p-Index From 2021 - 2026
8.007
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani Jurnal Adabiyah Englisia Journal Jurnal Kependidikan Media Journal on English as a Foreign Language (JEFL) English and Literature Journal Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Jurnal Ilmiah Iqra' ELS Journal On Interdisciplinary Studies in Humanities Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Ilmiah Ecosystem FONDATIA Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Indonesian TESOL Journal FASHLUNA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal La Edusci International Journal of Multi Discipline Science (IJ-MDS) Jurnal Pendidikan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ibtidaiyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Berajah Journal DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Pedagogos : Jurnal Pendidikan Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Jurnal Global Futuristik : Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Journal of Innovative and Creativity JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Socratika JIEELT
Claim Missing Document
Check
Articles

Leadership Training Program at Faculty of Psychology, Bosowa University Purwasetiawatik, Titin Florentina; Ibrahim, Misykat Malik; Rasyid, Muhammad Nur Akbar
Journal La Edusci Vol. 5 No. 5 (2024): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v5i5.1760

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Kirkpatrick model evaluation of levels 1, 2 and 3 of the student leadership training programs at the Faculty of Psychology, Bosowa University, Makassar. This study uses a mix method (quantitative-qualitative). This study involved 33 participants. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation. The results of the study showed that level 1, participant reactions measured by a Kirkpatrick reaction sheet questionnaire, that leadership training participants were satisfied with the available schedule components and were very satisfied with the committee components, facilities, content, speakers and materials. At level 2, which was measured through a pre-post t-test, there was a change in participant knowledge and skills with a significant average learning evaluation value. At level 3, which was described from the interview results, there was a change in behavior in 4 components, namely personality, interpersonal communication, cooperation skills and leadership skills, although the changes were not significantly consistent for 33 participants within 1.5 months. The Kirkpatrick evaluation model is effective in assessing the level of participant satisfaction, increased knowledge and changes in behavior of leadership training participants. The leadership training program is very effective to be carried out continuously every year as an effort to shape the character of students who are ethical, innovative, broad-minded, and have global competitiveness. The material provided is more varied, adjusted to the development and context of the generation. Carrying out activities according to the training guidelines and inviting more students to actively participate.
EVALUASI MANAJEMEN MUTU PROGRAM STUDI PGMI DI STIT SUNAN GIRI BIMA DENGAN MODEL CIPP Hermawansyah, Hermawansyah; Ibrahim, Misykat Malik; Rasyid, Muhammad Nur Akbar
FASHLUNA Vol 5 No 2 (2024): September
Publisher : Prodi PGMI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fashluna.v5i2.821

Abstract

This study evaluates the quality management of the Elementary School Teacher Education (PGMI) program at STIT Sunan Giri Bima using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that: 1) The context aspect shows alignment between the institution's vision and mission with modern needs through technology-based curricula and advanced facilities; 2) The input aspect includes qualified lecturers with master's degrees and dual expertise, supported by facilities such as smart classrooms and laboratories; 3) The process aspect demonstrates innovative technology-based learning and active interaction between lecturers and students, including the use of digital media; 4) The product aspect indicates graduates possess both academic and practical competencies relevant to workforce demands, with many alumni contributing to primary education in society. This evaluation highlights the importance of continuous development, including enhancing lecturer competencies and aligning curricula with global demands. The findings are expected to serve as a reference for improving education quality at STIT Sunan Giri Bima and similar institutions, producing high-quality educators capable of competing at national and international levels.
Evaluasi Program Budaya 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun Sebagai Pembentukan Akhlakul Karimah Siswa MIS Nurul Muttaqin Topoyo Menggunakan Model CIPP Usa, Amri; Ibrahim, Misykat Malik; Rasyid, Muhammad Nur Akbar
PEDAGOGOS : Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2025): Pedagogos : Jurnal Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/https://doi.org/10.33627/gg.v6i2

Abstract

Penelian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun) sebagai langkah untuk memperkuat Akhlakul Karimah di antara siswa MIS Nurul Muttaqin Topoyo dengan menerapkan Model CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk). Penelitian ini mencakup analisis mengenai konteks, input, proses, dan hasil dari program budaya 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun), diharapkan dapat memberikan wawasan menyeluruh tentang kelebihan dan kekurangan dalam implementasi atau pelaksanaan program tersebut. Jenis penelitian yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriftif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, interviu (wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, data display dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun dapat meningkatkan hubungan sosial antar siswa. Dari segi konteks, hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya 5S sebuah program yang sangat penting dan dibutuhkan oleh madrasah dalam rangka mewujudkan visi dan misi madrasah, dari komponen input, menujukkan bahwa ketersediaan juknis dan anggaran menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan program budaya 5S, Namun terdapat beberapa kendala terkait dengan keterbatasan fasilitas. Dari segi proses, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya 5S memiliki peluang dan tantangan, akan tetapi kesiapan dan dukungan dari kepala madrasah dan juga guru menjadi salah satu faktor keberhasilan program ini walaupun masih kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung program ini. Dari segi produk, penerpaan budaya 5S di kalangan siswa memberikan pengaruh terhadap kebiasaan siswa dalam memperbaiki disiplin, dan memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan karakter siswa. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk meningkatkan dukungan sumber daya dan memperkuat kerjasama antara madrasah dan orang tua guna memperbesar dampak program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan dan Santun terhadap pembentukan Akhlakul Karimah untuk seluruh siswa.
Evaluasi Program Budaya 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun Sebagai Pembentukan Akhlakul Karimah Siswa MIS Nurul Muttaqin Topoyo Menggunakan Model CIPP Usa, Amri; Ibrahim, Misykat Malik; Rasyid, Muhammad Nur Akbar
PEDAGOGOS : Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2025): Pedagogos : Jurnal Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/https://doi.org/10.33627/gg.v6i2

Abstract

Penelian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun) sebagai langkah untuk memperkuat Akhlakul Karimah di antara siswa MIS Nurul Muttaqin Topoyo dengan menerapkan Model CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk). Penelitian ini mencakup analisis mengenai konteks, input, proses, dan hasil dari program budaya 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun), diharapkan dapat memberikan wawasan menyeluruh tentang kelebihan dan kekurangan dalam implementasi atau pelaksanaan program tersebut. Jenis penelitian yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriftif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, interviu (wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, data display dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun dapat meningkatkan hubungan sosial antar siswa. Dari segi konteks, hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya 5S sebuah program yang sangat penting dan dibutuhkan oleh madrasah dalam rangka mewujudkan visi dan misi madrasah, dari komponen input, menujukkan bahwa ketersediaan juknis dan anggaran menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan program budaya 5S, Namun terdapat beberapa kendala terkait dengan keterbatasan fasilitas. Dari segi proses, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya 5S memiliki peluang dan tantangan, akan tetapi kesiapan dan dukungan dari kepala madrasah dan juga guru menjadi salah satu faktor keberhasilan program ini walaupun masih kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung program ini. Dari segi produk, penerpaan budaya 5S di kalangan siswa memberikan pengaruh terhadap kebiasaan siswa dalam memperbaiki disiplin, dan memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan karakter siswa. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk meningkatkan dukungan sumber daya dan memperkuat kerjasama antara madrasah dan orang tua guna memperbesar dampak program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan dan Santun terhadap pembentukan Akhlakul Karimah untuk seluruh siswa.
Assessing Listening Comprehension Skills in Indonesian Islamic Higher Education EFL Classrooms: Current Practices, Challenges and Solutions Rasyid, Muhammad Nur Akbar; Rauf, Masykur; Junaid, Syahruni; Nur, Serliah; Syukur, Helmi
Indonesian TESOL Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian TESOL Journal (October)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/itj.v5i2.4187

Abstract

The present study aims to examine the current practices, constraints, and potential enablers when assessing students' listening skills in Indonesian Islamic higher education EFL classrooms. This study used a qualitative approach with a case study research design. The selection of the participants used purposive sampling. The study used interviews as a data gathering technique, involving six EFL lecturers in one Indonesian Islamic higher education institution in South Sulawesi. The findings show participants’ awareness of the various alternative methods to assess students’ listening skills. However, their discussions tend to focus on what is easiest to use as opposed to what matters most for students’ listening skills. Furthermore, participants’ descriptions of EFL lecturers’ constraints in assessing listening skills encompass various educational aspects, which could be classified into resources and practical constraints. The former includes a lack of representative language laboratories and learning resources for conducting quality listening assessment practices. The latter relates to time constraints, auditory surroundings, and designing and developing listening assessment instruments. Therefore, the participants raised several key strategies to enhance quality listening assessment practices, ranging from resources to practical strategies. This includes a high quality and sufficient quantity of educational resources, the use of diverse and authentic assessment tasks, and more collaborative work to share best practices and experience in conducting quality listening assessment practices. These findings imply the need for reformulation of existing practices and policies related to foreign language assessment that could have significant impacts on EFL students, teachers, and classrooms.
EVALUATING INDONESIAN LANGUAGE LEARNING IN INDONESIAN ISLAMIC HIGHER EDUCATION USING CIPP MODEL Rahmiati, Rahmiati; Rasyid, Muhammad Nur Akbar
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v17i1.56555

Abstract

The primary objective of this study was to evaluate the implementation of Indonesian language learning in Indonesian Islamic higher education. To achieve this goal, the study employed the CIPP model and utilized a descriptive qualitative methodology. The collection of data was conducted by means of interviews, direct observation, and the examination of relevant documents. The findings are presented as follows: the program's alignment with stakeholder expectations is highly favorable in relation to the context component. Based on the available data pertaining to the utilization of learning resources for the purpose of composing academic papers and conducting research, the efficacy of the program's input is considered commendable. The program is commendable due to the inclusion of highly qualified lecturers, the provision of sufficient resources and infrastructure, and the utilization of standardized educational materials. The positive interaction between lecturers and students throughout the instructional and educational process is evidence that the process component is effective. The academic performance of students, with an average score of 3.64 out of 4.00, demonstrates how highly regarded the product component is. Overall, the implementation of Indonesian language learning is commendable, albeit with a few areas that require enhancement.
Evaluasi Implementasi Blended Learning pada Mata Kuliah Fisika Modern dengan Model Diskrepansi Napsawati, Napsawati; Syamsudduha, St.; Rasyid, Muhammad Nur Akbar; Agussalim, Agussalim
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 8 No. 1 (2024): May Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v8i1.3307

Abstract

The purpose of this paper is to describe the essence that occurs at each stage in the discrepancy evaluation model which consists of the Design, Installation, Process and Product stages related to the Blended Learning method in the modern spectacles course at the Muslim University of Maros. Based on the type of research used, this research is included in program evaluation research using the discrepancy evaluation model. The research sample consisted of 14 people plus 1 modern physics lecturer. Data collection was carried out using a mixed method with data collection instruments using, (1) interview guidelines, (2) questionnaires with a Likert scale model and (3) documentation. The data analysis technique used for qualitative data is data analysis using the Miles and Huberman model. This data analysis technique consists of data collection, data reduction and drawing conclusions. As for the quantitative data, the data analysis technique used is quantitative descriptive analysis and the calculation of the coefficient of determination. The results showed that (1) there was no discrepancy in the design stage (2) there was a discrepancy in the installation stage of 0.04 (3) there was a discrepancy in the Process stage of 0.23 (4) there was a discrepancy in the Product stage of 0. 78. So that the Blended Learning lectures can be continued with suggestions for improvement, namely (1) Lecturers continue to carry out their obligations to carry out face-to-face lectures, (2) Require students to study material in Google Classroom, (3) Uploaded material has various forms.
EVALUASI PROGRAM PRAKTIK LAPANGAN PERSEKOLAHAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CSE-UCLA Firman Sidik; Muhammad Nur Akbar Rasyid; Sitti Mania
Irfani (e-Journal) Vol. 19 No. 2 (2023): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v19i2.4120

Abstract

This article aims to analyze and evaluate the School Field Practice program. This program evaluation research uses an evaluation model developed by Alkin, namely CSE-UCLA "Center for the study of evaluation University of California in Los Angeles.” The model evaluation consists of 5 evaluation stages, namely: system assessment, program planning, program implementation, program improvement, and program certification. However, in this evaluation the researcher only focused on one component, namely the focus on program planning. The results of the research show that the competence of field supervisors is very good, as well as the tutor teachers who are very competent and professional in carrying out their responsibilities
Evaluasi Program Komunitas Belajar Guru dengan Pendekatan Responsive Model Ilyanti Hasirah Nurgas; Muhammad Nur Akbar Rasyid; Sitti Mania
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Program Komunitas Belajar Guru di UPT SPF SD Inpres Baraya I menggunakan pendekatan Responsive Model. Evaluasi ini dilakukan untuk memahami dampak program terhadap peningkatan profesionalisme guru. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan terdiri atas 10 guru, 1 ketua komunitas belajar,1 kepala sekolah, 1 pengawas, dan 10 siswa. Analisis didasarkan pada 12 elemen Responsive Model, yakni: (1) komunikasi dengan pihak terkait, (2) penentuan cakupan program, (3) deskripsi aktivitas utama, (4) identifikasi tujuan dan masalah, (5) analisis isu utama, (6) kebutuhan data, (7) pemilihan pengamat dan alat ukur, (8) pemantauan pelaksanaan, (9) pembuatan deskripsi dan studi kasus, (10) validasi temuan, (11) format laporan, dan (12) penyusunan laporan akhir. Hasilnya menunjukkan model ini efektif untuk mengevaluasi keberhasilan program dan memberikan rekomendasi berbasis data untuk perbaikan ke depan. Temuan ini relevan bagi kebijakan pengembangan guru yang adaptif terhadap kebutuhan lokal. Disarankan agar program komunitas belajar guru diperkuat dengan peningkatan pelatihan berbasis kebutuhan yang berfokus pada pengembangan kompetensi pedagogik dan kompetensi professional serta teknologi selain itu perlu peningkatan dalam mengatur jadwal kegiatan agar lebih fleksibel sehingga tidak mengganggu tugas mengajar, menyediakan pelatihan tambahan dan pendampingan terkait pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, mengalokasikan sumber daya yang mencukupi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program merancang panduan yang lebih rinci untuk mendukung guru dalam menerapkan metode pembelajaran baru, memperkuat komunikasi dan koordinasi di antara pemangku kepentingan untuk menyelaraskan tujuan program, meningkatkan partisipasi aktif seluruh guru melalui diskusi yang lebih inklusif dan terarah.
Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Jumat Ibadah Menggunakan Model CIPP Heryanti Alamsyah; Muhammad Nur Akbar Rasyid; Sitti Mania
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Jumat Ibadah di UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Jumat Ibadah memiliki relevansi tinggi terhadap penguatan nilai-nilai spiritual siswa, meskipun terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti optimalisasi sumber daya dan efektivitas pelaksanaan. Pada komponen Context, program ini selaras dengan visi sekolah dalam membentuk siswa religius dan berkarakter, tetapi diperlukan variasi metode pelaksanaan untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Input menunjukkan bahwa tenaga pendidik, khususnya guru agama, memiliki kompetensi yang memadai, meskipun fasilitas pendukung, seperti media pembelajaran interaktif, masih kurang. Pada komponen Process, kegiatan rutin berjalan sesuai rencana, meliputi shalat Dhuha berjamaah, ceramah, dzikir, dan laporan infaq, tetapi metode ceramah yang monoton menurunkan antusiasme siswa. Evaluasi Product menunjukkan dampak positif pada kedisiplinan, tanggung jawab, dan pemahaman nilai-nilai agama siswa, meskipun aspek empati dan kerja sama antar siswa masih perlu ditingkatkan. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada pembentukan karakter siswa dan pemahaman agama, meskipun pengukuran dampaknya secara terstruktur belum konsisten. Penelitian ini merekomendasikan inovasi metode pembelajaran, peningkatan keterlibatan siswa, serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan untuk pengembangan dan perbaikan program keagamaan serupa di sekolah dasar lainnya.
Co-Authors Abdullah, Subhan ABUTE, ERNIWATI LA Agus Salim Agussalim Agussalim Ahmad Afiif, Ahmad Ahmad Junaedy Ahmad Rathomi Aisyah, Sri Akhmad, Nur Amaliah Alfian Alfian Alias, Hamzah Aqsha, Adly Arif Efendi A.S. Auliyauddin, Shoif Ayu Gintari Azhar Arsyad Cut Natasha Soraya Dian Sanuri Djafar, Chece Ernawati Ernawati Fahrul Rahman Gusni, Gusni Hania, Hania Haryati Haryati Hasan Basri Hasriadi Hasriadi Helmi Syukur, Helmi Herman Hermawansyah Hermawansyah Heryanti Alamsyah Huseng, Andi Maggalatung Husnussaadah Ilyanti Hasirah Nurgas Jumharia Djamereng Jusniati, Jusniati H Mahyuddin Mahyuddin Mania, Siti Marjuni, H. Masruraini Masruraini Masykur Rauf Mawaddah, Nurul Milawati Milawati MISYKAT MALIK IBRAHIM Muflih Naufal Irfan Muhammad Amri Muhammad Yaumi Munir, Bayanuddin Musfirah, Nurul Muthmainnah N, Nursalam Napsawati, Napsawati Nasrum Nur Amaliah Akhmad Nur Apriyani Nur Asik Nur Said Mutakhir Nurbaya N, Nurbaya Nurjannah Nurjannah Nurul Hasanah Nurwahida Nurwahida, Nurwahida Ponto, Herlin Pebrianti Yuanita Purwasetiawatik, Titin Florentina RAHMAN, FAHRUL Rahmawati, Rahmawati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramli L Risfaisal Risfaisal, Risfaisal Rizki Ayu Amaliah Rosmah Tami Saiful Akmal Sakka, Abdul Rahman Sardian Maharani Asnur, Sardian Maharani Serliah Nur, Serliah Sidik, Firman Sitti Mania, Sitti Soraya, Cut Natasha St Syamsudduha Sulaeman Sulaeman Supardi Widodo Surya Dita Syah, Zul Kaisar Aimar Syahruni Junaid, Syahruni Syamsul Bahri Umar Sulaiman Usa, Amri Wiwiek Wahyuni Yuliar Masna ِAbdul Kadir