).  Dari  hasil  wawaneara   dan  angket ditunjukkan   bahwa  masyarakat   serempat   merasakan   manfaat   keberadaan   instalasi  tersebut, limbah  yang asalnya  tergenang  menjadi  sumber  penyakit  dan bau dapat  teratasi  dengan  baik. Banvak   pengusaha   industri   yang  menyadari   pentingnya   instalasi   pengolahan   Iimbah  tapi sulitnya   finansial,   sehingga   perlu  lebih  dikembangkan    pola  pengabdian   untuk  pernbuatan sistern pengolahan  1imbah di industri  keeil. Kata  Kunci:  Limbah   Industri,
Measures Teachers’ Perceptions of Differentiated Instruction : A Combination of Guttman Scale and Item Response Theory Sari, Desy Kumala; Rosana, Dadan; Supahar, Supahar; Dinata, Pri Ariadi Cahya; Reski, Andi
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.11841

Abstract

This study aims to develop an instrument for teachers’ perceptions of differentiated instruction by adopting Oriondo and Antonio's instrument development model. This study involves three stages of development: instrument planning, pilot testing, and measurement. The respondents involved were 152 subject teachers at the secondary school level. The instrument developed contains differentiated instruction principles: learning environment, quality curriculum, responsive teaching, continuous assessment, and leadership and routines. A combination of the Guttman Scale and Item Response Theory was used to measure teachers' perceptions, which gave significant results. The analysis results show that most instrument items follow the model used, but some items require adjustment. The implication of this study is the importance of developing valid and reliable instruments to measure teachers' perceptions of differentiated instruction. The findings can contribute to improving classroom learning practices and student learning outcomes. Thus, this study provides a strong foundation for the development of teacher professionalism and the overall improvement of education quality.
Integrated STEM Approach to Improve 21st Century Skills in Indonesia: A Systematic Review Lafifa, Fitria; Rosana, Dadan; Suyanta, Suyanta; Nurohman, Sabar; Dwi Astuti, Sri Rejeki
International Journal of STEM Education for Sustainability Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI) 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/ijses.v3i2.219

Abstract

21st-century skills are important for students to be equipped to face the challenges of the 21st century. So it needs an appropriate approach to be able to provide resources that are by the demands of the 21st century. This study aimed to determine the influence of STEM approaches in science learning to improve students' 21st-century skills and determine the indicators of STEM elements in science learning. The method used in this study is a literature study or a study of research results from several journals. The instrument used is a Paper Classification Form (PCF) table. The data were analyzed using percentages and descriptive calculations. The study results showed that n methods are often used in STEM approaches to improve century skills by using a STEM approach only, followed by a combination of various learning models such as inquiry, PBL, and PjBL. K21st century skills most often studied are students' critical thinking skills. Indicator of STEM approaches in science learning includes Science, which is related to natural symptoms and observation; technology is related to the use of tools; Engineering is related to designing to make solutions; and Mathematics is related to linkage analysis. The STEM approach is very influential in improving students' 21st-century skills: communication, creativity, critical thinking, and collaboration.
Developing Assessment Instruments of PISA Model to Measure Students Problem-Solving Skills and Scientific Literacy in Junior High Schools Rosana, Dadan; Widodo, Eko; Setianingsih, Wita; Setyawarno, Didik
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 8, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v8i2.17468

Abstract

This study aims at producing an assessment instrument of the PISA model to measure students problem-solving skills and scientific literacy in junior high schools that are valid, practical, and having potential effects. This research employed the design of development studies. The analysis used the Item Response Theory (IRT) Rasch model based on the junior high school students' responses to the developed PISA assessment instrument on natural science subjects. The result of this study was a test set of PISA model for the material of Vibration, Wave, and Sound consisting of 40 items. The test was valid in terms of content, constructs, and language according to the expert assessment, and practical based on small group trials. It also had a potential effect based on the students answers and questionnaires results in the field test. The qualitative analysis showed that the developed test had several potential effects, i.e. the development of students' problem-solving skills and scientific literacy so that they gained a relatively high ability to solve a test with the PISA model. The results of quantitative analysis through field test trials showed that there was a significant effect from the application of the PISA model test to enhance students scientific literacy and problem-solving skills in the junior high school with the Sig. value of 0.000 which was less than the significance level of 0.05 ( = 5%).
PENGEMBANGAN LKPD PROJECT BASED LEARNING MATERI EKSTRAKSI DNA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING DEVELOPMENT OF PROJECT BASED LEARNING WORKSHEET FOR EXTRACTION OF DNA Dea Dimyathi Agus Putri; Dadan Rosana; Ekosari Roektiningroem
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui kelayakan LKPD materi ekstraksi DNA model project based learning dalam meningkatkan kemampuan collaborative problem-solving menurut validator, (2) mengetahui peningkatan kemampuan collaborative problem-solving menggunakan LKPD materi ekstraksi DNA model project based learning berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji statistik deskriptif. Model yang digunakan adalah model pengembangan BorgGall yang terdiri atas tujuh tahap. Data kelayakan produk dikumpulkan menggunakan lembar validasi komponen produk dan angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data collaborative problem solving adalah observasi menggunakan bentuk instrumen lembar observasi, penilaian diri dan penilaian teman. Teknik analisa data adalah mean, uji normalitas, dan t-test. Penilaian produk oleh ahli menghasilkan nilai A dengan kategori sangat baik pada aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan grafis. Respon peserta didik terhadap produk LKPD adalah valid dan dapat digunakan. Kemampuan collaborative problem solving meningkat secara signifikan menurut penilaian observer, self-assessment, dan peer- assessment berdasarkan hasil perhitungan mean, persentase dan t-test.Kata kunci: Collaborative Problem Solving, LKPD, Project Based LearningThe aimed of this research (1) known the feasible worksheet that use project based learning model for extraction of DNA based on expert assessment, (2) known the enhancement of collaborative problem solving skill of the pupils grade IX junior high school by using the developed worksheet based on statistical analysis. Development of the worksheet based on BorgGall stage with seven stages. The data for expedience of product collected using validation sheet and student's responses sheet. While the data of collaborative problem solving skill collected by doing observation based on observation sheet, self assessment and peer to peer assessment use quesionnaire. Analysis of the data used mean, normality test, and t test to know the differences between before the product given and after the product given. The expert give A score in four aspects (content, serving, languange, and design). The worksheet was valid and could be used according to pupils. Collaborative problem solving skill significantly increased according to observer’s assessment, self assessment, and peer assessment after data analyzed (mean percentage) and tested using t-test.Keywords: Collaborative Problem Solving, worksheet, Project Based Learning
PENGEMBANGAN LKS IPA “KALOR DAN PEMBUATAN GARAM” BERPENDEKATAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA SCIENCE WORKSHEET DEVELOPMENT “KALOR DAN PEMBUATAN GARAM” BY GUIDED INQUIRY APPROACH TO IMPROVE SCIENTIFIC PROCESS SKILL Hentrista Rahma Wardhani; Dadan Rosana; Asri Widowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA tema “Kalor dan Pembuatan Garam” digunakan dalam pembelajaran IPA dan mengetahui berapa peningkatan keterampilan proses siswa selama menggunakan LKS IPA dengan tema “Kalor dan Pembuatan Garam”. Penelitian desain menggunakan metode Research and Development (RD) model 4-D Thiagarajan. Instrumen penelitian meliputi instrumen penilaian LKS dan instrumen keterampilan proses sains meliputi lembar observasi dan angket respon siswa. Data hasil penilaian produk dianalisis dengan pedoman kriteria penilaian ideal untuk menentukan kualitas LKS. Data hasil uji coba lapangan awal dianalisis secara deskriptif. Hasil pengembangan LKS IPA tema “Kalor dan Pembuatan Garam” layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA, karena secara keseluruhan memperoleh nilai A dengan kategori sangat baik, menurut dosen ahli dan guru IPA. Berdasarkan hasil observasi uji lapangan, keterampilan proses sains siswa menunjukkan adanya peningkatan sebesar 11,72 persen selama menggunakan produk LKS.Kata kunci: LKS, Guided Inquiry, Keterampilan Proses.The research aims to know the advisability of worksheet with theme “Kalor dan Pembuatan Garam” by guided inquiry approach and how much the improvement students scientific process skill while using the worksheet. The design research used Research and Development (RD) model of 4-D  Thiagarajan. The research instruments were woksheet assessment, observation sheet of scientific process skill, and students questionnaire responses. The result data of product assessment were analyzed by criteria guidelines of ideal assessment to determine the worksheet quality. The result data of field preliminary test were analyzed descriptively. The result of the development of this science worksheet with theme “Kalor dan Pembuatan Garam” is advisable to be used as learning medium because it gained grade A in overall with excellent category according to expert lecturers and science teachers. Based on field test result, the students scientific process skill showed improvement with amount of 11,72 percentage while using the worksheet.Key words: Worksheet, Guided Inquiry, Scientific Process Skill.
Co-Authors - Maryati, - A. Pramuda Aditiyas, Saffa Ellok AGUS PURWANTO Agustina Martha Eristya Akmala*, Rida Al Maryanto Allesius Maryanto Anantanukulwong, Roseleena Andi Reski Ani Nurhidayanti Asri Widowati Ayu Lilis Suryana* Barokah, Najilul Borhan, Mohamad Termizi Budy Wiryawan Chen, Diki Dea Dimyathi Agus Putri Debi Shinta Deby Kurnia Dewi Desi Ramadhanti Desy Kumala Sari Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Kurnia Didik Setyawarno Dwi Astuti, Sri Rejeki Dwidjantoro, Muhammad Irma Sunu Dyah Kumalasari Edi Istiyono Eko Widodo Eko Widodo Eko Widodo Ekosari Roektiningroem Endang Lutvia Ningseh Erdian Dwiyanti Erfin Nofianti Erfin Nofianti* Faisal, Nur Zamzam Yuniar Fina Fakhriyah Fitria Lafifa Fitria Lafifa* Gunawan Junaedy, Andri Hanindya, Yovita Hentrista Rahma Wardhani Herianto Herianto Heru Kuswanto Hestiana Hestiana Hutauruk, Novri Elisabeth Ika Pratiwi Insih Wilujeng Isna Amanatul Hayati Juli Astono Juli Astono Juli Astono Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Kardiyono Kardiyono Khairun Nisa Kusniati, Rani Lafifa, Fitria Laifa Rahmawati Lufita, Ditya Marina Ramadani MARIYATUL KIBTIYAH Maryanto, Al. Maryati Maryati Maryati Masitah, Fatma Nuril Matsun Mawaddah, Mutiara Ayu Mega Indah Puspita Sari Mirsya Adelia Miyaqi, Iqlides Ahmad Ningseh, Endang Lutvia Nova Wahid Nugroho Novia Amarta Handayani Novia Amarta Handayani Novita Eka Putri Novita Widhi Widyapuraya Nur Hasanah, Siti Nur Kadarisman Nuraeni Nuraeni Nuraeni, Ayuni Nurohman, S Nurwulan, Wening Palupi, Annisa Fatma Poppy Sari Dewi Pratiwi, Ficha Aulia Indah Pri Ariadi Cahya Dinata Pri Ariadi Cahya Dinata, Pri Ariadi Cahya Prisca Arzita Perdana* Priskila Desmawati Lifire Pujianto Pujianto Purwanti Widhy Hastuti Purwita, Tanty Dwi Putri Anjarsari Putri, Santri Adi Rahmita Rahmita Ramadani, Marina Reski, Andi Riki Perdana Riwa Yani Riwayani Riwayani Riwayani Riwayani Rohmah*, Seffy Mufidatur Rosalita Anggi Suryanto Rosiningtias, Wiwin S Nurohman Sabar Nurohman Santofani, Aprilia Saputro, Eko Prasetyo Nugroho Sari, Desy Kumala Setia Adi Purwanta Setia Adi Purwanta setianingsih, wita Setianingsih, Wita Setyowarno, Didik Siska Pratama Siti Fadilah, Anita Rohmah Siti Fatimah Az-Zahro Siti Irene Astuti Dwiningrum Siti Masfuah Soeharto Soeharto Soeharto Soeharto Soka Hadiati, Soka Sri Bona Ayu Sri Rejeki Dwi Astuti Sri Wahyuni Sukardiyono Sukardiyono Sumarna Sumarna Supahar, Supahar Susilowati Susilowati Suwarna Suwarna Suyanta Suyanta Syahrul Hudda, Karina Tanty Dwi Purwita Tiffani Anggarniastiti Tina, Lestari Triananda, Lucy Ulin Nuha, Ulin Vidya Putri Sukmasari Vini Rahayu Vinta A. Tiarani Widowati Pusporini, Widowati Wita Setianingsih Wita Setianingsih Wita Setianingsih Wita Setianingsih Wiwin Rosiningtias Yani, Andan Yani, Riwa Zuhdan K Prasetyo Zuhdan Kun Prasetyo