p-Index From 2021 - 2026
8.466
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Gorga : Jurnal Seni Rupa BAHAS ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial KEMBARA Panggung TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Randwick International of Education and Linguistics Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jenius: Journal Education Policy and Elementary Education Issues V-art: Journal of Fine Art Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Basicedu JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Cendikia Pendidikan Jurnal Generasi Ceria Indonesia Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan multimedia interaktif pada mata pelajaran seni budaya materi Tari Lenggang Patah Sembilan Kusumayanti, Dessy Rahmi; Saragi, Daulat; Azhari, Ichwan
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 10 No. 2 (2022): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v10i2.57633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk multimedia interaktif tari Lenggang Patah Sembilan untuk pembelajaran tari di SMP yang tervalidasi oleh ahli materi, ahli media pembelajaran,dan siswa calon pengguna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tiga tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian evaluasi ahli materi pada aspek kebenaran konsep memiliki skor rata-rata hasil sebesar 87,5, aspek materi memiliki skor rata-rata hasil sebesar 90, dan aspek pembelajaran memiliki skor rata-rata hasil sebesar 85, dan termasuk dalam kategori layak. Hasil evaluasi ahli media pada aspek tampilan memiliki skor rata-rata hasil sebesar 86 dan aspek pemrograman memiliki skor rata-rata hasil sebesar 92,5, dengan kategori layak. Hasil uji coba lapangan terbatas dengan subjek uji coba sebanyak 5 orang pada aspek tampilan memiliki skor rata-rata hasil sebesar 90, aspek materi memiliki skor rata-rata hasil sebesar 92,5, dan aspek pembelajaran memiliki skor rata-rata hasil sebesar 92,5, dan masuk kategori layak. Hasil uji coba lapangan utama dengan subjek uji coba sebanyak 30 orang pada aspek kebenaran konsep memiliki skor rata-rata hasil sebesar 87,75, aspek materi memiliki skor rata-rata hasil sebesar 89, dan aspek pembelajaran memiliki skor rata-rata hasil sebesar 88,5, dan termasuk kategori layak. Dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran seni tari di SMP.AbstractThis study aims to develop the interactive multimedia product of Lenggang Patah Sembilan dance for dance learning in junior high school validated by material experts, learning media experts, and prospective users. This type of research is development research with three stages of development. The results showed that the evaluation of the material expert on the aspect of the concept of concept had an average yield score of 87.5, the material aspect had an average yield score of 90, and the learning aspect had an average yield score of 85, and was included in the category worthy. The results of the evaluation of media experts in the appearance aspect have an average yield score of 86, and the programming aspect has an average yield score of 92.5, with a decent category. The field trial results are limited to 5 people in the display aspect, with an average yield score of 90. The material aspect has an average yield score of 92.5, and the learning aspect has an average yield score of 92.5 and falls in the decent category. The results of the main field trial with a trial subject of 30 people in the aspect of truth concept have an average yield score of 87.75, the material aspect has an average yield score of 89, and the learning aspect has an average yield score of 88, 5, and belongs to a decent category. The media developed can be an alternative to dance learning media in junior high school.
Analisis Model Pembelajaran SAVI pada Era Society 5.0 di Madrasah Tsanawiyah Suri, Farida; Saragi, Daulat; Perangin-angin, Reh Bungana Br
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran savi pada era society 5.0. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil belajar ini merupakan permasalahan utama yang harus diselesaikan karena pembelajaran PPKn sangat penting untuk menumbuhkan sikap kewarganegaraan generasi penerus bangsa. Tentunya studi ini sangat mendukung untuk membentuk mental dan kepribadian siswa menjadi mental yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Berangkat dari permasalahan tersebut, diperlukan model dan media pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran SAVI (somatic, auditory, visual, intellectual) dengan bantuan media yang inovatif. Pada era society 5.0. perubahan yang dibuat bukan hanya cara mengajar, namun yang terpenting adalah perubahan dalam perspektif konsep pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum untuk saat ini dan masa depan harus melengkapi kemampuan peserta didik dalam dimensi pedagogik, keterampilan hidup, kemampuan untuk hidup bersama (kolaborasi) dan berpikir kritis dan kreatif. Mengembangkan soft skill dan transversal skill, serta keterampilan tidak terlihat yang berguna dalam banyak situasi kerja seperti keterampilan interpersonal, hidup bersama, kemampuan menjadi warga negara yang berpikiran global, serta literasi media dan informasi.
Citizen Project Based on Problem Solving Skills Sinaga, Osberth; Saragi, Daulat; Halking, Halking; Setiawan, Deny
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 5 No. 3 (2024): RIELS Journal, September
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v5i3.1068

Abstract

This study aims to develop a citizen project design based on problem-solving skills in the General Citizenship Course. The research method used is the R&D method following the Borg & Gall procedure. The research subjects involved: lecturers in charge of the Citizenship course; students as subjects for limited group trials; and four experts for validation of the citizen project practice design. The instrument used was an expert validation questionnaire which was analyzed using the Percentage of Average Score (PRS). Meanwhile, data analysis related to students' abilities in problem-solving skills was carried out using qualitative descriptive analysis techniques on the results of observations. The results of the study showed that the citizen project design based on problem-solving skills was declared valid and feasible to be used in Citizenship learning. The results also showed that the citizen project design can improve students' skills in solving problems, which include: critical thinking and problem-solving skills, communication and collaboration skills, contextual learning skills, and creation and renewal skills.
A Study of the Visual Meaning in the Comic Hai Miiko by Ono Eriko (Based on Ferdinand de Saussure's Semiotics) Chairin, Nakita Hirda Pasha; Saragi, Daulat
V-art: Journal of Fine Art Vol 4, No 1 (2024): December 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vartjofa.v4i1.4907

Abstract

This study examines the Hai Miiko comic, popular among Indonesian teenagers, which tells the story of Miiko, a cheerful fifth-grader experiencing puberty. Using Ferdinand de Saussure's semiotic theory, the research analyzes the comic's visual elements, language, and context to uncover deeper meanings and symbolism. Key concepts such as synchronic and diachronic analysis, langue and parole, signifier and signified, syntagmatic and paradigmatic structures, and denotation and connotation are applied to dissect the semiotic aspects of the comic. The findings reveal that Hai Miiko not only depicts the daily lives of teenagers but also serves as a visual representation of the journey to adulthood. Through symbolic imagery and a distinct artistic style, Ono Eriko effectively portrays emotional growth and self-discovery, inviting readers to reflect on childhood nostalgia and the challenges of growing up. This study emphasizes that comics, beyond being entertainment, can convey profound meanings and cultural insights through their visuals and narratives.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Mencegah Radikalisme pada Kalangan Siswa Sekolah Dasar: The Role of Pancasila Education in Preventing Radicalism Among Elementary School Students Auzi, Cahaya; Saragi, Daulat; Ndona, Yakobus
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.4795

Abstract

The phenomenon of radicalism among teenagers in Indonesia is increasingly worrying, so Pancasila education is one solution to prevent the spread of extreme ideology. This study aims to explore how Pancasila education in elementary schools can play a role in building students' character and preventing radicalization. The research method used is descriptive qualitative, with data collection through interviews, observations, and literature studies. The results of the study indicate that the application of Pancasila values ??in the elementary school curriculum can foster an attitude of tolerance and social awareness among students. Through interactive learning methods, such as group discussions and educational games, students find it easier to understand and internalize these values ??in their daily lives. In addition, the role of teachers as role models is very important in instilling Pancasila values ??in students. Teachers are expected to be able to create a learning environment that supports the development of positive character. However, challenges remain, especially related to the negative influence of social media that can influence students' thinking. Pancasila education must be taught consistently and innovatively to form a strong young generation in facing radical ideology. In conclusion, Pancasila education is not just a subject, but is the foundation for creating a safe and harmonious society. By instilling the noble values ??of Pancasila from an early age, it is hoped that future generations can grow into tolerant individuals who appreciate diversity.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menanamkan Nilai Moralitas pada Siswa Sekolah Dasar: The Role of Civic Education in Instilling Moral Values ??in Elementary School Students Damanik, Maulidya Hasanah; Saragi, Daulat; Ndona, Yakobus
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.4834

Abstract

Instilling moral values in elementary school students is an important foundation in the formation of the character of the younger generation. Civic Education, as one of the compulsory subjects in elementary school, has great potential in instilling moral and ethical values in students. However, the effectiveness of Civic Education in achieving this goal still needs to be studied further. This research method is a conceptual qualitative research using the Library Research method, which is carried out by collecting Secondary Data in the form of data from scientific articles or scientific papers, research journals, and reports related to the chosen topic. The results of the study indicate that Civic Education has a significant role in instilling moral values in elementary school students. The effectiveness of instilling these values is influenced by several factors, including: (1) interactive and experience-based learning methods, (2) teacher role models in implementing moral values, (3) integration of moral values in daily activities at school, and (4) collaboration between schools and parents in strengthening the values taught. Civic Education has proven to be effective in instilling moral values in elementary school students. However, this success depends on a holistic approach involving various parties and the right learning methods. This study recommends the need to develop a more contextual civics curriculum and improve teacher competence in integrating moral values in learning.
THE INFLUENCE OF EXPERIENTIAL LEARNING APPROACHES AND INTERPERSONAL INTELLIGENCE ON STUDENT PPKN LEARNING OUTCOMES Ishaq, Muhammad; Saragi, Daulat; Mursid, R.
Jurnal Ilmiah Teunuleh Vol. 3 No. 2: Jurnal Ilmiah Teunuleh | June 2022
Publisher : Teunuleh Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51612/teunuleh.v3i2.92

Abstract

This study aims to: (1) analyze the differences in student KDP learning outcomes taught with an experiential learning approach compared to students taught with a direct instruction approach; (2) analyze the differences in KDP learning outcomes of students who have high interpersonal intelligence compared to students who have low interpersonal intelligence; and (3) analyze the interaction between experiential learning approaches and interpersonal intelligence in influencing student KDP learning outcomes in elementary schools. The sample in this study was 50 students of Class V of the State Elementary School 056587 Garbage Beach, Bahorok District. Data collection in this study through interpersonal intelligence questionnaires and ppkn learning outcomes tests. Hypothesis testing was carried out with the Two Way Anova test. The results showed that: (1) The learning outcomes of KDP students taught with an experiential learning approach were higher than those of the direct instruction approach (Fcount = 6,157 and sig. 0.017 < 0.05); (2) The learning outcomes of KDP students who have high interpersonal intelligence are higher than students who have low interpersonal intelligence (Fcount = 5.098 and sig. value 0.029 < 0.05); and (3) There is an interaction between learning approaches and interpersonal intelligence in influencing student KDP learning outcomes (Fcount = 4.285 and sig. 0.016 < 0.44).
Analisis Desain Kemasan Makanan Ringan Karya Siswa Kelas IX SLBE Negeri Pembina Tingkat Provinsi Ditinjau Dari Elemen Visual Seni Rupa Annisa Amalia; Daulat Saragi; Raden Burhan Surya Nata Diningrat
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2024): April : Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v1i2.111

Abstract

Based on the background that has been explained by the research, 50% of students who have not yet been able to understand graphic design learning materials are because students who have acquired these skills do not have such educational backgrounds. This research aims to determine and describe the abilities of SLBE students in applying visual elements of fine arts to snack packaging designs created by class IX SLBE Negeri Pembina Province Level students. This research includes quantitative and qualitative descriptive research. The results of this research explain that students' understanding of packaging design using the CorelDraw application has increased quite significantly compared to before. This can be seen from the results of the students' work on pre-test and post-test packaging designs which were produced quite well. From the results of the assessment of work I which obtained an average score (r) = 79 and the results of the assessment of work II which obtained an average score (r) = 81, it can be concluded that the results of the post-test work that had been designed by the students received an average score of average (r) = 80 (good) and experienced an increase of 8%.
Analisis Pembentukan Karakter Melalui Permainan Tradisional "Lompat Karet" dalam Melestarikan Kearifan Lokal di Kota Medan Yanti, Suyanti; Saragi, Daulat; Ndona, Yakobus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3049

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini mengkaji peran permainan tradisional "Lompat Karet" dalam membentuk karakter individu sambil mendukung upaya pelestarian kearifan lokal di Kota Medan. Kearifan lokal adalah elemen penting dalam mempertahankan identitas budaya suatu daerah, dan permainan tradisional dapat menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan warisan budaya mereka.Metode  penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan mewawancarai pemain "Lompat Karet" dan menganalisis pengaruh permainan ini terhadap perkembangan karakter mereka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan "Lompat Karet" memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter individu. Para peserta mengembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, komunikasi, dan rasa tanggung jawab. Mereka juga memperoleh ketangkasan fisik dan mental melalui permainan ini. Kesimpulan: permainan "Lompat Karet" berfungsi sebagai alat yang efektif untuk mengenalkan dan memahami nilai-nilai budaya lokal Kota Medan, seperti solidaritas, kejujuran, dan rasa hormat terhadap tradisi.
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar Siregar, Adena Nurasiah; Saragi, Daulat; Ndona, Yakobus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3134

Abstract

Latar belakang: Pada dasarnya, permainan merupakan bagian integral dari dunia anak-anak karena memungkinkan mereka menemukan kepuasan pribadi. Salah satu jenis aktivitas fisik yang dapat menunjang tumbuh kembang anak adalah bermain digital. Meski demikian, bermain bukan lagi aktivitas fisik yang mendorong tumbuh kembang anak seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Permainan yang dimainkan antara lain permainan. Permainan digital tidak sama dengan permainan tradisional di masa lalu. Permainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh anak kecil dan berkembang serta tumbuh di masyarakat Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SD Swasta Sabilina. Hasil penelitian: Melalui media permainan rakyat marlumbung menonjolkan kekhasan dan keberagaman masyarakat Indonesia.  Melalui media ini berbagai karakter juga ditanamkan dalam diri setiap orang, khususnya para pelajar. Marlumbung adalah alat media hebat yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan.Permainan marlumbung membantu peserta didik mengembangkan keterampilan kognitif, kesabaran, dan rasa hormat satu sama lain. Permainan tradisional marlumbung ini dapat membantu anak-anak belajar mengenal angka dengan cepat dan mengembangkan keterampilan berhitungnya. Ketika anak-anak menggunakan permainan untuk pengembangan, keterampilan mereka akan meningkat lebih cepat. Kesimpulan: Melalui media permainan rakyat marlumbung dapat menonjolkan kekhasan dan keberagaman masyarakat Indonesia.  Melalui media ini berbagai karakter juga ditanamkan dalam diri setiap orang, khususnya para pelajar. Marlumbung adalah alat media hebat yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan. Permainan marlumbung membantu peserta didik mengembangkan keterampilan kognitif, kesabaran, dan rasa hormat satu sama lain   Kata kunci: permainan tradisional, karakter anak usia sekolah dasar, marlumbung
Co-Authors Abdurahman Adisaputera Achmad Yuhdi Aman Simare-mare Aman Simare-mare, Aman Amarullah, Khairanda Anam, Ibrahim Annisa Amalia Armianti, Riska Arwira, Tiara Mahdalena Auzi, Cahaya Azhari, Ichwan Br Ginting, Susanna Br Simanungkalit, Priska Nurlia Bungana, Reh Chairin, Nakita Hirda Pasha Chris Tommy Oktafianus Saragih Damanik, Maulidya Hasanah Darwin Deny Setiawan Dewi Nurhasanah Nasution Dzulifah Turnip, Melly Ely Djulia Ernayanti, Syafrida Fitri Hariani Harahap Francius Simanullang, Reno Gloria Deo Friska Nainggolan Halking Halking, Halking Ishaq, Muhammad Junaidi Junaidi Kusumayanti, Dessy Rahmi Lestari, Asdini Indah Lubis, Nurkholila Lubis, Sartika Eka Fitri Masniar Melva Adelia Manurung Muhammad Rizky Fauzy Ndona, Yacobus Ndona, Yakobus Nizmi Putri Novi Astika Rambe Nuraida Nuraida Nuraida Nuraida Nurhayani Osberth Sinaga Paskaria Simbolon Perangin-angin, Debi Servinta Br Perangin-angin, Reh Bungana Beru Perangin-Angin, Reh Bungana Br Priska Nurlia Br Simanungkalit Purba, Araida Putri Ramadhani R. Mursid Raden Burhan Rahman, Anisa Rahmayani, Ulina Reh Bungana Br. Perangin-angin Resty, Muthia Retno Dwi Suyanti Riska Armianti Rizka, Khairunnisa Rizky Wahida Arni Malau Sadrah Mesak Manik Saragih, Cindi Safitra Sari, Tri Indah Shabrina, Anisa Ruhi Sihite, Dorawan Lia Sirait, Cristina Siregar, Adena Nurasiah Siregar, Suhaila Putri Sitorus, Jesika Sri Hartati Sri Yunita Sularti, Sularti Suri, Farida Surya Dharma Syaza Amirah Telaumbanua, Ammi Al-Habiby Tiara Arwira Mahdalena Triana, Nur Wira Umri Rahman Efendi Wildansyah lubis, Wildansyah Winara Winara Wisman Hadi Yacobus Ndona Yakobus Ndona Yanti, Suyanti