Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN FILOSOFIS TERHADAP KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DI LEMBAGA PENDIDIKAN Efa Herlina Batubara; Eva Rosdiana Br Sitepu; Nurul Ismalia; Muhammad Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto; Warman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36010

Abstract

This study aims to analyze the philosophical foundations of transformational leadership in educational institutions through the lenses of ontology, epistemology, and axiology. Using a literature review and content analysis approach, the research examines works related to leadership theory, educational philosophy, and organizational management. The findings reveal that transformational leadership is grounded in an ontological understanding of humans as agents of change who shape organizational dynamics. Epistemologically, knowledge in this leadership model is constructed through reflection, collaboration, and dialogical processes. Axiologically, values such as integrity, justice, and participatory ethics serve as the moral foundation for leadership actions. These findings affirm that transformational leadership represents a philosophical framework highly relevant to addressing 21st-century educational challenges and fostering sustainable transformation within educational culture and practice.
Landasan Filosofis dalam Pengembangan Teknologi Pendidikan untuk Peningkatan Literasi Digital Peserta Didik Arie Ekayudhistira Kirana Tejawati; Winaryati; Syalma Faradila Nur; Warman; Dwi Nugroho Hidayanto; Muhammad Amir Masruhim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36149

Abstract

This study aims to analyze the influence of philosophical foundations in the development of educational technology on improving students’ digital literacy. A quantitative approach with an explanatory survey design was employed, involving 360 senior high school students in Samarinda. The research instrument consisted of two main variables philosophical foundations of educational technology and digital literacy measured using a 1–5 Likert scale. Simple linear regression was used to determine the effect between variables. The results indicate that students possess a high level of understanding regarding the philosophical dimensions of educational technology, including humanism, constructivism, digital ethics, and educational values. Meanwhile, students’ digital literacy levels were also categorized as good, although slightly lower than their philosophical understanding. Regression analysis revealed a very strong influence of the philosophical foundations on digital literacy, with an R² value of 0.8022 and p < 0.001. These findings highlight that integrating philosophical values into the development and use of educational technology significantly contributes to enhancing students’ digital competencies. Therefore, educational technology requires not only technical proficiency but also an understanding of values, ethics, and meaning to ensure its reflective, critical, and responsible use in digital learning environments.
MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENGINTEGRASIKAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK PEMBELAJARAN MENDALAM DI SMP NEGERI 6 SAMARINDA Ambar Sri Pratiwi; Yasinta Monitasari; Hendra Putra Sastranegara; Zainal Pahmiyadi; Warman; Muh. Amir Masrumin; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara sekolah mengelola proses integrasi Kurikulum Merdeka agar dapat membantu pembelajaran yang lebih mendalam di SMP Negeri 6 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan analisis dokumen, sehingga peneliti dapat memahami bagaimana kebijakan tersebut diterapkan secara alami dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Untuk menganalisis data, peneliti melalui beberapa tahap yaitu mengurangi, menyajikan, melakukan triangulasi, dan menyimpulkan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah ini sesuai dengan model manajemen pendidikan POAC (Planning, Organizing, Actuating and Controlling). Dalam fase perencanaan, pihak sekolah membuat kebijakan dan program berdasarkan analisis kebutuhan guru dan siswa. Fase pengorganisasian dilakukan dengan membentuk tim kurikulum dan koordinator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) agar pelaksanaan berjalan dengan terarah. Pada fase pelaksanaan, para guru sudah menerapkan pembelajaran yang mendukung pembelajaran mendalam melalui diskusi, menyelesaikan masalah, serta pembelajaran berbasis proyek yang mendorong kemampuan berpikir tinggi serta nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Pada fase pengawasan dilakukan melalui supervisi akademik yang bersifat pembinaan, sehingga bisa mendukung terus meningkatnya kemampuan para guru. Meski demikian, penelitian menemukan kendala dalam hal kesiapan para guru dalam membuat perangkat ajar dan melakukan asesmen autentik. Namun, sekolah telah memberikan respon berupa pelatihan serta bimbingan. Dengan demikian, keberhasilan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah ini dipengaruhi oleh manajemen yang efektif, kolaborasi para pendidik, serta komitmen terhadap pembelajaran yang berpihak pada peserta didik.
Peran Kepala Sekolah sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Pendidikan: Studi Kasus Manajemen Perubahan di SMAN 1 Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat Friska Umi Puspita Sari; Irmawati; M. Guntur; Warman; Dwi Nugroho Hidayanto; Muhammad Amir Masruhim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36323

Abstract

This study aims to analyze the principal’s role as a change agent in improving organizational performance at SMAN 1 Siluq Ngurai, Kutai Barat Regency. Employing a qualitative approach with a case study method, the research explores the processes, strategies, and dynamics of change through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that the principal implemented several key strategies, including administrative digitalization, regular teacher training, the establishment of a collaborative culture, and data-driven school governance. The results indicate significant improvements in administrative efficiency, enhanced teacher pedagogical competence, and strengthened instructional innovation. Furthermore, the school’s organizational performance scores increased consistently from 2021 to 2024, demonstrating the principal’s success in embedding change within the school’s culture and management system. This study confirms that visionary and adaptive change leadership is essential for successful educational transformation, particularly in schools located in resource-limited areas.
FILOSOFI HUMAN CAPITAL DAN PEMBERDAYAAN SEBAGAI FONDASI PENGEMBANGAN SDM PENDIDIKAN Bambang Setiono; Supriyadi; Anggy Hanggara; Muhammad Amir Masruhim; Warman; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36364

Abstract

This study aims to analyze the philosophy of Human Capital and empowerment as strategic foundations for developing human resources (HR) in education. Using a systematic literature review of 42 recent scholarly sources, the study identifies that Human Capital strengthens educational personnel capacity through the development of knowledge, skills, and professional competence, while empowerment activates this capacity through autonomy, participation, intrinsic motivation, and organizational support. The findings reveal that integrating both approaches enhances educator performance, creativity, and innovation, while also strengthening educational organizational culture. The integrative Human Capital–Empowerment model developed in this study highlights that the quality of education is significantly influenced by the synergy between capacity building and empowerment mechanisms. This research offers theoretical contributions to educational management and practical recommendations for designing effective and sustainable HR development strategies in educational institutions.
Menimbang Etika Kecerdasan Buatan: Sebuah Telaah Filosofis tentang Implementasi AI dalam Manajemen Sekolah Catur Prida Retnivia; Krista Alisa Meyliani; Pratisa Martha Sari; Warman; Muhammad Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36494

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) presents significant opportunities for improving school management, yet simultaneously raises ethical concerns related to privacy, digital equity, and accountability. This study aims to analyze the readiness for AI implementation in school management across East Kalimantan using a mixed-methods approach that combines empirical dataset analysis with a philosophical review grounded in deontology, utilitarianism, and virtue ethics. The dataset consists of 30 schools and includes variables related to infrastructure readiness, such as the number of computers, internet availability, and AI usage levels (None–High). The findings indicate that 66.67% of schools have internet access; however, AI adoption remains relatively low, with most schools categorized as Low or Medium. These results highlight that infrastructure inequality can create digital injustice in AI deployment. The philosophical analysis emphasizes the need for comprehensive ethical policies, including data protection, algorithmic auditing, and human oversight, to ensure that AI implementation is fair and responsible. The study recommends a phased approach to AI adoption, enhanced technological literacy among educators, and strengthened data governance to ensure AI supports humanistic values and educational equity.
KEPEMIMPINAN REFLEKTIF KEPALA SEKOLAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KONFLIK ANTAR PEGAWAI: KAJIAN FILSAFAT PENDIDIKAN DAN TEMUAN LAPANGAN DI SMKN 14 SAMARINDA Rihadini Triyoga; Hermuna; Wahyu Setyaningrum; Warman; Muh. Amin Masrumin; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37143

Abstract

Konflik di sekolah merupakan fenomena alamiah yang muncul dari interaksi manusia yang memiliki perspektif, kepentingan, dan karakter berbeda. Dalam perspektif filsafat pendidikan, konflik bukan sekadar persoalan teknis, tetapi ekspresi dari dinamika relasional dan proses memaknai pengalaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepemimpinan reflektif kepala sekolah dalam pengambilan keputusan pada konflik antarpegawai di SMKN 14 Samarinda melalui pendekatan filosofis dan temuan empiris. Pendekatan filsafat pendidikan Dewey mengenai refleksi serta filsafat dialogis Buber digunakan untuk membaca praktik kepemimpinan dalam konteks nyata. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah, dua guru, dan satu tenaga kependidikan. Hasil menunjukkan bahwa konflik yang terjadi bersifat ringan dan terutama berkaitan dengan pembagian tugas dan miskomunikasi. Kepala sekolah menyelesaikan konflik melalui klarifikasi faktual, dialog mediatif, coaching personal, dan penyusunan komitmen bersama. Analisis menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan kepala sekolah sejalan dengan prinsip refleksi filosofis, dialog humanistik, dan pengambilan keputusan berbasis nilai. Temuan ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan demokratis dan komunikatif efektif menciptakan harmoni kerja di sekolah kejuruan. Kata kunci: kepemimpinan reflektif, konflik antarpegawai, filsafat pendidikan, pengambilan keputusan
Ritual Nutuk Beham dalam tradisi lisan Ngassapi Kutai: Kajian etnolinguistik terhadap nilai karakter dan kearifan ekologis Oktaviani, Suci; Mulawarman, Widyatmike Gede; Hidayanto, Dwi Nugroho; Hudiyono, Yusak; Azainil, Azainil; Suhatmady, Bibit
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i4.1458

Abstract

This study aims to examine the linguistic expressions in the Nutuk Beham ritual speech, which is part of the oral tradition of the Kutai Adat Lawas community. The speech contains folk tales and cultural symbols that have been passed down from generation to generation in the rice harvest ritual. This study uses an ethnolinguistic approach with a descriptive qualitative method. Data was obtained through direct observation, in-depth interviews with traditional leaders and ritual practitioners, and oral documentation collected during the traditional ceremony. The results of the study show that the Nutuk Beham ritual speech contains a distinctive linguistic structure in the form of repetitive and rhythmic oral poetry. It contains symbolic narratives about the origins of rice and stories of sacrifice that form the mythological basis of the community. These linguistic expressions embody values such as respect, responsibility, and religiosity, and reflect ecological wisdom rooted in the harmonious relationship between humans, nature, and food. This study affirms that the Nutuk Beham ritual speech is not merely a cultural heritage but also an educational medium for transmitting noble values within a local context.
PERAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN SISWA Cindy Audia Safira Putri; Evie Muliani; Rabiatul Adawiyah; Warman; Dwi Nugroho Hidayanto; Muhammad Amir Masruhim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39431

Abstract

This study aims to analyze the role of educational support staff in improving the quality of administrative services for students during the period 2020–2025, a time when schools experienced significant changes due to educational digitalization and the post-pandemic transition. Educational support staff hold a strategic function in ensuring the smooth delivery of administrative services such as student data management, new student admissions processes, academic information services, document archiving, and the facilitation of students’ learning needs. High-quality administrative services have a direct impact on the effectiveness of the learning process and the overall student experience at school. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis to describe how educational support staff provide services that are fast, accurate, and responsive. The findings indicate that the role of support staff has strengthened through the use of information technology, which streamlines service workflows, although challenges remain in digital literacy, limited facilities, and uneven workload distribution. This study highlights the importance of enhancing staff competencies, strengthening digital-based administrative management systems, and ensuring policy support from schools to create more effective and higher-quality services for students.
Eksplorasi Pelaksanaan Layanan Bimbingan Karir Di Sekolah SMA Negeri 5 Samarinda Apriliani, Dina; Hidayanto, Dwi Nugroho; Widyatmoko, Wahyu; Muslifar, Rury; Pratiwi, Yashinta Sari; Sona, Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pelaksanaan layanan bimbingan karir di SMA Negeri 5 Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik layanan yang dilaksanakan. Sumber data terdiri atas dua guru bimbingan dan konseling sebagai informan utama serta enam siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi yang relevan dengan pelaksanaan layanan. Hasil penelitian mengungkapkan lima tema utama. Pertama, bentuk layanan bimbingan karir yang mencakup layanan klasikal, layanan informasi berbasis media, dan layanan konsultasi individual. Kedua, struktur bimbingan karir yang telah dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan terprogram sesuai dengan kebijakan sekolah. Ketiga, strategi guru bimbingan dan konseling yang disesuaikan dengan jenjang dan kebutuhan siswa, penggunaan media pendukung, serta pendekatan interaktif untuk membangun kedekatan dengan siswa. Keempat, respon siswa terhadap layanan bimbingan karir menunjukkan sikap yang sangat positif dan antusias. Kelima, kendala layanan yang meliputi keterbatasan waktu, evaluasi program yang belum optimal, serta stigma negatif terhadap ruang bimbingan dan konseling. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan karir telah berjalan secara terstruktur dan sistematis melalui layanan klasikal, konsultasi individual, dan penyediaan informasi berbasis media. Program disusun berdasarkan Asesmen Kebutuhan Peserta Didik dan didukung keterlibatan guru bimbingan dan konseling dalam proses SNBP sebagai layanan instrumental. Meskipun demikian, diperlukan penguatan evaluasi dan sosialisasi layanan agar kebermanfaatannya semakin optimal bagi seluruh siswa di sekolah secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan pengembangan layanan bimbingan karir di sekolah menengah secara nasional.
Co-Authors . Muhammad Ramli Buhari Ahmad Aznem AKHMAD Akhmad Akhmad Allo, Aris Ringgi Alviyani Masrifah Ambar Sri Pratiwi Anggrayani, Anggrayani Anggy Hanggara Apriliani, Dina Ardiansyah, Sulfi Arie Ekayudhistira Kirana Tejawati Arwiah, Arwiah Asfie Maidie Ayusaputri, Kusuma Galih Azainil Azainil Bahri Arifin Bahzar, Moh Bambang Setiono Bibit Suhatmadi Bibit Suhatmady Catur Prida Retnivia Cindy Audia Safira Putri Dedy Hartanto Dewi Anjayani Dila, Ramika Dwiyono, Yudo Dwiyono, Yudo Efa Herlina Batubara Endang Dwi Sulistyowati Eva Rosdiana Br Sitepu Evie Muliani Febry Maghfirah Fitriya Selviani Friska Umi Puspita Sari Hakiki, Dwi Rijaya Haryaka, Usfandi Hasbi Sjamsir Hediati Mahardika Hendra Putra Sastranegara Herlina Herlina Hermuna Ika Yuliana Irmawati Jamalludin Jamalludin Juliansyah Juwita, Warni Krista Alisa Meyliani Laili Komariyah, Laili Lebang, Rita Lidyawati Tandi Payung Lilyn Indriyawati Lina Revilla Malik M. Guntur Maria Apriani Marliani, Hata Masnurrima Heriansyah, Masnurrima Masruhim, Amir Masruhim, Muh. Amir MASRUHIM, MUHAMMAD AMIR Muh. Amin Masrumin Muh. Amir Masrumin Muhaimin Abdillah MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Amir Masruhim Muhammad Ramadhan Muslifar, Rury Mustafa, Ivni Alfrisqa Nesya Maylafayza Indriani Nina Queena Hadi Putri Norkumala Dewi Novarita Nur izatul Yazidah Nuril Hidayanti S Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurul Ismalia Oktaviani, Suci Pelealu, Nancy. C. O. M. PM Labulan Pratisa Martha Sari Pratiwi, Yashinta Sari Prilia Putri, Aldila Rabiatul Adawiyah Restiawati, Yanti Riana, Dewi Rihadini Triyoga Rika, Fajar Eriza Rikasari Rikasari, Fajar Eriza Rizki Gagah Perkoso Rosdiyanti, Ima Faradisa Dwi Rury Muslifar Rusdiana Rusdiana Rusliani, Lili Sari Rejeki Sari, Mwar Sari, Wilda Sindy, Devita Siswahyudianto Sjamsir, Hasbi Sona, Dwi Sri Widowati Asra Srigustina Sudarman Sudarman Sulistyani, Dyah Retno Sumoharjo, Sumoharjo Suparno Suparno Suprihartini Supriyadi Suryadi Suryadi Syafruddin Syafruddin Syaiful Arifin Syalma Faradila Nur Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsudduha , Syamsudduha Syarifudin Syarifudin Muslifar Titi Dwi Jayanti Tri Nova Ambarwati tri wahyuni Triwahyuningsih, Triwahyuningsih Wahyu Setyaningrum Wahyu Widyatmoko Warman Warman Warman Warman Wendy Anggreni Widyatmike Gede Mulawarman Winaryati Yahya, Masrur Yasinta Monitasari Yusak Hudiyono Yusak Hudiyono, Yusak Zaenab Hanim Zainal Pahmiyadi Zulfa Amirah Rachman